[Lay Birthday Project]Reason To Love You

50

Reason To Love You- XavirenaD
Lay,  Aeri || Romance, Humor|| PG-15

Aeri Pov
Ada tiga hal yang membuatku selalu jatuh untuk orang yang sama, untuk seseorang yang mampu merubah air mata menjadi tawa, asa menjadi kekuatan, dan kesedihan menjadi kebahagiaan tiada akhir, aku menulis ini untukmu, yang kucinta Zhang Yixing.

The Angelic smile…

Aku jarang memperhatikan senyum seseorang, tapi ketika kau datang dan memperkenalkan dirimu aku tahu senyum itu yang mencuri hatiku.
“Namaku Zhang Yixing dari fakultas seni musik” kau berdiri dihadapanku dengan gitar yang tersampir di bahumu “Park Aeri fakultas Seni Teater” percayalah aku tak bermaksud bersikap dingin, aku hanya berusaha mengendalikan detak jantungku, tapi kau tetap tersenyum meruntuhkan dinding es yang ku bangun menjadi sepihak debu “Aeri-ssi aku sudah lama memperhatikanmu” aku hanya bisa terdiam menanti perkataanmu dan berharap sangat banyak pada hal itu “jadi aku menginginkamu menjadi kekasihku, tak ada penolakan tak ada protes mulai sekarang kau milikku” aku tak bisa menjawab lidahku kelu, kufikir hatiku mengeluarkan banyak kupu-kupu, dan jantungku hampir meledak. Aku tak mampu menjawab jadi aku hanya menganggukan kepalaku, karena sejak awal aku sudah jatuh padamu sejak senyum malaikatmu terkembang.

The Warm hug..
Malam ini kami akan berkencan empat tahun yang lalu kami sepakat untuk saling mencintai dan untuk bahagia bersama tanpa akhir. Dengan dandanan terbaik aku menunggunya di depan gedung bioskop, ntahlah meskipun sudah lama bersama aku masih tak bisa mengontrol detak jantungku aku masih berdebar seperti empat tahun yang lalu. Dia terlambat, aku sudah menunggu selama dua jam tapi dia tak datang, aku kesal apa dia melupakan janjinya lagi? Dengan kesal aku memilih untuk pulang dan beristirahat, dengan perasaan kecewa aku segera mencari taxi untuk pulang.
Aku berjalan pelan menuju gerbang rumahku, bahkan hingga saat ini dia tidak mengabariku kurasa di benar-benar lupa “dasar pelupa, dia fikir aku tidak lelah menyebalkan sekali” tidak aku tidak akan menangis hanya saja mataku terus berair. Dengan malas aku membuka pintu rumah, aku hanya ingin tidur ntah kenapa aku merasa sangat lelah, langkahku terhenti ketika melihat seseorang sedang menonton tv di ruang keluarga “kau darimana saja?aku menunggumu tahu” dia berdiri lalu memeluku “hei kau menangis?” dia menunduk untuk mengusap air mataku “kenapa kau disini?” tanyaku, Lay berkedip dua kali”tentu saja untuk nonton bersama” aku memandangnya tak mengerti, suara tawa khas miliknya membuatku makin tak mengerti “sayang jangan bilang kau pergi ke bioskop sejak dua jam yang lalu?” ucapnya setelah meredakan tawa aku hanya mengangguk dan dia tertawa lagi “coba periksa ponselmu” dia mentapku, tanpa di perintah dua kali aku mengambil ponsel di saku celanaku disana terdapat pesan darinya yang belum kubaca”tapi aku ingin nonton dirumahmu hanya berdua” dia mengucapkannya, wajahku memerah,tadi aku terlalu bersemangat hingga tidak sadar ada pesan masuk”yatuhan cantik sekali” Dia memeluku dengan erat, rasanya sangat hangat, semua rasa lelahku hilang hanya karena pelukan darinya,pelukan sehangat matahari miliknya.

His Love..
Aku bingung hari ini adalah hari ulang tahun Lay dan aku sama sekali tidak memiliki kado untuknya, apa yang harus kuberikan? Dia sudah memiliki segalanya, aku takut hadiahku tak sebagus hadiah teman-temannya. Aku sudah berusaha mencari di Internet tapi tak ada yang menarik perhatianku lalu aku sudah berkeliling mall untuk mencarinya tapi sama saja tak ada yang menarik. Apa aku harus membuat kue? Tapi aku tidak bisa memasak, tapi tak ada salahnya mencobakan? Jadi disinlah aku dengan tepung dan adonan kue yang mengotori wajahku, juga beberapa kue yang gagal untuk dimakan, ini adalah percobaanku yang ke sepuluh jika gagal aku akan mencari kado lain untuk Lay, dengan gusar aku menunggu kueku matang tak yakin apakah kali ini akan berhasil,aku bangkit dari dudukku ketika mendengar oven berbunyi menandakan kueku sudah matang, setelah memindahkannya ke meja aku merasa sedikit lega karena percobaanku kali ini berhasil dengan perlahan aku menghias kueku meski tak sebagus kue yang sering kulihat di etalase toko kuharap Lay suka.

Aku terduduk di pojok ruangan, sekarang aku merasa sangat bodoh karena membuat kue, kenyataannya kue milik Lay jauh lebih bagus dan besar dibanding dengan buatanku aku tak berani menyerahkan kadoku pada Lay biarkan saja nanti aku akan membuangnya lalu mencari kado baru.
“Sayang kenapa kau disini?” Lay duduk di sampingku aku hanya tersenyum “tidak apa aku hanya ingin duduk saja” aku berusaha menyembunyikan kue buatanku, namun tangan Lay menghentikan pergerakanku “apa itu untukku?” aku menggeleng “benarkah? Kalau begitu mana kadoku?” aku tak bisa berkutik ketika Lay menanyakan hal itu “kau tak menjawab berarti ini kadoku” Lay mengambil kotak berwarna biru itu dari tanganku, aku terdiam menunggu reaksinya saat melihat kue buatanku “jelek ya? Sebaiknya kubuang” Lay menjauhkan kotak itu dariku “kau membuatnya untukku jadi ini milikku” Lay mengambil satu potong lalu memakannya, aku diam pasti tak enak batinku “harusnya kau tambahkan lebih banyak gula, juga..” Lay menatapku ragu “kuemu bantat” aku menunduk sudah kuduga dia tak akan menyukainya “tapi aku menyukainya” eh? “aku tahu kau bahkan tak bisa memasak mie instan tapi kau mencoba membuat kue untukku, terimakasih sayang” dia memeluku, kami berpelukan “aku mencintaimu”katanya, lagi dan lagi aku tak bisa mengendalikan detak jantungku yang menggila “aku juga mencintaimu, sangat” aku hanya mengerti bahwa aku tak menginginkan hal lain, sekarang dan selamanya aku ingin bersamanya.

Aku tahu ini bodoh, aku hanya tak tahu bagaimana mengatakan padamu bahwa selama bersamamu aku selalu bahagia, bahwa hanya mengatakan aku mencintaimu tak akan cukup, aku amat sangat mencintaimu hingga rasanya aku dapat hidup hanya dengan itu. Kau membuatku melupakan bebanku. Sebenarnya aku tidak memerlukan alasan untuk mencintaimu, karena semua adalah tentang dirimu. Terimakasih untuk selalu bersamaku, menghiburku,dan mencintaiku. Yang Mencintaimu sepenuh hati Aeri 💕

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s