[Lay Birthday Project] Rain

43

Rain – Fearlessais_

Main Cast : Zhang Yixing (EXO)

Genre : Life, Family

Rating : G

Rintik hujan.

Aku menyukainya. Setiap tetesan yang jatuh dari langit itu menyimpan sejuta kenangan.

Seorang anak laki-laki jatuh terpeleset di tengah hujan. Namun bukan sebuah tangisan yang coba Ia utarakan melainkan sebuah tawa keras yang membuat teman sebaya nya terheran.

“Kau baik-baik saja Yixing? Ya ! lihatlah celanamu melorot haha” itulah kalimat pertama yang Yixing kecil dengar setelah Ia berdiri dari jatuhnya. Ya benar. Celana berwarna biru tua pemberian kakek-nya itu melorot sampai celana dalam milik Yixing terlihat. Itu berwarna Abu-abu.

Namun sekali lagi, bukan rasa malu yang Yixing terima, melainkan sebuah perasaan gembira yang tengah bersamanya kali ini. Di bawah hujan dengan 10 teman-temannya. Tentu saja tanpa sepengetahuan ibunya.

Lama mereka bermain. Bahkan bisa dilihat sudut bibir Yixing yang mulai membiru. Sama halnya dengan ke-10 temannya yang lain. Namun, permainan justru semakin seru.

“Yixing-ah~”

Sebuah panggilan dari ujung jalan sana terdengar begitu keras. Di sudut lapangan, seorang perempuan paruh baya dengan payung kuningnya. Melambai-lambai memanggil Yixing.

Yixing terdiam. Bola yang sempat Ia giring kini hanya diam di tempatnya. Ke-10 teman yang terbagi menjadi dua tim, kini mulai berhamburan. Mencari cara untuk menyelamatkan diri dari eumm -amukan ibu Yixing.

“Kemari kau anak nakal !”

Dengan wajah cemberutnya, Yixing menghampiri ibunya. Tersenyum kikuk melihat ekspresi wajah marah ibunya. “Aku akan menerima hukumannya. Membagikan kue pada para tetangga ‘kan?” ucap Yixing lucu.

Beruntunglah Yixing kecil hari ini. Setidaknya aegyo-nya tadi berhasil membuat amarah ibunya mereda. Ibunya bahkan menggendong Yixing sampai ke rumah. Ya tentu saja dengan baju basah dan kotor yang Yixing kenakan.

Ya. Itulah yang Yixing lakukan ketika ketahuan bermain di bawah hujan. Membagikan kue  kepada para tetangganya. Hukuman yang terbilang sangat ringan. Namun tidak bagi Yixing. Anak laki-laki berusia 9 tahun itu sangat pemalu. Terlebih jika Ia harus bertemu gadis kecil samping rumahnya.

“Ibu ! semuanya sudah selesai~” Yixing berteriak keras. Memecah keheningan rumah yang hanya dihuni oleh dirinya dan ibunya itu. Menimbulkan sedikit getaran pada cangkir-cangkir yang tergantung rapih di rak dapur.

“Ya ya ya. Ibu sudah mendengarnya” ucap ibu Yixing lembut. Tangan tua nya yang sedikit gemetar beralih merebut nampan yang Yixing bawa. “Tunggu dulu… mengapa tersisa satu?”

Yixing kecil tersenyum lebar. Memperlihatkan deretan gigi putihnya yang ompong. “Aku tidak suka ke rumah itu” ujarnya manja. “Gadis kecil itu selalu tertawa ketika aku tersenyum padanya. Aku tidak suka ! aku tidak akan memberikan dia kue ini !” tegas Yixing.

“Itu karena gigimu yang ompong” ledek ibu Yixing. Yixing tampak kesal mendengarnya, sedangkan ibunya hanya tersenyum geli melihat tingkah anak laki-lakinya itu.

“Sudahlah. Cepat cuci kaki dan tanganmu. Setelah itu makan, oke?” Yixing mengangguk cepat.

Hujan. Selain memberikan kesejukan, hujan juga memberikan kehangatan. Kehangatan akan kenangan-kenangan masa kecilku. Ini konyol, tapi ketika hujan turun, aku merasa ibu juga datang menemuiku.

2016.

usiaku sudah beranjak 26 tahun. Itu artinya sudah 5 tahun lamanya. Ibu meninggal 5 tahun yang lalu. Ya. Meninggalkanku sendirian di dunia ini. Apa aku mengatakan ini scene yang sedih? Mengapa tiba-tiba aku ingin menangis?

Lupakan itu. Bukan saatnya untuk menangis. Karena apa? Karena hujan sedang turun. Dan seperti yang aku bilang sebelumnya, ibu ada di sini. Ia tengah memelukku sekarang. Tebak apa yang coba ibu bisikkan padaku?

‘Berbahagialah ketika hujan turun. Karena Ibu akan datang menemui mu’

Ah ya, satu lagi. Kau berpikir aku berbohong ‘kan? Hei, tentu saja tidak. Karena aku sebenarnya …

bisa melihat ibu yang kini tengah duduk dengan senyum hangatnya di hadapanku.

END

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s