[Lay Birthday Project] Overdose

83

Overdose – MintyPanda_
Lay x OC || Romance, Fluff, Angst || T

     Fia adalah orang yang lumayan tertutup di kampusnya, namun, ia termasuk salah satu mahasiswi berprestasi. Bayangkan, pertukaran pelajar ke Kanada diraihnya, berbagai prestasi membanggakan diraihnya. Namun, kehidupannya tidak berbanding lurus dengan prestasi yang didapatnya, di kampusnya, ia adalah orang yang tidak mudah bergaul, ia hanya berteman dengan Hani. Hani adalah anak yang supel, berbanding terbalik dengan Fia.
“Aku pulang duluan ya~” ujar Hani saat jam pulang telah tiba
“Iyaa”

Saat ia sedang berjalan pulang menuju parkiran, ia tak sengaja menabrak seseorang.
“I-i’m so sorry… Let me help you” ujar seorang namja itu dengan agak panik. Fia pun segera memperhatikan wajah namja tadi dengan tatapan asing “mungkin ia tersasar” ujar Fia dalam hati.
“Umm.. Can you speak Indonesian?” Tanya Fia
“I’m sorry, I can’t” ujar namja itu
“Oh, it’s okay, what’s your name?” Tanya Fia
“My name is Zhang Yixing. But you can call me Lay. I’m from South Korea” ujar namja itu sambil memamerkan lesung pipinya
“Wow, nice too meet you! My name is Fia from Indonesia” ujar Fia sambil tersenyum ramah. Fia tak menyadari bahwa namja ini akan penting dalam hidupnya suatu saat nanti.

2 Tahun kemudian…
Seorang muda sedang berada di ruang putih dengan banyak peralatan medis di sekitarnya. Dokter muda itu bernama Fia, ya, Fia yang dulu merupakan seorang mahasiswi dengan bakat gemilang itu. Kini ia menjadi seorang dokter bedah di Asklepios Klinik Barmbek, Hamburg, Jerman. Sebuah rumah sakit dengan teknologi paling mutakhir di dunia. Salah satu rumah sakit dengan pelayanan terbaik di dunia.

Sukses biasanya akan datang pada mereka yang terlalu sibuk mencarinya.

Ya, kata itu sepertinya sangat tepat untuk menggambarkan dirinya. Kini, dokter muda itu telah selesai memeriksa pasiennya terakhirnya dan sekarang ia akan bersiap-siap untuk pulang ke rumahnya dan beristirahat. Saat ia diperjalanan pulang, ia melihat ada seseorang yang berjalan sempoyongan. Secara refleks, ia pun menghentikan mobilnya dan turun untuk membantu orang tersebut. Saat Fia mendekat, ia seperti mengenal wajah namja itu dan segera membantunya berjalan menuju mobil. Saat Fia ingin memapahnya ke mobil, namja tadi pun meracau sambil sedikit terisak
“Why are you make me like this,
Why I’m in love alone, can ‘we’ become ‘us’ ?
I always waiting for you, to love me back
Waiting, waiting, and always waiting…
I am sick, sick of this love,
I know I such a fool, loving someone like you..
Can someone heal me? Please save me before I fall…”

Namja itu pun sedikit menyunggingkan senyum. Namun Fia tahu, senyuman itu adalah sebuah senyum palsu untuk menyembunyikan kesedihannya, dan hal itu pun mengingatkannya akan masa lalunya

*Flashback*
Seorang gadis yang sedang berada di toko buku segera menoleh saat ia merasa mendengar suara seseorang yang ia kenal. Ya, ‘seseorang’ yang telah membuat hatinya menjadi tak karuan. Sedang tertawa bersama sahabatnya, seseorang yang paling ia percaya, ternyata telah mengkhianatinya. Bahkan kata-kata mesra pun terlontar dari mulut kedua insan yang sedang dimabuk cinta itu. Tak terasa, mata Fia pun panas dan segera keluar dari toko buku itu agar, tidak ada yang tahu bahwa ia sedang menangis. Saat di mobil, ia tak kuasa menahan tangisnya, ia merasa ingin pergi saja dari dunia. Tiba-tiba, siaran di radio yang ia biasa dengarkan memutarkan sebuah lagu..
Amugeotdo saenggakhaji ma
Neon amu maldo kkeonaejido ma
Ayo, oh
Geunyang naege useojwo, ye
Nan ajikdo mitgijiga anha
I modeun ge da kkumin geot gata
Ayo, oh
Sarajiryeo hajima
Is it true? Is it true?
You You
Neomu areumdawo duryeowo
Untrue Untrue
You You You

Namun, bak gayung bersambut. Ternyata, ia mendapatkan sebuah beasiswa ke Hamburg, Jerman. Ia diterima di salah satu universitas terbaik di Jerman jurusan Fakultas Kedokteran. Tak ingin melewatkan kesempatan itu, ia pun segera menerimanya. Di Jerman, ia telah melupakan masa lalunya dan tidak ingin berhubungan lagi dengan ‘sang pengkhianat’.
*Flashback Ends~*

Ia pun segera membantu namja tadi untuk pulang, saat di mobil. Namja itu berkata “hei, apakah kau Fia?? Wajahmu sangat familiar bagiku” yang membuat Fia sedikit tercenung. Hanya samar-samar ia mengingat namja didepannya ini.
“Nugu?” Tanya Fia
“Kau tak ingat, eoh?” Ujar namja tadi yang semakin membuat Fia kesal
“Yak! Sebenarnya kau ini siapa, eoh!?!?Nugu ya!!”
“Hmm, ok sepertinya kau tak ingat. Aku yang menyenggolmu hingga jatuh waktu kau masih berkuliah di Indonesia. Kau ingat, sekarang?” Ujar namja tiang itu
“Um.. Kau ini… Oh ya! Lay!!” Ujar Fia senang
Lay pun tersenyum. “Ternyata ia masih mengingatku..” Batinnya.
Mereka pun mengobrol dengan sangat akrab. Dan mereka pun segera bertukar nomor telepon. Saat Fia sampai di apartemennya, ia tersenyum sendiri membayangkan obrolannya dengan Lay, ia pun men text lay
Fia : kau sudah tidur?
Lay : belum, memang kenapa?
Fia : ah, Ani. Apakah kau ingin berjalan bersamaku besok?
Lay : Ok, kujemput?
Fia : Ne~

Fia pun tersenyum ia pun tak pernah merasa seperti ini, mungkinkah ini cinta? Entahlah, ia tak tahu pasti, yang pasti, ia telah seperti menemukan rangkaian puzzle yang hilang dari hatinya.
Semenjak pertemuan dengan Lay, Fia merasakan ada sesuatu yang  mengganjal dihatinya. Ya, ia menyukai seorang Zhang Yixing. Ternyata, Lay juga memiliki perasaan yang sama terhadap Fia, akhirnya mereka pun menjadi sepasang kekasih.

1 tahun kemudian…

Lay sedang pergi ke Beijing untuk mengurus bisnisnya, akhirnya, Fia pun terpaksa tinggal sendirian karena tak mungkin ia ikut pergi bersama Lay. Karena ia pun masih ada jadwal kunjungan pasien dan mengajar di Yonsei University, Seoul. Fia telah dipindahtugaskan oleh rumah sakit sebelumnya. Tiba-Tiba, ada notifikasi masuk
Lay : chagi ya~ besok aku pulang, ne~
Fia : ne~ kutunggu ya~
Lay : ne~ aku ada kejutan spesial untukmu, chagi~. Saranghaeyo Fia Fia : nado saranghaeyo, Lay Pada keesokan harinya, Fia pun segera menunggu Lay dengan sabar. Namun sampai jam 7.30 malam, Lay tidak juga menelpon atau memberi kabar. Tiba-tiba, ada telepon masuk yang Fia kiraitu adalah Lay. Namun ternyata nomor tak dikenal.

“Halo, apakah ini dengan Fia?”

“Ya, betul. Ada apa, ya?”

“Zhang Yixing mengalami kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit ****, kondisinya sekarang masih kritis”. Ujar orang tersebut seraya menutup telepon. Fia pun segera menangis sesengukan. Ia pun menguatkan hatinya ‘Lay tidak apa-apa, ia pasti sadar’ ujarnya dalam hati. Saat ia sampai di Rumah Sakit, tiba-tiba ada seorang suster yang menghampirinya.

“Apakah ini Fia?”

“Ya betul”

“Maaf, Tuan Lay tak bisa diselamatkan. Kami telah berusaha sebaik mungkin”

He is leaving,

And I can’t do anything.

I remember all the good times

I remember you,

Love is leaving,

Now, I’m standing here blankly like an idiot

Fia pun terduduk lemas. Saat pemakaman, ia membuka sebuah kotak yang diberikan oleh suster yang juga turut menangani Lay.

Hey, sweetheart

Do you want to be my wife?

Menjadi teman hidupku selamanya? Menjadi ibu dari anak-anakku kelak?

Aku mencintaimu, Fia

Lebih dari yang kau tahu,

Happy first Anniversary, sweetheart

I will never leave you, I will always protect you.

Keep smiling, okay?

Even when I go away, far far away from you.

I get stuck on you. This is overdose,

this is crazy I know.

But I love you, always..

Fia pun kembali menangis, tiba, tiba. Keluar sebuah cincin dengan sebuah tag di dalamnya, Fia pun membaca tulisan di tag tersebut

I Love you, More than I can explain Fia pun kembali menangis. Mengingat semua tentangnya

This sucks.

Why we gonna be like This?

I cannot forget you.

But I think, I wanna say goodbye right now

Bye,

I will always keep this sweet memories deep inside my heart

Good bye, my love.

I hope you happy in that place,

.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s