[Lay Birthday Project] Love in Two World

54

Love in Two World – Jibae || Lay & OC || romance, angst || G

Seulgi POV.
Hari ini adalah hari jadiku dengan kekasihku yang bernama Zhang Yixing untuk ke 720 hari. Tapi akhir-akhir ini aku selalu merasa ada yang aneh pada diri yixing oppa terkadang dia akan bersikap acuh padaku dan perhatian juga namun dia akan bersikap lembut padaku jika menjelang petang, seperti saat ini kami sedang menikmati makan malam di apartemanku yang dibelikan yixing oppa padaku setahun yang lalu.

“Seulgi-ah sehabis ini aku akan membeli beberapa keperluan untuk cafe tak apa jika aku tinggal?” Tanyanya.
“Iya oppa tidak apa apa”
“Baiklah aku sudah selesai, aku berangkat sekarang” yixing pergi menuju pintu.
“nde oppa” selalu begitu pergi dengan acuh bahkan aku tidak pernah diberi salam ataupun kecupan singkat sebagai salam perpisahan padanya yah begitulah jika memiliki kekasih yang acuh dan lebih mementingkan bisnisnya dibandingkan kekasihnya sendiri hufft sudahlah.
ting tong… (bel aparteman berbunyi)
Seulgi menghampiri dan membukakan pintunya.
“Oppa? Bukanya tadi oppa mau membeli keperluan cafe?” Tanya seulgi bingung.
“Ah nde, sudah selesai sayang aku sangat merindukanmu. Hm apa kau masih lapar? Ingin kubuatkan sesuatu?” Tawarnya. “Tidak oppa aku sudah kenyang”

Seulgi POV
sudah kubilang bukan jika yixing oppa akan perhatian padaku jika malam saja? Ini hanya salah satu contohnya, pernah seminggu yang lalu aku menelfon yixing oppa namun hanya suara operator yang terdengar dan tak lama yixing oppa datang ke apartemanku dengan membawa beberapa makanan untuk kami makan namun saat aku tanya keesokan harinya dia sama sekali tidak ingat dan dia berkata bahwa dia tidak menemuiku karena dia pergi ke Busan untuk membeli beberapa bahan keperluan cafe. Apa ada yang salah padaku? Apa aku hanya berhalusinasi karena yixing oppa terlalu cuek padaku? Ah aku tak tahu tentang itu.

Normal POV.
“Hey apa kau melamun?” Bertanya pada seulgi sambil menggerakan kedua tanganya didepan muka seulgi. “Ah tidak oppa aku hanya berfikir tentang rencana pertunangan kita” elak seulgi. “Sudahlah sayang tidak perlu difikirkan, semua sudah beres jadi kau hanya perlu duduk manis dan semua selesai” tersenyum manis pada Seulgi.

Seulgi POV.
Tadi dia bilang apa? Sudah beres? Bukanya kemarin dia bilang bahwa pertunangan kami akan diundur karena dia harus meresmikan cabang cafe yang ada di Bangkok? Dan apa maksudnya ini? Oh god apa aku sedang berhalusinasi lagi? Tidak mungkin. Oh dan lagi kemarin malam saat Irene temanku datang ke apartemanku dia bertanya siapa yang sedang aku ajak bicara, aku bingung dibuatnya jelas jelas yixing oppa berada didepanku tapi Irene berkata bahwa dia tidak melihat siapa siapa dan benar yixing oppa sudah tidak ada lagi dihadapanku, saat irene pamit pulang yixing oppa mengirim pesan jika dia mendadak pergi karena ada masalah di cafe lalu dia pergi lewat mana sungguh aku bingung dibuatnya. Aku sudah menceritakan semua keanehan ini kepada Irene dan irene menyarankan agar sesekali aku dan yixing oppa berfoto dimalam hari atau bercermin, apa irene berfikir jika yixing oppa bukanlah manusi? Apa maksud dia?

Normal POV.
“Oppa, ayo kita ambil gambar kita dibalkon susana sangat indah oppa” ajaku sambil menarik tanganya lembut “untuk apa sayang? Ini sudah malam tidak baik jika kita berfoto dimalam hari” tolaknya halus “ah bagaimana jika oppa menyisirkan rambutku didepan cermin oppa? bukankah sangat romantis?” Pintaku “ah maaf sayang sepertinya sudah malam, oppa harus pulang dan tidak baik ada lelaki diaparteman seorang wanita” elaknya lagi “ah, baiklah oppa kalau begitu hati hati dijalan ya” ucap seulgi “ah iya sayang oppa pergi dulu ya see you” ucapnya dengan mengecup keningku singakat. perlu diketahui bahwa yixing oppa hanya memperlakukanku lembut selayaknya kekasih kanya jika malam hari saja, entahlah mengapa ia begitu. Setelah dia meninggalkan apartemanku aku langsunh mengiriminya pesan singkat

from : seulgi bear
To : yixing oppa

Oppa, hati hati di jalan ya jangan ngebut membawa mobilnya. Aku mencintaimu

Tak lama yixing oppa membalasnya

From : yixing oppa
To : seulgi bear

Apa maksudmu? Aku sudah sampai dari sejam yang lalu

What? Sejam yang lalu? Bahkan belum ada 10 menit yixing oppa meninggalkan apartemanku tadi, sungguh aku sangat bingung dibuatnya akhirnya kuputuskan untuk tidur dan melupakan kejadian hari ini.

Keesokan paginya aku pergi ke rumah yixing oppa, bukan untuk menemui yixing oppa tapi menemui ibunya

Seulgi POV
ting tong…
Terlihat seorang wanita dewasa yang sudah tidak muda lagi membuka pintu untukku.

“Pagi tante” ucapku seramah mungkin
“Eh, seulgi mau ketemu yixing ya?” Tanyanya lembut
“Tidak tante aku kesini mau ketemu sama tante”
“Oh begitu, ayo masuk dulu” mempersilahkanku masuk.
“Duduk dulu ya biar tante ambilin minum” ucapnya
“Eh gausah repot repot tante, aku gak lama kok soalnya ada jam ngajar les nanti” tolakku lembut
“Jadi kenapa sayang?” Tanyanya. “hmm gini tante akhir akhir ini yixing oppa suka berubah sikapnya sama aku” ucapku sambil mencengkram ujung kemejaku “berubah gimana maksud kamu?”tanyanya penasaran. Akhirnyaku jelaskan semua yang aku alamin kepada ibunya yixing oppa dan dia hanya menampakan wajah kebingunganya setelah aku menyampaikan semuanya akupun pamit pulang.

Keesokan malamnya yixing oppa beserta ibunya menghampiri apartemanku  dan menhelaskan sesuatu yang tak pernah terduga dan tak kuketahui selama aku menjadi kekasih yixing oppa. Kami pun duduk disofa ruang tamu apartemanku.
“Jadi tante mau menjelaskan sesuatu sama kamu” ucapnya penuh kebimbangan “jelasin apa tante?” Tanyaku sambil meliriknya dan melirik yixing oppa yang mulai resah. “apa kamu merasa sifat yixing beda saat malam hari?” Tanyanya sambil menggenggam tangaku, dan aku hanya bisa mengangguk. “Jadi ini yang ada dihadapan kamu adalah Zhang Lay putra tante yang pertama” ucapnya “maksud tante yang pertama? Bukanya yixing oppa anak tante satu satunya dan kenapa namanya jadi Zhang Lay?” Selaku bingung dengan perkataan ibu yixing oppa “ya sebentar, dulu tante memiliki 2 anak laki laki kembar bernama Zhang Lay dan Zhang Yixing. Sebenarnya yixing kembar namun kembaranya meninggal setelah dia menemui kamu dan meminta kamu untuk jadi kekasihnya. Dia meninggal akibat kanker otak stadium 4 yang dideritanya dia berkata bahwa dia sangat mencintai kamu seulgi dia tidak sanggup menceritakan semuanya sama kamu jadi sebelum dia menghembuskan nafas terakhir dia berkata pada yixing untuk tetap menjaga kamu apapun yang terjadi dan meminta untuk berpura pura menjadi yixing” aku hanya
bisa menangis tersedu sedu tak menyangka jika lelaki yang ku pacari selama ini hanya kembaran lelaki yang kucintai, terjawab sudah semua pertanyaanku selama ini aku hanya bisa menangis bingung harus berbuat apa lagi hingga kusadari sesuatu yang harusnya kuperbuat
“Tante, bisakah tante tujukan dimana tempat persemayaman yixing oppa?” Ucapku tersedu
Dan beliau hanya mengangguk dan menunjukan makam yixing oppa. Sesampainya dimakam yixing oppa aku hanya menangis tak hentinya “oppa kenapa kau melakukan ini padaku? Kau sungguh jahat bahkan kau sudah membohongiku saat hari kita menjalin kasih oppa, kau sungguh jahat hiks hiks.. bahkan disaat aku sudah menyiapkan pesta ulang tahunmu semua ini sia sia oppa karena tidak ada kau disampingku kenapa kau menyuruh Lay oppa untuk berpura pura menjadi dirimu oppa ini sungguh tidak adil kau selalu mengunjungiku hanya dimalam hari dan membuatku bingung apa yang terjadi oppa, oppa semoga kita akan bertemu dikehidupan selanjutnya yang kekal oppa saranghae Zhang Yixing”

Setahun berlalu, sekarang aku dan Lay oppa kembaran Yixing oppa menjadi teman yah tidak ada yang berubah hanya status saja yang berubah, kini lay oppa sudah menemukan kekasih yang kuketahui bernama Yeri entahlah aku selalu merasakan kehadiran Yixing oppa didekatku walau tidak senyata dulu dan sungguh aku tidak pernah bisa melupakan yixing oppa.
“Oppa apa kau bahagia disana? Apa disana menyenangkan? Apa disana banyak gadis cantik yang membuatmu betah disana?kkkk tunggu aku oppa aku yakin kita akan bersatu kembali. Saranghae Yixing oppa” ucapku dalam hati sambil memandangi pusara yixing oppa. Dan angin berhembus kencang, apakah ini jawaban cintamu oppa?

-END-

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s