[Lay Birthday Project] Little Lay : Si Kecil Lay

62

Little Lay : Si Kecil Lay

HyeriKim

Cast: Lay, Eun Bi & OC || Oneshot || Comedy | AU | bit Romance || PG-15

Summary: Masalah apa yang dihadapi Lay akibat pengaruh Hyung-nya dan mambuat Eommanya frustasi?

Disclaimer: Fanfict ini terinspirasi dari salah satu adegan dalam Fanfic “Crazy!!![2][Sequel Crazy!!![1]]”. Tetapi tokoh yang berada dalam fanfict ini hanya HyeriKim ciptakan untuk mendukung ceritanya.

.

.

Sinar matahari pagi mulai memasuki tiap cela jendela kamar kecil milik Lay. Anak yang berusia tepat 7 tahun ini tampak kelelahan karena bermain bersama Eun Bi−teman sepermainannya yang tinggal di apartemen sebelah−semalaman. Masih nampak jelas handuk biru bergambar kartun Popeye bergelayut manis −terikat ujungnya− di leher Eun Bi. Perlahan mata Eun Bi terbuka dan wajahnya tampak pucat.

‘Uwek..uwek….!!’

Eun Bi merasa mual dan pusing. Ia menutup mulutnya dengan telapak tangannya. Suara Eun Bi membuat Lay yang tidur di sampingnya ikut terbangun sambil mengernyitkan dahinya. “Eun Bi-yah, suaramu menggangguku” gerutu Lay sambil mengucek-ngucek mata kanannya.

“Uwek…uwek!! Lay-yah aku ingin muntah. Perutku terasa tidak enak” ujar Eun Bi pelan. Beberapa sekon kemudian, Eun Bi berlari menuju toilet yang berada di dalam kamar Lay.

Lay menatap bingung punggung Eun Bi lalu perlahan membulatkan matanya dan menutup mulutnya sendiri dengan tangannya. Wajahnya memerah kemudian ia berlari keluar kamarnya dengan cepat lalu berteriak tidak jelas yang berujung pada suara tangisan.

“Uwaa!! Eomma… Appa!! Huee…”  Jerit Lay yang disambut dengan suara panik dari Hyeri−Eomma Lay.

“Ada apa sayang? Kenapa menangis?” tanya Hyeri sambil mengusap kepala Lay. “Huee….hiks….hiks! aku tidak ingin menikah dengan Eun Bi Eomma! Hiks…” rengek Lay membuat Hyeri bingung.

“Mungkin dia mimpi buruk” ucap Baekhyun−Hyung-nya Lay−yang tengah asyik menonton kartun pagi.

Hyeri mengusap pelan air mata Lay sambil tersenyum hangat. “Sudah sayang, jangan menangis. Siapa yang berkata kalau Lay anak kesayangan Eomma menikah, eoh?” tanya Hyeri sambil mencubit pelan pipi Chubby Lay. “Kata Hyung!” jawab Lay polos. Sontak saja, Baekhyun yang tengah meminum susu Strawberry tersedak.

Dari belakang, Eun Bi muncul dengan wajah pucat. Langkahnya sedikit lunglai. “Ajhumma, aku ingin pulang” ujar Eun Bi, sementara Lay berlari bersembunyi di balik punggung Hyeri. “Apa kau sakit Eun Bi-ya? Istirahatlah dulu. Eomma dan Appa-mu akan pulang nanti malam” Jelas Hyeri kemudian menatap bingung ke arah putranya yang bersembunyi.

“Baekhyun-ah! kemari sebentar” panggil Hyeri kemudian menarik Lay agar berdiri hadapannya.

“Eomma, aku sungguh tidak berkata seperti itu padanya” elak Baekhyun sambil berjalan kearah Eommanya. ‘Uwek… uwek!!’ sementara itu, Eun Bi masih menahan mualnya dan kembali ke kamar Lay.

“Hyung berbohong!” Jerit Lay, secara bersamaan Eun Bi kembali muncul sambil membawa selimut. “Aku ingin menonton televisi” ujarnya.

“Chagi-ya! aku harus ke kantor sekarang” ujar Chen−Appa-nya Lay−sambil membetulkan posisi dasinya. “Pergi saja sana Tuan Wu Zhi Chen!!” ketus Hyeri sementara Chen hanya menggeleng-gelengkan kepala lalu melenggang pergi.

“Masih bertengkar dengan Appa?” Tanya Baekhyun. Hyeri hanya menatap tajam Baekhyun.

“Sungguh Eomma−”

“Memangnya, apa yang dikatakan Baekhyun padamu, sayang?” tanya Hyeri yang masih sibuk mengusap air mata Lay yang sebenarnya telah kering dari tadi.

“Kata Hyung, kalau laki-laki dan perempuan tidur bersama, lalu perempuannya muntah-muntah berarti dia hamil” ujar Lay polos. Seketika itu juga, Eun Bi yang tengah meneguk susu Strawberry milik Baekhyun tadi mengalihkan atensinya ke arah Lay.

“Apa benar aku hamil?” tanya Eun Bi sambil tersenyum. “Eun Bi-ya, apa kau senang jika kau yang masih kecil ini sudah hamil?” tanya Baekhyun lalu mendapat jitakkan keras dari Hyeri.

“Appo!!”

“Aniyo! Bukankah saat aku ulang tahun minggu lalu Lay adalah pangeran dan aku putrinya. Di buku dongeng, pangeran menikah dengan putri lalu memiliki anak” Jelas Eun Bi sambil tersenyum.

Hyeri yang melihatnya nampak pusing dan frustasi. Ya, memang minggu lalu pesta ulang tahun Eun Bi mengambil konsep Disney.

“Lay-yah! Jangan bilang kau melakukan yang kau tonton di kamarku kemarin?” tanya Baekhyun lalu mengangkat kedua tangannya untuk melindungi kepalanya dari jitakkan Hyeri.

“Iya, kami melakukannya!” ujar Eun Bi polos dan ditegaskan oleh anggukan Lay. “Baekhyun!!” Ketus Hyeri.

“Kita selesaikan urusanmu setelah Appa pulang dan kau tidak mendapat uang saku selama tiga bulan!” sambung Hyeri sambil menunjuk tepat di depan wajah Baekhyun.

‘Uwek..!!’ Oh baiklah, Hyeri juga harus tahu kenapa Eun Bi bisa mual-mual seperti itu.

“Tenanglah, Eomma! dia pasti masuk angin, benarkan Lay?” tanya Baekhyun namun Lay menggeleng karena ia tidak mengerti apa itu masuk angin.

“Kami melakukannya Oppa! Kami bermain ‘ayo terbang superman’ semalam” jelas Eun Bi lalu meneguk habis susu Strawberry milik Baekhyun. Baekhyun yang melihatnya sempat ingin berteriak tapi ia pikir Eun Bi membutuhkan susu hangat itu.

“Benar, kami menggunakan kipas angin seperti kata Hyung supaya jubahnya terbang” sambung Lay.

Hyeri yang mendengar penjelasan Lay dan Eun Bi menghela napas. Apa yang dia pikirkan? Mana mungkin Eun Bi yang masih kecil hamil? Ini pasti akibat Hyeri begadang semalaman di ruang kerjanya.

“Eomma!! aku tidak menikah dengan Eun Bi, kan?” tanya Lay setengah ketakutan. Hyeri mengelus pelan kepala Lay dan tersenyum. “Tidak sayang, hufh… Yah, sekarang jangan menangis lagi, bukankah hari ini anak kesayangan Eomma ini ulang tahun?” ujar Hyeri sambil mencubit pelan hidung Lay. Lay hanya tersenyum mendengar kata ‘ulang tahun’. Bagi Lay, ulang tahun sama dengan permen, kembang api, kue dan badut, itu saja.

“Apa itu artinya uang saku-ku tetap lancarkan Eomma?” Tanya Baekhyun.

***

Happy birthday Lay, happy birthday Lay!

Happy birthday happy birthday! Happy Birthday Lay!

Lay meniup lilin angka 7-nya  lalu bertepuk tangan diikuti oleh teman-temannya.

“Chagi-ya! apa kau masih marah padaku?” tanya Chen. Hyeri hanya menggleng dan tersenyum  menghadap kearah laut lepas di sisi kiri restoran sambil mengawasi anaknya yang bermain kembang api.

“Kalau kau sudah tidak marah, kenapa kau masih diam? Bukankah aku sudah mengabulkan keinginanmu agar pesta ulang tahun Lay di adakan dekat laut?” tanya Chen lalu berdiri dihadapan Hyeri.

“Ani, aku tidak marah. Gomawo Chagi-ya. Jeongmal Gomawo!” ujar Hyeri sambil menatap dan memegang tangan Chen.

“Owow! Banyak anak-anak disini!” goda Kai dan Krystal sambil berjalan menuju Hyeri dan Chen.

“Ah! Eomma!!” jerit Lay lalu berlari memeluk Eomma-nya.

“Ada apa sayang?” kini Chen yang bertanya. “Appa, aku tidak ingin menikah dengan Eun Bi!” rengek Lay.

Kai dan Krystal saling memandang lalu mengalihkan pandangannya kearah Eun Bi yang berdiri tepat di belakang Lay.

“Oh, baiklah apa lagi sekarang?” gerutu Hyeri pelan sambil memijit pelipisnya.

“Ada apa sayang?” tanya Chen tidak mengerti. ” Eun Bi menciumku tadi” jawab Lay Polos.

Kai dan Krystal tertawa pelan sambil memandang anaknya. “Oh, baiklah tuan dan nyonya Kim, sepertinya rencana menikahkan anakmu dengan anakku nanti bukanlah hal yang buruk” ujar Hyeri menggoda Kai dan Krystal.

“Memangnya kenapa kalau Eun Bi mencium-mu?” tanya Chen. “kalau laki-laki dan perempuan berciuman, itu artinya mereka menikah” jawab Lay setengah sesegukan. Chen sempat terbatuk karena kaget.

“Tenanglah sayang” Chen mengusap kepala anaknya itu. “Siapa yang berkata seperti itu?” tanya Chen.

“Baekhyun Hyung!” jawab Lay.

“Apa?” Tanya Baekhyun yang baru saja lewat. Hyeri dan Chen menatap Baekhyun dengan tatapan intimidasi.

“Kenapa kalian menatapku seperti itu? Apa itu artinya aku tetap tidak mendapat uang saku?” Tanya Baekhyun

[END]

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s