[Lay Birthday Project] I Love You Zhang Yixing

56

I Love You Zhang Yixing – Motherrmo || Zhang Yixing & OC || Romance || G

Ji Ra POV.

Aku akan bercerita tentang seorang pria bernama Zhang Yixing. Satu nama yang terus melekat di otak dan hatiku 2 tahun belakangan ini. Orang pertama yang aku kenal di negara ini. Aku mengenalnya di acara Sea Game, saat itu negara Korea Selatan menjadi tuan rumah.

Dia datang sebagai orang penting, dia anak dari pemilik sponsor terbesar. Sebelumnya aku pernah bertemu dengan Yixing di pusat perbelanjaan terbesar di Korea dan aku juga bertemu denganya di asrama tempat aku menginap selama mengikuti perlombaan, kami sempat bertatap muka dan juga bersalaman sama seperti pemain maraton Sea Game lainnya.

Hari itu cabang maraton untuk wanita akan diadakan final, dan aku salah satu diantara wanita wanita beruntung di seluruh Asia yang masuk ke babak final. Aku melihat antusiasme warga Incheon yang datang untuk menyaksikan pertandingan maraton ini. Dan aku juga melihat pria itu, Yixing. Duduk tidak jauh dari pelatihku bersama dengan beberapa orang yang pernah aku lihat sebelumnya selama berada di Korea Selatan.

Sebenarnya sangat menyakitkan jika aku mengingat hari dimana aku melukai aset berhargaku, aku sangat ceroboh. Benar-benar ceroboh. Aku harus memberikan kemenanganku pada orang lain. Bukan maksudku menyombongkan diri, tapi kenyataannya seperti itu. Garis finis ada beberapa langkah di depanku. Entah mengapa aku merasa kakiku lepas kendali, aku berlari melebihi batas maksimum kecepatan dari biasanya. Mungkin karena ini pertama kalinya aku memasuki babak final. Bisa dibilang aku gugup. Aku menyadari kalau ritme langkah kakiku tidak sesuai, ini tidak akan benar. Dan benar saja lututku langsung membentur tanah
dengan keras.

Lutut kananku retak, aku merasa mati rasa. Tidak ada yang bisa aku lakukan saat itu, selain menahan sakit. Yang aku ingat waktu itu aku langsung dikerubuni banyak orang, termasuk Yixing dan aku dibawa ke rumah sakit terdekat. Pelatih bilang aku dibius beberapa jam untuk operasi lutut kananku. Dan aku dengar juga selama aku tertidur setelah melakukan operasi Yixing yang menungguku.

~~

At Cafe

“Lama menunggu?” Tanya seorang pria yang aku tunggu 15 menit yang lalu.

“Bisa dibilang seperti itu.” Kekehku lalu tersenyum.

“Maafkan aku, aku tidak tau kalau hari ini perusahaan mengadakan rapat untuk Sea Game di Negara Kamboja.” Ucapnya lalu duduk dikursi yang berada dihadapanku.

“Sudah pesan minum?” Tanyanya lagi setelah mendapatkan posisi duduk yang menurutnya nyaman.

Aku hanya mengangguk, tidak lama pelayan wanita membawa 2 gelas minuman ice coffemoca untuk aku dan hot capuccinolate untuk Yixing yang sebelumnya sudah aku pesan.

“Bagaimana dengan kakimu?” Tanyanya.

“Hmm, aku pikir membaik, tapi aku harus menggunakan tongkat ini. Sebenarnya ini tidak nyaman.”

“Kau harus menuruti apa kata dokter.”

“Baik baik, aku akan menurut.” kataku lalu tersenyum meminum ice coffe miliku. Diikuti Yixing yang menyeruput hot capuccinolate-nya.

“Kapan kau akan membuka gipsmu?” Tanya Yixing kemudian meletakan gelas kopi miliknya.

“Besok.. Mungkin.” Balasku ditemani senyum diakhir kata.

“Mau aku temani ke rumash sakit?”

“Tidak perlu, kau memiliki banyak pekerjaan. Sebentar lagi perusahaan ayahmu akan jadi milikmu. Jadi.. Aku pikir itu membuang buang waktumu.”

“Kau ini, aku ini pacarmu. Dimana tanggung jawabku untuk melindungimu? Jika aku ditanya orang tuamu ‘apa kau menjaga Ji Ra dengan baik?’ Aku harus menjawab apa? Eoh?” Ucapnya dengan sedikit ber-aegyo.

~

Ohya.. Aku melupakan bagian penting dari cerita ini. Setelah menjalani masa operasi aku mendapatkan masa pengobatan selama satu tahun, aku tidak bisa kembali ke Negara-ku karena aku harus menjalani masa pengobatan. Aku juga dilarang untuk berlari untuk satu tahun kedepannya lagi. Dan itu berarti aku harus berhenti dari impianku.

Tapi Yixing selalu ada disampingku dan menemaniku, dari hari aku menjalani operasi sampai masa pengobatan, tapi itu tidak sering karena dia sangat sibuk. Jika mempunyai waktu luang, dia selalu menyempatkan waktu untuk menjengukku karena dia tau tidak ada orang yang benar benar aku kenal selain dia.

Aku tidak tau pasti mulai darimana kita saling berkenalan, yang selalu aku ingat hal manis yang dia lakukan adalah dia selalu datang ke kamar rawatku dengan membawa hal-hal aneh yang menurutnya ini bisa menghilangkan kejenuhanku di Rumah Sakit.

~~

Aku menyukainya, dia sungguh manis. Cara dia memberi perhatiannya terkadang sedikit kekanak-kanakan. Tapi itu tidak masalah, karena aku menyukainya bukan karena alasan.

“Tentu saja, kau kan selalu menjagaku. Bahkan, aku masih sangat berterima kasih, kau penyelamat hidupku. Kau orang yang selalu menemaniku di negara ini, selama aku sendiri sampai saat ini. Ditambah waktu itu aku sangat ingin mati, dimana hal yang aku senangi, harus aku hentikan melakukannya.” Kataku. Yixing kemudian menyentuh tanganku, dia menangkupkan tangannya diatas tanganku.

“Aku berjanji akan menjagamu Ji Ra.. Aku sangat.. sangat.. mencintaimu, aku akan melamarmu setelah aku memiliki pekerjaan hasil usahaku sendiri. Aku janji.” Nadanya sangat serius, matanya seperti berkata -Percaya-padaku-.

Ini hanya sedikit cerita tentang kekasihku. Aku sangat suka dengan perlakuan Yixing, mungkin aku orang yang paling beruntung bisa mengenal dan mendapatkan hatinya.

I Love You Zhang Yixing.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s