[Lay Birthday Project] First Time Met You

42

First time met you -XiujinJts

Cast: Zhang Yixing a.k.a Lay, Lisa (OC) || Romance|| PG + 13

“Lisa! Kamu kenal tidak sama orang itu?” tanya teman Lisa yaitu, Sandy. “Tidak, aku tidak mengenalnya. Memangnya kenapa?” tanya Lisa balik. “Tak apa-apa, aku hanya bingung saja. Kenapa lelaki itu selalu dikelilingi oleh gadis-gadis? Apakah dia artis?” sahut Sandy tetapi Lisa tidak menghiraukan pertanyaan Sandy dan melanjutkan aktivitasnya.

Setelah sekolah selesai, Lisa sebagai ketua kelas diminta oleh gurunya untuk membawakan data-data murid kelasnya ke ruang guru. Dan dalam perjalanan Lisa ke ruang guru, tiba-tiba Lisa merasa seperti tertabrak sesuatu yang keras namun tidak terlalu keras juga. Di saat Lisa melihat ke atas, ia melihat seorang pemuda, yang tadi dibicarakan oleh Sandy, sedang menatapnya lalu berkatalah pemuda itu, “apakah kau baik-baik saja? Sini kubantu kamu berdiri.” Lalu pemuda itu mengulurkan tangannya yang kekar dan membantu Lisa mengangkat dirinya. Lalu pemuda itu juga membantu mengambil kertas-kertas yang berserakan di lantai dan memberinya kepada Lisa. “Terima kasih telah membantuku,” ucap Lisa dan pemuda itu berkata, “ya, sama-sama dan maafkan aku telah menabrak mu tadi.” Lisa tersenyum dan mulai beranjak pergi namun sesuatu menghalang dia untuk pergi. Ternyata tangan pemuda itu menggenggam lengan Lisa lalu berkata, “siapakah namamu?” Lisa pun menjawab, “Lisa. Kamu?” “Lay. Panggil saja aku Lay,” ucap pemuda bernama Lay itu dan mereka pun saling tersenyum dan Lay berkata lagi, “kamu sedang apa? Mengapa membawa banyak sekali barang?” “Aku harus memberikan ini kepada guru wali kelasku di ruang guru.” Tanpa kata-kata lagi, Lay langsung mengangkat setengah lebih kertas dari genggaman tangan Lisa dan berkata, “sudah sini aku bantu kamu! Tidak baik seorang wanita untuk membawa beban sebanyak itu.” Lisa pun tertawa kecil dan menjawab, “wah terima kasih banyak. Kamu gentleman banget pasti sudah punya pacar.” Lalu Lay pun berkata, “tidak juga. Aku hanya kasihan saja melihat kamu membawa beban sebanyak ini. Dan soal pacar aku tidak punya.” Seketika mata Lisa berpaling dari  lantai koridor  ke wajah Lay, “masa? Tidak mungkin. Kamu kan sudah tampan, baik, gentleman. Tidak mungkin tidak punya pacar!” Lay pun tertawa dan menjawab, “ya sudah jika tidak percaya. Aku berkata jujur kok.” Lisa pun ikut tertawa dan mereka pun sampai di ruang guru.

Setelah Lisa menyelesaikan tugasnya dengan guru wali kelasnya, ia pun keluar dari ruang guru dan menemui Lay yang sedang menunggu di depan ruang guru. “Eh Lisa, besok kamu mau tidak ketemuan sama aku di taman halaman sekolah?” tanya Lay sambil senyum-senyum sendiri. “Boleh, aku akan menemuimu besok di taman ya.” Jawab Lisa sambil tersenyum lebar dan tak disangka Lay mencubit pelan pipi Lisa dan berkata, “kamu lucu banget kaya boneka.” Lalu Lisa berkata sambil tertawa pelan, “terima kasih. Kamu lebih lucu lagi, Lay. Kamu mirip banget sama badut.” Setelah mengatakan itu Lisa pun tertawa terbahak-bahak sambil berjalan meninggalkan Lay. Lalu Lisa balik badan dan berkata, “jangan lupa besok di taman ya!” Lalu Lisa berjalan menuju pintu arah keluar sekolah dan Lay tetap diam di tempat sambil tersenyum dan berkata pelan, “aku suka kamu, Lisa.”

Pada malam harinya, Lisa teringat oleh Lay dan berpikir bahwa Lay itu ternyata orang nya baik, tampan, gentleman, lucu lagi. Makanya banyak gadis yang mengelilingi Lay di saat Sandy dan Lisa melihat Lay tadi pagi. Dan tiba-tiba Lisa terpikir bahwa mengapa hari ini ia memikirkan Lay terus dan mengapa Lay selalu ada di pikirannya. ‘Apakah mungkin in rasa suka padanya?’ Setelah memikirkan itu, Lisa tersenyum dan mulai merasa ngantuk sehingga akhirnya Lisa terlelap juga dalam tidur.

Keesokan harinya pada sore hari di taman halaman sekolah, terlihat Lay sudah menunggu disana sambil menyembunyikan satu boquet bunga mawar pink dan ketika Lisa datang di taman sekolah, Lay menghampiri Lisa dan berlutut di hadapan Lisa sambil menyerahkan boquet bunga kepadanya. Lay sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipitnya yang dalam dan menyatakan, “aku suka padamu, aku cinta padamu, sebenarnya aku telah memerhatikan dan menyukai dirimu sejak lama dan kali ini kuucapkan rasa suka ku ini kepadamu. Will you be my girlfriend?” Lalu Lisa mengambil boquet bunga itu dan menjawab, “yes.”

End

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s