[LAY BIRTHDAY PROJECT] Ucapan Selamat

myhome

 

[LAY BIRTHDAY PROJECT] Ucapan Selamat – Mifsmdra

Lay & OC || Family, Little fantasy || G

***

“Selamat ulang tahun, Oppa.”

“Mm…” ia berdehem sebagai respon.

Lama mereka terdiam. Memikirkan bagaimana perayaan ulang tahun itu sebaiknya dilaksanakan. Mereka menerawang jauh. Lebih dari sekedar menatap anak-anak yang sedang bermain sepak bola di hadapannya. Membayangkan perayaan ulang tahun lebih dari apa yang dibayangkan anak usia 5 dan 7 tahun.

Misalnya, ucapan dari seekor semut?

***

Tes!

Setetes air berhasil mendarat di pipi mulus gadis mungil berusia 5 tahun itu. Gadis itu -Sae Ron namanya- menyeka pipinya dengan telunjuk mungilnya. Kemudian menatap telunjuknya yang basah.

“Gerimis ya,” ucapnya pada seorang anak laki-laki yang disandarinya. Matanya masih menerawang. Tak lama kemudian, ia menautkan kedua alisnya, tatkala melihat tak satupun air hujan yang membasahi lapangan itu. Melainkan debu-debu yang beterbangan akibat setiap hentakan dari anak-anak yang bermain sepak bola.

“Tapi, kenapa airnya hanya turun sekali? Di pipiku lagi. Ya kan, oppa?” tanyanya penasaran tanpa memandang.

Tak ada jawaban.

“Oppa, kau mendengarku tidak?” Sae Ron mendongak untuk memastikan apakah Oppanya mendengarkan atau tidak apa yang diucapkannya tadi. Ia mendapati laki-laki itu -Lay namanya- yang awalnya ikut memperhatikan anak-anak yang sedang bermain, kini mengalihkan pandangannya ke samping yang membuat Sae Ron tidak bisa melihat wajahnya.

“…”

Sae Ron mengerucutkan bibirnya kemudian mendengus kesal, kala tak mendengar jawaban apapun dari mulut Lay (lagi). Lama Sae Ron menunggu, Lay masih memalingkan wajahnya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

“Oppa!” Kali ini Sae Ron bangkit dari posisi menyandarnya, menatap kakaknya yang duduk di hadapannya. Matanya menyipit dan bibirnya maju beberapa mm dari posisi normalnya. Lay masih saja memalingkan wajahnya. Menyebalkan sekali!

“Oppaa…” rengeknya manja sembari menangkup pipi Lay lalu mengarahkan -dengan paksa- ke arahnya. “Eh?” tanpa menurunkan tangannya, Sae Ron melongo. Saat itu ia sadar kalau air yang membasahi pipinya itu bukan karena gerimis, tapi berasal dari mata kakak yang usianya lebih tua 2 tahun darinya itu.

Lay berbalik memunggungi Sae Ron. Ia meringkuh memeluk lututnya, kemudian mengenggelamkan wajahnya. Tak lama, terdengar suara sesenggukan darinya.

“Oppa, kau kenapa?” kini Sae Ron sudah berjongkok di hadapannya menatapnya penuh tanya dan sedih. Suara tangisan Lay semakin mengeras. Sae Ron bisa memastikan kalau bibirnya mulai bergetar. Sementara di matanya sudah terbendung air yang -sepertinya- akan tumpah sebentar lagi.

“Oppa, kau kenapa?” tanya Sae Ron (lagi). Lay mendongak, menyeka ingus yang sudah banyak keluar -dari hidung mungilnya- dengan punggung tangannya.

“HUWAAA…!” tangisan Sae Ron pecah.

Anak-anak yang bermain seluncuran, berayun-ayun, dan di sekitar taman otomatis menghentikan aktivitas mereka. Mengalihkan perhatian kepada anak lelaki aneh yang sesenggukan dan perempuan yang menangis histeris di tengah taman yang seharusnya penuh keceriaan.

Mulai terdengar kasak-kusuk.

“Bukannya dia ulang tahun? Mengapa dia menangis?”

“Kau! Kau mengambil kadonya, ya?!”

“Aku? Bukan aku yang melakukannya! Kau kan yang melakukannya?”

“Bukan aku! Mengapa aku harus melakukannya?!”

Namun dua bocah itu tak peduli. Gendang telinganya hanya bisa menampung suara tangisan mereka sendiri. Kecuali…

“Lay Oppa yang ganteng, Selamat ulang tahun! Saranghae!”

Menyebalkan! suara siapa lagi itu? Dasar Yerin! Ingin rasanya Sae Ron menampar wajah Yerin saat itu juga.

Lama mereka sesenggukan tanpa alasan yang pasti. Sebelum akhirnya Lay menyahut di tengah-tengah sesenggukannya, “Se..semut itu menggigitku..Huaaa…!”

Merasa disindir, semut -yang menggigit Lay- itu menoleh sambil berjingkrak-jingkrak -mencoba mendapat perhatian Lay-. Di tengah keputusasaannya, ‘dia’ menyahutkan kalimat “Selamat ulang tahun Lay!” sebelum akhirnya berlalu meninggalkan Lay dan Sae Ron dengan tangisan histerisnya. Sayangnya, Lay atau siapapun itu tidak bisa mendengar ucapan selamat dari semut yang suaranya kelewat kecil itu.

END.

One thought on “[LAY BIRTHDAY PROJECT] Ucapan Selamat

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s