[LAY BIRTHDAY PROJECT] Happy Birthday My Idol

myhome

 

[LAY BIRTHDAY PROJECT] Happy Birthday My Idol

Cast: OC, Lay EXO.
Genre: Teenfiction, Fanfiction, Short story.

By:TalitaPaskarin
***

Aku hanyalah seorang fans, lebih tepatnya aku adalah fans dari idolaku, Lay EXO. Aku sangat mengaguminya, dan tujuanku hanya memberikan dia hadiah, tentu saja aneh. Aku hanyalah seorang fans, bahkan dia tidak tahu aku ada atau tidak, yg hanya dia ketahui aku adalah seorang penggemar tidak lebih dan tidak kurang.

*****

Saat ini aku sedang sangat bingung, mau tahu kenapa?, karna sebentar lagi idolaku akan berhari ulang tahun. Aku tahu ini adalah hari yang dia tunggu bahkan fanspun pasti menantikan hari ulang tahunnya. Dan yang paling aku lebih stres aku tak punya cukup uang untuk pergi keacara ulang tahunya dan membelikan dia hadiah. Aku akan berusaha demi dia, bahkan kalian juga akan berusaha demi idola kalian bukan?.

Ah.. sebelum aku akan memulai ini aku akan memperkenalkan diriku, namaku Kwon Minhyun, aku adalah mahasiswa fakultas hukum semester 7 sebentar lagi akan wisuda, umurku baru 21 tahun bukankah itu usia yang cukup tua untuk masih menjadi penggemar sebuah boyband yang ada di negeriku,hahahah… biarkan saja yang penting aku bisa bahagia dengan semua hal ini, aku adalah seorang perempuan dari dari desa kecil yang bermimpi bersekolah di University yang ada di ibukota, dan itu sudah terwujud, tapi yang anehnya aku bisa menjadi seorang penggemar. Dan orang tuaku sudah meninggal dunia setelah aku berumur 19 tahun, mereka meninggal karena sebuah kecelakaan, aku tidak akan menceritakan kecelakaan itu karena membuat aku merasa sedih dan menangis, aku sudah lelah untuk menumpahkan air mata. Dan simaklah…

*

“Hey.. hey… Minji, apakah kau ada lowongan pekerjaan part time, yang kau ketahui??” Aku bertanya kepada teman dekatku yang duduk dihadapanku,
“Aku punya, tapi hanya pelayan restaurant” balasnya sembari menatapku.
“Ah… kebetulan sekali, aku sedang mencari pekerjaan tambahan” aku berujar kepadanya, “bisa berikan no telefonnya, aku akan melamar kerja haru ini juga”lanjutku seraya menyerahkan ponsel yang ada disaku jeansku.
“Ini”dia berujar dan mengembalikan ponselku.
“Terimakasih”balasku, setelah selesai makan siang,kami masuk kekelas yg sebentar lagi akan dimulai, yah… tadi kami sedang makan dikantin.
Setelah menunggu 15 menit dosen mata kuliah datang dan memulai pelajarannya.

Tik.. tok.. tik.. tok..

Selama 2 jam memfokuskan diri dengan pelajaran dosen mata kuliahku, akhirnya berakhir dan aku sudah sangat semangat pergi dari dalam kelas menuju restaurant yang diberitahukan oleh Minji, oh… ya Minji, aku tidak tahu dia dimana sekarang, hahah… aku meninggalkan dia setelah dosen yang tadi keluar, biarkan sajalah…lagi pula dia kan sudah bisa berjalan sendiri tanpa di temani.

*

Aku sekarang ini sudah didepan bangunan yang kuketahui itu adalah restaurant yang dikatakan oleh Minji. Hmm… sebenarnya tadi dibus aku menelfon no itu, dan mereka menyuruhku untuk datang.

Tap.. tap..tap..
Brukk.. aahh..

Tiba-tiba seseorang lelaki yang memakai pakaian seperti teroris menabarkku, sampai aku terjungkal sampai jatuh.

“Ah… maafkan aku, mari kubantu”dia mengulurkan tangannya, dan aku menyambut uluran tangan itu,
Deg..
Tangannya begitu hangat dan lembut, apalagi bau badannya sangat harum… aku menyukai wangi ini, tiba-tiba ada suara ribut-ribut dari arah belakang lelaki itu, dia terlihat sangat panik, secara sadar arau tidak sadar dia menarik tanganku dan mau tidak mau aku harus mengikuti lelaki aneh nan wangi ini. Kami berlari bersama-sama dengan dia masih menggenggam erat tanganku.

Lari, kami terus berlari sampai ada taksi yang terlihat sontak pemuda aneh ini memanggil taksi itu,
“Taksi, taksi” dia berteriak, aku seperti mengenal suara ini tapi, entahlah… bahkan kami baru saja bertemu, masq aku sudah mengenal suaranya, gila!!!.

Kami masuk kedalam taksi dengan tergesa-gesa sambil menghirup oksigen sebanyak-banyaknya
“Apa kau gila” aku berteria padanya, berani sekali dia sudah menarik-narik orang dengan sembarangan.
“Dimana kau tinggal” dia sangat santai bertanya kepadaku, ah… dia gila!!
“Aku tidak akan memberitahukan kepadamu, sebelum kutahu siapa kau” balasku sedikit mengncangkan suaraku
“Kau pasti akan kaget, nanti saja kalau sudah sampai ditempat kau tinggal, aku berjanji”balasnya aku hanua mengangguk pasrah, lagi pula aku sudah lelah jika berdebat dengan lelaki aneh ini, setelah aku memberitahukan alamat apartmentku kepada paman yang mambawa kami, aku duduk bersandar dijok kursi penumpang, dan lelaki aneh ini, entahlah… dia hanya duduk bersandar dan memandangi keluar jendela taksi ini.

***

5 menit yg lalu kami sampai di apartment, sekarang kami sedang duduk diruang tamu apartmentku. Aku menatapnya jengkel, bagaimana tidak jengkel sejak duduk disini dia tidak sama sekali bersuara,
“Hey… mana janjimu” setelah tidak tahan untuk menagih janji yg dia katakan padaku ditaksi tadi, akhirnya aku mengucapkannya
“Ah… benar juga” balasnya yg kuketahui bahwa dia tersenyum bodoh, dia mulai membuka topi hitam yg dia gunakan, wah… rambutnya berwarna hitam kecoklatan, dan dia terlihat ragu membuka masker hitam yang dia kenakan, setelah dia membuka semua yang dia kenakan menutupi wajahnya

Deg..
Aku sangat tercegang… bagaimana ini bisa, di… dia adalah La…Lay EXO idolaku, aku hanya bisa mematung melihat dia yg tersenyum yang biasa dia tampilkan didepan publik, sangat manis….
“Ba… bagai mana bisa, kau.. apakah kau itu nyata” ah.. bodoh dia nyata tentunya, aku menyesali apa yang kukatakan tadi,
“Apa aku terlihat tidak nyata?”dia berbalik bertanya padaku,hahahah… aku hanya bisa tertawa renyah didepannya, aku sangat malu. Perlahan tapi pasti aku mendekatkan tangan dan jariku kearah wajahnya, sudah sangat dekat, refleks dia menoleh kearahku dan menatapku heran, aku masih saja mendekatkan jari tanganku kearah wajahnya, dan..

Aku merasakannya, dia nyata..

Kulit wajahnya sangat lembut dan bersih… bahkan kulit wajahku 11,12 dengan dia, aku mengusap wajahnya lembut, dan satu hal yang harus kalian ketahui,

Aku sudah menyentuh wajah idolaku..
Tiba-tiba ponselnya berdering, aku dengan cepat menurunkan tanganku dan menunduk, ya Tuhan… pasti wajahku sudah semerah kepiting rebus, dia membalas kata demi kata yang dikarakan oleh seseorang yang ada dibalik sambungan itu. Setelah selesai dia memasukan ponselnya kesaku celananya,
“Aku harus kembali, berikan ponselmu” aku tidak berpikir dua kali untuk menyerah kan ponselku, dia mengetik entah apa, lalu mengembalikanya kepadaku, lantas dia memakai topi dan masker kewajah dan kepalanya
“Aku sudah memasukan no ponselku kedalam ponselmu” dia berujar, dan merampas kembali ponselku, entah apa lagi yang dia lakukan setelah 1 menit ponsel yang ada didalam saku celananya berdering, dia mengembalikan ponselku dan beranjak ke pintu apartmentku,
“Aku akan sering menghubungimu” itulah yang jelas kudengar sebelum pintu apartmentku tertutup kembali. Aku masih mematung didekat pintu, aku masih saja bingung dengan apa yang dia katakan.
*
‘Aku akan sering menghubungimu’

Kata-kata itu terus terbayang-bayang selama 2 hari ini, aku sama sekali tidak mengerti. Dia bilang akan sering menghubungiku, tapi selama 2 hari ini dia tidak menghubungiku, aneh… selebritis aneh… tapi aku cinta, heheh… iya cinta, sejak ngefans pun udah cinta. Aku sudah bekerja direstaurant uang dikatakan Minji, aku masih memiliki waktu 1 bulan untuk mengumpulkan uang, yeah… semangat…

Setelah dari restaurant aku neruskan kerjaku ke mini market, toko perhiasan dan yang terakhir ke bioskop.
***
Aku sekarang sudah ditempat tidurku, menatap langit-langit kamarku dengan tatapan lelah.

Drtt.. drtt..
Ponsel yang ada disampingku bergetar, aku mengambilnya

‘Hai, ini aku yang pernah menabrakmu’

Hah..
Ini Lay kah?
Aih… tentusaja ini Lay aku membalasnya, sampai ada balasan juga dari sana dan berlangsung sampai jam 11 malam.

28 hari kemudian..
Ya Tuhan..tinggal 2 hari lagi, aku masih bingung mau mamberikan dia hadiah apa?, aku sudah berkunjung ditempat yang menyediakan sepatu, baju, jam, boneka, dan masih banyak lagi. Tapi nihil… qku tifak mendapatkan apapun untuk kuberikan kepadanya. Oh..ya.. aku baru ingat sejak dia menghubungiku malam itu setiap minggunya dia mengirim pesan,menelfon, bahkan aku pernah disuruh datang ke tempat dimana yang dekat dengan dorm mereka, dari mana aku tahu dorm mereka, dia yang bilang tentunya, heheheh..

Flashback
“Halo” aku mengangkat panggilan dari Lay,
“Eoh… apa kau ada waktu” balasnya
“Ya… aku memiliki waktu luang yg banyak ini hari minggu” ujarku kembali.
“Datanglah ke kafe, didekat dormku nanti akan kusms alamatnya”bunyi dari sana lagi
“Baiklah” aku sangat heran,mengapa kami sudah sedekat ini,aneh, tapi lagi-lagi aku biarkan saja, heheheh.

Setelah sampai disana kami bertemu dan bercakap-cakap, sampai larut, dia mengantarku sampai didepan pintu apartmentku.
Flashback off
Aku sekarang sedang berkeliling ditempat banyak barang-barang yang cocok untuk menjadi hadiah ulang tahun, mataku berkeliling sampai menangkap seseuatu yang menyita perhatianku.

Sebuah miniature yang berwujud Lay sendiri.
Hahahah..bagaimana bisa aku memberikan dirinya sendiri, padahal ada yang lebih besar dan asli pula. Aku memutuskan memberikan itu padanya.
***
“Selamat ulang tahun oppa” hahahah… aku tidak perlu bercapek-capek menunggu diaula itu, tinggal telfon clear.. tapi harus menunggu sampai acara itu selesai.
“Ini”aku memberika kotak hadiah kepadanya, dia langsung membukanya didepanku.
“Kenapa kau memberiku ini” setelah membukanya dia bertanya kepadaku.
“Karena ini adalah dirimu” balasku
“Hah..”dia tidak mengerti ini
“Yah.. supaya kau bisa mengingat, seorang fans yang memberikan ini padamu, dia terdiam mencerna apa yang barusan kukatakan.
“Intinya kau akan selalu mengingat penggemarmu dengan miniature ini, dan kau tidak akan lupa bagaimana mereka berjuang demi ini semua” dari situ aku bahwa.
Aku sudah memberinya maka perjuanganku berakhir.

End

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s