[Lay Birthday Project] Don’t say no

myhome

 

[Lay Birthday Project] Don’t say no – Wendaay21

Lay & Wendy & Krystal || Romance || 17

===
Kamu masuk ke dalam kelas bersama sahabatmu krystal dan duduk dikursi kalian

Krystal memainkan hpnya dan tak henti hentinya dia selalu tersenyum, kau pun tertarik untuk menanyakan kenapa dia sampai memainkan hp nya sampai tersenyum malu seperti itu.

“Kryst kau nampak begitu bahagia, ada apa?” tanya mu kepadanya
“Ini wen aku sedang chatan dengan sunbae kai kelas 3-a di line” kata krystal sambil menunjukan layar monitor hpnya kepada ku
“Apa kalian sudah jadian?
“Ani, tapi kurasa sebentar lagi hehe” katanya dengan malu malu
“Ahh ya semoga…” lalu aku tersenyum kepada kryst

“Omo wen, aku lupa sesuatu!” kryst menepuk keningnya
“Wae? Kau lupa apa?” tanya ku padanya
“Aku lupa, tadi aku disuruh ke ruang guru. Oh ya aku kesana dulu yaa, kau balas chatan ku dengan kai dan semua pesan yang masuk ya wen. Gomawo wen” kata kryst lalu pergi keluar kelas
‘Hmm dasar kryst pikun, untung dia sahabat ku’ katamu dalam hati lalu tersenyum

===
Kau pun membalas chatan sunbae kai… Namun ada satu pesan masuk dari seseorang di display name linenya dia bernama Lay…
“Annyeong” dia memulai chatan denganmu, kau pun teringat pesan kryst untuk membalas semua pesan yang masuk
“Nado” kata mu lalu membalas chatanya
“Kau sedang apa?”
“Bernafas” kau pun menjawab asal asalan
“Hehe kau lucu, siapa nama mu?”
“Kau bisa liat di display name line ku”
“Haha iya krystal”
“Tuh kau tau”
“Iya hehe, kau sekolah dimana?”
“Di seoul, gangnam street no 5”
“Kali ini kau salah, aku bertanya kau sekolah dimana bukan alamatnya, hehe”
“Haha iya kau benar, kali ini aku salah. Aku sekolah di SMA Nuri”
“Jinja? SMA Nuri?”
“Nde, wae?”
“Aku juga disana!”
“Oh kau juga anak SMA Nuri”
“Iya, kau kelas berapa?”
“2-a”
“Daebak, kau junior ku. Aku kelas 3-a”

Kau pun hanya membaca pesannya karna kryst sudah datang dan masuk ke kelas.

“Bagaimana kai? Apa dia tidak bertanya macam macam kepadamu?” tanya krystal
“Ani, oh ya tapi tadi ada yang memulai chat denganmu dan kubalas saja namanya lay” kata ku sambil menunjukan kontak lay
“Oh biarkan saja, aku tidak mengenalnya wen”
“Hmm baiklah” kau pun memberikan hpnya…

Krystal selalu menitipkan hp nya kepada mu dan meminta kamu membalas pesan pesan masuk di hpnya jika ia ada urusan, kau pun sering chatan dengan kontak yang ada di hp krystal. Tapi lebih sering kau membalas pesan kai dan lay. Kamu membalas pesan kai tidak lebih karna krystal yang meminta tolong padamu, namun jika kau membalas pesan lay kau jadi salah tingkah, tapi kamu tidak terlalu menggap serius semua percakapan mu dengan lay

“Kryst mau kah kau bertemu dengan ku di atap sekolah siang ini?” kau pun kaget membaca pesan dari lay, dan kamu jadi ragu untuk membalasnya
“Kryst ada apa?” dia mengirim pesan lagi, kau pun sangat bingung untuk membalasnya
“Apa kau bisa datang? Ayolah kumohon… Pokoknya aku akan menunggumu di atap sekolah siang nanti. Jadi kau harus datang yaa…” lay mengirim pesan lagi, dan kau hanya bisa membalas
“Iya nanti akan ku usahakan” kata mu pada lay dan krystal datang menemui mu

“Kryst… Lay mau bertemu dengamu” kata ku pada kryst
“Hah? Apa maksudmu wen?” kryst nampak bingung
“Sepertinya lay menyukaimu kryst”
“Ahh ani, aku saja tidak pernah membalas chatannya kan yang membalas chatannya kau wen…”
“Iya… Tapi lay ingin bertemu dengan mu kryst”
“Wen… Kau ka tahu aku menyukai kai… Jadi aku tidak mungkin bertemu dengan lay. Kenapa bukan kau saja yang bertemu dengannya, dan mengatakan bahwa selama ini kau yang membalas chatannya dari hp ku” kata kryst sambil memegang bahuku
“Ahh ani kryst, aku tidak mungkin mengatakan jika aku yang membalas chatan dia selama ini, dan lagi pula apa untungnya untuk ku” kata ku pada kryst
“Hmn terserah kau saja sih wen, pokoknya aku tidak ingin bertemu dengannya karna kau tau sendiri kan aku menyukai siapa?” kata kryst sambil mengedipkan matanya dan aku pun hanya bisa tersenyum

Esoknya saat aku chatan dengan lay, aku meminta maaf padanya karna kemarin tidak menmuinya dan aku beralasan jika aku kurang enak badan. Dia mengatakan tidak apa dan justru malah mengkhawatirkan ku. Aku sejujurnya tidak enak untuk berbohong tapi mau bagaimana lagi.

===
3 bulan telah berlalu, aku dan lay masih suka chatan di hp krystal. Mungkin lay mengira kryst lah yang membalas semua pesan pesanya selama ini, tapi aku pun juga tidak terlalu memperdulikannya karna aku suka chatan bersamanya. Lay itu asik, baik dan moodbooster. Dia sering menghiburku saat aku sedang badmood. Dan jika kryst tidak mengunakan hpnya, akulah yang memainkan hpnya dan chatan dengan lay. Aku tau aku memang tidak sopan jika terus chatan dengan lay di hp kryst. Tapi toh kryst tidak masalah selama aku mau menolongnya membalas pesan kai saat dia sibuk di kegiatan eskul nya…

“Kryst maukah kau datang ke pesta ulang tahun ku? Minghu besok?” aku kaget melihat pesan dari lay saat sedang memainkan hp kryst
“Hmm aku tidak tau lay…” kata ku padanya
“Ahhh ayolah kryst, datanglah kumohon. Kau waktu itu tudak datang saat aku ingin bertemu denganmu diatap sekolah, kali ini aku tidak mau tau kau harus datang ke pesta ulang tahunku”
“Hmm baiklah, tapi apakah aku boleh membawa satu temanku?” kata ku dengan ragu
“Tentu boleh, asalkan kau mau datang”
“Hmm baiklah”
“Oke aku tunggu kau dihari ulang tahunku”

Kau pun merayu kryst agar mau datang ke pesta ulang tahun lay bersamamu. Dan akhirnya kryst mau tapi dengan syarat aku harus mengakui bahwa aku lah yang membalas chatan lay bukan kryst. Aku pun menyetujuinya dan esoknya dia acara ulang tahun lay…

“Kau datang kryst?” tanya lay di line
“Nde aku sudah dimobil bersama teman mu menuju pesta ulang tahunmu” kata mu membalas pesan lay karna kryst sedang menyetir mobil
“Baiklah akan kutunggu”
“Iya”

Kalian pun turun dari mobil dan masuk kedalam acara ulang tahun lay. Disana yang datang kebanyakan anak kelas 3-a. Dan kryst menemukan kai dipojok ruangan bersama teman temannya.

“Wen kenapa sih kau gk pernah bilang kalo lay itu anak 3-a? Aku melihat kai dipojok sana” kata kryst lalu menunjuk kai
“Mian kryst aku lupa” katamu dengan polosnya
“Hmm aku takut jika lay berbuat macam macam, lebih baik kau langsung mengatakan padanya. Sepertinya dia memang menyukaimu wen” kata kryst kepadaku
“Hmm nde” katamu namun sebelum kau mau mengatakan semuanya kepada lay, lay sudah ada diatas panggung dan melihat kearah kami

“Baiklah karna orang yang kutunggu sudah ada disini, kita akan memulai acaranya” lay berbicara diatas panggung dengan menggunakan mic dan turun ke tengah ruangan yang sudah disediakan kue ulang tahun, kami pun mengucapkan selamat ulangtahun dan lay mulai memotong kuenya.

“Aku ingin memberikan first cake ini untuk orang yang spesial untuk ku saat ini” lay berbica sambil memegang kue yang baru saja dipotongnya
“Ini untuk kryst” semua orang bersiul dan melihat kearah kami atau lebih tepatnya ke arah kryst
“Aku?” kryst nampak bingung dan menunjuk dirinya sendiri dan lay pun mengangguk
“Wen bagaimana?” kryst bertanya pada mu seakan meminta penjelasan
“Aku juga tidak tahu kryst kau kesana saja” kata ku sambil mengangkat bahumu
“Wen…. Setelah ini kau harus berbicara padanya! Awas saja jika tidak” kryst melotot kearah ku dan maju ke tempat lay berdiri
“Hehe iya” kataku

“Ini first cake untuk mu, untuk orang yang sangat spesial untuk ku” lay pun memberikan kue itu kepada krystal, krystal pun mengambilnya dan tersenyum
“Mau kah kau menjadi pacarku?” kata lay tiba tiba dan langsung membuat kryst bingung. Saat mendengar itu kai langsung keluar, kryst melihatnya lalu pergi memgejar kai dan meminta maaf ke lay. Semua orang nampak kebingungan, aku pun mengejar kai dan kryst yang ada ditaman. Aku berusaha menjelaskan pokok permasalahnya pada kai dan akhirnya kai mengerti.

“Mianhae kai sunbae, karna aku kalian jadi salah paham. Aku memang hsnya merepotkan kalian saja, lebih baik aku pulang” aku membungkuk kepada kai sunbae dan berjalan keluar rumah lay sambil menangis. Aku berhenti di sebuah taman dan menangis disana…

“Aku memang bodoh! Seharusnya aku bilang ke lay jika aku yang mencintainya bukan kryst. Seharusnya aku bilang ke lay bahwa aku yang membalas chatanya selama ini bukan kryst agar kai sunbae tidak salah faham. Mianhae memang aku yang terlalu naif dengan semua ini” aku menangis di taman ini, seakan alam pun tau bahwa aku sedang bersedih, hujan pun turun.

Tiba tiba ada seseorang yang datang mendekatiku. Dia berlutut dan memegang dagu ku lalu menatap wajahku.

“Mianhae” kata lay kepadaku
“Untuk apa kau meminta maaf? Kau bahkan tidak punya salah kepadaku” jawab ku lesu sambil menahan tangis dibawah derasnya hujan
“Mianhae karna aku salah mengira mencintai kryst. Padahal yang kucinta bukan kryst wen tapi kamu, wendy” lay menggenggam tanganku, aku hanya bisa menatapnya
“Kryst sudah menceritakan semuanya, sekarang aku sudah tau siapa sebenarnya yang aku cinta. Wen maukah kau menjadi pacarku?” lay menggenggam tanganku dengan erat dan menatapku dengan matanya yang indah dibawah hujan, aku hanys bisa mengangguk dan tersenyum
“Gomawo wen” dia pun memeluk ku, setelah memelukku dia berdiri dan mencium bibir ku dengan lembut

-End-

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s