[LAY BIRTHDAY PROJECT] Cookies

cookies

 

Cookies

.

A special fanfiction dedicated to Zhang Yi Xing’s birthday by D.O.ssy

Casts Lay (EXO), Kim Cheonsa (OC/You) | Genre Surreal, Friendship, Sad | Rating PG-13 | Length Ficlet

http://chocolate46.wordpress.com/

.

Selamat ulang tahun, Lay. Aku menyayangimu.

.

Tahun lalu ia masih di sini, merayakan ulang tahunnya untuk keempat kalinya berdua saja denganku. Ia berdiam di kamarku hingga malam larut untuk sekadar menghabiskan kue cokelat buatanku, sambil menonton film fantasy kegemarannya. Dan pangkuanku adalah tempat favoritnya untuk merebahkan kepala, karena ia pasti akan tertidur sebelum film selesai. Sesederhana itu, tapi selalu manis dan hangat.

 

Lay namanya. Berbanding terbalik dengan tubuh tegap tinggi besarnya, ia sangat ramah, lembut dan suka makanan manis. Ia sering bermanja-manja denganku, dan tidur di tempat tidurku. Lay sangat sangat sangat menyukai cookies buatanku. Aneh ‘kan? Di saat orang-orang berebut daging, ia malah memilih cookies saja untuk makan malam.

 

Maka saat itu, tepat seminggu sebelum ulang tahunnya, aku berencana membuatkannya cookies lagi. Dengan tambahan chocochips dan oatmeal sebagai topingnya, kupikir ia pasti akan jingkrak-jingkrak kesenangan. Namun, tak kusangka kue itu nyatanya tak akan pernah sempat ia cicipi rasanya.

 

Sepulang dari supermarket untuk membeli bahan-bahan adonan, aku menemukan Lay sedang menungguku depan pintu rumah. Selalu begitu. Padahal aku sudah menyuruhnya untuk pergi, tapi ia tetap bersikeras menungguku pulang dengan selamat. Hey, usiaku 16 tahun sekarang, tidak butuh lagi pengawasan berlebihan layaknya lima tahun yang lalu.

 

Aku mengembuskan napas agak cepat seraya menyebrangi jalan, tak menyadari sebuah mobil melaju kencang ke arahku. Kemudian di sekon berikutnya aku akhirnya paham, mengapa Lay begitu kukuh untuk menjagaku.

 

Aku mengusap air mata yang meleleh ke pipi. Andai saja aku tak seceroboh itu, hari ini pun aku pasti tengah tertawa bersamanya seperti dulu. Menikmati choco oat cookies dan susu hazelnut sembari saling memeluk satu sama lain.

 

Ah, apa-apaan. Tak sepantasnya aku bersedih di hari bahagia ini. Aku duduk bersimpuh di depan makamnya, meletakkan satu bingkai foto beserta hadiah cookies yang telah kubungkus rapi dengan hiasan pita di sisi batu nisan bertuliskan namanya. Bulir bening ini tak mau berhenti mengalir kendati kuusap mataku lagi dan lagi. Lay tidak suka melihatku menangis, namun apa bisa aku tersenyum sekarang? Sementara aku sendirilah penyebab kematian satu-satunya sahabatku?

 

“Lay … Selamat ulang tahun,” lirihku. “Aku menyayangimu ….”

 

Aku menghentikan luncuran kata-kata, berniat untuk meredam isakkanku, namun justru pertahananku runtuh detik itu juga. Tangisku pecah. Dadaku terasa amat sangat sesak.

 

“Maafkan aku, Lay. Maafkan aku!” raungku. “Aku tahu aku ini ceroboh, dan bodoh, dan galak, dan sering marah-marah padamu, dan kau selalu sabar menghadapiku. Tapi, kau tak perlu melindungiku seperti itu.”

 

“Kembalilah, Lay. Aku membutuhkanmu.” Suaraku bergetar hebat.

 

“Aku janji tak akan marah kalau kau mengompol di tempat tidurku lagi. Aku janji bakal mengajakmu mandi bersama. Aku janji akan membagi camilanku denganmu. Aku janji tidak akan malas membawamu jalan-jalan ke taman. Aku janji akan menggosok bulumu tiap hari. Aku janji, Lay … Jadi―”

 

“Cheonsa?”

 

Aku menolehkan kepala ke asal suara yang tiba-tiba muncul. Itu Papa yang datang menghampiriku dengan wajah cemas. Ia berjongkok di sampingku, lalu menepuk-nepuk punggungku, berusaha menghibur.

 

“Sudah jangan sedih, nanti Papa belikan anjing yang baru, ya.”

.

Fin

.

Jadi, ini adalah foto yang Cheonsa taruh di depan makamnya Lay:

cookies2

 

Review ya😀
Salam, D.O.ssy

3 thoughts on “[LAY BIRTHDAY PROJECT] Cookies

  1. JADI ANJING!
    ORANG YG BARUSAN RILIS VIDEO SWAG ITU JADI ANJING BAIKLAH IM SO DONE WITH U KAK
    ehrm
    Anw, feelnya padahal sdh kena sekali lho tapi plot twistnya nyakitin hahaha, bbrp pengalamanku saat pasang plot twist adalah sesuatu yg terlalu merusak imajinasi pembaca, sehingga pembaca jadi kehilangan kepuasan membaca.
    Pendapat pribadi aja sih ini jgn terlalu diambil pusing ufufu
    Keep writing!

    • hahaha.. adududuhhhh… aku juga gak ngerti knp bikin plot twist yang beginian duhhh. mohon maaf kalok endingnya menyakitkan😄
      anw, makasih udah mampir yaaahhh❤

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s