[EXOFFI FREELANCE] Al-Qur’an Dari Sehun (Oneshot)

aisyah

Title : Al-Qur’an dari Sehun

Author : BanHana Chance.

Cast : Aisyah and ALL EXO Member.

Genre : Comedy, Drama, Hurt.

Length : Oneshoot.

Rating : Teen.

.

.

Disclaimer : FF ini murni dari otak author, cast milik tuhan YME, dilarang keras Plagiator karya gua. Plagiat pasti bakal kena karma. Beda lohhh plagiat sama terinspirasi. Ingat TYPO dimana-mana because Author malas nyortir hehe kek barang aja. Sekian yah keep Reading.

{Author  POV}

Sudah menjadi hal biasa jika semua anggota EXO itu disibuk-kan dengan jadwal konser, perform di berbagai stasiun TV, bahkan sampai tidak ada waktu untuk mereka berlibur.

.

Berhubung kali ini mereka tengah menyelesaikan konser tour bertajuk EXO Planet the EXO LuXion itu jadi mereka harus bekerja sangat keras lagi.

.

.

~oOo~

{Manager POV}

Kali ini sang manager tengah menghampiri semua member EXO di ruang istirahat.

“Apakah kalian puas dengan konser kali ini?” tanya manager sambil membawakan beberapa minuman untuk semua member EXO.

“Nde….” jawab mereka semua serempak.

“Baiklah karena kalian sudah bekerja keras, kalian akan saya kasih waktu untuk berlibur. Kalian akan berlibur selama 2 bulan setelah itu kita akan mempersiapkan album terbaru kita, jadi nikmati liburan kalian dan bersenang-senanglah.” Ucap manager tersenyum ramah.

.

“Woahhhh daebbak….sudah lama sekali kita tidak berlibur.” Ucap Baekhyun kegirangan.

“Yaakkk kau kan barusaja berlibur bersama Taeyeon eonni kemarin.” Sahut Tao.

“Yak….neo michyeosseo? Kecilkan sedikit suaramu atau aku akan terkena skandal lagi.” Ucap Baekhyun kesal membuat Tao dan member lain-nya terkiki geli.

.

“Manager, kita akan berlibur kemana?” tanya Xiumin.

“Hmm….sepertinya kita akan berlibur ke Changsa.” Ucap manager membuat semua member EXO kaget.

“Mwo….??? Changsa…??? kenapa tidak ke Beijing saja.” Jawab Chanyeol.

“Kita harus menjenguk Yixing, dia kan sakit, jadi kita harus tetap menjaga persahabatan dengan Yixing. Apa kalian tidak kasihan dengan-nya? Kita bisa menginap dirumah nenek Yixing.” Elak manager.

.

“Hmm manager benar, kita harus menjenguk Yixing.” Jawab Chen merasa bersalah.

“Baiklah, kapan kita berangkat manager?” tanya Kai.

“Satu minggu lagi kita berangkat ke Changsa. Kalian siapkan barang-barang kalian untuk 2 bulan kedepan, arraseo?” ucap manager

“Nde…..” jawab semua member EXO serempak.

.

.

~oOo~

1 minggu kemudian……

Hari ini keberangkatan semua member EXO ke Changsa. Semua member EXO terlihat sangat senang karena mereka sudah lama sekali tidak merasakan yang nama-nya liburan. Alasan manager mengajak mereka berlibur ke Changsa karena disana udara sejuk, tenang, dan tidak seramai Beijing.

.

.

~oOo~

2 jam kemudian…..

Sudah 2 jam lama-nya mereka berada di pesawat perjalanan ke China. Tidak sedikit member yang masih merasa sangat ngantuk. Namun hanya Sehun saja yang terlihat sangat bersemangat. Memang Changsa adalah kota kecil tempat Sehun dulu bermain saat berlibur bersama kedua orang tua-nya.

.

.

“Woah….aku tidak sabar ingin bertemu dengan Lay-hyung.” Ucap Sehun di dalam mobil saat menuju kerumah Lay.

“Iya aku juga tidak sabar.” Jawab Luhan.

“Hyung? Apa nanti kita tidak mampir kerumah-mu eoh? Lalu rumah Tao dan Kris-hyung.” Tanya Sehun kepada Luhan.

“Molla….sepertinya tidak.” Jawab Luhan malas.

“Nde…arraseo..gwaenchana hyung.” Ucap Sehun.

.

.

~oOo~

1 jam kemudian……

Kali ini semua member tengah berada di depan rumah Lay. Manager dari tadi sedang mengetuk pintu rumah namun tidak ada jawaban.

Hampir 15 menit mereka menunggu sampai semua member merasa sangat bosan.

.

“Haishhh jinjja….aku merasa sangat bosan disini.” Keluh Baekhyun.

“Nado….kajja kita mencari makanan disekitar sini.” Ajak Chanyeol dan DO.

“yakk….kalian mau kemana eoh? Jangan pergi sebelum keluarga Lay datang.” Ucap Manager melarang.

“Huhhh aku bosan sekali.” Ucap Kris malas.

.

.

.

Tidak lama kemudian mata Sehun tertuju kepada seorang gadis yang sangat cantik dengan hijab yang sangat sederhana tengah memapah seorang nenek.

.

“Yak….Sehunie, kau kenapa?” tanya Suho heran karena Sehun tengah terpenganga.

“Hyung….bidadari……” jawab Sehun tanpa berkedip sama sekali.

“Mwo….?” jawab Suho heran dan saat ini Suho dan member lain-nya juga tengah terpenganga saat melihat seorang yeoja  tengah memapah seorang nenek.

“Omo….dia datang kesini.” Ucap DO melongo.

.

.

.

“Anyeonghaseyo halmoniem, apakah anda nenek dari Zhang Yixing.” Tanya manager EXO.

“Nde….kalian siapa?” tanya nenek Lay.

“Ah…saya manager Lay di EXO dan mereka semua member EXO.” Jelas sang manager.

“Ohhh silahkan masuk.” Suruh nenek itu. “Aisyah, terimakasih ya sudah mengantarkan nenek sampai rumah, maaf merepotkan.” Sambung nenek Lay.

“Ah tidak apa-apa nek, Aisyah pulang dulu ya nek, besok lagi kalau misalnya nenek ingin keluar telfon Aisyah saja.” Jawab Aisyah membuat semua member EXO berhenti sejenak termasuk Sehun yang dari tadi tidak berkedip sama sekali.

“Yasudah nek, Aisyah pulang dulu ya, Assallamualaikum.” Ucap Aisyah dan dia juga menundukkan kepala kepada semua member EXO.

.

.

~oOo~

30 menit kemudian…..

“Woahhhh kalian semua datang kerumah nenek eoh? Kenapa tidak langsung kerumah-ku saja?” tanya Lay yang baru saja datang bersama ibu-nya.

“Haishh….kau ini lama sekali Yixing-ah, aku sudah mengantuk sekali menunggu-mu seharian.” Jawab Kris malas.

“Aigo….barusaja 30 menit.” Ucap Lay terkiki geli.

.

“Oh iya bagaimana keadaan-mu Lay? Apa kau baik-baik saja?” tanya sang manager.

“Ah saya baik-baik saja, hanya butuh istirahat yang cukup saja.” Jawab Lay sambil membungkuk-kan badan-nya memberi salam kepada sang manager.

.

“Hyung, kau ada waktu sebentar?” tanya Sehun.

“Mwo? Memang-nya kenapa?” tanya Lay heran.

“Haish….aku tidak suka basa-basi, kemarilah.” Ucap Sehun sambil menarik tangan Lay keluar rumah.

.

“Mereka berdua mau kemana?” tanya Baekhyun heran/

“Molla…” jawab Suho enteng.

.

.

~oOo~

“Hyung, kau kenal tidak dengan yeoja bernama Aisyah, dia muslim, tadi dia mengantarkan halmoniem pulang kerumah.” Tanya Sehun.

“Hahaha….kau menyukai-nya?” tanya Lay.

“Aku hanya penasaran saja Hyung.” Elak Sehun.

.

Namun saat mereka berdua tengah berbincang-bincang tiba-tiba Aisyah lewat depan rumah dengan membawa Al-Qur’an di tangan-nya.

.

“Anyeonghaseyo….” ucap Sehun sambil melambaikan tangan-nya.

Aisyah hanya tersenyum dan mengangguk-kan kepala-nya dan berlalu melewati Sehun dan Lay.

.

“Omo….kau lihat itu Hyung, dia tersenyum kepada-ku. Romantis sekali bukan?” ucap Sehun konyol.

“Haish….sudahlah kajja kita masuk ke dalam.” Ajak Lay namun tangan-nya ditahan oleh Sehun.

“Tunggu dulu Hyung, aku belum selesai bertanya.” Ucap Sehun.

“Apa?” tanya Lay malas.

“Kau tahu tidak dimana rumah yeoja itu?” tanya Sehun penasaran.

.

“Kau tahu rumah berwarna Pink itu kan? Itu rumah-nya. Dia juga setiap hari pasti lewat di depan rumah ini untuk pergi mengaji, kata halmoniem sih begitu.” Jawab Lay lalu pergi meninggalkan Sehun sendirian.

“Woah…. jadi aku bisa menemuinya setiap hari.” Ucap Sehun terkiki geli.

.

.

~oOo~

Sore itu Sehun berniat mengajak teman-teman nya untuk pergi jalan-jalan. Namun mereka semua menolak dengan alasan ini dan itu.

Karena merasa kesal, akhir-nya Sehun pergi ke depan rumah hanya sekedar mencari udara sejuk saja.

.

“Huahhhh enak-nya…..” ucap Sehun sambil merentangkan kedua tangan-nya. Dia kaget saat nelihat Aisyah tengah lewat di depan-nya sambil tersenyum ke arah Sehun.

“Omo……” ucap Sehun kaget.

Dia begitu malu karena pasti ekspresi-nya tadi sangat jelek.

.

“Yak…tunggu.” teriak Sehun membuat Aisyah berhenti sejenak.

“Ada apa?” tanya Aisyah.

“Kau mau pergi kemana?” tanya Sehun.

“Ah aku mau ke masjid.” Jawab Aisyah.

“Ke masjid? Bolehkah aku ikut?”

“Haha….kalau kau mau ikut, silahkan.” Awab Aisyah.

“Oke…kau tunggu disini ya, aku pamit manager ku dulu. Arraseo?” ucap Sehun gegabah dan langsung lari menuju rumah.

.

Setelah 2 menit menunggu, akhir-nya Sehun datang. Untung Aisyah masih menunggu.

“Hay, mianhae membuat-mu menunggu, kajja kita berangkat sekarang.” Ucap Sehun bersemangat.

.

.

Saat di jalan mereka berdua terlihat begitu canggung. Aisyah terlihat sangat malu berjalan berdua bersama seorang namja. Bisa dibilang ini baru pertama kali-nya dia berjalan dengan seorang namja yang baru dikenalnya.

.

“kenapa kau hanya diam saja?” tanya Sehun penasaran.

“Ah tidak apa-apa. Kau berasal darimana?” tanya Aisyah.

“Aku dari Seoul.” Jawab Sehun. “Memang-nya kau tidak pernah melihatku sebelum-nya?” sambung Sehun.

“Aku barusaja melihat-mu kemarin.” Jawab Aisyah polos.

.

Sehun mengeluarkan ponsel-nya dan memperlihatkan sesuatu kepada Aisyah.

“Coba kau lihat ini, kau tidak pernah melihat mereka?” tanya Sehun sambil memperlihatkan foto EXO di ponsel-nya.

Asiyah hanya menggeleng pelan.

“Oh…baiklah.” jawab Sehun sambil memasuk-kan kembali ponsel-nya.

“Memang-nya mereka siapa?” tanya Aisyah penasaran.

“Ani, bukan siapa-siapa.” Jawab Sehun bohong dan hanya di balas anggukan kepala oleh Aisyah.

.

.

~oOo~

@Masjid

Aisyah kini tengah mengajar mengaji anak kecil yang berada di masjid. Murid nya memang tidak banyak karena mayoritas warga China beragama Katholik sama seperti Yixing.

Dari tadi Sehun hanya terdiam, bingung dengan apa yang dibaca mereka semua. Karena merasa bosan akhirnya Sehun memutuskan untuk keluar.

Mata Aisyah menangkap sesosok Sehun yang barusaja keluar dari dalam masjid. Aisyah memutuskan untuk keluar menyusul-nya.

.

“Kenapa keluar?” tanya Aisyah membuat Sehun berbalik melihat diri-nya yang kini tengah berjalan ke arah Sehun berada.

“Ah aniyo, aku hanya ingin melihat suasana di tempat ini saja. Hehe mianhae aku sangat bosan karena disini sepi sekali.” Jawab Sehun tidak enak.

“Tidak apa-apa, kalau kau ingin pulang duluan silahkan, aku bisa pulang sendirian nanti.” Ucap Aisyah.

“Aniyo, aku bisa menunggu-mu, tidak baik seorang yeoja pulang sendirian.” Elak Sehun.

“Baiklah, 5 menit lagi kita pulang, kau bisa menunggu di dalam.” Ucap Aisyah.

“Aku tunggu disini saja, gwaenchana.” Jawab Sehun.

“Yasudah aku kedalam dulu ya.” Ucap Aisyah tersenyum.

.

.

~oOo~

Sehun dan Aisyah kini sudah berada di depan rumah Aisyah. Sehun berusaja mengantarkan-nya pulang sampai depan rumah.

.

“Nanti malam kau ada waktu?” tanya Sehun.

“Memang-nya kenapa?” Jawab-nya.

“Aku ingin kau menemaniku jalan-jalan, semua Hyung-ku tidak ada yang mau menemaniku. Jangan khawatir, tidak akan sampai malam kok.” Ucap Sehun.

“Ah bagaimana ya?” ucap Aisyah berfikir.

“Jeball……” ucap Sehun manis ke arah Aisyah.

“Baiklah, tapi jangan lama-lama.” Ucap Aisyah.

“Oke…ku tunggu di depan rumah-mu  nanti jam 7 malam. Jangan sampai telat, jam 7 malam yah, disini, bye bye…” Ucap Sehun dan langsung berlari meninggalkan Aisyah.

“Haha dasar.” Ucap Aisyah tersenyum melihat Sehun yang terlihat sangat senang.

.

.

~OoO~

@KEDIAMAN NENEK YIXING

“Hyung…otteh? bagus tidak jika aku mengenakan pakaian ini?” tanya Sehun namun semua pakaian yang ia kenakan dijawab tidak cocok oleh semua member EXO membuat Sehun merasa sangat kesal.

.

“Yak…..kalian ini kenapa?” ucap Sehun kesal.

Wajar saja semua member EXO memang sangat kompak membuat maknae yang satu ini marah.

Namun tiba-tiba Lay datang.

“Kau mau kemana?” tanya Lay.

“Hehe….aku akan pergi jalan-jalan dengan yeoja itu Hyung.” Jawab Sehun malu.

“Omo….bukan-kah kau kemarin barusaja menanyakan-nya? Daebak….cepat sekali kau bisa mengajak-nya berkencan.” Goda Lay.

“Ayolah Hyung….kau adalah satu-satu nya Hyung ku yang baik, cepat katakan Hyung, aku harus memakai baju yang mana?” tanya Sehun.

“kau pakai saja baju yang sopan, dia seorang muslim.” Jawab Lay lalu pergi meninggalkan Sehun. Sehun hanya bingung baju sopan seperti apa yang dia maksud.

.

.

.

~oOo~

1 jam kemudian…..

Sehun kini tengah berada di depan rumah Aisyah. Dia sudah tidak sabar ingin jalan-jalan bersama Aisyah. Dia membayangkan betapa indah-nya malam ini jika dia pergi berkencan dengan yeoja yang baru di kenal-nya itu dan langsung membuat Sehun merasa sangat menyukai-nya.

.

“Kenapa Aisyah lama sekali?” ucap Sehun sambil berkali-kali meniup telapak tangan-nya karena udara yang sangat dingin.

.

Namun harapan Sehun kembali kosong, kali ini dia tengah melihat seorang wanita paruh baya keluar dari rumah Aisyah. Tanpa habis fikir Sehun langsung menghampiri-nya.

.

“Permisi ahgasi, kalau boleh tahu anda barusaja keluar dari rumah ini. Apa pemilik-nya ada di dalam?” tanya Sehun.

“Kau siapa?” tanya wanita itu.

“Ah aku teman-nya.” Jawab Sehun.

“Oh chingu….Aisyah kan yang kau maksud? Dia sudah keluar dari tadi sore. Memang-nya kenapa?” tanya wanita itu.

“Ah…aniyo, yasudah saya pergi dulu nde.” Pamit Sehun.

.

“Pergi….eodiga….kenapa dia tidak menepati janji-nya.” Ucap Sehun dalam hati-nya sambil berjalan pulang.

.

.

~oOo~

Kini semua member EXO tengah berkumpul untuk menonton film yang lucu. Namun tiba-tiba Sehun datang dengan wajah di tekuk lesu.

“Yak….Sehunie…apa kau sudah selesai bersenang-senang nya?” tanya Baekhyun.

“Ani…” jawab Sehun malas.

“Haha…waeyeo…apa gaya mu terlalu kaku?” tanya Chen menggoda.

“Molla…” jawab Sehun tidak menghiraukan.

“Hahaha coba kau lihat maknae satu ini, bukan-kah ini momen yang sangat lucu eoh?” ucap Chanyeol mengejek.

“Terserah kalian mau bilang apa. Aku mau tidur dulu.” Jawab Sehun kesal lalu pergi meninggalkan semua member EXO.

.

.

~oOo~

Sehun tetap saja tidak habis fikir dengan Aisyah. Dia terlihat sangat kecewa karena sudah dibohongi oleh Aisyah.

.

“Kau kemana Aisyah, kenapa kau membohongiku? Rumah mu degan Lay Hyung kan sangat dekat. Kenapa kau tidak kemari memberitahuku kalau kau akan keluar.” Kesal Sehun sambil berkali-kali mengacak rambut-nya kesal.

.

.

~oOo~

@ke esokan harinya……

Hari ini semua member EXO berencana untuk olah raga termasuk Sehun. Kebetulan keadaan Lay sudah membaik akibat sakit kemarin yang mengakibatkan dia tidak ikut andil dalam konser EXO kemarin.

.

“Hyung….tunggu aku……” teriak Sehun karena mengetahui semua Hyung-nya kini berjarak sangat jauh dari posisi-nya sekarang.

“Yak….palli Sehunie…..” teriak Tao sambil melambaikan tangan-nya.

Namun Sehun terlihat sangat kecapek-an karena jarak mereka terbilang cukup jauh.

“Haish….mereka cepat sekali. Omo…..” ucap Sehun dan dia terlihat sangat kaget melihat seorang gadis yang tak asing lagi di mata-nya kini tengah membersihkan lembaran buku yang berserakan di jalan raya.

.

“Kau kenapa Aisyah-ssi?” tanya Sehun.

“Nan gwaenchana….” jawab Aisyah.

“Biar ku bantu.” Ucap Sehun.

“Jangan mendekat…!!!” teriak Aisyah.

“Waeyeo?” tanya Sehun heran.

“Kau belum wudhu, jadi kau tidak boleh memegang Al-Qur’an ini.” Ucap Aisyah tidak enak.

“Memang-nya kenapa? Itu kan hanya sekedar kertas yang jatuh berserakan?” ucap Sehun enteng.

“Kau bilang kertas? Ini sama saja seperti kitab yang kau baca, kalau kau punya kitab Injil, dan di Islam Al-Qur’an, jadi kita harus menghargai-nya meskipun kitab itu sudah rusak.” Ucap Aisyah sedikit marah.

“Ah…Mian…lalu kenapa kitab itu bisa jatuh berserakan seperti itu?” tanya Sehun.

“Tadi ada orang yang menabrak-ku dan dia lari. Al-Qur’an ku jadi rusak seperti ini.” Jawab Aisyah.

.

“Oh iya, kemarin kau kemana? Kenapa kau mengingkari janji-mu?” tanya Sehun kesal.

“Mianhae….tapi kau tidak perlu mengetahui-nya. Maaf aku harus segera masuk ke dalam rumah.” Ucap Aisyah dan langsung meniggalkan Sehun tanpa memberinya kesempatan untuk berkata apa-pun.

“Huh….dasar…” kesal Sehun dan berlalu meninggalkan tempat itu.

.

.

~oOo~

@Toko Buku

“Aisyah pasti senang kuberikan Al-Qur’an ini. Sepertinya Al-Qur’an milik-nya itu sangat berharga bagi-nya.” Ucap Sehun dalam hati-nya.

.

.

~oOo~

Sehun kini tengah berjalan menuju kerumah Aisyah. Dia berencana mengajak Aisyah jalan-jalan ke Taman. Kebetulan sekali Aisyah tidak ada jadwal hari ini.

.

“Aisyah. Kau sudah siap?” tanya Sehun.

“Iya.” Jawab-nya singkat.

“Baiklah, kajja kita berangkat sekarang.”

.

.

Saat berada di taman Sehun dan Aisyah tengah duduk di sebuah bangku taman yang terlihat sangat indah dengan air mancur di sekeliling-nya. Mereka duduk berdampingan, tapi ada jarak kok di antara mereka.

.

“Oh iya kapan kau kembali ke Seoul?” tanya Aisyah memulai pembicaraan.

“Hm…molla, manager yang menentukan. Aku malah senang disini terus, bisa bertemu dengan-mu setiap hari, hihi.” Jawab Sehun terkekeh.

“Hm…apa yang kau bawa?” tanya Aisyah.

“Ah….ini…”

.

Brruuukkk……

.

Belum sempat menyelesaikan ucapan-nya kini Sehun tengah melihat Aisyah jatuh tersungkur ke depan.

“Omo….kau kenapa Aisyah? Wae geurae…..???” ucap Sehun cemas dan membalik-kan tubuh Aisyah.

Hidung-nya pun mengeluarkan darah yang cukup banyak membuat Sehun semakin merasa cemas. Tanpa habis fikir Sehun langsung menggendong Aisyah dan membawa-nya kerumah sakit.

.

.

.

~oOo~

Semua member EXO kini tengah berada di rumah sakit termasuk sang manager.

“Yak…Lay-ssi, memang-nya gadis itu siapa eoh sampai kita harus menjenguk-nya?” tanya Manager heran.

“Dia teman Sehun .” jawab  Lay dan hanya di oh kan oleh manager.

Tak lama kemudian dokter datang.

“Bagaimana keadaan-nya dokter?” tanya Sehun cemas.

“Sepertinya umur-nya tidak lama lagi, kanker yang menggerogoti otak-nya sudah menjalar sampai ke saraf-saraf lain-nya. Sebenar-nya kami sudah lama menyuruh-nya untuk kemo, tapi dia menolak dengan alasan kata-nya dia hanya hidup sendirian dan ingin segera menyusul kedua orang tua-nya di sruga, sungguh miris melihat gadis ini. Berjuang sendirian melawan penyakit ganas-nya itu, yah..kita hanya bisa berdoa saja untuk-nya.” Ucap sang dokter itu dan pergi meninggalkan Sehun dan teman-teman nya.

.

“Tunggu dokter….apa gadis ini kemarin sore datang kerumah sakit ini?” tanya Sehun.

“Kenapa kau bisa tahu? Kemarin dia meminta obat penawar rasa sakit.” Jawab sang dokter.

.

Tiba-tiba Sehun tertunduk lemas. Tubuh-nya terhuyung ke lantai dan hampir saja terjatuh. Untung saja dengan sigap Luhan langsung menahan-nya.

“Gwaenchana….”tanya Luhan cemas.

“Hyung….aku sangat bodoh, aku sudah berfikiran yang macam-macam kepada Aisyah, aku kira dia mengingkari janji-ku. Ternyata dia pergi kerumah sakit ini sendirian Hyung….eottokaeh…kenapa aku bisa sejahat ini Hyung. Wae…!!!!” teriak Sehun frustasi dan menitihkan air mata kepedihan.

.

“Tenanglah Sehunie…kau harus tenang….” ucap semua member EXO yang lain-nya menenangkan Sehun yang terlihat sangat bersalah.

.

.

~oOo~

Hari sudah menjelang pagi. Sehun terlihat tengah tertidur disamping Aisyah. Aisyah kini juga mulai membuka mata-nya perlahan dan kini ia mendapati Sehun tengah tertidur dengan menggenggam tangan-nya.

.

Karena merasa sangat tidak enak, akhirnya perlahan dia mencoba melepaskan tangan Sehun dengan pelan-pelan agar dia tidak terbangun. Namun usaha Aisyah kali ini gagal. Sehun terbangun dari tidur-nya.

.

“Oh kau sudah bangun Aisyah?” tanya Sehun cemas.

“Ah nde…kenapa kau disini?” tanya Aisyah berusaha menyembunyikan keadaan-nya kepada Sehun.

“Kau kemarin pingsan, makanya aku membawa-mu kesini. Kenapa kau tidak bilang kepadaku kalau kau mempunyai penyakit…..”

“Cukup…!!! jangan lanjutkan ucapan itu, aku baik-baik saja dan aku akan segera pulang, aku tidak tahan dengan bau rumah sakit.” Jawab Aisyah bohong.

.

.

“Besok aku kembali ke Seoul, jadi aku harap kau mau menjalani perawatan-mu dan sehat lah untuk-ku jeball….” ucap Sehun mulai menitihkan air mata.

“Haha kau ini kenapa? Aku sehat-sehat saja gwaenchana.” Jawab Aisyah bohong.

“Bohong, aku tidak akan mempercayai kata-kata mu itu. Jadi kumohon sembuhlah untuk-ku.  Terimalah Al-qur’an ini. Aku tahu kau sangat membutuhkan-nya. Kuharap kita bisa bertemu lagi, aku pergi dulu ya. Disitu ada alamat rumah ku. Temuilah aku jika kau sudah sembuh.” Ucap Sehun sambil mengelus kepala Aisyah dan pergi mninggalkan Aisyah.

.

Air mata Aisyah mengalir begitu deras melihat Sehun kini mulai meninggalkan-nya.

“Sehunie….” panggil Aisyah membuat Sehun membalikkan badan-nya.

“Gomapta….”ucap Aisyah dan dibalas senyuman oleh Sehun.

.

.

~oOo~

3 Tahun Kemudian……

“Woah……sudah lama sekali ya kita tidak kerumah ini.” Ucap Baekhyun kepada Lay.

.

Mereka kini tengah berada dirumah nenek Lay untuk beribur setelah jadwal EXO yang sangat padat.

Mata Sehun tertuju kepada rumah ber cat Pink yang terlihat sangat kusam, seperti tidak pernah dibersihkan lagi.

“Aku sangat merindukan-mu Aisyah.” Ucap Sehun.

“Kuharap kau bahagia di surga bersama kedua orang tua-mu.” Ucap Sehun sambil tersenyum menghadap ke langit yang terukir wajah manis Aisyah.

.

.

.

END

 

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Al-Qur’an Dari Sehun (Oneshot)

  1. Aku suka sama ide ceritanya yg out of the box mungkin. Penulisannya bagus tapi maaf kayaknya ini terlalu cepet dan kesannya jadi kurang sreg buat aku. Keep writing^^ Semoga bisa lebih baik lagi.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s