[EXOFFI FACEBOOK] Ending Page (Chapter 1)

525281_497859753664747_602915208_n

 

Ending Page|part 1
Author : aufa fadhilah
Cast : Park Chanyeol , Park Shina , Kim jong in , Leoni Asuka
Other cast : park shion , Xi Luhan , jang gonam , holi , jaeho , eunsang , yejin
Genre : sad , romance dll

Ini ff kedua saia . sedikit banyak jeleknya . mudahmudahan gak berakhir tragis kayak ff choose I’m .
Happy reading ….

*****
Pagi yang cerah dengan cuaca yang mendukung membuat orang-orang yang menggunakan mobil untuk keluar rumah sekarang lebih memilih berjalan kaki untuk menikmati awal musim gugur . begitulah sekarang yang dilakukan seorang gadis yang kini tengah asik berjalan kaki menuju sekolahnya . Park Shina asik menekan-nekan mp3nya untuk menukar lagu yang tengah di dengarnya , begitu terus hingga akhirnya mp3 itu mati sendiri
“Aiiisssh… WAE ? kau bahkan baru dua hari di tanganku -_-“ shina terus memukulkan mp3nya agar hidup lagi , tapi semua yang ia lakukan malah membuat mp3 itu benar-benar rusak dan tidak dapat hidup lagi .
“SIALAN ..” Shina melempar mp3 itu dengan kesal kesembarang arah , lalu berjalan pegi dengan kesal .

Iya terus menggurutu tidak jelas hingga samapai disekolah . Oni teman sebangkunya bahkan memarahinya yang terus mengumpat pada mp3 yang jelas-jelas tidak berguna itu lagi . Saat istirahat , Shina memilih pergi ke perpustakaan untuk menenangkan dirinya . Ia memilih buku tentang teori bintang dan benda langit yang menjadi favoritnya setiap masuk ke perpustakaan .
Tapi siang ini , Shina hanya membuka buku itu tanpa membacanya sedikitpun . ia hanya menatap buku itu dengan tatapan kosong sementara pikirannya kini tengah terbang ke tempat lain .
Shina memikirkan mp3nya yang tadi pagi . yang membuatnya resah bukan karena rusaknya mp3 itu , tapi orang yang memberinya mp3 itu .
‘ apa yang harusku jawab saat Luhan nanti bertanya . dia pasti marah sekali padaku . Ohh … bagaimana iniii .. bagaimanaaaaaa .. ‘
Shina mengusap wajahnya frustasi . tiba-tiba saja sebuah tangan menyentakkannya hingga ia berbalik melihat pemilik tangan tersebut .
“Kai …” kai tersenyum menyapa lalu mengambil tempat duduk di hadapan shina
“Waahh .. Lihat shina ! ada kerutan di sana “ kai berseru berlebihan sambil menunjuk bawah mata shina . Tentu saja shina langsung terdiam dan perlahan mengangkat tangannya untuk menyentuh daerah yang tadi di tunjuk kai , ia panic dan terus meraba daerah di bawah matanya
“Huaahahahaa …”
Raut wajah shina langsung berubah saat tau kai sedang mengerjainya . moodnya semakin tidak baik saat lelaki yang satu itu semakin mengacaukan harinya . “pergilah ! aku ingin sendiri “ perintah shina dengan dingin hingga kai perlahan berhenti tertawa dan memasang wajah seriusnya . “ Mian … aku hanya ingin bilang kalau luhan tadi menghubungiku “ shina langsung mengangkat kepalanya dengan semangat “ke.. kenapa ? dia bilang apa ? “ kai berfikir sejenak , lalu menghembuskan nafasnya perlahan sebelum mulai bicara “dia …. Diaaaaaa … sedang …. Oohh sedang … hhmmm dia sedang …. “
“YAK !!! bicaralah yang benar Kim jong in “ Kai langsung menunduk berfikir . apa ia harus mengucapkan semuanya pada shina ? tapi ia tidak ingin shina sedih setelah tau semuanya .
“dia sedang …..dirumah “
shina hanya membuang muka dan segera bangkit dari tempat duduknya . Mendengar kai bicara sama saja dengan mendengar radio rusak yang tak berarti dan hanya akan semakin memperburuk suasana hati shina yang memang sudah buruk sejak tadi . Shina meninggalkan perpustakaan dengan langkah lebar . untung saja bel sudah berbunyi , jadi ia bisa langsung masuk ke kelas tanpa harus mencari tempat menenangkan diri lagi . Shian benar-benar bad mood akut . semua pelajaran tidak ada satupun yang berhasil masuk ke otaknya . ia benar-benar suntuk dan terus memandangi jam berharap jarumnya akan langsung berputar ke angka dua dengan cepat . ia berasa di alam siksa kalau dalam situasi seperti sekarang
*********

“Kau sudah sadar ? “ luhan mengerjap lalu menatap dokter Park shion yang berdiri disampingnya .
“bagaimana keadaanmu ? “ luhan hanya diam beberapa saat lalu berusaha menjawab dengan suaranya yang serak “ ya . aku baik-baik saja . siapa yang membawa ku kesini hyung ?”
“seorang lelaki . aku lupa menanyakan namanya . dia bilang , dia menemukanmu pingsan di jalan “ jelas Dr shion . luhan hanya mengangguk kecil mendengarnya . untung saja orang itu segera membawanya ke rumah sakit . siapapun orang itu , luhan benar-benar berterimakasih padanya
“Luhan ….” Luhan menoleh menatap shion yang memanggilnya dengan nada serius . sepertinya ada masalah lagi dengan kondisinya . “ne hyung … “
“penyakitmu ….” Shion menghela nafas dengan putus asa , “ kau ….. benar-benar sudah di titik akhir luhan “
“hasil darah dan cityscane mu sudah keluar 2 hari yang lalu , dan hasilnya…. Beberapa pembuluh darah kecil lainnya dikepalamu juga sudah mulai membengkak . itulah mengapa kau dalam beberapa hari ini sering merasakan sakit yang luar biasa hingga kehilangan kesadaran tiba-tiba “ .. Luhan hanya diam mendengar penjelasan Dr shion tentang penyakitnya . Dia menderita penyakit sejenis kanker yang membuat beberapa pembuluh darah otaknya membengkak sejak setahun yang lalu , dokter shion bilang hanya ada dua pilihan …
Operasi ….
Atau menikmati sisa hidup …
Dan luhan memilih menikamati sisa hidupnya saat tau kesempatan hidupnya jika di operasi hanya 20% . semua orang disekeliling luhan tau akan itu . awalnya mereka benar-benar tidak terima akan apa yang menimpa luhan . tapi melihat betapa semangatnya luhan menikmati sisa-sisa hidupnya , mereka tau ….
Itu adalah pilihan hidup seseorang . itu adalah pilihan yang ingin di tempuh luhan .
Namun … walau semua orang tau akan itu ..
SHINA . Park shina kekasihnya sendiri tidak tau akan hal ini .
Park shina adalah adik dari Dr shion . semua hal tentang luhan sudah dirahasiakan dr shion selama ini dari adiknya . begitu juga dengan kai dan oni , juga merahasiakan semuanya dari shina . Shina dan luhan sudah berpacaran selama 2 tahun . dan saat luhan tau hidupnya sudah tidak lama lagi , ia berusaha untuk memutuskan hubungannya dengan shina , tapi semua itu benar-benar tidaklah mudah .
Luhan sangat mencintai shina . Dan shina yang tidak tau apa-apa juga sangat mencintai luhan . luhan benar-benar tidak berdaya berpisah dengan shina . dan dokter shion sendiri yang memberi saran pada luhan untuk tetap menjalani hubungan mereka walau mereka akhirnya harus berpisah , itulah yang tengah dijalani pasangan tersebut .
“Tidak apa hyung .. aku terima akan keadaanku . mungkin memang akan begini akhirnya …” luhan bicara sambil tersenyum kecewa . tak terasa air matanya mengalir begitu saja setelah berkata begitu . dokter shion menyentuh bahu luhan dan tersenyum menyemangatkan “kau harus kuat . sejauh ini …. Kau adalah pasienku yang paling kuat luhan-ssi “

************

Bel pulang sekolah sudah berbunyi . saat-saat yang paling di tunggu shina dari tadi . ia langsung berlari mengejar kai yang sudah mendahuluinya pulang , ia melihat kai terlihat buru-buru .
“KAI ……. KAIIIIIIIII ………… TUNGGU AKU !!! “ teriak shina sekeras mungkin hingga beberapa orang di lorong sekolah melirik tak suka padanya . kai mendengar teriakan shina dan langsung menggerutu tidak jelas .
“kenapa harus ketahuan sih . akukan mau kerumah sakit , Dasaaaarrr ………” kai langsung berbalik dan berhenti menggerutu saat shina sudah sampai dihadapannya
“hossshh …. Kai …. Antar aku kerumah luhan yaaa , aku hari ini tidak bawa mobil “
‘ hah … antar ke rumah luhan . diakan di rumah sakit . aduuuhhh …. ‘
“HEI .. cepat antarkan aku “ perintah shina setengah berteriak . kai berusaha memikirkan alas an lain . tidak boleh …. Shina tidak boleh tau dulu tentang keadaan luhan . “ ituuuu …. Tadi luhan menelfon dan bilang ia sedang di jeju ….” Cetus kai dengan cepat sebelum shina kembali meneriakinya . shina langsung memberengut dan menatap kai dengan tatapan bingung . “ tadi kau bilang dia dirumah . apa secepat itu ia terbang ke jeju .. jangan bohongi aku lagi kai . antarkan aku cepat “ kai menggaruk tengkuknya yang tak gatal berusaha menghilangkan kegugupannya “benar … dia benar-benar di jeju . kalau kau tidak percaya cari saja di rumahnya , pasti ia tidak ada “ jelas kai dengan kaku . matilah ia jika shina tetap tidak percaya dengannya .
Namun , yang ia lihat sekarang tidak sesuai dengan pikirannya . kai menatap shina yang kini terlihat murung dan menatap kearah lain dengan lesu . “ kenapa ? … “ Kai memberanikan diri bertanya dan shina hanya diam sejenak sebelum menjawab pertanyaan kai
“ sudah 3 hari luhan tidak menghubungiku . terakhir bertemu dengannya itu saat dia memberiku mp3 , dan mp3 itu sekarang hilang . Tapi bukan itu masalahnya …..
Aku ingin bertemu dengannya …
Aku merindukannya “ shina menunduk sebelum air matanya sempat terlihat oleh kai . mendengar ucapan shina , kai jadi merasa bersalah bercampur kasihan padanya . jika saja shina tau semuanya pasti shina tidak akan menderita begini . tapi shina juga akan lebih menderita jika ia memang tau semuanya tentang keadaan luhan .
Kai meletakkan tangannya dibahu shina lalu mengusapnya lembut “ayo aku antar pulang . nanti sore aku akan mengajakmu pergi bermain , kajja “ kai menarik tangan kiri shina menuju mobilnya . shina hanya menurut dan duduk dalam diam di dalam mobil kai . Setelah mengantar shina pulang , kai langsung menuju rumah sakit untuk melihat keadaan luhan .
“ aku sudah dengar dari shion hyung tentang keadaanmu … “ luhan hanya diam menatap kosong kearah depan .
“shina …. Tadi dia menangis …. “ luhan langsung memutar kepalanya menatap kai .
“kenapa ? “
“dia bilang dia ingin bertemu denganmu …
Dia bilang dia merindukanmu . lalu dia menangis .. Heh , anak itu memang selalu kekanakan “ kai tersenyum pedih sambil membuang pandangannya dari luhan . raut luhan berubah lesu , ia merasa seperti bajingan yang benar-benar sudah menghancurkan hati wanita sebaik dan sepolos shina , dia merasa benar-benar kejam .
Tiba-tiba kepala luhan kembali merasakan sakit yang luar biasa . ia sampai batuk danengeluarkan darah dari mulutnya . Melihat apa yang terjadi pada luhan kai langsung panic setengah mati “luhan kau tidak papa … luhan ….”
“pang..gil dok..ter ..cepa..t ….” Perintah luhan tersedak-sedak . kai langsung engerti dan langsung berlari memanggil dokter . dan saat kai keluar , luhan langsung memuntahkan darah yang dari tadi di tahan-tahannya . ia benar-benar tidak ingin terlihat mengerikan di hadapan kai . sudah cukup dengan kondisinya seperti ini membuat temannya itu terluka .
Dokter shion datang di susul beberapa suster lainnya , mereka langsung memasangkan luhan alat bantu pernafasan dan membersihkan darah-darah yang ada disekitar mulut luhan dengan cepat . dokter shion menyuntikkan beberapa cairan pada tubuh luhan dan beberapa detik sesudah itu luhan langsung kehilangan kesadarannya .
“hyung …. Luhan …. Bagaimana ? “ kini kai dan dokter shion tengah berdiri di depan kamar luhan sambil menatap luhan dari luar melalui dinding kaca kamarnya . “keadaannya benar-benar sudah buruk sekali kai . kejadian tadi sudah yang ketiga kalinya terjadi . itu berarti pertanda buruk .. “ . kai kembali menatap luhan yang terbaring di dalam kamarnya dengan sendu . “Hyung … Kapan shina akan tau semua ini ? kita tidak mungkin terus menyembunyikan tentang luhan darinya .. “ . dokter shion berbalik menatap kai dengan raut gelisah “aku juga memikirkan cara mengatakan semuanya kai , ini benar-benar sulit “
“hyung … aku berharap kau tidak mengatakannya disaat semuanya sudah terlambat … “
Dokter shion memandang kai sejenak lalu pergi meninggalkan kai tanpa menjawab perkataannya sedikitpun . kai kembali menatap luhan yang masih berbaring tak berdaya dikamarnya . tiba-tiba matanya terarah ke jam yang ada di dinding . sudah sore . ia janji akan menjeput shina dan mengajaknya pergi berain sore ini .

******

Shina pov

Aku duduk di jendela kamarku yang mengarah ke taman belakang rumah . hujan turun sore ini . aku terus memikirkan luhan . kenapa lelaki itu berubah menjauhiku akhir-akhir ini . aku sempat berfikir mungkinkah luhan sudah bosan padaku dan sudah memiliki wanita lain di luar sana , tapi memikirkan kemungkinan itu membuat aku seperti seorang wanita yang tidak berperasaan . mungkin saja luhan sedang sibuk di luar sana . yaaaa …. Itu mungkin saja . Aku menarik nafas dengan berat . kemana kai ? tadi dia bilang mau kesini . untung selama ini oni dan kai selalu disampingku , jadi aku tidak merasa terlalu kesepian , ada juga shion kakakku , walau kakak sibuk dirumah sakit , kakak selalu menyempatkan diri menemaniku jika aku sedang butuh .
Suara mesin mobil membuyarkan lamunanku , itu pasti kai . aku berlari keluar kamar dan segera membuka pintu depan
Cklek
“sore tuan putri … “ shina hanya tersenyum melihat tingkah kai didepan pintu rumahnya . mencoba terlihat romantic malah terlihat memalukan sekali “kau seperti pembantu raja yang kampungan saja kai hahahaha … “kai berjalan masuk kedalam rumah tanpa menunggu shina mengajaknya masuk dulu , tubuhnya sudah serasa membeku karna dingin . “iya benar . aku pembantu raja yang kampungan dan kau adalah tuan putrinya , dan nanti jika rajanya sudah mati , pembantu yang kampungan ini pasti bisa merebut hati tuan putrinya , aku yakin kau akan langsung terpesona melihat karismaku …”
BUG
Sebuah bantal sukses meleset dikepala kai . shina memberengut tak suka pada ucapan lelaki itu . “kai … aku tau kau sedang berusaha menghiburku . aku tau yang kau maksud raja adalah luhan . tapi jangan bilang dia mati segalaa …” kai yang mulutnya tersenyum lebar perlahan senyumnya mulai mengecil . kenapa dia harus salah bicara …
“ma … maaf shina , aku …”
“sudahlah . sepertinya kita tidak bisa keluar sekarang , hujannya lebat sekali ..” shina duduk meringkuk di bawah sofa yang di duduki oleh kai sambil menatap hujan yang turun lewat jendela . kai pun turun dari sofa dan duduk disamping shina sambil menyengir tak jelas . “bagaimana kalau kita nonton ? aku punya film baru di mobil …” shina memutar kepalanya kehadapan kai “jangan bilang itu salah satu koleksi yadongmu lagi … “ kai langsung tertawa tak tertahan mendengar ucapan shina . “ bukan … ini film romantis , ku jamin kau akan suka dengan ceritanya “
“ya sudah ambil sana cepat . aku sediakan makanan dan minuman dulu “ shina dan kai sama-sama bangkit dan berjalanan berlawanan arah , kai keluar shina ke dapur . setelah kai memutar kasetnya di dvd shina , ereka berdua langsung diam menikmati film dihadapan mereka

*********

Sesosok lelaki tampak sedang duduk menikmati hujan di jendela kamarnya . ia terlihat sedang tidak baik . lelaki itu menunduk sambil memegang selembar kertas yang sudah setengah basah di tangannya . lama berdiam menatap hujan , lelaki itu kembali menatap surat yang sudah basah ditangannya . ia membaca surat itu untuk yang kesekian kalinya

To My Dear ~~~

Maaf . maafkan aku oppa . maaf karna aku tidak memberi taumu tentang penyakit yang ku derita selama ini . aku hanya tidak ingin kau kecewa dan khawatir padaku . jika surat ini sampai di tanganmu , berarti sudah terjadi sesuatu padaku . Oppa ….. mungkin ini sudah sangat terlambat , tapi aku ingin sekali mengatakannya padamu ,
Aku sangat menyayangimu aku mencintaimu . aku senang karna sudah mengatakan semuanya padamu . Berhentilah menangis dan memikirkanku , jalanilah hidupmu dengan baik oppa . jika kau terus menangis aku merasa sakit di atas sini .
Oppa .. terimakasih atas kasih sayangmu selama ini . benar-benar terima kasih . Saranghae ~~~

Yejin …

Lelaki itu akhirnya meremas surat tersebut dan membuangnya keluar jendela hingga masuk ke danau yang ada disamping rumahnya .
Tttrrrttt …. Ttrrrttt ….
Ia menyambar handphonenya dan langsung meletakkannya ketelinga
“ya ..”
“______ ada pekerjaan untukmu “

TBC
Don’t forget like and komen

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s