[EXOFFI FACEBOOK] I Order You (Sequel Sadnight)

14292264_1078404375610279_1274862047203687898_n

 

I Order You

TITLE I Order You ( sequel sadnight )
AUTHOR BigBoss
CAST Lee Seulgi | Suho { EXO }
GENRE Romance | Family
RATING T
DISCLAIMER DON’T BE PLAGIAT AND DON’T BE SILENT READER okay?

©BigBoss present 2016

“ I ORDER YOU “

Dua hari sejak kejadian malam minggu itu, Seulgi tak pernah lagi melihat Suho. Bahkan pria itu juga tak menghubunginya sekalipun. “ apa dia mempermainkanku? Omo dia sudah mencuri ciuman pertamaku. Sekarang, ia pergi begitu saja “ gerutu Seulgi bahkan saat ini ia telah meremas kertas berisi nomer ponsel Suho karena begitu kesalnya. Ketika Seulgi membuang kertas itu, pintu kedai terbuka dan seseorang masuk kedalam “ anyeongha-“ tiba tiba Seulgi melongo melihat siapa yang berkunjung ke kedainya. Yap itu Suho. Pria itu hanya mengangkat tangannya dengan senyuman yang lebar. Pria itu melalui Seulgi begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah katapun. Gadis itu masih tak percaya “ apa apaan itu?!” gerutunya.
***
Suho masuk kedalam menemui ayah Seulgi yang notabenya adalah si pemilik kedai. “ paman apa pesananku sudah selesai?”
“ ah kau sudah datang, tunggu dulu sebentar lagi akan matang. Kau duduklah dulu “ ucap Mr. Lee atau ayah Seulgi Penuh keramahan. “ baiklah, aku akan menunggu disana “ Suho berjalan kearah kursi yang tersedia di kedai tersebut. tak lama setelah itu Seulgi berjalan ke arahnya dengan wajah yang kesal dan itu terlihat jelas di wajahnya. “ tiba tiba menembakku, lalu menghilang dua hari dan tidak menghubungiku sekalipun!” ucapnya penuh kekesalan pada pria itu. “ menyebalkan “ seulgi berjalan meninggalkan pria itu, tapi tiba tiba saja sebuah tangan meraih lengannya dan menariknya dalam pangkuan pria itu. suho mengunci gadis itu dalam pangkuannya.
“ kau tidak merindukanku?” Tanya pria itu. “ siapa ? aku?” gadis itu tertawa “ tidak, aku sama sekali tidak merin-“ sebelum gadis itu menyelesaikan kalimatnya, tiba tiba sebuah kecupan mendarat dibibirnya. “ apa – apaan pria ini, menciumku seenaknya. Dia kira ini miliknya apa?!” pikir seulgi tak segera beranjak dari pangkuan suho. “ aku sangat merindukanmu “ ucap pria itu sedetik sebelum mr. lee datang. “ apa yang kalian lakukan?” mereka berdua dibuat terkejut dengan kehadiran mr. lee yang tiba – tiba. Seulgi segera bangkit dari pangkuan suho dan mengelak pertanyaan ayahnya.
“ kurasa aku harus mengantar pesanan “ seulgi segera melarikan diri kearah dapur. “ ehem…paman, apa ini pesananku?” Tanya suho sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “ oh ya ini “
***
“ aku akan mengantarmu “ ucap suho menawarkan diri. “ tidak perlu, aku bisa mengantarnya sendiri “ jawab gadis itu tanpa melihat kearah suho. Namun sebelum gadis itu menjawab suho sudah membawa kotak kotak makanan itu kedalam mobilnya “ yak! apa yang –“
“ sudahlah ayo masuk “ ucap suho mendorong gadis itu masuk ke dalam mobilnya. Mereka tiba disebuah rumah, dan segera turun untuk mengantar kotak kotak makanan itu. dari luar terdengar suara pertengkaran yang… Pintu rumah itu terbuka, seorang wanita dengan dua anak kecil muncul dari pintu itu. wanita itu terlihat habis menangis. “ aku datang untuk mengantar ini “ ucap seulgi sesopan mungkin. Wanita itu menerimanya dan segera membayarnya. Wanita itu menarik kedua anaknya menghadap dirinya. “ kalian bawa ini dan cepat berangkat “
“ ne eomma “ jawab kedua anak itu bersamaan. Ketika wanita itu sudah menutup pintu rumahnya, dan kedua anak tadi pergi kesekolah. Seulgi merasa ada sesuatu yang tidak beres. Tapi ini bukanlah masalahnya “ ayo kita pergi “ ajak seulgi tapi suho mencegahnya, suho menghampiri kedua anak tadi. “ hei “ suho berdiri tepat di depan dua anak tadi. “ apa lagi maunya sekarang “ gerutu seulgi.
“ siapa nama kalian?” Mereka terlihat takut untuk menjawab pertanyaan suho yang saat ini berdiri di hadapan mereka. Lama mereka diam lalu salah satu diantara mereka membuka mulutnya. “ kata eomma tidak boleh berbicara dengan orang asing “
“ benarkah tapi oppa bukan orang jahat “ ucap suho mencoba merayu kedua anak itu. “ cih oppa?” seulgi mengernyitkan alisnya tak percaya. “ oppa orang baik, jadi kalian tidak perlu takut. Katakan siapa nama kalian?” Mereka tak kunjung menjawab. “ baiklah kalau kalian tak mau menjawab ayo oppa antar ke sekolah. oppa janji oppa bukan orang jahat. Tapi eonni disana adalah yeoja yang jahat”
“ MWO?!” ternyata gadis itu mendengarnya. “ yak! jangan dengarkan dia, dia jauh lebih jahat dariku. Kalian, jangan mau memanggilnya oppa arraseo ?” Suho berdiri dari duduknya dan mencubit pipi seulgi dengan gemasnya “ hmm benarkah my bee sayang ” dan berhasil membuat pipi gadis itu merona. Ternyata dari pertengkaran kecil itu, secara tak langsung berhasil membuat kedua anak itu tertawa.
***
Suho dan seulgi mengantar kedua anak itu sampai kesekolah mereka “ jja, kita sampai “ seru suho membukakan pintu mobil untuk kedua anak itu , tapi ia dengan sengaja melupakan seulgi. Gadis itu hanya mengernyitkan alisnya melihat suho yang melupakannya bersama kedua anak itu. “ hah” Mereka masuk kedalam namun tak menemukan satu muridpun, lalu seorang wanita, mungkin guru kedua anak itu menghampiri mereka dan berkata bahwa sekolah diliburkan untuk sementara. “ apa mereka tidak memberitahu kalian?” Tanya guru itu. seulgi dan suho hanya saling menatap tak mengerti.
Mereka kembali ke mobil. Suho menggendong salah satu dari anak itu dan mencoba bertanya pada anak itu selembut mungkin. “ apa kau tidak memberitahu orang tuamu kalau sekolahnya libur?” Anak itu hanya diam. “ apa kau masih takut pada oppa? Baiklah “
“ sikyung “
“ hmm mwo?”
“ sikyung “
“ oh mungkin namanya sikyung “ sela seulgi. “ baiklah sikyung-ah apa kau tidak bilang pada orang tuamu kalau sekolahnya libur?” sikyung hanya menggeleng.
***
Selama perjalanan kedua anak itu tertidur, dan mereka terlihat begitu manis, bahkan seulgipun memuji kemanisan mereka saat tidur. “ manisnya?”
“ apa kau ingin punya anak?” Seulgi mnegerjapkan matanya, dan ia baru mencerna kata kata suho. “ baiklah apa kau mau memberikannya”
“ sireo “ tolak suho mentah mentah. “ ya-“ tiba tiba sebuah bibir menempel pada bibirnya, untuk kecupan sesaat. “ aku akan melanjutkannya lagi, sekarang ayo kita turun “ pinta suho “ kemana?”
Ternyata mereka tiba disebuah taman hiburan, suho merasa kedua anak itu sedikit kehilangan kasih sayang kedua orang tuannya. Jadi suho ingin membuat mereka merasakan kasih sayang itu lagi dengan mengajak mereka kesana. “ kau senang sikyung-ah?” Tanya suho sambil menggendong sikyung.
Dengan gula gula ditangan mereka. Sedangkan anak yang satu lagi digandeng tangannya oleh seulgi, ia terlihat murung sejak tadi. “ hei kau kenapa? Apa kau iri dengan saudaramu?” seulgi berusaha mendekatkan dirinya. “ aku lee seulgi “ gadis itu memperkenalkan dirinya tapi anak itu hanya diam saja. “ wae? Apa kau tidak suka padaku?” anak itu menggeleng. “ baiklah ayo kita jemput saudaramu “
Selama berkeliling taman hiburan, tiba tiba anak yang satu tadi menghampiri suho dan minta di gendong juga. “ oh kau mau digendong ?” anak itu mengangguk “ baiklah kemarilah cantik “
“ namanya yikyung “ sela sikyung yang mulai akrab dengan suho. “ yikyung! Nama yang snagat cantik untuk gadis yang cantik.” Tiba tiba sikyung mencium pipi suho. “ aku menyukai op-pa” ucapnya manja. Membuat seulgi tak percaya melihatnya.
Tiba tiba yikyung juga mencium pipinya “ nado “ tapi yang satu ini ia terlihat malu , tapi tiba tiba saja yikyung merangkul leher suho. Membuat seulgi semakin cemburu melihatnya, bahkan ia belum pernah melakukan itu pada suho. Suho memberikan isyarat agar gadis itu tak cemburu, namun seulgi mengelaknya. Ia tak cemburu. “ bohong “ gumam suho. Mereka berhenti di tempat orang menjual sosis bakar. Seulgi mengambil satu untuk dicicipi lalu ia mengambilnya lagi untuk diberikan pada suho. “ enak?”
“ hmm enak “
“ aku mau itu “ kata yikyung setengah sadar dari tidurnya.
“ oh..oh ini makanlah “ pedagang itu memberikannya pada yikyung penuh keramahan. “ kedua anakmu sangat cantik- cantik, lihat cara mereka menempel pada ayahnya “ pedagang itu tartawa “ sangat menggemaskan, ayahnya begitu pandai menjaga anaknya “ ucap pedagang itu salah paham. “ ne?” mata seulgi membelalak mendengar pernyataan pedagang itu. “ tapi kami bukan orang tuanya, mereka adalah adik adik kami.” Setelah tahu itu si pedagang segera meminta maaf, dan memberikan bonus untuk sosis bakar yang dibeli oleh seulgi. Gadis itu menatap kearah suho yang masih sibuk menikmati sosisnya. Seulgi memalingkan wajahnya, kembali tersenyum kearah si pedagang.
***
Mereka tiba di rumah sikyung dan yikyung. Kedua anak itu melambaikan tangannya pada suho dan seulgi, tak lupa kedua anak baik itu mengucapkan selamat tinggal “ annyeong “ Saat itu wanita tadi yang ternyata ibu mereka segera membawa masuk mereka setelah suaminya membentaknya untuk masuk. Dari luar masih terdengar keributan seperti sebuah pertengkaran dari dalam.
Darah tinggi seulgi naik seketika, rasanya ia ingin menghajar pria yang berani memukul istrinya itu, ya wanita tadi terlihat mendapat luka lebam di pipinya. Suho mencoba menenangkannya. Ya begitulah seulgi, meskipun ia sering marah. Tapi sebenarnya ia memiliki hati yang sangat baik. “ aku mengerti perasaanmu, tapi kita tidak bisa berbuat apa apa “ ucapnya sambil memeluk gadis itu. lalu mencium pelan bibir gadis itu.
***
Seulgi keluar dari sebuah toko yang memesan kotak makan siangnya. Tanpa diduga ia melihat pria yang menurutnya taka sing. Bukankah pria itu ayah yikyung dan sikyung? Tapi siapa wanita yang bersama? Wanita itu tidak terlihat seperti ibu yikyung dan sikyung. Seulgi menghampiri pria itu dan langsung meninjunya. “ kau pria brengsek! “ kata seulgi penuh kemarahan. “ kau tidak tahu apa yang sudah dialami oleh sikyung dan yikyung kerena ulahmu hah! Ayah macam apa dirimu!” Pria itu sudah tak berdaya oleh tinjuan seulgi. “ menjijikan “ seulgi berhenti meninju pria itu dan segera berdiri, pergi dari hadapat pria itu, namun tiba tiba sebuah tangan mencegang pergi.
Disisi lain suho mencoba menemui ibu sikyung dan yikyung. Dan mengobrol santai untuk menghilang beban wanita itu. setidaknya itulah yang bisa ia lakukan. Suho mencoba merayu wanita itu untuk datang ke udangannya.
***
Di sebuah taman hiburan, ayah sikyung dan yikyung tiba disana seperti yang diberitahukan oleh seulgi. Ketika pria itu mencari keberadaan seulgi, tanpa diduga ia melihat istrinya disana. tak lama seulgi, suho, serta yikyung dan sikyung juga datang. Suho dan seulgi mencoba membantu hubungan mereka yang memburuk demi sikyung dan yikyung. Dan akhirnya mereka mau mengerti dan mencoba hubungan itu kembal, sepasang suami istri itu saling berpelukan. Membuat seulgi dan suho merasa canggung melihatnya. Keluarga itu menikmati semua wahana yang ada. yikyung dan sikyung terlihat sangat bahagia dan tak ada lagi kesedihan di wajah mereka. “ apa kau bahagia?”
“ ya, aku sangat bahagia, melihat sikyung dan yikyung bahagia “ Suho memeluk seulgi dalam pelukannya, lalu mengecup bibir gadis itu. “ aku ingin anak anak yang lucu dan cantik “
“ kau akan mendapatkannya “ jawab suho lalu mencium bibir gadis itu, seulgi menutup matanya menikmati ciuman suho di bibirnya, gadis itu membalas ciuman suho sambil mengalungkan lengannya di leher pria itu.
***
Suho menggendong gadis itu ke dalam kamarnya, lalu menghempaskan tubuh gadis itu di kasurnya dan langsung menindihinya. Suho mencium bibir gadis itu kembali. Seulgi membalas ciuman pria itu dengan melingkarkan tangannya pada leher pria itu. suho menarik selimutnya menutupi tubuh mereka. Sejak kejadian malam itu seulgi tak henti hentinya tersenyum, mengingat kejadian malam itu. ya meskipun suho menolak untuk mengambil mahkota gadis itu sekarang, tapi gadis itu sangat menginginkannya.
Mr. lee tak henti hentinya menggelengkan kepalanya melihat anaknya yang mulai gila. Tiba tiba pintu kedai terbuka, dan seseorang masuk kedalam, pria itu adalah suho. Tapi seulgi belum menyadarinya. Suho berjalan kearah mr. lee “ apa ada yang mau kau pesan?” Tanya mr. lee sudah siap didapurnya. “ ne! aku ingin memesan putri anda, ijinkan aku untuk menjaganya seumur hidupku “ Mr. lee hanya melongo mendengar pernyataan pria itu, begitu juga seulgi yang baru menyadari kehadiran suho. “ ijinkan aku untuk menikah dengannya “ ucapnya kembali dengan lantang.

The End

One thought on “[EXOFFI FACEBOOK] I Order You (Sequel Sadnight)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s