[EXOFFI LINE@] Special (Ficlet)

myhome_7

[FF FROM ADDERS]

SPECIAL

JeonA || Chanyeol , Aera son (OC) || Hurt,Angst,Fluff || PG-15 || Ficlet
.
.
.
.
“Jika cinta di ukur dari seberapa besar seseorang merasakan sakit

Maka kau adalah cinta yang tidak akan pernah bisa ku miliki lagi…” Lee hi – Special
.
.
.
.

“Jadi…apa masalah mu?”
Dia menoleh,menatap ke arah ku selama beberapa sekon,dan kembali menatap lurus ke arah lapangan dan menghela nafas kasar.Ini sudah lebih dari 30 menit setelah ia menarik ku dengan paksa ke atap kampus.

“Huh…kau tahu kan,Chanyeol? Aku bukan lah orang yang suka membuang waktu ku hanya untuk melakukan hal tidak berguna seperti ini! (red : melamun di atap sekolah)” Dia hanya diam,sambil tetap menatap lurus.tidak menghiraukan ku.Kuambil ancang-ancang untuk melangkah pergi sampai akhirnya-

“Kim Nayeon-”

-ah! Sudah kuduga.Selalu si gadis nomor satu itu yang jadi penyebab hilang nya mood seorang Park Chanyeol beberapa bulan terakhir ini.

“- Dia selingkuh.”

Dan masalah nya juga sama selama kurun waktu 2 minggu ini.5 hari yang lalu,ada rumor mengatakan kalau Nayeon sedang berkencan dengan Mingyu si anak basket saingan Chanyeol dari fakultas sebelah.dan 2 hari yang lalu,aku tanpa sengaja melihat mereka sedang bergandengan mesra di pinggir lapangan basket sepulang kuliah.”Aku sudah bilang padamu kan,jangan ber pacaran dengan dia,tapi kau tak pernah mau mendengarkan.” ,

Kupandangi Chanyeol dengan tatapan kesal sekaligus kasihan.Yaahh…benar-benar menyakitkan.tapi tak apa,seperti nya apa yang dirasakannya saat ini,sama seperti yang kurasakan saat ini.”Aku mencintai nya,Aera.Lantas aku harus bagaimana?”,Ia berkata dengan nada frustasi.Seolah-olah,separuh dunia nya hancur karena dikhianati.”Bukan kah cinta itu adalah ketika kau berkorban demi kebahagiaan orang yang kau cintai? Kenapa tidak kau lepaskan saja dia? Masih ada milyaran perempuan yang lebih baik darinya di luar sana,Chanyeol.” ,salah satu nya aku,Sahabat mu.Namun,Ia malah menatap ku dingin.”Kenapa kau berkata seperti itu,huh? Kau tahu kan aku menyukai nya sejak lama? Kenapa harus kulepaskan? Kenapa aku harus berkorban kalau aku bisa membahagiakan nya? Hanya orang bodoh yang melakukan hal itu,Aera.” ,Aku tertegun.terdiam mencerna perkataan nya yang terus terngiang di kepala ku.Aku menunduk,menahan tangis.Kemudian kembali menatapnya,yang masih tetap menatap ku dingin.

Aku pun tersenyum getir,dan menghembuskan nafas perlahan.”Kau belum mengerti arti cinta yang sebenarnya,Chanyeol.Cinta dan obsesi,sesuatu yang terlihat sama,tapi memiliki pengaruh yang sangat berbeda.” Kuambil nafas sejenak,menenangkan pikiranku,”Kelak kau akan mengerti,bahwa pengorbanan adalah sesuatu yang berharga.Kau akan mengerti seberapa besar cinta seseorang dari seberapa banyak ia berkorban.”

Kulirik Chanyeol,yang saat ini tengah terdiam mencerna kata-kata ku.Ku tatap jam di pergelangan tangan ku yang sudah menunjukkan pukul 5 sore.”Aku harus pergi,Chanyeol.Ada urusan yang harus ku selesaikan.” Aku memutar tubuh,dan berjalan menjauhi nya.Namun,aku berhenti karena teringat akan sesuatu.

“Ah,satu lagi”

Aku berseru.Menoleh kebelakang, bersamaan dengan dia yang menatap ku dengan penuh tanya.”Cobalah untuk lebih peka terhadap orang-orang disekitarmu.Jangan pentingkan kebahagiaan mu sendiri.Tapi pikirkan juga perasaan orang lain.”,Aku membalikkan tubuh ku,berjalan ke arah nya yang tengah menatap ku bingung.Kemudian…

GREEP!!!

Aku memeluknya erat.”Terima kasih telah menjadi sahabat ku,Park Chanyeol.Walaupun hanya ini yang kudapatkan,Kebahagiaan mu adalah sesuatu yang sangat istimewa untuk ku…”
Aku berujar pelan tanpa melepas pelukan ku.”Berkorban untuk mu,adalah luka ter indah yang kudapatkan.” Kulepas pelukan ku,dan menatapnya dalam.”Jadi…takkan kubiarkan luka ini sembuh.” Aku tersenyum dengan penuh rasa lega,dan meninggalkan dia yang masih diam mematung.
~*~*~*~

Ada seorang teman bertanya,”Bagaimana rasanya mencintai seseorang diam-diam?”

Kutarik nafas perlahan,dan menjawab…

“Rasanya seperti memeluk kaktus.Semakin erat kau memeluk,semakin sakit yang kau rasakan.Tapi kau akan sulit melepas pelukan mu itu,karena dibalik luka tersebut,kau akan merasakan betapa indah nya mencintai seseorang,ketika kau berkorban dengan rasa sakit,dan kebahagiaannya,adalah imbalannya.”
The End
.
.
.
.
.
Sorry for this absurd fanfiction,and the typo(s)
#EXOFFI #SPECIAL

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s