[EXOFFI FREELANCE] Saranghae Sehunnie

sehun.jpg

Title : Saranghae Sehunnie

Author : BanHana Chance

Cast : -Oh Sehun

           -Kwon Yuri (SNSD)

           -Yoona (SNSD)

Support cast :  -All member EXO

Genre : Friendship, Uncategorized, Romance, Sad.

Lenght : Oneshoot

Rating : Teen

Summary : “Kisah cinta Sehun dan Yuri penuh dengan godaan. Disaat mereka sudah saling mencintai tiba-tiba kekasih Sehun yang lama menghilang datang. Apakah Sehun mau menerima cinta lama nya lagi ataukah bertahan dengan Yuri.

Quote’s : Hay-hay-hay…. anyeonghaseyoo chingu, hari ini author bawain FF Oneshoot special Sehun Day. Soal cast author bawa all member EXO sama ditambah satu lagi bidadari nya SNSD yaitu Kwon Yuri. Yasudahlah cuap-cuap nya. Semoga kalian pada suka. Happy Reading…. ^_^

 

~ooooOoooo~

 Suara teriakan yang sangat kencang terdengar dari atap gedung Seoul High School. Hal ini sangat wajar dan terjadi setiap hari. Siswa yang tidak tahan dengan perlakuan dari siswa lain pasti akan lari ke atap gedung sekolahan mereka hanya untuk sekedar menangis maupun teriak karena tidak tahan dengan hidup nya yang penuh dengan ketidakadilan. Para siswa-siswi yang terlihat cupu pasti akan menjadi korban bully dari sekelompok pria tampan yaitu EXO.

 Siapa sih yang tidak kenal dengan EXO, sekelompok namja kaya raya yang sangat di gilai oleh kalangan yeoja (gua juga gitu keles #plaakkk). Mereka adalah namja yang sangat ditakuti oleh semua siswa yang berada di sekolah tersebut.

 Oh Sehun adalah ketua geng di kelompok tersebut dan dia adalah namja yang sangat angkuh. Tidak heran banyak namja yang membencinya. Tetapi namja-namja tersebut tidak ada yang berani dengan nya karena Oh Sehun adalah anak dari pemilik Seoul High School.

“Baiklah semuanya, hari ini kita kedatangan siswi baru, siswi pindahan silahkan masuk”. Ucap Songsaengnim.

 Semua siswa sangat tidak percaya bahwa siswi pindahan tersebut sangat cantik. “wwooaahhhh daebbakk, cantik sekali dia….”. ucap Baekhyun dengan mulut terbuka. O_O.

 ”Nde..anyeonghaseyo…Kwon Yuri imnida, senang bertemu dengan kalian semua”. Ucap Yuri dengan melambaikan tangan nya kepada semua teman-teman baru nya.

 Yuri berjalan menuju tempat duduk nya dan tiba-tiba kaki Sehun menjegal nya dan membuat Yuri terjatuh.

Bruukkk

 “Ahhh apa yang kau lakukan?”. Teriak Yuri sambil meringis kesakitan. “upzz sorry, aku tidak sengaja”. Sahut Sehun dengan muka datar nya. “benar-benar pria menyebalkan” (ucap Yuri dalam hatinya).

{Caffetaria}

 ”yaa Chanyeol-ssi, apa dia yang akan menjadi korban kita selanjutnya?” tanya Sehun menyeringai sambil melihat Yuri yang sedang asik makan sendiri tanpa ditemani oleh siapa pun.

Chanyeol menengok ke arah Yuri yang asik makan, “Apa kau tidak salah pilih? Dia bukan gadis yang cupu, bahkan dia sangat rapi cara berdandan nya”. Elak Chanyeol sambil meminum bubble tea nya.

.”Ayolah Chanyeol-ssi, kau ini seperti tidak tau sifat Sehun saja”. Sahut Baekhyun merajuk.

Sementara itu Chanyeol hanya mendengus kesal. “Yaaa apa kau tidak ingat kesepakatan kita eoh? Kita hanya akan membully siswa yang cupu. Tapi tidak untuk dia”. Ucap Chanyeol dan segera meninggalkan teman-teman nya.

“Aiihh kenapa dia? Biasanya Chanyeol sangat bersemangat membully seseorang”. Ucap Xiumin dengan membulatkan kedua matanya.

Begitu pula dengan teman-teman nya yang lain, mereka juga heran dengan sifat Chanyeol saat ini.

~oOo~

{Yuri House}

Kring…kring…kring….

.”yongseo…? nde appa?…… Ahh hari ini sekolah ku baik……ahh nhe appa aku minum obat nya kok setiap hari…..nhe appa aku harus kuat demi appa….nhee anyeong…”

Tutt…

 Tiba-tiba Yuri merasakan pening di kepala nya. Ya sangat pening. Yuri selama ini mengidap penyakit kanker otak masih dalam tahap stadium awal. Kebetulan saja orang tua Yuri masih berada di Amerika karena urusan pekerjaan. Jadi Yuri hanya tinggal sendiri di Korea. Jadi dia harus menahan sakit nya sendiri setiap saat dia merasa pusing.

.”Ohh Tuhan, kenapa aku harus mempunyai penyakit seperti ini” sesal Yuri dengan isak tangis yang menyelimuti nya.

Malam ini Yuri hanya sendiri meratapi nasibnya tanpa ada seorang yang menemani nya dan menguatkan hatinya.

~oOo~

{School Life}

“Ahhh apa yang kau lakukan eoh? Kenapa kau selalu menggangguku?” teriak Yuri sambil memegang tangan nya yang terluka akibat jatuh di dorong oleh Sehun.

“Aku hanya ingin bermain saja dengan mu, kenapa kau menolak nya?”. Jawab Sehun dengan menggoda.

Yuri pun mendengus kesal dan pergi meninggalkan Sehun dan teman-teman nya begitu saja.

“aihh..berani sekali dia melawan mu eoh? Yaa Sehun-ssi apa aku perlu mengejarnya?” tanya Baekhyun kepada Sehun.

“Tidak perlu, kau cari Chanyeol saja, aku tidak melihatnya dari tadi”. Suruh Sehun dan berlalu meninggalkan teman-teman nya.

………….

Brukkk

Terdengar suara orang jatuh di sudut perpustakaan. Chanyeol yang mendengarnya pun langsung lari memastikan apa yang telah terjadi.

“omooo kau kenapa?” ucap Chanyeol dengan gegabah karena melihat Yuri sekarang dalam keadaan pingsan dan beberapa obat berada di tangan nya. Chanyeol kemudian menggendongnya ke UKS.

Semua teman-teman Chanyeol melihat Yuri yang dari tadi tidak sadar dari pingsan nya. Termasuk Sehun, dia dari tadi juga menunggu nya. Kebetulan sekali Yixing adalah salah satu siswa yang mengenal berbagai macam obat-obat an.

“sepertinya….gadis ini mengalami penyakit yang cukup serius, aku sangat mengenal obat-obat an ini. Dulu eomma ku juga meminum nya karena sakit”. Ucap Yixing dengan membawa beberapa obat yang diminum Yuri tadi.

Sehun yang mendengarnya pun langsung merasa bersalah. “yaa kembalikan obat itu”. Sahut Chanyeol dengan wajah cemberutnya.

“kau kenapa Chanyeol-ssi, akhir-akhir ini kau sering menghilang dan jarang berkumpul dengan kita, apa kau marah?”. Tanya Jongdae penasaran. “kau juga tidak pernah ke rumah ku menonton bola”. Sahut Jongin dengan nada datar.

 “apalagi kau tidak pernah membelikan ku dan Kyungsoo ramen lagi” sahut Xiumin. “aahh kau benar-benar menyebalkan” sahut Baekhyun dengan kesal.

Bbrraakkk …..

Tiba-tiba Chanyeol menggebrak meja di UKS tersebut dan langsung pergi meninggalkan mereka semua. Sehun dan lain nya membelalakkan matanya dan heran atas apa yang baru saja dilakukan Chanyeol kepada mereka.

“omooo kau sudah sadar Yuri-ssi?” tanya sehun kepada nya. Namun tidak dijawab sama sekali oleh Yuri. Bahkan Yuri langsung meninggalkan Sehun dan teman-teman nya begitu saja.

“kenapa dia menanyakan keadaan ku? Apa ini salah satu taktik nya untuk membully ku” (ucap Yuri dalam hatinya sambil berjalan menuju kelas nya.

~oOo~

Sebuah mobil kini tengah berhenti di samping Yuri. “masuklah”. Ajak Sehun dengan senyum manis nya. Yuri kaget dan langsung membelalakkan mata nya setelah mengetahui siapa namja yang baru saja tersenyum kepada nya.

“Shireo….kau pasti akan melakukan hal yang tidak-tidak kepadaku” elak Yuri dengan wajah kesal nya. Tiba-tiba Sehun langsung keluar dari mobil dan menarik Yuri masuk kedalam mobil. Chanyeol yang melihatnya pun langsung mengikutinya dari belakang

“kau mau membawaku kemana eoh?” tanya Yuri dengan kesal. “aku hanya ingin menculikmu untuk hari ini saja Kwon Yuri”. Jawab Sehun dengan enteng dan membuat Yuri merasa geli mendengarnya.

~oOo~

Hari sudah gelap. Tetapi Sehun dan Yuri bahkan belum juga pulang.

“Indah sekali kan tempat ini? Aku sering kesini dulu bersama kekasih ku. Tapi entah kemana dia sekarang”. Ucap Sehun sambil memandangi sungai Han yang sepi.

“Yaa apa kau menceritakan masa lalu mu eoh? Ahhh sangat tidak penting” jawab Yuri dengan enteng.

“Aku kan hanya cerita apa salahnya kau mendengarkan”. Jawab Sehun dengan kesal

Yuri yang mendengarnya pun terkiki geli. “hahaha kau serius sekali, aku kan hanya bercanda” ucap Yuri dan membuat Sehun menatapnya. Yuri yang melihat tatapan Sehun pun terpaku. Kini mereka saling pandang-pandangan satu sama lain.

“Yuri-ssi bisakah kau melupakan kejahatan ku kepadamu untuk hari ini saja?” tanya Sehun sambil tetap fokus saling berpandangan dengan Yuri yang jaraknya terbilang cukup dekat.

“maksud mu?” tanya Yuri tidak tau. Tiba-tiba saja Sehun langsung menarik tengkuk Yuri dan mencium bibir nya.

Cchhuu….

Yuri membelalakkan matanya dan kaget terhadap apa yang dilakukan Sehun kepadanya malam ini. Yuri benar-benar kaget melihat Sehun yang begitu menikmati ciuman nya dengan nya. Karena tidak tahu harus berbuat apa, Yuri pun mulai menutup matanya. Yuri sangat merasakan tulus nya ciuman yang diberikan Sehun kepadanya. Sangat dalam, mereka sangat lama berciuman.

Tanpa mereka ketahui, Chanyeol yang dari tadi memperhatikan nya pun mengepalkan tangan nya dan langsung pergi karena tidak tahan melihat Sehun dan Yuri yang tengah berciuman.

~oOo~

“Gomawo sudah mengantarkan ku pulang Sehun-ah”. Ucap Yuri sambil melepaskan sabuk pengaman nya. Tiba-tiba saja Sehun menarik Yuri yang kini berada di pelukan nya dan posisi mereka saat ini sedang berhadapan dan hidung mereka hampir bersentuhan. “Apa yang kau lakukan Sehun-ah?” tanya Yuri ketakutan.

Sehun hanya tertawa kecil. “Tenanglah, aku hanya ingin memelukmu”. Ucap Sehun dan tiba-tiba Sehun mencium bibir Yuri dengan cepat.

“Yaa kau kan tadi sudah menciumku?” tanya Yuri dengan kesal. “hahaha sudahlah masuklah kerumah, sampai ketemu besok di sekolah ya?”. Jawab Sehun dengan manis.

~oOo~

3 bulan kemudian

“wooaahhh daebbakk…. sepertinya dia sangat mencintaiumu Sehun-ssi, kau lihat saja apa yang dilakukan nya kepadamu?” tanya Baekhyun dengan sedikit meledek sambil menunjuk ke arah Yuri yang kini sedang membawakan coklat kepadanya.

Sehun tersenyum ke arah Yuri yang kini tengah berjalan menuju ke arah nya. Menyadari bahwa kini ada bidadari yang datang kepadanya. Sehun dan Yuri telah menjalin asmara sejak ciuman pertama kali itu. Yuri lambat laun mulai bisa memaafkan Sehun yang dulu pernah manjahili nya.

“ini untukmu oppa…” ucap Yuri sambil mengulurkan coklat yang berada di tangan nya. Namun belum sempat Sehun mengambil coklat nya, tiba-tiba ada seorang yeoja yang merebutnya secara paksa dan membuat Yuri, Sehun, dan teman-teman nya sontak kaget dengan siapa yeoja yang barusaja datang dan merebut coklat milik Yuri tersebut.

Sehun membelalakkan matanya ketika yeoja tersebut tersenyum kepadanya. “hai oppa…lama tidak bertemu ya. Kau pasti sangat merindukanku”. Ucap Yoona dan langsung memeluk Sehun begitu saja.

“Dan kau!” bentak Yoona sambil menunjuk ke arah Yuri. “Kau pasti seorang yeoja yang mengejar-ngejar Sehun oppa ku kan. Ihh junior memang selalu begitu”. Ketus Yoona sambil memandang Yuri jijik.

”Yaa Yoona-ssi, jaga mulut mu eoh?”. Sahut Baekhyun dengan muka datar. Tiba-tiba Yuri langsung lari meninggalkan mereka semua. Sehun sebenarnya ingin mengejar, tetapi tangan nya di cegah oleh Yoona. Benar-benar wanita yang menyebalkan

~oOo~

Yoona adalah kekasih Sehun yang dulu menghilang tanpa sebab dari kehidupan Sehun dan entah mengapa sekarang dia kembali lagi disaat Sehun sudah memiliki Yuri.

Entah Sehun harus menganggap Yoona menjadi seorang kekasih atau mantan kekasih. Yang jelas belum ada kata putus antara mereka berdua. Dan jujur saja, Sehun sebenarnya masih sangat mencintai Yoona dan bahkan sekarang ini dia sangat senang Yoona kembali lagi kepadanya.

“Sudahlahh Kwon Yuri, kau ini bodoh atau apa? Mencintai seorang namja seperti itu. Kenapa kau dulu mengenalnya dan mengapa kita pernah berciuman waktu itu?” ucap Yuri sembari menangis di tepi sungai Han sendirian.

Tanpa Yuri sadari, Chanyeol sudah duduk di samping nya. “Kenapa kau duduk disini sendirian?” tanya Chanyeol sambil memandangi sungai Han di malam hari. Yuri sontak kaget dengan keberadaan Chanyeol.

“Ahh…sejak kapan kau berada di sini sunbae?” tanya Yuri penasaran. “Aahh jangan panggil aku Sunbae, kita kan seumuran”. Jawab Chanyeol penuh harap. Yuri hanya tersenyum kepada Chanyeol.

“Sudahlah jangan menangis, aku tau perasaan mu sekarang. Sehun memang seperti itu. Dia akan meninggalkan wanita yang tidak disukai nya begitu saja. Aku sebenarnya berharap dari dulu kalau kau tidak mendekatinya karena semua itu akan membuatmu terluka” ucap Chanyeol meyakinkan Yuri.

Tanpa Chanyeol sadari tiba-tiba keluar darah dari hidung Yuri dan Yuri pingsan di pundak Chanyeol. Ini adalah kedua kalinya Chanyeol mendapati Yuri pingsan. Karena kaget Chanyeol langsung menggendong Yuri ke rumah sakit.

~oOo~

“Pasien sekarang dalam keadaan kritis, kanker nya sudah merambat ke seluruh tubuhnya. Kemungkinan sangat kecil untuk pasien tetap hidup”. Ucap dokter kepada Chanyeol.

Chanyeol begitu terpukul dengan ucapan sang dokter. Dia baru tahu kalau sang adik mengidap kanker. Dan bodohnya lagi dia baru mengetahui kalau Kwon Yuri adalah adik nya yang telah lama berpisah darinya sejak kecil.

*flashback*

“eomma harus pergi ke Amerika Chanyeol-ah, kau tinggal lah dengan halmoniem. Eomma akan pulang jika kau sudah menikah. Eomma sekarang sedang mengandung adik mu. Eomma akan menyusul appa mu di Amerika. Arraseo Chanyeol-ah?”.

*flashback end*

 Sejak saat kepergian eomma nya Chanyeol telah hidup sebagai pria nakal yang suka membully siswa-siswa cupu dengan Sehun. Tetapi saat mengetahui kalau Kwon Yuri itu adalah saudara kandung nya, dia sangat tidak suka kalau Sehun membully Yuri bahkan hingga mengajak Yuri berkencan.

~oOo~

“Oppa….satu minggu lagi kan kau ulang tahun, bagaimana kalau kita pergi ke pulau Jeju? Aku ingin berlibur ke sana”. Ajak Yoona kepada Sehun. Sehun pun meng iya kan nya. Sehun sama sekali tidak mempedulikan keadaan Yuri yang sekarang ini mulai parah.Dia malah asik berkencan dengan Yoona gadis yang dicintai nya kini kembali.

Semakin hari Yuri mengalami kerontokan di rambut nya dan badan nya semakin melemah saja. Dia sangat kesakitan. Orang tua Yuri akhir nya datang dari Amerika.

“eomma…appa….” lirih suara Chanyeol yang memandangi kedua orang tuanya yang sekian lama tidak di temuinya kini berada di hadapan nya. Ayah dan ibu Chanyeol langsung lari memeluk Chanyeol.

“Chanyeol-ah…apa kau sehat sayang? Maafkan eomma lama tidak memberi mu kabar. Eomma sangat menyesal Chanyeol-ah”. Ucap ibu Chanyeol sambil menangis memeluk Chanyeol

“tidak apa-apa eomma, melihat eomma sehat saja aku sudah bahagia”. Jawab Chanyeol sambil menitihkan air mata. Benar-benar suasana yang sangat mengharukan.

“bagaimana keadaan adik mu Chanyeol-ah?” tanya ibu Chanyeol dengan cemas. Chanyeol tiba-tiba menundukkan kepala nya sedih. Ibu Chanyeol tahu maksud Chanyeol. Tanpa disuruh sang ibu langsung tersungkur lemah dan hampir saja pingsan. Chanyeol pun menolong sang ibu yang badan nya melemah.

~oOo~

Ke esokan harinya

“Jadi kau oppa ku, sangat senang membunyai sunbae sepertimu”. Tanya Yuri sambil tersenyum ke arah Chanyeol. Chanyeol pun juga membalas senyuman sang adik.

“oppa….apa aku boleh tanya sesuatu?” ucap Yuri lirih. “kau mau tanya apa?” sahut Chanyeol penasaran. “apakah Sehun oppa tidak datang kesini? Besok kan hari ulang tahun nya. Apa dia bersama gadis bernama Yoona itu?” tanya Yuri dengan mata mulai berkaca-kaca.

Chanyeol menarik nafasnya panjang. “sudahlah kau istirahat saja, jangan tanyakan yang macam-macam” jawab Chanyeol malas. Yuri pun menitihkan air mata setelah Chanyeol pergi meninggalkan nya.

“aku tahu Sehun-ah kalau kau memang tidak benar-benar menyukaiku. Kau lebih mementingkan gadis itu daripada keselamatanku. Kali ini aku benar-benar sadar. Di dunia ini tidak ada orang yang lebih tulus mencintaiku daripada diriku sendiri. Kau sudah mengecewakanku untuk yang pertama kalinya oppa. Bahkan di hari ulang tahun mu saja kau membuatku kecewa. Apa kau ingin aku mati dalam keadaan terluka”. (ucap Yuri dalam hatinya).

~oOo~

“Saeng-il cukkae hamnida oppa……”. ucap Yoona kepada Sehun dengan manja dan memberikan kiss kepada Sehun dengan singkat.

Deg….

Tiba-tiba ciuman itu mengingatkan Sehun kepada Yuri. “aahhh maaf kan aku Yoona, aku harus pergi sekarang juga. Ada urusan mendadak yang harus aku selesaikan. “tapii oppa….kita kan harus pergi ke Jeju, kau harus cepat berkemas oppa….oppa……!!!!!!” teriak Yoona kepada Sehun yang kini semakin menjauh.

~oOo~

Suara isak tangis kini mengelilingi pemakaman Yuri, terutama sang ibu. Beliau merasa terpukul dengan kepergian sang anak.

“flashback”

“eomma, appa, sunbae… hari ini aku sangat bahagia karena di kelilingi orang-orang yang menyayangiku. Eomma gomawo sudah mau menyayangiku sepenuhnya. Appa terimakasih sudah menjadi appa yang hebat. Sunbae…terimakasih sudah melindungiku di sisa hidupku”. Ucap Yuri dengan nada sedikit terbata-bata. “Sunbae…aku ingin minta tolong kepadamu, katakan kepada Sehun bahwa aku mencintainya, berikan surat ini untuknya”. Ucap Yuri berbisik, dan saat memberikan surat nya kepada sang kakak. “Kau sekarang bisa tidur dengan tenang dan yakinlah, Sehun hanya mencintaimu seorang Yuri-ah” ucap Chanyeol dengan menitihkan air mata. Tiba-tiba tangan Yuri melemah dan merosot dari genggaman Chanyeol. Saat itu juga Yuri mulai memejamkan matanya.

“flashback end”

“Yyaaa Sehun-ssi darimana saja kau”. Ucap Baekhyun dengan kesal.

“Ada apa, apa yang terjadi?”. Tanya Sehun kebingungan. Semua teman-teman nya menundukkan kepala. Tiba-tiba Chanyeol datang dan memberikan sepucuk surat dan satu box kotak ukuran sedang kepada Sehun.

Chanyeol menepuk pundak Sehun pelan “Dia sudah bahagia di sana, jangan menyesali perbuatan mu”. Kata-kata Chanyeol barusan membuat Sehun melemah dan tersungkur ke tanah.

~oOo~

Serasa tidak ada semangat lagi untuk hidup bagi Sehun. Dia telah melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga tidak bisa menemani saat-saat terakhir Yuri di sisa hidupnya. Hanya kekecewaan yang Sehun berikan.

Sehun membuka kotak box yang berisikan boneka dengan topi pink kesukaan Sehun. Terdapat sepucuk surat dan Sehun mulai membukanya.

{sekarang kalian para reader bayangin kalian sebagai Sehun yg baca surat ini trus ada bayangan Yuri nulis surat ini dengan keadaan sangat lemah, paham gak. Plakkk author gagal}

*~*~*~*

Dear : Kwon Yuri

Saengil chukae hamnida Sehun oppa…. wahh kelihatan nya kau sangat bahagia oppa hari ini. Pasti kau sekarang sedang tersenyum. Aahh aku tahu itu oppa. Terimakasih kau pernah mencintaiku. Aku memberikanmu surat ini karena aku merindukanmu oppa. Tidak bertemu denganmu sehari saja membuatku menunggu. Entah kenapa, sudah seminggu ini kau tidak menemuiku. Aku sakit oppa, rambut ku rontok setiap hari, aku tidak enak makan, berat badanku juga turun. Aahh kau jangan khawatir oppa, aku akan sehat di hari ulang tahun mu oppa, dan benar saja seperti yang kau lihat sekarang ini aku sudah sehat. Bahkan dokter bilang penyakitku sudah di angkat oleh Tuhan. Oppa… disini enak, Tuhan sangat menyayangiku, aku bisa melihatmu tersenyum oppa. Aku ingin kau bahagia oppa. Oppa…kau tahu aku sangat mencintaimu, Saranghae oppa.

*~*~*~*

END

.

.

Yyahhhh gagal bikin reader seneng nih, pasti ceritanya nge gantung, pasti ceritanya gak happy ending, pasti reader kecewa kan. Mianhae chingu… FF ini udah gua buat semaksimal mungkin, mian kalo ngecewain. Jangan lupa L+C nya yaa. Anyeong….

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s