[EXOFFI FREELANCE] I Don’t Know (Chapter 1)

poster

Title

I Don’t Know

Author

Xi Ming Yi

Length

Chapter

Genre

Romance

School

Rating

PG 13+

Main Cast

Nayeon TWICE as Im Nayeon

Sehun EXO as Oh Sehun

B.I iKON as Kim Hanbin

Sana TWICE as Minatozaki Sana

Additional Cast

Black Pink’s Member

Summary

‘bagaimana perasaanmu jika menyukai dua namja di waktu yang bersamaan? Sangat membingungkan bukan?’

Disclaimer

Fan fiction ini adalah murni dari pemikiran author. Tidak mengandung plagiat dari fan fiction manapun.

http://my.w.tt/UiNb/VMLX12OaNw

Author’s Note

Annyeong haseyo, readers!

Ini fan fiction pertama author.

Jadi mohon maklum, bahasa dan alur ceritanya masih berantakkan.

Tapi, author sudah berusaha penuh untuk fan fiction absurd ini.

Kritik dan saran kalian, sangat author nantikan.

Kamshamnida!

Happy Reading!

Chapter 1

Yeoja berbadan tinggi dan langsing itu, lagi-lagi mendatangiku dengan raut wajah merah padamnya yang tampak tertahan.

Kim Jisoo, itulah nama yeoja berparas menawan itu.

Ini bukan yang pertama kalinya seorang yeoja populer sepertinya, datang jauh-jauh untuk menemuiku. Bahkan, bisa dikatakan ini yang ke seribu kalinya. Bukan, mungkin yang ke sejuta kalinya.

Diantara yeoja-yeoja populer sepertinya, dia satu-satunya yeoja yang selalu datang kepadaku dengan membawa alasan yang sama !

Alasan yang sama? Ya.

Siapa dan apa? Oh Sehun!

Ya, Oh Sehun si namja kelas 2-3 yang beberapa bulan lalu sangat lengket denganku. Entah apa alasan di baliknya.

Mungkinkah karena eonni-ku yang super ngartis? Molla.

Kembali ke Kim Jisoo.

Yeoja itu menatapku kedua bola mataku dengan matanya yang tajam dan mengerikan. Senyuman kecil yang tergolong sinis itu, nampak terpatri di bibir tipisnya.

Bersama dengan gengnya yang ternama dengan ‘black pink’, yeoja itu mulai berjalan mendekat ke arah dimana aku sedang duduk bak patung yang seolah bernyawa.

Takut? Ayolah, aku sudah sangat kebal menghadapi yeoja-yeoja seperti mereka. Sedikitpun tak pernah terfikirkan olehku untuk menakuti mereka.

Lisa si rambut pirang sebahu, salah satu member dari black pink, mulai memberhentikan langkah dengan tatapan seramnya. Kini giliran Jennie dan Rose. Sedang Jisoo sudah tampak berdiri tepat di depanku.

“waeyo?” celotehku agak ketus.

“Im Nayeon sayang, ku fikir aku sudah memperingatkanmu, bukan?” ujar Jisoo dengan mengelus pelan rambut gelapku.

Dengan sigap, langsung ku tepis tangan kotor Jisoo untuk menjauhkannya dari rambut yang menurutku sangat berharga ini.

“kau tahu? berapa uang yang harus ku keluarkan untuk merawat rambutku yang menawan ini? Jangan lancang, nona Kim!” timpalku, yang sebenarnya telah menyimpang jauh dari topik pembicaraan kami.

“arraseo, ini akan menjadi yang terakhir aku memperingatkanmu.” Ucap Jisoo dengan senyum kecutnya.

Yeoja itu segera mendekatkan bibirnya tepat di telingaku. Dengan jelas, aku dapat menangkap bisikan yang keluar darinya.

“jauhi Oh Sehun-ku.”

Aku tak menanggapinya sedikitpun. Bahkan, aku lebih memilih untuk memejamkan mataku seakan acuh terhadap perkataannya.

Keempat yeoja itu segera berlalu dari hadapanku dengan langkah yang terkesan angkuh.

Beberapa temanku, terdengar mulai bergunjing seakan prihatin dengan masalah-masalah yang harus ku hadapi.

.

Bel panjang tanda istirahat, berdering.  Guru Kim segera mengakhiri pengajarannya setelah 2 jam lamanya, cukup mengacaukan otakku dengan rumus-rumus matematikanya.

Sebuah tangan kekar tiba-tiba mengangkat kepalaku dengan kuatnya.

Sedikit terkejut, segera ku dongkakkan kepalaku untuk melihat siapakah gerangan yang berusaha menghalangi penyegaran otakku.

“ya, Kim Hanbin!” teriakku kepada namja yang selama ini sudah setia menjadi teman belajar sekaligus teman makanku saat berada di sekolah.

“kaja!” ajaknya seraya menarik pelan lengan kananku.

“eodiga?” sahutku dengan nada malas.

“kantin, kaja!” tanpa mendengar penolakkan dariku, namja itu langsung menarikku dengan lengan kuatnya.

Aku yang tidak bisa menahan kebiasaan buruk namja itu,  hanya pasrah kemanapun dia membawaku bersamanya.

.

Suasana kantin masih terliaht cukup ramai, berhubung baru sekitar 7 menit yang lalu bel berdering.

Antrian pengambilan jatah makan siang, terlihat masih sangat panjang. Rasa malasku mulai muncul.

“ya, kau duduklah. Aku akan membawakan makananmu kemari.” Ujar Hanbin dengan anggukan pelan dariku.

.

.

Perutku telah terasa begitu kenyang setelah melahap habis nasi kare yang menjadi menu makan siang pada siang hari ini.

Mendadak, bibirku tampak mengerucut setelah mmelihat sesosok namja yang akhir-akhir ini memporak-porandakan hidupku.

Siapa lagi memangnya, kalau bukan namja menyebalkan dengan marga Oh yang dimilikinya.

TBC

Ya, readers!

Cuman sampai disini aja fan fiction ‘I Don’t Know’ ini.

Singkat banget ya? Memang.

Mohon tinggalkan jejak kalian😉

Pai pai….

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] I Don’t Know (Chapter 1)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s