[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Almost Taken

myhome

[CHEN BIRTHDAY PROJECT]Almost Taken – Jihanrizka
Cast : Exo Chen a.k.a Jongdae kim , Lily Kim ( O.C) , Hyuk Kwon a.k.a Dean (ooc)

Genre : romance, ansgt, Au

Rating : general

Leght : oneshot

“Jun .Apa kau ingin jadi pacarku? “

*

Dia selalu bangun pagi. Memoles wajahnya dengan sangat profesional. Dia bahkan mewarnai bibirnya dengan lipstick berwarna peach . Berpamitan dengan orang tuanya. Dia bahkan sering melewatkan sesi sarapan pagi yang membuat ibunya sangat kesal. Lily juga tidak mau berangkat bersama dengan kakaknya karena harus menunggu barang hanya beberapa menit setelah lily siap sekalipun .

Lily sudah siap berdiri di depan kelas XI 2 ,kelasnya sendiri. Lily sudah sangat hafal kalau kakak kelas Dean Kim selalu melintas di depan kelasnya. Kemudian dia akan menyapa Dean dengan sangat ramah dan kakak kelas Dean yang sangat baik hati juga akan membalas sapaan hangat lily. Kemudian yejin bersumpah kalau temannya yang blaster Jerman dengan Korea itu akan berlari memasukki kelasnya dan benar saja. Ia belari memasukki kelas lalu berkata,

“Yejin dia menyapaku lagi ”

“Oh ayolah lily, kau terus berkata begitu setiap pagi ”

“Itu juga karena Dean melakukannya, dia juga membalas sapaanku ,selalu”.

Kemudian yejin hanya memutar bola matanya malas karena sahabatnya itu dan mengingat sesuatu, apa ia sudah mengerjakan tugas bahasa inggris?. Ah yang benar saja yejin tidak mau merelakan telinganya untuk jadi semakin lebar dan merah dan kakinya akan melemas dan lembek seperti slime karena 20 kali lari keliling lapangan . berlebihan.

“Lily!Dimana tugasmu? Tugas bahasa inggris”

“Astagah.Kenapa kau tidak mengingatkanku semalam huh? Aish”
Dia bahkan sampai terlonjak dari tempat duduknya yang cukup dekat dengan meja guru.

“Kau terlalu banyak memikirkan Dean lily cantik” .

“Hey. Aku ini lupa kim Yejin. Kau sendiri terlalu banyak memikirkan Chanyeol. padahal kau bisa lihat sendiri bagaimana dia kalau sedang tertawa. Haha aku bahkan ingin sekali ikut tertawa”.

“Ya! Tapi dia sangat romantis”

Yejin memukul kecil lengan lily dengan ujung penanya membuat lily menghentikan tawanya yang karena membayangkan bagaimana bodohnya saat wajah chanyeol tertawa.

“Aww. Ini sakit jangan memukulku”

Setelahnya lily hanya melihat sahabatnya sedang merajuk dan mengerjakan tugas bahasa inggrisnya atau lebih tepatnya pura pura mengerjakan .

“Sudahlah.Jangan begitu aku hanya bercanda. Lebih baik kita mengerjakan tugasnya sekarang ”

Lengan kanan lily beralih merangkul sahabatnya berniat untuk membujuknya.

“Terlambat guru lee sudah di depan. Dasar bodoh ”

Kemudian yejin melepaskan pautan tangan lily dari bahunya.

“Kenapa kalian berdua sangat berisik?”

Begitu kata Jongdae dengan nada sedikit frustasi.

*
Beruntung guru lee sedang berbaik hati hari ini.

“Huft, aku harus merendam kakiku dengan air hangat seandainya guru lee menghukum kita ”

*

Hari ini yejin dijemput orang tuanya. Yejin bilang orang tuanya mengajaknya ke Shanghai untuk beberapa hari.

“Jun aku tidak ingin langsung pulang hari ini ”

Jun nama panggilan untuk Jongdae. Lily sendiri yang membuatnya beberapa tahun lalu saat lily mendapatkan foto Jongdae bersama Junee. Junee adalah seekor dinosaurus. haha tidak. Junee adalah anjing peliharaan milik yifan. Dan lily bilang ‘kau terlihat sangat mirip dengan jun.Siapa namanya. Jun? Junee. Haha ‘

Jongdae yang berjalan santai disebelah nya berjalan keluar menuju pagar sekolah kini mengendus kesal.

“Pulanglah dulu. Nanti orang tuamu mencarimu. Kau tau sendiri mereka selalu menanyakannya padaku. Ish”

“Ayolah Jun temani aku. Aku sungguh ingin beli gantungan kunci bentuk karakter star wars, aku melihatnya di samping toko kue yang biasa kita datangi “.

“Memangnya kau bawa uang? ”

Jongdae yang mulai duduk di bangku halte dan disusul lily sambil merogoh tasnya mencari sesuatu.

Kemudian lily mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya lalu menunjukkan pada Jongdae dengan senyuman mengembang.

“Aku bawa ini . Aku baru mendapatkannya semalam. Mereka bilang ini hadiah”.

Jongdae ikut tersenyum melihat credit card di tangan lily.

“Sudahlah kita pulang saja. Orang tuamu sudah jelas akan mencarimu nanti”

Jongdae beranjak dari tempat duduknya setelah melihat bus datang dan berhenti didepan halte .

“Ya ”

Jongdae baru saja berpegangan pintu masuk bus bersiap masuk bus namun lily terlebih dahulu menarik telapak tangannya untuk berlari.

Saat itu pula Jongdae melihat bagaimana lily menarik dan mengajaknya berlari. Jongdae bisa melihat bagaimana rambut sebahu lily yang tergerai melambai sangat Indah menurutnya. Jongdae bahkan bisa melihat bagaimana genggaman tangan lily di telapak tangannya. Sebisa mungkin Jongdae menyembunyikan perasaannya saat bersama dengan lily, ya meskipun itu terlewat sulit. Namun ia menjadi temannya pun ia sudah sangat senang. Ia senang saat melihat lily terus tersenyum dan tertawa. Ayolah Jongdae juga tidak mau merusak persahabatan mereka yang sudah sekitar 12 tahunan itu. Yah meskipun Jongdae sudah ‘pernah’ menyatakan perasaanya pada lily dan lily hanya
‘oh ayolah Jun. jangan bercanda. Kau ini tidak pandai membuat gurauan yah’
Begitu katanya. Jongdae tidak terlalu pandai berbicara. Dia lebih memilih diam dan pura pura tidak peduli sekalipun hatinya sudah hampir hancur juga. Biasanya begitu makannya lily juga merasa semua baik baik saja ,tidak tahu kalu selama ini Jongdae sangat menahan bagaimana supaya dirinya akan masih tetap tersenyum bahkan saat Dean mulai dekat dengan lily.

*
“Ini Indah kan? Aku suka dan ini couple aku akan memberikannya satu untuk dean”

Lily menunjukkan sepasang gantungan kunci. Dan Jongdae hanya pura pura tersenyum melihatnya.

‘It’s too hurt to keep pretend okay’

*

Hari sudah semakin malam mereka sedang duduk di berdua dibangku Taman.

Masing masing sengaja mengabaikan pesan dari orangtua mereka.

Dan

Hening

“Jun aku pulang ”

Jongdae yang melihat lily berlari meninggalkannya .Jongdae yang memandang punggung lily yang mulai menjauh heran. Pasalnya mereka biasa pulang bersama lalu kenapa lily meninggalkannya duluan.
Kamudian pertanyaan Jongdae terjawab setelah membaca pesan dari lily.

From : lily

“Maaf. Aku meninggalkanmu Jun. Aku akan karumah Dean ^^ ”

Di depan Jongdae ada sungai besar kenapa ia tidak menenggelamkan dirinya saja kedalam sungai. Haha beruntung Jongdae bukan pria yang seperti itu. Dengan pikiran dewasanya ia turun dari bangkunya dan berjalan menuju halte bus dengan hati yang ugh mungkin tidak terlalu hancur namun sedikit bolong. Mungkin.

*
Jongdae sudah tiba dirumahnya 45 menit lalu.

Tapi ibu lily masih menelfonnya bertanya apa lily baik baik saja? Kenapa lily belum pulang? . Ibunya mengira jika lily sedang bersama Jongdae sekarang.

Detik selanjutnya Jongdae menyambar 2 mantel dan mengenakan salah satunya lalu berlari keluar dari rumah mengabaikan ibunya yang terus bertanya.

“Dasar anak muda”

Ibu Jongdae menarik nafas malas disusul ayah Jongdae yang hanya menggeleng ringan di sofa lalu kembali fokus pada kopinya.

*
‘Kau dimana? ‘
‘Apa pria itu melukaimu? ‘

Tujuan pertamanya adalah rumah Dean.

“Dimana lily? ”

“Kenapa kau bertanya padaku? Memangnya aku ini siapa? Dia sempat kesini tadi dan aku tidak tahu kenapa dia tiba tiba pergi saat melihatku dengan luna berciuman ”

Jongdae sudah bersiap untuk menghajar Dean didepan pagar rumahnya saat itu juga. Tangan Jongdae kanannya mengepal mengambang di samping kepalannya sementara satu tangannya mencengkram kerah pakaian Dean. Namun Jongdae lebih panik dengan keadaan lily.

“Brengsek”

Satu kata terlontar dari mulut Jongdae yang cukup membuat Dean tersenyum sinis . Dasar Dean tidak tahu diri. Lalu dengan begitu saja Jongdae meninggalkan si BRENGSEK DEAN.

*
Jongdae tidak tahu ia harus mencari lily dimana. Kasihan Jongdae wajahnya hampir penuh dengan peluh. Sampai akhirnya ia melihat sesuatu yang ia cari.

Jongdae melihat punggung lily dari kejauhan. Gadis itu duduk di pinggiran air mancur Taman kota sambil memeluk lututnya. Jongdae juga sangat tahu kalau lily sedang menangis.

“Ibumu mencarimu”

Kemudian lily merasa lebih hangat saat Jongdae memasangkan jacket ditubuh lily.

“Jun… ”

Lily semakin terisak. Tenggorokannya seperti tersumbat sesuatu. Hatinya seperti bolong sedalam 5 centi. Sangat sakit. Mungkin.

“Dia bahkan memeberiku bunga dan coklat seminggu lalu”

Jongdae yang ikut duduk disebelah lily berusaha menenangkan sahabtnya.

“Aku mengerti bagaimana perasaanmu ” ada jeda sejenak kemudian Jongdae melanjutkan “aku juga merasakan sakit yang begitu beberapa tahun ini ” kemudian Jongdae tersenyum pahit mengingat dirinya sendiri.

“Jun..”

“Hmm.. ”

“Kau menyukai seseorang? ”

Lily mulai bertanya karena penasaran dengan sahabatnya. Dan tangisnya juga sudah mukai mereda. yups itu juga karena ada Jongdae.

“Jadi kau menyukai seseorang”

Jadi Jongdae harus menjawab bagaimana? Jongdae bahkan masih bisa mendengarkan sesenggukan disela sela kalimat lily.

“Aku sudah pernah mengatakannya padamu ”

Detik selanjutnya lily ingat sesuatu. Ia ingat bagaimana saat ia menganggap Jongdae bercanda saat Jongdae mengatakannya. Bagaimana saat Jongdae yang terus mengompresnya saat ia demam. Bagaimana marahnya Jongdae saat lily sengaja membolos sekolah dan kabur ke warnet dan bermain game online dengan yejin.

Lily semakin menunduk dan memeluk lututnya.Air matanya semakin pecah.

“Maafkan aku jun”

“Berhentilah menangis. Ayo pulang. Ibumu mencarimu”

Lily teringat bagaimana wajah panik ibu, ayah, dan kakak paling menyebalkan taehyung yang panik mencarinya.

“Naiklah”

Lily benar benar ingin memperbaiki semuanya.Ia merasa bahwa ia benar benar melukai Jongdae.
“Aku tidak yakin kalau kita bisa sampai rumah jika menunggumu berjalan”

Lily bisa melihat senyum tulus Jongdae yang menolehkan kepalanya sambil berjongkok memunggungi lily.
Jongdae tidak peduli dengan sakit ditangannya karena terus menggendong lily.

“Jun”
“Hm”
“Apa kau mau jadi pacarku?”

One thought on “[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Almost Taken

  1. Duh., lily gx peka apa gimana sih.,
    Dean gimana tuh org! PHP.. Ugh

    Ehh., endingnya endingnya.. Aduhh ekspresi jongdae oppa kek apa yah..wkwkwk
    Cengo kah? / kaget? / seneng? / campur aduk mungkin yah#Plaakk..wkwkwk

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s