[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Hanging Love

myhome_12

[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Hanging Love – MinShu ^^.
Cast : Shin Hana (you) dan Kim Jong-dae (Chen)
Genre : Romance
Rating : G
Note :
Happy reading ya ^^.

Kamu adalah seorang mahasiswi yang hoby bernyanyi, sudah lama kamu mengisi acara bernyanyi dicafe-cafe. Hari ini adalah hari pertama mu untuk bernyanyi di sebuah cafe yang cukup elit dengan rekomendasi dari beberapa pelanggan cafe tempat kamu sering bernyanyi.

Tidak perlu diragukan lagi, parasmu yang sangat cantik dan anggun serta suaranmu yang jernih mampu menghipnotis semua mata dan telinga yang melihat dan mendengarkan mu bernyanyi.

“Selamat malam para pengunjung terhormat. Perkenalkan saya Shin Hana, ini hari pertama saya untuk tampil disini. Saya menerima request lagu dari para pelanggan yang ingin mendengarkan lagu kesukaannya. Sambil menunggu saya akan menyanyikan sebuah lagu yang berjudul ‘Sing for You’ dari EXO.”

Saat sedang bernyanyi, ada seorang pelanggan yang memanggil pelayan dan memberikan secarik kertas. Kertas itu kemudian dibawa oleh pelayan dan diserahkan ketanganmu, kertas tersebut adalah judul lagu request dari pelanggan. Setelah mengambil kertas tersebut kemudian kamu memberikan senyuman kepada pelanggan tersebut.

Akhirnya lagu pertama selesai dinyanyikan.
“Baiklah saya sudah mendapatkan request dari meja nomor 3, terimakasih untuk requestnya. Lagu yang diminta berjudul….”
Kemudian kamu membuka kertas yang diberikan oleh pelayan tertulis ‘Everytime – Chen (EXO)’
Seketika kamu terdiam mengingat sesuatu yang ada dimasa lalumu.

*flashback
4 tahun yang lalu, tepatnya saat EXO mau memulai debutnya.
Chen adalah cinta pertamamu, dan kamu adalah cinta pertamanya. Kehidupan percintaan kalian sangat harmonis, Chen yang sangat dewasa selalu mengalah akan apapun diantara kalian. Kamu pun begitu pengertian akan segala jadwal trainie yang Chen lakukan dan selalu mendukungnya. Namun orangtua mu tidak terlalu menyukai apa yang dilakukan Chen.

Suatu malam kalian bertemu, karena Chen akan memulai debutnya dan dalam waktu yang cukup lama tidak akan bisa bertemu denganmu.

“Mungkin kita akan lama tidak bisa bertemu, tapi yakinlah aku akan tetap mencintaimu jadi tolong tunggu aku. Aku akan membuktikan kepada orang tuamu bahwa pilihanku ini tepat dan suatu saat aku pasti bisa membahagiakanmu”
“Aku percaya kepadamu seutuhnya, aku akan terus menunggumu dan berdoa untuk kesuksesanmu. Tetap semangat dan jaga kesehatanmu. Ini hadiah untuk debutmu.”
“Apa ini?? Waahhh bebek? Kenapa berwarna ungu?”
“itu karena, kau menyukai bebek dan aku menyukai warna ungu. Jadi bebek ungu ini melambangkan cinta kita berdua. Apakah kau menyukainya?”
“Ya aku sangat menyukainya, ini sangat lucu. Terimakasih sayangku”

Kalian pun berpisah malam itu. Saat pulang kerumah keadaan rumahmu sudah sangat kacau. Ternyata ayahmu ditipu oleh rekan bisnisnya dan bisnis ayahmu hancur sehancur-hancurnya. Semua barang dirumahmu disita untuk membayar semua hutang.

Terpaksa malam itu juga kamu harus pindah kerumah kakek dan nenekmu di desa, dan bahkan kamu harus menjual hp milikmu untuk biaya transportasi kesana. Sebelum kalian berangkat kamu mengirimkan pesan singkat kepada Chen.

“Sayang.. maaf jika aku mengganggu. Keluargaku sedang tertimpa musibah, mungkin kamu tidak akan bisa menghubungi ku untuk beberapa hari kedepan. Tapi saat semua sudah selesai aku akan secepatnya menghubungimu, ini alamat baru ku bila sewaktu-waktu kau merindukanku. (alamat kakekmu). Love you”

Semenjak pesan itu kamu kirimkan, tidak pernah ada kabar lagi dari Chen. Bahkan saat kamu menghubunginya, nomornya sudah tidak aktif. Sampai sekarang kamu belum pernah bertemu dengannya selain melihatnya di tv.

Entah apa yang sebenarnya terjadi, namun kenyataan itu sangat menyedihkan bagimu karena kamu berpikir mungkin Chen sudah memiliki orang lain yang jauh lebih pantas untuk dirinya yang sekarang sudah menjadi idola.
*flsaback end
Seketika kamu kembali tersadar dari lamunanmu setelah seorang gitaris yang mengiringimu bernyanyi menyentuh bahumu.

“ahh maaf.. aku terkejut membaca judul lagu ini, karena ini adalah lagu kesukaan ku”
Katamu beralasan untuk menutupi kesedihan hatimu.
“Judul lagu yang direquest adalah ‘Everytime – Chen (EXO)’, selamat menikmati”

Kamu pun mulai menyanyikan lagu tersebut… setiap kata-kata yang kau nyanyikan membuatmu semakin mengingat hubungan kamu dengan Chen. Sampai ditengah lagu, tiba-tiba ada seorang pelanggan yang datang membuka pintu. Kamu hendak memberikan senyum, tapi ternyata pria itu adalah Chen.

Ya, dia adalah Chen cinta pertamamu. Tanpa sadar matamu sudah mulai berkaca-kaca, tapi kamu berusaha sekuat tenaga untuk menahannya, karena kamu belum selesai menyanyikan lagunya.

Chen yang baru masuk kedalam cafe, terpaku melihat keberadaanmu diatas panggung. Raut wajahnya sulit untuk dijelaskan, dia tidak beranjak dari tempatnya berdiri sampai kamu selesai bernyanyi.

Tepuk tangan yang sangat meriah pun diberikan oleh para pelanggan cafe setelah kamu selesai menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh Chen itu.

Setelah selesai bernyanyi, kamu langsung turun dari panggung meminta izin kepada pemilik cafe untuk pulang. Kamu beralasan bahwa maag kamu kambuh, padahal kamu tidak lagi mampu untuk menahan air mata saat kamu melihat kedatanagn Chen dan ingin langsung meninggalkan tempat itu. Pemilik cafe yang melihat raut wajahmu yang sudah pucat akhirnya mengizinkanmu untuk pulang.

Saat sampai di depan pintu cafe, Chen langsung menarik tanganmu dan menarik kamu ke sudut ruangan dan memintamu untuk duduk. Badanmu yang sudah lemas tidak mampu untuk melarikan diri dari cengkraman tangan Chen yang begitu kuat.

“Hana?? Apakah ini benar dirimu?”
“Ne.” Jawabmu singkat.
Chen terus memandangi mu, dengan raut wajah penuh pertanyaan.
“apakah kamu baik-baik saja? Kelihatannya kamu tidak sehat?”
“aku baik-baik saja. Apakah ada yang penting untuk dibicarakan, jika tidak ada aku ingin lekas pulang” katamu sambil berdiri dari bangku.

Tapi tiba-tiba Chen mengatakan sesuatu yang membuatmu berhenti untuk beranjak dari kursimu dan kembali duduk dikursimu. Chen sudah tidak mampu lagi menahan pertanyaan yang sudah 4 tahun ingin dia tanyakan kepadamu.

“Mengapa kau meninggalkan aku Shin Hana? Apakah karna orangtua mu?”
“Apa yang kau katakan? Kau bilang aku meninggalkanmu?”
“Maaf jika perkataanku menyakitimu. Karena setelah malam itu, hp mu sudah tidak aktif, dan setelah aku selesai dengan urusan debutku, aku pergi kerumahmu dan rumahmu sudah kosong dan tidak ada satu orangpun yang tau dimana tempat tinggalmu yang baru.”

Sontak pertanyaan Chen membuatmu tercengang akan kenyataan yang terjadi diantara kalian. Mata Chen mulai berkaca-kaca setelah mengatakan isi hatinya yang selama 4 tahun ini terpendam.

“Aku tidak pernah meninggalkanmu… malam itu aku mengirimkan mu sebuah pesan dan memberikan alamat baru ku. Apakah kau tidak menerimanya?”

Chen pun kaget mendengar penjelasanmu, dia berusaha mengingat apa yang terjadi pada malam itu.
Saat setelah bertemu dengan dirimu Chen kembali untuk berlatih dengan para member yang lain, setelah selesai berlatih dia ingat bahwa ada seorang rekan dari member yang selalu mengikutinya sedang memegan hp miliknya.

Chen berpikir mungkin perempuan itu yang menghapus pesanmu dari hpnya.
Saat mengingat kejadian itu, Chen mulai mengepalkan tangannya dan memukul meja dengan pelan.

“Aku rasa malam itu ada seorang yang memegan hp milikku, dan mungkin dia sudah menghapus pesanmu. Aku benar-benar tidak tahu akan pesanmu itu, sungguh aku benar-benar tidak tahu.”

“Malam itu rumah kami didatangi oleh penagih hutang, karena ayah ditipu oleh rekan bisnisnya sehingga semua barang kami disita untuk melunasi hutangnya. Bahkan hp milikku harus dijual untuk biaya transportasi kami pulang kedesa. Aku sudah memberikan alamat kakek nenek ku dalam pesan itu. Setelah 1 minggu aku baru bisa menghubungi, tapi ternyata nomormu sudah tidak aktif”

“Setelah selesai debut kami para member diminta untuk mengganti nomor kami, dan menghubungi orang-orang yang penting untuk mengetahui nomor baru kami. Aku berusaha untuk menghubungimu namun semua sia-sia. Aku pikir mungkin malam itu adalah perpisahan bagi kita, karena orangtuamu melarang kau bersamaku.”

Setelah mengatakan itu Chen langsung menundukkan kepalanya, entah apa yang dia rasakan. Kecewa, bingung, sedih, senang, haru semua menyatu dalam benak dan perasaannya. Kamu pun mulai menitihkan air mata, selama ini kamu menganggap Chen meninggalkan mu karena sudah menjadi seorang idola dan tidak lagi membutuhkanmu.

Ternyata semua ini salah paham! Penantian dan pertanyaan yang menghantuimu setiap malam selama 4 tahun ini akhirnya terjawab. Karena cinta kalian yang sangat kuat membuat kalian tetap bertahan selama 4 tahun ini, meskipun keraguan sempat menghantui kalian.

Akhirnya setelah diam beberapa saat, Chen kembali membuka pembicaraan.
“Apakah kamu masih ingat dengan janjimu?”
“seharusnya aku yang mananyakan itu kepadamu, aku hanyalah wanita biasa yang akan selalu menunggumu, namun dirimu sekarang adalah seorang idola tentu saja banyak wanita yang jauh lenih baik dariku yang bisa…..”

Tiba-tiba Chen berdiri dan memelukmu dengan erat.
“Tolong jangan pernah katankan hal itu… tidak ada perempuan lain dihatiku sampai hari ini selain dirimu. Aku tetap setia menunggumu, dan sampai hari ini tepat di hari ulang tahunku penantianku berakhir dan semua pertanyaan dibenakku terjawab. Kau adalah bebek ungu yang paling ku cinta dan tak akan pernah tergantikan.”

END

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s