[CHEN BIRTHDAY PROJECT] For The Sake of Duck

myhome_23

FOR THE SAKE OF DUCK

Author : krySt

Length : Ficlet

EXO Kim Jongdae – OCs Piu

General

Crack-Humor

Summary :

Demi rasa sayangnya terhadap bebek, Jongdae rela menahan rasa malunya

Disclaimer :

pernah di publish di https://krystherejuseyoo.wordpress.com/

___

” Jongdae-ya.. ” Piu menarik selimut yang dikenakan Jongdae. Sang empu nya selimut membuka matanya, menatap gadis yang rambutnya diikat kuda.

” apa sih, mengganggu saja ” Jongdae menarik kembali selimutnya, tetapi di tahan Piu.

” Bangun.. antar aku ke toko pakaian, pakaianku hilang ” tangan Piu masih memegang selimut Jongdae. ” Ini juga hari minggu, jalan jalan! ” lanjut Piu

” malas ” Jongdae menutupi kepalanya dengan selimut. ” minta antar Kyungsoo saja ” Jongdae kini menggulung tubuhnya dengan selimut.

” aku belikan es krim ” Piu melemparkan penawaran pertama .

” tidak terpengaruh ” tolak Jongdae yang meringkuk di dalam selimutnya.

” aku belikan boneka bebek ” penawaran kedua pun Piu lemparkan.

” tidak terpengaruh ” tolak Jongdae untuk kedua kalinya. Ia malas sekali untuk sekedar turun dari ranjangnya. Dingin katanya.

” aku belikan aksesoris bebek ”

” tidak terpengaruh ”

” aku belikan boneka bebek yang sangat besar ”

” tidak terpengaruh ”

” aku belikan bebek yang asli ”

” tidak terpengaruh. Bebek yang asli itu bau kau tahu sendiri ”

” aku belikan bebek bakar ”

” jahat sekali! bebek bukan untuk dimakan! ” Jongdae menyembulkan kepalanya, bibirnya mengerucut sedikit.

Piu mendesis.

Bodoh bebek untuk dimakan! dasar pecinta bebek , batin Piu

” antar aku ”

” tidak mau ”

” aku buang semua bebek-bebekanmu, aku bakar sampai hangus, aku lepas semua wallpaper bebekmu yang di kamar mandi, aku buang stiker bebekmu itu aku- ”

” terpengaruh ” Jongdae menyerah, membuka selimutnya. ” aku antar ” Jongdae beranjak ke kamar mandi. Tetapi ia seketika berhenti saat berada di depan pintu kamar mandinya, ” Jangan sentuh semua yang berbau bebek! ” Jongdae mengangkat jari telunjuknya, menggoyangkannya pelan dan berlalu masuk ke kamar mandi.

Piu tersenyum miring.

hih dasar, dia lebih sayang bebek. Menikah dengan bebek saja sana dasar manusia bebek , Piu membatin sembari memperhatikan stiker stiker bebek yang terpasang di dinding kekasihnya.

” andai saja bebek manusia, sudah kubunuh! ” Piu mengepalkan tangannya. ” yang benar saja aku cemburu pada bebek. Gara gara manusia satu itu ” Piu berlalu meninggalkan kamar Jongdae.

Sedangkan Jongdae di kamar mandi..

” Daripada bebekku hilang, mending antar saja. Kasihan bebekku dijadikan korban monster satu itu ” gumam Jongdae .

___

” Piuuuu yang benar saja! ” Jongdae enggan melangkahkan kakinya walaupun untuk selangkah.

” antar akuuuu Jongdae sayang ” Piu menarik narik tangan Jongdae.

” Tidak mau! Malu! bukan tempatku! ” tolak Jongdae. ” sendiri saja! aku tunggu dimobil ” lanjut Jongdae sembari menarik tangannya dan berlalu ke mobil. Tetapi tangannya lagi lagi ditarik Piu.

” bebekmu! demi bebekmu! ” ucap Piu kesal

Jongdae mendengus dan mengikuti Piu masuk ke dalam sebuah toko pakaian. Saat masuk ke dalam toko, semua pandangan tertuju pada Jongdae. Bukan karena Jongdae tampan -Piu akui Jongdae tampan, tapi untuk hal yang satu ini bukan itu masalahnya- , tapi karena-

” permisi Tuan, Nyonya.. ada yang bisa saya bantu? mencari bra untuk istrinya? atau pakaian tidur? ” seorang pelayan perempuan bername tag Kim Yujin menghampiri mereka.

” Piu.. ” Jongdae menarik pelan lengan baju Piu. Piu menoleh, memberikan tatapan apa?

” kami mencari sendiri saja ” Piu membalas pertanyaan sang pelayan sembari tersenyum.

” baiklah ” si pelayan berlalu setelah membalas senyum Piu.

” sebelah sini ayo ” Piu menarik tangan Jongdae.

” Piu yang benar saja! ini toko pakaian dalam wanita! aku keluar! ” Jongdae hendak pergi keluar tetapi..

” bebekmu ” Piu berkata santai.

Jongdae memutar matanya malas.

___

” aku baru tau bra wanita banyak warna dan motifnya ” ucap Jongdae berdiri di seberang Piu yang sedang mencari apa yang dibutuhkannya. ” aku memilihkanmu yang bermotif macan tutul ini ” lanjut Jongdae menunjukkan sebuah pakaian dalam bermotif macan tutul.

” mesum, cabul, memalukan ” umpat Piu

” aku berbaik hati memilihkan pakaian dalam untuk calon istriku ” Jongdae tersenyum menggoda Piu. Piu hanya membalasnya dengan memutar bola matanya.

” Motif dibagian sana bagus semua, Piu ” Tunjuk Jongdae.

” Pilih saja sesukamu, nanti kamu yang memakainya. Aku tak berminat ” Piu menahan tawanya. Membayangkan Jongdae memakai pakaian dalam wanita menarik sepertinya.

” yak! ” Jongdae membalas Piu dengan tawa tertahannya pula. ” sudah 30 menit kita disini. ayo pulang ” lanjut Jongdae mengalihkan pembicaraan.

” aku baru dapat 4. Susah mencari nomorku ” Piu kembali sibuk memilih. Jongdae berkacak pinggang.

” yaaak.. memangnya kamu butuh berapa? aku malu sedari tadi diperhatikan ibu ibu dan wanita lain disini! Pakaian dalammu kemana sih? sampai mau membeli banyak? Siapa yang mencuri pakaian dalammu? bilang saja padaku! aku hajar dia ” Jongdae merengek. Tangannya ia tumpu kan di pembatas besi rak pakaian dalam.

” Pakaian dalamku hilang diambil tetangga dan eomma ku. Awas saja kamu berani menghajar eomma ku . Tetanggaku itu sepupuku jangan dihajar juga ” Piu mengambil beberapa pakaian dalam dan menarik tangan Jongdae menuju kasir untuk membayar dan berlalu ke mobil.

” Dasar. Beli saja sendiri jangan mencuri. Untung calon mertua dan calon sepupu ” umpat Jongdae.

Ini pertama dan terakhir kalinya aku masuk ke toko pakaian dalam wanita , batin Jongdae kesal sembari menutup pintu mobilnya dengan sedikit keras.

” Lain kali antar aku lagi kesini. Terima kasih Jongdae-ya ” Piu memeluk pinggang Jongdae yang duduk disebelahnya. Jongdae mengusap pelan kepala Piu.

” Aku tak berminat mengantarmu lagi kesini. Masalah bebek aku pikirkan nanti ” Kalimat Jongdae tersebut membuat Piu melepaskan pelukannya dan menatap Jongdae dengan sinis.

” Andai aku tahu jadinya begini, aku tak akan bangun tadi pagi ” gumam Jongdae membuat Piu yang disebelahnya seketika berminat untuk melempari kepala Jongdae dengan pisau.

___

END

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s