[CHEN BIRTHDAY PROJECT] Dasar Kim Jongdae!!

myhome_1

[CHEN BIRTHDAY PROJECT] (DASAR, KIM JONGDAE!!)-Arum 아름

Cast : Kim Jongdae a.k.a Chen

Park Ahyeon (OC)

Length : Oneshoot

Genre : Marriage Life, Romance-Comedy

Rating : PG-15

***

“jongdae-ya. bisa bantu aku sebentar” panggil Ahyeon dari arah dapur, perempuan mungil bersurai sebahu itu sedang berkutat didepan wastafle, mencuci beberapa sayuran untuk menu makan malam.

Pemuda bernama Kim Jongdae bergeming ditempat ia duduk, permainan di ponselnya sudah setengah jalan. Sama sekali tak rela kegiatannya di interupsi oleh apapun, membuatnya sering mengabaikan panggilan istrinya.

“jongdae-ya” panggil Ahyeon lagi, masih terdengar lembut.

“hmmm…”

“kemarilah dan bantu aku”

“iya Chagi. Sebentar lagi, aku sudah hampir menang” kata Jongdae masih tak berpaling pada benda persegi panjang digenggamannya.

Tapi apa boleh buat, saat kekesalan Ahyeon sudah mencapai puncaknya.

“Ya! Kim Jongdae!” teriak Ahyeon “letakan ponselmu dan kemari atau kau tak akan dapat sesuap pun makan malam hari ini” ancam Ahyeon

Jongdae memandang layar ponselnya sendu, ia sudah hampir memenangkan permainan dan selangkah lagi untuk mecetak rekor pribadinya, menang sebanyak 50 kali permainan berturut-turut. Jelas itu kebanggaan baginya. Tapi bagaimanapun ia lebih takut pada wajah istrinya saat marah dari pada tak bisa bermain game lagi.

Jongdae meletakkan ponselnya, berdiri, dan berjalan menghampiri Ahyeon yang tengah murka didapur. Sedikit berharap Ahyeon belum meledakan dapur mereka.

Ahyeon hampir saja tak bisa menahan tawanya saat Jongdae berdiri dihadapannya dengan pipi menggelembung dan bibir yang sengaja dimonyong-monyongkan, menegaskan pada Ahyeon kalau ia sedang merajuk. Ahyeon terkadang masih heran, bagaimana suaminya bertinggah seperti anak kecil seperti itu, membuatnya gemas.

“Jongdae-ya” nada Ahyeon kembali melembut “bantu aku mengupas beberapa kentang, ne?”

Jongdae mengangguk pelan, menurut.

“kentangnya ada didalam kulkas” tambah Ahyeon

Jongdae beringsut pergi, membuka kulkas, mengambil pisau dan mulai mengupas. Ahyeon melanjutkan mencuci sayurannya, tak lama ia sudah selesai.

Ahyeon baru saja akan menyalakan kompor saat terdengar suara isakan. Ia menoleh pada suaminya. Dilihatnya Jongdae tertunduk dalam sambil menyeka air matanya.

Rasa bersalah seketika menyerang Ahyeon. Apakah ia terlalu keras pada Jongdae tadi? Apakah ia telah menyakiti perasaan suaminya? Memikirkannya membuat rasa bersalah Ahyeon semakin besar.

“Jongdae-ya” Ahyeon menghampiri Jongdae, menghambur dan memeluk Jongdae dari belakang.

Suara isakan itu masih terdengar samar-samar.

“mianhae Jongdae-ya. Aku tidak akan berteriak lagi padamu, aku janji. Ne?” sesal Ahyeon “kau boleh kembali duduk sekarang dan melanjutkan game mu, aku akan memasakan makan malam untukmu”

Jongdae berbalik, kemudian menatap Ahyeon dengan mata berkaca-kaca.

“Chagi-ya. kenapa kentang ini membuatku menangis?” kata Jongdae terdengar lugu, ia menunjukan benda digenggamannya yang sudah membuatnya menangis.

Dahi Ahyeon berkeryit, disusul kemudian suara tawa yang terdengar cukup keras.

“Jongdae-ya. itu bawang merah dan bukannya kentang. Pantas saja kau menagis saat mengupasnya” kata Ahyeon, membuat tawanya semakin menjadi.

“aku kira kau marah padaku karena aku berteriak padamu dan menyuruhmu mengupas kentang” Ahyeon masih terkekeh

“benarkah?” kata Jongdae “kalau begitu aku boleh duduk dan bermain game lagi, kau tadi bilang begitu kan?” Jongdae berseringai kemudian secepat kilat berlari pergi dari dapur dan meninggaklan Ahyeon yang kesal setengah mati disana.

“YA! DASAR KIM JONGDAE!”
END.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s