[Chen Birthday Project] Regret

ff chen.jpg

Tittle : Regret

Author : Baekludeer

Cast : Kim Jongdae, Shin Hyera

Genre : Sad

Lenght : Oneshot

Rated : G

This story is mine, please don’t be plagiator. Don’t be silent readers and please be a good reader

oOo

Seorang gadis kecil berusia 4 tahun dengan rambut dikuncir dua  tampak sangat lucu. Ia sedang berlari kecil menghampiri teman-temannya. Disana ada anak laki-laki yang biasa diajaknya bermain.

“Hai.” Sapa gadis kecil itu, ia tersenyum sumringah mempunyai banyak teman. Walaupun ia paling kecil diantara mereka. “Aku ingin bermain dengan kalian.”

“Tidak, aku tidak mau bermain dengan anak kecil.” Celetuk anak laki-laki berusia 5 tahun itu. Ugh, dia memang sedikit menyebalkan. Tapi ekspresi kesalnya sungguh menggemaskan.

“Hey, Jongdae bukankah kau kekasihnya?.” Tanya anak gadis berusia 6 tahun itu.

Jongdae menggelengkan kepala. “Aku bukan kekasih Hyera!.” Tegas Jongdae.

Hyera hanya diam memandangi mereka bicara. Ia tidak mengerti topik apa yang mereka bicarakan. Setelah mereka semua pergi, tinggalah Hyera dan Jongdae.

“Jongdae, Kekasih itu apa?.” Tanya Hyera dengan polos.

Jongdae menelengkan kepala, tangannya diletakkan di dagu menggesturkan dirinya sedang berfikir. “Apa ya? Aku juga tidak tahu benar sih.” Ia terkekeh setelah mengucapkan hal itu.

Itu bukanlah awal dari kisah pertemanan mereka, namun itu hanyalah sepenggal kisah yang mereka lalui saat usia mereka masih kecil.

Hyera dan Jongdae seperti sebuah pasangan yang pergi kemanapun bersama dan melakukan apapun bersama-sama. Jongdae lebih tua satu tahun dari Hyera, namun hal itu tidak membuat adanya perbedaan diantara mereka. Walaupun sesekali, Jongdae mengejek Hyera anak kecil. Ia juga tidak menyadari bahkan dirinya juga masih kecil.

Bahkan saat usia Hyera 7 tahun ia juga disekolahkan disekolah yang sama dengan Jongdae. Hingga mereka akan terus bertemu dimanapun mereka berada. Dan untuk pertama kalinya, Hyera mempunyai teman selain Jongdae. Seorang gadis cantik bernama Ahn Seyoung.

Setiap pagi Seyoung akan menanyakan bekal apa yang dibawa Hyera, begitupun sebaliknya. Dan setiap pulang Seyoung dan Hyera akan sepakat untuk memakai aksesoris dan dandanan yang sama. Sungguh menggemaskan.

“Hyera besok kita dikuncir dua yaa.” Seyoung berteriak dari koridor sekolah agar suaranya terdengar oleh Hyera, karena anak itu sudah berada jauh dari jaraknya berdiri.

Hyera menoleh dan memberikan dua jempolnya yang artinya ia menyetujuinya. Melihat hal itu, Seyoung berteriak lagi. “Jangan lupa oke.”

Hyera tersenyum lalu mengangguk kecil, ia berlari meninggalkan Seyoung. Ia sangat bahagia mempunyai teman baru.

oOo

Shin hyera tersenyum getir mendengar curahan hati sahabatnya. Ia dengan setia mendengar dan sesekali tertawa ketika sahabatnya menceritakan gaya berpacarannya. Sahabatnya Ahn Seyoung mengucapkan rasa terimakasihnya karena berkat hyera yang memperbolehkan dirinya bermain ke rumahnya, ia jadi dekat dengan tetangga hyera, Kim Jongdae. Yeah, bahkan mereka masih berusia 11 tahun dan bagi Seyoung maupun Jongdae ini pertama kalinya mereka merasakan manisnya hubungan antar kekasih.

“Aku tidak mengerti dan aku tidak tahu kau percaya atau tidak kalau Kim Jongdae semalam mencium pipiku.” Bisiknya pada Hyera, kemudian ia tersenyum malu-malu. “Rasanya seperti jantungku jatuh ke permukaan, tubuhku jadi memanas dan seperti ada kupu-kupu yang berterbangan di dalam hatiku. Benar-benar menakjubkan hyera.” Ujarnya.

“Ah benarkah? Itu manis sekali young.” Hyera seolah takjub mendengar ucapan Seyoung, tapi hatinya benar-benar sakit seakan tertusuk ribuan jarum. Ia ingin menangis, tapi melihat sahabatnya bahagia ia harus ikut bahagia. Tidak mungkin ‘kan ia mengatakan kalau ia juga mencintai Jongdae? Oh bahkan, ia merasakan sakitnya cinta diusia muda.

“Ah itu Jongdae.” Seyoung tersenyum riang akan kedatangan Jongdae.

Jongdae tersenyum manis. “Seyoung, kau ingin masuk sekolah mana?.”

Seyoung sedikit berfikir. “Busan junior high school tapi aku tidak tahu akan pergi dengan siapa, aku tidak mau sendiri.” Keluhnya.

“Tenang saja aku akan menemani mu hehe.” Jongdae terkekeh mendengar ucapannya sendiri.

Seyoung memukul pelan lengan Jongdae kemudian ia mengalihkan pandangannya pada Hyera. “Apa kau sungguh akan pindah Hyera?.”

Hyera mengangguk. “Eum, kau benar aku akan ke seoul.”

“Ya, lebih baik kau memang pergi jauh dari ku. Benar-benar muak melihatmu terus menerus.” Jongdae menggembungkan pipinya. Ia memang hanya bercanda mengucapkan hal itu, tapi mampu membuat Hyera sakit hati dan berharap segera pergi jauh dari mereka.

Hari-hari pun berlalu, beberapa bulan setelahnya Hyera mampu melupakan Jongdae dan hidup dengan baik di seoul. Tapi tetap saja, kenangan di dalam otaknya tidak akan bisa dihapus permanen dan akan terus menempel dalam ingatannya.

Dan hari ini pun mereka masih tetap berteman walau mereka terpisah jauh. Saat libur sekolah tiba, Jongdae berkunjung ke rumah Hyera. Ia menceritakan banyak hal. Dan bahkan ia masih tetap bahagia, ia tidak tahu apa yang Hyera rasakan.

“Apa kau masih bersama dengan Seyoung Dae-ya?.” Entah kenapa Hyera menanyakan hal itu. Tanpa sadar ia mengutarakannya.

Jongdae menggeleng seraya memberengut. “Aku sudah bukan kekasihnya, Hyera. Jangan sebut namanya lagi, aku benar-benar membencinya.”

Hyera tersenyum lega, ia sangat bahagia mendengar Jongdae sudah tidak ada hubungan dengan gadis itu. Dan untuk alasan yang tidak jelas, Hyera benar-benar membenci Seyoung.

Banyak kesempatan untuk Hyera mengutarakan perasaannya, namun ia menyia-nyiakan kesempatan itu. Padahal Jongdae sudah menunjukkan adanya perasaan suka pada Hyera. Walaupun hanya sedikit. Tetapi Hyera terlalu egois untuk mengakui perasaannya.

Hari itu pun berlalu, hingga beberapa tahun setelahnya saat usia mereka mencapai 17 tahun. Hyera datang ke Busan mengunjungi Jongdae, ia benar-benar bahagia. Salah satu alasan ia bahagia datang ke Busan adalah karena Kim Jongdae.

Dan Jongdae akan siap dirumahnya menyambut kedatangan Hyera. Hari itu adalah hari yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya.

Di balkon mereka duduk bersama, merasakan hembusan angin yang sejuk menyapa indra kulit mereka. Hyera memandang Jongdae. “Jongdae, semalam aku mimpi buruk.”

Jongdae tersenyum mendengar penuturan Hyera. “Tidak apa-apa Hyera, mimpi itu hanya bunga tidur.”

Hyera mengangguk mengiyakan ucapan Jongdae. Ia memandangi wajah Jongdae yang berbeda dari sebelumnya. Ia begitu bersinar membuat Hyera semakin jatuh hati padanya.

Jongdae yang merasa ditatap oleh Hyera ia memandang Hyera lalu tersenyum. Senyuman yang begitu manis, raut wajah yang berbeda serta tatapan mata yang berbeda dari biasanya. Hyera benar-benar terpesona.

“Hyera, aku harus pergi ke rumah temanku dulu.” Kemudian Jongdae bangkit dan menghilang dibalik pintu.

Hari itu adalah hari yang tidak ingin dilalui Hyera. Beberapa jam yang lalu ia masih dapat melihat Jongdae masih tersenyum. Tetapi saat ini, ia melihat Jongdae yang terbujur kaku dirumah sakit. Dan ini terlalu mendadak. Ia tidak tahu bagaimana semua ini terjadi. Kejadiannya begitu cepat bagaikan kilat yang menyambar ditengah badai.

Ia ingin menangis saat itu, kaki nya benar-benar lemas dan ia hanya dapat berharap bahwa ini adalah mimpi atau Jongdae dapat hidup kembali.

Hyera terisak di dalam kamar tamu rumah Kim Jongdae. Bayangan Jongdae ada di sekelilingnya seakan dan mengatakan untuk tidak menangis. “Aku menyesal tidak pernah mengungkapkan perasaan ku padamu. Sekarang aku hanya akan memendamnya sendiri tanpa kau ataupun orang lain ketahui.”

END

Cuap-cuap : Sebelumnya selamat ulang tahun Chen oppa semoga makin bagus suaranya cetar membahana dan langgeng bersama exo. Jaga kesehatan ya oppa dan juga kenapa kamu makin ganteng aja deh /plak/

dan hai aku kembali ke penname sebelumnya baekludeer wkwk… dan maaf kalau ff ini mengecewakan dan kurang memuaskan. Diharap kalian suka dan memberikan kritik dan saran akan kekurangan ff ini. Dan oh jika mau membakar ff ini juga tak dipermasalahkan /kebanyakan dan/ jika mau berkenalan boleh, mau bertukar sosmed pun boleh. Marilah kita mengakrabkan diri.

Sekian, salam manis dari Byun Baekhyun

id line : idsiapakahini

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s