[EXOFFI FREELANCE] Love Tender (Chapter 4)

image1.JPG

 

Poster by Ayame Yumi @ posterfanfictiondesign.wordpress.com

 

Tittle : Love Tender | Author : Rach | Genre : Friendship, Angst, Romance | Rating : G | Main Cast : Bae Suzy, Oh Sehun, Park Chanyeol | Other Cast : Chou Tzuyu, Choi Siwon, Im Yoona

Summary : Bae Suzy, gadis yang cukup populer dan cantik memiliki keberuntungan karna bersahabat dengan dua orang pria tampan sejak kecil. Mereka bertiga tumbuh dewasa bersama dan saling mendukung satu sama lain. Namun bukankah didunia ini sebatas ‘persahabatan’ antara pria dan wanita sulit berhasil?

Disclaimer : Only storyline belong to me, the rest of characters and background belongs to God. Please do not be plagiarism, let’s respect the work of others. Warning! typo scattered. This Fanfiction has been published in Kingdom Fanfiction Bae Suzy Indonesia, Oh Sehun Fanfiction Indonesia and My Private Blog.

 

Happy Reading~

 

Ujian Akhir Semester telah terlaksana seminggu yang lalu, mahasiswa Universitas Yonsei hanya tinggal menunggu pengumuman nilai mereka diwebsite kampus.

 

Suzy yang baru saja keluar dari ruang siaran radio, berjalan menuju taman kampus tempat ia bersama kedua pangerannya itu menghabiskan waktu luang dikampus. Ia mendudukan dirinya dibukit hijau yang terbentang ditaman kampus, karna kebetulan bangku yang biasa mereka bertiga tempati sudah diduduki oleh para gadis senior yang terkenal suka tebar pesona.

 

“Sunbae, annyeonghaseo” sapa seorang gadis berambut panjang dengan wajah imut menghampiri suzy yang sedang terduduk memandangi laptop dipangkuannya

 

“Iya, annyeonghaseo” suzy membalas sapaan juniornya itu dengan senyuman hangat

 

“Aku Tzuyu, yang waktu itu menitipkan hadiah untuk Chanyeol sunbae” jelas gadis berwajah kecil itu duduk disamping Suzy

 

“Ah, yang waktu itu. Ada apa? Ingin menitipkan hadiah lagi?” Ucap Suzy tersenyum menggoda juniornya

 

“Tidak sunbae, aku ingin bertanya setelah menerima hadiah itu Chanyeol sunbae berkata sesuatu apa tidak pada sunbae?” Tanya Tzuyu dengan wajah penuh harap menunggu jawaban Suzy yang sedikit terkejut dengan pertanyaan Tzuyu

 

“Ah, dia bilang te-terima kasih waktu itu, tapi aku lupa memberitahumu, Maaf ya.” jawab Suzy dengan senyum canggung, yap baru saja Suzy berbohong pada juniornya itu. Karna pada kenyataannya Chanyeol tidak berkata apapun bahkan memakan kimbab pemberian junior itu saja tidak

 

“Benarkah sunbae?” Tzuyu tersenyum bahagia mendengar bahwa idolanya itu mengucapkan terimakasih padanya

 

“I-iya.” jawab Suzy ikut tersenyum

 

“Uri-bunny sudah punya teman baru sekarang” suara Sehun tiba-tiba terdengar dan merangkul bahu Suzy menginterupsi obrolan Suzy dan Tzuyu saat ini

 

“Annyeonghaseo sunbae” Tzuyu menyapa hormat kearah Sehun yang merangkul mesra pundak Suzy

 

“Maaf Tzuyu-ssi, dia memang suka seperti ini” ucap Suzy menyingkirkan lengan kekar sehun dari pundaknya

 

“Kau junior Suzy? Yak, kenapa kau tak pernah cerita punya junior semanis dia” ucap Sehun tersenyum memulai aksi tebar pesonanya pada gadis bernama Tzuyu disamping Suzy

 

“Dia yang waktu itu memberikan kimbab pada Chanyeol” ucap Suzy menatap tak senang melihat tingkah Sehun yang menggelikan itu

 

“Ah, kimbab! Jadi kau gadis kimbab itu. Wah kimbab yang kau berikan itu enak sekali!” Ucap Sehun mengacungkan jempolnya kearah Tzuyu yang tersenyum malu

 

“Terima kasih Sunbae” ucap Tzuyu tersipu malu

 

“Kapan-kapan buatkan untukku ya, Jangan hanya Chanyeol saja” ucap Sehun yang masih menebar pesonanya

 

“Ah.. Iya sunbae” jawab Tzuyu menuruti perintah Sehun

 

“Kau mau apa kesini?!” Suzy menatap tajam ke arah Sehun memecahkan obrolan dua orang yang hampir melupakan kehadirannya disini

 

“Ingin tidur siang, lima menit saja” Sehun menutup laptop yang berada dipangkuan Susy dan meletakan diatas tas Suzy

 

“Lima menitmu itu satu jam tau!” Suzy menjitak kepala Suhun yang sudah berada dipangkuannya dan tersenyum memejamkan mata bulan sabit indah milik pria bermarga Oh itu

 

Tzuyu yang melihat tingkah sunbae yang terkenal dengan kecerdasan dan ketampanannya itu hanya bisa tersenyum. Ia merasa sedikit iri dengan kedekatan kedua senior yang sedang bersamanya saat ini.

 

“Sepertinya Sehun sunbae suka sekali tidur siang disampingmu sunbae” ucap Tzuyu tersenyum kearah Suzy yang hanya pasrah paha mulusnya dijadikan bantal untuk Sehun

 

“Iya, benar sekali! Ah iya panggil saja ‘eonni‘ tak usah terlalu formal” ucap Suzy tersenyum ramah kearah junior yang mengagumi sahabat jerapahnya itu

 

“Iya, eonni” jawab Tzuyu senang

 

“Apa yang kau suka dari Chanyeol?” Tanya Suzy menatap penasaran kearah Tzuyu

 

“Entahlah, yang jelas aku hanya senang kalau aku melihat Chanyeol sunbae” jawab Tzuyu tersenyum malu dengan jawaban yang menurut Suzy sedikit norak

 

“Ommo, uri-girin punya pesona yang hebat juga ternyata” Suzy tertawa menggoda Tzuyu yang mulai menampilkan semburat merah diwajahnya

 

“Kau tau eonni, semua gadis disini pasti iri denganmu. Bisa dekat dengan dua pria tampan yang populer dikampus ini” jelas Tzuyu gantian menggoda Suzy

 

“Sudah pasti” jawab Suzy tersenyum bangga

 

“Tapi, semua pria disini lebih iri pada Chanyeol dan Sehun sunbae bisa dekat dengan gadis seperti eonni” ucap Tzuyu membuat suzy tertawa tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya

 

“Wah, kau pintar sekali mengambil hati seseorang” ucap Suzy mengakui kemampuan juniornya itu dalam mengambil hati oranglain

 

“Tidak, aku serius eonni” Tzuyu menampilkan wajah seriusnya

 

“Hmm Terima kasih ya.” Suzy tersenyum dengan kedua gigi kelincinya terlihat jelas dan manis

 

“Tapi eonni… aku penasaran. Apa diantara kalian bertiga tidak ada yang memiliki perasaan lebih dari seorang sahabat?” Tanya Tzuyu penasaran menatap serius kearah Suzy yang terkejut mendengar pertanyaan konyol juniornya itu

 

“Tentu saja tidak ada! Kami cukup dewasa untuk bisa menahan diri tidak melewati batas ‘rasa sayang pada sahabat‘ sejak dulu” jawab Suzy tersenyum kearah Tzuyu yang sedikit tak percaya dengan jawaban yang didengarnya

 

“Benarkah? Tapi… Kalau ternyata ada yang diam-diam melewati batasan itu bagaimana?” Tanya Tzuyu dan lagi-lagi berhasil membuat Suzy menelan salivanya gugup mendengar pertanyaan barusan

 

“Entahlah, sepertinya pertanyaan anehmu itu tidak harus aku jawab” wajah Suzy sedikit berubah menjadi ekspresi tidak nyaman karna pertanyaan konyol dari junior yang baru saja mengakrabkan diri padanya

 

“Ah.. Ma-maaf eonni. Aku tak bermaksud lancang” ucap Tzuyu merasa tak enak dengan perubahan sikap seniornya itu

 

“Hmm tidak apa-apa” jawab Suzy yang sedang asik memainkan rambut beraroma mint milik sehun yang masih tidur dipangkuannya

 

“Kalau begitu aku pamit dulu ya Eonni, maaf tentang pertanyaan tadi” ucap Tzuyu tersenyum canggung kearah Suzy dan meninggalkan Suzy dan Sehun setelah Suzy membalas ucapannya dengan senyuman hangat.

 

Yap, Suzy bukan seorang gadis yang bisa marah berlama-lama pada seseorang. Lagipula menurut Suzy, junior itu tidak bermaksud membuatnya tak nyaman dengan pertanyaan konyol yang diucapkannya, mungkin junior itu hanya penasaran dengan persahabatan pria yang dikaguminya itu, jadi tak punya banyak alasan bagi Suzy untuk marah dengan junior imut tadi.

 

“Hya! Kenapa melamun!” Chanyeol menepuk bahu Suzy membuyarkan lamunan Suzy yang masih duduk dibukit taman dengan kepala Sehun yang masih berada dipaha nya

 

“Mengagetkan saja!” Ucap suzy menatap kesal kearah pria yang tersenyum memamerkan lesung pipi diwajahnya

 

“Sejak kapan dia tidur disitu?” Chanyeol melirik kearah Sehun yang semakin tertidur pulas

 

“Setengah jam yang lalu” jawab Suzy yang kini menyenderkan kepalanya dilengan Chanyeol yang duduk disebelahnya

 

“Dasar albino!” Chanyeol menjitak kepala Sehun tapi tak berhasil membuat pria berkulit seperti penderita albino itu terbangun dari tidurnya

 

“Chanyeol-ah, tadi junior yang memberimu kimbab menemuiku” ucap Suzy yang masih memyenderkan kepalanya nyaman dilengan Chanyeol

 

“Kimbab yang mana?” Tanya Chanyeol dengan nada tak peduli

 

“Wah, seolah-olah banyak sekali junior yang memberimu kimbab” Suzy mengangkat kepalanya menatap Chanyeol sebal

 

“Memang benarkan? Terlalu banyak junior yang mengagumiku” ucap Chanyeol yang tersenyum sombong

 

“Memang banyak! Tapi diantara mereka semua belum ada yang kau tanggapi” ucap Suzy kembali meletakan kepalanya dilengan Chanyeol

 

“Aku tak tertarik dengan mereka” jawab Chanyeol memainkan layar smartphone miliknya

 

“Tapi sepertinya yang ini berbeda” ucap Suzy mengarah pada Tzuyu junior yang menurutnya imut dan baik

 

“Astaga, sejak kapan kau peduli dengan penggemarku?” Chanyeol melirik Suzy yang sedang asik menatap wajah polos sehun yang masih tertidur

 

“Tzuyu, namanya Tzuyu. Dia imut dan baik menurutku” Suzy memalingkan wajahnya menatap Chanyeol yang seolah tak peduli dengan topik pembicaraan saat ini

 

“Lalu?” Jawab Chanyeol kembali asik menatap layar ponselnya

 

“Kau harus coba mengenalnya, siapa yang tau kalau nantinya kau akan membuka hati untuknya” ucap Suzy masih menatap serius kearah Chanyeol

 

“Tidak mau!” Jawab Chanyeol cepat dan singkat

 

“Chanyeol-ah, umurmu sudah 21 tahun tapi belum pernah berpacaran sekalipun! Ayolah mau sampai kapan?” Suzy memasang wajah merengek kearah Chanyeol yang meliriknya dingin

 

“Tidak, Tidak mau! Awas saja kalau sampai kau merencanakan hal-hal yang aneh seperti dulu, kau sudah pernah berjanji padaku tidak akan mengulanginya lagi!” Chanyeol membalas rengekan Suzy dengan tatapan tajam penuh ancaman

 

“Baiklah! Ah andai saja sehun sepertimu, tidak suka tebar pesona dengan gadis-gadis” ucap Suzy menghela nafas menatap kearah pria brengsek dipangkuannya

 

“Hya! Kalau bicara difikir dulu, kau sendiri suka tebar pesona dengan para pria dikampus, lagipula walaupun Sehun tebar pesona dengan para gadis tapi tak ada yang dijadikan pacar olehnya kan?” Chanyeol menjitak pelan kepala Suzy yang kembali bersender dilengannya

 

“Iya, Benar! Aku heran kenapa dia hanya suka mendekati gadis-gadis tapi tak ada yang dijadikan pacarnya” ucap Suzy mengangguk setuju dengan ucapan pria pecinta topi disampingnya

 

“Pasti sudah ada gadis yang mengisi hatinya, makanya dia tidak pernah mau memacari para gadis-gadis itu” jawab Chanyeol melirik kearah wajah tampan Sehun

 

“Huh… pasti gadis-gadis yang bisa mengisi hatimu dan sehun beruntung sekali ya, karna bisa mengalahkan puluhan gadis lain yang berlomba-lomba mendapatkan kalian” ucap Suzy tersenyum membayangkan betapa bahagianya gadis yang akan menempati hati pria jerapah dan pria albino kesayangannya itu

 

Chanyeol hanya tersenyum mendengar ucapan gadis manis disebelahnya, jauh dilubuk hatinya terasa perih seperti tergores karna kenyataannya gadis beruntung bernama Suzy itu tidak pernah menyadari bahwa sejak dulu ia sudah menempati hatinya sebagai cinta pertamanya sampai saat ini.

 

Angin musim semi menghembuskan nafasnya ditaman kampus siang ini, tak lama kemudian mata sipit Sehun terbuka dan menatap pemandangan yang ia lihat dari paha milik Suzy yang menjadi bantalannya menimbulkan perasaan aneh dihatinya.

 

Ia melihat Chanyeol menatap lembut dengan senyuman bahagia kearah Suzy yang terpejam dilengannya, tentu saja Sehun hanya bisa mengerjap-ngerjapkan mata sleepy nya begitu melihat tatapan yang baru kali ini ia lihat dari Chanyeol saat memandang lekat wajah manis Suzy.

 

“Hemm” Sehun bangun dari paha Suzy dan berdehem pelan berniat membuyarkan pandangan misterius Chanyeol kewajah Suzy

 

“Kau sudah bangun?” Chanyeol langsung menatapnya seolah tak terjadi apapun

 

“Sudah, sejak kapan dia tertidur?” Sehun melirik Suzy yang masih tertidur dilengan Chanyeol

 

“Baru saja, Hya! Ubahlah kebiasaanmu menjadikan Suzy sebagai bantal tidurmu!” Chanyeol melempar sweater yang dibawanya kewajah Sehun

 

“Kenapa? Kau cemburu?!” Sehun tersenyum menggoda Chanyeol yang terkejut mendengar ucapannya

 

“Tidak, apa untungnya aku cemburu dengan kalian berdua!” Saut Chanyeol tertawa mengalihkan pembicaraan

 

“Hmm memang tidak menguntungkan sama sekali sih. Ah iya, tadi penggemarmu datang” ucap Sehun yang sedang meregangkan tangannya

 

“Sudah tau” jawab Chanyeol memainkan smartphonenya

 

“Dia manis menurutku, kalau kau tidak suka aku mau menggantikanmu” ucap Sehun memberikan smirk nakalnya pada Chanyeol

 

“Ambil saja!” Chanyeol tertawa geli melihat sikap sahabatnya yang selalu saja memikirkan wanita

 

“Tidak, aku ingin berhenti bermain-main” jawab Sehun membuka laptop Suzy dan menyalakannya

 

“Aigooo, tumben sekali” Chanyeol tersenyum kagum dengan sahabatnya yang mungkin sebentar lagi akan mulai berubah lebih dewasa

 

Suara berisik yang disebabkan dari obrolan para pria yang berada disampingnya membangunkan otaknya dari istirahat singkat siang ini. Suzy mengerjapkan mata sayunya dan membangunkan kepalanya dari lengan Chanyeol yang sedang asik memainkan smartphonenya.

 

“Hya! Jangan menghabiskan battere laptopku!” Teriak Suzy begitu melihat Sehun sedang asik menembaki para zombie dilaptop miliknya

 

“Aishhhh, baru bangun tidur sudah bisa berteriak, wanita canggih!” Sehun tertawa melihat ekspresi marah sekaligus mengantuk tercetak diwajah putih milik gadis bermarga Bae disampingnya

 

“Oh Sehun!” Suzy mencubit kuat perut Sehun dan membuat pria albino itu menjerit kesakitan

 

“Chanyeol-ah, tolong aku” teriak Sehun dengan tatapan memohon kearah Chanyeol yang hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekanakan kedua sahabatnya

 

“Suzy-ah, sudahlah! kau dilihatin para penggemar Sehun” Chanyeol menarik tangan Suzy yang mencubit perih perut Sehun

 

“Biar saja! Biar mereka lihat idolanya ini sedang disiksa” jawab Suzy kesal melepaskan cubitannya dari perut Sehun yang kesakitan

 

“Hya! Harga diriku turun didepan mereka!” Sehun berteriak membalas tatapan kesal kearah Suzy

 

“Menyebalkan! Chanyeol-ah, Ayo kita pulang” Suzy menarik tangan Chanyeol dan bangkit dari duduknya

 

“Sana pulang! Dasar nenek sihir!” Teriak Sehun mengejek kearah Suzy yang sudah berdiri disamping Chanyeol

 

“Kau tidak mau pulang?” Tanya Chanyeol menatap Sehun yang masih mengelus perutnya yang kesakitan

 

“Nanti, aku mau memperbaiki citraku dulu didepan para Noona-noona itu” Sehun memberikan smirk andalannya melirik Suzy yang semakin kesal menatapnya

 

“Menjijikan! Ayo Chanyeol-ah kita pulang duluan” Suzy melempar tatapan mematikannya dan menggandeng tangan Chanyeol melangkah meninggalkan Sehun yang masih terduduk lemas dibukit taman

 

“Bisa-bisanya gadis kasar sepertinya punya banyak mantan pacar! Apa yang dilihat dari para pria bodoh yang menyukainya!” Ucap Sehun pada dirinya sendiri memandangi punggung Suzy dan Chanyeol yang semakin menjauh dari pandangannya

 

Tanpa sadar Sehun menyunggingkan senyumnya, bukan senyum sinis karna sikap kasar sahabatnya itu, tapi senyum bahagia selalu bisa menggoda gadisnya yang mudah marah itu sehingga berhasil menutupi perasaan terpendamnya selama ini dari kedua sahabatnya itu.

 

 

 

~To be Continue~

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Love Tender (Chapter 4)

  1. Yaaaaaa chanyeol ketahuan sehun, sehun curiga ga ya sama chan? Kenapa sikap sehun selalu gitu sih, manis tapi ngeselin bgt wkwkwk
    Semangattt thor!

  2. Kyaaaaaa >,<
    Sehun kebiasaan kan pura2 genit gituuuu
    Suzy suka ga ya sama mereka? Kok kaya kaget gitu pas ditanyain tzuyu? Fighting thor lanjutinnya!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s