[CHEN BIRTHDAY PROJECT] 7과 4분 의3 VER. 1 — IRISH’s Story

irish-7%ea%b3%bc4%eb%b6%84%ec%9d%983

   7과 4분 의3 VER. 1  

  EXO`s Chen & DIA`s Yebin 

   with EXO`s Kris  

  crime, psychology story rated by T served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Just for my love.

Series list:

〉〉 Lay x IreneKris x MomoChanyeol x JinsolD.O. x KeiKai x MijooXiumin x SeulgiSehun x SeungheeLuhan x ChunghaTao x MijooBaekhyun x SowonSuho x Sana 〈〈

Chen x Yebin

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

KIM JONGDAE VER.

“Ingat apa yang harus kau lakukan?”

Aku terdiam kala mendengar ucapan seseorang di seberang sana, lawan bicaraku. Sempat terpikir olehku untuk memutuskan sambungan telepon kami, tapi kuurungkan niatku tatkala ia kembali bicara.

“Kurasa kau ingin segera bertemu dengan Yebin, apa aku salah?”

Ah, Yebin. Gadis cantik yang tengah dirawat di Paviliun IV itu sekarang jadi alasannya untuk mendapatkanku.

“Baiklah. Kau bilang aku hanya perlu menghubungi polisi, bukan?” ucapku akhirnya. Sebuah tawa ia berikan sebagai jawaban, tawa yang sebenarnya terdengar sangat keji dalam pendengaranku.

“Ya, kau hanya perlu melakukan tugas semudah itu saja, Jongdae-ssi.”

Tatapanku sekarang tertuju pada keadaan mengerikan tak jauh di hadapanku. Darah berceceran di jalanan, dengan bau anyir menyengat yang sangat mengganggu. Sementara seorang pria yang jadi sasaranku sudah melangkah pergi, ia pasti tidak tahu bahwa ia telah membunuh seseorang.

Lekas aku meraih ponselku, menelepon panggilan darurat, tentu saja.

“112, apa masalah darurat Anda?” suara di seberang berucap.

“AAh. T-Tolong. Aku bekerja sambilan di toko yang ada di dekat taman kota. Baru saja, ada seorang pria membunuh wanita. Tolong.”

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

“Anda kami tangkap sebagai tersangka pembunuhan.”

“A-Apa?”

“Anda punya hak untuk diam dan menjelaskan semuanya di kantor polisi. Sekarang Anda harus ikut dengan kami.”

“Pembunuhan? Pembunuhan apa yang kalian bicarakan huh? Jangan katakan aku di tangkap hanya karena berhalusinasi tentang pembunuhan di hadapanku?”

“Halusinasi? Jelas-jelas semalam Anda terekam CCTV mendorong seoran wanita hingga tertabrak mobil.”

Konversasi kecil yang kucuri dengar sekarang jadi hal yang sedikit menghibur. Entah mengapa aku merasa tindakanku sendiri juga sangat konyol karena menghabiskan malam di kantor polisi sebagai saksi.

Seharusnya aku bisa beristirahat di rumah jika saja kediaman pria bernama Wu Yifan itu dapat ditemukan dengan mudah. Beruntunglah, karena pagi ini aku sudah diperbolehkan untuk pulang tanpa harus memberi pernyataan apapun. Lagipula, rekaman CCTV saja sudah lebih cukup untuk membuktikan bahwa ia sudah membunuh seseorang, bukan?

PIP! PIP!

Aku menyernyit saat ponselku berdering kecil. Pasti dia, aku kenal benar ringtone ini sengaja kugunakan sebagai nada dering saat ia menelepon.

“Ya?” ujarku langsung saat telepon kuangkat.

Kau sudah menyelesaikannya?

“Ya, sekarang dia dibawa oleh polisi.”

“Benarkah? Kalau begitu tugasmu sudah selesai, temuilah Yebin, kurasa dia sudah menunggumu, Jongdae-ssi.”

 ██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

BAEK YEBIN  VER.

KRIEETT!

“Jongdae?”

“Bagaimana kau tahu? Kalau aku yang datang.”

Aku tersenyum kecil, mendengar suara Jongdae di saat aku begitu kesepian seperti ini adalah sebuah hiburan tersendiri yang diam-diam membuatku merasa senang.

“Aku mengenali aroma tubuhmu, begitu manis, seperti aroma peach.” tuturku, mengatakan pada Jongdae tentang bagaimana aku selalu dan selalu mengenali kehadirannya di dekatku.

“Benarkah? Kalau begitu aku harus berhati-hati pada penciumanmu.” kata Jongdae berusaha bercanda, kukenali suara langkahnya mendekati tempat tidurku.

Ah, andai saja aku bisa melihat wajah Jongdae, kupikir aku akan merasa lebih bahagia lagi saat ini. Aku tak bisa melihat, itulah faktanya. Semua orang menganggapku menyedihkan, begitu menyedihkan hingga kedua orang tuaku saja enggan untuk melihatku di sini.

Setidaknya aku masih bersyukur karena orang tuaku masih mau membiayai perawatanku di sini, walau aku sendiri tidak tahu sampai berapa lama mereka akan bersedia melakukannya.

“Apa kau sudah makan, Yebin-ah?” tanya Jongdae, kurasakan lengannya mengusap puncak kepalaku, lembut, begitu lembut semua tindakan yang ia lakukan padaku sehingga entah bagaimana, Jongdae bisa membuatku merasa nyaman di tempat dan keadaan menyedihkan ini.

“Ya, aku sudah makan. Bagaimana denganmu?” aku bertanya balik.

“Aku bisa makan nanti, Yebin-ah. Bagaimana terapimu hari ini?” ucapnya, kudengar suara gerakan kecil di dekatku, Jongdae pasti tengah mengambil kursi dan duduk di dekatku.

“Tidak buruk. Setidaknya aku bisa mengenali cahaya sekarang.” jawabku, tersenyum kecil ke arah yang kupikir Jongdae ada di sana.

Hey, aku ada di sini Yebin-ah.” Jongdae terkekeh karena tindakanku, jemarinya bergerak menarik daguku untuk menghadap ke arahnya, pasti.

“Maaf, aku tidak tahu.” ucapku sambil tertawa pelan. Lagi-lagi Jongdae mengusap puncak kepalaku, tanpa bicara apapun. Aku begitu ingin tahu bagaimana ekspresi Jongdae sekarang, ia sedang tersenyum, atau memasang ekspresi bersalah.

Bersalah. Ah, kata itu sekarang mengingatkanku tentang bencana yang membuatku kehilangan sebagian duniaku. Kecelakaan delapan bulan silam yang telah merusak kinerja mataku sehingga aku tidak lagi bisa melihat dunia.

Lalu mengapa aku katakan Jongdae pantas untuk merasa bersalah?

Karena aroma peach yang ada di tubuhnya sangat kukenali, bahkan sempat membuatku selalu bergidik ngeri tiap kali menghirup aromanya. Aku ingat benar, malam itu bagaimana suara langkah yang sama dan aroma peach menguar dari tubuh seseorang yang bertanggung jawab atas bencana yang menimpaku.

Dan Jongdae, kuyakini adalah orang tersebut.

FIN

 .

.

.

IRISH’s Fingernotes:

Kembali, dengan series yang paling kucinta tapi sebentar lagi akan berakhir, LOL. Jadi kisahnya diriku mau memberi konferensi pers seputar series ini. Karena mungkin banyak yang lupa dan banyak yang bingung. Kenapa tetiba Kris ada lagi?

Ini alurnya mundur, kawan. Sejak di cerita… ah siapa… aku lupa… pokoknya sejak di cerita seseorang, alurnya mundur. So, ulang tahun Lay nanti akan jadi penutupan series ini ~ HAHA. Akan jadi seperti apa, entahlah.

Ini juga thrillernya akan jadi seperti apa… entahlah. Berhubung tumben-tumbenan awewenya gabisa liat adegan thriller. Apa Jongdae aja yang aku bunuh? Inget apa yang terjadi antara Jongdae-Suho kan?

.

.

.

BTW EGEN, MAS CHEN! MAS JONGDAE! MAS JONGJONG YANG KUTUNGGU ABSNYA SEPERTI KUTUNGGU KISSING/BED SCENE/KEMUNCULANNYA DI DRAKOR… HEPIBESDEYYAWLAHPENGENMENANGISLANTARANKAUSEMAKINOPPASEMAKINJAUHDISANASEMENTARAKUMASIHBERDELUSIUNTUKMEMILIKIMUMAS T____T

GBU YA MAS JONG, SEMOGA MASIH DIKASIH UMUR SAMA LORD, SEMOGA MAKIN TINGGI, MAKIN CAKEP, MAKIN MENGGODA IMAN PERAWAN, MAKIN BANYAK EPEPNYA YANG BERTEBARAN, MAKIN APA LAGI? MAKIN DEKET JARAK HATINYA DENGANKUH!

INI GAK ADA YANG MAU PEDULI IRISH BUAT BELIIN MAS JONGDAE KAWE?

MAS JOOOONGG! KURAYAIN ULANG TAHUN KAMU SEBULAN PENUH LOH. NOTIS DIRI NISTA INI NAPA MAS, TEGA AMAT NYAKITIN NAE KOKORO KARENA CINTA SEPIHAK </3 T__T

BTW LAGI DAN LAGI, TIAP DENGER LAGUNYA DIA YANG MR. POTTER KENAPA KEINGET SAMA MAMAS JONGDAE DI POSTER? T.T

.

.

.

[HELP! Aku lagi-lagi butuh vote → HELP! I NEED YOUR VOTE (2) ]

.

.

| MY SHOW |

| Instagram | Line | Twitter | Wattpad | WordPress |

9 thoughts on “[CHEN BIRTHDAY PROJECT] 7과 4분 의3 VER. 1 — IRISH’s Story

  1. Ping-balik: [LAY BIRTHDAY PROJECT] RUSSIAN ROULETTE — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  2. Ping-balik: [CHEN BIRTHDAY PROJECT] 7과 4분 의3 VER. 3 — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  3. alurnya mundur dan aku juga ikut keseret mundur.. sejak dicerita.. ah siapa.. aku lupa.. (ikutan kak irish)

    kak irish susah move on ya? maka nya bikin ceritanya mundur liat kebelakang? /sok tau/😀 komen tak berbobot /abaikan/ :D:D

  4. Ping-balik: [CHEN BIRTHDAY PROJECT] 7과 4분 의3 VER. 2 — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  5. Sepertinya aq hrs balik baca series kris lg
    Kenapa dan oleh siapa dia mati ditabrak
    Dan kalau gasalah ingat juga berhubungan dengan project si ceye
    krna aq cuman ingat kris mati tp lupa siapa pelakunya

    Kalau gasalah dr setelah seriesnya xiumin ama sehun rish alurnya jd mundur
    Krna si mas dio,hahahahahaha

    Eh jd yebin curiga ama jongdae
    Jd bakal seperti ap nasibnya mas terchenta gue >.<

  6. Ya weys ya weys,,happy JONG- Da,makin baik hati dan tidak sombong,karna Chen dr berita yg ane baca paling Dermawan ,ya moga aj santunan hatinya nya bisa sampei ke tempat irish yg memang dh berbaik hati bikin epep Maz Jong-day..!
    – akh smoga aj nasibnya ga setragis yg lainya..!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s