[CHEN BIRTHDAY PROJECT] What Are You Doing?

1474389549376

What are You Doing?

a c u present

[EXO] Chen/Kim Jongdae – Byun Baekhyun | Friendship – Comedy!AU | Ficlet – Teen

I just own the storyline

[TYPO IS KECE. KECE IS CERMIN]

Happy reading, gaes mwah :*


Kim Jongdae duduk diam di depan televisi tanpa bergerak sedikit pun atau bahkan berkedip. Matanya asik menatap layar 21 inch tersebut. Sebuah iklan susu kedelai sedang berlangsung di layar tersebut. Entah apa yang istimewa dari iklan itu sehingga mampu membuat seorang Kim Jongdae diam mematung.

Byun Baekhyun yang kala itu baru saja keluar dari kamar mandi langsung menghampirinya. Namun, beberapa langkah menapaki lantai rumahnya, ia menghentikan langkahnya. Kenapa? Itu adalah kalimat yang hinggap di kepalanya. Kenapa Kim Jongdae diam mematung tanpa melakukan apa-apa? Ada apa dengannya?

Byun Baekhyun kembali merajut langkah dengan santai dengan fokus menatap Jongdae, si karib. Sesekali ia melirik televisi yang sekarang sedang menayang iklan sebuah drama.

Huh?” Byun Baekhyun kembali berpikir. Ini tidak bisa lagi, ia sudah tidak tahan ingin bertanya kepada temannya itu apa yang terjadi.

Puk!

Byun Baekhyun menepuk bahu Jongdae pelan dan saat itu juga ia mendapat respons dari Jongdae dengan cepat. Terlalu cepat hingga membuat Baekhyun mundur tidak teratur.

“Ya?”

Jongdae memberikan wajah penuh rasa penderitaannya ke Baekhyun, membuat Baekhyun kembali bingung. Beberapa detik bermain dengan pikirannya, tak sengaja indera penciumannya mencium bau yang tidak sedap. Bau yang menyengat, menyakiti hidungnya.

“Tunggu, apa kaumencium bau sesuatu? Bau yang menyengat, sangat tidak sedap.” Baekhyun menutup hidungnya dan melirik Jongdae yang sepertinya tak menyadari bau itu. dan wajah itu kini berubah seperti menyesal.

“Aku … aku minta maaf. Aku tidak bermaksud untuk melakukannya. Aku ….” Jongdae menutup matanya dengan kedua tangan, lantas menangis tersedu pilu.

Baekhyun sudah berdiri di ambang kebingungan yang tinggi. Ia tidak dapat memahami apa yang diucapkan sahabatnya itu. Ia pun menepuk pundak Jongdae dua kali. Namun ia mendapat tangisan Jongdae semakin pecah.

“O-ow. Uhm, Jongdae, memangnya apa yang telah kaulakukan?” Baekhyun mencoba bertanya pelan.

Perlahan-lahan, pemuda bergaris Kim tersebut mengangkat wajahnya dan sekali lagi memandangi wajah Baekhyun. “M-maafkan aku, Baekhyun, aku tidak sengaja mengotori karpetmu.”

“Ya?” Baekhyun melihat karpet yang diduduki oleh Jongdae. Seketika bola matanya membulat, hampir-hampir ia mengeluarkan bola matanya. “Astaga, Kim Jongdae! Kenapa … kenapa kau tidak mengetuk kamar mandiku tadi? Atau pergi ke kamar mandi yang ada di kamar kakakku? Kenapa harus … kau … p-pipis di celana?”

Baekhyun lekas-lekas pergi ke kamarnya dan mengambil sebuah handuk bersih di lemarinya. Setelah kembali ia langsung memberinya kepada Jongdae.

“Sekarang jelaskan padaku. Kenapa kau hanya berdiam saja di sini?”

Jongdae memang tidak menangis lagi, tapi sisa-sisa isakannya masih terdengar jelas. “Jangan salahkan aku, Baekhyun. Salahkan pembaca berita di televisi itu.” katanya dengan menunjuk ke layar televisi.

Nah, sungguh tidak lucu bagi Baekhyun kalau dia harus mati karena kebingungan. “Kenapa dengan pembawa berita itu, Jongdae?” tanyanya kemudian.

“Dia menyuruhku jangan pergi ke mana-mana disaat aku ingin beranjak dan pergi ke kamar mandi. Dia menghentikanku, Baekhyun.” Jongdae kembali menangis.

Baekhyun mematung di tempat. Oke, kebingungan sudah membunuhnya.

~end~

HEPIBESDEY JONGDAE OPPA. AKU SAYANG KAMU, BUT, MIYANE!!! MWAH MWAH MWAH😄

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s