[EXOFFI FREELANCE] Lucky One (Chapter 13)

luckyoness

Lucky One | Dey’s Storyline and Poster

Length: Multichapter

Genre: Romance, Drama

Rating: T

Main Cast: Oh Sehun(EXO) x Lee Yerim / Yeri Lee (RV)

Additional Cast: Jaehyun(NCT) , Jung Hyejin, EXO Member

Disclaimer: This story is mine! But castnya punya Tuhan, Orang tua mereka dan agensi mereka;D WARNING!!! Typo(s), OOC, No plagiat! Jika ada kesamaan Tokoh bahkan alur cerita, mohon dimaafkan hal tersebut hanya 100% unsur KETIDAKSENGAJAAN! NO BASHING! Jangan lupa comment kritik dan sarannya;)

Wattpad: Lucky_hoon

Happy reading!

Prev Chapter:

Saat dimeja makan keluarga Lee Sooman ini berbincang hangat dan sesekali bercanda

“Bagaimana pemotretan mu sayang?” Tanya Tuan Lee pada putrinya

“Um.. Sangat menyenangkan appa” Yerim menjawabnya dengan nada yang girang

“Sepertinya kau lebih memilih menjadi model dari pada menjadi penerus perusahaan” Goda Ny. Lee

“Tidak-tidak, bagaimana pun Yerim harus menjadi penerus perusahaan!” Ujar Tn. Lee yang terdengar seperti perintah yang tidak bisa lagi dilanggar

“Tapi appa sepertinya aku belum siap memimpin perusahaan”

“Kau harus siap! Apapun yang terjadi” Ucapan tuan Lee seperti perintah yang tidak boleh dilanggar oleh siapa pun

Meski pun Tuan Lee selalu mengabulkan segala keinginan Yerim ia tetap menjadi seorang appa yang tegas dalam mendidik anak gadisnya

“Ah aku lupa, Aku memberimu waktu dua bulan untuk menikmati masa-masamu menjadi seorang model. Kau boleh menerima tawaran dari siapapun. Tapi setelah itu aku akan mengumumkan tentang dirimu pada seluruh kariawan dan artis S.M” Ujar Tuan Lee sambil membersihkan bibirnya dengan serbet

“Nde appa” Jawab Yerim lemas

“Yeobo jangan terlalu menekannya” Ny. Lee bersuara sambil mengusap punggung suaminya

“Aku tidak menekannya Yeobo. Ini sudah menjadi kewajiban yang harus ia laksanakan sebagai satu-satunya pewaris S.M ent”

Ny. Lee hanya menghela napas kasar. Ia tahu meskipun suaminya terkadang sangat memanjakan putrinya, tapi jika ia sudah menetapkan keputusan tidak ada yang  bisa menggugatnya

“Menginap lah malam ini sayang. Lusa eomma akan kembali ke Paris” Ny. Lee mengusap lembut surai kecoklatan milik Yerim

“Umm.. Baiklah eomma, lagi pula aku sangat merindukan kamarku” Yerim memberikan senyuman yang ia paksakan

“Baiklah aku akan ke kamar untuk beristirahat” Ujar Yerim dan dib alas deheman oleh Tuan dan Ny Lee

Kamar Yerim berada di lantai dua dan ia harus menaiki tangga untuk mencapai kamarnya yang sudah lama tak ia tempati

Yerim pun masuk ke kamarnya yang dicat dengan warna putih dan biru yang soft dan didominasi oleh barang-barang yang berwarna pastel

Yerim terkesan, kamarnya pasti selalu rutin dibersihkan oleh maid yang bekerja dirumahnya

Ia pun segera merebahkan badannya di kasur miliknya. Nyaman itulah kesan yang dirasakan oleh Yerim

Yerim termenung beberapa saat sambil memandangi langit-langit kamarnya yang dicat seperti hamparan awan. Ia memikirkan bagaimana nanti reaksi orang-orang jika ia mengetahui bahwa Yeri Lee yang mereka kenal adalah Lee Yerim pewaris perusahaan entertainment yang terkenal. Yerim merasa seperti membohongi semua orang terutama Sehun.

“Apa aku memberi tahunya saja?” Guman Yerim

“Baiklah aku akan mencari waktu yang tepat untuk member tahunya” Lanjutnya

Merasa badannya yang agak lelah dan lengket Yerim memutuskan untuk merelekskan tubuhnya dengan berendam air hangat

Chapter 13

Seminggu berlalu, Yerim selalu terlihat di gedung S.M karena ia mempunyai banyak tawaran Job dari beberapa majalah fashion besar di korea

Dan selama itu Sehun dan Yerim terlihat semakin dekat bahkan seperti sepasang kekasih. Mereka bahkan menjadi bahan pembicaraan hangat dikalangan kariawan mau pun artis yang berada dalam naungan S.M

Tentu saja Yerim dan Sehun belum menjalin hubungan mereka hanya dekat yah “Hanya dekat”

Yerim selalu menyempatkan waktunya untuk makan siang bersama Sehun atau bahkan sekedar mengunjunginya disela-sela latihannya, begitu pun sebaliknya. Jika Sehun sedang tidak ada Schedule ia akan menemani Yerim untuk melakukan pemotretan

Sehun selalu mencurahkan isi hatinya tentang Yerim pada Baekhyun karena menurut Sehun, Baekhyun lah yang paling mengerti dirinya dan juga Baekhyun mengetahui bahwa Sehun menyukai Yerim

Seperti saat ini, di saat sela-sela Schedule mereka yang padat Sehun kembali mencurahkan isi hatinya pada Baekhyun

“Bagaimana perkembangan hubungan kalian? Kalian sudah terlihat seperti sepasang kekasih asal kau tahu, Bahkan banyak sunbae dan karyawan S.M yang mengira kalian menjalin hubungan” Tanya Baekhyun pada Sehun yang sibuk menghayal

“Entalah Baek, kami tidak memiliki ikatan seperti itu” Sehun menghela napas pelan lalu mengusap wajah tampannya yang tampak kelelahan akibat Schedule EXO yang begitu padat

“Kalau begitu cepat nyatakan perasaanmu, aku bertaruh demi semua eyeliner koleksiku ia pasti akan menerimamu” Baekhyun sangat yakin, tentu saja karena ia juga mengetahui bagaimana perasaan Yeri pada Sehun tapi ia tak memberi tahukannya pada Sehun karena ia sudah berjanji pada Yeri untuk tidak memberi tahu Sehun

“Cih kau yakin sekali Baek” Sehun mengangkat kepalanya dan membalikkan tubuhnya yang semula duduk berdampingan dengan Baekhyun menjadi berhadapan dengan Baekhyun

“Sebenarnya…… Aku sudah menyatakan perasaanku padanya, tapi Yeri belum sempat menjawabnya karena Jaehyun sialan itu tiba-tiba datang dan menyeret Yeri untuk kembali kekamarnya” Lanjut Sehun

“Wow! Daebak! Kau ternyata sangat cepat mengambil Start Sehun! Kenapa kau tak menyatakan perasaanmu lagi padanya? Kau harus mencari waktu yang tepat di saat Jaehyun dan Yeri sedang tidak bersama, Meskipun memang Jaehyun adalah maneger Yeri tetap saja ia terus menempel pada Yeri saat mereka ada Schedule” Ujar Baekhyun panjang lebar

“Um.. aku akan mencari waktu yang tepat untuk menyatakannya lagi, Segera” Sehun sangat berharap kali ini tidak akan ada yang menghancurkan rencananya lagi

“Baiklah, kalau begitu fighting!!” Baekhyun member semangat pada Sehun

“Gomoawo Baek, kau memang yang orang yang paling bisa mengerti diriku”

3 hari kemudian

Hari ini member EXO bebas dari Schedule namun mereka tetap memiliki jadwal latihan rutin yang mereka laksanakan di gedung S.M

“Jadi bagaimana? Apakah hari ini?” Baekhyun menyenggol lengan Sehun yang sedang memengang ponselnya menggunakan sikunya

“Um.. Aku akan menyatakannya lagi hari ini. Aku baru akan bertanya padanya apakah ia mempunyai Schedule atau tidak”

“Baiklah semangat mangnae” Baekhyun sepertinya selalu memberi Sehun semangat dan tentu saja itu sangat berdampak padanya

Sehun pun menggerakkan Jari jarinya di atas keyboard ponselnya untuk mengirimkan Yeri pesan

Apa hari ini kau ada Schedule?

5 menit setelah Sehun mengirimkan pesan pada Yeri akhirnya ia menerima balasan dari Yeri

Sepertinya tidak ada oppa, aku hanya akan ke kantor untuk mengurus beberapa hal

Apa ada sesuatu yang penting oppa?

Baiklah ini kesempatan emas untuk Sehun, ia bisa menyatakan lagi perasaannya pada Yerim dimana tidak aka nada Jaehyun yang selalu menempel pada Yeri

Ya, dan itu rahasia kekeke

Eiy! Baiklah oppa, aku akan mengabarimu jika urusanku sudah selesai

Sehun menghela napasnya pelan. Tiba-tiba ia merasa gugup sangat gugup, bagaimana jika Yeri menolaknya? Oh ayolah berpikir yang positif Sehun. Sehun meyakinkan dirinya

Setelah latihan member EXO selesai Sehun pun segera mengambil ponselnya untuk mengecek pesan Yeri. Namun tak ada satupun pesan yang masuk di ponselnya padahal sudah satu setengah jam berlalu sejak mereka saling berkirim pesan

Sehun mendesah pelan lalu ia bangkit berdiri, dari pada ia semakin gugup dan tidak sabar lebih baik jika ia pergi membeli buble tea untuk merelekskan pikirannya

“Kau mau kemana Sehun?” Tanya leader EXO, Suho

“Membeli buble tea hyung, apa ada yang ingin menitip?” Sehun bertanya pada member EXO yang lain

“Belikan aku dan Chanyeol rasa vanilla, okay?” Seru Baekhyun

“Aku juga, um… rasa Coklat” Ujar Chen kemudian

“Baiklah, aku pergi dulu” Sehun pun berlalu dari ruang latihan member EXO

Saat Sehun keluar dari ruang latihan member EXO, tiba-tiba ada seorang yeoja yang memanggilnya

“Sehun-ah” Seru seorang yeoja

Sehun menyipitkan matanya untuk memperjelas siapa yang yeoja yang sedang melambaikan tangannya padanya

Sehun pun mengambil langkah untuk lebih dekat dengan yeoja yang memanggilnya

“Daeun? Jung Daeun?” Ujar Sehun untuk menyakinkan dirinya bahwa yang ia lihat benar Daeun, sahabatnya sejak sekolah menengah

“Annyeong Sehun, senang bertemu denganmu lagi” Ujar Daeun ketika tiba di hadapan Sehun

“Daeun-ah apa yang kau lakukan disini?” Tanya Sehun

“Tsk! Bukankah lebih baik jika kau menanyakan kabarku terlebih dahulu?” Nada suara Daeun seperti nada kecewa yang di buat-buat

“Baiklah bagaimana kabarmu?” Akhirnya Sehun menayakan kabar Daeun

“Sudalah aku tak berniat menjawabnya lagi”

Daeun dan Sehun sempat di gosipkan berkencan dulu dan kabar bahwa mereka dekat semenjak sekolah menengah semakin memperkuat gossip tersebut dan gossip itu berlalu begitu saja dulu

“Aku merindukanmu Sehun” Ucap Daeun dan langsung memeluk Sehun. Awalnya Sehun ragu untuk membalas pelukan Daeun tapi perlahan ia membalas pelukan Daeun

“Kau tahu Sehun, sampai sekarang perasaanku padamu tidak berubah sedikit pun. Justru semakin bertambah, dan aku tahu kau menggangapku hanya sebatas sahabat. Tapi aku tak bisa Sehun…” Ujar Daeun sambil melonggarkan sedikit pelukan mereka dan menatap dalam manik Sehun

“Mianhae” Lanjut Daeun

Kemudian Daeun menutup matanya dan menempelkan bibirnya pada Sehun, dan hal ini sukses membuat Sehun membulatkan matanya

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengamati kedua orang yang tengah berberciuman dengan perasaan yang hancur, yah dia Yerim.

Sebenarnya ia ingin member kejutan pada Sehun dengan mendatangi ruang latihannya tapi ia malah disuguhkan dengan pemandangan yang membuat dirinya seperti dilempar keranjang berduri

Lapisan Kristal bening sudah terbentuk di mata Yerim, sakit sangat sakit melihat Sehun yang sedang berciuman sambil berpelukan mesra dengan seseorang yang dulunya sangat dekat dengan Yerim bahkan Yerim selalu menjadi tempat curahan hati yeoja itu

Tiba-tiba tubuh Yerim melemas dan ponsel yang ia genggam tiba-tiba jatuh begitu saja dari tangannya. Dan suara yang diakibatkan oleh ponsel Yerim yang terjatuh menyadarkan dua insane yang tengah berciuman didepannya

“Ye.. yeri?” Ujar Daeun sambil melepaskan tautannya pada Sehun

Sehun langsung membulatkan matanya terkejut melihat Yeri yang sedang berdiri membatu tidak terlalu jauh dari dirinya dan Daeun

Yeri pun langsung menegakkan kepalanya,berusaha agar Kristal bening yang telah berkumpul dimatanya tidak jatuh dan mencoba untuk tersenyum ceria meskipun sangat susah

“Da–Daeun eonni” Ujar Yeri seceria mungkin

“Yeriiiiiii….. bogoshippo” Ujar Daeun dengan nada yang ia buat semanja mungkin dan langsung memeluk Yeri

“Aku juga merindukanmu eonni” Yeri membalas pelukan Daeun tanpa menghiraukan Sehun yang berdiri membatu ditempatnya

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Daeun pada Yeri

“Ah… Aku…. Aku ingin ke ruangan Ceo Lee untuk mengurus beberapa hal” Sebenarnya Yeri berbohong dan untung saja di ujung lantai ruangan latihan EXO adalah ruangan appanya

“Ah begitu” Ujar Daeun sambil tersenyum

“Um.. Kalau begitu aku permisi dulu, maaf sudah mengacaukan moment berhaga kalian”

Ucapan Yeri tadi sungguh membuat Sehun merasa sakit, entah mengapa ucapan Yeri seperti sindiran buat Sehun

“Eiy Mwo-ya. Baiklah kalau begitu, aku akan mengirimu pesan nanti. Aku rindu curhat padamu hehe” Ujar Daeun tersipu malu sambil memukul pelan lengan Yeri

“Ne, datanglah ke apartementku kapanpun eonni. Aku permisi” Pamit Yeri pada Daeun dan ia membungkukkan badannya di depan Sehun

Yeri langsung merubah ekspresinya setelah berlalu dari hadapan Sehun dan Daeun dan kali ini Kristal bening yang sekuat tenaga ia tahan akhirnya mengalir di pipi putih Yeri, Yeri pun segera menghapus air mata yang mengalir dipipinya

Sebenarnya appa Yerim sedang ada rapat hari ini, tapi apa boleh buat ia tak punya alasan lain selain ruangan appanya

“Kau mengenalnya?” Tanya Sehun sambil menundukkan kepalanya seolah tidak mempermasalahkan apa yang baru saja Daeun lakukan padanya

“Um… Kami bahkan sangat dekat saat sekolah menegah dulu”

“Sebaiknya kau segera pulang jika sudah tidak ada urusan lagi, aku akan kembali keruang latihan. Ahh dan satu lagi, kejadian tadi kuharap kau tak melakukannya lagi!” Ujar Sehun dengan nada datar dan segera berlalu dari hadapan Daeun. Rencananya membeli buble tea sudah tidak ia pikirkan lagi, karena sekarang pikirannya didominasi oleh Yeri

Dan Daeun hanya menatap Sehun dengan perasaan yang bercampur aduk

Sehun pun langsung mendudukan dirinya di sofa yang berada di ruang latihan EXO sambil mengacak rambutnya frustasi

Yeri pasti salah paham melihat kejadian tadi” Pikir Sehun

“Akh!! Sial!!” Geram Sehun

Tiba-tiba ruangan yang sebelumnya ricuh menjadi hening karena teriakan Sehun. Semua member EXO saling bertukar pandang seolah bertanya “Apa yang terjadi padanya?

“Mana buble teanya? Kau tak jadi pergi membelinya?” Tanya Chen yang tidak mendapat jawaban dari Sehun

“Ada apa dengannya?” Tanya Suho pada member EXO

“Biar aku yang menyakan padanya, lebih baik kalian pergi makan siang sekarang” Ujar Baekhyun

Akhirnya member EXO lainnya menghela napas, mereka kasihan dan bingung melihat mangnae mereka yang terlihat sangat frustasi dan akhirnya mereka keluar untuk makan siang dan menyisahkan Sehun dan Baekhyun

Baekhyun akhirnya mendudukkan dirinya disamping Sehun dan menepun pelan pundak pria itu

“Ada apa? Kau ditolak?” Tanya Baekhyun

Sehun menghela napas kasar dan mengacak rambutnya yang sudah terlihat acak-acakan tersebut

“Aku bahkan belum sempat menyatakannya”

“Tadi aku bertemu dengan Daeun di depan, Daeun menciumku dan Yeri melihatnya. Apa yang harus ku lakukan sekarang Baek?” Ujar Sehun dengan nada yang sangat frustasi

“MWO?! Dia menciummu? , Um baiklah kurasa kau hanya perlu menjelaskan semuanya pada Yeri ” Teriak Baekhyun

“Yak Bacon! Kau pikir itu mudah? Akh Sial!” Sehun terlihat bertambah frustasi, bayak fikiran-fikiran negative yang muncul dibenaknya. Mulai dari Yeri yang tak mau mendengarkan penjelasannya sampai Yeri yang akan menjauhi Sehun

“Kau kan belum mencobanya Sehun! Kau harus positife thinking! Yeri pasti akan mendengarkan penjelasanmu” Ujar Baekhyun sambil menepuk pundak Sehun

Sehun hanya menghela napas kasar

Sementara Yerim tengah duduk di kursi yang berada di atap gedung S.M ent menikmati angin yang menerpa kulit wajahnya yang basah akibat air matanya yang tak mau berhenti

Pandangannya lurus kedepan, ia hanya menatap kosong dengan air mata yang terus mengalir. Kini fikirannya sangat dipenuhi oleh Sehun dan Daeun. Hati Yerim sudah sangat remuk melihat kejadian tadi dan sekarang bahkan seakan rasa sakitnya ditambahkan dengan ingatannya tentang apa yang selalu Daeun selalu bahkan setiap hari ia ceritakan padanya

Yerim mengingat kembali kejadian kurang lebih 5 tahun yang lalu. Dimana orang yang ia anggap sebagai kakak kandungnya tersebut mencurahkan isi hatinya padanya, yah Daeun selalu bercerita tentang seorang namja pada Yerim. Ia sangat mengingat detail cerita yang diceritakan oleh Deaun. Dan kini sepertinya ia berhasil mengetahui namja yang eonninya selalu ceritakan

Flashback

Saat ini Yeri masih duduk di kelas 3, dan sebentar lagi ia akan mengikuti ujian kelulusan. Hubungannya dengan Daeun, yeoja yang ia anggap sebagai eonninya sendiri tetap terjalin dengan baik. Meskipun dulunya mereka berbeda sekoloah dan kini ia telah debut dengan anggota grubnya yang lain. Daeun masih sering menjadikan Yeri sebagai tempat curhatnya, karena ia mempercayai Yeri lebih dari siapapun

Saat Daeun dilanda masalah karena diserang oleh fans namja yang dia anggap sahabat sekaligus namja yang ia cintai karena kesalapahaman, ia tentu datang pada Yeri dan menceritakan semuanya

Saat ini Daeun duduk di ruang tamu yang berada di apartement Yeri sambil sesegukan. Air matanya terus mengalir dan Yeri terus menenangkan Daeun

“Eonni, berhentilah menangis. Mereka tak berhak membuatmu menangis seperti ini”

“Mereka… mereka menghujatku Yeri, bahkan akun instagramku tak pernah berhenti mendapat pemberitahuan” Daeun masih sesegukan

Yeri menghela napas pelan

“Baiklah, kemarikan ponselmu. Aku akan menghapus semua postinganmu agar mereka tidak bisa berkomentar apapun” Yeri pun mengambil ponsel Daeun dan menghapus semua postingan di instagramnya

“Cha. Sekarang tidak akan ada yang menghujatmu dikomentar instagrammu” Yeri mengembalikan ponsel Daeun sambil kembali menenangkan Daeun

“Sekarang ceritakan padaku, kenapa kau bisa di hujat oleh Fans namja yang kau sukai” Yeri meminta Daeun menceritakan semuanya saat ia rasa Daeun sudah cukup tenang

“Seminggu yang lalu aku melakukan interview dan ditanya soal kedekatanku dengannya, tapi aku menjawab kami hanya teman sekelas dan sahabat dekat dan kami masih sering berhubungan satu sama lain dan ia masih sering memberiku nasehat. Tapi itu semua diartikan negative oleh fansnya” Daeun kembali meneteskan air matanya

“Kurasa kau tak salah eonni. Fans namja itu yang salah” Yeri mengusap pelan air mata yang mengalir di pipi Daeun

“Bagaimana aku bisa bersama dengannya Yeri, mengatakan ia adalah sahabatku saja aku sudah dibanjiri komentar negative dari fansnya. Bagaimana jika aku berkencan dengannya nanti? Aku… aku sangat mencintainya Yeri” Tangis Daeun kembali pecah dan Yeri langsung membawa Daeun ke pelukannya untuk menenangkan Daeun

“Aku yakin suatu saat kalian akan bersatu dan direstui oleh fans kalian eonni, kau hanya perlu sabar dan menunggu jika saat itu tiba”

Flashback Off

Yerim kembali mengecek poselnya, dan membaca deretan kalimat yang merupakan berita hangat 5 tahun lalu. Ia semakin yakin namja yang di cintai oleh Daeun adalah Sehun, orang yang selama ini mengisi hari-harinya namja yang bisa membuat ribuan kupu-kupu berterbangan di perutnya

Apa yang bisa ia lakukan sekarang? Melupaka Sehun? Menjauhinya?

Yerim yakin Daeun masih menyimpan perasaan pada Sehun. Dan Sehun? Entahlah Yerim tidak begitu yakin tentang perasaan Sehun. Apakah ia juga menyukai Daeun? Mungkin kah yeoja yang disukai Sehun adalah Daeun?

Sangat banyak pertanyaan di kepalanya saat ini, Yerim sangat ingin menumpahkan semua pertanyaan yang membuat kepalanya terasa berat

Tangis Yerim langsung pecah saat ia menemukan fakta tersebut. Ia tak habis pikir, bagaimana ia menghabiskan waktunya beberapa bulan ini bersama Sehun

Saat tangis Yerim pecah, tiba-tiba seseorang datang dan langsung memeluk Yerim. Menenangkan Yerim, mengelus punggungnya sayang. Yah dia bukan Sehun melainkan Jaehyun

“Wae geurae? Kenapa kau menangis Yerim-ah?” Tanya Jaehyun pada Yerim

Pertanyaan itu sukses membuat Yerim semakin terisak

“Baiklah, jika kau belum siap menceritakannya padaku tak apa. Aku akan menunggu sampai kau benar-benar siap menceritakannya” Ujar Jaehyun penuh dengan ketulusan

Tiba-tiba Yerim membalas pelukan Jaehyun tak kalah erat. Air matanya tak pernah bisa berhenti saat ia berhasil memverifikasi hal yang ia terka. Bahkan saat ini kemeja yang digunakan Jaehyun basah akibat air mata Yerim

Tangisan Yerim berlangsung selama 30 menit lamanya, dan ia masih berada di pelukan hangat Jaehyun

Saat yakin tangis Yerim mereda, Jaehyun melonggarkan pelukannya dan menarik bahu Yerim untu bertatapan dengannya. Perlahan ia menghapus air mata di pipi mulus Yerim

Karena menangis terlalu lama, kantung mata Yerim terlihat membesar dan wajahnya menjadi pucat

“Apa kau sudah tenang?” Tanya Jaehyun

Yerim hanya mengganguk pelan

“Kau sudah siap menceritakannya?” Jaehyun kembali meminta Yerim untuk menceritakan semuanya

“Mianhae oppa… aku.. belum bisa menceritakannya padamu” Jawab Yerim dengan suara seraknya

“Baiklah. Ini sudah sore, aku akan mengantarkanmu pulang. Keadaanmu cukup kacau sekarang” Ujar Jaehyun sambil merapikan rambut Yerim yang sedikit berantakan

Saat ingin berjalan meninggalkan atap, tiba-tiba tubuh Yerim terasa lemas ia hampir saja terjatuh jika Jaehyun tidak langsung menahannya. Siapa yang tidak akan lemas jika sudah menangis selama itu

“Hati-hati. Biar kubantu” Jaehyun melepaskan Jaket yang ia gunakan dan menggenakannya pada Yerim lalu merangkulkan tangannya pada bahu Yerim untuk membantunya berjalan

Saat menapaki tangga terakhir, ternyata Ceo Lee sedang berjalan hendak menuju keruangannya dan mendapati putrinya yang terlihat tidak baik dan sedang kacau dirangkul oleh Jaehyun. Lalu Ceo Lee cepat-cepat menghampiri mereka

“Jaehyun-ah apa yang terjadi pada Yerim?” Tanya tuan Lee pada Jaehyun

Jaehyun lalu menundukkan kepalanya untuk member salam pada Tuan Lee

“Saya belum tahu apa yang terjadi padanya Sajangnim, tadi saya menemukannya sedang menagis di atap” Jaehyun menjelaskan keadaan putrid semata wayang Tuan Lee

“Yerim-ah Gwenchana? Apa yang terjadi padamu sayang” Ujar Tuan Lee dengan nada khawatir

“Aku baik-baik saja appa” Yerim mencoba untuk tersenyum pada Tuan Lee, meskipun sangat terlihat bahwa itu adalah senyum yang sangat di paksakan

“Kau tidak baik-baik saja sayang, lihatlah wajahmu sangat pucat. pulanglah kerumah Kim ahjumma akan merawatmu” Tuan Lee semakin khawatir melihat wajah putrinya yang memucat

“Anniya appa, aku akan pulang ke apartementku” Yerim saat ini ingin sendiri

Tuan Lee menghela napas pelan dan menatap putrinya

“Baiklah, aku akan menyuruh Han Ahjuma datang ke apartementmu untuk menjagamu” Ujar Tuan Lee sambil mengusap rambut kecoklatan Yerim

Baru akan menolak, ucapan Yerim langsung terpotong oleh ucapan appanya

“Tidak ada penolakan!” Perintah Tuan Lee

“Jaehyun, antarkan putriku dengan selamat. Anatar dia sampai ke dalam apartementnya” Ujar Tuan Lee pada Jaehyun

“Nde sajangnim” Jaehyun lalu menundukkan kepalanya lagi pada Tuan Lee

Yerim yang dibantu oleh Jaehyun pun melangkahkan kakinya menuju ke Lobi

Di perjalanan menuju ke lobi banyak staf S.M yang memperhatikan mereka. Sebagian orang beranggapan mereka sedang dekat namun ada pula yang beranggapan hubungan mereka hanya sebatas Artis dan manegernya

Baekhyun yang hendak turun untuk membeli minum melihat Yerim yang keadaannya yang tidak terlihat baik dirangkul oleh Jaehyun langsung memasang wajah terkejutnya

“Kurasa ini kesalahpahaman yang cukup parah” Ujarnya lalu berlalu menuju ke ruang latihannya dan membatalkan niat awalnya untuk membeli minuman dan memilih mencari Sehun

Saat tiba di ruang latihan ia mengedarkan pandangannya untuk mencari Sehun. Akhirnya ia menemukan Sehun yang sedang tertunduk lemas dan menatap kosong cermin yang ada di depannya

“Sehun-ah!!” Teriak Baekhyun

Sehun langsung menoleh pada Baekhyun yang memanggil namanya

“Aku ingin memberi tahumu sesuatu yang kulihat tadi, tapi kau harus berjanji untuk tidak langsung melakukan hal yang bodoh seperti menyusulnya”

Sehun hanya menatap Baekhyun dengan tatapan kosongnya

Baekhyun pun berdehem sebelum mengeluarkan kata-katanya “Tadi aku melihat……… Yeri dan Jaehyun dilobi, ia merangkul Yeri seperti membantunya untuk berjalan. Dan asal kau tahu keadaan Yeri saat ini terlihat tidak baik sepertimu”

Seakan terlempar kembali ke dunia nyata, Sehun membulatkan matanya. Ia kaget mendengar apa yang Baekhyun ucapkan tadi

“M—Mwo?” Tanya Sehun tak percaya

Sehun langsung bangkit berdiri hendak menghampiri Yeri tapi Baekhyun menahan lengan Sehun

“Sudah kubilang untuk tidak langsung menyusulnya. Ahk! Bisa kah kau mendengarkan ku? Sekarang bukan saat yang tepat Sehun!” Baekhyun menatap tajam Sehun

“HYUNG! Sekarang keadaan Yeri sedang tidak baik-baik saja! Bagaimana aku bisa tenang!!” Teriak Sehun. Kini lapisan Kristal bening sudah terbentuk di mata indah Sehun

“Tapi sekarang bukan saatnya! Lagi pula mereka pasti sudah pergi!” Teriak Baekhyun tak kalah dengan

Sehun

“Aku akan ke apartementnya!” Sehun sangat bersikeras ingin menemui Yeri. Ia sangat khawatir dengan keadaan yeoja yang ia cintai

“Kau gila Sehun! Bagaimana jika ada yang melihatmu?!”

Sehun akhirnya terdiam di tempatnya

“Sudahlah, lebih baik kita kembali ke dorm sekarang. Tenangkan dulu dirimu dan cobalah menghubunginya nanti” Ujar Baekhyun

Mau tak mau Sehun menuruti Baekhyun. Mungkin memang ini bukan saat yang tepat untuk bertemu dengan Yeri

TBC…

DIBACA YA JANGAN DI SKIP!

Hallo^^

Ada yang kangen sama FF ini?

Atau mungkin kangen sama aku? Hahaha

Ini konflik bagian 1 yang aku munculin, konflik ini bakal ngebuat Sehun dan Yerim jadi menjauh bentar kekeke~ dan masih ada lagi konflik selanjutnya yang akan aku buat

Okay, sekarang aku bakal jarang bgt update

Sebenarnya FF ini udh aku buat sampai kurang lebih 20 chapter, tapi aku gk punya waktu buat ngerevisi and ngirim FF ini hmm

Ini ada waktu karena jam dosen lagi kosong

Bdw, buat kalian yang masih setia baca FF ini aku ucapin terimakasih banyak. Dan juga aku ngeapresiasi (?) bgt buat kalian yang ngk Cuma baca tapi juga ninggalin komentar kalian^^

Aku bakal usahain untuk menyelesaikan FF ini secepatnya

So, aku butuh comment kalian biar aku semangat ngelanjutin FF ini ditengah-tengah kesibukan real life aku

Sampai ketemu di next Chapt ya^^

TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA!!

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Lucky One (Chapter 13)

  1. 안녕 언니^^
    Kangen ffnya, kakaknya juga^^

    Duhh., itu si Daeun baru muncul udah buat masalah..ck sebel beneran deh kak sama dia.. Gila kali main nyosorr aja lu..

    Sehunnya juga ihh..gemess sendiri jadinyaa
    Ini semua kesalah pahaman.. Dan akibatnya bisa sangat sangattt tidak mengenakan.. Bisa berabe nih nantinya

    Idiihh sih jaehyun juga,.kkkkkk pinter yah dia mengambil kesempatan dalam kesempitan..ckckck 😂😂😂😂😂
    Tapi nanti sehun and yerim pastinya
    Balikan kan yah^^

    Kakk punya id line?
    Kalo punya boleh minta? 😀😀😊😊
    Next kakk ditunggu klanjutanya^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s