SWITCH – 6th MOSSAIC — IRISH’s Story

irish-switch-2

s      w      i      t      c      h

|  Jongdae x Hyunhee  |  Fantasy x Historical x Mystery x Romance  |  Chapterred x Short Story  |  Teen  |  by IRISH  |

|  prompt from EXO`s 3rd Repackage Album Song Title: She’s Dreaming  |

Show List:

ForewordPrologue1st Mossaic 2nd Mossaic3rd Mossaic4th Mossaic5th Mossaic — [PLAYING] 6th Mossaic

I’m always appearing in your dream
We were always together

♫ ♪ ♫ ♪

In Hyunhee’s Eyes…

Adikku ada di sini. Fakta itu kudapatkan saat beberapa kali aku dan Sukwon menyelinap keluar dari istana secara diam-diam untuk mengetahui keberataan Hyunwoo. Mengingat ucapan Sukwon bahwa tidak akan lama lagi usiaku akan menginjak sembilan belas tahun, kekhawatiran dan kecurigaan tiba-tiba saja menyelinap ke dalam benakku saat mengingatnya.

Apakah mungkin jika Hyunwoo di masa ini juga mati di usia yang sama seperti adikku? Saat pertanyaan itu kuutarakan pada diriku sendiri, sebuah jawaban lancang justru menyelip masuk dalam pemikiranku.

Hyunwoo mengalami hal yang sama denganku.

Ia juga berpindah dari beberapa waktu ke waktu lainnya seperti yang terjadi padaku. Tapi mengapa ia tidak mengatakan apapun padaku? Itu pertanyaan yang lain. Yang alasannya mungkin juga sama sepertiku.

Aku tak pernah mengatakan pada siapapun tentang apa yang terjadi padaku. Terutama setelah beberapa kali mengunjungi ahli kejiwaan, pada akhirnya mereka hanya berpikir jika aku mengalami halusinasi. Mereka menganggapku gila, mereka yang memahami ilmu pengetahuan bahkan berpikir seperti itu. Bagaimana dengan orang-orang lain yang tidak memahami apapun?

Hyunwoo, dulu mungkin juga takut aku menganggapnya gila. Jadi, apa alasan Hyunwoo sering terlambat pulang dan menghindar dari orang-orang adalah karena perpindahan waktu yang juga terjadi padanya?

Lalu Hyunwoo yang kuhadapi di masa ini… adalah Hyunwoo yang berbeda, atau adikku?

“Nona, kita sudah sampai.” ucapan Sukwon menyadarkanku. Kini tatapanku bersarang pada sebuah rumah kecil yang terletak di pinggir hutan. Tampak tidak berpenghuni dan tidak pula terawat.

“Mengapa kita ke sini?” tanyaku membuat Sukwon menyernyit tidak mengerti.

“Apa Nona lupa? Semalam kukatakan kalau aku tidak bisa menemukan tempat Tuan Muda Hyunwoo. Jadi kita sudah sama-sama setuju untuk meminta bantuan Penjaga Woo bukan?”

“Woo? Woo Ryung?” ucapku sedikit terkejut. Well, memang aku semalam bicara begitu panjang lebar pada Sukwon, tapi karena sibuk memikirkan segala kemungkinan tentang apa yang tengah terjadi pada Hyunwoo membuatku tidak begitu mendengarkan apa yang ia ucapkan dan hanya mengiyakan saja semua ide yang ia utarakan.

“Ya, memangnya selain dia ada orang lain yang tahu tempat ini dengan baik?”

Bukan itu masalah yang sebenarnya membuatku merasa tidak nyaman sekarang. Tapi kemungkinan bahwa Woo Ryung itu adalah seorang yang sangat teliti dan pasti menyadari sedikit saja perubahan pada kelakarku bisa saja terjadi, bukan?

“Kenapa kalian ke sini?” pertanyaan itu merenggut atensiku, sosok yang kukenali wajahnya sebagai Woo Ryung—dan juga Jongin, adik sepupu Jongdae—muncul dari balik salah satu jendela rumah kecil tersebut.

“Oh, Woo Ryung! Kami memerlukan bantuanmu.” lekas Sukwon mencicit, dengan cepat ia melangkah mendahuluiku, mendekati jendela rumah tersebut.

Agasshi bilang ia ingin bertemu dengan Tuan Muda Hyunwoo.” ucap Sukwon menjelaskan alasan kedatangan kami. Kini tatapan Woo Ryung tertuju padaku.

“Mengapa sekarang tiba-tiba saja kau ingin menemuinya?” tanya Woo Ryung.

“Ah, tidak. Aku hanya ingin memastikan keadaannya. Semalam aku bermimpi dan sekarang firasatku tidak enak.” aku menjawab, berusaha menggunakan nada setenang mungkin agar Woo Ryung tidak merasa aneh.

Pemuda berwajah kaku tersebut menatapku dan Sukwon bergiliran sebelum akhirnya ia mendesah pelan. “Masuklah, kita bicara di dalam.”

Akhirnya tanpa bicara apapun aku dan Sukwon melangkah masuk ke dalam rumah kecil tersebut. Di luar dugaanku, nyatanya bagian dalam rumah ini tidak seburuk kelihatannya. Setidaknya, keadaannya benar-benar menggambarkan tentang kepribadian Woo Ryung. Beberapa buah senjata ada di sudut rumah, pedang, busur panah, dan beberapa senjata lainnya.

Melihat penampilan Woo Ryung sekarang saja aku sudah tahu bagaimana karakter Jongin di kehidupanku. Mereka sama-sama tidak banyak bicara, dan kaku. Apa Jongin juga seorang yang ahli menggunakan senjata seperti Woo Ryung?

“Kenapa terus menatapku seperti itu?” tanya Woo Ryung menyadarkanku, segera kualihkan pandangan lantaran tidak sadar jika ia sedari tadi tahu bahwa aku sudah memperhatikannya.

“Tidak, tidak ada apa-apa.” ucapku.

Woo Ryung kemudian duduk di depanku dan Sukwon, menatap kami berdua bergiliran sebelum membuka pembicaraan.

“Kalian ingat Hyunwoo tertangkap karena sudah membuat beberapa buku, bukan? ia bukan Pelajar, dan latar belakang keluarganya—aku tidak bermaksud menghinamu, Hyunhee—juga dianggap buruk. Kau juga tahu dia tidak akan mendengarkan nasehat siapapun, bukan?”

Aku menatap Woo Ryung, berusaha memahami tiap kalimat yang tengah ia coba untuk terangkan secara perlahan pada kami. Memang, Hyunwoo adikku selalu membantah dan tidak suka dibatasi. Tapi aku tidak pernah tahu jika di kehidupan ini Hyunwoo akan jadi seorang yang memiliki karakter sama.

“Ya, aku ingat benar dia selalu membantah.” ucapku tanpa sadar.

Woo Ryung tertawa pelan. Ia kemudian berdeham kecil dan kembali melanjutkan. “Karena kau tinggal di istana, mungkin kau tidak tahu kalau Hyunwoo harus menghidupi dirinya sendiri. Akhirnya, dia dan beberapa orang Pelajar lainnya menjual buku, tidak mahal, hanya dua atau tiga nyang saja. Tapi buku mereka rupanya sudah dianggap menjatuhkan nama pemerintahan.” ucapan Woo Ryung sekarang membuatku terkesiap.

“Lalu apa yang terjadi padanya sekarang?” tanyaku.

“Tahanan istana. Dia ada di sana sekarang, bersama beberapa orang Pelajar lainnya yang tertangkap. Beberapa kali aku menyelinap dan menemuinya untuk membawa Hyunwoo pergi dari sana, tapi dia tidak mau.”

“Kenapa? Kenapa dia menolak?”

Woo Ryung menatapku dengan alis berkerut. Seolah ucapanku adalah hal yang sangat aneh baginya. Seolah aku tidak seharusnya mempertanyakan apa alasan Hyun—

“Dia menunggumu, Hyunhee. Dia bilang padaku bahwa kakaknya akan menyelamatkannya setiap dia terjebak dalam masalah. Jadi, kupikir dia sedang menunggumu.”

Sontak aku beranjak dari tempat dudukku, menatap Woo Ryung dengan mata menyipit. Tidak masuk akal. Sangat tidak masuk akal jika alasan Hyunwoo hanyalah hal sepele seperti itu.

“Mengapa kau tidak mengatakannya padaku dari awal?” tanyaku dengan nada menuntut. Aku bisa menerima fakta bahwa aku adalah seorang yang bodoh, atau pelupa di kehidupan ini. Tapi aku tidak bisa menerima kalimat janggal dan penjelasan buram seperti ini.

“Kenapa aku tidak memberitahumu?  Aku sudah mencobanya. Aku menemuimu beberapa kali di istana dan kukatakan sesuatu telah terjadi pada Hyunwoo. Tapi kau menolak dan kau katakan bahwa Hyunwoo sudah dewasa dan bisa bertanggung jawab atas hidupnya sendiri. Bukankah saat kau datang tadi aku bertanya padamu mengapa kau tiba-tiba ingin menemui Hyunwoo?”

Hatiku mencelos. Sudah jelas Lady Jo tahu apa yang sudah terjadi pada adiknya, tapi ia tidak peduli. Tidak seperti aku di kehidupanku yang selalu peduli pada Hyunwoo, Lady Jo tidak sepertiku.

“Kau bilang, Hyunwoo ada di tahanan istana bukan?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

“Hyunhee-ah.”

Samar-samar aku membuka mataku, menatap bayangan yang sekarang terbentuk di depanku. Dari posturnya, aku mengenalinya sebagai Jongdae.

“Jongdae? Ah, aku pasti sudah gila. Kenapa kau ada di mimpiku lagi?”

“Mimpi? Kupikir Woo Ryung bilang bahwa kau ingin menemui Hyunwoo.” tawa pelan lolos dari bibir Jongdae. Woo Ryung. Ugh. Bagaimana bisa aku tidak ingat kalau aku masih terjebak di zaman yang berbeda?

“Oh, maaf. Kupikir aku bermimpi.” lekas aku bangkit dari tidurku, menatap Jongdae yang masih duduk di tempat yang sama. “Bagaimana kau bisa masuk?” tanyaku sejurus kemudian.

“Kau selalu membiarkan pintu belakangmu terbuka. Kita harus bergegas kalau kau ingin menemui Hyunwoo.” ucap Jongdae, mengulurkan beberapa helai kain padaku.

“Apa ini? Kenapa kau yang ada di sini? Woo Ryung bilang ia yang akan menemaniku.” Jongdae tertawa pelan mendengar ucapanku. Dengan lembut ia menarik kedua tanganku, meletakkan tumpukan kain tersebut.

“Memangnya aku akan membiarkanmu bepergian dengan Woo Ryung? Kau lupa kalau kita selalu melakukan perjalanan berdua?” ucapan Jongdae membuatku mengerjap cepat, terkejut.

Ya. Hubunganku dengan Jongdae belum memburuk karena aku belum tahu ia adalah seorang penyihir. Jika hubungan kami memburuk karena penolakanku tentang fakta bahwa ia adalah seorang penyihir dan lantas kehidupan kami juga memburuk… apa itu artinya takdir bisa diubah juga?

Jika aku mengatakan sekarang pada Jongdae bahwa aku tahu ia adalah seorang penyihir dan aku tidak mempermasalahkan fakta itu, apa yang mungkin akan terjadi di kemudian hari?

— 계속 —

.

.

.

IRISH’s Fingernotes:

Hello! Maaf ya beberapa chapter di akhir pekan ini enggak bisa panjang.

Beberapa hari terakhir tangan aku sering kram dan ujung-ujungnya susah digerakin, huhu. Mungkin karena diriku terlalu bersemangat ngetik ;-;

See you, guys! Happy weekend!

.

.

.

[HELP! Aku lagi-lagi butuh vote → HELP! I NEED YOUR VOTE (2) ]

.

.

| MY SHOW |

| Instagram | Line | Twitter | Wattpad | WordPress |

49 thoughts on “SWITCH – 6th MOSSAIC — IRISH’s Story

  1. Ping-balik: SWITCH [AFTERWORD] — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  2. Ping-balik: SWITCH – EPILOGUE — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  3. Ping-balik: SWITCH – 14th MOSSAIC [FINAL] — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  4. Ping-balik: SWITCH – 13th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  5. Ping-balik: SWITCH – 12th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  6. Deg degan sbnrny apa yg trjd sm lady jo dy beda bgt sm hyunhee dimasa dpn msa dy ky gt sm adekny sndr sih neeeeeeext eon fighting 😀

  7. Ping-balik: SWITCH – 11th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  8. Ping-balik: SWITCH – 10th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  9. Ping-balik: SWITCH – 9th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  10. Sumvah epep ini bikin greget.. Misterinya itu lo.. Hahah
    hyunwoo itu juga bisa keliling-keliling kayak hyunhee??
    trus aku masih penasaran sama hubungannya lady jo sama mas Jongdae…
    wah wah wah, cerita sejarah ternyata seru juga ya..
    Btw, mas Jongdae lagi ultah..

  11. Ping-balik: SWITCH – 8th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

  12. Di chap ini semakin menguatkan dugaanku terhadap apa yang menjadi penyebab kematian hyunwoo. Dilihat dari perilaku hyunwoo yang memberontak pada pemerintah yang membuat dirinya di hukum. Tapi itu cuma spekulasi aku doang sih…
    Aih… ternyata si hyunwoo mengalami hal yang sama kah seperti hyunhee yang berpindah masa?
    Makin penasaran dan membingungkan, cerita ini sebenernya agak ruwet, tapi aku enjoyy kok*tolong abaikan yang ini
    Akhir kata, keep writing and fighting!!^^

    • 😄 sepertinya ada yang dapet Clue di sini😄 alhamdulillah, berarti aku bisa menaruh petunjuk di dalem cerita aku😄 wkwwkkwkwkwkw ruwet kan ya, makanya pendek2, biar engga semakin sesaat😄

  13. Ceritanya makin seru.. tpi knapa yah aku masih blum ngeh sama inti masalah.. entahlah..
    yg jelas semangat ka irish, smoga cepet sembuh dan tngan nya ga kram kram lagi^^

  14. Ping-balik: SWITCH – 7th MOSSAIC — IRISH’s Story | EXO FanFiction Indonesia

    • Hyunwoo muncul dikit doang Kak Li😄 wkwkwkwkwkwk nantilah momen mereka aku ciptakan… entah kapan, nunggu promptnya memberiku ide dulu ;-; btw kak Li, aku ngetiknya baru selesai pas mau publish kalo cerita ini, jadi serius ngebut banget ngetiknya wkwkwk

  15. IKUTAN KEPSLOK 😂
    KENAPA INI MASALAH MAKIN RUWET :V APAKAH INI PERTANDA BURUK? /LAH?/

    SEBENARNYA HUBUNGAN LADY JO, MAS JONGDAE, MBA HYUNHEE? TERUS SI HYUNWOO MATI GEGARA APA SEBENARNYA? 😄 DUH JAWABANNYA SULIT SEKALI YAA -,- KAK RISH SECEPATNYA DI NEXT ATAU KAMU SAYA …. ‘KAN 😂

    • 😄 buakakakakakaka kenapa ini anak ikutan sama eki? kepslok juga …😄 wkwkwkwkwkwkw permasalahan yang smakin ruwet sebenernya engga ruwet, mba Hyunhee aja itu ruwet mikirnya, kenapa dia engga pacaran aja sama Jongdae? itu yang aku tuntut😄

      • Soalnya KEPSLOK lagi kekinian kak Rish 😁
        Jadi ini salah mba Hyunhee? Mba Hyunhee minta dibegal inih-,-

        Jadian Ama mas Jongdae? Bukannya terbalik kak Rish? Justru mba Hyunhee dong yang nuntut masa Kak irish-,-? Lah, mba Hyunhee mah apa atuh? Cuma oc di ff kamu, dia mah apa atuh cuma fiksi aja 😁😁

  16. eeaaa sering kebas ka? klo kram sampe gabisa digerakin itu kebas kaa. iyadeeh gapapa pendek juga. yang penting terobati rasaa penasarannya. dan oemjii makin seru aja. misterinya jga makin jelas permasalahannya. sukaa deeh uncch sekaaliiih laaaah~

    • pasca kecelakaan sih iya sering kebas begini😄 wkwkwkwkwkwk padahal pengennya ngetik epep buat latihan jari, tapi malah jadi semakin keram😄 btw thanks yaaaa😄

  17. Ayo kak lajuuuttt dongg, aku penasaran sumpah😥 Aku bantu doa biar cepet sembuh kak. Biar cepet update jugak sih wkw, nggadeng. Serius nih, penasaran ._.

  18. TRALALA, AKHIRNYA NEXT CHAPNYA BROJOL,😆
    KAK RISH, SUMPAH, MISTERINYA BIKIN GREGETAN SENDIRI, KENAPA SAMA SI HYUNWOO? KENAPA SAMA SI LADY JO ASLI? KENAPA SAMA HUBUNGAN JONGDAE LADY JO DI JAMAN INI? KENAPA HYUNHEE BISA BERPINDAH ROHNYA SETELAH ADIKNYA MENINGGAL? KENAPA EPEP INI SEMAKIN MENEGANGKAN? /PLAK/
    OKELAH, BIARKAN NEXT CHAP YG MENJAWAB. DITUNGGU NEXT CHAPNYA KAK RISH.😆
    HWAITING!

    • 😄 YA ALLAH KENAPA INI BOCAH LANGSUNG MENYAMBUT DI SINI YA ALLAH😄 wkwkwkwkwk Hyunwoo kenapa? biarlah Mba Hyunhee yang menjawabnya😄 Lady Jo asli juga biarlah Lady Jo sendiri yang menjawab siapa dia😄 dan kenapa ini epep enggak jelas? biarlah aku yang menjawabnya besok di afterword😄

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s