[EXOFFI FREELANCE]When Everything Changes (Chapter 1)

when everything changes.jpg

 
Title : When Everything Changes
Author : Azis Rahmanda
Lenght : chaptered
Genre : romance, comedy, school-life
Rating :PG 15+
Main cats : – Park Chanyeol [EXO]
– Kim Jiho [OH MY GIRL]
Additional cast : Hyun Seunghee [OH MY GIRL], Jung Chaeyeon [DIA], Kim Jongin/Kai [EXO], dan cast lainnya bisa kalian temukan saat membaca FF ini.
Poster By: NJXAEM@PosterDesign

Summary : tentang seseorang yang menginginkan kasih sayang. Tentang seseorang yang tidak ingin kesepian. Tentang seseorang yang akhirnya mendapatkan kasih sayang yang selama ini dia inginkan. Namun jika semua kasih sayang itu hanya sebuah kepalsuan masihkah dia ingin menerima kasih sayang itu ?

Chapter 1

Tap Tap Tap

Jiho melangkahkan kakinya lebar lebar. Suara hentakan antara sepatunya dengan lantai menggema di koridor sekolah. Wajahnya memerah karena kesal dan tangannya mengepal kuat menahan amarah. Setelah berjalan beberapa saat akhirnya dia tiba di kantin tempat tujuannya. Matanya menelisik keseluruh sudut ruangan mencari seseorang. Dan Bingo! Dia menemukan orang yang dia cari. Dengan amarah yang memuncak Jiho segera mendatangi orang itu.

Brakk!!

Jiho menggebrak meja membuat semua orang yang ada ditempat itu menoleh kearahnya.

“Ya! Park Chanyeol” Bentak Jiho.

“Wae ?”

“Cih! kau sudah berbuat curang tapi kau tidak merasa bersalah sama sekali”

“ Aku tidak mengerti maksudmu”

“Kau yang merobek buku catatanku kan ?” Ujar Jiho sambil melemparkan sobekan kertas kearah Chanyeol.

“aku tidak merobek bukumu,jangan asal menuduh” Ucap Chanyeol datar

“aku tidak menuduh. Cih ternyata kau itu sangat pengecut”

“Ya! Sudah kubilang bukan aku”Chanyeol mulai emosi.

“sudahlah jangan mengelak lagi. Tadinya aku ingin bekerja sama denganmu di ujian ini tapi ternyata kau seperti ini” Jiho kemudian berlalu meninggalkan Chanyeol yang kebingungan.

“Chanyeol-ah” Seseorang memanggil namanya Chanyeol kenal betul dengan suara itu. Chanyeol menoleh dan benar saja yang memanggilnya adalah Chaeyeon tunangannya sekaligus orang yang ia cintai.

“ kenapa tadi Jiho tiba-tiba marah kepadamu ?” tanya Chaeyeon.

“kau yang melakukannya kan ?”

“ melakukan apa ?”

“ merobek buku Jiho” Chanyeol mengambil robekan kertas itu dan menunjukannya pada Chaeyeon.

“Oh…itu..” Chaeyeon bingung ingin menjawab apa.

“sudah kubilang jangan pernah melakukan hal konyol lagi !” Bentak Chanyeol membuat seluruh siswa yang ada di kantin menatap mereka.

“mi..mianhe” Chaeyeon terlihat ketakutan matanya berkaca-kaca. Melihat Chaeyeon yang ketakutan membuat Chanyeol merasa bersalah. Perlahan ia mengangkat tangannya dan mengelus pipi Chaeyeon.

“Maaf sudah membentakmu” Chaeyeon mengangguk.

“dan soal tadi kau tidak perlu minta maaf padaku tapi minta maaflah pada Jiho arraseo”

“ Eoh…arraseo”

“bagus aku pergi dulu” Chanyeol mengacak-acak rambut Chaeyeon dan berlalu pergi.
**************************************************************************
Kringgg!!
Bel pulang sekolah berbunyi Jiho segera membereskan alat tulis dan bukunya lalu memasukkannya ke dalam tas.

“ Baiklah semuanya pelajaran hari ini kita cukup kan san mulai minggu depan akan ada kelas malam jadi jaga stamina kalian” Kang seonsangnim menatap muridnya satupersatu.

“Ne!” jawab semua murid serempak.

“Baiklah selamat sore” Kang seonsangnim keluar kelas lalu diikuti para siswa kecuali Jiho dan Seunghee yang masih mengobrol didalam kelas.

“Jiho-ya apakah kau akan pergi kerja setelah ini ?”

“ tentu saja ayo cepat aku sudah terlambat” Jiho dan Seunghee segeraa beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar kelas. Namun belum sampai keluar kelas mereka dihadang oleh Chaeyeon.

“minggir aku mau lewat” Jiho memandang Chaeyeon malas. Tadi Chanyeol sekarang tunangannya mereka memang sama sama perusak suasana hati.

“ tunggu sebentar aku ingin bicara”

“cepatlah aku sudah terlambat” Jiho melihat jam tangannya sekilas.

“aku ingin minta maaf” Chaeyeon berucap seperti tanpa penyesalan.

“untuk apa ?”

“akulah yang merobek buku catatanmu bukan Chanyeol” jawab Chaeyeon enteng.

“Oh~”

“Oh~ hanya itu, kau tidak ingin mencaciku atau yang lainnya ?”

“ maaf aku bukan dirimu, hanya itu kan kalau begitu aku pulang dulu anyeong” Jiho berlalu melewati Chaeyeon diikuti Seunghee yang mengekor di belakang Jiho.

“Ya! Kim Jiho” teriak Chaeyeon.

Jiho berbalik manatap Chaeyeon. “ Wae ? tenang saja kau sudah kumaafkan lagipula aku sudah hafal isi buku itu”

“ aku tidak peduli kau memaafkanku atau tidak tapi kau harus minta maaf pada Chanyeol karena sudah menuduhnya sembarangan dan merusak imagenya”

“bukan aku yang merusak imagenya tapi kau dan soal minta maaf aku akan memikirkannya dulu” Jiho menarik Seunghee dan segera pergi dia sudah tidak mau meladeni Chaeyeon.

“Cih! dasar gadis sombong” Chaeyeon pun juga melangkahkan kakinya keluar dari sekolah.

***************************************************************************

Jiho saat ini sedang bekerja paruh waktu di supermarket besar dekat sekolah. Jiho mendorong troli yang penuh dengan snack dan mulai menatanya di rak.

Drrttt~ Drrttt~

Tiba-tiba ponsel Jiho bergetar. Jiho segera melngambil Ponsel dari kantong celananya

“Eomma ?” Jiho menggeser ikon dilayar ponsel.

“ada apa Eomma ?”

“kau sedang apa sekarang ?”

“aku sedang bekerja wae ?”

“Huh! jadi kau belum berhenti dari pekerjaanmu, sudah berapa kali eomma bilang eomma dan appa masih sanggup memenuhi kebutuhanmu sangat sanggup malah” Jiho mendesah pelan mendengar omelan ibunya yang selalu sama.

“aku sudah mengatakannya berulang kali eomma aku tidak akan berhenti aku ingin belajar mandiri”

“dasar anak keras kepala tapi yasudah tujuan ibu menelfonmu karena ibu baru saja mentransfer uang ke rekeningmu dan juga nanti ada makan malam dirumah”

“eomma sudah kubilang jangan terus mengirimiku…. eomma! Yoboseo! Eomma !” belum selesai Jiho melayangkan protesnya ibunya sudah lebih dulu memutus sambungan telfonnya.

“yang kubutuhkan bukan uang tapi kasih sayang dari kalian” Guman Jiho dalam hati. Jiho merupakan anak dari seorang kepala detektif yang sangat terkenal di korea dan ibunya bekerja sebagai dokter jadi bisa dibilang Jiho adalah anak orang kaya. Oh iya Jiho juga mempunyai kakak bernama Kim Jongin kakaknya juga bekerja sebagai seorang detektif. Namun karena pekerjaan mereka menjadi jarang berkumpul bersama membuat Jiho merasa sangat kesepian. Itulah yang membuat Jiho ingin bekerja sendiri agar lebih mandiri dan juga tidak merasa kesepian lagi. Jiho juga lebih memilih tinggal di apartemen sendiri daripada dirumah.
Jiho kembali berjalan menuju gudang sambill mendorong troli. Tiba-tiba saat Jiho ingin membuka pintu

“DOR!” Minseok tiba tiba muncul dari balik pintu.

Krikk Krikk

Jiho memandang laki-laki didepannya dengan tatapan polos sekaligus aneh?

“Ya! Minseok apa yang kau lakukan ?” tanya Jiho datar.

“Yah kenapa kau tidak terkejut sih”

“sepatumu terlihat tadi” ucap Jiho

“ck setidaknya pura-pura terkejut untukku”

“ Oh aku terkejut !”

“ percuma sudah terlambat” Ujar Minseok datar.

“ah sudahlah tidak usah dibahas dan untung aku bertemu denganmu disini aku ingin kau menyampaikan pada manager aku akan ijin hari ini”

“waeyo kau sakit ?” tanya Minseok.

“Aniya aku ada acara makan malam dengan keluargaku”

“oh keluargamu yang kaya itu”

“ Ya! Bisakah kau diam”

“ arraseo tapi 10.000 won dulu”

“aish! Tenang saja kau akan kubayar tapi bukan hari ini”

“Jinjja kapan ?” tanya Minseok dengan mata berbinar-binar.

“saat aku jadi duta shampo lain”Jiho segera berlari setelah mengerjai Minseok.

“YA! KIM JIHO!!!” Jiho tertawa mendengar teriakan Minseok.

***************************************************************************

Chanyeol dan Chaeyon saat ini sedang berjalan-jalan ditaman. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan .senyum mengembang dari bibir mereka.

“Chanyeol-ah”

“Wae ?”

“aku leleah ayo kita istirahat” Chanyeol mengangguk dan tersenyum, kemudian mengajak Chaeyeon duduk di salah satu bangku taman.

“Chanyeol-ah”

“Hm~”

“ apa yang akan kau lakukan setelah lulus nanti ?”tanya Chaeyeon sambil menyadarkan kepalanya di pundak Chanyeol.

“ tentu saja aku akan menikahimu” jawab Chanyeol sambil tersenyum.

“Ya! Kita ini masih muda”

“memangnya kenapa ? tidak salahkan kalau kita menikah muda lagipula kita sudah bertunangan”

“memang tidak salah tapi aku ingin kuliah dulu”

“kau kan masih bisa kuliah meskipun kita menikah”

“sudahlah tidak usah dibahas kita nikmati saja momen kita bersama” Chaeyeon memeluk Chanyeol dengan erat.

“kau benar kita nikmati saja” Chanyeol membalas pelukan Chaeyeon.

Drrtt~drrtt~
Ponsel Chanyeol berbunyi. Chanyeol segera mengambil poselnya dan menjawab panggilan dari seseorang.

“yobeseo”
“…..”
“Oh! Sekarang”
“…..”
“Arraseo” Tut~
Chanyeol mengakhiri telfonnya lalu kemudian menatap Chaeyeon.
Merasa diperhatikan Chaeyeon pun menoleh dan akhirnya mata mereka bertemu. Perlahan wajah Chanyeol mendekat jarak antara bibirnya dan bibir Chaeyeon hanya beberapa inci. Dan akhirnya bibir mereka menyatu Chanyeol mencium Chaeyeon. Chaeyeon melingkarkan tangannya dileher Chanyeol. Bibir mereka saling bertautan menyalurkan perasaan sayang dari keduanya. Setelah cukup lama berciuman Chanyeol melepas tautan bibir mereka.

“Chanyeol”

“Hm~”

“entah mengapa aku merasa ini ciuman perpisahan kita” Ujar Chaeyeon

“ya! Kenapa kau berfikir seperti itu”

“em entahlah hanya saja….”

“Chaeyeon dengarkan aku” Chanyeol memotong ucapa Chaeyeon.

“aku tidak akan pernah meninggalkanmu” ujar Chanyeol tegas. Mendengar kata-kata Chanyeol membuat Chaeyeon tersenyum dan memeluk Chanyeol.

“Aku percaya padamu” Chanyeol tersenyum dan membalas pelukan Chaeyeon.

“ Chaeyeon-ah mianhae sepertinya aku harus pergi sekarang, ayahku menelfon katanya ada urusan penting”

“ Eoh arraseo”

“kau tidak apa apa kan pulang sendiri”

“Eoh Gwaenchana”

“kalau begitu aku pergi dulu sampai jumpa besok” Chanyeol pun berbalik dan berjalan meninggalkan Chaeyeon. Namun baru beberapa langkah segerombolan orang datang dan membawa pergi Chanyeol secara paksa.

“Ya! Siapa kalian lepaskan aku” Chaeyeon yang melihat Chanyeol akan diculik langsung menghampiri gerombolan itu dan memukul mereka dengan tas yang ia bawa.

“Ya! Kalian lepaskan Chanyeol”
Namun itu semua sia-sia. Chanyeol digeret masuk kedalam mobil dan mobil itu melaju meninggalkan Chaeyeon yang berteriak histeris.
***************************************************************************
Jiho menusuk-nusuk potongan daging didepannya dengan lesu. Sudah setengah jam dia berada di meja makan dan makanan yang berada didepannya sudah mulai dingin namun ayah dan kakaknya belum juga pulang.

“eomma aku ingin pulang aku harus membuat tugas sekolah”

“sabarlah sedikit Jiho-ya sebentar lagi mereka pasti datang”

“Eomma kau sudah mengatakannya 30 menit yang lalu tapi mereka belum juga pulang sudahlah kalian semua memang sudah tidak peduli lagi padaku” Jiho segera mengambil tasnya dan pergi ke luar rumah. Matanya berkaca-kaca ini kejadian yang kesekian kalinya dimana keluarganya lebih mementingkan pekerjaan dari pada dirinya.
Saat Jiho hendak membuka pintu ternyata seseorang telah membukanya lebih dulu. Dan yang membukanya adalah Sang ayah dan juga kakaknya Kim Jongin yang berada di belakang sang ayah.

“Anyeong haseyo” Jiho membungkukkan badannya lalu segera pergi.

“Ya! Kim Jiho” Jongin memanggilnya namun sama sekali tidak digubris oleh Jiho.

“sudahlah Jongin mungkin adikmu sedang ingin sendiri” Ujar Ayah.

“sepertinya kita menyakitinya lagi appa” Ujar Jongin lesu dia merasa bersalah kepada adiknya.

***************************************************************************

Jiho berjalan menuju ke apartemennya sambil menangis. Entah sudah berapa kali menangis karena keluarganya. Keluarga yang seharusnya membuatnya bahagia, keluarga yang seharusnya memberikan kehangatan,keluarga yang seharusnya memberinya kasih sayang malah memberi luka dihatinya yang semakin lama semakin dalam. Kalau begini salahkah ia membenci keluarganya sendiri ?

“Hah sudahlah Kim Jiho kenapa kau menangis hanya karena appa tidak pulang tepat waktu dasar cengeng” Jiho mengusap air mata dipipinya. Saat Jiho sampai di halaman apartemen dia melihat seseorang tergeletak dipinggir jalan. Awalnya Jiho ragu untuk melihat orang itu namun akhirnya dia menghampirinya. Dengan tangan yang gemetaran Jiho membalik tubuh orang itu untuk melihat wajahnya.

“ Chanyeol !!” Jiho terkejut mengetahui orang itu adalah Chanyeol. Jiho segera membawa Chanyeol masuk ke apartemenya. Semua orang yang berada di lobi apartemen menatap Jiho dengan heran namun Jiho tidak peduli. Dia segera masuk kedalam lif dan naik menuju ke lantai apertemennya.

Ting!

Pintu lif terbuka. Setelah sampai didepan pintu Jiho mengetik password dan membawa chanyeol ke dalam apartemennya.

“Aish kenapa kau sangat tinggi” dengan susah payah Jiho menuju ke kamarnya dan membaringkan Chanyeol di ranjang. Setelah membaringkan Chanyeol Jiho mengambil kotak obat di lemarinya. Jiho mengoleskan obat merah di luka Chanyeol.

“Nah sudah selesai” Jiho menaruh obat mereh di kotak.

“ dia habis berkelahi atau bagaimana sampai terluka begini” Jiho memperhatikan wajah Chanyeol.

“sebenarnya kalau diperhatikan dia tampan juga”
“ hei! Kim Jiho apa yang barusan kau katakan” Jiho menapuk bibirnya sendiri mennyesali kata-kata yang keluar dari bibirnya.
“aigoo sepertinya aku kekurangan cairan” Jiho beranjak dari ranjang dan menuju ke dapur untuk minum”

“Ah segarnya” ujar Jiho.

Jiho hendak menaruh gelas itu di tempat pencucian piring, tiba-tiba sepasang tangan melingkar di pinggangnya. Dan pemilik tangan itu adalah Chanyeol.

“Chanyeol apa yang kau lakukan ?”Jiho segera melepaskan tangan Chanyeol dari pinggangnya.

“Wae ? apakah aku salah memeluk tunanganku sendiri” ujar Chanyeol sambil menunjukkan smirk nya.

“Mwo tunangan ? Ya! Aku ini bukan tunanganmu aku ini Jiho dan tunanganmu itu Chaeyeon jangan bercan…” Jiho berhenti berbicara. Seluruh tubuhnya membeku saat sesuatu yang kenyal menempel di bibirnya. Chanyeol mencium Jiho !!

“sudah ?” ujar Chanyeol saat menjauhkan bibirnya.

“E..Eoh ?”

“apa kau masih marah karena aku dekat dengan Chaeyeon? tunanganku itu kau Kim Jiho bukan Chaeyeon”

“tap..tapi” Jiho diam dia memikirkan suatu hal. Mungkinkah Chanyeol hilan ingatan ?
TBC
Hai ketemu lagi dengan Fanboy gaje ini. gimana seru gak, ceritanya ngefeel gak soalnya di ff ini aku berusaha membuat konflik yang lebih rumit dari ff sebelumnya jadi kalau gak ngefeel mohon maaf dan maaf kalau ada typo seperti Chanyeol jadi Chaeyeon atau sebaliknya karena nulis percakapan dengan nama cast yang hampir sama itu susah dan perlu konsentrasi. Dan buat yang nunggu I Found Love maaf banget ya harusnya aku ngirimnya barengan sama ff ini tapi setelah aku lihat keseluruhan ceritanya rasanya ada yang kurang gitu jadi aku akan merombak total chapter 3 dari I Found Love. Ok sekian dulu ya jangan lupa komennya ya aku butuh saran dan kritik dari kalian terima kasih

4 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE]When Everything Changes (Chapter 1)

  1. aduh kak, nungguin i found love malah dikasih ini. ya jatuh cinta seh aku jadinya sm ff ini? dilanjut loh kak! i found lovenya juga ditunggu. eh,,iya ceritanya ngefeel kok. tapi bnyak typo gentayangan juga -,- ditunggu lah pokoknya kelanjutannya :)) hwaiting^^

  2. Haii kakk ketemu lagi^^

    Woah., nanti ni ff penuh konflik konflik dan konflik..kkkkk

    Entah kenapa tadi pas aku bca : “Keluarga yang seharusnya membuatnya bahagia, keluarga yang seharusnya memberikan kehangatan,keluarga yang seharusnya memberinya kasih sayang malah memberi luka dihatinya yang semakin lama semakin dalam. Kalau begini salahkah ia membenci keluarganya sendiri ?” aku jadi nyesekk sendiri kak 😢😢

    Dan yang jadi pertanyaan adlh : “apa kau masih marah karena aku dekat dengan Chaeyeon? tunanganku itu kau Kim Jiho bukan Chaeyeon”. Apa sebenernya maksud dari perkataan chanyeol oppa???

    Next dtunggu^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s