[EXOFFI FREELANCE] Autumn (Chapter 15B)

Puspita.desu’s present for Special Autumn the Wedding

Byun Baekhyun and Kim Yoora’s stories

Romance • Sad • Angst • Idol Life • Complicated

For 15+ and Chaptered.

Kejutaann!!

Chapter 15b bukan ending melainkan spesial episod, kekeke~

Setelah sekian lama hidup mereka terombang/i penuh tekanan, air mata #eelah, sekarang aku mau Kasih mereka kebahagiaan tak terhingga hahaha. Ok, ini romance sangat romance dan alay terlalu alay. Maafkan jangan mabok, akibat jiwa romance tak tersalurkan jadi malah ngayal dan ngalay di ff. Bayangin aja Yoora itu kalian walau jauh dari kenyataan #ditendang 

******

Cinta tak bisa ditahan seberapapun kau memendamnya,

Cinta tak bisa diinginkan seberapapun kau mengelaknya,

Cinta tak bisa diabaikan seberapapun kau menghilangkannya,

Hal apapun yang kau tahan, kau pendam, kau elak. Akuilah, seperti aku mengakui.

Aku mencintaimu..

 

.

.

“Aku akan menikahinya..! ”

Byun Baekhyun baru saja membuat semua orang yang ada diruangan pers conference memekik,

Kaget,

Bingung,

Bahagia,

Sedih.

Apa lagi? Perasaan yang tercampur aduk bak roller coaster.

Kim Yoora tertunduk saat puluhan kilat kamera dengan sangat jelas memotretnya, menginginkan gambar dirinya lebih dekat lagi. Bagai ingin menyampaikan pada semua tayangan televisi bahwa inilah sosok calon istri seorang Byun Baekhyun.

Tertelan dalam kerongkongannya, dia sulit bernafas. Memikirkan apa reaksi tetangga dekatnya yang sangat menggemari Baekhyun juga, Lee Hyeri sahabatnya yang akan kuliah bersama, ataupun teman sekelasnya nanti yang mungkin akan mencemoohnya bak orang gila.

Kau tidak boleh dulu masuk universitas.

Oh Yoora teringat ucapan Baekhyun tadi malam saat dirinya mengutarakan rencananya untuk kuliah.

Jaga bayi kita baik-baik Yoora..

Maka Yoora mengusap perutnya pelan, menimbulkan reaksi para wartawan yang memang telah menerka-nerka bahwa Yoora hamil.

Tak mungkin jika seorang superstar muda yang sedang berada dipuncaknya menikah tiba-tiba tanpa ada alasan dibaliknya. Alasan luar biasa sampai Baekhyun sempat menghilang karena cidera diperutnya dan satu bulan belakangan yang terlihat murung jika tertangkap kamera.

Lalu sekarang mengadakan jumpa pers dadakan dan mengumumkan dengan bangga bahwa dia akan menikah dengan gadis yang sempat Baekhyun gandeng di konsernya.

Lupakan lupakan, ini terlalu rumit.

Tak ada yang tahu bagaimana kehidupan asli para superstar jika kau tidak masuk langsung kedalamnya.

Ya, itulah kenyataan.

Byun Baekhyun dulu yang mencintai Kim Taeyeon setengah mati kini berubah haluan pada seorang penggemarnya yang dia hamili tanpa sengaja. Bahkan berulang kali Baekhyun menyakitinya, semuanya dan sampai kini gadis itu dihamili lagi olehnya.

Mr. Lee yang berada di samping Baekhyun pun tampak menggeleng tak habis fikir lantas menyeringai geli. Baekhyun yang dini hari mendatanginya memamerkan hasil test kehamilan Yoora dengan bangganya dan memaksa mengadakan pertemuan gila seperti ini.

Anak muda sekarang memang kadang tidak waras,

Menghamili lagi.

Ya, Baekhyun adalah pria terbrengsek yang pernah ditemuinya.

“Dari mana asal anda Kim Yoora? ”

“Apa nona adalah teman masa kecil Baekhyun dulu? ”

“Berapa usiamu? Nona terlihat masih sangat muda. ”

“Apa nona tak terpengaruh dengan kabar bahwa anda yang merebut Baekhyun dari Taeyeon? ”

Kim Taeyeon.

Baekhyun berdehem lantas tersenyum, menggenggam tangan gugup Yoora dan berbisik menyuruhnya untuk melihat kedepan. Maka Yoora melirik padanya dengan senyum takut.

“Dia adalah Kim Yoora yang dipertemukan dengan cara terindah yang tak pernah aku bayangkan. Dia Kim Yoora, gadis cantik yang berasal dari tangan indah Tuhan yang diciptakan hanya untukku. Dia Kim Yoora, gadis yang menjadi pilihanku tanpa paksaan dari siapapun. Kim Yoora adalah calon ibu dari anak-anakku, aku mencintainya tanpa cela. Sungguh, tolong buang fikiran buruk jika gadis ini yang merebutku dari nona Taeyeon. Tolong, hargai dia sebagaimana kalian menghargaiku. Adapun mengapa aku menikahinya secepat ini karena aku ingin segera mengikatnya secara sah, aku tak apa jika sebagian dari kalian membenciku, tapi tolong jangan benci Kim Yoora. Dan jika diperkenankan aku akan meneruskan kontrakku dengan EXO jika tidak maka dengan hormat aku akan keluar..! ”

Semuanya terdiam, Mr. Lee So Man mengerutkan wajahnya bingung. Sungguh ini diluar nalarnya, tak ada perjanjian jika Baekhyun akan keluar jika para fans-nya mencela dirinya. Dia tentu masih mengijinkan Baekhyun berkarir dan menyiapkan solo karir untuknya jika para fansnya menolak Baekhyun masih dalam grup Exo.

Sungguh dia menyukai Kim Yoora bagai pada anaknya sendiri, jika tidak maka dia akan mendepak Baekhyun dari awal tanpa mau menerima alasan lagi.

Kim Yoora mengingatkannya pada anak gadisnya yang telah tiada. Mereka mirip.

Mereka yang cantik,

Mereka yang pemalu,

Mereka yang luar biasa baik.

Lee Yoon Jo nya sama persis dengan Kim Yoora. Itulah alasan Mr. Lee teramat menyukai Yoora. Maka Mr. Lee berdiri, membuat semua orang yang tadi mulai gaduh menjadi diam, menantikan ucapan dari direktur agensi terbesar di Korea tersebut. Menduga bahwa Baekhyun mungkin tak akan terselamatkan lagi.

Mana ada penggemar yang rela idola mereka menikah muda!

Dan tanpa sepatah katapun Mr. Lee keluar dari ruangan dengan tergesa, membuat semua orang mengikutinya dan Baekhyun yang mencelos. Terkejut bukan main jika Mr. Lee pergi begitu saja.

Tamat sudah karirnya.

Baekhyun melirik Yoora yang meremas-remas ujung dressnya takut. Wajahnya cemas dan oh tidak, sebentar lagi gadis itu menangis.

Terdengar juga teriakan keras dari luar, membuat Baekhyun mengajak Yoora untuk melihatnya. Beberapa wartawan mengikutinya dari belakang, sungguh tak ingin melewatkan satu detikpun momen Baekhyun dan Yoora. Akan menjadi komisi berlimpah jika mereka mendapatkan informasi dengan sangat akurat.

Yoora yang kini mencoba membiasakan dengan jepretan kamera mencoba mengabaikannya, memandang kearah halayak ramai dari balik punggung petugas keamanan. Terlihat Mr. Lee yang ternyata tidak benar-benar pergi sedang berteriak dengan lantang dan dibalas teriakan lagi oleh puluhan bahkan mungkin ratusan gadis didepannya.

Mereka kesal,

Mereka sedih, sampai rasanya Yoora harus menciumi kaki mereka satu persatu demi meminta maaf.

Dan dia lebih memilih diam dengan seribu pemikiran dikepalanya.

Apakah Yoora harus pergi saja dari hidup Baehyun?

Apakah Yoora harus membesarkan bayinya sendirian saja?

Apakah Yoora memang harus bunuh diri?

Dia kembali dilema. Lebih dari apapun, penggemar adalah penyemangat seorang idola. Dulu juga dia seorang penggemar. Dan akan melakukan hal yang sama jika idolanya tiba-tiba menikah.

Namun kini yang terjadi adalah dirinya menjadi terdakwa yang menyakiti ribuan hati gadis demi mendapatkan satu pria yang menjadi ayah dari jabang bayinya.

Dia mengerjap, air matanya luruh. Beberapa orang menyadari Yoora telah menangis, bahkan Baekhyun merangkulnya menenangkan.

“HALO SEMUANYA AKU LEE SOMAN, SAYA DISINI MEWAKILI PIHAK BAEKHYUN DAN YOORA. SAYA AKAN MEMBERIKAN VOTING UNTUK MEMILIH APAKAH BYUN BAEKHYUN MASIH DIPERBOLEHKAN UNTUK BERKARIR DENGAN GRUPNYA ATAU TIDAK? ”

Lee SoMan mencoba menuliskan pendengarannya karena teriakan membahana didepannya.

Sebagian mendukung Baekhyun, sebagian lagi bahkan mengoloknya dengan ucapan kasar. Dan tak sedikit dari mereka berteriak agar menyingkirkan Yoora saja.

Baekhyun mendekati kerumunan dengan tetap merangkul Yoora, menempatkan dirinya disamping Mr. Lee yang nampak geram.

Bunuh gadis jalang itu

Oppa, mengapa kau mau menikahinya? Apa bagusnya dia?

Oppa, lebih baik kau menikah dengan Taeyeon eonie saja.

Hei gadis jalang, enyah kau dari sini!

Yoora menunduk, meresapi semua olokan itu. Walau ada pula yang mendukungnya namun bagai tertelan, tak ada harganya. Dan kini serasa semakin hampa karena Baekhyun melepas rangkulannya.

Baekhyun menyilangkan tangannya memberi isyarat untuk berhenti, dan mereka baru bisa berhenti beberapa menit setelahnya. Lalu kembali merangkul pinggang Yoora erat.

“Aku mengerti bagaimana perasaan kalian, dulu Yoora adalah penggemarku juga. Aku mengerti maka aku memperkenalkannya secara resmi, agar kalian tidak merasa sakit hati ketika mengetahuinya secara sembunyi. Aku tak ingin kalian tahu aku menikah dari orang lain, maka aku mengenalkan Kim Yoora secara langsung. Aku mencintai kalian semua aku tidak membual, namun ada satu gadis yang menempati hati dan seluruh fikiranku saat ini dan selamanya. Tolong, aku sangat mencintainya. Tolong, beri kami kebebasan. Jika tak suka tak apa, kalian bisa mengeluarkanku dari grup dan membenciku. Tapi tolong, jangan halangi cinta kami. Jika hari ini aku akan menikah maka besok dan kemudian hari rekanku dan artis lainnya juga akan menikah. Kami akan melakukan itu pada waktunya, namun kalian fans kami tetap segalanya bagi kami. Tak akan menjadi sebesar ini tanpa fans kami. Kami mencintai kalian, dan aku mencintai gadis ini. Jika seperti itu, aku akan meninggalkan grup dan dunia hiburan. Terimakasih telah mencintaiku selama ini, terimakasih.”

Baekhyun menunduk dalam membuat Yoora ikut tertunduk dengan isakan yang semakin deras. Semuanya terenyuh tak ada satupun kata yang keluar dari ratusan orang didepan gedung itu. Hanya saja beberapa wartawan perempuan yang ikut menitikan air matanya melihat Yoora menangis, pelan namun membuat hati teriris. Membuat siapa saja yang mendengarnya ingin memeluk gadis itu.

Baekhyun menegakkan tubuhnya dan menghapus air mata Yoora pelan, lalu berbalik hendak pulang. Berjanji tak akan kembali lagi dan mengubur impian demi gadis yang dia cintai.

“JANGAN PERGI OPPA! ”

Terdengar teriakan nyaring yang membuat semua orang tersadar bak hipnotis. Baekhyun dan Yoora berhenti, mengeratkan pegangan tangannya.

Oppa, berbahagialah.

Aku merestui kalian.

Jangan berhenti dari karirmu.

Oppa, aku mencintaimu.

Oppa, aku akan tetap mendukungmu.

Dan ratusan ocehan lain yang mampu membuat Baekhyun berbalik, namun Yoora berlari begitu saja dengan cepat membuat Baekhyun hendak mengejarnya. Namun tidak, dia harus menyelesaikan ini terlebih dahulu.

Oppa, aku mencintaimu.

“Apa itu benar? ”

YA.

“Apa aku boleh menikah? ”

YA.

“Aku boleh tetap bernyanyi? ”

YA.

Ya Tuhan, Baekhyun tak tahu hal apa yang telah dia lakukan sampai Tuhan sebaik ini padanya. Atau Yoora-lah yang memang gadis baik.

Baekhyun sekali lagi menunduk, menggumamkan kata terimakasih berkali-kali sampai air matanya terjatuh.

Terimakasih.

 

****** “Mereka merestui kita..! ”

Baekhyun tak tahan dengan diamnya Yoora, pria itu menghentikan mobilnya dan menaikkan dagu Yoora yang terus saja tertunduk. Matanya memerah hasil dari tangisannya dan bibirnya yang terdiam seribu bahasa.

Sebenarnya apa lagi yang gadis itu fikirkan? Kebahagiaan didepan mata namun kini gadisnya seperti linglung dan hilang arah.

“Aku tak tahu jika berjuang harus seperih ini.. ”

Yoora kini mengutarakan perasaanya. Ya, berjuang dalam hidup tak semudah apa yang dia bayangkan.

Dulu Yoora selalu membayangkan jika dirinya akan menjadi penulis dan menikah dengan dokter idamannya. Namun semuanya meleset jauh dari prakiranya, dia tak tahu jika hidupnya berubah drastis hanya dalam waktu empat bulan.

Baekhyun menghela nafas leganya dan tersenyum. Ketakutannya akan Yoora yang mungkin pergi lagi masih terbayang. Maka pria itu mendekat dan memeluk gadisnya erat. Tak berniat menjawab dari ucapan Yoora tadi.

Berjuang,

Baginya berjuang demi Kim Yoora adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupnya.

.

.

Kim Jongin tersenyum senang pada dua makhluk yang baru saja sampai di apartement mereka. Baru saja dirinya melihat adegan begitu memuakan man mengharukan mereka yang bahkan menjadi trending topic terpanas dan kini keduanya ada dihadapannya.

Demi apapun keduanya bahkan tersenyum tanpa dosa seolah lupa telah membuat ribuan orang patah hati. Ya, dia tak peduli itu sungguh. Hanya saja sangat senang kala keduanya akan menikah tanpa ada halangan apapun lagi.

Jong In menarik tangan Yoora masuk membuat Baekhyun mencibir. Beraninya dia.

“Kau hebat Yoora, kau akan segera menikah hem? ”

Jong In berucap setelah mendudukan bokongnya disofa, dengan televisi menyala dan menampilkan Yoora yang menangis dan Baekhyun menghapus air matanya. Yoora meraih remote mematikan adegan memalukan itu dengan tergesa. Membuat Baekhyun dan Jong In terkekeh geli.

“Mengapa malu? Semua orang sudah tahu Yoora. ”

Jong In kembali menggoda Yoora,

“Hentikan Oppa ish..! ”

Baekhyun semakin tertawa geli melihat wajah memerah Yoora, dia merangkul gadis itu posesif membuat Jong In mendengus kesal.

“Tak perlu begitu, aku tahu dia milikmu Hyung. ”

“Ya, dia calon adik iparmu dan kau akan segera memiliki keponakan. ”

Jong In terdiam. Chanyeol, Suho dan Sehun yang sedari tadi bersembunyi mengeluarkan dirinya karena tertarik dengan pembicaraan Baekhyun.

Keponakan?

Bukankah Yoora keguguran?

Ini juga yang membuat mereka terbingung, Yoora kehilangan bayinya namun Baekhyun tetap mengumumkan pernikahan mereka. Dan Mr. Lee mengijinkan mereka begitu saja.

Tidak masuk akal,

Atau jika..

“Yoora hamil lagi! ”

APA?

YAK KAU GILA.

Dan Yoora memukul bahu Baekhyun keras akibat pengakuan memalukannya itu. Gadis itu meringis, menyembunyikan wajahnya dengan bantal sofa.

Dia malu dengan Baekhyun yang tak tahu malu.

Yoora mengerang, dan kekehan serta pekikan lain muncul bergantian.

“Kau benar-benar brengsek Baek! ”

Suho menepuk bahu Baekhyun dramatis,

Diikuti Chanyeol dan Sehun yang menggeleng tak percaya. Dan Jong In yang kini sukses merangkul Yoora yang masih malu.

“Yah, lepaskan Yoora. Jangan dekat-dekat! ”

Baekhyun menjauhkan paksa tubuh keduanya, namun Yoora menolak dan malah mendekati Sehun yang kini bergantian merangkul Yoora. Dan semua terkikik geli karena Baekhyun yang berang.

Kyungsoo tersenyum simpul melihat mereka dari balik kamarnya, dia senang jika Yoora senang. Itu memang janjinya sampai kapanpun.

.

.

Yoora merasakan dadanya berdegup kencang ketika pelayan menanyakannya agar dia bersiap. Dia tidak siap sampai kapanpun, namun tak bisa berdiam diri disini selamanya.

Maka dengan tidak kontras nya dia mengangguk dan tirai didepannya terbuka begitu saja. Menampilkan dirinya dengan balutan gaun pengantin yang entah, mungkin jelek luar biasa. Yoora menunduk, tak ingin tahu bagaimana reaksi pria yang sedari tadi menunggunya dibalik tirai.

Dia malu sampai rasanya gelayar aneh muncul diseluruh tubuhnya.

Dan melamun sampai tak menyadari Baekhyun kini ada dihadapannya dan mengangkat dagu nya pelan. Baekhyun kini juga terbalut tuxedo putih yang menawan dan jangan tanya bagaimana wajah pria itu sekarang.

Bagai dewa olympus yang dipaksa turun ke bumi dan Yoora adalah gadis paling beruntung karena mendapatkan hatinya.

Yoora ikut tersenyum, mengenyahkan rasa malunya sejenak.

“Kau cantik,! ”

Puji Baekhyun, melirik penampilan Yoora dari bawah. Ya, gaun tercantik yang pernah Yoora pakai. Terlebih dia mengenakannya dihadapan orang yang dia cintai, hal apa lagi yang membahagiakan dari ini?

Baekhyun mendekat, mengusap pipi Yoora lembut mengabaikan para pelayan yang tersenyum malu sembari memalingkan wajah mereka.

“Kau yang tercantik sayang! ”

“Oppa? ”

“Ya? ”

“Apa gaunnya tidak berlebihan? ”

Yoora melihat kebelakang ekor gaunnya yang menjuntai panjang.

“Bagaimana jika nanti Appa atau kau menginjak gaunnya? ”

Ya Tuhan,

Kau mulai lagi Kim Yoora.

Baekhyun menghela nafasnya melihat wajah polos Yoora. Memberikan kameranya pada pelayan dan meminta mengambil gambar mereka.

“Kita ganti saja gaunnya Oppa, ini gerah! ”

“Diam atau kau kucium sekarang! ”

Ck, mesum!

.

.

“Kenalkan aku pada Kyungsoo! ”

Yoora melirik Hyeri dengan malas, gadis itu tetiba datang di ruang rias pengantin dengan hebohnya. Alih-alih mengucapkan selamat padanya, dia lebih memilih memaksa Yoora mengenalkannya pada pria bermata bulat itu.

Hyeri memang penggemar berat Kyungsoo, Yoora sedikit melupakan fakta itu. Dan kini sahabatnya itu girang bukan main akan bertemu dengan idolanya. Dan lihat penampilannya, Yoora bersumpah ini adalah penampilan tercantik Hyeri.

“Ngomong-ngomong kau cantik sekali Yoora..!

“Ah selamat yaa, aku tak menyangka kau menikah secepat ini. Kau meninggalkanku kau tahu? Kau membuatku seperti gadis tua yang belum menikah, ish kau jahat.! ”

Hyeri kembali pada tabiatnya yang suka mengoceh, raut sedih berusaha Hyeri sembunyikan namun Yoora tahu dari mata berkaca gadis itu.

Yoora berdiri dan meraih kedua tangan Hyeri. Keduanya berpelukan erat.

“Aku tidak meninggalkanmu Hyeri, aku ada dan selalu disini. Aku hanya menikah dan kau bisa mengunjungiku kapan saja.! ”

Hyeri terisak dibahu Yoora, kepalanya mengangguk-angguk.

Namun semakin menangis mengingat pertemanan mereka sejak junior high school.

Kim Yoora adalah sahabat terbaik yang pernah Hyeri miliki.

Kim Yoora yang menampungnya ketika orangtua Hyeri bercerai,

Kim Yoora yang melawan teman-temannya disekolah karena peringkatnya yang miris,

Kim Yoora bahkan sangat pantas mendapatkan kebahagiaan tiada tara dari Baekhyun. Gadis luar biasa yang pernah Hyeri temui, Baekhyun malah menjadi pria beruntung karena mendapatkan Yoora.

“Sudah jangan menangis, aku akan memperkenalkanmu pada Kyungsoo Oppa.! ”

“Yak kau bahkan memanggilnya Oppa? Lancang sekali kau! ”

Hyeri melepas pelukannya, dan merengut kesal. Yoora lagi-lagi hanya tertawa.

.

.

“Kau siap? ”

Sekali lagi Ayah Yoora bertanya, ini adalah pertanyaan kelima setelah sebelumnya anak gadisnya menggeleng tak siap. Dia berjanji jika Yoora kembali menggeleng maka dia akan menyeret anaknya ke altar.

Dia tahu Yoora gugup, tapi tidak untuk membuang waktu.

Yoora mengangguk, membuat ayahnya tersenyum karena tidak jadi melaksanakan niat buruknya. Yoora merangkul tangan tuan Kim dan penjaga pintu membuka gerbang gereja perlahan.

Menampilkan barisan para tamu yang terpukau akan kecantikan Yoora. Tak ada kamera, Baekhyun memilih pesta privasi karena ingin Yoora merasa nyaman dengan pernikahannya. Hanya saja, seluruh artis dari agensinya datang dan menyaksikan momen sakral tersebut.

Termasuk Taeyeon yang duduk melihatnya melangkah. Yoora menutup matanya menghiraukan, lantas kembali membukanya dan Baekhyun berada dihadapannya dengan gagah, tampan dan mempesona.

Siapa yang tak bisa mabuk terhadapnya?

Baekhyun tersenyum dan Yoora membalasnya.

Ayah Yoora mengenggam tangannya dan Baekhyun meraihnya perlahan,membisikkan sesuatu pada pria itu sebelum melanjutkan langkahnya kehadapan pendeta. Yoora meremas lengan Baekhyun gugup.

“Saudara Byun Baekhyun, bersediakah anda menemani istri anda dalam keadaan suka maupun duka, susah maupun senang atau sehat maupun sakit, bersediakah anda? ”

“Ya, saya bersedia. ”

Baekhyun menjawab dengan senyum mengembang.

“Saudari Kim Yoora, bersediakah anda menemani suami anda dalam keadaan suka maupun duka, susah maupun senang atau sehat maupun sakit. Bersediakah anda? ”

Yoora terdiam, meresapi pertanyaan pendeta.

Suka,

Duka,

Senang,

Sedih,

Sehat,

Sakit.

Semuanya bahkan sudah mereka lalui sebelum menikah. Apa sesudah menikah mereka akan tetap melaluinya bersama?

Apa Baekhyun akan menepati janjinya?

Lama Yoora terdiam membuat seluruh yang ada disana terheran. Namun Yoora tersenyum menatap pendetanya, tak ingin lagi meragukan Baekhyun yang sebegitu kerasnya berjuang demi dirinya.

“Ya, aku bersedia.! ”

Jawabnya lantang, Baekhyun tersenyum bahagia. Menyematkan cincin bergantian dan kini keduanya saling berhadapan.

Momen yang paling dinantika para tamu undangan. Ibu Yoora dan Baekhyun yang berdampingan bahkan menyiapkan kameranya untuk mengabadikan momen tersebut.

Baekhyun mengusap kepala Yoora lembut, pria itu mencium kening Yoora perlahan, hidung, kedua pipi lantas berhenti sejenak saling memandang. Mencium bibir Yoora dan melumatnya lembut, tepukan keras bergema diseluruh ruangan.

Baekhyun memeluk Yoora erat, dia bahagia. Dia bahagia.

“Aku mencintaimu! ”

“Aku mencintaimu, Oppa”

Jaga anakku dengan baik.

Ya, aboji.

.

.

“Ini Super Junior! ”

“Ya aku tahu”

Kim Yoora tersenyum manis pada senior Baekhyun dan membuat pria itu mual.

Selesai pemberkatan, mereka langsung mengadakan resepsi di depan gereja. Dan Yoora dengan memaksa dan wajah memelas ingin diperkenalkan dengan teman artis Baekhyun di agensinya.

Yang demi apapun membuat Baekhyun pusing luar biasa.

“Ah kau cantik sekali Yoora.. ”

Puji Leeteuk diikuti lainnya yang mengangguk semangat, Yoora hanya tersenyum malu.

“Makan disini jika kau mau! ”

Kyuhyun menyisakan satu tempat duduk untuk Yoora, gadis itu hendak melangkah namun Baekhyun menahannya.

“Ah Hyung, kami harus menyapa tamu lain terlebih dahulu! ”

Jawan Baekhyun sopan, Yoora hanya bisa mengerucut sebal ketika Baekhyun menyeretnya ke tempat lain. Baekhyun membawanya ke meja berisikan 9 wanita cantik didalamnya. F(x)  dan Red velvet.

“Halo eonie, selamat menikmati jamuannya! ”

Ucap Yoora sopan sembari menunduk.

“Hai Yoora, selamat atas pernikahannya yaa. ”

Sapa gadis yang Yoora tahu bernama Wendi.

“Kau cantik sekali Yoora! ”

Seulgi menimpali.

“Semoga bahagia menyertai kalian! ”

Oh itu Kristal, dia bahkan lebih cantik dari pada yang terpampang dilayar. Oh semuanya cantik, Yoora mengangguk sembari melihat kulit mereka yang sangat terawat.

Namun lamunannya kembali terampas karena Baekhyun menyeretnya kembali, menghampiri meja dengan 8gadis.

Meja yang sebenarnya ingin Baekhyun hindari, namun dia berfikir jika semuanya sudah selesai dan kini jangan lagi ada permusuhan.

“Hai Baek, Hai Yoora selamat atas pernikahannya yaa. ”

Sapa Tiffany ramah, namun Yoora hanya bisa tersenyum simpul dan menunduk sesekali memalingkan pandangan pada gadis yang duduk di ujung kursi dengan anggunnya. Menatap Yoora dan Baekhyun bergantian.

Yoora memegang tangan Baekhyun ingin mengajaknya pergi, namun sesuatu baru saja menahannya.

“Selamat atas pernikahannya, semoga kalian bahagia selalu! ”

Dan itu suara Taeyeon. Mengalun lembut penuh kerelaan, tanpa paksaan. Doa yang begitu menyejukkan.

Yoora dan Baekhyun menatap Taeyeon yang kini tersenyum manis, teman satu grup nya pun begitu terkejut dengan apa yang mereka dengar. Begitu jauh dengan praduga mereka yang mengira Taeyeon akan merusak pestanya.

“Terimakasih eonie”

“Terimakasih noona.. ”

Lalu keduanya pergi dan Yoora sempat melihat Kyungsoo dan Hyeri berbincang dengan asiknya.

Yoora tersenyum.

Semoga kau bahagia Kyungsoo Oppa.

******

“Yak mengapa harus ada batasnya?”

“Itu supaya kau tidak melakukan apapun padaku! ”

“Kita sudah menikah sayang, sebelum menikahpun kau tak membatasi tempat tidur seperti ini! ”

“Itu berbeda Oppa! ”

“Berbeda apanya? ”

Baekhyun mendengus kesal karena Yoora dengan seenak jidatnya memberikan batasan tempat tidur mereka dengan 6boneka besar. Alhasil kasurnya hanya ditempati oleh boneka sialan itu dan hanya menyisakan tempat yang sampai beruang bertelurpun tak akan muat dengan Baekhyun.

Kim Yoora memang selalu mengejutkan.

Baekhyun menyingkirkan boneka-boneka itu dan membuangnya sembarangan membuat Yoora bangkit dari berbaringnya.

“Ih kau ini kenapa? ”

Pekik Yoora.

Baekhyun duduk berhadapan dengan Yoora yang merajuk. Lantas dengan tiba-tiba memeluknya erat.

Yoora yang terbingung hanya membalas pelukan Baekhyun, mengusap punggung tegap suaminya sayang.

“Kau takut? Maafkan aku sayang! ”

Ya, Yoora teringat akan dua kejadian Baekhyun memaksanya bercinta. Dia takut, sedikit trauma bahkan. Sekalipun Baekhyun pria yang dia cintai, tetap saja tak bisa mengurangi rasa takutnya. Terlebih Baekhyun sendiri yang membuatnya trauma.

“Maafkan aku sayang!”

Yoora mengangguk, melepas pelukan Baekhyun dan membelai wajah aristokrat prianya.

“Aku tak apa Oppa”

Baekhyun tersenyum dan mengecup dahi Yoora, lantas turun semakin turun sampai melumat bibir cherry Yoora perlahan. menegang, meremas bahu Baekhyun ketika merasakan ciumannya memanas bahkan Baekhyun sudah berani menghisap lidahnya.

Bak terhipnotis,

Bak hilang ingatan.

Yoora tak tahu apa yang seterusnya terjadi, yang dia tahu hanya dirinya yang mencintai Baekhyun.

.

.

.

Kim Yoora mengerang dalam pelukan Baekhyun, melupakan tubuh polos mereka dibalik selimut. Yoora mendongak, seketika dihadiahi ciuman oleh Baekhyun.

Pria itu bangun lebih dulu, istri macam apa dia?

“Good morning! ”

Sapa Baekhyun dengan suara serak.

Belum sampai Yoora menjawabnya, pintu kamar mereka terbuka dengan indahnya, menampilkan Park Chanyeol yang tersenyum tanpa dosa.

Yoora terkejut bukan main, menaikkan selimutnya dan bersembunyi didada Baekhyun. Baekhyun memeluknya erat, menghindari Yoora dari tatapan Chanyeol.

“Yak KENAPA KAU ADA DISINI? KAU MAU MATI HAH?

Baekhyun berteriak marah, namun Chanyeol menggedikkan bahunya kurang ajar.

“Kau lupa? Kami semalam menginap disini, dan diberi musik gratis oleh kalian berdua! ”

Yoora meringis dan hampir menangis di pelukan Baekhyun.

Betapa bodohnya dia tak ingat itu.

“Sialan! ”

“Hahaha aku hanya ingin memberitahu jika sarapan sudah siap! ”

“Pergi kau sialan! ”

Chanyeol kembali tertawa dan menutup pintu, namun sedetik kemudian kembali membuka pintunya.

“Oh ya, suaramu Indah sekali Yoora.Bahkan Kyungsoo memerah sepanjang malam.. ”

“Opppaaaa! ”

“YAK PARK CHANYEOL KUBUNUH KAU SIALAN! ”

.

.

To be continued..

 

 

5 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Autumn (Chapter 15B)

  1. Adegan mengharukan..
    Uri baek kerenn pas di agensi, huhu terpesona aku walau ini hanya ff#gilayaah
    Moga langgeng, baek bs jd suami siaga. Chukka lah*seneng
    Yeol oppa sumpah bikin ngakak! Gk kebayang wajah yoora merah x ya. Di goda begitu

  2. Ciyee yang jadi nikah,,
    Ciyee yang direstuin sma fans..
    Ciyee yang hamil lagiii
    Ciyee yang diikhlasin sma kyungsoo sma taeyoon.
    Ciyee yang ketewak sma Chanyeoll wkwkwkwk ini aku ngakak sumpah.

    Akhirnya di post jugaa😀
    Semoga bahagia yaa yoora sma baekhyun. #amiinnn hehe.
    ditunggu kelanjutannya.🙂

  3. Huhuhu akhirnya mereka menikah dan semua fansnya bisa jadi fans dewasa ya setelah baekhyun yang bersuara.. terharu thor..
    Hahaha itu yg terakhir bikin ngakak sial, si chanyeol tanpa dosa ya nongol didepan pintu 😂 dan kyungsoo memerah 😂😂😂 hahaha

    Next thor! Fighting

  4. Huwahahahahah Ak ngakak
    chanyeol emg dasar!!
    kyungsoo Kasihan harus denger, sampe merah wjhnya hahaha pasti gak sggup byginnya wkwkwkwk, penasaran gmn reaksi sehun denger itu, suho cuman geleng geleng liat kelakuan anak anaknya hahaha
    Btw baek yoora congrats, akhirnya sama sama lgi. Baek jgn trllu nfsuan kasihan yooranya 😌
    Next next juseyoooo 😉

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s