[EXOFFI Facebook] Satnight – Vignette

satnight

Satnight

written by Bigboss

T | Romance, Satnight moment | Suho, Seulgi

 

DISCLAIMER

DON’T BE SILENT READERS AND DON’T BE PLAGIAT. Kasihan authornya kalo diplagiat kan?

.
.

.
.

.

© BigBoss present 2016

 

 

 

Gadis itu mengendarai motornya dengan sangat cepat menuju alamat tujuannya, untuk mengirim kotak makan malam yang dipesan dari kedai keluarganya.

Disepanjang jalan ia melihat banyak sekali pasangan kekasih yang pergi berkencan, dan itu membuatnya iri. Kenapa dari sekian ribu orang hanya dirinyalah yang masih sendiri. Malam minggu selalu menjadi momok mengerikan baginya, disaat teman – temannya pergi berkencan dan hanya dirinyalah yang harus mengantar semua pesanan ini.

 

***

 

Akhirnya ia sampai di sebuah gedung perkantoran yang bisa dibilang sangat besar serta menjulang tinggi menembus awan, orang – orang biasa menyebutnya gedung pencakar langit. Karena gedung itu memang sangat tinggi. “ apa benar ini tempatnya?” gumamya sambil melihat kembali kertas yang berisi alamat tujuannya. Gadis itu menengadakan kepalanya melihat seberapa tinggi gedung itu. “ wow benar benar tinggi “

Gadis itu berjalan ke dalam gedung dan masuk ke dalam lift. Lalu seorang pria berjalan kearahnya, masuk ke dalam lift juga dan pria itu berdiri tepat di sampingnya. Setelah pria itu pergi, orang – orang yang ada di belakang membicarakan pria tadi dengan pujian yang berlebihan.

 

 

“ bukankah pria tadi sangat tampan?….oh dia juga keren “

 

“ ya betapa beruntungnya gadis yang menjadi pacarnya”

 

“ oh Tuhan aku harap aku adalah kekasihnya “

 

“ eh kudengar dia belum punya pacar “

 

“ benarkah ?”

 

 

Setelah orang – orang itu pergi, gadis bernama lengkap lee Seulgi itu, baru bisa merasakan sebuah kedamaian. Bukankah mereka terlalu berlebihan ?

Bagi Seulgi pria tadi biasa saja baginya, tapi perlu diakui dia memang tampan. “ ya betapa beruntung gadis yang menjadi pacarnya “ ucapnya saat keluar dari lift.

 

***

 

“ selesai… dan tinggal satu kotak lagi yang belum aku kirim “ Seulgi merogoh saku celananya dan menemukan secarik kertas berisi sebuah alamat.

Seulgi berhenti disebuah taman dan mencari orang yang memesan kotak makan malamnya. “ apa benar ini tempatnya ?” ucapnya ragu. Dan tanpa sengaja ia melihat seorang gadis di ujung sana melambai kearahnya. “ apa dia?” Seulgi berjalan mendekati gadis yang melambai padanya itu. Dan dari dekat ia hanya bisa melongo saat tahu siapa orang yang memesan kotak makan malamnya “ Seohyun-ah ?”

“ oh Seulgi-ah apa yang-“ gadis itu menghentikan ucapannya saat melihat Seulgi membawa pesanannya. “ bukannya kau bilang kau sedang berkencan?” lanjutnya

“ ya itu” jawab Seulgi tergagap.

“ oh kenalkan ini pacarku, Baekhyun “ gadis itu memperkenalkan teman prianya pada Seulgi. “ kau mau bergabung bersama kami?” Tanya Seohyun.

“ ne?” Seulgi ngerjapkan matanya mendengar pertanyaan Seohyun.

 

***

 

“ yang benar saja mengajakku bergabung?” gerutunya sambil menendang semua batu yang ada di hadapannya “ tentu saja aku mau “ ucapnya dengan tatapan sayu, dan saat ini ia sudah duduk disalah satu bangku yang tersedia di taman.

“ seandainya saat ini aku sedang berkencan, maksudku benar benar berkencan-“ tiba tiba sebuah es loli mendarat di depan wajahnya.

 

***

 

“ kau terkejut ?” Tanya pria itu yang saat ini sudah duduk disebelah seulgi yang tengah asik memakan es lolinya.

“ bagaimana hubunganmu dengan pacarmu?” Tanya pria itu, yang tadinya bertemu dengan sulgi di lift. Dan yang memberi es loli itu pada Seulgi adalah pria itu juga. “ apa kau sudah punya pacar? “ lanjut pria itu.

“ kenapa kau ingin tahu ?” Seulgi balik bertanya dengan tatapan sinis “ maaf tadi aku tidak mengenalimu “ lanjut Seulgi tanpa menatap pria itu. selain bertemu di lift ternyata pria itu adalah teman Seulgi selama junior high school. Lebih tepatnya teman sekelas seulgi.

Setelah itu mereka hanya diam. “ kau tahu saat kita masih junior high school dulu, aku tidak pernah melihatmu bersama seorang pria, apa sampai sekarang kau seperti itu?”

Gadis itu mengernyitkan alisnya “ kenapa? Apa aku harus menceritakannya padamu?”

“ aku hanya penasaran, jika kau-“

“ saat itu aku juga menyukai seseorang, tapi aku takut mengatakannya. pria yang kusukai itu pernah membuka diaryku, jadi karena itu aku…aku menyatakan cintaku padanya “

“ melalui surat “

“ bagaimana kau tahu ?!” Seulgi segera menatap pria itu dengan tatapan tajam dan membunuh.

“ aku hanya menebaknya “ nadanya terdengar seperti orang yang ketakutan. Baiklah kali ini gadis itu menang.

“ tapi anehnya “ Seulgi melanjutkan ceritanya. Melupakan tatapan membunuhnya.

“ kenapa?”

“ dia tidak menjahuiku “

“ aneh sekali…tapi kau senangkan?”

“ kenapa kau bertanya begitu ?” Tanya Seulgi dengan mulut yang berbentuk o

“ seandainya kau bertemu orang yang kau sukai itu lagi, apa kau masih menyukainya?”

“ entahlah, tapi kurasa iya. Sampai sekarang kurasa aku masih menyukainya”

“ bagaimana jika orang yang kau sukai itu aku?”

Mereka saling bertatapan. Lalu Seulgi tersenyum hambar mendengarnya “ kau bercanda “ tiba tiba sebuah ciuman mendarat di pipi Seulgi, berhasil membuat pipi gadis itu merona dan terasa sedikit panas.

“ dulu aku juga menyukai seorang gadis, perlu kuakui dia gadis yang jelek, gendut, dan wajahnya selalu saja marah. Tapi aku menyukainya, sekali tersenyum. Dia terlihat sangat manis. Dia pernah menyatakan cintanya padaku melalui sebuah surat saat aku menemukan diarynya dan membaca isinya, dia benar benar lucu, dan di depankupun dia tetap pemarah dan lucu. Bahkan sekarang dia jauh lebih lucu membuatku semakin jatuh cinta padanya “

Seulgi menatap wajah pria itu, dan tiba tiba saja pria itu mendaratkan bibirnya pada bibir Seulgi. Ciumannya begitu lembut di bibir seulgi. Entah kenapa gadis itu tak menolaknya Seulgi memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan yang diberikan pria itu di bibirnya, sentuhan yang diberikannya terasa sangat lembut di bibir Seulgi. Seperti menyalurkan rasa rindu yang telah lama terpendam.

Seulgi membalas ciuman pria itu, dan sesekali mendesahkan nama pria itu “ suho-ya sshhh..eumm “ diakhir ciuman mereka. Pria bernama Suho itu mengecup pelan kening Seulgi. Gadis itu masih memejamkan matanya ketika ia membuka matanya, pria itu- suho. Sudah pergi.

Kecewa? Ya mungkin ia sedikit kecewa. “ dia pergi? lalu apa tadi? Apa dia hanya mempermainkanku?”

Seulgi berjalan kembali ke motonya dengan tatapan sayu. Entahlah, perasaanya benar benar tak karuan saat ini. antara bahagia, sedih, dan…

Tanpa diduga ia melihat sebuah kotak berbentuk hati yang entah milik siapa dan untuk siapa, berada di sepeda motornya. Seulgi mencoba memberanikan diri membuka kotak itu, dan di dalamnya berisi sebuah kertas yang bertuliskan

 

“ HAPPY SATNIGHT MY BEE “

 

Seulgi tersenyum membacanya, bahkan saat ini pipinya berubah merah dibuatnya. Seulgi mengambil kertas itu dan ia tak menemukan hadia apapun disana. Hanya ada secarik kertas disana, seulgi membalik kertas itu dan ada nomor ponsel disana. “ hmm?”

Dan sebuah tulisan call me baby

Seulgi hanya tersenyum membacanya. Ia benar benar terharu, suho masih memanggilnya dengan nama masa kecilnya ‘bee’. “ dia masih ingat “ gumamnya bahagia. Dan ternyata benar pria itu adalah dia, pria yang sudah disukainya selama 9 tahun. Dan malam ini adalah malam minggu yang terbaik bagi gadis itu . “ gomawo “

 

THE END

One thought on “[EXOFFI Facebook] Satnight – Vignette

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s