[EXOFFI FREELANCE] Mr. Mafia (Chapter 15)

mr-mafia-cover1

Tittle/judul fanfic: Mr. Mafia

Author: Leehaera17

Length: Chapter

Genre: Romance, Action, School Life, Married life, kekerasan.

Rating: PG-19

Main Cast & Additional Cast:

 

Main Cast :

Oh Sehun (EXO) , Hwang Hyerin, Yugyeom (Got7), Tiffany (SNSD)

 

Supporting Cast :

EXO member, Got7 member, SNSD member, Beast member

 

Disclaimer :

FF ini hasil kerja sendiri yang sudah pernah di publish di Wattpat author, bisa baca di sana, ID : Leehaera17, semua tokoh hanya sebagai aktor protagonist dan antagonist, tidak ada maksut untuk melecehkan fandom manapun

jangan lupa Comment dan Like ya J

 

add BBM author untuk perkenalan, pertanyaan, dan password (jika di perlukan) : 5C482AF1

 

“ sudah bangun ? ” suara berat Oh sehun membuat Hyerin menghentikan aktifitasnya.

 

Hyerin dengan cepat bangun dari posisinya dan menatap laki – laki yang sedang dengan santainya berbaring dengan sebelah tangan di belakang kepalanya,

 

“ ap – ap – ap –apa yang terjadi ? ” Hyerin mencoba mencari penjelasaan dari apa yang sedang di tangkap kedua bola matanya,

ia yang hanya mengenakan pakaian dalam dan Sehun yang bertelanjang dada dengan boxer yang masih melekat di pinggulnya dan selimut yang menutupi keduanya,

 

“ kenapa panik seperti itu ? bukankah hal ini lazim ? kita kan suami istri ” Sehun berucap sambil memandang layar ponsel di genggamannya,

 

“ apa.. kita… me-melakukannya ? ” Hyerin bertanya hati – hati masih tidak berani untuk memandang lawan bicaranya,

 

“ wah… aku benar – benar kecewa.. sepertinya kau tidak ingat tentang kejadian tadi malam ” Sehun kini memalingkan wajahnya kearah Hyerin yang masih tidak percaya dengan apa yang terjadi,

 

Hyerin hanya terus mendang tubuhnya dengan bingung,

 

“ apa benar ia melakukannya tadi malam ? ”

 

“ tapi.. kenapa aku tidak merasakan apapun.. ” Hyerin terus menggerakan tubuhnya merasakan apa bagian bawah tubuhnya menerima serang – serang tidak terduga itu,

 

“ tidak terjadi apa .. ” kini Sehun sepertinya sudah puas dengan drama pagi yang ia buat,

 

“ apa maksutmu ? ” Hyerin kini menuntut penjelasaan,

 

“ tidak terjadi apa – apa nyonya Hwang aku tidak menidurimu atau apapun yang ada dalam pikiranmu itu.. ” Sehun bangun dari posisinya dan duduk di samping Hyerin,

 

“ be – benarkah ? ” Hyerin bertanya memastikan,

 

“ kenapa ? apa kau kecewa, atau… kau memang menginginkannya ? ” kini Sehun kembali menggoda perempuan yang sepertinya akan pingsan dalam beberapa menit lalu,

 

“ jangan mesum tuan muda ! ” Hyerin beranjak berdiri dari tempat tidur dengan cepat dan ia melupakan bahwa dirinya saat ini tidak mengenakan pakaian,

 

Sehun memperhatikan setiap lekukan yang ada di tubuh Hyerin dengan ngeri,

‘ morning call ’ itulah yang biasa para pria katakan kala adik kecilnya bangun di pagi hari,

 

Hyerin yang salah tingkah dengan cepat berjalan menuju kamar mandi dan membanting pintu dengan keras,

 

“ sial ! laki – laki itu membuatku jantungan di pagi hari ” Hyerin mengeluh di depan cermin kamar mandi besar,

 

Hyerin mulai membasuh tubuhnya perlahan dan berusaha untuk membuang bayang – bayangnya tentang tubuh indah Oh Sehun pagi ini,

 

Tunggu dulu…

 

tubuh indah ???

 

dengan cepat Hyerin menggelengkan kepalanya berharap bahwa apa yang ada di pikirannya akan pergi dengan sendirinya,

 

ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi dan mendapati Oh Sehun yang berada di depan kamar mandi menyandarkan punggungnya pada dinding kamar mandi sambil melipat kedua tangannya di dada,

 

“ sudah selesai ? ” Sehun bertanya pedas,

 

“ baru saja aku mengatakaan kalau kau sempurna dan sekarang kau kembali menjadi pangeran es batu ! ”  Hyerin mendengus dalam hatinya,

 

“ apa kau tidak bisa lihat tuan muda ? ” Hyerin menjawab ketus dan memandan Sehun yang berada tepat di depannya,

 

CUP!

 

Bibir Sehun menempel singkat di bibir Hyerin dan Sehun melangkah masuk kedalam kamar mandi dan meninggalakan Hyerin yang mematung,

 

Untuk kesekian kalinya, laki – laki itu berhasil membuat jantung Hyerin berdetak  tak karuan,

 

Hyerin menundukan kepalanya dan berjalan menuju lemari pakaiannya, ia hanya berharap tidak ada yang melihat seberapa merah wajahnya kali ini,

 

30 menit berlalu Hyerin berkutat di dapur mempersiapkan sarapan untuk Sehun juga dirinya,

 

Seperti biasa Sehun akan keluar dari kamar tidur dengan baju lengkapnya dan siap untuk menyantap makanannya,

 

Hyerin menatap laki – laki itu dalam diam, hari ini ia terlihat begitu berkarisma, menunjukan bahwa ia adalah seorang pemimpin, pernak – pernik mahal yang melekat di tubuhnya membuat ia terlihat begitu kaya, tidak seperti Oh Sehun yang mempunyai gaya bagai seorang tukang pukul tampan,

 

 

Mereka berdua duduk di meja makan berhadapan seperti biasa,

 

“ apa hari ini ada acara Khusus ? ” Hyerin membuka pertananyaan,

 

“ memangnya ada apa ? ” Sehun bertanya lagi,

 

“ tidak.. hanya saja kau terlihat seperti orang kaya hari ini.. ” Hyerin menjawab jujur dan di sambut seulas senyum tipis di bibir Oh Sehun,

 

“ hari ini aku harus menghadiri meeting penting ” Sehun menjawab,

 

“ oh.. baiklah.. apa kau akan pulang untuk makan malam ? ” Hyerin kembali bertanya,

 

“ kenapa kau jadi banyak tanya ” Sehun menghentikan kegiataannya dan memandang Hyerin yang hanya mengaduk – aduk makanannya,

 

“ kenapa tidak di makan ? ” Sehun bertanya kembali,

 

“ aku.. tidak lapar ” Hyerin menjawab singkat,

 

I’M CREEPING IN YOUR HEART BABE..

 

Dering ponsel Sehun terdengar,

 

“ ada apa ? ” Sehun menjawab panggilannya,

“ baiklah.. ” Sehun kembali berucap dan memutuskan panggilannya,

 

“ aku harus pergi, kau berangkat sekolah sendiri hari ini  ” Sehun berdiri dari meja makannya di ikuti Hyerin yang membuka pintu rumah untuk Sehun,

 

Seperti biasa, kecupan di kening Hyerin tidak pernah Sehun lupakan walau sehari,

 

Hyerin memandan punggung Sehun yang berlalu memasuki mobil mewahnya,

 

Kini Hyerin harus dengan cepat membereskan barang – barang di dapur dan berangkat kuliah karna jika tidak ia akan terlambat naik bus yang akan lewat dalam waktu 15 menit lagi,

 

Di sisi lain Sehun kembali menerima panggilan dari seseorang yang sangat ia kenal,

 

“ ada apa lagi ? ” Sehun bertanya langsung saat mengangkat ponselnya,

 

[ Sehun-aa… aku di café biasa ] suara seorang laki – laki yang terdengar berat terdengar di ujung telpon,

 

“ aku dalam perjalanan ” Sehun kembali mengucap,

 

[ baiklah – baiklah.. ] Laki – laki itu memutus sambungannya,

 

Sesampainya di tempat tujuan Sehun turun dari mobilnya langsung memasuki café yang biasa ia tuju untuk berkumpul bersama teman – temannya,

 

Ting,

 

Bell pintu café berdentung keras,

 

“ Sehun-aa! ” laki – laki tinggi dengan coat hitam menyerukan namanya, terlebih dahulu dan di lanjutkan oleh para laki – laki lainnya,

 

“ jadi apa yang terjadi ? ” Sehun bertanyaan saat berhasil mendaratkan tubuhnya di salah satu kursi yang kosong,

 

“ kemarin malam aku dan Suho hyung makan deddokpoki bersama di tempat biasa, tiba – tiba ia mendapat telpon dari sebuah nomor tak terlacak, kala itu sepertinya ia tidak sedang baik – baik saja, wajahnya begitu ketakutan, tiba – tiba ia memutuskan untuk pulang sendiri dan meninggalkanku yang masih menyantap makanan ”

 

“ bo ya ? kau masih makan saat temanmu di keadaan tidak baik – baik saja ? ” Baekhyun yang duduk di samping Xiumin memotong cerita Chanyeol,

 

“ YA ! aku sedang berada di restaurant, memang apa salahnya kalau aku makan ! ” Chanyeol menjawab kesal,

 

“ sudah.. jangan bertengkar, lanjutkan ceritanya ” kini Luhan membuka suara,

 

“ pagi ini aku bersaha untuk menghubungi ponselnya, tapi tidak bisa di jangkau, jadi aku pergi ke rumahnya dan di sambut oleh Jung Ahjumma di depan pintu, aku menanyakan apa Suho pulang tadi malam, tapi Jung Ahjumma bilang bahwa Suho belum pulang dari semalam dan menitipkan pesan bahwa jangan katakan pada siapun jika ia tidak akan pulang malam kemarin, tapi saat di telpon terdengar bahwa Suho Hyung tidak dengan keadaan baik, ia terus berbisik saat berbicara, jadi Jung Ahjumma memutuskan untuk memberi tahuku apa yang terajadi ” Chanyeol menyelesaikan kata – katanya,

 

“ Kyungsoo ” Sehun memanggil laki – laki yang memakai topi terlalu bawah sampai kau tak bisa mengenali wajahnya,

 

“ Aku tidak bisa melacaknya, sepertinya ia mematikan radar handphonenya ”

 

“ jadi.. ada yang punya ide ? ” Sehun kembali bertanya,

 

“ apa kau tidak bisa masuk kedalam system e-mailnya ? ” Luhan bertanya,

 

“ sudah ku check tidak ada yang aneh ” Kyungsoo kembali menjawab,

 

“ tidak-kah ada tempat yang sering ia kunjungi ? ” Xiumin bertanya,

 

“ bagaimana dengan wanita yang sering ia kunjungi di universitas Korea ”

 

“ benar wanita itu, apa kita harus bertemu dengannya ? ” Baekhyun memandang Sehun yang duduk di depannya,

 

“ baiklah, ayo berangkat ” Sehun mulai melangkahkan kakinya dan di ikuti teman – teman yang lain,

 

Sehun berangkat dengan Chanyeol juga Kyungsoo di ikuti mobil Xiumin yang membawa Baekhyun dan Luhan,

 

“ aku benar – benar merasa bersalah jika sampai Suho Hyung dalam bahaya ” Chanyeol menundukan kepalanya,

 

“ tenanglah lagi pula Suho Hyung bukan orang yang lemah ” Kyungsoo menjawab tapi matanya masih mengarah pada laptop tipis di pangkuannya,

 

“ apa kau masih belum bisa melacaknya ? ” Sehun kembali bertanya pada Kyungsoo yang duduk di belakang,

 

“ aku sedang mencoba ” Kyungsoo menjawab kesal,

 

“ Kyungsoo.. aku baru mengingat sesuatu, bisa kau lacak laki – laki dengan nama KAI ” Chanyeol mengucap dengan nada tergesah gesah,

 

“ siapa Kai ? ” Sehun bertanya bingung,

 

“ aku baru memingat sesuatu, nama itu selalu muncul dalam percakapannya di telpon ” Chanyeol menjawab santai,

 

“ Aku mendapatkannya, Kai adalah seorang pembunuh bayaran yang dulunya bekerja untuk WOLF dan keluar setelah beberapa minggu bekerja tanpa alasan yang jelas ” Kyungsoo membelalakan matanya saat melihat kata WOLF di sana,

 

“ Sehun-aa, apa kau tidak tau siapa dia? ” Kyungsoo kembali bertanya,

 

“ aku tak pernah tau dengan nama Kai, tapi mungkin saat aku melihatnya aku akan tau ” Sehun menjawab singkat,

 

Tanpa terasa mereka sampai di univeristas yang mereka tuju, dengan cepat Sehun memarkirkan mobilnya dan menunggu temannya yang lain,

 

Mereka semua masuk kedalam universitas dan mendapati seorang wanita yang berdiri menyambut para tamu,

 

“ Permisi ada yang bisa saya bantu ” wanita itu menyambut dengan senyum ramah,

 

“ aku ingin bertemu dengan nyonya Kim Jiyoung ” Chanyeol berkata dengan senyum terbaiknya,

 

“ Maksutmu kepala department? ”  wanita itu berkata,

 

“ iya ” Chanyeol kemabali menganggukan kepalanya,

 

“ mari silahkan lewat sini ” wanita itu menunjukan jalan menuju lorong universitas dan berhenti di depan pintu sebuah ruangan,

 

ia mengetok pintu itu pelan,

 

“ nyonya… ada yang ingin bertemu ” wanita itu berkata sedikit berteriak,

 

“ masuk ” sebuah suara terdengar dari dalam ruangan,

 

saat pintu ruangan terbuka, terlihat seorang wanita yang sangat anggun duduk di belakang meja besar dengan banyak kertas di atasnya memandang kearah 6 orang yang baru saja memasuki ruangannya,

 

“ apa anda nyonya kim Jiyoung ? ” Chanyeol membuka suara,

 

“ benar.. ada yang bisa aku bantu ? ” wanita itu berdiri dari tempat duduknya dan mempersilahkan para tamunya untuk duduk di sofa ruang kerjanya,

 

“ kami ke sini ingin menanyakan kapan terakhir kali kau bertemu dengan Suho Hyung ” Baekhyun kini bertanya,

 

“ Suho ? memangnya ada masalah apa ? ” wanita itu terlihat terkejut dengan pertanyaan barusan,

 

“ tidak ada apa – apa hanya saja memang belakangan ini ia sedikit aneh ” wanita itu memalingkan pandangannya,

 

“ aneh ? maksutmu ? ” Sehun menatap tajam lawan bicaranya,

 

“ seperti dua hari, bisanya Suho selalu menagajakku ke pesta rekan kerjanya dan memperkenalkanku sebagai calon istrinya, tapi kemarin ia bersih keras melarangku untuk ikut ke pesta itu dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal ” wanita itu kembali mengucap,

 

“ tunggu dulu, kau adalah calon istri Suho Hyung ? ” kini Xiumin juga Luhan membuka mulutnya lebar,

 

“ apa… ada yang salah dengan itu ? ” wanita itu bingung dengan reaksi para laki – laki yang baru saja ia lihat hari ini,

 

“ apa kau tau apa pekerjaan Suho Hyung  ? ” kini Luhan bertanya serius,

 

“ tentu.. ia pemilik toko kue di  myoondong street bukan ? ” perempuan itu bertanya bingung,

 

“ iya benar, ia pemilik toko kue ” kini Baekhyun menahan tawanya,

 

“ jadi apa kau bertemu dengan Suho Hyung kemarin ? ” Chanyeol kembali bertanya,

 

“ kemarin Suho mengirim pesan untuk tidak memberi tahu pada siapapun dimana keberadaannya ” wanita itu menjawab tegas,

 

“ maksutmu ? jadi kau tau dimana Suho Hyung ? ” Chanyeol kembali bertanya,

 

“ tertakhir kali yang aku tau, ia sendang dalam perjalanan menuju Dongdaemun ” wanita itu menatap Chanyeol gugup,

 

“ saat itu sepertinya ia ada di dalam mobil dan ia mengabarkan akan tinggal di tempat itu tapi entah kapan akan pulang ” kata wanita itu lagi,

 

Sehun menatap wajah teman – temannya dan beranjak dari tempatnya,

 

“ terima kasih Jiyoung-sshi.. ” Chanyeol memberikan senyum terakhirnya,

Sehun melangkah dengan wajah curiga, ia tau sesuatu tentang Dongadaemun,

 

“ ada apa ? ” Chanyeol mencoba menyamakan langkah kakinya dengan Sehun,
“ Aku punya firasat buruk ” Chanyeol kembali mengucap,

 

mereka semua menaiki mobil seperti tadi dan meluncur mengikuti mobil Sehun,

waktu menunjukan pukul 2 sore jalan terasa sedikit sepi,

 

“ bisa kau ceritakan apa yang terjadi ? ” Chanyeol menjadi bingung,

 

“ meeting para petinggi akan di adakan di casino baru yang ayahku dirikan di Dongdaemun ”

 

“ jadi apa hubungannya dengan Seho Hyung ? ” Chanyeol bertanya bingung,

 

“ ada kemungkinan ini ulah ayahku, jika sampai itu terjadi, sepertinya aku tidak akan pernah bisa memaafkan kakek tua itu ” Sehun masih terfokus ke jalan raya di depannya,

 

mereka menepikan mobil mereka di depan sebuh bangunan yang cukup mewah, tidak terlalu tinggi hanya sekitar 4 lantai, bangunan itu mempunyai warna emas yang cukup cerah dan mengkilap.
“ kalian berjaga – jaga, aku dan Chanyeol akan masuk duluan ” Sehun berkata ringan,

 

Kyungsoo memberikan sebuah earpeace yang bisa di tempelkan di kuping kanan Sehun agar tidak terdeteksi,

 

Mereka berdua berjalan masuk dengan sangat tenang,

 

Di dalam kasino itu ternyata agak ramai, banyak orang yang sedan mengadu nasip dengan kartu – kartu di tangannya,

 

“ pergi ke lantai 4 ” Kyungsoo berkata lewat earpeace Sehun,

 

Sehun menaiki Lift ke lantai teratas ya itu lantai 4,

 

Ting!

 

Pintu lift terbuka dan terlihat bahwa benar ayahnya ada di sana menikmati secangkir teh dan pipa cerutunya,

 

“ di mana kau sembunyikan dia ? ” Sehun to the point bertanya pada ayahnya yang memandannya dengan senyum lebar,

 

“ siapa ? ” Mr. Oh menjawab santai,

 

“ kau tau siapa yang aku bicarakan, cepat keluarkan dia dan jangan pernah menggagu temanku lagi ”

 

“ ah.. temanmu ? maksutmu dia ? ” Mr. Oh menunjuk seseorang yang tangannya di ikat di belakang dan di seret – seret oleh para algojo berbadan kekar dengan lebam dan sedikit darah di ujung bibirnya, matanya sayu, sepertinya ia akan kehilangan sedaran sebentar lagi,

 

“ HYUNG ! ” Chanyeol benar – benar tak habis pikir kenapa Mr. Oh sampai rela menyandera teman anaknya sendiri dan Suho sudah berbakti pada WOLF 10 tahun lamanya,

 

“ apa yang kau inginkan ? ” Sehun bertanya,

 

“ well.. aku menyuruh Suho untuk membunuh Hyera lebih dari 1 bulan lalu dan tidak ada hasil ” Mr. Oh menjawab santai dan meminum cangkir teh nya

 

“ Hyerin ? apa hubungannya dengan wanita itu, kenapa kau ingin ia mati ? ” Sehun mengepalkan tangannya,

 

“ karna aku (ingin kau menjadi orang yang kuat)merasa ia tak pantas menjadi istrimu !”

 

Mr Oh menyuruh Suho untuk berlutut di depan Sehun dan ia melempar sebuah pistol pada Sehun,

“ tembak dia atau Hyerin tak akan pulang malam ini ”

 

TBC

32 thoughts on “[EXOFFI FREELANCE] Mr. Mafia (Chapter 15)

  1. Kuat sih kuat mr oh
    Tp jgn gtu jg kali
    Hun kan kasian masa temenny sndr malah d suruh d bunuh
    Kejam bgggttttt
    #lebihkejamkenyataankalosehunbukanmilikgue

  2. konfliknya makin rumit ini
    Ko ayahnya Sehun jahat banget sih sampe mau ngebunuh Hyerin T.T

    Semoga Sehun ga salah jalan dan bisa nyelametin istri juga sahabatnya ^^

  3. Aigoooo…. ouhw…..DAEBAKKKKKKK…..😱JANGGGG BINGOO …..ya ampun tn oh jahat bangett… trus nasib nya hyerin bagaimana ????
    kepo kepo kepo . Mau lagy lagy lagy eonn lnjut dong . Semangat buat bikin ff nya semoga di beri kelancaran hihihi …. aduh suka bngt sama ff ini . Suho nya ga mati kan eonn ? sehun ga bakalan ngelakuin ituh kan ? ?? Di tungu kelanjutanya eonn fightinggggg 👊😤

  4. Di bagian ending itu hyera apa hyerin maksudnya eonn?? O.O

    Ada aja halangannya yahh T.T
    Urusan ama tiffany aja blm, ehhh appa nya sehun bikin tambah tekanan batin :s

    Btw, perasaan aku apa bukan yak, kayanya makin pendek eonn ceritanya T.T

  5. WHAT!!
    IGE MWOYA??? kok ayah sehun tega banget sih.. Duhh gimana nihh! Benar benar Pilihan yg sangat sulit.. Itu kakek tua maunya apa sih, kesel deh kak.

    Next dtunggu klanjutanya^^

  6. Ohh knp part ini bikin deg-degan? Ayah sehun kejam yaa :’) apa hubungannya sm hyerin? Wah wah wah… hrs di tunggu klnjutannya nih, next kak😉

  7. sh**t apa²an ini? knpa ayahnya sehun jahat banget sih? mati aja sana tuh kakek tua! hii. ditunggu lanjutannya ya authornim^^ jngan lama²

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s