[Ficlet] Other Side — ShanShoo

kaikai

-ShanShoo’s present

Kai

mistery, thriller // ficlet // PG-17

(http://ikhsaniaty.wordpress.com)

-o-

 

Nama seorang laki-laki yang sedang duduk dan bercanda bersama dengan kelima teman sejenisnya itu adalah Kim Jongin.

Dari kejauhan pun, aku masih bisa menebaknya bahkan jika aku diberi waktu tiga detik untuk mengatakan namanya. Karena jujur saja, siapa, sih, yang tidak mengenal Kim Jongin, laki-laki berkulit cokelat dengan paras tampannya yang sungguh menawan?

Apalagi jika Jongin memberimu tatapan menggoda, di mana bibir bawahnya akan ia gigiti perlahan dan sejurus kemudian, senyuman mautnya akan terukir di sana. Decak kagum pasti tak bisa kau tahan berlama-lama dari dalam hatimu. Rambutnya yang sehitam arang serta garis rahangnya yang tegas namun tersentuh halus adalah hal yang paling istimewa. Meski terkadang sebagian laki-laki lain sering mengejek Jongin karena hidungnya yang tidak semancung mereka, percayalah, bahwa mereka jauh lebih kalah dan lebih di bawah Jongin dalam hal memikat hati para gadis.

Seperti contohnya, gadis itu adalah aku sendiri.

Kim Jongin, laki-laki berkulit cokelat yang terlihat seksi saat terkena sinar matahari itu sungguh membuat jantungku bertalu dengan cepat. Pertama kali aku bertemu dengannya dan aku sudah dimabuk kepayang karenanya. Suaranya yang terdengar berat namun berkharisma tak ubahnya seperti aktor Hollywood ternama yang sering memamerkan suara seperti itu. Kenyataan kalau Kim Jongin adalah seorang yang terkenal di seantero kampus memang tak dapat terelakkan.

Secara sembunyi-sembunyi aku memerhatikan segala tingkah lakunya. Bahkan-oh, ini memang terkenal gila-tapi aku mencoba keluar dari zona nyaman. Mulai mencoba mengikuti ke mana saja Jongin pergi. Seperti ke toko cokelat, kedai kopi di seberang kampus, serta mengikutinya sampai pulang. Lebih terdengar seperti sasaeng fans, bukan? Tapi percayalah, aku benar-benar melakukannya.

Namun, siapa sangka jika ternyata sosok Kim Jongin yang serupa malaikat tanpa sayap itu memiliki sisi gelap yang tak diketahui siapa pun?

Aku sendiri pun merasa tak mampu menerima kenyataan yang ada. Dan jika aku diberi dua pilihan antara menyembunyikan kenyataan tersebut dan kau akan terbebas dari kejaran sisi gelap Kim Jongin, atau membeberkan segalanya dan hidupmu sudah berada di ambang batas kematian, maka aku akan memilih opsi yang pertama.

Karena sehari yang lalu, aku memergoki Kim Jongin tengah mengacungkan sebilah pisau tajam pada seorang mahasiswa yang telah bersimbah darah―sebagai informasi, mahasiswa itu terkenal sering melakukan perilaku penindasan pada mahasiswa lain yang berada beberapa level di bawahnya. Sosok Kim Jongin serupa malaikat itu sungguhlah lenyap, bisa diibaratkan kini yang muncul adalah dua tanduk besar, melengkung tajam dan terasa panas jika kau berniat menyentuhnya. Kemudian, dengan mudahnya, pisau itu melesat dan bersarang tepat di tulang tengkorak sang korban. Tidak ada yang dapat dilakukan mahasiswa itu selain kejang-kejang, mencari seraup oksigen hingga mati di tempat dengan mata terbuka lebar.

Aku tak tahu alasan mengapa Kim Jongin tega membunuhnya di tempat yang sunyi dan jarang terjamah oleh tangan-tangan manusia lainnya―ini setahuku.

Tapi dia tahu, kalau aku juga ada di sana. Memerhatikannya. Memantaunya dari kejauhan. Ia pun mulai memperlihatkan seringaian menyeramkan di wajahnya. Aku berani bertaruh, bahwa itu adalah ekspresi paling menyeramkan yang pernah kulihat.

Seperti saat ini, Jongin tahu kalau aku sedang memerhatikannya dari jarak yang cukup jauh. Maniknya mencuri tatap ke arahku. Oh, sungguh, bedakan antara tatapan penuh menggoda dan penuh hasrat untuk membunuh. Jadi, pilih opsi kedua, di mana kini Jongin sedang memberiku tatapan tajam namun tak terlalu kentara. Ya, aku sangat mengetahuinya dengan baik, sebaik Jongin yang mengetahui keberadaanku saat insiden membunuh itu.

Apakah mungkin … Jongin memiliki semacam gangguan mental? Atau … mungkinkah seorang Kim Jongin merupakan seorang psikopat? Entahlah. Tapi kuharap, kau jangan mencari tahu kebenarannya atau kau sendiri yang akan mati di tangannya.

Well, pantas saja, ada banyak sekali pelaku penindasan yang menghilang secara tiba-tiba dan dikabarkan meninggal dalam keadaan yang tidak wajar. Oh, baiklah, seharusnya aku tak boleh menuduh sembarangan siapa pelakunya, tapi … bukankah itu terlihat kontras? Maksudku … hei, aku yakin sekali kalau Kim Jongin-lah pelaku pembunuhannya!

Sekali lagi, siapa tahu, bahwa di balik pujian serta teriak penuh kagum yang terlontar dari bibir para perempuan di sana, tersimpan sesosok iblis yang akan keluar kapan saja?

Kusarankan kau, agar jangan bertindak macam-macam, atau melakukan penindasan … atau apa pun yang berbau kriminal.

Atau kau akan menerima balasan atas tindakanmu sendiri.

Berhadapan dengan Kim Jongin, sang ‘pencabut nyawa’.

-oOo-

Aaaaaa ini FF kenapa jatuhnya jadi ngaco begini? Ngakak maksimal atuhlah xD

Review-nya selalu kutunggu, Guys! Kusayang kalian semua pokoknya :*

Tertanda,

ShanShoo♥

9 thoughts on “[Ficlet] Other Side — ShanShoo

  1. Aww aty takut kak, gimana kalau kai ngebunuh aty? Terus hati aty yang diambil. Kai serakah, udah ngambil cinta aty, terus ngambil my heart.
    Tapi, aty juga tau sesuatu tentang kai. Dia suka dan cinta sama aty😀😀 :’) aku terharu :-D:'( bagus kak, aty suka sama cerita nya, kebayang gimana senyuman kai yang serem atau lebih tepat sama kata ‘senyum iblis’ kai. Tapi ay lop yu kakak dan kai❤❤❤❤

  2. Haii kakak😊
    Im back. Kkkk

    “Meski terkadang sebagian laki-laki lain sering mengejek Jongin karena hidungnya yang tidak semancung mereka.” ihh kakk hidungnya jongin kok dibawa bawa?, kesian tau..wkwkwkwk

    Dihh., kok jadi serem gini kak?, udah bacanya malem” lagi..

    Yg jadi pertanyaan : “jadi siapa kah sebenernya kim jongin?” malaikat pencabut nyawa???
    Punya 2 kepribadian???#Plaakk^^v

    Ditunggu cerita yg lainnya kak^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s