[Drabble] Daddy – by Fangirlnez

1472a74ecc81dbea380029916884

Tittle : Daddy 

Author : Fangirlnez

Genre : RomanceMarried-life

Rating : PG-15

Cast : Park Chanyeol with You

Desclaimer : FF ini murni dari pemikiran saya, awalnya ini hanya sekedar imagine dengan bahasa yang kurang baik dan saya bentuk ulang lagi dengan bahasa yang baik. FF ini pernah saya publish di wattpad saya ‘Fangirlnez’ dan salah satu official account line.

 

Hari ini adalah hari bahagia bagi kamu dan Chanyeol. Bagaimana tidak? Hari ini adalah hari dimana kamu akan melahirkan anak pertama kamu dan Chanyeol. Dan hingga saat ini kamu masih belum percaya, jika kamu menikah dengan salah satu ‘public figure’ yang bisa dibilang fans nya banyak dan bukan hanya banyak tapi juga agresif? Tapi, untungnya hingga saat ini hubungan kamu sama Chanyeol masih berjalan mulus. Tanpa sepengetahuan fans fanatik dari seorang lelaki tampan yang sering dipanggil ‘Chanyeol’ itu.

Kamu berada di kamar rawat rumah sakit sekarang, menunggu waktu dimana seorang bayi yang akan hadir ke dunia. Sekaligus, menunggu kedatangan seorang lelaki yang berstatus menjadi suami kamu itu datang ke kamar rawat.

Kamu menggigitin kuku mu gelisah, kenapa Chanyeol belum datang juga? Padahal perut kamu sudah bereaksi hebat. Kamu merasakan sakit yang luar biasa di perutmu, kamu mencoba untuk mengehubungi Chanyeol lewat handphone-mu dan yang paling mengecewakan adalah…

 

‘Kamu dimana, Chan?’

‘Mohon maaf, Park Chanyeol sedang menghadiri acara fansignnya. Anda bisa menelponnya lagi lain waktu’

 

Jawaban itu. Itu suara dari manajer EXO, jadi Chanyeol menghadiri acara fansign itu dan melupakan hari special ini? Astaga…
Kamu berusaha menahan air matamu dan sesak yang ada di dadamu.

 

‘Tolong sampaikan padanya, sehabis acara fansign. Tolong, datang ke rumah sakit’

‘Ya, sebelumnya siapa yang—’

 

Belum selesai manajer itu berbicara, kamu sudah menutup sambungan telfon itu dan membanting asal handphone-mu ke kasur rumah sakit. Kamu menangis sejadi-jadinya, kenapa bisa Chanyeol melupakan semuanya? Kenapa?.

“Pria bodoh,” Kamu bergumam disela-sela tangisanmu.

Pintu kamar rawat pun terbuka dan menampakan dua suster yang sedang membawa beberapa peralatan, suster itu terkejut saat melihat kamu menangis diatas kasur.

“Noona, ada apa denganmu? Apa yang terjadi?” Tanya salah satu suster dengan wajah yang khawatir.

Kamu menangis sesegukan sambil berkata, “Aku tidak apa-apa,”

“Tidak mungkin, noona. Katakan saja pada kami, anda tidak bisa menangis seperti ini, apalagi jika bayimu mendengarnya. Itu akan berpengaruh buruk untuk bayi mu,”

Kamu tetap menangis seraya mengusap pipimu  pelan, membersihkan air matamu  yang masih terus mengalir deras.

“Suamiku,” Ucapmu dengan suara yang serak.

“Ada apa dengan suami anda, Noona?”

“Dia tidak bisa hadir di hari yang bersejarah ini,” Ucapmu dan tangisanmu pun semakin jadi. Malah sekarang lebih parah.

 

 

Chanyeol sibuk dengan para fans nya saat ini. Memberikan tanda tangan, tersenyum, menyanyi, dan sesekali berinteraksi dengan mereka. Yaampun, pria tampan ini selalu sukses membuat para wanita meleleh akan sikapnya.

“Oppa, maukah kau menikah denganku?” Tanya salah satu fans dengan wajah innocentnya sambil menatap Chanyeol dengan penuh harap.

 

Chanyeol tersenyum sambil menyoretkan kertas putih itu dengan tanda tangannya, “Kau masih sekolah kan?”

“Ya, Oppa,”

“Belajar lah dengan giat dan kau akan menemukan lelaki yang akan menerimamu,” Ucap Chanyeol dan memberikan kertas yang sudah tercoret dengan tanda tangannya itu.

“Tapi aku menginginkanmu, Oppa,”

“Bagaimana kalau kita high-five?” Chanyeol berusaha mengalihkan pembicaraannya.

“Baiklah,”

Chanyeol tersenyum dan melakukan high-five bersama penggemarnya yang baru saja mengajaknya menikah, astaga… Bukan sekali atau dua kali Chanyeol mendengar ajakan ini.

“Park Chanyeol,” Bisikan manajer itu sukses menembus indera pendengaran Chanyeol.

“Ya?”

“Tadi ada yg menghubungimu, di kontak itu tertulis nama ‘My love’. Ia menyuruhmu untuk pergi ke rumah sakit sehabis acara ini. Jika boleh tau, apa yg terjadi?”

“My love? Rumah sakit?” Gumam Chanyeol dan berfikir.

“Ada apa Park Chanyeol?”

Chanyeol membulatkan matanya sadar, “(Your name)”

“Apa?”

“Aku harus pergi,” Chanyeol langsung berdiri dari duduknya dan itu menyebabkan rasa penasaran fans karena tingkahnya yang tiba-tiba.

Anggota EXO juga menatap Chanyeol dengan penuh pertanyaan, tapi mereka harus menampakan sikap profesionalnya terhadap fans dan berusaha tidak perduli.

Chanyeol terus mendesak sang supir untuk mempercepat mobil yang sedang dikendarainya. Dengan suasana hati yang panik, Chanyeol mengambil hp yang sedari tadi berada di saku celananya dan langsung menghubungimu.

‘Aku ada dijalan sekarang, kamu udah ngelahirin? Atau perut kamu masih sakit?’

‘Maaf tuan Park, saya selaku suster di rumah sakit ini ingin memberitahu anda. Istri anda sedang menangis menunggu kehadiran anda’

‘Katakan padanya, saya sedang dijalan sekarang. Beberapa menit lagi akan sampai’

Sambungan telfon itu akhirnya terputus dan Chanyeol mendesak supir yang sedang membawa mobilnya buat mempercepat jalan mobil mereka.

“Pak, bisa lebih cepet gak? Saya udah panik banget ini,”

“Baik, tuan,”

Beberapa menit kemudian akhirnya Chanyeol sampai ditujuan. Dengan wajah yang panik, Chanyeol langsung membuka pintu mobilnya. Ia berlari memasuki rumah sakit itu, tak perduli dengan tatapan dan teriakan histeris orang-orang yang ada disekitarnya. Beberapa bodyguard Chanyeol juga ikut berlari untuk mengawasi tuannya itu.

“Dia tidak akan datang,” Ucapmu yang masih nangis dipeluka salah satu suster rumah sakit.

“Dia bilang sedang berada dijalan, dia pasti akan datang,” Ucap suster itu berusaha menenangkanmu.

 

Brakk…

 

Pintu kamar rawat pun terbuka begitu saja dan menghasilkan suara yang berisik akibat bantingan pintu ke tembok. Dan kamu tau siapa yang membuka pintu itu? Dia Chanyeol, suamimu. Ekspresi khawatir terlihat jelas di wajahnya.

“Kamu gapapa? Terus gimana sama bayi kita?” Ucap Chanyeol sambil meraba badanmu khawatir.

Kamu menepis tangan Chanyeol, “Ngapain kesini? Acara fansign belum selesai kan?”

“Aku minta maaf,” Saat itu juga Chanyeol langsung memelukmu erat.

“Argh…” Kamu meringis kesakitan sambil memegang perutmu.

Terpaksa pelukan Chanyeol harus terlepas karena suara kesakitan kamu. Suster yang ada disana langsung sigap menangani keadaanmu.

 

“Ini sudah waktunya,”

 

 

Suara tangisan bayi pun akhirnya terdengar di telinga Chanyeol, dan Chanyeol bisa melihat jelas wajah bayi mungilnya itu. Kamu menghela nafas pelan, dan Chanyeol menggendong bayi mungil tersebut.

 

“Ini anakku?” Tanya Chanyeol tidak percaya.

“Bukan, itu bukan anak kamu,” Jawabmu kesal.

“Sini saya bersihkan dulu bayinya,” Kata salah satu suster itu dan mengambil bayi itu dari gendongan Chanyeol.

Sambil menunggu suster itu, kamu sama Chanyeol saling bungkam di kamar rawat. Chanyeol ngelus tangan kamu dan natep mata kamu lembut.

“Makasih ya, udah jaga anak kita,” Kata Chanyeol lalu mencium punggung tanganmu.

“Iya, ciee udah jadi ayah,”

“Secepat ini,”

“Kira-kira nama apa yang bagus untuknya, dia laki-laki bukan?” Ucap Chanyeol sambil natep mata kamu.

“Park Jackson,” Celetuk kamu tiba-tiba.

“Kamu mau nama itu?”

Kamu mengangguk menjawab pertanyaan Chanyeol, dan tiba-tiba pintu kamar rawat pun terbuka, menampakan seorang suster yang sedang menggendong bayi kamu sama Chanyeol.

“Anda ingin menggendongnya, Noona?” Tanya suster itu.

Kamu mengangguk dan akhirnya menggendong bayi itu, Chanyeol tidak ada habisnya untuk terus tersenyum bahagia. Suster itu akhirnya meninggalkan kalian berdua,  wait sepertinya bertiga.

“Halo, Jackson. Ini aku ayahmu,” Ucap Chanyeol yang berusaha mengajak bayinya berbicara.

“Matanya sepertimu,”

“Bibir tipisnya sepertimu,”

Bayi itu masih tertidur pulas digendonganmu dengan wajah tenangnya.

“Gimana kalo Jackson tidur di kasur bayi itu aja,” Ucap Chanyeol.

“Ya,” Kamu langsung menidurkan  Jackson di kasur bayi yang sudah tersedia disana.

Chanyeol tiba-tiba mengingat sesuatu, “Aku harus mengabadikannya,”

“Maksud kamu?”

Chanyeol tidak menjawab pertanyaan kamu dan langsung mengeluarkan handphone yang ada di saku celananya. Ia membuka aplikasi kamera lalu memfoto bayi mungil itu. Tapi, saat Chanyeol sedang ngambil foto Jackson, tiba-tiba saja Jackson menangis dan foto tersebut memperlihatkan wajah menggemaskan Jackson yang sedang menangis.

“Yakk!! Park Chanyeol, dia menangis,” Ucapmu.

“Sebentar aku lagi ngupload foto nya di instagram,”

“Astaga, Park Chanyeol!!”

68747470733a2f2f73332e616d617a6f6e6177732e636f6d2f776174747061642d6d656469612d736572766963652f53746f7279496d6167652f7941716d6f6555626164663069513d3d2d34372e31343732613732666239623332383632393439393632

END.

Author’s note : HALO~ Salam kenal. Ini adalah FF pertamaku, aku mulai debut disini dengan judul FF ‘Daddy’ dan cerita ini sudah pernah aku publish di wattpadku -> [ https://www.wattpad.com/user/fangirlnez ] ada di work aku bagian ‘EXO – Short Story’ disana nanti akan aku buat short story all member dibaca ya:) Vote kalo kalian suka dan Comment kalo kalian mau ngasih kritik/saran/saran ide:) aku terbuka kok hehe~

Eits…. Jangan Lupa, aku juga butuh Kritik&Saran yang membangun ya di FF ini^^

Semoga kalian suka~
Ada yang mau saran ide/saran cast untuk FF drabble ku yang selanjutnya? Comment^^

10 thoughts on “[Drabble] Daddy – by Fangirlnez

  1. hallo Fangirlnez, maaf sebelumnya. boleh aku kasih saran, mungkin bahasanya yang kamu gunakan lebih di perbaiki lagi. ceritanya udah bagus kok… ada manis, deg-deg annya, terharunya juga ada. Btw, foto bayinya lucu banget. Semangat nulis ya!!!

  2. Eohh., kakk aku udah bca ini di exoffi line^^, nama line ku Leyhunnie^^

    Uhmm., sebelumnya maaf yah kak., Tapi tadi ada sedikit kata” yg mnurutku kurang pas gitu kak, jadi., smoga nanti bikin ffnya jauh lebih bagus lagi yah^^, itu cuman saran kok^^
    Tapi selain itu Bagus kok kak, aku suka^^.,

    “Sebentar aku lagi ngupload foto nya di instagram,” as-tao-ge..kkkk chanyeol dkit” selfi..kkkk
    Foto adek bayinya bener” ngegemesinn…

    Salam kenal juga kak^^
    Ditunggu ff lainnya😃

    Fighting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s