[EXOFFI FREELANCE] Difference (Twoshoot)

Difference cover.jpg

Tittle : Difference

Author : Baby_Bhacon

Cast : Byun Baekhyun (EXO), Kim Taehyung (BTS)

Other Cast : Park Chanyeol (EXO), Song Joongki, DLL

Genre : AU, Fantasy Supranatural, Action, Family, Sad(?)

Rating : G

Length : Twoshoot

Summary : Sebuah perbedaaan tidak akan bisa menghambat hubungan persaudaraan, jadikanlah perbedaan itu sebagai keistimewaan tersendiri.

Disclaimer : Semua Cast milik Allah SWT, agency, orang tua Dan tentunya para fans. Cerita sepenuhnya milik author. Typo dimana-mana.

RnR please

.

.

Happy Reading

.

.

Hembusan angin dan suara burung yang berkicauan membuat penghuni hutan ini enggan untuk meninggalkan tempat tinggalnya. Dia terus memandang cahaya matahari yang menembus masuk melalui celah dedaunan. Tiba saat derap langkah seseorang kini datang menghampirinya.

” Hei monster, lama tidak bertemu ”

” Jangan panggil aku dengan sebutan itu ” Orang itu pun hendak melangkahkan kaki untuk menjauh.

” Baiklah kalau begitu. Hei Baekhyun apa benar kau adalah pria dalam sejarah itu? ” Tanyanya sedikit meninggikan nada suaranya ” Aku tidak yakin ”

” Apa mau mu? ”

” Hei kau ini sungguh membosankan, jelas-jelas aku datang kesini untuk membuktikannya ”

” Pergilah ”

” Jika kau takut karena aku keturunan Lord, Aku berjanji tidak akan mengeluarkan kekuatanku ” Baekhyun tidak peduli, dan pergi menjauh.

” Sombong sekali kau! ”

 

Brruukkk!

Tubuh Baekhyun mendarat di tanah, tinju orang itu membuat sudut bibirnya mengeluarkan cairan kental berwarna merah ” Bukankah kau barusan sudah berjanji ”

” Apa kau pikir hanya ini kekuatanku? Rasakan ini! ”

Joongki memukuli Baekhyun, tapi orang yang dipukuli justru tidak ada niatan sedikitpun untuk melakukan perlawanan.

” Apa hanya ini kemampuan mu? Bukankan ini biasa dilakukan oleh para pecundang ” Baekhyun tersenyum simpul.

” Beraninya kau menghinaku seperti itu! ”

Baekhyun menghentikan pergerakan Joongki dengan mengunci kedua tangannya ” Hentikan! ”

” Baiklah jika itu mau mu, aku akan pergi ”

Baekhyun pun melepaskannya, namun saat hendak melangkah pergi dia merasa seperti ada sesuatu yang menusuk perutnya.

Bingo! Saat dia menatap kebawah, sebuah Ice yang menyerupai bilah pisau dengan indah menembus perutnya.

” Ini hanya sebagian kecil dari kekuatan ku ”

Ice itu pun perlahan mulai menghilang. Baekhyun menatap Joongki dengan padangan sulit diartikan.

” Jangan terkejut, kekuatanku ini belum sepenuhnya sempurna. Aku juga melakukannya karena beberapa bulan lagi usiaku genap 22 tahun. Aku hanya ingin mencobanya saja ”

” Kau … ”

” Aku tidak punya banyak waktu, kurasa ini adalah waktu yang tepat ”

 

Baekhyun tau betul sejauh apa kekuatannya, walaupun dia buruk saat melakukan healing tapi tidaklah salah jika dia mencobanya.

” Ahaha apa hanya itu kekuatan mu? Sungguh mengecewakan ”

” Benar! lantas kenapa kau masih disini? Bukankah sudah jelas bahwa aku bukanlah pria yang kau maksud ”

” Jangan menyembunyikan kekuatanmu. Tunjukkanlah kepadaku! ”

” . . . ”

” Jika kau malu menunjukan kekuatan yang belum sempurna itu padaku, maka kau juga seorang pecundang, dan Elf lain harus tahu kalau kau bukanlah pria dalam sejarah itu ”

” Aku memang seorang pecundang ”

” Kau!  ”

Meski kekuatannya belum sempurna Joongki mencoba mengeluarkan Weapon, sebuah pedang yang di lapisi Ice kini sudah berada di tangan kanannya. Jika seorang Elf sudah mengeluarkan Weapon miliknya maka mau tak mau lawannya harus bertarung dengannya.

Joongki yang notabene nya adalah keturunan Lord mempunyai kekuatan Ice yang diwariskan kepadanya.

 

Serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh Joongki membuat Baekhyun sedikit tersudut.

” Lihatlah, kurasa dugaan semua orang salah tentang mu ”

 

            ” Kau tidak akan bisa mengendalikan kekuatan mu, jadi jangan sesekali kau membangkitkannya karena itu akan membahayakan mu dan juga orang disekeliling mu ” ~ Lord

 

Baekhyun hanya menghindari serangan Joongki, dia bingung apa yang harus dilakukan.

” Matilah kau! ” Joongki mengarahkan pedangnya kearah kepala Baekhyun.

Merasa terancam membuat kekuatan Baekhyun akhirnya bangkit walaupun itu belum sempurna. Kekuatan Elf akan sempurna saat Elf berusia 22 tahun, dan Baekhyun masih  membutuhkan 2 tahun lagi untuk mewujudkannya.

 

Percikan Blue fire berkumpul membentuk tameng untuk Baekhyun. Blue fire  adalah sumber kekuatan terkuat dikalangan para Elf. Hanya segelintir dari bangsanya yang memiliki kekuatan itu, mungkin masih bisa dihitung dengan jari mengingat Elf yang mempunyai kekuatan Blue fire tidak suka bersosialisasi.

 

Joongki sangat terkejut, untuk pertama kalinya dia menemui Elf dengan kekuatan Blue fire. Bodoh! bahkan dia sudah menantangnya untuk bertarung.

 

Mata Baekhyun berubah menjadi merah, aura yang dipancarkan dari tubuhnya juga sangat berbeda dari sebelumnya. Baekhyun sedang dikuasai oleh kekuatannya sendiri. Blue Fire yang tadinya menyerupai tameng sekarang berubah menjadi busur panah yang mengarah tepat ke jantung Joongki.

 

Joongki kehabisan energinya karena sudah menggunakan Weapon sehingga kekuatannya pun melemah, dia memutuskan untuk menggunakan sisa energinya untuk memberi sinyal Ice yang dilontarkan ke atas, berharap agar Lord melihatnya.

Baekhyun yang mengetahui rencana tersebut langsung menghancurkan Ice itu dengan mudah. Akhirnya Joongki menggunakan cara kedua dengan mengaktifkan telepatinya untuk menyampaikan pesan. Tanpa membuang banyak waktu, Baekhyun memperkuat energi pada anak panah dan mepelaskan sasarannya kearah Joongki.

 

BOOMMM!!

Suara ledakan terjadi akibat anak panah Baekhyun berbenturan dengan tameng Ice yang begitu besar.

” Apa aku terlambat? ”

Lord muncul tepat pada waktunya, dia bahkan tak datang seorang diri melainkan mengajak Ketua Lee bersamanya.

” Kenapa kau begitu gegabah! Ketua Lee cepat segel kekuatan Baekhyun sebelum dia kehabisan energi karena di serap oleh kekuatannya sendiri! ”

” Baik Lord ”

Ketua Lee berlari mendekati Baekhyun. Dia mengeluarkan cahaya dari tangannya yang membuat Baekhyun terkunci dalam cahaya itu. Cahaya itu berbentuk seperti bola yang sangat besar dan Baekhyun ada ditengah-tengah cahaya itu.

” Dengan ini aku akan menyegel kekuatan mu, Baekhyun ”

 

Cahayanya begitu menyilaukan membuat siapapun yang melihatnya menutup mata.

Saat cahaya itu mulai menghilang, perlahan mata Baekhyun kembali menjadi normal dan dia mulai kehilangan kesadarannya. Ketua Lee berhasil menyegel kekuatan Baekhyun.

 

                                                            —–

 

Lord mengadakan rapat dadakan dengan para ketua bangsa Elf, untuk merundingkan hukuman apa yang harus diterima oleh Joongki dan Baekhyun dalam masalah kali ini. Ke tujuh ketua sudah berkumpul.

” Sebenarnya apa yang sudah terjadi, bagaimana bisa Baekhyun juga terlibat? ” Tanya Ketua Kim

Lord yang bertanggung jawab atas semua ini pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. Ketua Kim jadi tidak enak karena sudah bertanya hal yang seharusnya tidak menjadi pertanyaan.

” Lalu bagaimana keadaan mereka berdua? ” Ketua Yoon

” Anakku sudah tidak apa-apa, tapi Baekhyun masih belum sadar ”

” Apa Baekhyun baik-baik saja? ” Ketua Park

” Tenanglah dia akan baik-baik saja, aku juga sudah menyegel kekuatannya”

” Apa itu hanya bertahan untuk sementara saja? ” Tanya Ketua Jung memastikan.

”  Ya ”

” Bukankah segel yang mengunci kekuatan Elf akan semakin kuat jika dia berada didekat manusia? ” Usul Ketua Choi

” Tapi Baekhyun berbeda dari kita semua ”

” Kita harus mencobanya terlebih dahulu. Aku akan mengirim Baekhyun ke bumi, karena itu aku mengumpulkan kalian semua ”

” Apa tidak berbahaya jika mengirim dia seorang diri? ”

” Kau tenang saja, aku akan meminta Joongki untuk menemaninya. Karena dia penyebab masalah ini, aku juga mengutus dia untuk mencari Air Suci yang ada di sejarah Bangsa Elf ”

” Apa Air Suci itu benar-benar ada? Bukankah banyak para Elf yang kehilangan nyawanya saat mencari itu? ” Ketua Shin ikut berbicara

” Itu adalah hukuman yg pantas untuk anaku agar dia tidak bertindak gegabah lagi ”

Semua Ketua hanya menganggukkan kepalanya.

” Tapi aku harus menghapus ingatan Baekhyun untuk berjaga-jaga agar kekuatannya tidak terbangkitkan saat dibumi, karena itu akan melanggar perjanjian kita pada manusia ”

Semua saling bertukar pandang sampai akhirnya mereka pun setuju.

” Jika itu yang terbaik untuk kedua pihak, kami akan menyetujuinya ”

 

                                                                                                —@@@@@—

 

” Sepertinya aku sudah melewati jalan ini, apa aku tersesat?  Oh tidak kumohon jangan sekarang ” Pria itu merutuki dirinya sendiri karena berpisah dari rombongan disaat langit mulai gelap.

” Jika tau seperti ini, harusnya aku menahannya sedikit lebih lama ”

Pria itu putus asa, sepertinya dia harus menginap dihutan ini sendirian karena kakinya sudah tak tahan menahan bobot badan dan barang-barang yang dia bawa. Dia pun beristirahat dibawah pohon yang rindang.

Jantungnya berdegup kencang ketika suara-suara aneh mulai menyapa pendengarannya.

” Aisshh… Niatku datang kesini untuk berlibur bukan untuk tidur di tengah hutan saat udara dingin seperti ini ”

Pria itu mulai bersiap-siap untuk bermalam, kegiatannya terhenti ketika dia merasa ada sesuatu yang aneh dibalik pohon. Pria itu segera mencari tahu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat seorang pria yang tergeletak tak sadarkan diri.

” Taejun hyung? Apa ini benar-benar kau ” Batinnya

Walaupun agak ketakutan tapi dia memberanikan diri untuk memeriksa keadaan seseorang yang baru saja ditemuinya.

” Oh tuhan badannya dingin seperti es, tapi syukurlah dia masih hidup ”

Pria itu pun langsung membuka pakaian yang dia kenakan untuk dijadikan selimut kepada orang asing itu, bahkan dia juga membuatkannya api unggun.

 

” Yak bangunlah, apa kau ingin tidur disini? Kami semua mencemaskanmu ”

” Hyung, kenapa kau baru datang? ” Ujar si pria sambil mengucek matanya.

” Maafkan aku, tapi siapa pria ini? ”

” Entahlah, sepertinya dia tersesat”

” Apa dia baik-baik saja? ”

” Kuharap begitu, dia mungkin sangat kedinginan sampai tak sadarkan diri begitu ”

” Jadi kau merawatnya? Taehyung~ah aku bangga padamu ”

” Ini bukan apa-apa hyung, aku tidak bisa membiarkannya mati kedinginan dihutan ini. Ayo kembali ke perkemahan, aku sangat lelah ”

” Baiklah, kau bawa saja barang-barang mu yang berat itu biar aku yang mengurus orang ini ”

” Chanyeol kau memang hyungku yang terbaik! ”

 

                                                            —–

 

Baekhyun membuka matanya perlahan.

” Kau sudah bangun? apa tidurmu nyenyak? ” Sapa pria yang diketahui namanya sebagai Taehyung.

Baekhyun tak menjawab, dia malah sibuk memperhatikan sekelilingnya.

” Ini rumahku, 2 hari yang lalu aku menemukanmu dihutan dekat sini. Apa kau baik-baik saja? ”

” Eemm.. ”

” Ayo kita makan, aku sudah menyiapkan makanan ”

 

Sesampainya di meja makan Baekhyun hanya menatap makanannya saja.

” Kenapa tidak dimakan? ”

” Apa ini? ”

” Ini kimchi, apa kau tidak pernah memakannya? ” Baekhyun membenarkan pertanyaan Taehyung  ” Wah kau ini unik, makan saja kau pasti akan menyukainya ”

Baekhyun pun mengikuti instruksi Taehyung dan mulai melahap makanannya.

” Oh iya siapa namamu? Aku Taehyung ”

Baekhyun bingung harus menjawab apa karena dia tidak ingat apa-apa tentang dirinya sendiri.

” Apa kau tidak ingat namamu? ” Baekhyun menganggukkan kepalanya ” Wah baru kali ini aku bertemu seseorang yang lupa ingatan, kukira ini terjadi hanya di drama saja ”

 

” Usiaku 18 tahun, berhubung kau seperti seseorang yang kukenal maka aku akan memanggilmu ‘hyung’, boleh kan? ”

Baekhyun hanya tersenyum, dia mengisyaratkan agar Taehyung melanjutkan makannya.

Taehyung yang menyelesaikan makan malam ini lebih dulu, hanya menunggu Baekhyun sambil memperhatikannya.

            ” Apa ini mimpi? Kenapa sulit sekali mencari perbedaan diantara mereka ” Batin Taehyung

Taehyung terkejut ketika melihat sebuah tato yang ada di tengkuk Baekhyun, dan dia pun berusaha untuk menyentuhnya. Tato yang dimaksud Taehyung itu sebenarnya adalah segel yang dibuat oleh Ketua Lee untuk menyegel kekuatan Baekhyun.

” Wah ternyata kau memiliki tato, kapan kau membuatnya? ” Tanya Taehyung seraya menyentuh tengkuk Baekhyun.

 

Uhuk! Uhuk!

Baekhyun tersedak, jika boleh jujur sebenarnya dia juga baru mengetahuinya.

” Ini minumlah ”

Baekhyun mengambil gelas yang diberikan oleh Taehyung, tiba-tiba saja gelas itu terjatuh setelah Baekhyun merasakan kepalanya terasa sakit.

 

            ” Dasar monster! Monster menjauh lah! Baekhyun monster menakutkan ”

 

Kalimat itu terus terngiang dikepalanya bahkan dia harus mendengarnya berulang kali. Baekhyun frustasi, dia pun meremas kepalanya agar suara itu berhenti.

” Hyung kau tidak apa-apa? ”

Perlahan sakitnya mulai menghilang, tapi Baekhyun malah sibuk dengan pikirannya.

” Istirahatlah, aku yang akan merapikan ini ” Taehyung mengambil pecahan gelas yang ada didekat Baekhyun. Tapi Baekhyun malah membantunya dan berkata kalau dia baik-baik saja.

 

 

                                                            —–

 

 

” Kenapa kau membawanya kesini? ”

” Aku ingin dia juga bekerja disini, boleh kan Chanyeol hyung? ”

” Baiklah, aku membutuhkan dia untuk membantu Kai dibelakang ”

Taehyung senang karena Chanyeol baru saja menerima Baekhyun di Caffe miliknya.

” Aku Chanyeol, senang bertemu dengan mu ” Dia mengulurkan tangannya kepada Baekhyun, tapi Baekhyun hanya menatapnya heran.

Chanyeol yang merasa ditolak menurunkan tangannya, dan bertanya siapa nama Baekhyun. Baekhyun sempat berpikir dan memilih nama Baekhyun karena hanya nama itu yang ada di ingatan nya.

Chanyeol sangat terkejut ketika nama itu berhasil keluar dari bibir Baekhyun.

” Chanyeol hyung kenapa reaksimu seperti itu, sangat aneh ” Taehyung segera mengajak Baekhyun untuk berganti baju agar mereka bisa bekerja.

 

 

Tak jauh dari Caffe, didekat sungai terlihat seseorang sedang sibuk menyeret tubuh seorang pria yang sudah tak bernyawa.

” Apa semua manusia sama? Kenapa mereka begitu bodoh ”

Dia merutuki dirinya sendiri karena memilih manusia yang salah mengakibatkan dia harus menyerap energi kehidupan manusia itu sampai habis.

” Arghh ini membuatku gila! ” Dia melemparkan korek gas, otomatis tubuh manusia itu langsung dilahap api karena sebelumnya dia sudah mengguyur manusia itu dengan minyak tanah.

 

 

                                                            ##

 

Sudah seminggu, waktu memang berlalu begitu cepat apalagi saat pekerjaan itu terbilang cukup melelahkankan.

Hari mulai gelap, Baekhyun sedang Asik menikmati acara televisi sambil memijat bahunya yang terasa pegal.

Taehyung menghampiri Baekhyun sambil membawa dua gelas kopi “Maaf sudah membuatmu bekerja begitu keras ”

” Tidak, itu sangat menyenangkan ”

” Benarkah? Aku senang mendengarnya ”

” Maaf sudah merepotkan mu ”

” Tidak hyung, itu sangat menyenangkan rasanya aku seperti memiliki keluarga lagi ”

Baekhyun tersenyum dan dia pun mengambil segelas kopi yang dibawakan Taehyung untuknya

” Lain kali jika badanmu terasa pegal beritahu aku saja, aku akan dengan senang hati membantumu hyung ” Ucap Taehyung sambil memijat bahu Baekhyun.

Baekhyun sangat menikmati pijatan Taehyung, tiba-tiba saja sakit dikepalanya mulai menyerang bahkan lebih sakit dari pekan lalu. Bayangan dirinya dimasa lalu mulai bermunculan. Walaupun ingatannya masih belum jelas tapi dia melihat sekilas seorang pria sedang mengacungkan pedang ke arahnya. Baekhyun berusaha menyembunyikan rasa sakitnya dari Taehyung, karena Taehyung saat ini berada dibelakangnya memberikan sebuah keuntungan untuknya, tapi Taehyung orang yang peka dia pun melihat gerak-gerik Baekhyun yang aneh.

” Hyung kau baik-baik saja? Kau mengingat sesuatu? ”

” Jangan khawatir aku hanya kelelahan ”

” Istirahatlah, aku akan bilang pada Chanyeol hyung kalau besok kau tidak akan bekerja dulu ”

 

Hari ini Baekhyun libur karena Taehyung yang menyuruhnya untuk tetap istirahat dirumah.

Dan kebetulan hari ini juga jadwalnya Chanyeol untuk menginap dirumah Taehyung, dia akan melakukannya rutin sebulan 1 kali agar Taehyung tidak merasa kesepian. Karena dirumah Taehyung sudah ada Baekhyun jadi menurutnya untuk bulan ini dia tidak perlu melakukannya, Taehyung tetap memaksa Chanyeol dan pada akhirnya dia tidak akan bisa menolak orang yang sudah menyelamatkan nyawanya ini.

” Hyung apa yang kau sudah lihat berita tentang kemunculan Elf didaerah sini ” Tanya Taehyung kepada Baekhyun

” Elf? ”

” Jangan bilang kau tidak tau apapun tentang  Elf Baek ”

” Kurasa dugaan mu benar Chanyeol hyung ”

Baekhyun hanya tersenyum samar dan langsung memasang wajah rasa ingin tau.

” Jujur saja aku juga tak tahu banyak tentang Elf, dari cerita yang kudengar dulu mereka pernah tinggal berdampingan dengan manusia tapi karena ketamakan akan kekuatan membuatnya membunuh banyak manusia ”

” Lalu dimana para Elf itu tinggal? ”

” Yak Baekhyun, jangan bertanya hal yang sudah pasti aku tidak bisa menjawabnya ” Chanyeol menjitak kepala Baekhyun.

” Jangan seperti itu, Baekhyun hyung kan tak tahu apa-apa ”

” Yak bedebah cilik kau tau apa? Dan sampai kapan kau akan membelanya? ”

” Maaf Chanyeol hyung, lanjutkan saja ceritamu itu aku juga ingin mendengarnya ” Taehyung mengeluarkan cengiran bodoh miliknya.

” Baiklah, Elf dan manusia sebenarnya sudah membuat suatu perjanjian dan sepertinya Elf yang sedang diperbincangkan itu sudah melanggar perjanjian tersebut ”

” Hyung, apa itu perjanjian untuk tidak membunuh manusia? ”

” Ya kau benar, untuk saat ini mungkin manusia ingin mencari tahu pelakunya sebelum melakukan tindakan lebih lanjut kepada bangsa Elf. Sebenarnya sudah banyak Elf yang mati saat berada dibumi, tapi aku tidak yakin kalau manusia yang melakukannya karena kita bukanlah tandingan para Elf ”

” Apa Elf mendapat keuntungan dari perjanjian itu? Bukankah jika ditelusuri hanya manusia yang mendapatkan keinginannya ”

” Baekhyun hyung sebenarnya kau ini ada dipihak mana? ”

” Jika kau ingin tahu tanyakan saja langsung pada Elf yang sedang dicari Tim Justice itu? OMO! Jangan bilang kau juga tak tahu tentang Tim Justice ”

” Biar aku saja yang menjelaskannya hyung. Tim Justice adalah kumpulan orang-orang terkuat dikalangan manusia yang ditugaskan untuk mencari keberadaan Elf ”

” Ah~ ”

 

                                                            —–

 

 

Chanyeol menyuruh Baekhyun untuk berinteraksi lebih banyak dengan pelanggan, dengan senang hati Baekhyun menyetujuinya. Walau terkesan kaku namun Baekhyun tetap melakukannya.

” Selamat siang ”

” Baekhyun? ”

” Ne? Apa kau mengenalku? ”

” Tidak, aku hanya membaca name tag mu ”

” Ah~ ”

Saat Baekhyun ingin menanyakan apa yang pelanggan itu pesan, namun orang-orang dengan pakaian serba hitam masuk ke Caffe membuat suasana menjadi gaduh.

Tiba-tiba saja pelanggan yang ingin memesan coffe pun menghilang, Baekhyun kebingungan. Baekhyun panik saat orang yang berpakaian hitam-hitam itu datang menghampirinya.

” Permisi tuan, kami dari Tim Justice akan melakukan tugas untuk memeriksa semua orang yang ada di Caffe ini. Tolong ijinkan kami untuk melaksanakan tugas kami, Karena dari informasi yang didapatkan ada Elf yang terdeteksi didaerah ini ”

Baekhyun menatap seluruh pengunjung yang ketakutan dan tak bisa berkata apa-apa. Taehyung dan Chanyeol pun datang.

” Hyung kenapa kau diam saja melihat pelanggan kita diperlakukan seperti ini ”

 

Mereka mengeluarkan alat pendeteksi Elf, dan mulai memeriksa semua pengunjung yang ada. Tiba saat giliran karyawan, Chanyeol dan Taehyung yang diperiksa lebih dulu pun lolos, dan saat alat itu mendekat ke arah Baekhyun.

 

Bip Bip Bip

Semua orang terkejut begitu pula dengan Baekhyun, Taehyung yang tak percaya pun pengeluaran pendapatnya ” Apa kau yakin alat itu tidak rusak? ”

Petugas dengan sigap kembali memeriksa Baekhyun tapi alatnya tidak memberikan reaksi apapun, itu membuat Baekhyun bernafas lega. Petugas lain yang tidak percaya pun memeriksa Baekhyun lagi tapi hasilnya tetap sama, karena kesal kalau alat itu tidak bekerja dengan baik petugas tadi pun memeriksa temannya untuk memastikan.

Bip bip bip alat itu kembali berbunyi dan itu membuat semua pengunjung tertawa.

” Jika kau sedang melakukan penyelidikan maka kau harus memeriksa alatmu itu terlebih dahulu ” Jelas Chanyeol dengan nada mengejek, dan semuanya pun kembali tertawa.

” Terimakasih atas waktunya, kami akan segera pergi ”

Setelah Tim Justice pergi, Chanyeol sebagai pemilik Caffe minta maaf kepada pengunjung karena sudah membuat mereka merasa tidak nyaman.

Taehyung melihat pria tua mencurigakan yang berdiri tepat dipintu masuk Caffe, pria itu terus menatap Baekhyun seakan sedang mengawasinya. Saat Taehyung ingin memberitahu kepada Baekhyun tapi pria tua itu sudah menghilang.

 

Dari kejauhan terlihat seseorang sedang merutuki dirinya sendiri atas masalah yang dibuatnya.

” Jika bukan karena Air Suci aku tidak akan membunuh manusia tak berguna itu, dan kenapa ayah memberikan aku tugas yang begitu sulit ” Joongki pun mengacak-acak rambutnya frustasi.

Joongki menyesali tindakannya yang begitu gegabah, dia seperti menjatuhkan dirinya sendiri ke jurang yang sangat curam.

 

                                                            —–

 

Joongki berencana untuk menemui Baekhyun yang kebetulan sedang berjalan pulang bersama Taehyung,  Joongki pun mengikuti mereka.

Baekhyun yang merasa sedang diikuti menyuruh Taehyung pulang duluan, dia beralasan akan membeli makan malam terlebih dahulu. Dengan senang hati Taehyung menyetujuinya, dia pun berkata kalau Baekhyun harus hati-hati dan bergegas pulang.

Baekhyun yang melihat Joongki menyadari kalau dia adalah pengunjung yang menghilang di Caffe.

” Kau ”

” Apa kau mengingat ku? ”

” Si pembeli yang menghilang ” Ucap Baekhyun dengan polos

”  Kupikir kau sudah mengingat ku ”

” Apa aku salah? ” Baekhyun kembali menatap Joongki lekat-lekat dia seperti pernah melihat Joongki selain di Caffe, ternyata Baekhyun ingat kalau Joongki adalah pria yang sama didalam ingatanya.

” Siapa kau? ”

Joongki jelas terkejut dengan perubahan sikap Baekhyun dan nada suaranya ” Kau akan tau sebentar lagi ”

Baekhyun merasa sedang dipermainkan menarik kerah baju Joongki dengan kasar dan mengulang pertanyaannya ” Siapa kau? ” Kali ini nada suaranya lebih tinggi dari sebelumnya.

Joongki tersenyum kecut dan segera melepaskan cengkraman Baekhyun ” Kupastikan kau akan menyesal karena sudah berbuat ini kepada ku” Joongki lalu pergi meninggalkan Baekhyun.

 

Baekhyun sudah sampai dirumah tapi lampunya belum menyala mungkin Taehyung lupa menghidupkannya, dia pun memanggil Taehyung karena makan malam sudah tiba tapi setelah mencari diseluruh ruangan Baekhyun tidak menemukan Taehyung. Baekhyun menghubunginya tapi tak kunjung mendapatkan jawaban.

 

Waktu menunjukkan jam 1 malam, sudah berjam-jam tapi Taehyung belum memberi kabar. Akhirnya Baekhyun pun memutuskan untuk menghubungi Chanyeol, tapi Chanyeol berkata kalau Taehyung malam ini tidak datang ke rumahnya dan itu membuat Baekhyun semakin cemas.

 

Baekhyun dibantu Chanyeol berkeliling didaerah sekitar tapi tak kunjung menemukan Taehyung, Chanyeol sedikit mencemaskan Baekhyun yang hanya memakai baju lengan pendek saja saat udara dingin seperti ini tapi Baekhyun malah marah karena bukan saatnya untuk memikirkan itu.

Sepertinya Baekhyun mulai menyadari kalau ini adalah perbuatan pria aneh itu, dia pun kembali ketempat mereka bertemu. Dan benar saja Joongki sedang menunggu nya.

” Kenapa kau sangat terlambat? ”

Baekhyun yang sangat marah berniat ingin menghajarnya, tapi Joongki malah berkata ” Jika kau melakukannya jangan harap kau bisa menemukan adik kesayangan mu itu ” Dia pun mengajak Baekhyun untuk mengikuti nya.

 

Joongki mengajak Baekhyun ke rumah tua tempat Taehyung kini berada. Tubuh penuh dengan luka lebam serta mata yang tertutup itulah keadaan Taehyung saat ini.

Taehyung panik ketika mendengar sebuah suara mendekat ” Siapa disana? ”

” Ini aku ”

Taehyung senang mendengar suara itu ” Baekhyun hyung apa itu kau? ”

Baekhyun pun membenarkan. Tatapannya sekarang tertuju pada Joongki ” Apa mau mu? ”

” Aku hanya ingin kau mengingatku ” Jawab Joongki santai

” Apa kau gila? ”

Baekhyun melepaskan penutup mata Taehyung, tapi Joongki sudah tidak ada.

” Dimana orang itu? ”

” Dia sudah pergi, kau jangan khawatir ”

Karena kakinya terkilir, Baekhyun pun membawa Taehyung pulang dengan menggendongnya.

 

” Kenapa matamu jadi sembab seperti itu eoh? ”

” Aku takut hyung ”

” Yak~ kau itu sudah bukan anak kecil lagi ”

” Aku takut gelap hyung, apa lagi orang itu benar-benar menakutkan ”

” Pria itu tidak boleh dengan mudah memperlihatkan air mata yang jatuh dari pelupuk matanya, kau ini sudah besar jadi berhentilah menangis seperti anak kecil  ”

” Baiklah hyung, aku janji tidak akan mengulanginya lagi ”

” Aku akan pegang janjimu itu. Ambil ponsel disaku kiriku dan cepat hubungi Chanyeol ”

Taehyung menghubungi Chanyeol menggunakan ponsel Baekhyun, dia menyuruh Chanyeol pulang dan tidak perlu khawatir karena sekarang dia sudah bersama Baekhyun.

Sepanjang jalan Taehyung terus saja menceramahi Baekhyun agar tidak datang terlambat saat menolongnya, dia juga memarahi Baekhyun yang hanya memakai baju lengan pendek saat musim dingin. Baekhyun yang mendengarnya hanya cekikikan saja.

” Kau itu adiku atau ibu ku eoh? Kenapa cerewet sekali ”

 

Pandangan Baekhyun mulai mengabur, kepalanya mulai terasa pening. Baekhyun tetap bertahan agar Taehyung tidak khawatir. Tapi Taehyung menyadari kalau ada yang tidak beres pada Baekhyun.

Potongan-potongan dirinya dimasa lalu mulai kembali berputar dikepala Baekhyun, pusing dikepalanya semakin menjadi-jadi itu terbukti karena Baekhyun mulai berjalan gontai. Dan pada akhirnya mereka berdua terjatuh.

Baekhyun meremas kepalanya rasa sakitnya sudah tak bisa ditahan, dia berjalan menjauh dari Taehyung agar adiknya itu tidak khawatir. Taehyung kalut melihat keadaan Baekhyun yang berteriak kesakitan seperti itu, dia berusaha bangun tapi malah membuat keadaannya semakin memburuk. Luka di pergelangan kakinya semakin parah saat dia berusaha berjalan mendekatinya, karena jaraknya dengan Baekhyun hanya 3 meter akhirnya dia pun merangkak untuk menghampirinya. Tiba-tiba Seorang pria tua berjalan menghampiri Baekhyun dan Taehyung, dia mendekat kearah Baekhyun.

Tanda di tengkuk Baekhyun perlahan mulai memudar, kini matanya sudah berubah menjadi merah dan percikan Blue fire pun mulai ada disekelilingnya. Pria tua itu melihat keadaan Taehyung yang tak jauh dibelakang Baekhyun sedang kesakitan sehingga tak memperhatikan apapun disekitarnya, pria tua itu pun mulai mengambil aba-aba dan menyentuh tengkuk Baekhyun, tapi Taehyung sempat melirik sebentar dan bertanya ” Apa yang kau lakukan? ” setelah itu akhirnya Taehyung kehilangan kesadarannya.

Pria tua itu kembali melanjutkan aksinya, dari telapak tangannya mengeluarkan cahaya, hanya sekian detik Baekhyun langsung tak sadarkan diri.

Tidak jauh dari sana sepasang mata sedang menyaksikan mereka.

 

—–

 

Baekhyun sudah bangun tapi tetap memejamkan mata saat Taehyung datang kekamarnya. Taehyung hanya melihat keadaan Baekhyun setelah itu dia pun langsung pergi.

 

Baekhyun duduk ditempat tidur nya, mencoba memikirkan sesuatu.

” Jadi seperti itu cara kerjanya ”

Baekhyun membenci manusia karena menurutnya manusia telah membuat para Elf haus akan kekuatan, Dengan menghisap energi kehidupan manusia maka para Elf akan mendapat kekuatan extra, bukan hanya itu bahkan Elf itu akan memperoleh 1/4 dari nyawa manusia untuk memperpanjang nyawanya sendiri.

Baekhyun sudah mendapat jawaban atas pertanyaannya kepada Chanyeol tempo hari lalu, jika manusia dan Elf hidup berdampingan maka akan tidak adil untuk manusia. Jadi wajar saja jika perjanjian itu tidak menguntungkan untuk Bangsa Elf. Karena seharusnya orang yang kuat atau memilik kekuatan spesial seperti Elf harus melindungi orang yang lemah seperti manusia.

Baekhyun sadar kalau ingatannya kembali karena melakukan kontak fisik dengan Taehyung dan itu membuatnya semakin membenci dirinya sendiri, Baekhyun tidak suka jika dia memanfaatkan manusia seperti ini. Lebih tepatnya dia tidak ingin berubah menjadi Elf yang tamak akan kekuatan dan memanfaatkan manusia tak berdosa. Dia pun melangkahkan kakinya keluar dari kamar secara diam-diam tanpa sepengetahuan Taehyung.

 

 

” Kenapa kau ceroboh sekali! ” Pria tua itu naik darah karena tindakan yang dilakukan Joongki.

” Maafkan aku ketua ”

” Jika kau bukan keturunan Lord, maka kau sudah habis di tangan ku! Apa kau tahu dampaknya untuk Elf jika kau melakukan hal sebodoh itu eoh ”

Joongki frustasi, harus kemana lagi dia mencari ‘Air Suci’ itu. Air hujan, sungai, danau, pantai, sumur, bahkan air yang menggenang dipinggir jalan tapi Joongki tetap tidak bisa menemukannya.

” Berpikirlah sebelum bertindak. Jika kau tidak yakin dengan keputusan mu maka yakinkan lah, atau nasibmu akan berakhir seperti Elf yang lain ” Pria tua itu meninggalkan Joongki yang masih tenggelam dalam pikirannya.

 

 

Baekhyun melihat Joongki sedang melamun di taman, dia pun menghampiri nya.

” Apa yang kau pikirkan? ” Walaupun nada suaranya terdengar tidak bersahabat tapi itu membuktikan kalau Baekhyun peduli dengannya.

Joongki tersentak ketika mendengar suara Baekhyun, tak mau menjawab pertanyaan Baekhyun dia malah mengganti topik pembicaraan ” Apa menyenangkan hidup bersama manusia? Bukankah sebelumnya kau sangat membenci manusia? Kuharap perasaanmu itu tidak menyulitkanmu, jangan pernah menentang apa yang hatimu ucapkan ”

Baekhyun bungkam beribu-ribu bahasa, Joongki berhasil membaca pikiran Baekhyun lewat tatapan yang dia berikan saat bertanya.

” Kenapa tidak menjawab? ”

” Itu bukan urusanmu! ” Baekhyun pergi meninggalkan Joongki.

 

 

Baekhyun memutuskan kembali kerumah setelah melihat banyak panggilan tak terjawab dari Taehyung. Baekhyun menatap tak percaya kearah Taehyung yang tertidur di sofa sambil menunggunya pulang. Hal ini membuat Baekhyun semakin dilema.

Malam ini suhunya sangat dingin, Baekhyun tidak ingin membangunkan Taehyung sehingga dia hanya membawakan selimut untuk Taehyung.

” Bodoh, kenapa kau menunggu monster pulang? Apa anak ini akan tetap bersikap sama jika mengetahui identitas ku yang sebenarnya ” Baekhyun bergumam sambil menatap Taehyung.

 

 

Taehyung terkejut ketika melihat jam dinding, tapi dia senang setelah melihat Baekhyun yang tertidur di sofa sebelah.

” Dari mana saja kau? ” Tanya Taehyung sambil melempar selimut kearah Baekhyun.

” Aigo apa ini caramu membangunkan seseorang? bukankah lebih baik jika kau mengucapkan selamat pagi ”

” Kenapa kau tidak menjawab telepon ku? ”

Walau Taehyung bertanya dengan nada yang cukup tinggi tapi Baekhyun tahu kalu Taehyung sedang mencemaskan dirinya ” Aku hanya keluar sebentar untuk mencari udara segar kenapa kau berlebihan sekali ” Ejek Baekhyun sambil mengusap kepala Taehyung.

” Aku khawatir, kupikir ingatanmu sudah kembali dan pergi meninggalkan ku begitu saja ”

” Jika kekhawatiran mu itu benar apa yang akan kau lakukan? ”

” Aku akan memukul kepala mu seperti di serial televisi agar ingatanmu menghilang lagi ” Jawab Taehyung di iringi cengiran bodohnya.

” Aku jadi khawatir apa ada wanita yang menyukai pria bodoh seperti dirimu ”

” Aku tidak membutuhkan mereka, cukup ada kau disampingku sudah membuatku senang ”

Baekhyun sontak terkejut mendengar jawaban Taehyung yang spontan itu.

” Jangan salah faham,  banyak wanita yang datang kepadaku untuk bertanya tentang dirimu jadi aku akan gunakan kesempatan baik itu ”

Pagi ini ruangan itu dipenuhi canda tawa Taehyung dan Baekhyun, mereka terlihat seperti keluarga yang bahagia. Hal itu membuat Baekhyun sudah tak punya alasan untuk membenci manusia lagi.

 

—–

 

” Chanyeol hyung mana karyawan baru yang kau katakan kemarin? ”

” O Taehyung~ah apa kakimu sudah membaik? ”

” Masih terasa sakit tapi aku bisa menahannya hyung ” Jawab Taehyung dengan memperlihatkan deret giginya yang putih.

” Karyawan yang kumaksud itu hanya pekerja part time, sebentar lagi juga dia akan datang ”

” Wah benarkah? Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya ”

” Kau ini tidak pernah berubah Tae ”

Chanyeol menghampiri Baekhyun yang berdiri tak jauh dibelakang Taehyung ” Aku ingin bicara denganmu ”

Tanpa basa-basi Baekhyun pun langsung mengikuti langkah Chanyeol.

 

Chanyeol mengajak Baekhyun ke sungai tak jauh dari caffe.

” Apa keadaanmu sudah membaik? ”

” Kau bisa lihat sendiri ”

Chanyeol memberikan sebuah foto kepada Baekhyun.

” Apa ini? ”

” Lihatlah ”

” Siapa dia? ” Baekhyun terkejut melihat foto Taehyung bersama dengan seseorang yang wajahnya menyerupai dirinya.

” Dia adalah Taejun, kakanya Taehyung. Aku berhutang nyawa kepadanya ”

Baekhyun hanya menatap Chanyeol penuh tanda tanya.

” Ceritanya agak rumit tapi yang jelas Taehyung pernah menyelamatkan aku dari mobil truk yang melaju tak terkendali dengan kecepatan diatas rata-rata, itu menyebabkan dirinya sendiri dalam bahaya dan saat itulah Taejun datang menyelamatkan nya ”

            ” Apa selama ini Taehyung menganggapku sebagai Taejun? Apa aku bisa percaya pada cerita Chanyeol ini ” Batin Baekhyun

” Sebenarnya caffe ini juga milik Taejun, aku hanya melaksanakan pesan terakhirnya untuk mengurus caffe ini sampai Taehyung berusia 20 tahun ”

” Apa alasanmu memberitahuku? ”

” Karena saat ini kau adalah kakaknya Taehyung, jadi kupikir kau harus mengetahuinya ” Baekhyun terdiam memikirkan ucapan Chanyeol.

 

” Yak! sepertinya kau ini aktor yang hebat ” Chanyeol membenturkan bahunya ke bahu Baekhyun.

” Apa maksudmu? ”

” Malam itu saat Blue fire mengelilingi tubuhmu, aku melihat semuanya dengan jelas ”

Baekhyun tertegun, dia tak menyangka rahasianya akan terbongkar secepat ini.

” Jangan khawatir, kurasa aku aktor yang jauh lebih baik darimu ”

” Bicara yang jelas ”

” Apa kau tidak bisa mendeteksi keberadaan ku? ”

” Kekuatan ku sedang disegel, apa kau juga seorang.. ”

Mulut Baekhyun dibekap oleh Chanyeol ” Jangan bicara terus terang didepan umum seperti ini ”

Baekhyun sungguh tidak percaya, dia hanya memandangi Chanyeol dari ujung rambut sampai ke ujung kaki.

” Jadi itu alasan aku tidak bisa mendeteksi keberadaan mu. Lalu, apa yang kau lakukan sampai mendapat hukuman seperti ini? ”

” Itu bukan urusanmu. Jadi, kekuatan apa yang kau miliki? ”

” Itu bukan urusanmu ” Ledek Chanyeol membalikkan kata-kata Baekhyun.

” Kau sudah tau kekuatanku bukan, Jadi aku juga harus mengetahui jenis kekuatanmu ”

” Baiklah, jika kau pernah mendengar ‘Time Controller’ maka itu lah kekuatanku ”

” Apa itu berarti kau menggunakan kekuatanmu agar selamat dari Tim Justice? ”

” Jika aku tidak melakukannya, kau dan aku tidak akan pernah bisa lolos ”

” Benarkah? Sepertinya aku sudah berhutang padamu ”

” Lupakan saja. Apa rencanamu selanjutnya? ”

” Aku belum memikirkannya, tapi aku harus secepatnya kembali ke Skydown ”

” Apa kau merindukan teman baikmu itu? ” Tanya Chanyeol setengah meledek.

” Mwo? ”

” Lord, bukankah dia adalah teman baikmu? ”

” Aku tidak punya siapapun di Skydown ”

” Benarkah? Tapi aku sering melihat dia datang mengunjungi mu ”

 

Tiba-tiba ada sebuah kaleng soda kosong yang mengenai kepala Baekhyun.

” Apa yang kalian lakukan disini? ”

.

                                                                                                .

                                                                                                .

                                                                                                .

                                                                                                .

                                                                                                .

                                                                        ~ To Be Continue ~

 

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] Difference (Twoshoot)

  1. Oke fine kapan next nya? Kyaa jadi chanyeol juga elf? Aku tadinya agak bingung pas baekhyun ga kedeteksi udah deg degan banget juga eh taunya kerjaan mas chan toh wkwk,gimana kalo taehyung tau mreka itu elf? Kyaaa cepet di next yaa
    air suci tuh air apa sih? Sumpah ngakak banget joongki sampe air kubangan dia cek :v emang ga ada petunjuk banget apa?

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s