[4thYearsEXOFFI] Our Leader – Kays100

poster_ff

Tittle: Our Leader
Author: Kays100
Genre: Friendship
Rating: G

Summary: Yifan adalah murid pindahan dari Kanada, pekerjaan orang tuanya yang membuat dia harus berpindah – pindah Negara. Kali ini orang tuanya berpindah ke Korea dan di sana lah dia menemukan sesuatu yang special yang disebut dengan Junmyeon. Leader mungil itu pula yang membuatnya merasakan bagaimana menjadi seorang pemimpin untuk sementara waktu. Namun disaat Yifan mulai akrab dengan semua anggota dance dari tempat ia bersekolah di Korea orang tuanya malah menyuruhnya kembali ke China. Yifan rela tak relapun harus pergi meninggalkan Junmyeon.

 Suatu hari di pagi yang cerah di awal semester baru di Star Museum Senior High School[1] seperti biasanya para murid terlihat ceria karena kembali bertemu teman – temannya setelah dipisahkan oleh libur yang lumayan lama. Hari itu ada sedikit yang berbeda di kelas 3 A, bukan karena mereka sekarang sudah berada di kelas yang berbeda karena kini mereka naik ke kelas 3 atau mereka mendapatkan wali kelas yang baru, namu karena wali kelas yang baru mereka membawa seorang pemuda dengan perawakan tinggi basar bak atlit basket.

“Perkenalkan anak – anak… kita mendapatkan murid pindahan dari Kanada… silahkan perkenalkan dirimu…” wali kelas mereka mempersilahkan siswa baru itu untuk memperkenalkan diri

“Perkenalkan… aku Wu Yifan… pindahan dari Kanada… senang berkenalan dengan kalian” Yifan memperkenalkan diri pada seisi kelas kemudian menundukkan badannya

“Nah… Yifan silahkan duduk di bangku kosong di sebelah sana” wali kelas mereka menunjukkan kursi kosong di dekat jendela yang ada di urutan paling belakang.

            Dengan segera Yifan pun menuju bangku yang ditunjukkan oleh wali kelasnya tersebut dan duduk untuk kemudian mengikuti pelajaran bersama para siswa yang lainnya.

Saat jam istirahat…

“Ehem…. Kamu keturunan China juga ya? Maaf  kalau pertanyaanku sedikit rasis” tanya seorang lelaki cantik yang duduk di sebelah Yifan

“Ah… iya… tidak apa – apa kok…” jawab Yifan sopan

“Ngomong – ngomong kita belum kenalan… perkenalkan namaku Luhan dan yang di sebelahku ini Minseok… Oh iya gimana ceritanya kamu bisa pindah ke Korea?” Luhan dan Minseok pu bergantian menyalami Yifan

“Eh… pekerjaan orang tuaku berpindah – pindah jadi… ya gitu deh…”

“Oh… Eh Yifan, ayo keliling sekolah… aku akan memperkenalkan  lingkungan sekolah ini padamu…” Luhan dan Minseok menarik Yifan keluar kelas

            Saat mereka akan memulai petualangan mereka menyusuri semua sudut sekolah, seorang lelaki dengan tubuh mungil menabrak tubuh Yifan. Entah apa yang dipikirkan oleh Yifan tapi apa yang ada pada pemuda itu membuat Yifan tidak bisa memindahkan pandangan darinya.

“Ah… hyung[2]… hyung… hati – hati kalau jalan…” kata pemuda berbadan tinggi yang mengejar pemuda mungil di depannya. Dan benar apa yang dikawatirkan pemuda tinggi ini pemuda mungil di depannya menabrak seseorang yang berperawakan tinggi besar yang baru keluar dari suatu ruangan kelas.

“Ah maaf…” kata pemuda mungil itu sambil membungkukan kepalanya setelah menabrak seseorang itu.

“Kan aku sudah bilang hati – hati, Hyung…” kata pemuda yang belakangan diketahui bernama Chanyeol itu.

“Eh? Junmyeon kenapa kamu ada di sini?” tanya Luhan dan Minseok yang muncul dari balik badan Yifan

“Ah… kebetulan ada Luhan – hyung dan Minseok – hyung… aku bisa minta tolong pada kalian membantu Yixing untuk mengatur anak – anak nanti untuk latihan dance? Aku dan Chanyeol nanti pulang sekolah ada rapat OSIS nih… bye… sekarang aku dan Chanyeol terburu – buru buat minta tanda tangan proposal  nih…” kata Junmyeon yang langsung lari ke ruang kepala sekolah.

“Mereka… siapa?” tanya Yifan ragu – ragu setelah Junmyeon pergi

“Oh… maksudmu Junmyeon dan Chanyeol …  Yang pendek itu bernama Junmyeon, dia ketua OSIS sekaligus ketua dance di sekolah ini… sedangkan yang tinggi itu bernama Chanyeol dia anggota dance juga dan merangkap sebagai wakil ketua OSIS… ” jelas Minseok pada Yifan

“Dengan badan sekecil itu seorang ketua di dua tempat?” bisik Yifan dalam hati yang tidak percaya bahwa orang sekecil Junmyeon mengerjakan tugas seberat itu. Pandangan mata Yifan pun tidak lepas dari sosok pemuda mungil yang membuatnya terkagum – kagum itu.

“Hei … Yifan… kamu kenapa ngeliatin Junmyeon terus? Naksir ya?” ledek Minseok

“Dia memang sama cantiknya denganku sih…” lanjut Luhan kepedean

“Ah… kalian berdua ini apa – apaan sih…” jawab Yifan sambil membuyarkan lamunannya sendiri dan kemudian meneruskan tujuan awal mereka untuk memperlihatkan lingkungan sekolah pada Yifan.

“Oh ya… sepulang sekolah mau mencoba lihat dance[3] SMA kita?” tawar Luhan pada Yifan saat mereka mengakhiri perjalanan mereka menyusuri sekolah ketika bel masuk berbunyi

“Boleh juga…” jawab Yifan tanda setuju

            Bel pulang sekolah yang ditunggu – tunggu para siswa pun akhir berbunyi. Para siswa pun dengan cepat mengemasi barang mereka dan berhamburan menuju keluar ruangan kelas. Beberapa dari mereka ada yang pulang langsung ada juga yang terlebih dahulu mengikuti kegiatan ekstrakulikuler sekolah. Minseok, Luhan dan Yifan pun langsung menuju aula untuk menemui para anggota dance yang lain.

Hyung… akhirnya kalian datang juga…” kata seorang pemuda dengan pakaian olahraga dan badan penuh keringat mendekati Luhan, Minseok dan Yifan

“Sepertinya kau kebingungan mengurus mereka sendirian ya, Yixing?” sindir Luhan

“Sangat, Hyung… aku harus melatih anak kelas dua untuk persiapan lomba bulan dan menyeleksi anak – anak baru itu seorang diri…” jawab Yixing sambil menyeka keringat yang membasahi dahinya.

“Pantas saja… tenang saja Junmyeon mengirim kami untuk membantumu” lanjut Minseok

“Kalau begitu biar aku melatih anak – anak dan hyung mengaudisi mereka…” Yixing pun mendatangi gerombolan anak – anak kelas yang terdiri dari Baekhyun, Chen dan Kyungsoo yang sedang istirahat setelah sebelumnya memberikan formulir – formulir dari anak – anak kelas satu yang ingin mengikuti audisi dance.

“Eh… bolehkah aku bergabung dengan kalian?” tanya Yifan yang sepertinya tertarik dengan ektrakulikuler dance mereka

“Tentu saja…” Jawab Luhan sambil memberikan formulir yang langsung di isi oleh Yifan.

            Setelah pembagian tugas antara Yixing yang melatih anak – anak kelas dua untuk persiapan lomba bulan depan dan Luhan – Minseok yang mengaudisi anak – anak baru mereka pun melakukan tugas masing – masing. Dari audisi pendaftar baru itu diterima hanya empat orang dan mereka adalah Sehun, Jongin, Zitao dan Yifan.

Sementara itu di ruang Kesekertariatan OSIS…

Hyung… kau yakin akan ikut latihan dance dengan kondisimu seperti itu?” tanya Chanyeol kawatir pada sang ketua

“Memangnya kenapa?” tanya Junmyeon

“Tapi waktu rapat kan kau mimisan… lebih baik kamu istirahat saja hyung… daripada sesuatu yang lebih buruk terjadi padamu…” saran Chanyeol sambil memperingatkan

“Tidak bisa, Chanyeol… sebagai seorang ketua aku harus memberi contoh yang baik buat anggotaku… dan lagi aku ingin tau siapa saja anggota baruku” Junmyeon tetap bersikukuh untuk ikut latihan tanpa mengiraukan peringatan dari Chanyeol

“ Hah… terserah Hyung saja deh…” Chanyeol menghela nafas panjang karena sepertinya sarannya hanyalah hal yang percuma. Kini ia pun mengikuti langkah Junmyeon menuju aula.

            Menasehati sang ketua memang hal yang susah selalu saja melawan. Memang benar dia mementingkan kepentingan bersama tapi kalau keadaannya seperti sekarang yang ada masalah akan lebih runyam. Sesuai dengan dugaan Chanyeol ditengah latihan Junmyeon pingsan setelah mimisannya bertambah parah yang  membuat semua yang ada di sana panik.

“Kenapa kamu biarkan dia ikut latihan sih?” Yixing menyalahkan Chanyeol yang membiarkan Junmyeon tetap latihan walaupun kondisi kesehatannya menurun.

“Aku sudah melarangnya, Hyung… tapi dia tetap memaksakan diri…” jawab Chanyeol yang merasa bersalah.

“Sudahlah cepat panggil ambulans… tidak ada gunanya saling menyalahkan…” potong Yifan yang membuat Chanyeol kagum seketika.

            Setelah menyuruh para anggota pulang, Yifan, Chanyeol, Minseok dan Luhan menghantarkan Junmyeon ke Rumah Sakit. Sampai di sana mereka mengalami kebingungan karena harus mengurus administrasi untung saja ibu Junmyeon datang dengan cepat bersama seseorang yang merupakan salah satu anggota baru tim dance mereka.

“Tante?  Bagaimana tante bisa tau? Bahkan kami saja belum menelepon tante tentang keadaan Junmyeon…” tanya Chanyeol heran

“Sehun yang mengatakan pada kami…” Sehun pun menundukkan kepala seraya dengan ucapan ibu Junmyeon

“Maaf Hyungdeul[4]… Sehun belum cerita kalau Sehun tetangganya Junmyeon – hyung…” kata Sehun sambil menggaruk kepala

            Sudah seminggu Junmyeon dirawat di Rumah Sakit. Posisi leader menjadi kosong sehingga tidak ada yang bertanggung jawab atas ekstrakulikuler dance. Sementara posisi ketua OSIS sementara diserahkan pada wakilnya. Setelah melakukan polling ternyata Yifan yang memenangkannya.

“Kenapa harus aku sih padahal aku juga baru di sini” keluh Yifan sambil merapikan barang – barang di aula sementara anak – anak lainnya mencari makan sebelum melanjutkan latihan sesi kedua.

“Apa kabar ketua baru… bolehkah aku ikut latihan bersamamu…” kata Junmyeon yang tiba – tiba muncul di pintu aula.

“Junmyeon? Kenapa kau bisa ada di sini?” tanya Yifan kaget

“Hehehe… habisnya aku bosan di Rumah Sakit jadi aku minta pada dokter untuk dipulangkan lebih awal… lagian aku kepikiran lomba bulan depan…”

“Jangan bilang kau ke sini karena ingin latihan…” tebak Yifan, Junmyeon hanya meringis mendengar tebakan Yifan yang tepat.

“Ah… Yifan – hyung…. Ini beberapa contoh proposal dan contoh surat – surat yang kamu min… ta…” Chanyeol tiba – tiba datang sambil membalik – balik dokumen yang ada di tangannya

“Kau mau ngapain di sini, Hyung?” tanya Chanyeol sambil menatap sinis ke arah Junmyeon

“Ya ikut latihanlah…”

“Hyung  yakin sudah benar – benar sembuh? Nanti kalau Hyung tumbang lagi gimana? Dan pasti bukan cuma aku yang mencemaskanmu, Hyung… ” pertanyaan Chanyeol hanya dijawab dengan meringis oleh Junmyeon.

“Sudahlah kalian berdua… pokoknya nanti kalau Junmyeon sudah tidak kuat kita istirahat… Latihannya kita pelan – pelan saja… nanti aku akan beritahukan pada Yixing untuk tidak terlalu memforsir tenaga…” Yifan memberi solusi untuk pertanyaan Chanyeol yang langsung disetujui oleh Chanyeol dan Junmyeon.

            Tak menunggu lama, anak – anak yang istirahat untuk makan siang sudah kembali ke ruang olahraga untuk latihan. Sesuai dugaan Chanyeol, mereka semua terkejut dengan keberadaaan Junmyeon di aula, mereka juga mengkawatirkan keadaan ketua mereka yang sebenarnya itu. Yifan pun langsung menenangkan mereka dan memberitahu Yixing agar tidak terlalu bersemangat dalam latihan mengingat kesehatan Junmyeon yang belum benar – benar sembuh walaupun lomba sudah semakin dekat.

            Cara latihan mereka yang baru itu mereka terapkan beberapa hari ke depan hingga Junmyeon benar – benar sembuh. Yifanpun berjanji akan mengembalikan posisi ketua dance pada Junmyeon jika Junmyeon benar – benar sembuh walaupun untuk urusan administrasinya masih Junmyeon yang pegang.

Di hari perlombaan tiba…

“Junmyeon kau sudah benar – benar kuatkan?” tanya Yifan kawatir

“Iya… tenang saja…” jawab Junmyeon sambil cengengesan.

“Kalau begitu apa kalian sudah siap?” seru Yifan

“Ya…” jawab semuanya kompak kecuali Jongin

Hyung… baru pertama kali aku jadi Lead Dancer [5]untuk sebuah perlombaan dance tingkat profinsi… aku jadi gerogi…” jawab Jongin yang kelihatan gugup

“Tidak apa – apa kok… dulu saat aku pertama kali jadi Lead Dancer juga gugup sepertimu…” Yixing memberi semangat pada Jongin yang kali ini ditunjuk sebagai Lead Dancer perwakilan Star Museum Senior High School yang baru.

“Terima kasih, Hyung…” kini Jongin menatap Yixing dengan penuh keyakinan

“Oke semuanya sudah siap?” tanya Yifan untuk kedua kalinya

“Siap!!” jawab mereka serempak

“Oke… EXO team dari Star Museum Senior High School… ” Junmyeon mengkomando slogan mereka sebelum perform yang dijawab dengan “Fighting!!” oleh member yang lainnya dengan kompak.

            Dengan semangat yang penuh mereka menampilkan penampilan yang terbaik. Junmyeon pun nampak sangat sehat dan bersemangat ketika mereka menampilkan pertunjukan dance mereka. Semua penonton beserta juri menikmati penampilan mereka dengan decak kagum.

            Pada Akhir acara merekapun diumumkan sebagai pemenang lomba dance tingkat profinsi itu. Dan seperti janji Yifan pada Junmyeon sebelumnya, sekarang Yifan mengembalikan posisi ketua dance pada Junmyeon mengingat kesehatannya yang sudah sembuh betul.

            Setelah kemenangan mereka itu hubungan mereka semakin lama semakin dekat hingga suatu hari menjelang semester ganjil berakhir.

Suatu hari di hari – hari menjelang ujian akhir semester…

 “Iya… iya ma… ini paspor Yifan sedang diurus…lagian Yifan baru bisa pindah ke China setelah ujian akhir semester kan ma… pokoknya mama tau beres deh…” kata Yifan pada sang penelpon kemudian menutupnya.

Hyung… mau pulang ke China?” tanya Tao yang kebetulan dia,Jongin dan Sehun menguping pembicaraan Yifan yang kemudian dijawab oleh anggukan Yifan.

Hyungduel yang lain tahu?” tanya Sehun kemudian.

“Ya… semua sudah tahu kecuali Junmyeon…” kata Yifan murung mengingat hubungannya dan Junmyeon yang mulai dekat

“Kenapa Hyung tidak mengatakannya pada Junmyeon – hyung?” sekarang giliran Baekhyun yang muncul bersama Kyungsoo dan Jongdae

“Aku kawatir dengan kesehatannya jika aku membuatnya terkejut dengan keputusanku…” jawab Yifan bingung

“Benar juga sih… sebentar lagi kan ujian akhir semester… kalau memberi tahu Junmyeon – hyung sekarang malah akan membebani pikirannya…” Jongdae setuju bahwa tidak mengatakannya sekarang adalah keputusan yang baik.

Hyung… berjanjilah akan mengatakannya selesai ujian… jangan tiba – tiba menghilang itu akan membuatnya lebih terluka” kata Tao

            Seperti yang dijanjikannya pada Tao dan member yang lainnya pada hari itu, setelah pengumuman hasil ujian akhir semester keluar dan urusan untuk kepindahan ke China, Yifan menemui Junmyeon di ruang Kesekertariatan OSIS dan menceritakan rencana kepindahannya itu padanya.

“Junmyeon… aku… harus pulang ke China…” kata Yifan ragu – ragu.

“Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?” tanya Junmyeon terkejut.

“Itu karena aku mengkhawatirkanmu…” jawab Yifan dengan tatapan mata sayu

“Lalu kapan kau akan berangkat?”

“Besuk…” jawab Yifan membuat Junmyeon bertambah kaget namun mencoba tegar

“Jaga dirimu baik – baik… suatu saat kita bertemu lagi kan…”

“Ya… aku janji, ketuaku…” Yifan tersenyum kemudian pergi

            Setelah melepas kepergian Yifan, Junmyeon menangis sejadi – jadinya di pelukan Chanyeol karena hatinya belum benar – benar bisa melepaskan Yifan.

[1] Nama Sekolah di cerita ini

[2] Hyung = Kakak atau Mas

[3] Dance = Tari

[4] Hyungdeul = Kakak / mas (jamak)

[5] Lead dancer = posisi sebagai penari utama dalam sebuah grup dancer, umumnya berada di depan saat perfomance

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s