[4thYearsEXOFFI] Kehidupanmu adalah Kehidupanku – Kim Nanat

PicsArt_1466428013378

Title : Kehidupanmu adalah Kehidupanku.

Author : Kim Nanat

Genre : Friendship, Sad

Rating : G

Summary :

Ooh Sehun, Park Chanyeol, dan Kim Jongin adalah bocah SMA bersahabat yang selalu saling melengkapi antar satu sama lain. Tetapi pada suatu hari Sehun menyembunyikan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh kedua sahabatnya. Mengetahui itu kedua sahabatnya ingin ikut bersama Sehun.

 

“ Omoooo, Sehun-ah !! Kau juga belum mandi? Cepat bangun, dasar pemalas! ” kata seorang sahabatnya sambil memukul paha Sehun yang juga merupakan teman kostnya yaitu Chanyeol.

“ Oh Chanyeol.” jawab Sehun sambil mengucek-kucek matanya lalu segera bangun dari tidurnya.

“ Kau gila, kita sudah hampir terlambat ! Cepat bersiaplah dan aku akan menelpon Kim Jong In untuk segera kesini.” ujar Chanyeol yang langsung pergi keluar kamar untuk menghubungi Jongin sedangkan Sehun langsung bergegas mandi dan bersiap memakai seragam sekolah.

“ Wazzup bro! Ngopi dulu yuk sambil liat cewe-cewe di kost an sebelah.” kata Jongin yang baru datang dengan tampilannya yang sok cool dan memasuki kamar Sehun.

Tanpa berkata, Sehun dan Chanyeol langsung menggeret Kai memasuki mobil dan segera berangkat menuju sekolahnya.

<SKIP SAMPAI DI SEKOLAH>

“ Sedikit lagi jika kau tadi telat datang ke kost an kami, jadi apa kita kalau telat ? Aish aku tidak dapat membayangkannya.” kata Chanyeol yang berbicara kepada Jongin, sahabatnya.

Ketika mereka bertiga sedang menuju kelas mereka yang kebetulan sama kelas IPA nya, Sehun melihat keramaian di papan pengumuman. Lalu mengajak Chanyeol dan Jongin untuk melihat ada berita apa.

“ Permisi… Awas aku tidak bisa melihatnya. Hei! Geseran” ujar Jongin

Dan akhirnya pada saat mereka berada di depan papan pengumuman, terdapat selembaran yang tertulis ‘ SHINHWA SENIOR HIGH SCHOOL DANCE COMPETITION ’

Melihat itu, Jongin langsung bersemangat lalu mengajak Chanyeol dan Sehun untuk bergabung dalam satu tim yang kebetulan 1 tim berisi tiga anggota.

“ ChanHun, ikutan yuk kompetisi ini! Mumpung boleh bertiga kan kita juga sudah merencanakan jika ada lomba-lomba seperti ini kita akan mengikutinya kannn. Ingat tidak? ajak Jongin

“ Wahhh pas banget! Pasti kita ikutan dong, hadiahnya juga lumayan kan dapet uang 3,5 jt buat bayarin kamar kos ㅋㅋㅋㅋ (kekekeke) ” balas Sehun

“ Oke, nanti kita akan rundingan tentang lagu,koreografi, dan lainnya di kos-kos an saja. Sekarang kita harus segera ke kelas. Lets Go ! ” ucap Chanyeol

Sehun,Chanyeol,Jongin menuju kelas dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan tertib.

<SKIP SAMPAI DI KOST-KOST AN>

“ Hwaaa *ngaup* aku capek sekali dengan pelajaran biologi tadi. Iya kalo gurunya cewe cantik,komes pasti aku bakal betah ga bakalan ngantuk waktu pelajaran mulai.” sahut Jongin sambil tidur di kasur Sehun yang selalu memikirkan cewek-cewek.

“ Aish pikiranmu Kim Jong In! Anyway kan kita mau rundingan buat kompetisi dance? Kok koordinatornya malah tidur ya? Yang semangat buat nyuru kita ikutan.” kata Chanyeol dengan nada yang bercanda kepada Jongin

“ OH IYA, kita mau pake lagu apaan? koreo nya biar gue aja, gue kan handal sampe digemari banyak cewek.” kata Jongin langsung bangun

“ Mau lagu apaan? Woy Sehun ! Diem mulu ikutan sini bahas buat lomba dance kita.” kata Chanyeol kepada Sehun yang daritadi memandangi ponselnya

“ Ah? Eee.. bagaimana jika kita pake lagu Good Boy – BIGBANG ? Kan cocok banget tuh buat ngedance. Gimana Chan? Jong? ” Sehun langsung menaruh ponselnya dan mendekat dengan sahabat-sahabatnya.

“ Woke bisa juga tuh pake lagu itu. Tumben lu pinter Hun? Jadi nanti gue di rumah buatin koreo nya mulai besok kita latihan di rumah gue aja pulang sekolah.” balas Jongin dengan semangat

“ Siapppp.” kata Chanyeol dan Sehun

Mereka bertiga sudah merencanakan semuanya dan akhirnya Jongin pulang dari kost”an Sehun dan Chanyeol.

Tiba-tiba pada saat Chanyeol selesai mandi, ia melihat Sehun terbaring di lantai.

“ Sehun-ah! Kau sedang apa tidur di sana? Hahaha lucu sekali perilakumu.” tanya Chanyeol sambil tertawa.

“ Hei bangun, perilaku mu ini tidak ada lucunya hahaha.” kata Chanyeol sambil menyaduk-nyaduk kaki Sehun

Dilihatnya Sehun tidak bangun-bangun, Chanyeol langsung membawanya di atas kasur. Chanyeol kebingungan kenapa Sehun bisa pingsan dan ia memutuskan untuk menelpon dokter agar datang ke kost nya.

“ Aku harus telpon dokter, mana ya buku telponku? Ahh ayolah dimana dimana.” gumam Chanyeol sambil mencari di rak-rak buku

Tiba-tiba ketika Chanyeol sudah menemukan buku telponnya dan segera menelpon dokter, Sehun sudah sadar dan berkata, “ Chanyeol kau mau apa? Kok ketakutan sekali?”

“ Aaaaa Sehunnnn.. Kau sudah sadar? Aku ketakutan melihatmu tiba-tiba terlentang di lantai sehingga aku membawamu ke tempat tidur dan kau lama tidak sadarkan diri, aku ingin menelpon dokter untuk memeriksamu.” kata Chanyeol langsung menghampiri Sehun

“ Kau sangat lebay Chanyeol hahaha! Aku ketiduran, mengapa kau telpon dokter? Hahaha kau sangat lucu sahabatku.” ucap Sehun sambil mengambil minum di meja

“ Oh ternyata kau tidur. Kau menyusahkanku saja! Lihat saja kalau kau ketiduran lagi aku tidak akan menolongmu lagi, huh.” Chanyeol terlihat kesal

Sehun tertawa kecil.

“ Hei Chan! Aku keluar sebentar ya mau hirup-hirup udara .” kata Sehun sambil bersiap-siap.

“ Aku ikut. Tunggu sebentar.”

“ Hum? Kau mau ikut? Jangan, kau disini saja aku cuma sebentar kok.”

“ Yasudah sana! Tega sekali kau meninggal sahabatmu sendirian.” Chanyeol terlihat kesal kembali dan langsung tiduran sambil main ponselnya.

Sehun langsung pergi keluar dengan menggunakan jaket hitamnya dan masker putihnya. Sehun berjalan mencari taxi di jalanan dekat kostnya. Tidak lama Sehun sudah menaiki taxi dan menuju Rumah Sakit City.

“ Sus, saya mau daftar di dokter Lee.” ucap Sehun kepada suster rumah sakit yang bertugas.

“ Ini nomor antriannya 12 ditunggu di sebelah sana ya.”

Sehun mengambil nomor antriannya dan segera duduk di kursi tempat menunggu.

*15 MENIT BERLALU*

“ Nomor antrian 12.”

“ Iya.” kata Sehun dengan cepat masuk ke ruang pemeriksaan.

Sehun bicara kepada dokter masalah keluhan penyakitnya. Lalu Sehun keluar dengan membawa surat dari dokter yang belum diketahuinya. Seusai itu, Sehun langsung pulang ke kostnya.

Di dalam taxi, Sehun membuka surat yang diberikan oleh dokter tadi. Melihat surat itu, Sehun langsung kaget dan lemas tanpa menyadarinya, Sehun meneteskan air mata. Sehun tidak menyangka dengan semua itu.

Sesampai di kost, Sehun masuk dengan muka lemes dan langsung menyembunyikan surat itu di lemari Sehun tanpa diketahui Chanyeol.

“ Kau lama sekali! Aku dari tadi disini sendirian dan mencari mu di luar kost tidak ada, kata mu kau hanya hirup-hirup udara?” kata Chanyeol di tempat tidurnya dengan selimut kesayangannya.

“ Ee.. E.. Iy..aa tadi aku mampir e… makan sebentar jadi kau tidak menemukanku di luar kost.” gumam Sehun dengan gugup

“ Oh begitu. Mengapa kau terlihat seperti orang bingung?”

“ Ehm.. Tidak. Sudahlah aku mau istirahat.” kata Sehun

“ Kau sangat aneh.”

< SKIP DI SEKOLAH BESOK HARI>

“ Jongin-ah!” panggil Chanyeol dan Sehun

“ Hey Chanyeol Sehun! Kau jadi kan ke rumahku nanti untuk berlatih dance.” kata Jongin kepada kedua sahabatnya itu.

“ Pasti lah. Kapan kita latihan kalau tidak nanti?” sahut Chanyeol

Sehun mengangguk.

“ Bro kenapa kau begitu diam? Kau sakit?” tanya Jongin pada Sehun karena melihat sikap Sehun yang terlihat lesu

“ Ah tidak. Aku hanya kepikiran pelajaran tadi saja.” jawab Sehun

“ Oh oke kalau begitu. Ku tunggu jam 2 ya di rumahku! Sampai jumpa!” kata Jongin berlari menuju kelas karena mendengar bel masuk berbunyi

Chanyeol dan Sehun juga bergegas memasuki kelas mereka. Di perjalanan Sehun terlihat sangat pusing seperti orang sakit tetapi ketika Chanyeol menanyakan keadaannya ia hanya bisa berbohong kepada sahabatnya itu. Sehun seperti sedang menyembunyikan sesuatu dari kedua sahabatnya itu.

Pk. 13.40 Bel pulang sekolah berbunyi.

“ Hun apakah kau mau langsung pergi ke rumah Jongin? Kalau langsung kita pulang bareng saja bersama Jongin.” tanya Chanyeol pada Sehun

“ Iya langsung saja Chan biar tidak bolak-balik. Itu Jongin bukan? Terlihat seperti Jongin.”

“ Eh iya itu si Jongin. Biar aku panggil.”

“ Jong! Sini buruan.” teriak Chanyeol.

“ Eh ada apa sobat?” kata Jongin dengan gayanya yang sok minta ampun.

“ Aku sama Chan pulang bersamamu saja biar nanti kita ga bolak-balik oke?” kata Sehun

“ Jika kalian mau begitu ya sudah. Ayo segera menuju mobilku disana.” ajak Jongin

<SKIP DI RUMAH JONGIN>

 “ Daebak! Rumah mu sangat terawat Jong!” sindir Chanyeol dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.

“ Hahaha gomawo (terimakasih). Kau sahabat yang begitu baik Park Chanyeol.” balas Jongin dengan tertawa

“ Kita mau latian dimana?” tanya Sehun yang sedang duduk di sofa ruang keluarga.

“ Di atas saja ada ruangan khusus untuk latian dance. Ikuti aku” balas Jongin menaiki tangga dan diikuti oleh kedua sahabatnya.

“ Taraaaa! Kita ada latian disini.” Jongin membuka pintu

“ Ayo segera kita mulai latiannya. Silahkan kau jelaskan dulu gerakan-gerakannya dan lainnya.” kata Sehun

Jongin mengangguk dan menjelaskan gerakan yang akan ditiru oleh Chanyeol dan Sehun. Kedua sahabatnya itu mudah mengerti sehingga tanpa membuang waktu lama latian dapat berlangsung. Pada saat latian, Sehun tiba-tiba jatuh karena kecapekan dan mungkin karena ia sedang sakit sehingga staminanya kurang untuk ngedance.

“ Sehun-ah! Kau tidak apa-apa? Mengapa kau bisa terjatuh?” Chanyeol dan Jongin langsung membawa Sehun tiduran di matras.

“ Aku tidak apa-apa kok mungkin hanya kecapekan karena terlalu lama latian.” Sehun membalas dengan nafas yang cepat.

“ Benar kau tidak apa-apa? Kemarin kau jatuh dilantai dan kau bilang kau ketiduran. Sekarang kecapekan. Apakah kau sakit ?” tanya Chanyeol penasaran dengan keadaan Sehun.

“ Tidak Chanyeol, Aku hanya kecapekan kok. Sebentar lagi aku akan mengikuti latian lagi jadi kalian latian saja dulu aku akan menyusul.” balas Sehun dengan tertidur dan berusaha menyembunyikan apa penyakitnya kepada Chanyeol dan Jongin.

“ Ya sudah, ayo Chan kita latian lagi.”

Chanyeol dan Jongin pergi meninggalkan Sehun. Sehun beristirahat di matras sementara Chan dan Jongin pergi latian kembali. Sekitar setengah jam, Sehun kembali latian dan bergabung dengan dua sahabatnya itu dengan badan yang fit kembali.

Tetapi pada saat Sehun mengembalikan matrasnya, ia menemukan sekumpulan rambut-rambut rontok. Sehun bingung dengan rambut yang rontok itu. Sehun mencoba menarik pelan rambutnya, ternyata rontokan rambut itu berasal dari rambutnya sendiri. Sehun langsung membuang rontokan rambut itu di tong sampah milik Jongin di depan. Sehun langsung bergegas mengambil topinya dan memakainya. Melihat iu, Sehun mengetahui bahwa penyakitnya semakin parah. Sehun berjalan menuju ruang latian dengan air mata yang jatuh perlahan-lahan.

“ Sehun! Kau sudah enakan?” tanya Jongin yang melihat Sehun memasuki pintu ruangan.

“ Iya, aku baik-baik saja. Mengapa kau begitu takut? Haha.” kata Sehun dengan meyakinkan Jongin

“ Kenapa kau pake topi? Apakah kau mau menyamar? Aneh sekali tingkahmu.” lanjut Chanyeol yang sudah curiga ada yang disembunyikan oleh Sehun.

“ Ani (tidak). Mengapa aku menyamar? Aneh sekali kau Chan.” balas Sehun dengan tertawa dan bergegas latian lagi.

“ Oh iya, besok kita latian lagi ya karena kompetisinya dimulai besok lusa lagian besok kan sekolah libur. Kita harus semangat dan jagalah kesehatanmu Ooh Sehun.” terang Jongin

2 jam telah berlalu mereka sudah selesai latihan untuk hari ini. Chanyeol dan Sehun langsung menuju kostnya dan sebelum itu mereka berdua mencari makan bersama di luar. Setelah makan, mereka langsung kembali ke kostnya.

Tempat: Di Kost an Mereka.

“ Apakah kau tidak juga melepas topimu? Ini sudah di kost dan waktunya kita tidur. Segera tidurlah supaya kau tidak kecapekan lagi.”

“ Iya aku akan tidur nanti. Kau tidur dulu saja.”

Chanyeol memasang muka bingung di bawah selimutnya. Dan Chanyeol memilih bersembunyi di bawah selimutnya agar dilihat bahwa ia sudah tidur duluan. Melihat itu Sehun langsung tidur dan menaruh topinya di bawah kasurnya.

Chanyeol melihat Sehun sudah tertidur pulas dan ia kaget dengan rambut Sehun yang menjadi pendek ia berpikir bahwa Sehun memakai topi karena ia memotongkan rambutnya terlalu pendek jadi ia malu dengan rambutnya. Kecurigaan Chanyeol sudah berakhir.

‘ Dimana ia menaruh topinya itu? Mengapa aku tidak melihatnya di meja?’ suara hati Chanyeol berkata

Waktu ia mau berjalan mengecek mejanya, ia melihat sesuatu di bawah kasur Sehun.

‘ Oh itu topinya. Mungkin topinya jatuh.’ Chanyeol mengambil topinya dan ingin menaruh topi itu di meja.

Ketika Chanyeol mau menaruh topi itu, dilihatnya banyak rambut rontok berjatuhan. Chanyeol kaget. Banyak pertanyaan muncul di pikiran Chanyeol. Ia langsung menaruh topi itu dan segera tidur kembali dengan banyak tanda tanya di otaknya itu.

Pada pagi hari, Sehun bangun dan melihat Chanyeol masih tidur. Ia heran mengapa topinya bisa berada di atas meja padahal kemarin jelas-jelas ditaruhnya di bawah kolong kasur. Sehun berharap apa yang dipikirkannya sekarang adalah bukan kebenarannya.

Pagi-pagi itu, Sehun memilih untuk pergi ke salon ia berencana mau menyambung rambut. Setelah selesai menyambung rambut, ia bergegas pulang sebelum Chanyeol bangun.

“ Kau sudah bangun Hun? Cepat sekali.” kata Chanyeol melihat Sehun sudah masak di dapur.

“ Iya. Kukira hari ini masuk sekolah jadi aku bangun pagi. Bodohnya aku haha.”

Chanyeol bangun dari tempat tidurnya, ia kaget dengan rambut Sehun. Padahal kemarin rambutnya pendek seperti orang habis potong rambut lalu mengapa sekarang rambutnya kembali tumbuh banyak. Chan bingung melihat semua ini dan ia tidak berani tanya kepada Sehun.

Hari siang telah tiba, Chanyeol dan Sehun pergi menuju rumah Jongin untuk berlatih dance lagi karena hari ini adalah waktunya untuk gladi bersih. Saat latihan, Sehun kembali merasa pusing tetapi ia berusaha agar tidak pingsan seperti kemarin supaya kedua sahabatnya tidak khawatir terhadapnya. Selesai latihan pada sore hari, ChanHun bersiap untuk pulang ke kostnya.

Sampai pada pagi hari dimana kompetisi dance dimulai. Mereka bertiga sudah mempersiapkan semuanya dengan sangat sangat maksimal. Mereka sangat optimis untuk memenangkan kompetisi dance ini.

“ Guys, habis penampilan ini kita akan tampil. Semoga kita dapat menampilkan apa yang terbaik selama kita latihan ini. Dan hanya satu prinsip kita yaitu ‘Berdoa dan Berusaha’. Ku harap kita dapat memenangkan kompetisi ini!” ucap Jongin dengan sepenuh hatinya.

“ Iya, pasti kita akan menampilkan yang terbaik untuk kedua sahabatku ini.” jawab Sehun tersenyum dengan kembali memakai topinya.

Chanyeol langsung memeluk dua sahabatnya itu.

Di dalam hati Sehun ia berkata, “ Tuhan, tolong jangan biarkan penyakitku kambuh pada hari kompetisi ini. Aku akan berjanji aku akan membantu kedua sahabatku untuk memenangkan kompetisi ini dan setelah itu aku akan kembali padamu.” sambil memejamkan matanya.

Ketika Group mereka dipanggil untuk tampil, mereka bertiga berhasil menampilkan dance yang luar biasa terutama Sehun. Di belakang panggung setelah mereka selesai menampilkan dance mereka, Sehun pingsan pas ia sedang menuruni tangga panggung belakang. Chanyeol dan Jongin langsung kaget melihat Sehun pingsan dan jatuhlah topi Sehun, dilihat mereka berdua rambut Sehun sudah botak total.

“ Sehun! Kau tidak apa-apa? Mengapa kau pingsan? Sehun bangun!” kata Jongin menggoyang-goyangkan tubuh Sehun.

“ Ooh Sehun! Bangun! Mengapa ranbutmu kau potong menjadi botak seperti ini? Sehun bangunlah.” lanjut Chanyeol

“ Maafkan aku kedua sahabatku, Park Chanyeol dan Kim Jongin. Maafkan aku! Kau bisa mencari tau apa maksutku lebih lanjut di kostku, carilah sebuah barang yang berada di lemariku. Chanyeol, tolong kau cari bersama Jongin. Aaku….” tiba-tiba perkataan Sehun berhenti sebab ia sudah tidak sadarkan diri lagi.

“ Tolong! Tolong panggilkan ambulance bawalah sahabatku ini ke rumah sakit segera. Cepat! Tolong aku!” teriak Chanyeol meminta tolong

Sehun digotong banyak orang lalu ia di bawa ke rumahsakit terdekat. Sementara itu Chanyeol dan Jongin segera munuju kost Chanyeol. Chanyeol mencari di lemari Sehun. Dan ia menemukan sebuah surat, itulah benda yang dimaksut Sehun. Di surat itu tertulis

“ Annyeong kedua sahabatnya yang sangat aku cintai, kau dan kau. Park Chanyeol dan Kim Jongin. Sudah bertahun-tahun kita bersahabat, iya sekitar 6 tahun. Aku tidak bisa melupakan kenangan-kenangan kita dulu bertiga. Dari awal kenal hingga sekarang. Aku sangat bahagia mempunyai kalian yang sudah bersamaku meskipun aku merasakan kesepian karena kedua orangtuaku sudah tiada. Aku sangat berterimakasih kepada kalian. Ada sisinya aku berterima kasih dan ada sisinya aku minta maaf. Aku minta maaf kepada sikapku yang membuat kalian jengkel atau kesal, yang kadang aku emosional. Aku minta maaf jika kita tidak bisa memenangkan kompetisi dance ini hanya karena keadaanku saja. Dan sekarang aku minta maaf, aku hanya bisa menemani kalian hanya sampai disini. Maafkan aku yang selalu menyembunyikan penyakitku ini. Kalian bisa mengetahui mengapa semua ini bisa terjadi, ambil lah lembaran di bawah bajuku. Sekarang. – Ooh Sehun.”

Chanyeol dan Jongin langsung meneteskan air mata melihat apa yang ditulis oleh sahabatnya itu, dan mereka tidak menyangka bahwa Sehun memiliki sebuah penyakit.

Mereka langsung mencari lembaran itu. Chanyeol yang semula berdiri ia terjatuh duduk di lantai setelah melihat selembaran dari dokter itu. Ternyata Sehun terkena kanker otak yang sudah mencapai stadium 4 dan Sehun tidak pernah memberitahukan itu kepada sahabatnya. Mereka berdua menangis dengan apa yang terjadi pada Sehun.

“ Aku tidak bisa menerima ini, mengapa Sehun terkena penyakit macam itu?! Jelaskan padaku Tuhan!! Mengapa kau begitu tega!” Jongin berteriak menangis sambil meremas-remas selembaran itu.

“ Jong, kita tidak boleh menyalakan semua ini kepada Tuhan, mungkin ini sudah rencanaNya. Sekarang sebaiknya kita menuju sekolah kita. Kita akan membawa piala kemenangan untuk sahabat kita. Kita pasti mendapatkannya!” ajak Chanyeol langsung berlari dengan Jongin.

Sampai di SMA SHINHWA, benar. Benar yang dikatakan oleh Chanyeol group mereka menempati juara pertama! Langsung dibawanyalah piala itu kepada Sehun di rumahsakit. Tetapi sebelum menuju rumah sakit, mereka mampir ke sebuah tempat.

“ Di mana pasien bernama Ooh Sehun di rawat? Cepat beritahu aku dimana ruangnya!” ucap Chanyeol kepada suster rumah sakit.

“ Sebentar saya cek dulu. Pasiennya dirawat di ruang Matahari sebelah barat sana.”

“ Ayo Jong kita harus segera menuju sana dan menunjukan piala ini kepada sahabat kita.”

Chanyeol dan Jongin sudah mendapatkan ruangan dimana Sehun berada. Langsung Chanyeol menangis melihat keadaan Sehun seperti itu. Jongin langsung menunjukan piala itu kepada sahabatnya.

“ Lihat! Lihat Ooh Sehun! Lihat apa yang aku bawa saat ini. Sadarlah Sehun!” kata Jongin menangis

Tiba-tiba Sehun terbangun karena mendengar ucapan sahabatnya itu. Sehun sangat kaget  bukan karena melihat sebuah piala yang dibawa oleh Jongin melainkan Sehun kaget melihat keadaan Chanyeol dan Jongin. Sehun tak pernah menyangka kedua sahabatnya akan melakukan ini. Chanyeol dan Jongin memotong rambutnya itu menjadi botak sama seperti Sehun.

“ Chan…yeol..  Jo..ngin… Mengapa kau memotong rambut indahmu itu? Mee..nga..pa kau lakukan semua itu?” kata Sehun meneteskan air matanya.

“ Sehun.. kau adalah sahabat kami. Apa yang tidak bisa kami lakukan untuk mu? Kami melakukan semua ini karena kau adalah sabahat kami berdua. Karena hidupku adalah hidupmu juga. Dan lihatlah yang dibawah oleh Jongin. Apakah kau senang?” Chanyeol membalas tangisan Sehun.

“ Tapi, kalian tidak perlu menyamakan keadaan sehat kalian dengan keadaan ku sekarang. Aku tidak ingin kalian menjadi sepertiku. Kumohon kembalikan rambut kalian.”

“ Aishh kau jangan memikirkan kami! Lihatlah kita memenangkan kompetisi dance ini! Aku sangat beruntung memiliki sahabat sepertimu. Aku sudah membaca apa yang kau tulis untuk kami. Aku juga sudah melihat selembaran dari dokter. Aku pertamanya sedih dan sangat terpukul melihatmu seperti ini. Tetapi sekarang aku percaya pasti kau akan sembuh dari penyakit ini.” Jongin ikut menangis dan menggenggam tangan Sehun.

“ Aku sangat beruntung mempunyai sahabat seperi kalian. Aku senang sekali kita dapat memenangkan kompetisi ini. Hitung-hitung aku bisa membuat kalian merasa bahagia. Aku tidak akan pernah melupakan kalian di duniaku nanti. Aku berterima kasih pada kalian. Aku sangat menyanyangi kalian. Selamat tinggal.” Sehun memejamkan matanya

“ SEHUN!! BANGUNLAH! JANGAN PERNAH TINGGALKAN AKU DAN JONGIN! SEHUNNNN!!!!!!” Chanyeol teriak diiringi tangisan.

“ SEHUN TOLONG BUKA MATAMU! KAMI TIDAK DAPAT HIDUP TANPAMU!! SEHUN KUMOHON BUKALAH MATAMU UNTUK KAMI!! DOKTER TOLONG CEPAT DATANG!! DOKTER SUSTER!!! lanjut Jongin

Dokter dan suster yang mendengar teriakan Jongin itu langsung datang ke ruangan Sehun. Langsung di periksanyalah Sehun. Chanyeol dan Jongin disuruh menunggu di depan agar tidak menggaggu dokter bekerja.

Setelah menunggu, dokter keluar dari ruangannya. Chanyeol dan Jongin langsung berdiri.

“ Dok bagaimana keadaannya?! Pasti dia selamat kan! Dokter bicaralah!” kata Chanyeol

“ Begini, saya sudah berusaha semaksimal kemampuan saya. Mohon maaf dek, dengan keberatan hati saya mengatakan bahwa teman kalian tidak dapat diselamatkan. Semoga ia tenang di alamnya sekarang.” ucap dokter itu.

Chanyeol dan Jongin sangat terpuruk waktu itu. Ia tidak menyangka bahwa sahabatnya pergi dengan waktu yang sangat cepat. Mereka langsung memasuki ruangan dan berbicara kepada tubuh Sehun. Mereka menangis sangat dahsyat. Dan pada hari itu juga, Sehun dikubur di kuburan tempat ayah dan ibunya dikuburkan.

1 Bulan dilewati mereka berdua tanpa Sehun, mereka berdua melayat Sehun di kuburan sekaligus orangtua Sehun. Mereka berdua sangat menjaga kuburan Sehun karena mereka berdua tetap tidak bisa melupakan kenangan dengan Sehun.

Kemudian Chanyeol dan Jongin hidup berdua dengan rambut yang sama seperti Sehun dan selalu mendoakan Sehun yang terbaik. Mereka sangat menjaga barang-barang Sehun dan juga piala kemenangan dance itu karena itu adalah salah satu kenangan terakhir bersama Sehun.

< E N D >

One thought on “[4thYearsEXOFFI] Kehidupanmu adalah Kehidupanku – Kim Nanat”

  1. huwaaa…. sedih hiks’…hiks’ 😥
    uri hunnie knp harus mati???
    trio bangsat emang the best ya…. persahabatan mereka bner” tulus..

    kalian yg terbaik oppa… saranghae 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s