[4thYearsEXOFFI] SHE OR SHE – Sallazuardi

COVER_1

Tittle                             : SHE OR SHE

Author                          : Sallazuardi

Genre                           : Friendship, Romance

Rating                           : T

Summary                      : Kyungsoo berada dalam situasi yang konyol. Ia menyukai seorang Gadis. Tapi ia tidak tahu gadis mana yang ia sukai.

Hampir setiap orang yang berada di ruangan itu memandangi laki-laki berwajah asing yang duduk di sudut ruangan.

            “Nuguseyo?[1]” seseorang akhirnya berbicara dan membuat yang lain penasaran dengan sosoknya tersebut. Satu persatu dari mereka mulai mengerumuninya dan berkata hal yang sama “Nuguseyo?”

            Laki-laki itu diam. Ia beranjak dari kursinya, menerobos orang yang mengerumuninya, berjalan keluar, namun tak lama ia terkulai lemas kemudian pingsan.

            Setelah dilarikan ke klinik dan berada di klinik sekitar setengah jam, laki-laki itu sadar. Tiga orang laki-laki menungguinya.

“Gwaenchanha?[2]” tanya seorang laki-laki berpostur tinggi dengan warna rambut yang mencolok

Laki-laki yang baru tersadar itu mengangguk.

“Jeoneun Chanyeol imnida. ireumeun mwoyeyo[3]?”

“Dio.” kata laki-laki yang terlihat masih lemas itu singkat.

            “Dio?” “Where are you from?[4]” tanya Chanyeol penasaran

“I was born in korea, but i’m living in Indonesia”[5] jawab Dio

“Ah jinjjayo?![6]”

“Akhirnya ilmu pemberian dosenku berguna juga, namaku Baekhyun. Byun Baek-hyun” ucap Baekhyun

Dio langsung terpaku mendengar orang berparas korea berbicara dengan bahasa yang ia mengerti. Bahasa Indonesia.

“Namaku Jong-in, kau bisa menggunakan bahasa Indonesia jika berbicara dengan kami” kata Jong-in semangat

“Kami bertiga mengambil kelas bahasa indonesia musim dingin kemarin” jelas Chanyeol

Dio mengangguk mengerti.

 “Apa kau sakit?” tanya Chanyeol

Dio menggeleng “Sepertinya aku hanya kelelahan”

Chanyeol melirik jam tangannya.

“Kami sepertinya harus pergi, karena sebentar lagi ada kelas” ucapnya

Dio kemudian membuka jadwalnya “Apa itu kelas politik?”

Chanyeol mengangguk.

Dio dengan cepat melepas infusnya. “Aku juga mengambil kelas itu”

“Wah benarkah? kaja[7]!” ucap Baekhyun.

Karena belum mahir berbahasa korea, Chanyeol bersedia membantu Dio yang akan memperkenalkan diri di kelas politik.

“Halo, namaku Dio, aku seorang mahasiswa dari Indonesia yang mengikuti program pertukaran pelajar. Selama 3 bulan kedepan, aku akan belajar disini. Mohon kerjasamanya. senang bisa bertemu dengan kalian”

Chanyeol langsung menerjemahkan perkataan Dio ke dalam bahasa korea.

Setelah kelas selasai, Chanyeol, Baekhyun dan Jong-in mengajak Dio makan siang. Dio pergi ke mini market membeli beberapa botol soda dan memberikan itu pada mereka

“Apa ini bayaran kami?” seru Baekhyun tersenyum

“Suatu saat aku akan mentraktir kalian” ucap Dio

Chanyeol hanya tersenyum mendengar ucapan teman barunya.

Ditengah obrolan, seorang gadis menghampiri mereka, Chanyeol, Baekhyun dan Jong-in terlihat akrab, kemudian gadis itu melihat ke arah Dio…

“Kyungsoo, nae ireumeun Hana imnida, Banggapsseumnida[8]” dia tersenyum, kemudian pergi.

Dio tertegun bingung, ia melirik Chanyeol, Baekhyun, dan Jong-in. mereka mengangkat bahu.

“Mengapa dia memanggilku Kyungsoo?” tanya Dio bingung

Chanyeol Baekhyun dan Jong-in tak kuasa menahan tawa. mereka tertawa lepas, bahkan Chanyeol sampai mengeluarkan air mata

“Mianhae, jinjja mianhaeyo[9]”

“Apaa?” tanya Dio penasaran

“Kau benar-benar tidak tahu?” kata Chanyeol masih setengah tertawa

Dio menggeleng.

“Semua orang yang berada di kelas politik tadi akan memanggilmu Kyungsoo. karena aku menerjemahkan namamu bukan dengan nama Dio tapi dengan nama Kyungsoo” ucap Chanyeol

Dio tak percaya dengan perbuatan Chanyeol. dia hanya bisa tertawa. Tapi sejak saat itu Dio benar-benar menggunakan nama Kyungsoo, kecuali jika itu berhubungan dengan tugas dan kehadiran, Dia menggunakan nama Dio.

Hitungan hari Kyungsoo, Chanyeol, Baekhyun, dan Jong-in semakin dekat. mereka selalu berpergian berempat, kebetulan hanya 2 mata kuliah yang berbeda antara Kyungsoo dan mereka bertiga.

_____

Chanyeol, Baekhyun dan Jong-in menyuruh Kyungsoo untuk menemui mereka di sebuah caffe. Sesampainya di caffe, Kyungsoo mendapat pesan, mereka bertiga terjebak macet. Alhasil Kyungsoo menunggu di depan caffe. Membosankan.

Seorang dari kejauhan berlari, Kyungsoo menatapnya, seorang gadis berparas cantik dengan rambut terurai terlihat terburu-buru, gadis itu semakin dekat, tapi tiba-tiba ia terjatuh di depan Kyungsoo.

Kyungsoo membantu gadis itu berdiri. Gadis itu sibuk menepuk-nepuk baju putihnya, berusaha menghilangkan debu yang menempel.

“Gwaenchanha?” tanya Kyungsoo

Gadis itu tidak menjawab. dia berjongkok lagi, kemudian mengambil nafas dan menghembuskannya cepat. Dia menoleh kebelakang, wajahnya berubah panik, seorang laki-laki terlihat berlari dari kejauhan, Gadis itu menatap Kyungsoo, seperti meminta bantuan. Kyungsoo mengerti. Ia menarik gadis itu masuk ke dalam caffe. Wajah tegang tampak pada keduanya, laki-laki yang mengejarnya berlari melewati caffe. tidak menyadari kehadiran mereka. Kyungsoo dan gadis itu tersenyum lega.

Mereka duduk, Kyungsoo memesan teh.

“Apa aku sedang dalam scene sebuah sinetron? Apa gadis ini dikejar penculik?” ucap Kyungsoo pelan.

Gadis itu tiba-tiba tersenyum geli. “Heelsku patah, maaf. Aku harus pergi. Terimakasih telah menolongku.”

Kyungsoo tertegun.

Gadis itu sudah keluar caffe. Kyungsoo beranjak mengejarnya.

“Tunggu!” ucap Kyungsoo setengah berteriak.

Gadis itu berhenti, dia menoleh. Kyungsoo tepat dihadapannya

“Aku akan mengantarmu” ucap Kyungsoo.

Kyungsoo langsung menelfon Chanyeol “ini aku Dio, aku sudah pulang, kita tidak jadi bertemu” Kyungsoo menutup telfonnya.

“Nan gwaenchanha. jinjja[10]. Bukankah kamu punya janji?”

“Laki-laki itu akan mengejarmu lagi” Jawab Kyungsoo mengabaikan pertanyaan gadis itu.

Gadis itu tertawa. “Orang itu… kamu tidak perlu khawatir dia anak teman ibuku, aku kabur darinya. sudah ya…” gadis itu tersenyum.

Gadis itu pergi.

Kyungsoo hanya memandang punggung gadis itu yang semakin menjauh.

_____

Kyungsoo, Chanyeol, Baekhyun, dan Jong-in sedang berjalan di koridor, dua orang gadis tertawa di seberang koridor. Kyungsoo memperlambat langkahnya, Chanyeol, Baekhyun, dan Jong-in juga memperlambat langkah mereka karena Kyungsoo

“Ada apa?” tanya Jong-in

“Tidak mungkin” Kyungsoo terpaku.

“Kedua gadis itu” tunjuk Kyungsoo. “Apa mereka kembar?”

Chanyeol tersenyum “Apa sejak tadi kamu memperhatikan keduanya?” tanya Chanyeol giliran.

“Semua orang yang melihat mereka pasti tahu kalau mereka itu kembar identik, mereka adalah Heara dan Serin” lanjut Chanyeol

 “Apa ini?” “Apa kamu jatuh cinta pada pandangan pertama?” celetuk Chanyeol

Kyungsoo sadar akan tatapannya kemudian ia tersenyum, “kaja!”

Di hari berikutnya Chanyeol, Baekhyun dan Jong-in memaksa Kyungsoo untuk memberitahu gadis yang dia sukai.

“Aku sudah 3x melihatmu memandangi gadis itu?” ucap Chanyeol memulai

“Siapa?” tanya Kyungsoo

“Si kembar, siapa lagi?” kata Jong-in

“Siapaaa? Haera atau Serin yang kamu suka?” tanya Baekhyun

Kyungsoo menghela nafas

“Mollaaa![11] Aku pernah bertemu dengan salah satu dari mereka, tapi ketika melihat mereka berdua… ah aku benar-benar tidak tahu siapa gadis yang kutemui saat itu… bodohnya aku tak sempat menanyakan namanya” jawab Kyungsoo frustasi

“Jadi maksudmu kamu menyukai satu diantara dua gadis itu, tapi kamu tidak tahu siapa orangnya?” Jong-in menyimpulkan.

“Wah gila… hahaha mereka mirip sekali memang” Chanyeol tertawa.

“Kau menyukai seseorang tapi kamu tidak tahu siapa orangnya…. konyol” mereka semua tertawa

“Sejak itu aku memikirkannya, tak kusangka gadis itu kembar”

“Kalau begitu kamu harus mendekati keduanya” usul Baekhyun

Chanyeol dan Jong-in setuju.

“Datangi keduanya, dan perhatikan ekspresinya. jika ekspresinya berubah saat melihatmu, maka dia orangnya” ucap Chanyeol

Kyungsoo setuju.

Esok harinya Kyungsoo sengaja berdiri di koridor menunggu Haera atau Serin lewat dihadapannya. ia membawa 2 kaleng susu pisang.

Salah satu dari mereka terlihat, Kyungsoo bersiap-siap, saat dia melewatinya

“Tunggu!” ucap Kyungsoo

Gadis itu menoleh.

“Nuguseyo?” tanyanya terlihat bingung

“Apa kamu pulang dengan selamat?”

Dahinya mengernyit.

“Apa aku salah orang?” tanya Kyungsoo

“Sepertinya itu kembaranku… dia ada dikantin” ucapnya

“Ini untukmu, terimakasih” ucap Kyungsoo sambil memberikan satu kaleng susu kemudian berlalu pergi menuju kantin.

Kyungsoo melihat gadis itu. ia tersenyum ceria. Kyungsoo menghampirinya

“Kurasa kamu pulang dengan selamat malam itu, syukurlah”

Ia menatap Kyungsoo dengan tatapan bingung.

“Nugu?” Dahinya kini mengernyit

“Kau gadis itu kan?” tanya Kyungsoo menjadi ragu

“Sepertinya yang kamu maksud itu kembaranku” ucapnya

Kyungsoo tertegun “Apa-apaan ini??” ucapnya dalam hati

“Ah benarkah? ini untukmu” Kyungsoo memberi satu kaleng susu dan pergi.

Dia menceritakan semuanya pada Chanyeol, Baekhyun dan Jong-in. mereka lagi-lagi tertawa.

“Salah satu dari mereka, pasti berbohong!” kata Kyungsoo yakin

“Jangan-jangan si kembar itu bersekongkol” ucap Jong-in

“Aku bisa gila” ucap Kyungsoo.

Chanyeol mengusulkan untuk mengajak kencan keduanya dengan hari yang berbeda. Kyungsoo hanya menghela nafas.

 “Aku akan menanyakan pada keduanya lain waktu”

_____

Siang hari Kyungsoo sudah tidak ada kelas. ia memutuskan untuk pulang ke rumah sewanya. Di depan kampus, dia melihat salah satu si kembar, entah Haera atau Serin. ia ingin menyapa, tapi akhirnya dia memilih tak peduli dan terus berjalan. di tengah jalan menuju halte bus, langkah Kyungsoo terhenti ia berbalik arah. Mendengar ada keramaian yang membuatnya penasaran.

Seorang gadis berlari, nafasnya terengah-engah. dia berbicara dengan orang disekitar berusaha menjelaskan sesuatu. Kyungsoo melihatnya. siapa sangka gadis itu adalah salah satu dari si kembar, entah Haera atau Serin. Dia terlihat putus asa dan berjongkok di tepi jalan. Kyungsoo menghampirinya.

“Apa yang terjadi? bangunlah, semua orang menatapmu” ucap Kyungsoo

Dia melihat Kyungsoo, matanya berlinang.

“Gwaenchanha?” tanya Kyungsoo

Dia hanya mengangguk kemudian menyandarkan kepalanya pada kursi busway. Kyungsoo mengantarnya pulang.

“Dompetku. Pencuri itu mengambilnya” dia menghela nafas

“Polisi akan mencari tahu pencurinya, ada cctv disana. Pencuri itu akan segera tertangkap” kata Kyungsoo saat tiba di depan rumah si kembar.

“Gomawo” ucapnya sebelum masuk ke dalam rumah.

“Tunggu, kamu siapa? Haera atau Serin?” tanya Kyungsoo cepat

“Kamu masih belum bisa membedakan kami? berhentilah penasaran terhadapku dan kembaranku”

“Aku menyukaimu. Sejak malam itu” ucap Kyungsoo

“Katakan itu pada kembaranku, kamu salah orang” ucapnya. kemudian dia benar benar masuk ke dalam rumah.

Beberapa hari kemudian, Kyungsoo mengikuti kuliah umum. Setelah kuliah umum berakhir. Selanjutnya ia harus menghadiri kelas mingguan, itu artinya dia akan bertemu si kembar. Seorang dosen yang akan mengisi kuliah mingguan meminta Kyungsoo menyerahkan bungkusan pada Haera. mata Kyungsoo membulat, isi bungkusannya adalah sebuah dompet. Dia tersenyum akhirnya dia tahu bahwa gadis itu bernama Haera. Jika Haera berkata benar, maka gadis yang ia sukai adalah Serin.

Dengan bantuan teman dekat si kembar, Kyungsoo bertemu dengan Serin di koridor.

Kyungsoo berbicara banyak mengenai kekhawatirannya malam itu, sampai akhirnya dia menyatakan perasaannya pada Serin.

Serin menghela nafas, menatap Kyungsoo sesaat. “Perasaanmu bukan untukku, itu pasti untuk kembaranku”

Kyungsoo terdiam, menatap Serin kosong “Apa kalian bersekongkol, apa kalian menganggap perasaanku ini lelucon?” ucap Kyungsoo frustasi

Serin menghela nafas lagi “Aku tidak bohong, dia yang melakukan semua ini, sejak awal aku berkata jujur padamu… kalau tidak percaya temui dia, dia di lobby”

“Aku akan bertanya satu hal lagi?” “Apa ini milikmu?” Kyungsoo memperlihatkan isi bungkusan yang diberikan dosen sebelumnya.

            “Itu milik Haera”

Kyungsoo pergi ke lobby dia berhadapan dengan Haera.

“Ini milikmu bukan?” Kyungsoo menyerahkan dompet itu.

Haera mengangguk “Gomawo Dio-ssi[12]”

Haera terdiam membeku.

Kyungsoo juga tertegun.

“Eoteokhae araseo?[13]”

Kyungsoo menyadari sesuatu.

“Itu kamu kan?” “Aku tidak pernah mengatakan nama itu pada siapapun kecuali pada teman dekatku, sekarang aku ingat, apa saat itu? saat aku menelfon temanku, aku masih belum terbiasa menggunakan nama Kyungsoo… kemudian kamu mengingat nama itu bukan?”

Haera masih diam.

“Aku mengerti” “Oh ya aku menyatakan perasaanku pada Serin. Terima kasih telah meberitahuku siapa orang yang kusuka”

            Kyungsoo berlalu pergi. perasaannya bercampur aduk. Dia berfikiran Haera melakukan ini semua karena sejak awal Haera pasti tidak menyukainya.

_____

Ini hari terakhir Kyungsoo berada di korea. 3 bulan berlalu dengan cepat. Ia selesai menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa pertukaran. Kyungsoo berpamitan pada Chanyeol, Baekhyun, dan Jong-in. Mereka bertiga berjanji akan berkunjung ke Indonesia akhir tahun.

Kyungsoo. Dia berada dibandara sekarang. Ponselnya tiba-tiba berdering. Telepon dari nomor tidak dikenal, Kyungsoo mengangkatnya.

“Apa kamu menyerah?” “Apa kamu tidak ingin menyelesaikan perasaanmu denganku?”

Kyungsoo yakin itu Haera.

“Aku sudah selesai” ucap Kyungsoo singkat

“Ah… jadi giliranku yang harus membuang perasaan ini”

Haera terdiam sebentar “Aku tahu ini gila” “Nan… noreul joaho, Saranghae…” “Mianhae. jinjja mianhaeyo” [14]

Kyungsoo terdiam mendengar pengakuan Haera.

“Aku menyelesaikan perasaanku. Suatu saat…”

Haera menghela nafas

“Ketika kamu kembali ke korea, dan aku tidak sedang berkencan dengan siapapun, kemudian kamu menyukaiku lagi, aku tidak akan menyia-nyiakan perasaanmu”

“Selamat tinggal” Haera menutup teleponnya.

_____

2 tahun kemudian.

Untuk kedua kalinya Kyungsoo menginjakkan kaki di korea. Seorang gadis berambut pendek menyambutnya. Kyung soo tersenyum. Gadis itu memeluk Kyungsoo.

“Aku tidak akan tertipu Serin, jangan membodohiku, mana kembaranmu?” ucap Kyungsoo melepaskan pelukan Serin darinya.

“Apa Haera memberitahumu kalau rambutnya panjang”

Kyungsoo menggeleng. “Aku melihat update fotonya tadi pagi”

            “Ah ini tidak seru!” “Dia di mobil”

            Kyungsoo menemui Haera, setelah 2 tahun lamanya tidak bertemu. Dia melihat Haera berdiri menunggunya di depan mobil. Haera tersenyum.

Kyungsoo berlari kearahnya.

“Bagaimana aku bisa mengabaikan perasaan orang yang menyukaiku? maaf telah menunggu lama” katanya dalam hati. Kyungsoo memeluk Haera erat.

END

[1] SIapa kamu?
[2] Apa kamu baik-baik saja?
[3] Namaku Chanyeol, siapa namamu?
[4] Darimana asalmu?
[5] Aku lahir di Korea, tapi tinggal di Indonesia
[6] Benarkah?
[7] Ayo pergi!
[8] Kyung soo, namaku Hana, senang bertemu denganmu
[9] Maaf, aku benar-benar minta maaf
[10] Aku baik-baik saja. Sungguh.
[11] Tidak tahu (informal)
[12] Terimakasih Dio
[13] Bagaimana kamu bisa tahu?
[14] Aku menyukaimu, aku mencintaimu, maafkan aku, aku benar-benar minta maaf

2 tanggapan untuk “[4thYearsEXOFFI] SHE OR SHE – Sallazuardi”

  1. thank you sudah di publish, aku baru tahu kalo tulisanku ada disini! huaa senang sekali rasanya. selamat menikmati ceritaku, salam kenal!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s