Dear EXOFFI, Twelveblossom

clqxorvvyaatirt (1)

Rabu, 3 Agustus 2016

Dear, EXOFFI

Ini surat cinta pertama saya untuk sebuah blog, jujur saja itu yang membuat saya gugup ketika menulis ini. Saya awalnya bingung bagaimana cara mengawali surat kasih untuk EXOFFI. Saya memutuskan untuk memulainya dari betapa senangnya saya, saat diterima menjadi bagian dari EXOFFI. Oke, ini dia awal mula cerita saya bergabung dengan EXOFFI.

Motivasi saya bergabung dalam keluarga besar EXOFFI didasarkan pada kegemaran menulis fiksi penggemar yang memiliki tokoh utama anggota EXO. Selain menulis, saya juga kerap membaca beberapa karya yang diterbitkan di EXOFFI. Hal tersebut menimbulkan keinginan agar karya saya juga diterbitkan di EXOFFI. Saya memulai dengan menjadi freelancer author. Beberapa bulan setelahnya, EXOFFI membuat pengumuman yang menarik perhatian saya. EXOFFI membuka lowongan untuk penulis tetap di blognya. Saya pun langsung menandai tanggal terakhir pengiriman cerita dan biodata diri. Berbagai macam ide pun muncul, niatnya membuat sesuatu yang luar biasa, keluar dari zona aman (tidak menulis romance), dan bikin yang baca ketagihan. Alur yang satu datang, kemudian mulai digarap, lalu dihapus lagi sebab merasa tidak percaya diri. Selanjutnya, tiga ide ditulis, namun tidak sampai selesai. Ah, beerkali-kali begitu, akhirnya berakhir malas, ditambah lagi saya waktu itu masih menulis skripsi dan pra penelitian. Well, daripada saya baper mau nulis apa, jadi saya menulis sesuatu yang spontan. Hal yang pertama kali saya pikirkan pada hari itu. Hasilnya adalah Of Christmas, Blizzard, and You.

Fiksi penggemar yang saya tulis untuk seleksi temanya tidak berat, bahkan dibilang terlalu mainstream. Sewaktu itu saya menulis bahwa kehangatan bisa datang di tengah badai salju sekali pun, menunggu bukan hal menjengkelkan apabila ditemani orang yang tepat, dan kebetulan merupakan rencana yang disembunyikan. Saya berusaha menulisnya dengan sebaik mungkin. Saya kirimkan karya tersebut, percaya diri saya tinggal separuh, saat tahu bahwa banyak peserta yang ikut seleksi. Tetapi, hal itu tidak membuat saya mengurungkan niat. Pikiran saya waktu itu ‘yang penting usaha dulu, kalau dapat ya berarti bonus’.

Hari pengumuman pun tiba, yeay! Saya kaget sewaktu membaca jika nama Twelveblossom ada pada daftar nama penulis yang diterima. Saya baca sampai berulang kali, takutnya salah baca. Baru percaya saya benar-benar terpilih, ketika mendapatkan surel berisi undangan untuk menjadi penulis.

Ternyata, di EXOFFI juga ada grup Line yang berisi admin, art worker, dan penulis. Melalui grup tersebut saya berkenalan dengan teman-teman yang memiliki kegemaran serupa, mendapatkan masukan mengenai tulisan saya, dan informasi baru. Sayangnya, saya tidak seberapa aktif di grup tersebut. Hal itu dikarenakan saya yang sibuk dengan tugas akhir. Semoga teman-teman EXOFFI dapat memahami.
Sebenarnya, melalui surat cinta (yang lebih mirip curhatan ini) saya ingin minta maaf kepada keluarga besar EXOFFI sebab saya belum bisa memberikan sesuatu yang besar dan bermanfaat, selain fiksi penggemar milik saya yang kebanyakan isinya masih kurang di sana-sini. Harapan saya, kita bisa lebih dekat lagi dan saling melingkapi. Saya juga berharap kita bisa saling mengoreksi untuk menghasilkan karya yang lebih maksimal, menghibur, dan memberikan pesan moral bagi pembaca (duh bahasanya). Tidak lupa saya juga berharap EXOFFI di ulang tahunnya yang keempat ini semakin plus-plus~

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada EXOFFI karena telah menerima saya menjadi bagiannya. Terima kasih sudah memberikan saya teman-teman baru yang loveable. Terima kasih sudah menjadi wadah yang sudi menampung karya saya, walaupun masih perlu banyak belajar lagi.

Sepucuk surat ini, tidak dapat mengungkapkan betapa cintanya saya sama EXOFFI. Biarlah cinta itu hanya diketahui antara saya dan EXOFFI. Oleh karena itu, saya akhiri surat cinta sampai di sini daripada nanti meluber kemana-mana.

SELAMAT ULANG TAHUN EXOFFI!!!!

 

Salam sayang,
Twelveblossom

NB: Maaf jika ada salah kata yang menyinggung perasaan.

10 thoughts on “Dear EXOFFI, Twelveblossom

  1. Kaktitis, kenapa aku merasa terharu baca ini/nid plis/ Kakak orangnya soswit ya jangan-jangan wkwk ffnya juga manis manis sih kak ih unyu tau kak pingin/nid/salah fokus/
    Kak, kak, kak, pan kapan menggila di gc yuks :3 kalok kakak senggang hehe
    lafyu kaaak mumumu :*❤

    .dari squad telat bacain love letter.

  2. “Sewaktu itu saya menulis bahwa kehangatan bisa datang di tengah badai salju sekali pun, menunggu bukan hal menjengkelkan apabila ditemani orang yang tepat.” yapss kakak bner tuhh..kkkk

    Tetap semangat ya kak ^^, untuk smuanya^^

  3. Kaktitis, isi surat cintamu bikin aku terharu sangadh! :””)
    Kaktis(?) jan ngerendah begitu, kalo kakak nganggep banyak kekurangan di ff kakak, lah ffku apa kabar kak? /dibalang/
    ILY kak! Semangat buat tugas akhirnya! 😘😘😘
    Aku juga beberapa bulan lagi bakal nyusul :”)

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s