[EXOFFI FREELANCE] THE LITTLE PRINCE – Chapter 6

the-little-prince

Author : Nurul Margaritha Aulia

Genre : Romance, Action, Angst, Sad

Rating : PG 15+

Length : Multi Chapter

Main cast : Cho Hyun Ah (OC), Oh Sehun (EXO)

Support cast : Park Chan Yeol (EXO),  Cho Kyu Hyun (Super Junior), Im Yoona (SNSD), Choi Siwon (Super Junior), U-know Yunho (TVXQ), Kim Wo Bin (Actor), Lay (EXO), Cho Jo Kwon (OC), Oh In Sung (OC)

Note : Just enjoy reading my Fanfic, I hope you like it guys. Honestly, I like writing and reading but to explain what I feel its so hard so Hope you like it and I need your (Readers) comment or some advice to correct my fanfic (Author)

Cho Hyun Ah

“ Hidup seperti air yang mengalir, walaupun ada penghalang tak menutup kemungkinan air itu akan tetap mengalir sampai menemukan tempat dan membentuk sebuah kubangan, danau, sungai lalu mengalir ke laut, itulah aku ”

Oh Sehun

“ Walaupun berlian tergeletak di tempat sampah, tetap akan menjadi berlian yang sangat indah karena dimanapun dia berada dia tidak akan kehilangan nilai yang ia miliki ”

Story begin

Author Pov

At Privacy Office

 “ Kenapa harus saya ?? ” Gerutu Hyun Ah

“ Diamlah kau anak kecil, ikuti saja !! ” Wo bin angkat bicara

“ Cih, menyebalkan !! Kurasa angry bird cocok dengannya ” Gumam Hyun Ah

“ Aku mendengarnya…”

“ Baguslah kalau begitu ”

“ Ya !!! ” Emosi Wo Bin tiba-tiba meletup-letup gara-gara Hyun Ah

“ Orang seperti ini kah yang membantu Korea Selatan dari Serangan Cracking-Hacking, cih meragukan ” Wo Bin kembali menyindir. Mereka berdua sudah seperti tikus dan kucing di hari pertama pertemu saja sudah terjadi percekcokan kecil

But the fact is me, kajja Sehun~ah. Ah matta Orraesin (Tetua) awas alis mu jatuh jika menatap ku seperti itu. Permisi…” Hyun Ah menarik tangan Sehun yang masih senyum-senyum karena tingkahnya dengan Wo Bin, dia hanya menurut setelah menyelesaikan rapat kecilnya mereka keluar alias pulang

“ YA !!!! ” Wo Bin teriak dan terdengar oleh Sehun dan Hyun Ah tapi mereka tetap meninggalkan tempat itu

Authour Pov

“ Bersiaplah !! kartu AS sudah ada ditangan ” Seringai iblis itu terlihat lagi

“ Kuharap ini akan berhasil Hyung ” Ucap pemuda yang di samping pria dengan seringai iblis itu

Park Chayeol Pov

            Semakin lama rasa ini semakin tumbuh, apa yang ada difikiran ku kali ini ingin sekali aku ada di sampingnya, menjaganya semampu ku tapi apakah aku bisa? Kuharap takdir kembali berpihak pada ku. Saat aku melihatnya tersenyum dan tertawa dengan orang lain ada perasaan sesak di hati ku, apalagi saat dia selalu bersama pria itu. Oh Sehun, entah kenapa Hyun Ah dan Oh Sehun sangat dekat apa jangan-jangan mereka mempunyai hubungan special, terakhir aku melihatnya dia menggendong Hyun Ah masuk ke café Suho Hyung dengan telaten dia mengkompres pergelangan kaki Hyun Ah dan kalau di sekolah mereka sangat dekat bahkan seperti hubungan mereka itu sudah terjalin lama. Aish kau membuatku gila, Cho Hyun Ah.

“ Kau tahu gadis yang dulu memainkan piano itu sangat manis…”

“ Dia juga sangat pandai memainkan pianonya ”

“ Bahkan banyak pelanggan yang menanyakan gadis itu ”

“ Gadis ?? Nuguseyo?? ” Kenapa pekerja disini membicarakan seorang gadis, rupanya beberapa hari aku tak kerja disini aku banyak meninggalkan informasi yah bisa dibilang gossip sesama pekerja

“ Saat kau tak hadir, seorang gadis menawarkan dirinya untuk menghibur para pelanggan dengan permainan pianonya tapi dia sama sekali tak meminta bayaran sama sekali. Sudah canti, manis, sopan, baik hati pula. Kalau aku pria, segera ku ajak kencan hahaha ” Ishh ada-ada saja Yuri Noona ini

“ Lebih baik kau tanya Bos Suho saja ”

“ Ishh… Arra ” Ku langkahkan kaki ku menuju ruangan Suho Hyung, yah sudah kubilang kan kalau kita ini sangat dekat

“ Hyung…”

“ Ya kau mengagetkan ku, bisakah kau mengetuk pintu dulu ” Tokk tokk tokk ku ketuk pintu

“ Telat…”

“ Hehe, hyung ada yang ingin aku tanyakan. Kau tahu noona-noona sedang menggosipkan se… ”

“ Gadis yang bermain gitar beberapa waktu lalu ”

“ Ya hyung kau punya ilmu cenayang?? Bahkan aku belum sempat menyelasaikan ucapan ku ”

            Cho Hyun Ah? Dia gadis yang mereka maksud? Haha sungguh gadis yang tak bisa ditebak. Kali ini kau benar-benar membuat ku gila.

Author Pov

“ Hari ini kau harus masuk les piano lagi dan ingat pulang dengan supir jangan kabur !!. Arraseo? ” Tuan Cho mengintruksikan anaknya untuk kembali mengikuti les piano yang sudah lama ia tak lakukan lagi gara-gara terror itu

“ Ne…” Hyun Ah hanya menjawab seadanya, dia sudah tau akibatnya kalau membantah ayahnya ini, semuanya seperti Bom Nagasaki dan Horasima di Jepang

“ Oppa sedang apa?? ” Dia sedang di taman keluarga, taman ini dibuat oleh Kyuhyun. Hyun Ah dan Kyuhyun sangat menyukai tanaman, apalagi bunga-bunga yang bermekaran dengan warna yang berbeda

“ Ya kau mengagetkan ku ” Kyuhyun sedang menanam bunga kaget karena kedatangan adiknya yang tiba-tiba

“ Mian, woahh yeppeoda…” Dia melihat bunga-bunga yang berwarna-warni sedang di tanam kakaknya

“ Ya jangan sentuh tangkainya…”

“ Ahhh…Appo…”

“ Cih kau ini telinganya jauh dari kaki sudah kubilang jangan memegang tangkainya, lihat tangan mu tertusuk duri kan ” Hyun Ah mengambil bunga yang ingin ia tanam juga tapi dia salah memegang bunga itu

“ Oppa, tangan ku berdarah dan kau sempat-sempatnya memarahi ku, cih kakak macam apa kau ini !! ” Dia kesal karena kakaknya masih memarahinya sedangkan tangan dia sudah berdarah karena tertusuk duri

You stay right here !! Don’t go anywhere and stop complaining !! ” Kyuhyun langsung pergi mengambil kotak medis didalam rumah, taman ini di luar rumah tapi konsep taman ini sangat nyaman di buat sedekian rupa sehingga terlihat seperti rumah yang indah dengan bunga-bunga yang bermekaran

“ Ahh perih…Appo Oppa ” Rintih Hyun Ah, dia mengambil bunga mawar putih itu sekaligus tidak satu tangkai alhasil tangannya banyak yang tertusuk duri. Dasar gadis ceroboh, ujar Kyuhyun dalam hati

“ Suruh siapa jadi gadis ceroboh ” Dia dengan telaten mengobati adiknya. Padahal ia bisa memanggil dokter pribadi untuk mengobati Hyun Ah tapi ia memilih mengobati adik kesayangannya ini sendiri

Oppa, I’m very grateful that I have amazing brother like you. I hope, you always be great brother for me and me too ” Kyuhyun hanya tersenyum dengan apa yang Hyun Ah katakan

I want to stay forever, in your eyes that behold me. I can’t bear being away from you. When I love you this much Oppa ” Hyun Ah tanpa sadar meneteskan cairan bening dari mata indahnya

I want too. Do you know? You may not be more beautiful than a white rose but your scent is stronger ” Kyuhyun sudah menyelesaikan mengobati adiknya dan duduk di kursi yang memang disediakan untuk tempat minum kopi ataupun bersantai.

“ Gomawo Oppa ” Hyun Ah langsung memeluk kakak laki-lakinya dengan pelukan hangat dan dibalas dengan pelukan hangat dari Kyuhyun

“ Oppa jogi mwoya? ” Hyun Ah melepaskan pelukannya saat matanya menemukan sesuatu yang bisa membuatnya mengalihkan perhatian dari kakaknya

“ Itu kumbang Hyun ” Kyuhyun kembali menanam bunga yang sempat tersendat karena insiden

“ Tapi kenapa kecil Oppa? kumbang kan besar ” Aish anak ini banyak Tanya sekali, ujar Kyuhyun dalam hati

“ Itu kumbang kecil Hyun ”

“ Oppa ambilakan untuk ku !! ”

“ Cah…Kau ini ganggu Oppa saja, kapan Oppa menyelesaikan acara menanamnya kalau kau banyak Tanya dan banyak kemauan. Ishh..”

“ Hehehe mainhae Oppa ” Dia terlihat sangat menyukai kumbang kecil yang baru saja ia temukan

“ Kau tak les piano? ”

“ Ah matta, aku harus pergi Oppa. Jaga Gumii ya Oppa. Bye bye…” CHU…Hyun Ah mencium pipi kakaknya sebelum lari keluar taman

“ Gumii?? YA GUMII NUGUYA??? ” Percuma dia berteriak Hyun Ah sudah masuk kedalam rumah

“ Jadi kau Gumii itu? Cih ada-ada saja anak itu ” Kumbang kecil, yah dia menamakannya Gumii

Cho Hyun Ah Pov

“ Hahh Ahjushi joseonghamnida. Baiklah ayo berangkat ” Gara-gara aku mengganggu Oppa jadi telat berangkat les piano, aku sempat minta maaf pada Kang Ajhushi karena menunggu ku terlalu lama

“ Dasar gadis ceroboh ” Gumam Kang Ahjushi, What ?? Apa yang tadi beliau katakan?? Ku akui beliau mempunyai keberanian yang besar karena berbicara seperti itu

“ Mwo?? Apa yang kau katakan Kang Ahjs…”

“ Kau gadis yang ceroboh, dasar bodoh!! ”

“ Oh Sehun !!! Ya apa yang kau lakukan pada Kang Ahjushi? Dia bahkan harus menghidupi anak istrinya, kau tak tahu anaknya enam?? Dia bahkan sudah lama berkerja pada Ayah ku dia juga…”

“ Lihat arah kiri mu !! ” Apa-apaan ini, cih seenaknya saja menyuruh ku

“ Kang Ahjusi…”

“ Dasar bodoh, Ayah mu yang menyuruh ku untuk mengantar mu ” Ku lihat Kang Ahjushi sedang mencuci mobil yang ada di garasi rumah ku, aish kurasa hari ini aku benar-benar sudah gila banyak kejadian yang sangat gila. Malunya aku…segera ku palingkan wajah ku menghadap jendela, aku duduk di belakang karena kukira itu Kang Ahjushi. Aku tahu sekarang Oh Sehun sedang tersenyum setan padaku

“ Tak kusangka orang seperti mu sangat memperdulikan orang lain ”

Cho Hyun Ah Pov

“ Kelas berakhir jam 15.00 KST ” Ujar ku pada supir sialan ku, Oh Sehun. Aku langsung masuk kedalam ruang les ku. Tenyata kelas sudah di mulai, aku terlambat. Mereka tahu aku disini murid special jadi kalau pun telat aku tak akan terkena hukuman atau apapun.

“ Akhirnya kau datang juga Nona Cho ” Ketua pelatih ku menyambut ku. Aku tak menjawabnya yah seperti inilah aku, sangat dingin pada semua orang dan kadang berubah menjadi sangat manja saat bersama orang terkasih ku

“ Kenapa kau terlambat?? ” Aku mendongak saat suara itu membuka percakapan, siapa dia?? Bahkan hanya beberapa minggu ini aku tak mengikuti les ini dan orang aneh ini ada disini

“ Apa urusan mu? ” Aku tak suka bertele-tele atau berurusan dengan orang yang tak penting dan tak ku kenal

“ Aku Guru pengganti Taeyoon Seonsangnim yang sedang cuti hamil ” Cih menggelikan

“ Aku tak tanya ” Kenapa dia sangat percaya diri sekali dengan memperkenal kan dirinya, aku bahkan tak sedikit pun tertarik. Ini hanya keinginan ayah ku. Mengikuti kelas seni ini, yah walaupun aku bisa memainkan piano tapi yang aku tidak suka adalah saat aku harus mendengarkan ocehan guru pembimbing tanpa harus praktek. Apakah mereka tak tahu kalau IQ ku diatas rata-rata, berkumpul dengan manusia yang kapasitas otaknya kurang itu sangat menjengkelkan. Tidak bisa menangkap sesuatu hanya dengan sekali ucapan atau tindakan, itulah yang aku tak suka dari les ini aku hanya membuang waktu padahal aku sudah mengerti apa yang guru sampaikan tapi aku harus mendengarkan ocehan mereka karena ada yang tak mengerti

“ Nona, beliau ini adalah Zang Yixing atau biasa dipanggil Lay. Beliau pengajar yang akan menggantikan Taeyoon Seonsangnim yang sedang cuti hamil, beliau ini berasal dari China ” Jelas ketua pelatih, ishh tak ada yang special darinya. Aku hanya ber-OH ria

“ Kau terlambat 15 menit, kurasa kau harus dihukum ” Apa-apaan dia?!!! Pengajar baru saja sudah menggelikan sikapnya. Selama aku les disini tak ada yang berani menghukum ku walaupun aku telambat 1 jam bahkan saat aku menghadiri kelas yang akan berakhir 5 menit lagi.

“ Kau siapa berani menghukum ku? ” Aku hanya duduk dengan kedua tangan ku lipat ke dada

“ Aku Guru mu jadi…”

“ Jadi aku harus menuruti apa perkataan mu? Cih kalau begitu aku tak butuh guru!! ” Aku bangkit dari duduk ku dan langkah ku terhenti karena orang ini berbicara yang aku tak suka

“ Kau berani juga, jangan hanya karena keluarga mu terpandang dan Ayah mu seorang terpandang dan seorang pengusaha tersukses kau bisa seenaknya terhadap orang lain. Dalam kelas ku tak ada perbedaan, yang salah harus menerima hukumannya ”

“ Sudah bicaranya? Ah matta jangan pernah mengungkit keluarga ku apalagi Ayah ku kalau kau masih ingin tetap menjadi guru di tempat ini ” Ucap ku tanpa berbalik menghadapnya

“ Wae? Kau merasa tersindir? Baguslah. Memang kenyataannya seperti itu ” lama-lama aku muak dengan orang ini, dan seketika membuat mood ku jelek

“ Dengar!! Kau tak tahu apapun tentang saya dan kurasa hari ini menjadi hari pertama dan terakhir mu menjadi guru di tempat ini ” Langsung ku tatap mata bodohnya dengan tatapan benci. Emosi ku sudah memuncak, ingin sekali aku memukul orang ini kalau tak ada Oh Sehun yang menarik tangan ku keluar dari tempat ini

“ Kau harus bisa mengendalikan emosi mu Hyun~ah ” Ucap Sehun saat sudah berada didalam mobil, kali ini aku duduk di bangku depan disamping dirinya yang sedang menyetir

“ Aku tak suka ada yang menjelekkan keluarga ku apalagi Ayahku, aku bahkan tak sungkan untuk membunuhnya ”

Authour Pov

“ Rencana kita sudah sempurna, kurasa hari itu akan menjadi hari yang bersejarah bagi keluarga Cho hahaha ” Senyuman iblis itu dan gelagak tawa yang sangat bising

“ Tak ada bukti sedikit pun dan cacat sedikit pun karena akau akan membunuh kalian kalau itu terjadi !! ”

“ Dasar gadis bodoh, kenapa dia sangat ceroboh. Telapak tanganya di perban tapi tetap masuk les piano padahal sampai sana hanya buat onar saja ” Sehun menggerutu setiap perjalanan menuju kelas dan

Brukk…

“ Aaahh…”

“ Ah mainhamnida, aku tak melihat jalan. Mari ku bantu ” Sehun menambrak gadis didepannya karena setiap jalan ia hanya membaca buku dan menggerutu tanpa melihat ada orang didepannya akhirnya pun orang didepan tersungkur di lantai, dan sehun mencoba membantunya berdiri

“ Ah Gomawo ” Kata Gadis itu

“ Ah sekali lagi aku minta maaf … ”

“ Yoona, Im Yoona ”

“ Ne, Yoona~si ”

“ Ah tak apa lagian bukan sepenuhnya kesalahan mu. Aku juga tak memperhatikan jalan… ”

“ Sehun, Oh Sehun ”

“ Ne Oh Sehun~si ”

            Hari ini adalah tepat hari pertemuan delegasi IT Asia, gedung yang disewa pun sudah mendapatkan keamanan ketat dari kepolisian dan pengawal Negara. Choi Siwon sangat sibuk memerintahkan seluruh anggotanya untuk tetap bersiaga di sudut-sudut yang sudah di tentukan saat meeting kemarin. Pertemuan para petinggi delegasi Negara Asia itu akan dimulai jam 20.00 KST.

“ Kau urus pintu masuk, pastikan semua tamu diperiksa sesuai menggunakan infrared scanner !”

“ Kalian bantu menertibkan jalanan dan tutup sebagian jalan untuk para Tamu. Alihkan ke jalan alternative!! ”

“ Periksa juga para pers yang akan meliput rapat ini !! ”

“ Pastikan semuanya aman dan terkendali sampai rapat itu dimulai…”

            Semua tampak sibuk dengan tugas mereka masing-masing. Termasuk Oh Sehun, Kim Woo Bin, Do Kyung Soo dan Cho Hyun Ah, mereka berada di ruang operator. Terdapat banyak computer yang menyala dan menampilkan setiap sudut rungan rapat delegasi ini. Hampir tak ada tempat yang tak terpasang cctv.

“ Kurasa semuanya aman karena semua titik sudah terpasang cctv  ” Ujar Wo Bin

“ Kurasa tidak ” Kali ini Hyun Ah angkat bicara

“ Apa maksud mu Hyun~ah ” Sehun menanyakannya

“ Apa semua bendera dari setiap negara yang mengikuti delegasi ini akan dipasang di samping mimbar besar? ” Hyun Ah bertanya pada kedua pria ini, tapi kedua pria ini hanya diam tak mengerti apa yang sedang ia tanyakan dan untuk apa menanyakan hal bodoh seperti itu

“ Ne, Geundae Kurasa mereka belum memasangnya, waeyo?? ” Do Kyung Soo angkat bicara

“ Kyung Soo Sunbae kau membawa ponsel?? ” Tanya Hyun Ah, wait?? Sunbae?? Sejak kapan ia memanggi Kyung Soo dengan embel-embel SUNBAE??

“ Wae? Whats Wrong?? ” Hyun Ah merasa semua mata tertuju padanya dan saat ia melontarkan pertanyaannya mereka hanya menggelengkan kepalanya tanda ‘tidak apa-apa’

“ Igo, buat apa? ” Tanya Kyung Soo seraya memberika i-phone 7 miliknya, telihat Hyun Ah sedang mengitak-atik ponsel Kyung Soo. Mereka hanya saling menatap satu sama lain, artinya mereka tidak mengerti apa yang sedang dilakukan gadis ini

“ Jangan matikan ponsel mu !! Terlebih lagi jangan apa-apakan ponsel mu, arraseo Sunbae?? ” Kyung Soo hanya mengangguk seraya mengambil ponselnya kembali dan sebentar melihat isi ponselnya. ‘ Tak ada yang berubah ’ itulah yang keluar dari suara hati Kyung Soo

“ Sehun~ah ttarawa !! ”

“ Apa yang kau rencanakan ?? ” Sehun bingung apa yang dilakukan gadis yang sedang membolak-balikan bendera Korea Selatan itu

“ Semua orang akan menyadari kalau seluruh ruangan ini terpasang cctv dan mereka tak akan segan-segan membajak cctv itu hanya dalam hitungan detik. Kau tau seseorang yang mampu melumpuhkan jaringan pusat Negara mempunyai intelegent yang sangat tinggi dan kurasa orang itu akan kembali dengan rencana busuknya dan yang mereka incar adalah cctv ” Jelas Hyun Ah panjang lebar

“ Dengan terpasang cctv disetiap titik akan menyusahkan aksi mereka dan kemungkinan terbesar mereka akan melumpuhkan cctv yang akan menjadi saksi mata kejadian yang akan mereka lakukan. Ah matta aku tahu rencana mu Hyun Ah, woah kau sangat pintar dalam hal ini padahal yang lulusan FBI School adalah aku geundae kenapa dari tadi kau hanya membolak-balikan bendera itu? ” Sehun melipatkan kedua tangannya di dada

“ Diamlah !! You’re so busy body…kau pegang tangganya !! ”

“ Ya apa yang kau lakukan ??!!! Kenapa tak kau suruh aku ??!!! ” Sehun kesal dengan tingkah gadis didepannya ini yang sedang naik tangga guna menaikkan bendera yang sedari tadi ia bolak-balikan itu

“ Apa kau tahu apa yang aku lakukan pada benda ini?? Palli pegang yang benar. Awas saja kalau aku jatuh!!! ” Ancam Hyun Ah

“ Ishh bahkan kau hanya membolak-balikan bendera itu. Apa yang ku tahu kalau kau hanya membolak-balikan benda itu. Kurasa otak mu sudah bergeser pada tempatnya Hyun~ah ” gerutu Sehun sambil terus memegang tangga agar tetap stabil

“ Cah selesai…Oh..oohhh…ya…ya… Sehun~ah….!!!! ”

To Be Countinue

Untuk chapter kali ini lebih panjang, kalau ada yang Tanya little princenya mana thour?? Nanti jawaban kalian akan terjawab di setiap chapternya…don’t forget to READ LIKE COMMENT. Karena itu membantu sangat membantu Authour, comment dari readers semua. Thankyou…

 

6 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] THE LITTLE PRINCE – Chapter 6”

  1. sebenarnya karakter hyun ah sebenarnya gimana, apa emang dasarnya baik tapi cuma kadang emosian dan dingin sama orang baru?
    masih penasaran sama dua orang jahat itu, siapa mereka sebenarnya? dan apa yg mereka rencanakan? apa kejadian selanjutnya bakal ada keluarga hyun ah yg meninggal, jangan dong T.T

  2. waduh….apa hyun ah akan jatuh??? sehun pegang tangganya yg bener….tolongin hyun ah,cepetaaan,hehehe….

    knp sikap hyun ah dsini bertolak blkang ya? sbnernya karakter asli dia gmna sih?
    kta yuri wktu dikafe,hyun ah itu gadis yg sopan….tp knp wktu ditmpat les piano,dia sama sekali gk sopan dan trkesan cuek.
    pdahal kan dikafe itu jg tempat orang” yg gk dia kenal, dia kn cuek dgn orang” asing….

    aq takut dichapter depan bkalan ada kejadian yg mnewaskan anggota keluarga hyun ah….
    moga sehun bisa mlindungi hyun ah nantinya 🙂

    oke tunggu chapter selanjutnya kak ^__^
    sweet moment sehun-hyun ah jg selalu dinanti 🙂

  3. ohh yaya hyun ah jatoh kan…itu entar bkn kerja mlah romantis”an..hahaha serasa waktu sejenak berhenti..
    oahhh…sebenernya siapa yg jahat itu..gk kelihatan namanya..msh samar” burem.. mau nebak jg gk tau..hahaha..yg pasti paman chanyeol jg ikut terlibat ya kan…

    next yaa..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s