[EXOFFI FREELANCE] LET ME KNOW – Chapter 2

Screenshot_2016-08-04-23-08-26-1

| Judul : Let Me Know | Author : pujichoi | Length : Chapter | Genre : Sad, family | Rating : 16+ | Cast : Shin Hyera, Oh Sehun, Xi Luhan, And Other |

Xi Luhan pria tampan dengan rambut berwarna hitam mengetuk-ngetuk jari tangannya di atas meja makan,tidak menyadari bahwa tatapan kedua orang tuanya dan adik-adiknya melihat kearahnya “pengacara Lee memberitahu ku bahwa kemarin sore kau lari dari pertemuan dengan keluarga Kim” Luhan menaikan kepalanya menatap ayahnya yang sedang menengguk kopinya dan Luhan menatap ibunya yang menunggu jawab Luhan lalu menatap gadis berumur 9 tahun yang sedang memakan rotinya dan satu laki-laki yang tampa tidak peduli “ayah, aku tidak melarikan diri hanya pergi sebelum acaranya selesai” ucap Luhan ia meminum susu coklatnya walaupun umurnya sudah pertengahan abad “Lu-ge, hari ini giliranmu mengantarkanku” Jihyun gadis berumur 9 tahun tadi sudah menyelesaikan sarapan paginya dan mengambil tas sekolahnya Luhan menatap adik laki-laki yang berbeda 4 tahun darinya meminta tolong padanya karna ia harus segera menyelesaikan masalahnya dengan ayahnya “ aku masih mempunyai tugas” laki-laki itu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke lantai atas menuju kamarnya membuat Luhan mengumpat kesal “temui ayah saat jam makan siang” Luhan mengangguk dan pergi mengantar adiknya ke sekolah.

“Hyeraaa!! Shin Hyera!!” nyonya Shin beberapa kali mengetuk pintu kamar milik Hyera namun sama sekali tidak ada jawaban dan ia terkejut saat pintu di belakangnya terbuka dan Hyejin muncul dengan rambut yang masih berantakan namun sudah memakai baju seragam sekolahnya “Hyejin, kau mengejutkan ibu” protes nyonya Shin dan Hyejin hanya menatap ibunya sambil tersenyum lalu turun dan merapikan rambutnya “eonni sudah berangkat tadi pagi bersama ayah saat ibu ke pasar” ucap Hyejin sebelum ia benar-benar turun dari lantai dua dan pergi ke sekolah dan nyonya Shin mengumpat kenapa tidak ada yang memberitahunya perihal ini padahal ia sudah menyiapakan sarapan untuk keluarganya.

Tuan Shin menghentikan mobilnya di depan Seoul University “ kau bias pulang sendiri atau ayah jemput?” Tanya Tuan Shin “aku bias pulang sendiri sebaiknya ayah  pulang dan jangan memikirkan apa yang di katakana oleh paman” jawab Hyera lalu ia pamit  karna 30 menit lagi kelasnya di mulai dan Tuan Shin mengucapkan trimakasih karna Hyera mau membantunya di kantor hari ini. Hyera menguap untuk kedua kalinya saat berjalan di koridor gedung bisnis dan berjalan kekelasnnya “Hyera!” tampa melihat siapa yang memanggilnya karna Hyera sanngat kenal dengan suara itu ia berjalan menuju kelasnya dengan cepat bahkan berlari kecil “yak! Shin Hyera” Hyera menghentikan langkahnya saat sudah berada di depan kelas dan tersenyum saat melihat seorang laki-laki sedang membaca buku dengan kaca mata yang bertengger di matanya “pagi” sapa Hyera dan laki-laki itu hanya mengangguk lalu Hyera duduk di sebelah laki-laki berharap dengan begitu Yehyun tidak akan mendatangani Hyera karna Yehyun menyukai laki-laki di sebelah Hyera “menghindar dari Yehyun?” Tanya laki-laki itu lalu Hyera mengangguk dan membuka tas dan mengeluarkan bukunya sedangkan Yehyun yang melihat Hyera langsung memanyunkan bibirnya dan duduk di pojok kelas “hei, Yehyun selamat pagi” laki-laki itu menyapa Yehyun yang membuat Yehyun terkejut lalu laki-laki itu beranjak dari tempat duduknya “yak Kyungsoo” Hyera hampir berteriak ketika Kyungsoo pergi pindah meja dan menyuruh Yehyun untuk duduk di mejanya “kau masih marah?” Tanya Yehyun dan Hyera hanya diam tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Yehyun.

Hyejin menguap lagi saat pelajaran guru Son masih berlangsung dan tampa sadar ia di perhatikan oleh sahabatnya Choi Hanna yang hanya tersenyum melihat Hyejin yang selalu menguap setiap lima menit sekali sangat jarang melihat murid no satu di sekolah menguap seperti itu,bel yang di tunggu-tunggu berbunyi bahkan sebelum ketua kelas menyiapkan anak-anak yang lain sudah keluar membuat guru Son menggelengkan kepala meraka “Hyejin kekantin?” ajak Hanna dan Hyejin menggeleng ia tidak lapar lalu seseorang menghampiri Hyejin dan Hanna dan merangkul pundak Hyejin membuat Hyejin dengan cepat menyingkirkan tangan temannya itu Lee Taeyoung “apa dengan menyentuhku kau akan alergi” ucap Taeyoung dengan kesal sedangkan Hanna tertawa “kehadiranmu membuat alergi Tae” sambung Hanna dan Taeyoung melihat Hanna dengan kesal lalu detik berikutnya ia tersenyum ke arah Hanna dan mengajaknya ke kantin karena Jaehyun sedang tidak mau kekantin.

“yak! Bahkan kau yang terlebih dahulu mengotori bajuku” omel Jieun pada seorang laki-laki di depannya sedangkan seisi cafetarian kampus melihat ke arah mereka “hello nona, jika kau tidak bermain dengan ponselmu maka kau tidak akan menabrakku” laki-laki itu balik mengomel dan tidak peduli dengan tatapan  orang-orang yang ada di sana “baiklah” Jieun mengambil cola yang ada di tangan laki-laki lalu menumpahkannya di baju laki-laki membuat semua yang ada di sana terkejut terutama laki-laki itu bersama dengan dua orang temannya yang lain “begini lebih baik” ucap Jieun lalu kembali memberikan kaleng cola pada laki-laki tersebut “yak!!” laki-laki itu menarik tangan Jieun kasar hingga Jieun merasa kesakitan “Baek, hentikan” temannya dengan kulit putih mencoba menghentikan Baehkyun si laki-laki tersebut “kau benar-benar dalam masalah Lee Jieun” bisik Baekhyun lalu ia pergi melepaskan tangan Jieun dan tak lama ia bertemu dengan Hyera yang baru saja ingin ke cafetarian sendirian “hai Hyera” sapa Baekhyun Hyera melihat ke arah Jieun yang masih kesakitan lalu ia tersenyum ke arah Baekhyun kemudian ia memelintir tangan Baekhyun membuat Baekhyun berteriak dan seisi cafetarian terkejut terutama Jieun dan kedua teman Baekhyun “bagaimana Baek?” Tanya Hyera sambil tersenyum lalu melepaskan tangan Baekhyun sedangkan Baekhyun menatap Hyera kesal “ayolah Hye, aku hanya bercanda lagian Jieun juga menumpahkan cola di bajuku” protes Baekhyun dan Hyera mengangkat bahu tidak tau “setidaknya kau tidak boleh memelintir tangan perempuan” ucap teman Baekhyun sedangkan teman Baekhyun yang satunya lagi malah memperhatikan Hyera “aku tidak peduli” ucap Hyera lalu pergi dari cafetarian moodnya jadi jelek.

“Shin Hyejin” Hyejin melepaskan earphonenya begitu ia mendengar namanya terpanggil dan ia menghadap belakang Jung Jaehyun  yang merupakan ketua kelasnya memanggilnya dengan beberapa buku tangannya “guru Son memanggilmu” ucap Jaehyun bukannya mengangguk Hyejin malah berbalik dan kembali memasang earphonenya membuat Jaehyun menghela nafas dan Hyejin berjalan menujun atap sekolah dan Jaehyun akibat ancaman dari guru Son yang menyuruhnya untuk membawa Hyejin bagaimana caranya pun terpaksa mengikutinya ke atap. Hyejin membaringkan badannya di sebuah kursi panjang dan memejamkan matanya dan ia tidak menyadari jika Jaehyun mengikutinya “kau tidak mendengarkanku?”ucap Jaehyun tapi Hyejin masih menutup matanya membuat Jaehyun mau tak mau berjongkok yang membuatnya terdiam saat menyadari jika jarak wajahnya dan wajah Hyejin begitu dekat “apa?” Hyejin membuka matanya membuat Jaehyun terkejut dan bangkit berdiri “guru Son mencarimu, ada sesuatu hal yang ingin ia bicarakan padamu” ucap Jaehyun lalu ia pergi dari atap sekolah sedangkan Hyejin kembali mengambil posisi tidurnya.

Hyera meminum orange juicenya sebelum pergi menjemput Hyejin disekolahnya setelah tadi ia menebeng Kyungsoo pulang kerumah karna hari ini ia tidak membawa mobil dan sekarang ia berada di café kesukaannya sambil menunggu jam pulang sekolah Hyejin sambil asik bermain dengan ponselnya tampa menyadari jika seseorang sudah duduk di depannya “apa yang kau lihat?” Tanya laki-laki itu membuat Hyera terkejut dan detik kemudian menatap laki-laki itu tidak suka “jangan salah paham oke, aku ingin makan disini  dan tidak ada tempat lain dan hanya kau yang aku kenal” ucap laki-laki itu dan malah membuat Hyera bertambah kesal “aku tidak mengenalmu tuan mesum” ucap Hyera membuat laki-laki itu tertawa “aku sudah menyelamatkan tasmu dan namaku Luhan, Xi Luhan” Luhan mengangkat tangannya ingin bersalaman tapi Hyera membereskan barang-barangnya dan pergi dari café membuat Luhan tersenyum kecil.

Hyejin dengan tampang kesalnya menunggu Hyera menjemput namun selama 15 menit Hyera belum juga datang hingga sebuah mobil audi biru berhenti di depan Hyejin lalu seorang laki-laki turun dan membuat Hyejin terkejut sedangkan laki-laki itu tersenyum dan berjalan menghampiri Hyejin yang secara perlahan melangkah mundur membuat ekpresi di wajah laki-laki tersebut berubah murung lalu tak lama mobil Hyera berhenti tepat di belakang mobil audi biru dan pandangan Hyera langsung berubah dan ia turun dari dalam mobil dan menghampiri Hyejin dan menatap laki-laki di depannya dengan dingin “aku hanya melihatnya sendiri dan ingin mengantarkannya pulang” ucap laki-laki itu namun Hyera  tidak peduli dan menarik tangan Hyejin agar masuk mobil sedangkan Hyera berdiri di depan laki-laki tadi dengan tatapan dinginnya  selama beberapa  detik nampa sepatakata pun dan langsung pergi.

TBC

4 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] LET ME KNOW – Chapter 2”

  1. geu namja nugu?
    yg nyamperin hyejin,

    duh aku bingung mau ngomong apalagi nih kak..hehehe
    yg jelas Next ya kak dtunggu klanjutanya^^
    Fighting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s