[EXOFFI FREELANCE] A Sweet Love and The Lucifer (Chapter 1)

ABLOOD

Title                         : A Sweet Blood And The Lucifer (Chapter 1)

Author             : Kim Hazzel

Length             : Chapter

Genre               : Fantasy, Family, Romance, Sad.

Rating              : Teen

Main Cast        :

  • Taeyeon (SNSD) as Princess of Silla
  • Onew (Shinee) as Prince of Goryeo
  • Baekhyun (EXO) as Prince of Goryeo
  • Kim Hyuna as Peri surga and Cheuksin
  • Xiumin (EXO) as Hwanin
  • Suho (EXO) as Hwanung
  • Changmin (TVXQ) as Lucifer

Additional Cast        :

  • O (EXO) as Malaikat maut
  • Chen (EXO) as Malaikat maut
  • Chanyeol (EXO) as Prince of Silla

Summary         :

Aku akan membalasmu suatu hari nanti. Kau tunggu dan lihat saja!

Desclaimer       : Hello readers semua. Ini ff buatan author sendiri. Hasil karya author 100%. Ini fanfiction author yang kedua. Ff author yang pertama judunya ‘Miracles In december’ heheh numpang promosi 🙂

^^Don’t bash. Don’t be silent readers. Tinggalkan jejak setelah membaca. Warning, typo bertebaran. Terima Kasih.

^^SELAMAT MEMBACA ^^

 

***

[Chapter 1]

 

Suatu hari di Kerajaan Langit, terjadi keributan besar. Teman dewa tertinggi atau bisa dipanggil Changmin berani menduduki tahtanya saat dewa itu sedang tak berada di singgahsananya.

Para malaikat dan dewa lainnya pun segera mengutuk orang itu. Atau biasa dipanggil Changmin.

Changmin adalah seorang keturunan malaikat dan juga titan atau para iblis. Ia berparas sangat tampan dan juga memiliki kepandaian yang sangat tinggi. Itulah sebabnya ia dekat dengan Hwanin atau dewa tertinggi.

Namun, ia memiliki kekurangan. Ia sangat sombong. Hal itulah yang membuatnya sekarang berada disidang Kerajaan Langit.

“Lebih baik kau kirim saja dia ke Neraka.” usul Hwanung pada Hwanin.

“Haruskah?” tanya dewa tertinggi itu pada dewa tertinggi kedua. Hwanung hanya menatapnya horor mendengar hal itu.

Dewa tertinggi itu langsung bangkit dari singgahsananya dan menghampiri Changmin yang sedang tertunduk dengan tangan terikat ke belakang. “Apa yang harus kulakukan padamu?”

Changmin yang mendengar hal itu hanya mencibir, “Bukankah kau harusnya membunuhku? Ataukah mengirimku ke Neraka?”

Semua dewa, malaikat, dan juga peri surga yang mendengar hal itu kontan terbelalak tak percaya. “Dasar kau keturunan Titan! Seharusnya aku tahu kau tak akan ada bedanya dengan ibumu!!” teriak Hwanung sebal.

Changmin hanya meliriknya sinis. “Kapan kau akan mengirimku ke Neraka? Kau tahu.. aku sudah sangat muak melihat wajahmu itu.”

Hwanin pun menghela napasnya lalu ia melihat Kim Hyuna yang sedang menangis. Ia tahu, bahwa salah satu perinya itu sangat mencintai Changmin.

“Aku tak akan mengirimmu ke Neraka.” sontak semua mata menatap bingung ke arah dewa tertinggi itu. “Tapi, sebagai gantinya. Aku akan mengusirmu dari Langit. Dan menurunkanmu ke Bumi.”

“APA???” teriak Changmin. Baginya itu adalah hukuman yang sangat kejam. Baginya yang hanya keturunan malaikat dan titan itu adalah hal yang buruk. Jika ia pergi ke Bumi tanpa adanya hubungan dengan kerajaan langit.

Maka dalam 2 hari ia akan kehilangan kekuatannya dan musnah, kecuali jika ia memiliki keturunan dengan seorang manusia. Namun, itu adalah hal yang tak akan dilakukannya. Karena ia hanya akan berhubungan dengan peri yang dicintainya dan bukan yang lain. Ia akan lebih memilih mati.

Hwanung yang mendengar keputusan dewa tertinggi itu juga mengerutkan keningnya, “Bagaimana kau bisa melakukan ini? Kirim saja dia ke Neraka atau bunuh saja dia sekarang juga!!”

 

“Kau tahu, kita tak bisa membunuhnya. Sangat bertentangan dengan simbolik kita bukan?” kata Hwanin sambil memegang pundak Hwanung.

“Aku akan mengirimmu ke Bumi sebentar lagi. Lebih baik kau siap-siap sekarang. Aku yakin ada yang ingin kau katakan pada seseorang,” tambahnya pada Changmin sambil melihat kearah Hyuna yang sedang menangis diantara Tiffany, Irene, dan Yoona yang juga merupakan peri surga.

Kepergian Hwanin pun diikuti oleh Hwanung dan juga malaikat yang berada disidang itu meninggalkan Changmin dan juga Hyuna yang masih saja menangis.

“Bagaimana kau bisa tega padaku?” isak Hyuna.

Changmin yang melihat peri yang dicintainya itu menangis seakan membuat hatinya pilu. Ia pun menghapus air matanya namun segera ditepis oleh peri itu, “Katakan padaku. Apa yang akan ku lakukan jika aku tak bisa melihatmu lagi? Katakan padaku!!!” teriak Hyuna frustasi.

Changmin langsung memeluknya dalam pelukannya. Ia sangat marah pada dewa tertinggi itu. “Aku janji aku akan kembali. Aku akan menjemputmu.”

“Menjemputku?” kata Hyuna sambil tertawa sarkas, “Kau akan mati dalam 2 hari ketika kau sampai di Bumi, dan kau bilang akan menjemputku? Kau tega sekali.”

“Jika aku tak menjemputmu. Maukah kau yang datang menjemputku?” tanya Changmin sambil menangkupkan kedua tangannya dipipi peri itu. Hyuna pun mengangguk lalu kembali memeluk Changmin.

“Kau tenang saja, aku akan membalas Hwanin karena telah mengirimku ke Bumi dan juga memisahkan kita. Lihat dan tunggulah. Mulai sekarang, aku adalah Lucifer. Dan aku akan membunuhmu serta menghancurkan kerajaan langit sialan ini.” tambah Changmin sambil mengelus pundak Hyuna.

 

***

“Sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan ini Xiumin?” tanya Hwanung yang biasa dipanggil Suho. Itu adalah panggilan mereka berdua. Hanya mereka yang tahu.

Hwanin hanya tersenyum mendengar sahabat sekaligus partnernya dalam kerajaan ini, “Aku tidak sedang merencanakan apa-apa Suho.”

“Benarkah?”

“Ya, aku hanya ingin membuktikan sesuatu saja. Makanya aku memutuskan hal ini?”

“Apa? Kau gila? Bagaimana jika keputusanmu ini akan menjadi boomerang buat kita nantinya? Aku yakin, aku juga yang akan mengurusnya.” kata Hwanung frustasi.

Hwanin berdiri lalu menghampiri Hwanung yang sedang terduduk lesu. “Tenang saja Suho, aku sudah menyiapkannya.” katanya yakin sambil mengambil bibit pohon takdir lalu melemparnya ditanah. Langsung saja bibit itu tumbuh menjadi bunga yang cantik. “Kau lihat kan? takdir yang kutabur akan segera tumbuh dan semua masalah akan terselesaikan juga.”

“Lalu, apa yang akan kau lakukan dengan wanita itu?”

“Kita akan segera mengetahuinya.” jawabnya lalu pergi meninggalkan Hwanung yang masih tak setuju dengan rencananya.

 

***

 

“Hyung.. apa kau baik-baik saja?” tanya D.O yang merupakan malaikat maut. Ia adalah adik kandung dari Changmin. Ia juga keturunan antara malaikat dan titan. Namun, sifatnya lebih seperti ayahnya. Berbeda dengan Changmin, yang berbeda dengan ibunya yang seorang titan.

Changmin tersenyum melihat adik kandungnya itu. Ia sangat menyayangi adiknya itu. Meskipun ia tahu, ia tak sempurna seperti adiknya yang memiliki sifat seperti ayahnya. “Aku tak apa,” jawabnya.

“Aku akan berbicara dengan dewa Hwanin. Akan kuminta dia memaafkanmu kali ini saja.” katanya lalu pergi. Namun, tangannya dicekal oleh Changmin.

“Tidak usah. Aku baik-baik saja. Jika kau berbicara dengannya kau juga akan diusir dari sini.”

“Tapi…”

“Sudahlah. Aku berharap kau akan baik-baik saja tanpaku. Kau tahu aku mengandalkanmu kan?” kata Changmin sambil tersenyum.

 

***

“Apa yang kau lakukan melamun disini?” tanya Chen pada Hyuna adiknya.

Hyuna hanya menghela napasnya. “Aku bingung orrabonni. Apakah aku harus diam disini ataukah harus menyusul cintaku?”

 

“Apa maksudmu?” sontak Chen berdiri dari duduknya dan menatap adiknya. “Kau tahu kita tak boleh jatuh cinta disini.”

Hyuna tersenyum miris dan rasa tak sukanya kembali menyeruak pada Hwanin, sang dewa tertinggi. Sekarang keputusannya sudah bulat. Jika Changmin tak segera menjemputnya, maka ia yang akan menjemputnya. Namun, jika Changmin telah mati. Maka Hwanin juga harus mati. Inilah sumpahnya!!

 

***

 

Berhari-hari sudah berlalu begitu saja. Hyuna semakin gelisah berada disurga tanpa adanya kabar dari Changmin. Yoona yang melihat itu pun menghampirinya, “Apa yang sedang kau pikirkan?”

“Tidak ada,” jawabnya singkat. Irene lalu juga menghampirinya.

“Apa kau sedang memikirkannya?” tanya Irene yang membuat Hyuna langsung menangis begitu saja.

“Kau tahu kita tidak boleh jatuh cinta disini. Kau pasti akan tahu apa akibatnya jika Dewa Hwanin dan Dewa Hwanung mengetahuinya.” kata Tiffany menimpali.

Namun, mendengar hal itu Hyuna semakin marah. “Memangnya apa salahnya dengan jatuh cinta? Kenapa perasaan itu dianggap kotor disini?”

Tiffany yang melihat Hyuna hilang kendali pun berdiri. “Kau tahu apa yang akan terjadi padamu nanti kan?”

“Aku tahu. Dan aku akan melakukannya sekarang juga. Aku akan menjemput Changmin.” katanya lalu berdiri.

“APA??” sontak membuat semua peri terlonjak kaget. Saat mereka hendak menghalangi Hyuna, peri itu segera menghilang.

“Kita harus melaporkannya pada Dewa,” usul Irene yang disetujui oleh yang lainnya. Mereka pun segera menemui Dewa Hwanin yang saat ini sedang berada ditaman bungannya bersama dengan kelinci kesukaannya dan juga Dewa Hwanung.

“Apa yang kalian lakukan disini secara bersama-sama?” tanya Hwanung pada peri surganya. Mereka bertiga pun segera menundukkan kepala lalu melaporkan apa yang sedang terjadi.

“APA??” mendengar hal itu Hwanung pun emosi, “Kau lihat apa yang sudah kau lakukan? Seharusnya kau segera mengirim keduanya ke Neraka atau membunuh keduanya.” tambah Hwanung pada Hwanin.

Hwanin hanya mengelus bulu kelinci kesayangannya itu. “Sepertinya kau benar.” katanya lalu berdiri.

“Aku memang selalu benar. Dan sekarang akulah yang harus menyelesaikannya.” katanya frustasi.

Hwanin tersenyum, “Tak perlu. Aku sudah menyiapkan semuanya.”

“Maksudmu mereka?”

“Ya, tentu saja. Aku akan turun ke Bumi beberapa hari lagi untuk menyiapkannya.”

Hwanung mendesah pelan mendengar rencana Hwanin, “Terserah kau sajalah.” katanya akhirnya.

 

 

 

***

TBC.. Gimana readers? Menurut kalian apa yang akan terjadi selanjutnya? Penasaran? Tunggu saja cerita selanjutnya. Jangan kemana-kemana hehe. Ah, dan jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca. Terima Kasih ^^

 

 

 

 

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] A Sweet Love and The Lucifer (Chapter 1)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s