[EXOFFI FACEBOOK] Insideout – Ficlet

13938502_1037722183011832_1717819195041988675_n.jpg

Insideout – (Ficlet)

 

Title: Insideout
Cast : Oh Sehun . Jung Jae Mi
Author: WhiteBLove
Genre: Find yourself
 Summary : Kepada jarak dan waktu. Tolong jaga wanita ku.

Jarak sejauh apapun tak akan membuat hatiku goyah untuk tak bisa merasakan detak jantungmu. Perbedaan waktu yang terasa sangat berbeda pun takan bisa menghentikan hati ini untuk sejenak beristirahat memikirkanmu.

Sorot lampu dari tiang yang cukup tinggi malam ini terasa lebih terang saat kakiku berdiri diatas lapangan Basket yang biasanya ramai dikunjungi banyak pemuda yang sekedar menghabiskan waktu untuk mendribble bola berwarna oren dengan corak hitam dan tak lupa merk yang berwarna biru ini.
Malam ini aku hanya sendiri. Beberapa kali aku berhasil memasukan bola basket yang terus ku mainkan kedalam ring yang tinggi tiangnya sekitar 3 Meter.
Bukan aku sok rajin bermain basket hingga larut malam seperti ini dengan status ku yang diketahui banyak orang sebagai kapten tim basket untuk berbagai pertandingan Nasional maupun Internasional yang membuatku dinaungi nama negaraku sendiri disetiap pertandingan.
Sudah cukup banyak aku memasukan bola Basket kedalam ring dengan mudahnya. Kecepatan lari dan ketepatan melambungkan bola kedalam ring selalu menjadi andalanku disetiap pertandingan. Mungkin itu pula yang menjadi bahan pertimbangan pelatih menunjuku sebagai kapten tim Basket negara ini.
Aku mulai bosan setelah hampir 50menit lebih aku bermain sendiri ditempat ini. Semilir angin malam mulai terasa kembali menyentuh permukaan kulitku. Aku mendiamkan diriku. Menyisir rambut cepakku yang berantakan kebelakang dengan jariku. Bola Basket yang tadi kulambungkan kedalam ring kini kembali memantul dipermukaan lapangan yang masih ku pijak. Semakin lama bola basket milikku ini semakin menggelinding kearahku. Kaki kiriku menahan lajunya bola agar tak menggelinding semakin jauh.
Aku menjatuhkan tubuhku. Merebahkan diriku ditengah lapangan sepi ini. Tak peduli orang akan berkatapa. Tapi mungkin mereka akan berpikiran ‘untuk apa seorang pria tampan tiduran ditengah lapang seorang diri? Apa ia tak dapat teman bercinta?’. Ah, sudahlah aku tak peduli. Kini yang terlihat hanya beberapa titik terang saat kepalaku mengadah ke langit.
Baru saja aku memposisikan kedua tanganku sebagai tumpuan kepala ku sendiri.
Langkah seseorang yang sepertinya berjalan mendekat padaku berhasil mengganggu pendengaranku.
“Sedang mencoba untuk mulai memikirkanku, kapten Oh?”
Suara yang kurindukan. Apa sang pemilik suara benar-benar datang menemuiku kali ini. Aku tak mengubah posisiku saat wanitaku kini benar-benar berada didekatku. Aku melihat wajah cantiknya dari bawah sini. Hampir 3 bulan aku tak melihatnya, ia tak berubah. Hanya rambut pendeknya kini terlihat sedikit panjang. Aku berani taruhan. Minggu depan rambut sebahunya itu akan lebih pendek dari sekarang.
Kini ia duduk disebelah kepalaku dengan kakinya yang ditekuk. Ia tersenyum. Senyum yang ku rindukan.
“Apa kau baik2 saja? 1 minggu lalu aku lihat berita gempa di Jepang kembali terjadi, ku kira kau takan pulang” ucapku memecah keheningan.
“Korban tak terlalu banyak.. Lagi pula tenaga medis disana sudah cukup. Jadi aku dan yang lain bisa pulang”
“Jawab pertanyaan pertama ku!” Ia tersenyum melirikku.
“Aku baik-baik saja!”ucapnya pasti
Aku ingin tersenyum. Namun lagi-lagi dinginnya angin malam berhasil membekukan bibirku ini. Ku akui, pemuda bermarga Oh ini memang tipikal pria yang dingin. Aku mengakui sifat buruk ku ini. Tangan dingin wanitaku mengusap rambutku yang lagi-lagi berantakan karna angin. Aku diam tak bergeming. Pandangan ku masih terarah ke langit malam.
Dia. Dia seorang wanita aneh yang sangat senang menyembuhkan luka dengan cara menghilangkan darah pada tubuh orang lain dengan anti septik, perban dan temannya plester. Wanita bertubuh kurus yang selalu memakai setelan baju tentara. Tugasnya memang meolong orang. Aku senang. Tapi tempat tugasnyalah yang selalu ku benci.
Ia akan pergi berbulan-bulan demi menyembuhkan luka banyak orang dinegara yang sedang perang. Jangan memaksa ku memberitahu dimana negara itu. Aku tak pernah ingin tau.
Aku. Aku hanya pria jangkung yang dingin. Menyebalkan. Membosankan. Dan sangat gengsi dengan perasaanku. Aku tak pernah mau menunjukan kepedulianku pada siapapun. Termasuk wanita ku ini.
Baiklah. Untuk kali ini saja aku akan menyerah dengan sifat gengsiku.
Aku mengubah posisiku. Menidurkan kepalaku dipangkuan wanitaku –Jae Mi. Ia merebahkan kakinya. Memberi sedikit kenyamanan yang selalu aku rindukan. Ia kembali mengusap kepalaku. Untuk kali ini.. Tolong.. tutup telingamu sebentar!
“Aku merindukanmu, Jae Mi! Sangat merindukanmu!”

-FIN

5 tanggapan untuk “[EXOFFI FACEBOOK] Insideout – Ficlet”

  1. Johaaaaaaa….. kereeeennn .. ah berasa lg nontn dots bedax sehunx dsni ketua tim baskettt.. ahhh dots versi baru nihhhh… so sweeeeetttt…

  2. oh so sweet 🙂
    ah jadi keinget drama DOTS nih,hehehe….
    gengsi emg harus dsingkirkan hun, demi sang pujaan hati 🙂
    heyyy….aq gk akan menutup telingaku….aq justru seneng kamu mau mengungkapkan kerinduanmu terhadap gadismu 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s