[EXOFFI FREELANCE] I`LL SMILE EVEN IF IT HURTS (Chapter 1)

ir-req-ill-smile-e1469785686935

→ Poster by IRISH @ Poster Channel

 

 

Title      : I`LL SMILE EVEN IF IT HURTS

Author  : Azis Rahmanda

Lenght : chaptered

Genre  : romance,sad,hurt,kekerasan

Rating :PG 15+

Main cats : – Do Kyungsoo[EXO]

  • Hyun Seunghee [OH MY GIRL]

Additional cast : member EXO-K, Song Jihye [OC], Lee Minhyuk [BTOB]

 

 

Disclaimer : Fanfiction ini murni dari imajinasi saya jika ada kesamaan dengan fanfiction lain itu hanyalah kebetulan semata. (Warning !! banyak typo bertebaran di fanfic ini)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CHAPTER 1

 

Tap Tap Tap

 

Seunghee berlari melewati koridor sekolah dia terlihat sangat terburu buru. Keadaan sekolah masih sepi karena saat ini masih pukul 06.30. Seunghee harus berangkat pagi pagi sekali karena teman temannya pasti menunggu jawaban PR darinya. Tapi tunggu, Teman ? sebenarnya Seunghee bingung ingin menganggap mereka teman atau tidak.

 

Waktu sudah menujukan pukul 7 pagi teman temannya mulai berdatangan.

 

“Wah wah seperti biasa Nerd kita ini datang tepat waktu” ucap salah seorang gadis yang memasuki kelas diikuti oleh beberapa siswa lain.

 

“Ya! PR kami sudah jadi atau belum” Jihye menghampiri Seunghee.

 

“Su..sudah” jawab Seunghee sambil mengeluarkan setumpuk buku dari dalam tasnya. Para siswa dikelas itu langsung mengerubungi Seunghee untuk mengambil buku masing masing. Beginilah nasib Seunghee harus menjadi budak di kelasnya ini. alasannya sudah jelas karena Seunghee adalah seorang siswa miskin yang bersekolah menggunakan Beasiswa. Siswa seperti Seunghee memang selalu menjadi bahan Bully di sekolah ini yang notabene adalah sekolah elit.

 

“Tapi ini jawabannya benar kan ?” tanya Jihye.

 

“Aku sudah berusaha semampuku”

 

“kalau sampai ada yang salah awas saja” ancam Jihye.

 

“ Selamat pagi anak anak”semua murid duduk di tempat masing masing begitu guru mereka datang.

 

“Apakah tugas yang ibu berikan sudah selesai ?”

 

“Ne Ssaem” jawab semua murid kompak.

 

“Bagus segera kumpulkan sekarang” mereka segera mengumpulkan tugas.

 

“sekarang ibu akan membacakan peringkat 3 besar dari ujian kemarin”

 

“peringkat ketiga Kim Woo Bin” para siswa di kelas itu langsung bertepuk tangan.

 

“peringkat kedua Song Jihye” suara tepuk tangan kembali terdengar kali ini disertai dengan sedikit siulan dari para murid pria. Namun raut wajah Jihye menunjukan ekspresi tidak suka.

 

“peringkat pertama adalah Hyun Seunghee” kali ini semua diam tidak ada yang bertepuk tangan sama sekali. Sseunghee hanya bisa tersenyum kecut dia sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini.

 

***************************************************************************

 

Kring!!! Bel istirahat berbunyi para murid menuju ke kantin untuk makan siang. Seunghee baru saja selesai mencatat materi yang diberikan guru.

 

“Ah akhirnya selesai” di kelas itu hanya ada Seunghee karena semua pergi ke kantin untuk makan siang. Seunghee lebih memilih membawa bekal sendiri daripada harus makan di kantin. Karena dia tahu disana pasti dirinya hanya akan menjadi target bully.

 

Brakk!! Jihye membuka pintu dengan keras karena emosi. Seunghee yang sedang menyantap makan siangnya terkejut.

 

“Ya! Bukankah waktu itu aku memintamu untuk menyalahkan jawabanmu” ujar Jihye dengan penuh emosi.

 

“Aku sudah menyalahkan jawabanku saat itu tapi aku tidak tahu kenapa aku masih peringkat pertama” Seunghee terlihat ketakutan.

 

“kau pikir aku bodoh hah!” Jihye menjambak rambut Seunghee.

 

“Akh!!! Appo lepaskan” Seunghee berteriak kesakitan.

 

“sekarang rasakan akibat dari perbuatanmu itu” Jihye membawa Seunghee dengan menarik rambutnya. Seunghee hanya bisa merintih kesakitan menerima perlakuan itu. Saat dikoridor sekolah Jihye dan gerombolannya bertemu dengan geng EXO. EXO adalah geng yang  berisi 6 pria tampan yang berasal dari keluarga Chaebol. pemimpin geng itu adalah Do Kyungsoo anak dari pemilik sekolah ini dan yang paling pendek. Meskipun begitu Kyungsoolah yang paling populer karena tampan,cerdas,dan pandai bernyanyi,

 

“Eoh! Kyungsoo-ya” Jihye melepaskan tangannya dari rambut Seunghee. seharusnya ini kesempatan Seunghee untuk kabur namun Seunghee tetap diam tak bergerak karena dia tahu sepandai apapun dia bersembunyi pasti akan tertangkap.

 

“Kau sedang apa ?” tanya Kyungsoo.

 

“Memberi pelajaran pada si nerd ini” ujar Jihye sambil mencubit pipi Seunghee.

 

“Ya! Berhenti menatapku seperti itu kau membuatku jijik” bentak Kyungsoo pada Seunghee.  Seunghee segera mengalihkan pandangannya kearah lain. Seunghee memang menyukai Kyungsoo namun dia sadar bahwa dirinya yang miskin tak pantas untuk orang sekelas Kyungsoo.

 

“sepertinya dia memang harus diberi pelajaran, kalau begitu aku pergi dulu Kyungsoo” Jihye segera menyeret Arin pergi.

 

“dia masih bersekolah disini kukira dia sudah pindah” ujar Jongin..

 

“Ternyata dia tahan juga” Chanyeol ikut berkomentar.

 

“nerd seperti dia memang harus dibasmi dari sekolah ini”ujar Kyungsoo.

 

***************************************************************************

 

 

Jihye memaksa Arin untuk duduk di tanah. Tubuh Seunghee bergetar karena ketakutan. Apa lagi yang akan dilakukan Jihye padanya kali ini.

 

“Karena kau mendapat peringkat satu di kelas kami ingin memberikanmu hadiah”ucap Jihye sambil tersenyum.

 

“apa yang akan kalian lakukan ?”

 

“tenanglah kami hanya akan membuat kue”

 

“Kue ?”

 

Plak!! Jihye melempar telur kearah Seunghee dan tepat mengenai kepalanya. Teman teman Jihye yang lain juga melakukan hal yang sama dan bukan hanya dengan telur namun juga tepung dan air.

 

“Tada!! Kue spesial kita sudah siap hahaha!!” Jihye dan teman temannya menertawai Seunghee yang terduduk di tanah dengan tubuh dipenuhi cangkang telur dan tepung. Tangan Seunghee mengepal menahan gejolak amarah didalam dirinya.

 

“Rasakan itu inilah akibatnya kau berani macam macam denganku” bisik Jihye ditelinga Seunghee.

 

“Oh ya satu lagi kalau aku melihatmu menatap Kyungsoo seperti tadi awas saja kau” Ancam Jihye lalu pergi bersama teman temannya

 

Begitu Jihye pergi Seunghee menangis dan berlari menuju kelasnya. Sesampainya dikelas Seunghee segera mengambil tasnya dan pergi tanpa menghiraukan tatapan aneh dari siswa yang ada dikelas itu. Setelah mengabil tasnya Seunghee menuju ke toilet untuk membersihkan tubuhnya. Saat sedang mengganti pakaiannya bel masuk berbunyi.

 

“mungkin jika aku bolos sehari tidak masalah” guman Seunghee sambil mengganti seragamnnya dengan kaos olahraga. Setelah selesai mengganti seragamnya Seunghee menuju ke atap sekolah.

 

 

 

“Akh!! Segar sekali” ujar Seunghee ambil merentangkan tangannnya. Angin yang berhembus membuat rambut panjangnya berkibar kibar menampilkan wajah cantiknya.

 

Sebenarnya julukan nerd sama sekali tidak pantas untuk Seunghee wajahnya sangat cantik ditambah rambut hitam panjangnya yang membuat penampilannya semakin mempesona. Namun lagi lagi uang mengalahkan segalanya. Disekolah ini percuma saja jika punya wajah cantik atau tampan, jika mereka miskin mereka tetap akan menjadi nerd disekolah ini.

 

Setelah puas menikmati angin yang berhembus Seunghee mengambil salah satu kursi dari tumpukan kursi-kursi bekas yang memang sengaja ditaruh disini . Perlahan Seunghee memejamkan matanya untuk tidur, sekali-kali dia ingin tenang dan menikmati hidup.

 

Kring!!! Bel pulang sekolah membangunkan Seunghee dari tidurnya. Seunghee meranggangkan otot tubuhnya yang kaku. Setelah memastikan hanya tinggal dirinya yang berada di sekolah ini Seunghee segera turun dan pulang.

 
**************************************************************************

 

 

“ aku pulang” sapa Kyungsoo saat masuk kerumahnya.

 

“Eoh Kyungsoo-ya kau sudah pulang” Nyonya Do menyambut kepulangan anaknya.

 

“Eomma aku lapar”

 

“Tenang saja eomma sudah memasakkan makanan yang lezat untukmu” Kyungsoo segera menuju ke ruang makan. Disana sudah tersedia berbagai macam makanan yang mengugah selera.

 

“Kyungsoo-ya” panggil Nyonya Do.

 

“ Wae eomma ?”

 

“mulai besok kau akan les privat”

 

“Uhuk!! Uhuk!! Mwo ?” Kyungsoo tersedak mendengar punuturan ibunya.

 

“besok guru lesmu akan datang dia juga akan tinggal disini”

 

“Mwo ? shireo aku tidak butuh les privat”

 

“kau sudah kelas 3 Kyungsoo-ya, ini supaya nilaimu bagus”

 

“tapi bukankah nilaiku sudah bagus”

 

“pokoknya keputusan eomma dan appa tidak bisa diganggu gugat”

 

“lalu siapa guruku ?” tanya Kyungsoo dengan nada putus asa.

 

“kau akan mengetahuinya besok”

 

“arraseo”

 

 

 

Jbert!!

 

Kyungsoo menutup pintu kamarnya dengan keras. Dengan langkah gontai Kyungsoo menuju ke tempat tidur dan segera membaringkan tubuhnya.

 

“kenapa aku harus les privat segala itu akan membuang-buang waktuku” Kyungsoo sebenarnya anak yang pandai dia mendapat peringkat kedua disekolah saat kenaikan kelas tahun lalu dan peringkat pertamanya sudah pasti adalah Seunghee. Drrrt! Drrt! Ponsel Kyungsoo berbunyi tertera nama Baekhyun diponselnya.

 

Oi Kyungsoo-ya”

 

Mwo ?”

 

“ayo kita pergi ke klub”

 

“ malam ini ?”

 

“ada sesuatu yang ingin kutunjukan padamu,bagaimana kau bisa tidak ?”

 

“baiklah aku ikut”

 

“call sampai jumpa nanti”

 

Setelah mengakhiri sambungan telfonnya Kyungsoo segera menuju ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap siap.

 

 

***************************************************************************

 

 

Seunghee berjalan melewati toko toko kecil di pinggiran kota Seoul. Langkahnya terhenti didepan toko bunga. Seunghee tersenyum sejenak sebelum memasuki toko itu.

 

“Ajumma”

 

“Oh! Seunghee-ya ada apa ?” tanya Nyonya Lee yang sedang merangkai bunga.

 

“aku ingin membeli dua tangkai mawar putih”

 

“ baiklah tunggu sebentar ya” Ahjumma itu menuju ke bagian dalam toko. Beberapa saat kemudian dia kembali sambil membawa mawar putih yang Seunghee minta.

 

“ini”

 

“ semua jadi berapa ?”

 

“tidak usah bayar itu gratis”

 

“jinjja ?”

 

“iya ibumu kan sahabat baikku jadi kau boleh mengambil bunga apapun di toko ini gratis”

 

“Ne Gamsahamnida” ujar Seunghee sambil tersenyum.

 

“apakah kau akan mengunjungi mereka lagi”

 

“Ne”

 

“Astaga aku sudah terlambat, ajumma aku pergi dulu” Seunghee segera berlari keluar dari toko.

 

“sampaikan salamku pada ibu dan nenekmu ya” teriak nyonya Lee.

 

“ne”

 

“Eoh! Seunghee-ya” seseorang memanggil Seunghee saat dia keluar dari toko

 
“Minhyuk-ah” ternyata yang memanggil Seunghee adalah Minhyuk anak dari Nyonya Lee sekaligus sahabat baiknya.

 

“kau ingin kemana ?” tanya Minhyuk.

 

“aku ingin menemui halmeoni dan eomma”

 

“Oh…bagaimana sekolahmu ?”

 

“Em..Ba..Baik”jawab Seunghee.Minhyuk mendesah pelan dia tahu Seunghee berbohong.

 

“aku tahu kau berbohong pasti kau di bully lagi kan ?” Seunghee diam tak menjawab.

 

“kenapa tidak pindah ke sekolahku saja ?”

 

“tidak, aku tidak apa apa lagi pula aku sudah kelas 3 aku hanya perlu bertahan sedikit lagi”

 

“ sampai kapan kau bertahan Seunghee-ya pindah saja ke sekolahku” tawar Minhyuk.

 

“Mianhe Minhyuk-ah, Omo!! Aku sudah terlambat sampai jumpa lagi” Seunghee berlari meninggalkan Minhyuk.

 

“Aku harap kau baik baik saja” Minhyuk menatap punggung Seunghee yang semakin lama semakin menjauh.

 

“Anyeong Eomma,Halmeoni maaf membuat kalian menunggu” Seunghee menaruh kedua tangkai itu dimakam ibu dan neneknya. Ibu Seunghee meninggal saat Seunghee masih bayi sehingga Seunghee tidak tahu bagaimana rupa ibunya bahkan fotonya pun tidak ada. Dan neneknya baru saja meninggal seminggu yang lalu dan ayahnya…. Seunghee tidak pernah tahu siapa ayahnya neneknya tidak pernah bercerita sama sekali. Dan kini dia hanya tinggal seorang diri.

 

Seunghee menundukan kepalanya berdoa untuk arwah ibu dan neneknya. Setelah selesai berdoa Seunghee mengusap kedua batu nisan itu dan pergi, dia harus bekerja.

 

***************************************************************************

 

Suara dentuman musik menggema di seluruh ruangan. Para wanita berpakaian minim menari bersama pasangan mereka masing masing. Disudut ruangan terdapat 6 pria berwajah tampan sedang bercengkerama. Siapa lagi kalau bukan geng EXO mereka saat ini sedang menikmati suasana di klub milik ayah Baekhyun.

 

“kau bilang ingin menunjukan sesuatu apa itu” tanya Kyungsoo.

 

“tenanglah sebentar lagi dia akan datang”

 

“itu dia” Baekhyun menujuk seorang pelayan yang sedang membersihkan meja. Kyungsoo dan yang lainnya terkejut karena pelayan itu adalah Seunghee.

 

“bukankah dia si nerd itu ?” tanya Suho.

 

“sejak kapan dia bekerja disini ?” Sehun ikut bertanya.

 

“dua hari yang lalu aku juga baru tahu dia bekerja disini saat ayahku memberitahuku tadi” jawab Baekhyun

“pecat dia” ujar Kyungsoo dingin.

 

“Mwo??!!”

 

“aku bilang pecat dia apa kau tuli”

 

“kenapa aku harus memecatnya mungkin memang benar dia nerd disekolah tapi bukankah tidak adil jika aku memecatnya tanpa alasan yang jelas” ujar Baekhyun penuh penekanan.

 

“ Aku bilang pecat dia” nada suara Kyungsoo meninggi.

 

“Kyungsoo-ya”

 

“kalau kau tidak memecatnya aku tidak akan pernah menginjakan kakiku di tempat ini lagi”

 

“Arraseo” Baekhyun tidak bisa mengelak lagi mau tidak mau dia harus memecat Seunghee.

 

 

“Ya! Kau kemarilah” merasa dirinya dipanggil Seunghee menoleh kearah suara tadi. Betapa terkejutnya dia karena yang memanggilnya adalah Baekhyun salah satu anggota geng EXO dan disana juga ada anggota EXO yang lain termasuk Kyungsoo.

 

“kenapa dia memanggilku ?” tanya Seunghee dalam hati. Semoga saja bukan hal yang buruk.

 

“ada apa tuan ?”

 

“kau dipecat”

 

“Mwo ??”

 

“kau tidak dengar apa yang dia katakan kau dipecat” Ujar Kyungsoo sambil menatap tajam Seunghee.

 

“Tapi kenapa ?” Seunghee mulai menangis.

 

“ karena aku membencimu” Deg!! Jawaban Kyungsoo sukses membuat hati Seunghee hancur berkeping-keping.

 

“baiklah aku akan pergi” Seunghee segera pergi sambil menangis.

 

“kau kejam Do Kyungsoo” ujar Chanyeol yang langsung mendapat tatapan mematikan dari Kyungsoo.

 
***************************************************************************

 

Seunghee berjalan dengan gontai menuju rumahnya. Dia masih memikirkan ucapan kyungsoo tadi. ‘aku membencimu’ kenapa Kyungsoo membencinya apakah dia pernah melakukan kesalahan ?.

 

Seunghee berbelok memasuki gang kecil dan akhirnya sampai dirumah. Namun langkah terkejutnya dia karena didepan ajumma sang pemilik rumah sudah menantinya sambil membawa koper.

 

“Ajumma ada apa ?”

 

“kau pergi dari sini !!” wajah ajumma itu terlihat sangat menakutkan.

 

“Waeyo ?”

 

“kau masih bertanya sudah jelas kau menunggak sewa selama 3 bulan”

 

“Jebal ajumma tolong jangan usir aku , beri aku kesempatan sekali lagi aku pasti akan membayarnya” Seunghee berlutut dan memohon.

 

“tidak bisa pergi sekarang” ajumma itu memberikan koper yang berisi pakaian Seunghee lalu masuk kedalam rumahnya yang berada disebelah. Lagi-lagi dia diperlakukan seperti ini. seunghee hanya bisa pasrah dan pergi sambil menarik kopernya.

 

 

Seunghee duduk ddibangku taman. Dia menangis sejadi jadinya. Kejadian hari ini sungguh sangat berat baginya. Dia membutuhkan sang nenek. Dulu neneknya selalu memberinya semangat dan berpesan kepadanya ‘tersenyumlah meskipun itu menyakitkan’

 

“aku ingin tersenyum halmeoni namun ini terlalu menyakitkan aku tidak sanggup” guman Seunghee di sela sela tangisannya.

 

“Seunghee” tiba tiba seseorang memanggil namanya. Saat dia mendongakkan kepalanya dia sangat terkejut.

 

“Nyonya !!”

 

 

TBC

 

Hai hai ketemu lagi sama fanboy gaje ini. akhirnya chapter pertama selesai juga maaf jika ada typo atau kekurangan lainnya. Awalnya aku bingung menentukan siapa main castnya. Dan setelah bersemedi selama satu jam di wc #autornyalagiboker. Castnya adalah Kyungsoo dan Seunghee. Kenapa aku memilih mereka ?. karena mereka adalah member terpendek *alasan macam apa itu. Dan juga aku mau ngasih pengumuman Love Again chapter terakhir aku kirim minggu depan soalnya waktu aku cek lagi ternyata feelnya agak kurang jadi aku putuskan untuk merubahnya sedikit. Dan satu lagi mulai minggu depan aku hanya akan kirim satu ff tiap minggunya supaya lebih fokus. Ok sekian anyeong

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] I`LL SMILE EVEN IF IT HURTS (Chapter 1)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s