[EXOFFI FREELANCE] Seoul Monseta (Chapter 1)

image

Tittle : Seoul Monseta

Author : Evina93

Length : Chapter

Rate : 15

Genre : Fantasy, sad, romance

Cast : Byun Baekhyun (EXO), Jung Hae mi (OC), Park Chanyeol (EXO),  Kim Taeyon (SNSD)

Other cast : EXO member

Author’s note : Ff pertama aku soal fantasy semoga kalian suka . .

 

Chapter 1 : Yang tidak diharapkan

“Bawa mereka ke ruang UGD!” perintah sang dokter. “Baik” para perawat segera membawa pasien masuk kedalam ruangan. Lampu ruangan UGD menyala pertanda oprasi akan segera dimulai.

Seseorang berbaju oprasi masuk kedalam ruangan. Ia membersihkan tangan memakai masker dan atribut lainnya. Pintu ruang oprasi terbuka, ia segera masuk kedalam. “Oprasi dimulai! Pisau!” titahnya.

Setelah 1 jam ruang oprasi tidak terbuka sedikitpun akhirnya terrbuka memperlihatkan seseorang keluar. Sang dokter menghembuskan nafasnya. Masker yang ia gunakan ia lepas memperlihatkan seringainya. Ia segera meninggalkan rumah sakit.

***

Seorang dokter masuk kedalam ruang oprasi  “Mari kita mulai oprasinya!” ujarnya.

“Apa anda bercanda dok? Anda sudah memulai oprasinya sejak satu jam yang lalu bahkan sudah selesai” ujar salah satu perawat.

“Apa yang kau katakan! Aku baru saja datang, satu jam lalu aku baru saja melakukan oprasi di tempat lain!” terang sang dokter.

“Apa! Lalu tadi itu dokter siapa?!” tanya perawat lainnya.

“Jadi ada yang melakukan oprasi tadi? Ck, kau cari info mengenai dokter tadi!” perintah sang dokter pada perawat laki-laki. “Nde” sang perawat segera bergegas keluar.

“Dan kau, laporkan perkembangan pasien!” perintahnya sekali  lagi pada peraawat wanita.

“Nde, Pasien ini mengalami kecelakaan, satu pasien perempuan sebelah sana nyawanya tidak tertolong. Pasien yang berada di hadapan kita ini masih sempat kita tangani namun sebelah matanya mengalami gangguan. Dokter tadi mengambil tindakan cepat dengan mencangkok sebelah mata pasien pria ini dengan mata pasien wanita. Untungnya mata mereka cocok “ jelas sang perawat.

“Apa? Walaupun ia seorang dokter ia tidak bisa mengambil tindakan seperti itu! ia butuh persetujuan terlebih dahulu pada keluarga mereka!” geram sang dokter.

“Soal itu dok, dokter tadi setelah melihat berkas pasien ia segera melakukan tindakannya” jelas sang perawat.

“Apa maksudmu dengan profil pasien?” tanya sang dokter.

“Begini, pasien wanita bernama Kim Taeyon. Tidak ada data jelas mengenai dirinya. Tidak ada kerabat dan lainnya. Ia meninggal setelah mengalami kecelakan bersama pria ini.  Lalu pria ini, namanya Byun baekhyun, 20 tahun. Orang tuanya sudah meninggal. Ia anak tunggal. Kerabat ada namun ketika dihubungi semuanya tidak menjawab” jelas perawat.

“Astaga, baiklah sekarang tolong pindahkan pasien Byun ini ke ruangan. Jika ia sadar tolong kabari saya” titah sang dokter.

“Baik dok” para perawat segera memindahkan Byun Baekhyun pada ruangan lain.

***

Park Chanyeol, pria dengan tubuh tinggi seperti tiang itu berlari dengan tergesa-gesa menuju meja resepsionis. Nafasnya masih memburu. “Ada yang bisa kami bantu?” tanya salah seorang perawat dengan ramah.

“Byun Baekhyun, dimana pasien yang bernama Byun Baekhyun yang mengalami kecelakaan?” tanya Chanyeol dengan tersengal-sengal.

Sang perawat memeriksa data pasien di komputer. “Ruangan no 365” ujar perawat.

“Terima kasih” Chanyeol segera berlari menuju ruangan 365. Yang ada di otaknya saat ini hanyala temannya Byun Baekhyun. Anak bodoh itu tadi sore terlihat sangat bahagia akan berkencan dengan Taeyon nonna tapi apa sekarang!.

Chanyeol berhasil menemukan ruangan 365. Ia segera membuka pintu ruangan, tampak dihadapannya seseorang yang berbaring lemah dengan alat medis di tubuhnya. Perban disalah satu matanya, dan banyak luka goresan di sekujur tubuhnya.

Chanyeol duduk disamping ranjang Baekhyun, “Sebenarnya apa yang terjadi padamu Baek?” gumam Chanyeol.

***

Salah satu mata Baekhyun berkontraksi pada cahaya yang masuk pada jendela ruangan. Perlahan ia membuka salah satu matanya.

“Omo! Baek kau sudah sadar? Tunggu sebentar. Dokter!!” panggil Chanyeol.

.

.

“Dia sudah lebih baik. Nah tuan Byun perban disebelah matamu pun bisa dibuka sekarang. Tunggu sebentar aku akan membukanya.

Chanyeol yang berada di hadapan Baekhyun sedikit terlihat cemas.

Dengan perlahan dan hati-hati sang dokter membuka perban di sebelah mata Baekhyun. Setelah terlepas, Baekhyun mencoba menyesuaikan keadaan matanya. Awalnya terlihat buram. Namun lama-lama terlihat jelas. Tapi ia merasakan ada yang aneh pada tubuhnya.

“Apa anda bisa melihat dengan jelas sekarang?” tanya sang dokter. Baekhyun mengangguk. “Syukurlah, jika terjadi apa-apa segera panggil saya. Saya permisi dulu” pamit sang dokter dan suster.

Chanyeol membungkuk terima kasih.”

“Chanyeol” panggil Baekhyun.

Chanyeol segera menoleh dan mendekati Baekhyun “Nde, kau ingin sesuatu?” tanya Chanyeol.

“Dimana Taeyon nonna?” tanya Baekhyun. “Eum itu . . dia meninggal” ujar Chanyeol. Awalnya Baekhyun terlihat kaget tapi akhirnya ia terlihat lega. Entahlah Chanyeol juga tidak mengerti apa yang ada di pikiran Baekhyun dan apa yang temannya itu rasakan.

“Begitu ya, eum, aku ingin istirahat” Baekhyun membaringkan tubuhnya dan menghadap kearah lain. “Baek, kau baik-baik saja?” Tanya Chanyeol. “Aku baik-baik saja Yeol. Hanya ingin beristirahat” ujar Baekhyun.

“Baiklah, kalo begitu aku pulang dulu” setelah mendengar gumaman Baekhyun dengan sedikit ragu Chanyeol meninggalkan ruangan.

***

Sudah 2 hari Baekhyun tersadar namun ia sama sekali tidak bernafsu untuk makan. Setiap sajian yang ada dihadapnnya ia seperti tidak tertarik sama sekali. Pernah sekali ia memakan satu sendok bubur setelah itu rasa mual menjalar pada perutnya alhasi ia kembali memuntahkannya di kamar mandi.

“Kali ini pun kau tidak terlalu banyak makan ya Baek” ujar Chanyeol.

“Entahlah aku tidak bernafsu”

Chanyeol hanya bisa mengghela nafas. Sejak kejadian kecelakaan itu Baekhyun lebih sering terdiam.

“Besok kau akan keluar dari rumah sakit Baek. Cepatlah pulih dan kita buat onar lagi dikampus. Arra?!” titah Chanyeol.

“Ck, baiklah”

***

Hari ini Baekhyun keluar dari rumah sakit. Chanyeol tidak menjemputnya karena ia ada kelas, alhasil Baekhyun pulang sendiri. Sejak kejadian kecelakaan itu ia merasa ada yang aneh pada tubuhnya. Ia tidak merasa lapar, ketika ia akan makan ia langsung merasa mual. Namun tubuhnya tidak merasa lemas sama sekali. Dan entah kenapa ia merasa dalam tubuhnya terdapat suatu kekuatan yang tersembunyi. Entah itu menakutkan atau tidak.

Baekhyun berhenti di persimpangan jalan untuk menyebrang. Salah satu layar monitor menampikan suatu berita. Ia melihat sekilas berita itu. Tentang penyerangan lagi yang dilakukan oleh suatu monster. Atau mereka bisa menyebutnya Ghoul. Baekhyun tidak peduli itu, ia kembali focus pada lampu penyebrangan jalan.

Brug

Seseorang sedikit menyenggol tubuhnya.

“Ah maaf, ujar sang penabrak. Namun entah kenapa Baekhyun tidak membalasnya melainkan menatapnya dengan penuh keinginan dan minat. Bukan, bukan minat karena suka atau perasaan lainnya melainka ia merasa seseorang yang menabraknya tadi mempunyai darah yang cukup manis dan seolah dlam dirinya ia ingin meminum darah itu dan mencabik-cabik tubuhnya.

Seseorang yang menabraknya tadi terlihat sedikit takut dengan tatapan Baekhyun , ia segera pergi dari Baekhyun.

Baekhyun tersadar kembali, ia bingun dengan apa yang ia rasakan. Jelas-jelas makanan manusia seperti biasanya yang disuguhkan lebih enak dari pada darah dan tubuh manusia. Tapi entah kenpa nafsu makan baekhyun lebih tinggi pada pernyataan terakhir.

“Apa yang terjadi padaku?” gumamnya.

“Ghoul atau lebih disebut monster itu mempunyai cirri-ciri seperti apa tuan?” Tanya sang presenter pada seseorang didalam layar berita itu.

“’Ghoul memiliki Ciri-ciri fisik sama seperti manusia jadi jika dilihat sekilas kita tidak bisa membedakannya. Namun mereka lebih tertarik dengan tubuh dan darah manusia dibanding dengan makannan kita, jiwa liarnya akan bangkit jika bertemu dengan mangsa yang pas. Rasa berburu seketika muncul dalam dirinya. Bahkan sesama monster ada yang saling memakan monster lain atau biasa kita sebut dengan kanibalisme. Untuk saat ini itu yang bisa kami beritahu” ujar seseorang didalam layar sana.

Baekhyun yang mendengarkan penjelasan tadi sedikit tercengan, pasalnya salah satu cirri monster yang disebutkan tadi sedang ia rasakan saat ini. “aku kenapa?” gumamnya. Lalu ia segera berlari tanpa peduli menabrak siapapun.

Ia berlari menuju apartemennya dan segera mengunci pintunya. Tubuhnya seketika lemas. Air mata berlinang di sudut matanya siap menumpahkan cairan kristalnya.

Ia mengabaikan panggilan yang tertera di handphonenya dari Chanyeol. Ia berjalan dengan penuh keraguan menuju lemari es. Mengambil beberapa makanan dan memakannya. Namun yang ia rasakan adalah rasa mual yang teramat sangat. Ia segera berlari menuju kamar mandi dan memuntahkannya kembali namun beberapa waktu kemudian ia kembali memakan makanan dan kembali ke kamar mandi. Kejadian itu terus berulang beberpa kali, sampai akhirnya baekhyun teduduk lemas di dapur dengan berlinangan air mata ‘apa yang terjadi pada dirinya?’ ‘kenapa tubuhnya bisa menjadi seperti ini?” banyak pertanyaan yang muncul di pikirannya. Ia terlihat sangat frustasi.

“AAAARGGGGGHHHHH!!!!” teriak Baekhyun.

 

TBC

Bwo, haha gimana, gimana? Masih mau lanjut? Penasaran? Koment juseo.

Apa? I Live With Satan Soo? Tenang bakal aku lanjut juga kok. ^^b

Don’t be sailent readers chingu. .

11 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Seoul Monseta (Chapter 1)”

  1. Duh sorry baru baca paz liata ada cpt2nya langsung nyari chap 1, dan dari awal gua baca kayanya alurnya pernah tau dan ternya terinspirsi dari yokyo ghoul ya.. ahh si baek jadi si kaneki dan chanyeol jadi hide, jadi peasaran nihh

  2. lanjuttttt….
    seru tuh..trus si dokter itu siapa dong.???kok blm apa2 taeyeon udah mati aja….
    baekhyun diapain sma dokter jadi”an itu???
    coba dilanjut ff ini biar aku gk penasaran..okeee

Tinggalkan Balasan ke billa Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s