[EXOFFI FREELANCE] I Found Love (Chapter 1)

i found love → Poster by IRISH @ Poster Channel ←

                                                       → Poster by IRISH @ Poster Channel

 

Title      : I FOUND LOVE

Author  : Azis Rahmanda

Lenght : chaptered

Genre  : Married-life, romance, comedy ,fantasy, school-life

Rating :PG 15+

Main cats : – Oh Sehun [EXO]

  • Choi Yewon/Arin [OH MY GIRL]

Additional cast : member EXO-K, Bae Yoobin/Binnie[OH MY GIRL] ,  Lee Eunbi [OC], Jung Yerin [Gfriend]

 

Disclaimer : Fanfiction ini murni dari imajinasi saya jika ada kesamaan dengan fanfiction lain itu hanyalah kebetulan semata. (Warning !! banyak typo bertebaran di fanfic ini)

 

I FOUND LOVE

 

CHAPTER 1

 

Cklek! terdengar suara pintu dibuka. Binnie dan Arin masuk ke dalam rumah.

 

“ Selamat Datang di rumahku” Ucap Binnie saat memasuki rumah.

 

“Sudahlah jangan menangis terus” Binnie menghapus air mata Arin.

 

“Ne”

 

“duduklah dulu aku buatkan minum” Arin pun menurut. Dia masih terlihat terpukul dengan keadaannya saat ini.

 

“ Ini minumlah” Binnie meletakkan secangkir teh dihadapan Arin. Arin hanya menatap secangkir teh itu dengan wajah bingung. Baru pertama kali dia melihat minuman seperti itu.

 

“ Gwaenchana rasanya enak kok” dengan ragu Arin mulai meminum sedikit tehnya.

 

“ Wah.. daebak ini enak sekali apa ini ?” tanya Arin polos.

 

“ itu namanya teh”

 

“Apa itu teh ?”

 

“ teh itu adalah minuman herbal yang berasal dari daun teh” jelas Binnie. Arin mengangguk paham.

 

“bagaimana lebih baik kan setelah meminumnya” Arin hanya mengangguk.

 

“sudahlah jangan bersedih lagi oh iya aku belum meperkenalkan namaku. Nama manusiaku adalah Bae Yobin dan nama periku adalah Binnie karena usiaku lebih tua jadi kau harus memanggilku eonni”

 

“ namaku Arin nama manusiaku….” Arin lupa dengan nama manusianya.

 

“Choi Yewon ratu peri sudah memberitahuku” jelas Binnie

 

“ Em… Eonnie apa kau juga bernasib sama sepertiku ?” tanya Arin.

 

“ ya seperti itulah”

 

“ kenapa bisa ada peri yang terlahir tanpa sayap dan kekuatan”

 

“ biasanya ada alasan mengapa peri dilahirkan tanpa sayap dan kekuatan”

 

“ alasan ?”

 

“ setiap peri berbeda beda contohnya seperti aku kau tahu kan kalau peri terlahir dari bunga saat bayi tertawa untuk pertama kalinya”

 

“iya aku tahu”

 

“ ternyata bayi yang membuatku lahir tewas saat dia tertawa untuk pertama kali”

 

 

“Kenapa dia tewas ?” Arin terkejut mendengar cerita Binnie.

 

“ saat itu ada perampok yang menyatroni tempat tinggal bayi itu, ayah dan ibunya sudah terbunuh. Awalnya para perampok itu tidak mengetahui ada Bayi di rumah itu. Namun karena mereka mendengar suara tawanya. Mereka pun menemukannya dan menghabisinya saat itu juga”

 

“tapi kenapa eonni bisa tahu semua itu ? eonni kan masih dalam bentuk bunga”

 

“ setiap peri yang menjadi manusia pasti akan kembali ke tempat dia dilahirkan entah bagaimana caranya. waktu itu aku menjadi pembantu sementara dirumah itu. Saat aku masuk ke kamarnya aku melihat kilas balik kejadian itu” jelas Binnie

 

“Oh..aku mengerti tapi kira kira apa alasan aku dilahirkan tanpa kekuatan dan sayap apakah bayi yang membuatku terlahir dalam keadaan tak sempurna ini masih hidup ?”.

 

“sudahlah tak usah dipikirkan”

 

“tunggu sebentar” Binnie mengarahkan tangan kanannya ke leher Arin dan menyentuhnya sejenak. Saat tangan Binnie menyentuh leher Arin cahaya keluar dari lehernya dan leher Arin. Begitu Binnie menjauhkan tangannya cahaya itu menghilang berganti dengan sebuah tatto berbentuk kupu kupu.

 

“Itu tandamu jaga jangan sampai orang mengetahui bahwa kau dulunya peri. Kau harus menjaga rahasia bahwa kau itu peri selama setahun” jelas binnie.

 

“Kalau ada yang mengetahui bahwa aku seorang peri ?”

 

“kau akan kembali menjadi bunga”

 

“Mwo??!! Jinjja” diubah menjadi manusia sudah sangat buruk baginya apalagi diubah menjadi bunga pasti sangat menyiksa.

 

“sudahlah, cepat tidur  kamarmu di sebelah kanan besok kau kan sudah harus sekolah. tapi kau sudah tahu kan apa itu sekolah ?”

 

“ kalau soal sekolah sih aku tahu kalau begitu selamat malam” Arin segera masuk ke kamar.

 

“Aigoo aku masih ingat saat aku masih sepolos dia?” ujar Binnie sambil tertawa.

 

 

In sehun home..

 

 

“ kemana anak itu sudah jam segini belum pulang” Nyonya Oh mondar mandir di depan pintu.

 

Cklek!  Pintu rumah terbuka. Tampak seorang pria tinggi berwajah tampan memasuki rumah.

 

“ aku pulang” Nyonya Oh langsung menghampiri Sehun dan memukul punggungnya.

 

“Dasar anak ini kenapa kau pulang terlambat hah!!” Nyonya Oh mengomeli anaknya yang baru pulang.

 

“aku tadi main sebentar di taman. sudah ya eomma aku mau tidur”

 

“ Ya! Kau tidak makan malam”

 

“Aku sudah makan Ramyun tadi”

 

“Dasar anak itu”

 

“sudahlah namanya juga anak laki laki” Tuan Oh menenangkan isterinya.

 

 

 

“ Ah sepertinya aku harus mandi” Sehun segera menuju ke kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air hangat.

 

“aku harap tidak memimpikan gadis itu lagi”guman Sehun. Setelah mandi Sehun segera memakai bajunya dan tidur.

 

 

***************************************************************************

 

 

Pukul 7 pagi Arin sudah siap dengan seragam sekolahnya. Ini hari pertamanya bersekolah sekaligus hari pertamanya memulai segala aktifitasnya sebagai seorang manusia.

 

“ Kau sudah siap Arin-ah” tanya Binnie.

 

“tentu saja Eonni” Jawab Arin bersemangat dia sudah tidak merasa sedih lagi karena tadi Binnie sudah menceritakan bagaimana senangnya menjadi seorang manusia. Salah satu yang membuatnya bersemangat adalah jatuh cinta. Binnie menceritakan bagaimana rasanya jatuh cinta dan itu membuat Arin juga nigin merasakannya.

 

“ Baiklah Kajja !!” Hari ini Binnie mengantar Arin karena ini hari pertamanya menjadi seorang manusia. Sepanjang perjalanan menuju ke halte bus Binnie menjelaskan tentang apapun yang mereka temui seperti mobil, sepeda, dan benda lainnya yang sama sekali belum pernah Arin jumpai.

 

“ nah inilah halte busnya” mereka pun duduk menunggu busnya datang.

 

“ini untukmu” Binnie menyerahkan sebuah ponsel pada Arin.

 

“Apa ini ?” Arin menatap ponsel itu dengan bingung.

 

“itu ponsel atau dinamakan juga smartphone benda itu bisa kau gunakan untuk meghubungiku jika ada sesuatu”

 

“bagaimana cara menggunakannya ?” tanya Arin. Binnie pun menunjukkan cara menggunakan smartphone pada Arin. Beberapa menit kemudian bus datang mereka pun masuk kedalam bus. Arin melihat keadaan di dalam bus dengan mulut menganga hingga membuat beberapa penumpang yang melihatnya tertawa.

 

“kau harus ingat jalan untuk pulang ya, jangan sampai tersesat aku sudah menulis alamat rumah di dalam buku catatanmu di ponselmu juga ada GPS jadi kau bisa tahu kemana kau harus berjalan” jelas Binnie.

 

“Gomawo Eonni, Geundae apakah kau akan menemaniku saat sekolah ?”

 

“Ani, aku harus bekerja tidak apa apa kan ?”

 

“tapi bagaimana jika aku terlihat seperti orang bodoh disana ?”

 

“ tenang saja aku sudah memberitahu pada wali kelasmu bahwa kau berasal dari daerah terpencil jadi mereka tidak akan terlalu menganggapmu aneh dan kalau kau masih ingin memakai nama perimu kau bisa menggunakannya sebagai nama panggilan” Binnie bicara dengan  pelan agar tidak ada yang mendengar omongannya.

 

 

“ Oh, sudah sampai” Binnie segera menekan bel.

 

“kalau kau ingin turun tekan saja belnya” jelas Binnie.

 

“Eoh Gomawo Eonni aku sekolah dulu semoga aku juga tidak sabar ingin jatuh cinta” ujar Arin sambil melambaikan tangannya dan keluar dari bus.

 

“Ya! Kau kira jatuh cinta itu mudah” Ujar Binnie sambil tertawa.

 

 

 

 

 

 

 

“Sehun-ah ayo turun kita sarapan” teriak nyonya Oh.

 

“Ne” setelah memasukkan bukunya kedalam tas Sehun segera turun kebawah untuk sarapan.

 

“selamat pagi Sehun-ah”sapa tuan Oh.”

 

“Selamat pagi appa”

“Apakah kau mimpi buruk lagi semalam?” tanya Nyonya Oh sambil menaruh segelas susu dihadapan Sehun.

 

“semalam aku mimpi indah mungkin sudah tidak lagi” jawab Sehun sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya.

 

“mimpi indah maksudmu mimpi basah” goda kakak Sehun

 

“Ya! Nuna kau pikir mimpi indah itu hanya mimpi basah dasar”

 

“Aku kan hanya bertanya kenapa kau marah berarti benar semalam kau mimpi basah” Sunmi kakak perempuannya ini memang sering sekali menggodanya.

 

“sudah sudah ini masih pagi tak usah bertengkar, Sehun-ah Bagaimana hubunganmu dengan Eunbi ?” tanya Tuan Oh.

 

“kami sudah putus” jawab Sehun cuek.

 

“MWO??!!!” teriak ayah dan ibunya serempak.

 

 

“jangan keras keras kupingku sakit”

 

“ kenapa kalian putus bukannya kalian berniat untuk bertunangan ?” tanya Nyonya Oh.

 

BRAKK!!! Sehun menggebrak menggebrak meja membuat Ayah ibu dan kakaknya kaget.

 

“aku berangkat sekarang” Sehun segera mengambil tasnya dan berangkat ke sekolah.

 

 

***************************************************************************

 

 

Arin berjalan memasuki sekolah. Dia melihat sekelilingnya dengan takjub. Bangunan bangunan yang ada di sekolah itu sama sekali belum pernah Arin lihat. Saat sedang melihat lihat tiba tiba ada yang menepuk pundak Arin. Arin menoleh tampak seorang gadis imut tersenyum kearahnya.

 

“Anyeong kau murid baru ya perkenalkan namaku Jung Yerin” Yerin mengulurkan tangannya. Awalnya Arin bingung namun dia ingat penjelasan Binnie tadi. “ saat nanti kau di sekolah pasti ada yang mengajakmu berkenalan saat orang yang berkenalan denganmu mengulurkan tangannya, kau harus menjabat tangannya dan memperkenalkan dirimu”

 

“ oh anyeong haseyo namaku Choi Yewon kau bisa memanggilku Arin” Arin menjabat tangan Yerin dan memperkenalkan dirinya.

 

“senang bertemu denganmu kau kelas apa ?” tanya Yerin.

 

“Aku tidak tahu”

 

“ Jinjja ? kalau begitu aku antar kau ke ruang kepala sekolah pasti dia tahu dimana kelasmu” dengan ramah Yerin mengantar Arin pergi ke ruang kepala sekolah. Selama mereka berdua berjalan semua murid pria yang ada disekolah itu terus menatap Arin. Memang tidak mengherankan wajah Arin sangat cantik dan imut dengan wajahnya itu dia pasti membuat semua pria jatuh hati kepadanya.

 

“Yerin-ah” Seorang pria datang menghampiri mereka.

 

“Suho!!” Yerin terlihat senang sekali melihat kekasihnya itu.

 

“Kenapa kau datang pagi sekali ?” Tanya Yerin sambil mengandeng tangan Suho.

 

“aku hanya ingin melihat wajahmu lebih awal” ujar suho yang membuat pipi Yerin merona.

 

“ siapa gadis ini ?”

 

“Oh perkenalkan dia murid baru namanya Choi Yewon nama panggilannya Arin dan Arin ini kekasihku Kim Jonmyeon kau bisa memanggilnya Suho” Suho memperhatikan Arin sejenak kemudian tersenyum.

 

“Selamat datang di sekolah ini” ujar Suho sambil menjabat tangan Arin.

 

“Kalau begitu aku mau mengantar Arin dulu sampai jumpa dikelas”

 

“Baiklah”

 

“ternyata dia bersekolah disini” guman Suho sambil tersenyum.

 

 

 

***************************************************************************

 

 

Sehun sampai di sekolah berbarengan dengan ke empat temannya Kyungsoo,Baekhyun,Chanyeol,dan Kai. begitu mereka turun dari mobil semua murid wanita mengerubunginya seperti seorang artis. Sehun dan teman temannya merupakan primadona bagi para wanita disekolah ini. selain wajah mereka yang tampan mereka juga punya bakat yang menakjubkan dalam bermusik.

 

“Ya! Ya! Kalian semua minggir kami mau masuk ke kelas” perintah Kai.

 

“Ck sudahlah biarkan mereka puas dulu melihat ketampananku” Ujar Baekhyun penuh percaya diri”

 

“Sudahlah Ayo masuk”ucap sehun dingin. Sehun memang terkenal dengan kepribadiannya yang dingin namun sifatnya itulah yang membuatnya digilai banyak gadis.  mereka pun berjalan menuju kelas. Sesampainya di kelas mereka sudah melihat Suho ada disana. Suho juga merupakan teman Sehun.

 

 

“Suho-ya kenapa kau datang pagi sekali” tanya Chanyeol.

 

“Aku sedang berusaha menjadi murid yang rajin”

 

“apa aku tidak salah dengar bisanya saja kau datang terlambat” Ujar Kyungsoo.

 

“Sudahlah tak usah dibahas. Kai bisa kita bicara sebentar ?”

 

“tentu” Suho dan Kai pun menuju ke pojok kelas dan membicarakan sesuatu yang membuat ke empat teman lainnya sedikit curiga.

 

“ Jadi dia sudah datang ?” tanya kai berbisik

 

“benar jadi mungkin besok kita akan melaksanakannya” jawab Suho

 

“aku tidak menyangka dia bersekolah disini”

 

“Begitulah sebaiknya kita bersiap siap” setelah selesai dengan berbicara mereka pun kembali ketempat duduk dan disambut oleh tatapan penuh kecurigaan dari teman temannya.

 

“Apa yang kalian bicarakan ?” tanya Sehun.

 

“hanya membahas game” jawab Suho. Teman-temannya mengangguk percaya pada kebohongan Suho.

 

“ kalian tahu tidak ? sekarang sekolah kita kedatangan murid baru yang sangat cantik” ujar Suho.

 

“Jinjja??!!” tanya Baekhyun bersemangat.

 

“Dasar kau ini kalau bicara tentang wanita langsung bersemangat sadarlah kau sudah punya pacar” Omel Kyungsoo.

 

“Ya! Kau pikir kalau aku punya pacar aku tidak boleh melihat gadis lain lagipula aku juga tidak akan mengkhianati pacarku”

 

“Oh..layu sayang sekali” ujar Sehun saat melihat tanaman yang ditaruh di jendela.

 

“Mungkin karena tidak disiram” Kyungsoo ikut menimpali.

 

Kringg!!!!  Bel sekolah sudah berbunyi para siswa pun mulai masuk kedalam kelas termasuk Yerin.

 

“Yerin-ah dimana Arin ?” tanya Suho.

 

“Dia masih di ruang kepsek mungkin dia akan sekelas dengan kita”

 

“Oh begitu”

 

Tak lama kemudian wali kelas mereka datang. Namun dia tidak sendiri dibelakangnya ada seorang gadis yang mengikutinya. Begitu masuk semua pria di kelas itu kecuali Sehun menyoraki Arin.

 

“Anak anak kita kedatangan teman baru. Ayo perkenalkan dirimu”

 

“Anyeong Haseyo namaku Choi Yewon kalian bisa memanggilku Arin”

 

“dia ini pindahan dari salah satu daerah terpencil di korea jadi dia kurang begitu mengetahui tentang Seoul dan sekolah ini. jadi Ibu harap kalian bisa membantunya”

 

“ Ne Ssaem” jawab semua murid serempak. Sehun belum mengetahui wajah Arin karena dia terus menunduk memainkan ponselnya.

 

“Arin kau duduk disebelah Sehun” ujar sang guru sambil menunjuk bangku kosong di sebelah Sehun.

 

“Kau!!!” Sehun terkejut melihat Arin disebelahnya.

 

“Kau kenapa Oh Sehun ?” tanya sang guru.

 

“Eoh Animida Seosaengnim” Sehun kembali duduk dan memperhatikan Arin. Dan saat Arin menoleh pandangan mereka bertemu. DEG !!! keduanya merasa jantung mereka berdegup kencang entah kenapa padahal mereka baru bertemu.

 

“Em..namaku Oh Sehun” Sehun memperkenalkan diri dengan gugup.

 

“ namaku Arin” setelah itu mereka segera fokus pada pelajaran yang diterangkan oleh guru. Namun jantung mereka masih berdegup kencang. Para gadis dikelas itu merasa iri pada Arin karena bisa sedekat itu dengan Sehun.

 

“kenapa dia bisa ada disini” guman Sehun dalam hati. Sehun berusaha konsentrasi pada pelajaran namun tidak bisa pertanyaan tentang gadis disebelahnya terus mucul didalam pikirannya hingga waktu istirahat tiba.

 

“Arin-ah ayo kita ke kantin ?” ajak itu Yerin.

 

“Apa itu kantin ?”

 

“Mwo ?? kau tak tahu kantin”

 

“tadi kan Seonsaengnim bilang aku dari daerah terpencil jadi aku sama sekali tidak tahu tentang apa pun yang ada disini. Ini juga pengalaman sekolah pertamaku” jelas Arin.

 

“Oh…kalau begitu ayo kita kekantin sekaligus aku akan tunjukan apa saja yang ada di sekolah ini” Yerin segera mengajak Arin ke kantin. Sehun menatap kepergian Arin dengan sedikit kecewa.

 

“Sehun-ah ayo ke kantin”ajak Kyungsoo

 

“Baiklah”

 

“tunggu sebentar”

 

“Wae ?”

 

“bukankah tadi tanaman ini layu ?”

“mungkin tadi karena kekurangan sinar matahari, ayo cepat nanti kita tidak dapat tempat duduk”

***************************************************************************

 

 

Suasana di kantin sangat ramai semua siswa dan siswi sedang bercengkrama sambil menyantap makan siang mereka. Sehun sedari tadi terus menatap Arin yang sedang makan. Cara makan Arin yang cenderung berantakan membuat hati Sehun begitu damai. Teman temannya melihat tingkah aneh Sehun ini.

 

“Ya! Kau ini kenapa ?” tanya Chanyeol

 

“Oh Wae ?”

 

“sepertinya kau menyukai murid baru itu ya ?”

 

“Em…entahlah” jawab Sehun. Eunbi mantan pacar Sehun yang mendengar itu langsung naik darah dan mendatangi Sehun.

 

“Jadi kau memutuskanku karena anak baru yang kampungan itu” ujar Eunbi emosi.

 

“sudah berapa kali aku mengatakannya kepadamu. Aku memutuskanmu karena sikapmu yang kekanak-kanakan itu dan aku juga baru bertemu dengannya hari ini” Sehun kesal dengan sikap Eunbi yang tak pernah berubah.

 

“Oh jadi begitu ” kata Eunbi lalu menghampiri Arin.

 

“ Jadi kau anak baru itu” Tanya Eunbi dengan gaya sombongnya.

 

“Ne”

 

“kau murid baru tapi sudah berani tebar pesona dasar tidak tahu diri”

 

“ Lee Eunbi !!!” Sehun emosi melihat kelakuan Eunbi yang kekanak-kanakan.

 

“Sepertinya aku harus menyegarkan pikiranmu supaya kau sadar” Eunbi mengambil minuman Arin dan menumpahkan isinya di kepala Arin.

 

“Ya! Apa yang kau lakukan” Sehun terkejut melihat apa yang dilakukan Eunbi.

 

“Ya! Lee Eunbi” Yerin juga ikut emosi.

 

“ Ikutlah denganku” Sehun menggandeng tangan Arin dan mengajaknya pergi. Semua gadis di kantin menatapnya iri. Eunbi yang melihat itu semakin emosi dan membanting gelas yang ada ditanganya hingga pecah.

 

 

 

Sehun membawa Arin ke atap sekolah. Arin yang bingung hanya menurut saja. Setelah sampai Sehun melepaskan genggaman tangannya. Sehun merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah sapu tangan. Dengan perlahan Sehun membersihkan wajah Arin yang basah.

 

“Oh biar aku sendiri saja” Arin berusaha mengambil sapu tangan dari tangan Sehun namun Sehun mencegahnya.

 

“Diamlah” Arin menuruti perkataan Sehun. Arin menatap wajah pria yang kini ada didepannya. Dia tampan dan setiap melihat wajahnya membuat jantung Arin berdegup kencang “apakah ini yang namannya jatuh cinta ?” tanya Arin dalam hati.

 

“nah sudah selesai” Arin masih menatap Sehun.

 

“Wae ?” tanya Sehun. Tiba tiba kedua tangannya menyentuh pipi Sehun.

 

“kenapa wajahmu bisa setampan  ini” Arin memperhatikan wajah Sehun dengan teliti. Kemudian mencubit pipinya dengan gemas.

 

“Ya!” teriak Sehun kesal.

 

“eoh mianhe aku hanya ingin menyentuh wajahmu” Arin hampir menagis karena dibentak oleh Sehun. Melihat Arin yang hampir menangis karena dibentak olehnya membuat Sehun merasa bersalah.

 

“Huh..baiklah kau boleh menyentuh wajahku tapi jangan mencubitku” Arin tersenyum mendengarnya dan dia segera menempelkan tangannya dimuka Sehun.

 

Awalnya Arin mengelus pipi Sehun kemudian matanya, hidungnya dan bibirnya. Perlakuan Arin itu membuat perasaan Sehun semakin tak karuan.

 

“bibirmu tipis sekali” ujar Arin saat menyentuh bibir Sehun.

 

“kau ingin merasakannya ?”

 

“Eoh ?” Sehun tiba tiba mendekatkan wjahanya dan perlahan menempelkan bibir tipisnya itu di bibir Arin. Entah apa yang terjadi pada Sehun saat ini dia baru mengenal Arin tadi pagi. Namun perasaannya pada Arin Sudah menggebu gebu

 

Arin membelalakan matanya karena kaget dia tidak menyangka Sehun akan menciumnnya. Awalnya Arin hanya diam namun lama kelamaan dia membalasnya dan melingkarkan tangannya di leher Sehun. Sehun meraih pinggang Arin membuat jarak diantara mereka semakin terhapus. Tatto di leher Arin bercahaya dan tanpa mereka sadari perlahan disekitar mereka mulai ditumbuhi bunga. Dan yang lebih mengejutkan tiba tiba sayap keluar dari tubuh Arin namun hanya sekejap lalu menghilang sehingga mereka tidak menyadarinya. Apa yang sedang terjadi ???

 

 

 

TBC

 

Hai akhirnya chapter 1 jadi juga. Terima kasih sudah membaca ff buatan fanboy gaje ini. dan seperti yang aku bilang kemarin aku aku sudah menyiapakan ff pengganti love again. Judulnya masih rahasia tapi aku sudah memberi cluenya dibawah ini.

 

 

ajikdo nan mideul su eomneunde
neol bol su isseul geotman gateunde
geojitmal ilgeorado
niga nae gyeoteul tteonatdaneun ge
sajin soge utgo ineun eolgul
yeongwonhal geot gatdeon jinan naldeul
eoneu nal gabjagido neoneun
nae gyeoteul tteonatjiman

ulji anheullae mianhaji anhge
ijen neo eomneun harul sarabolge
amuri apado jakkuman nunmuri nado
useullae neoreul tteoollimyeo useullae

ijeotdago ijen gwaenchandago
amureohji anheun cheok haebwado
jakku ni moseubi tteoolla
nunmuri heureujiman

ulji anheullae mianhaji anhge
ijen neo eomneun harul sarabolge
amuri apado jakkuman nunmuri nado
useullae neoreul tteoollimyeo useullae

nae mami apa himdeul ttaemyeon marya
joheun saramdeul nal dallaemyeo manhi wirohaejwo
neo itneun gotdo geureogil
narago baralge hangbokhaejwo

ulji anheullae mianhaji anhge
ijen neo eomneun harul sarabolge
amuri apado jakkuman nunmuri nado
useullae neoreul tteoollimyeo useullae
apado useullae

Terjemahan dalam arti lirik bahasa Indonesia:

Aku masih tidak bisa percaya
Rasanya seperti aku masih bisa melihatmu
Bahwa aku berkata pada diriku sendiri itu bohong
Kenyataan bahwa kau meninggalkanku
Wajah yang tersenyum di fotomu
Hari-hari terakhir itu Tampak akan bertahan selamanya
Tapi satu hari, Tiba-tiba
kau meninggalkanku

Tapi aku tidak akan menangis, kau tidak akan merasa begitu buruk
aku akan mencoba hidup tanpamu sekarang
Tidak peduli berapa banyak sakit, bahkan jika air mata terus datang
Senyum kuinginkan, Aku mau memikirkanmu dan tersenyum

Aku berkata pada diriku sendiri Bahwa aku melupakanmu, Bahwa aku baik-baik saja sekarang
Tapi tak peduli betapa aku berpura-pura
Aku terus memikirkanmu
Dan air mata terus mengalir

Tapi aku tidak akan menangis, kau tidak akan merasa begitu buruk
Aku akan mencoba hidup tanpamu sekarang
Tidak peduli berapa banyak sakit, bahkan jika air mata terus datang
Senyum yang ku inginkan, Aku mau memikirkanmu dan tersenyum

Ketika hati saya sakit dan menyakiti
Banyak orang baik menghibur saya
Aku harap kau juga Apakah Itu dimanapun kau berada
aku berdoa agar kau senang

Tapi aku tidak akan menangis, Anda tidak akan merasa begitu buruk
aku akan mencoba hidup tanpamu sekarang
Tidak peduli berapa banyak sakitnya, bahkan jika air mata terus datang
Senyum kuinginkan, Aku mau memikirkanmu dan tersenyum
Aku akan tersenyum bahkan jika itu menyakitkan.

 

 

Diatas adalah lirik dari lagu favoritku. jika kalian tahu apa judul lagu diatas maka berarti kalian sudah tahu apa judul fanfiction terbaruku. Dan yang terpenting jangan lupa berkomentar dan jangan menjadi silent riders. Komentar kalian akan membuat Author semakin bersemangat membuat fanfic. Ok cukup sekian Anyeong

15 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] I Found Love (Chapter 1)”

  1. Suho sama kai siapa?kok bisa tau arin. Arin itu yg ada di mimpinya sehun??uhh mereka so sweet sekali,ahhhh. Fantasi romance nya keren. Ditunggu kelanjutannya,keep writing and fighting!!

  2. wah ini ceritanya fantasy-romance ya? suka deh. tulisannya juga bagus! ditunggu nextnya ya authornim . ^^
    oihyaa,aku pembaca baru di ff.nya author. salamkenal ya.^^

  3. Sbenernya suho and kai disini siapa?
    Kok bisa tau gtu tentang arin?
    Eii eii eiii Sehun oppa mah gituu..wkwkwk

    Next kak dtunggu klanjutanya^^

  4. Jd Arin adlh seorang Peri,,,, sprtinya Suho dan Kai udh tau siapa Arin sbnrnya??? Apkh mrka jg adlh Peri?? Yg ada d mmpiny Sehun itu,,,Arin kah???

  5. “bibirmu tipis sekali”…. “Kau ingin merasakannya?”
    oh my god…kata-kata ini entah knp bikin aku salting sndiri,hehehe… 🙂
    sehun sweet bgt, itu wktu mereka ciuman knp bisa mncul sayap ditubuh arin?
    apa mungkin sehun adlah cinta sejati arin?
    dan knpa sehun bergumam “kenapa dia bisa ada dsini” waktu kenalan sama arin?…. apa mungkin sehun sadar bhwa arin adlh gadis yg ada dlm mimpinya, sekaligus peri yg dia temui semalam????
    bnyak pertanyaan dlm otakku kak,hehe…
    oh iya itu si kai dan suho sbenernya siapa sih? peri juga kah…..atau jangan” mereka punya niat jahat sama arin….
    moga hubungan sehun dan arin makin sweet lg ya, jantung mereka brdua aja udh brdegup kncang kan saat prtama brtemu?
    moga emang bener sehun cnta sejatinya arin 🙂

  6. suho sama kai jg peri kah??? kok mreka ngomong gitu..
    ihh ya ampun sweet banget loh sehun, main nyosor aja padahal baru kenal jg..hahahaha

    lanjut yaa..

  7. Rada gimana gitu yah soalnya baru mulai aja udah cipokan(?) :v but so far keren kok konsep ceritanya(y) di tunggu chapter 2nya.
    Eh ini authornya cowo yah ternyata?:-D

  8. Yaa ampun keren bgt ceritanya… 🙂
    Gk sabar pengen cepet baca kelanjutannya…

    Heemm kok suho sama kai kayak kenal arin gitu yaa…???
    Apa mereka peri jugaaa…???

    Penasaran niihh…
    Ditunggu kelanjutannya ya thor… 😦

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s