[EXOFFI FREELANCE] Regret (Chapter 4)

byunpelvis

Regret (Chapter 4 )

Poster by : https://dirtykindi.wordpress.com

Author : ByunPelvis

*

Cast : Byun Baekhyun, Lee Kyungra (OC/You), Kim Jong In.

Other cast : member EXO lainnya.

Genre : Hurt ,  Romance.

Rating : General.

Leght : Chapter

Disclaimer  : cerita murni dari pemikiran saya. Maaf untuk typo ☺.

Dont’t be silent readers. ☺

Biarkan aku disisihmu sampai bisa melepaskanmu. Walau rasanya sangat sakit tapi aku akan menahanya. Ijinkan aku untuk mengatakan ‘aku mencintaimu’

Dan juga

‘aku membencimu’

*

https://exofanfictionindonesia.wordpress.com/2016/06/21/exoffi-freelance-baekhyun-regret-chapter-1/

https://exofanfictionindonesia.wordpress.com/2016/06/28/exoffi-freelance-baekhyun-regret-chapter-2/comment-page-1/

https://exofanfictionindonesia.wordpress.com/2016/07/20/exoffi-freelance-byun-baekhyun-kim-jongin-regret-chapter-3/

*

Kyungraa POV.

 

Ini sudah 2 bulan aku resmi menjadi yeojachingu seorang Byun Baekhyun. Awalnya memanglah sangat manis dan perhatian.  Setiap harinya ia selalu menjemputku berangkat bersama kesekolah. Ia selalu menggenggam tanganku disepanjang koridor, selalu mengantarku pulang setelah aku selesai bekerja.

Eoh dikampus bahkan dia mengancam pada semua orang terutama fansnya untuk tidak berkata kasar dan  menyakitiku. Aku tau jika tak seperti itu maka aku akan habis dihajar para penggemar Baekhyun .

Aku sungguh menyayangi, ah tidak-  lebih tepatnya sangat mencintai Baekhyun. Ia mewarnai hariku yang kusam dan hampa setelah kedua orang tuaku meninggal.

Ia sering datang ke apartement dengan membawa makanan untuk kami makan bersama, bercerita dan bercanda.

Baekhyun adalah namjachingu yang sempurna. Aku tentu wanita beruntung menjadi kekasihnya.

Tapi sayangnya selama 2 bulan menjalin hubungan kami belum pernah merasakan bagaimana aktivitas sepasang kekasih yang umum. Seperti kencan berdua, kami lebih sering jalan jalan tapi selalu dengan  teman temannya. Chanyeol,Kai, Sehun, JongDae.. dan lainya.

Baekhyun selalu membuat alasan jika aku mengajaknya kencan hanya berdua ,aku tak tau mengapa ia begitu. Kurasa ia berubah dratis saat bersamaku, aku takut mungkin saja diriku melakukan kesalahan.

Yang aku tau namja sepertinya sibuk bersosialisasi kampus. Ia adalah namja berprestasi yang mementingkan pendidikan. Ya , aku memakluminya.

Satu lagi,  yang belum pernah dan sangat ingin aku dengar adalah, kata CINTA darinya.

Ia memang  sangat perhatian dan sering mengatakan jika dia menyayangiku. Tapi rasanya belum lengkap jika dia belum mengatakan lima kata bermakna itu. .

Selalu hanya aku, yang mengucapkannya terlebih dahulu.

‘baekhyun-ah aku mencintaimu’

‘ya aku tau’

Selalu kata itu, aku kadang ragu jika dia akan bertahan lama denganku, bagaimanapun juga aku tidak satu level dan secantik dengan para  mantan yeojachingunya atau penggemarnya, aku juga tak begitu pandai bergaul. Aku masih bingung apa yang membuat Baekhyun menjadikanku kekasihnya. Mungkinkah karena hati?

‘Apa aku siap jika berpisah dengannya suatu saat nanti?’

Tidak.

Baekhyun hidupku saat ini.  Aku benar benar takut memikirkan hal menyakitkan itu.

Tapi jujur saja jika akhir akhir ini aku mulai merasakan perbedaan sikap Baekhyun padaku. Seperti sering tidak menghiraukanku saat bicara, bahkan seminggu yang lalu ia meninggalkanku disaat sudah berjanji akan pulang bersama. Aku ingim sekali bertanya ada apa sebenarnya.

Tapi lebih baik aku berfikir positif  saja. Mungkin  Baekhyun benar benar lupa atau tugasnya yang menumpuk itu membuatnya sibuk , karena kita sudah mulai mempersiapkan skripsi.

“Kyungra-ya ada telfon . Tunggu disini sebentar ya!”

“eohh…”

Aku melihat Baekhyun yang berjalan menjauh.

Saat ini kami sedang berpesta merayakan ulang tahun salah satu teman wanita Baekhyun di sebuah kafe. Ada banyak teman disini, terutama sahabat sahabat Baekhyun.

Mereka mengobrol senang tapi tidak denganku,

Aku merasa sangat sulit bersosialisasi dengan mereka, bagaimanapun status sosialku dengan orang orang disini sangat berbeda. Bahkan tak ada yang mau menyapaku sama sekali .

“Kyungra-ya cobalah ini”

Aku menoleh kearah samping , tepat kearah namja berkulit tan yang duduk disebelahku. Namja itu menyodorkan satu sendok makanan padaku.

“emm ne Kai-ya” aku menerima makanan itu dan mengunyahnya perlahan, aku merasakan bagaimana lezatnya makanan ini.

Untung saja Kai ikut dan setidaknya membuatku tak begitu merasa sendiri disini.

“bagaimana rasanya”

“emm ini sangat enak”

“ya, ini makanan kesukaan Baekhyun Hyung. Dia sangat menyukai makanan super mahal”

Aku berhenti mengunyah makanan ini, dengan pelan aku mendorong masuk kedalam kerongkonganku.

Benar kalau makanan entah apa namanya  ini sangat lezat. Rasa makanan ini sangat berkelas. Mungkin Baekhyun tak begitu suka dengan makanan yang selalu kubuatkan .

Kurasa makananku tak ada apa apanya dengan ini. aku menjadi tak berselera untuk menikmati rasanya.

“Kai boleh aku bertanya?”

Aku berbicara sangat lirih pada Kai. Teman teman yang lain sedang sibuk mengobrol dan tertawa.

“emmm bertanya saja”

“apa Baekhyun akhir akhir ini memang sangat sibuk?”

Kulihat Kai menghenhentikan kegiatannya yang sedang menyisihkan sayuran dipiringngya.

Kai menjadi terdiam dan manatapku entah apa artinya.

“Baekhyun Hyung? e… y-ya akhir akhir ini dia sibuk membuat lagu bersama Chanyeol Hyung. Dan saat seperti itu ia tak mau diganggu”

Aku mengangguk mengerti, eoh jadi memang benar Baekhyun sibuk pada kegiatannya.

Aku salah sudah berfikiran buruk tentang Baekhyun. Kufikir Baekhyun sengaja mengacuhkanku.

“Apa Baekhyun Hyung jarang menghubungimu?”

Aku terkesima dengan pertanyaan Kai. Bagaimana namja ini bisa tau hal itu? Kai memang sangat spesial.

“ya, Baekhyun sangat jarang menghubungiku.  Kadang aku dulu yangmengirimnya pesan. Itupun jarang dibalas olehnya . Hah sepertinya aku sudah mengganggu waktunya” ucapku dengan nada bersalah. Aku menunduk , memandang sepatu lusuhku.

“tidak, kau tak pernah mengganggunya.”

Aku mendongak menatap Kai dan tersenyum padanya. Namja ini selalu membuat hatiku lega disaat apapun.

Kai mengajakku mengobrol banyak hal. Membuatku lupa dengan suasana asing ditempat ini.

Bahkan aku tak sadar dengan Baekhyun yang sudah duduk disampingku.

“sudah selesai?”

“ya”

“telephon dari siapa?”

Baekhun menatapku dan terdiam sejenak. Apa aku lancang menanyakan itu? tapi aku yeojachingunya. Dan aku hanya ingin tau saja.

“dari teman lama”

“eoh”

Aku mengangguk mengerti , Baekhyun kembali mengobrol bersama teman temannya.

Kesempatanku untuk bicara dengan kekasihku sendiri hanya kecil,

Aku tak mengerti tentang apa yang mereka bicarakan. Aku merasa sangat kesepian padahal aku bersama Baekhyun.

Baekhyun tak menganggapku ada disini, ia terus menghiraukan pertanyaanku dan justru menimpali pertanyaan temannya. Baiklah mungkin aku harus diam saja.

Kutolehkan pandanganku kesamping, tapi tempat duduk yang tadi ditampati Kai kosong.

Aku melihat kesekeliling dan mendapatinya sedang berjalan menuju balkon kafe yang berada dilantai 3 ini.

Kutatap lagi Baekhyun yang sedang sibuk mengobrol dengan Kim Minji. Gadis cantik itu barusaja datang.

Mengapa hatiku sakit? Seharusnya aku biasa saja karena mereka hanya teman. Tapi jika melihat tingkah Minji pada kekasihku itu seperti tak wajar. Apalagi mengingat kejadian saat diperpustakaan saat yang lalu.

Sudahlah aku tak ingin tau apa itu namanya.

Tanpa kusadari aku berdiri dan melangkahkan kakiku menuju tempat Kai. Biarlah, kurasa Baekhyun masih asik sendiri disana.

Aku semakin mendekat pada Kai, ikut berdiri memandang kota Seoul yang tersaji didepan sana.

“pemandangannya indah”

“ehh kau?”

Aku tersenyum pada Kai yang terlihat terkejut karena aku sudah berdiri disampingnya.

“ne. aku bosan disana. Sangat tidak nyaman” ucapku jujur. Kulihat Kai juga tersenyum sangat manis.

“nado. aku juga bosan”

Aku mengalihkan pandanganku pada pemandangan kota Seoul yang sangat indah dibawah sana. Berbagai lampu warna kelap kelip semakin menambah cantiknya kota ini.

“Kau libur kerja?”

“ya, hari ini kafe tempatku bekerja sedang libur.”

“ahh begitu.”

Kami terdiam lagi, sebenarnya ada banyak hal yang ingin aku tanyakan pada Kai .

”Kai , sebenarnya Kim Minji itu siapa?” ucapku pada akhirnya.

Aku tak tau kenapa Kai tak langsung menjawab. Namja itu malah memandang lurus kearah depan.

Tak apa , mungkin Kai juga tak tau.

“Kim Minji adalah mantan kekasih Baekhyun Hyung”

Ucapan Kai membuatku cukup terkejut, jadi Minji itu…

“M-mwo?”

Ya Tuhan , kenapa tiba tiba rasa takut muncul dalam hatiku? Aku sangat takut firasatku benar.

“Kyungra kau baik baik saja? eohh maaf jika aku-“

“gwemchana. Terimakasih sudah memberi tau”

Aku kembali memandang depan, entah kenapa banyak bisikan bisikan menakutkan. Hatiku rasanya sangat sesak untuk bernafas.

“Kyungra-ya . Aku ingin kau tau jika sebenarnya-“

“ah kau disini? Ya aku mencarimu!”

Aku tak dapat mendengar apa yang mau Kai bicarakan karena tiba tiba Baekhyun datang menghampiriku. Namjachinguku ini berdiri tepat diantara aku dan Kai.

“mianhae Baekhyun-ah. Aku mencari udara segar”

Aku dapat melihat Baekhyun menghela nafasnya. Kemudian namja itu meraih tanganku.

“Sudahlah. Lebih baik kau kuantar pulang dulu. Aku masih akan berada disini sangat lama”

“tapi-“

“ayo, sepertinya kau bosan disini”

Aku belum selesai bicara tapi Baekhyun menariku. Aku memandang Kai yang melihat kepergianku.

.

.

“setidaknya bilang saja jika kau tak nyaman disana” ucap Baekhyun membuka pembicaraan setelah lama diam didalam mobil yang sedang melaju ini.

“Mian Baekhyun-ah”

“kau tau ? teman temanku mengira aku mengacuhkanmu. Seharusnya kau berada disampingku terus”

“hemmm maaf”

Kami terdiam kembali, aku mengalihkan pandanganku kesamping, menatap jalan.

Kurasa Baekhyun kesal denganku. Aduh kau ini memang sangat bodoh Lee Kyungra, kenapa kau tak disamping Baekhyun saja tadi? . Sekarang bagaimana caranya aku membuat Baekhyun tak kesal?

Tuhan bantu aku , jebalyeo. Aku tak ingin namjaku mengacuhkanku karena aku mengabaikan perintahnya tadi.

“Baekhyun-ah kau mau memaafkanku kan?”

Lihat kan ! Baekhyun hanya terdiam menatap lurus pada jalan. Aku marasa hubunganku dengan Baekhyun semakin renggang. Mungkin hanya aku saja yang merasakannya.

Memang benar kan jika Baekhyun mengacuhkanku sejak tadi? ia hanya sibuk dengan teman temannya dari pada menimpali ucapanku.

“jika kau tak pandai bersosialisasi dengan mereka maka kau akan merasa terasingkan. Bukankah begitu?”

“ya,  kau benar. Lain kali aku akan lebih akrab dengan teman temanmu”

“baguslah.”

Baekhyun tersenyum dan mengacak pelan rambutku, aku juga tersenyum. Setidaknya aku melihat senyum hangatnya, itu sudah cukup mengobati rasa takut dalam hatiku.

“Baekhyun-ah apa besok kau tak ada kegiatan?”

“emmm kurasa tidak. Wae?”

“jeongmal. maukah kau menemaniku ke makam orang tuaku?”aku bertanya dengan semangat yang menggebu dihatiku. Esok adalah peringatan 4 tahun meninggalnya kedua orangtuaku. Sudah lama aku ingin berkunjung dan memanjat doa.

Baekhyun tak langsung menjawab, ia terdiam sejenak seperti sedang berfikir. Ayolah Baekhyun-ah, setidaknya kau mau menemaniku kemakam orang tuaku.

“baiklah. akan kuusahakan bisa”

Itu yang kudengar pada akhirnya dari bibirnya. Aku senang, ya tentu saja. aku sangat ingin eomma dan appa tau bagaimana seorang Byun Baekhyun itu. Adalah namja yang membuat hariku semakin cerah dan berwarna.

“gomawo Baekhyun-ah”

“hemm”

.

.

**

Author Pov

Baekhyun baru saja mengantar Kyungra. Namja itu memilih kembali ke tempat tadi yang masih ramai.

Obrolannya dengan Kim Minji belum cukup puas.

Barulah tengah malam mereka pulang, Baekhyun juga mengantarkan Minji setelah berdebat dengan Sehun.

“Oppa, kenapa kau peduli pada si Kyungra itu?” ucap gadis berpenampilan mencolok itu dengan nada dibuat manja. Juga mensenderkan kepalanya dibahu Baekhyun.

“dia masih berstatus yeojachinguku”

“apa kau  menyukainya? Huh menyebalkan!” kini Minji beralih memukul lengan Baekhyun , membuat namja itu mengaduh.

Baekhyun terkekeh dan mencubuit pipi Minji membuat gadis itu protes.

“aigoo kau imut saat sedang cemburu” ucap Baekhyun dengan gemasnya.

“Oppa cepat putuskan dia dan kembali padaku. Ya aku tak mau dengan Sehun. Dia terus mendekatiku!” . ucap gadis itu dengan kesalnya mengingat namja bernama Oh Sehun yang sudah seperti penguntit untuknya. Baekhyun beralih  menggenggam tangan Minji .

“bersabarlah. Jika sudah waktunya aku akan kembali padamu”

“jinjja?”

Minji berteriak senang dan memeluk lengan Baekhyun, sedangkan namja itu hanya terkekeh sembari mengangguk singkat.

Tapi entah kenapa hatinya tak begitu yakin.

Tujuan utamanya memang untuk kembali dengan Minji tapi tak tau mengapa sekarang menjadi tak begitu semangat seperti sebelumnya. Ada sesuatu yang menutupi hatinya..

Jujur saja Minji itu berbeda jauh dengan Kyungra.

Sikap, kemandirian, dan juga kesabaran Kyungra jauh berbeda dengan Minji yang selalu tak mau susah.

Entahlah Baekhyun tak tau kenapa sekarang sudah mulai membandingkan Kyungra dengan Minji.

,mungkin karena selama 2 bulan ini Baekhyun selalu berada disamping Kyungra, selalu tertawa bersama gadis itu, dan selalu bertukar cerita . Tentu ada sebercak rasa kehangatan dilubuknya yang terdalam, tapi jika mengingat tujuan utamanya ia lebih memilih melupakan perasaan anehnya.

Baekhyun menggelengkan kepalanya tak mau ambil pusing.

‘aku bisa gila’

tbc

.

Chapter 4 B

.

**

KYUNGRA POV

Hari cepat sekali berganti,

Setelah kemarin malam aku bersama Baekhyun , sekarang aku sudah berada disampingnya lagi.

Aku sedang berada di studio yang menjadi markas Baekhyun dan teman temannya. Disini hanya ada kami berdua, teman teman Baekhyun sedang keluar entah kemana. Aku juga barusaja selesai membersihkan tempat ini yang cukup berantakan. Sudah biasa aku membantu para namja itu. Mulai dari menyapu, membelikan minuman, bahkan sampai mengetikan lirik lagu. Aku suka, aku suka membantu mereka, aku hanya ingin lebih dekat lagi.

“Baekhyun-ah. Apa hari ini jadi?” tanyaku pada Baekhyun yang masih sibuk dengan ponselnya.

“mwoga?”

“kemakam eomma dan appa-ku.”

“ne? oh  .. ah eothokae? mian aku baru ingat jika aku harus menemani halmoni cek up ke dokter?  Jeongmal mianhae. Aku janji lain kali tak akan batal”

“ah begitu? Hmmm kalau begitu aku bisa pergi sendiri saja.”

“jeongmal? gwemchana?”

Aku mengangguk untuk menjawab pertanyaannya.  Aku bersiap siap untuk pulang dan menunggunya selesai. Ia hanya fokus dengan ponselnya itu sejak tadi, entah apa itu tapi sepertinya sedang bertukar pesan dengan seseorang.

“Berapa lama lagi baekhyun-ah?”

“hemm?”

“ee kapan kita pulang?”

“ne?  Aku ada latihan dance dulu setelah ini. jika kau mau tunggulah sampai aku slesai”

Aku ber ‘oh’ ria. Hemm sepertinya aku akan pulang sendri lagi. Sudah sejak beberapa hari ini Baekhyun selalu beralasan jika kuajak pulang bersama . Apa itu hanya pemikiranku saja ya?

Tapi Baekhyun memang berubah. Dia sering sibuk sendiri dan mengabaikanku , aku tidak tau dia sengaja atau memang sedang sibuk dengan tugasnya.

“eohh arraseo. Kalau begitu aku pulang sendiri saja ne!”

“hemm Chalgayo. Eoh aku akan menelfonmu nanti” ucap Baekhyun tanpa memandangku.

Hah, seperti ini lagi. Baiklah mungkin baekhyun memang sedang sibuk.

“khaseyo”

Aku melangkahkan kakiku keluar dari ruang musik ini, tempat berkumpulnya baekhyun dan teman tamannya  yang bis disebut markas.

Aku masih berjalan , tapi saat jarakku sudah lumayan jauh dari studio musik aku mengingat sesuatu.

“aigo naskahku kenapa bisa tertinggal. Tskkk Kyungra neo jengmal pabboya”

Author POV

Kyungra berbalik menuju studio musik , ia hendak mengambil naskahnya yang terletak di sofa dekat Baekhyun duduk.

Ia mengernyit saat melihat pintu terbuka , ia hendak menyapa karena melihat sepatu teman teman baekhyun berada disitu.

Tapi tiba tiba suaranya tertahan ditenggorokan saat  mendengar apa yang sendang Baekhyun dan temannya bicarakan.

“ya tentu saja Chanyeol-ah”

“huh aku tidak menyangka kau mampu bertahan dengan yeoja itu hampir selama 3 bulan” ucap Chanyeol .

Baekhyun tertawa dan merubah posisinya yang tadi tiduran menjadi duduk.

“hemm. Aku hebat bukan. Aku yakin kalian akan kalah!” ucap Baekhyun. Kyungra mengernyit karena tak tau maksud Baekhyun, yeoja itu masih memilih terdiam .

“mwo? Yakk kau ingat? Masih ada 1 bulan lagi. Bisa saja kau gagal.” Ucap Sehun mengingatkan Baekhyun  . Dibalik tembok pembatas Kyungra masih berdiri tegap untuk mengetahui lebih lanjut apa sebenarnya yang sedang mereka bicarakan.

“aku yakin akan memenangkan taruhan ini. Kyungra akan aku putuskan tepat 3 bulan. Dan  aku akan mendapat Audi silvermu itu Sehun-ah” ucap Baekhyun cukup keras.

Degg..

Di tempat itu Kyungra membulatkan kedua matanya. Badannya lemas seketika, ia harap ini hanya salah dengar .

“yakk Hyung. Jika kau gagal Minji akan menjadi miliku ”

“ya, aku akan mempertahankan Minji. Dia masih miliku Oh Sehun”  tutur Baekhyun membuat Sehun memutar kedua bola matanya.

Lagi lagi ucapan Baekhyun membuat Kyungra bagai terhunus pedang tajam tepat dijantungnya. Sangat menyakitkan. Gadis itu menutup mulutnya agar isakannya tidak terdengar.

Ia sangat merasa hidupnya dipermainkan, hidupnya dipermainkan oleh Baekhyun. Orang yang sangat dicintainya.

“ya tapi jika kau putus dengan Kyungra siapa yang akan bantu bantu kita disini? Dia baik juga selalu mebantu kita” tanya Sehun .

“Memangnya Kyungra pembantu , dasar Pabbo. ” balas Chanyeol sembari menjitak pelan kepala Sehun.

 

Kyungra sudah tidak mau lagi mendengar pembicaraan para namja disana, Ia pergi dari tempat itu dengan berjalan pelan. Ia tidak mau kehadirannya disadari. Saat sudah keluar Kyungra berlari, ia berlari dengan airmata yang mengalir deras. Sungguh menyedihkan saat orang orang melihatnya.

Sementara seorang yang baru saja datang dan akan masuk ke studio sempat melihat Kyungra dengan keadaan kacau, yang ia lihat Kyungra  keluar sambil menagis. Ia ingin mengejarnya tapi Kyungra sudah cukup jauh dijangkaunya. Tanpa lama lagi pemuda itu masuk dan menemukan teman temannya sedang mengobrol .

“eoh Kai-ya. Kau sudah datang?”

Pertanyaan Chanyeol tidak pemuda berkulit tan itu tanggapi. Ia menatap baekhyun dengan tatapan menusuk dan cukup dingin.

“waeyo? kenapa kau menatapku seperti itu huh?”

“anhi. Kerja yang bagus Baekhyun Hyung”   ucap kai dengan smirknya, lalu namja itu masuk keruang dance untuk latihan.

Baekhyun yang masih bingung dengan maksud dari kata kata Kai memandang Chanyeol dan Sehun bergantian. Tapi kedua temannya itu hanya mngendikan bahunya tidak mengerti.

“kau aneh Kim Jong In”

**

Kim Jong In atau Kai, adalah lelaki yang diam diam peduli pada Kyungra, ia senang mengobrol dengan Kyungra, ia senang bisa melihat senyum Kyungra. Tap ia benci melihat Kyungra menangis. Dan baru saja ia menyaksikan gadis yang diam diam dikaguminya itu meneteskan airmata. Jika Kyungra mengijinkannya, ia akan memukul habis orang yang membuat gadis itu menagis.

Dan disini, Kai menggerakan tubuhnya dengan rasa penuh emosi. Dengan lagu dance yang bertempo cepat. Menurutnya dengan itu mampu melarutkan emosinya.

**

Pagi ini mata Kyungra sangat bengkak , lingkaran hitam menghiasi sekitar matanya . Ia lebih terlihat seperti manusia panda saat ini. Sepanjang malam ia gunakan untuk menangis. Ia sangat sakit hati jika mengingat tentang apa yang diketahuinya kemarin.

Sebuah kenyataan yang membuat hatinya sangat hancur.

Karena tak semangat ,  ia hanya duduk terdiam dipojok kelas. Padahal jam seperti ini kadang ia ikut berkumpul dengan Baekhyun dan teman temannya di kafetaria.

Saat sedang  membalik halaman buku tiba tiba ada yang menyodorinya roti dan juga air mineral. Kyungra menoleh dan menemukan Kai disana.

“Kai?”

“anyeong!” sapa kai dengan senyum manisnya.

“hemm anyeong.”

“Huh aigo matamu kenapa?”

“ee ini, aku lembur tugas tadi malam”

Bohong, Kai jalas tau jika Kyungra sedang membohonginya. Namja itu berusaha tersenyum untuk menutupi rasa ingin marah dalam hatinya.

“jangan terlalu sering lembur . Kau bisa sakit nati, belum lagi kau harus bekerja paruh waktu kan?”

“emmm nde, gomawo Kai-ya . Eohh ini untukku?”

Kai tertawa pelan melihat tingah polos Kyungra, namja itu membukakan bungkus roti dan menyodorkannya untuk Kyungra. Denagan senang hati Kyungra menerima dan melahapnya. Ia memang belum sarapan pagi ini jadi tanpa babibu ia langsung memakannya. Dan ia tak perlu sungkan pada Kai karena namja itu juga orang terdekatnya setelah Baekhyun.

“pelan pelan saja! kau bisa tersedak” ucap Kai sembari menodorkan satu botol air mineral pada Kyungra.

“emm nde, gomawo”

Ucap Kyungra sembari mengunyah roti. Kai gemas dan mengacak pelan rambut Kyungra.

Dibalik pintu, Baekhyun berdiri disana menyaksikan yeoja yang masih berstatus sebagai yeojachingunya duduk berdua dengan Kai.

Ia mengalihkan tatapannya pada  kotak bekal yang berisi sandwict tuna .

Ia sengaja meminta pelayannya untuk membuatkan khusus untuknya, tapi niat lainya sebenarnya sendwict itu akan ia berikan untuk Kyungra. Ia terlalu gengsi untuk mengatakannya pada pelayannya jika makanan itu untuk kekasihnya.

Baekhyun menghela nafasnya dan berbalik, entah kenapa saat melihat Kai tertawa dan mengacak rambut Kyungra membuatnya kesal.

“cihh kenapa ia diam saja saat namja lain menyentuhnya”

Namja itu kesal karena niatnya untuk makan siang bersama Kyungra batal, namja itu berjalan pergi .

“arra arra. Kim Jong In bukanlah pria asing.”

Ucapnya masih menggerutu sepanjang jalan.

“ Ahh molla!”

Baekhyun  mengacak rambutnya frustasi dan berjalan menuju dimana teman temannya berada. Setelah sampai Baekhyun melempar kotak makan yang dibawanya  pada Chanyeol. Pemuda tinggi itu dengan semangat menerimanya.

“ige mwoya? “

“buka saja”

“Wuaahh sendwict” girang Chanyeol saat sudah membuka apa isi kotak bekal itu.

“hemm makanlah! Itu  untuk kalian. Aku sedang tidak nafsu” ucap Baekhyun .

“waeyo? apa kau sedang patah hati?” tanya Sehun sembari memakan sendwict tuna itu. Baekhyun dapat melihat wajah menggoda Sehun. Rasanya ia ingin menonjoknya.

“mwo? Ha ha tentu saja tidak. Mana mungkin aku sedang patah hati”

“Hyung , jujur saja.”

“yakk Oh Sehun kau-“

“Baekhyun-ah!”

Ucapan Baekhyun terhenti karena tiba tiba Kyungra memanggilnya. Gadis itu entah sudah sejak kapan berdiri dibelakangnya , Kai juga berada disampingnya.

Sehun dapat melihat ketiga orang didepannya itu saling bertatapan panas, Baekhyun,Kyungra,dan Kai. Namja albino itu menyimpan senyumnya.

“aku ingi bicara denganmu. Hanya berdua…” ucap Kyungra menatap dalam mata Baekhyun.

“kenapa harus berdua? Bicara sekarang saja heumm?

“anhi. Kita bicara berdua”

Baekhyun masih terdiam, sampai Kai ikut bicara.

“sudahlah! kau turuti saja permintaa Yeo-Jachingumu itu” ucap kai dengan penekanan. Namja berkulit tan itu beralih duduk disamping Sehun.

“huhh baiklah”

Pada akhirnya Baekhyun menyetujuinya dan menarik tangan Kyungra kesuatu tempat. Saat hendak naik ke tangga untuk menuju keatap gedung Kyungra menghentikan langkahnya.

“Baekhyun-ah kita bicara disini saja.”

“mwo? Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan?”

“Baekhyun-ah ayo kita…. emm ayo kita kencan”

”Hari ini ? Maaf tapi aku tak bisa“

“Jebal! Aku tidak peduli jika aku yang harus mentraktirmu nanti” ucap Kyungra mebuat Baekhyun menjadi pria tolol karena membiarkan seorang wanita menawarkan biaya kencan.

“bukan seperti itu, tapi aku ada…. seuatu yang harus kukerjakan.  Aku sibuk”

“geurae? Kau selalu seperti ini. Sebenarnya apa arti diriku untukmu?”

“kyungra-ya aku tak bermaksud menolaknya. Mian”

“arra. Aku sangat mengerti. Tapi beri aku kesempatan, tidak harus hari ini Baekhyn-ah. Kau harus bisa”

“kau tidak bisa egois Kyungra, tugasku menum-“

“Kumohon sekali saja!”

‘dan mungkin ini untuk pertama dan terakhirkalinya’ sambung Kyungra dalam hatinya.

Baekhyun berfikir sejenak, sebenarnya waktunya sangat luang. Ia hanya membuat alasan tentang tugasnya yang menumpuk.  Tentang tugas ia juga tidak benar benar mengerjakannya.

Tapi mengingat saat Kyungra bersama Kai cukup membuatnya kesal, entah kenapa ia berubah fikiran untuk menyutujui ajakan Kyungra. Mungkin dengan seperti itu Kai bisa iri

“baiklah! Minggu ini kita kencan !”

“………………”

TBC

23 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Regret (Chapter 4)”

  1. Jadi yg selama ini ditakutin itu bener??? Baek cuma jadiin kyungra bahan taruhan aja? Dasar ganteng ganteng jahat. Viarin aja kyungra mutusin baek. Terus kyungra viarin aja main sama kai. Biar tau rasa itu baek sakit hatinya kaya apa. Sebel sendiri jadinya 😐
    Ditunggu kelanjutannya yaah. Semangaat!!
    -XOXO-

  2. Pokoknya kyungra yg hrus mutusin baekyuhn dluan biar tau rasa si baekki….trus buat dia nyesel udh kyak gtu. Buat dia cmburu ya thor

  3. Baru baca ffnya , ceritanya Kereen Thor
    Kasihan kyungra 😭, untungnya kyungra udh tau
    Semoga kyungra dluan mutusin baek
    Biar tau rasa tu anak 😤
    Next chap thor fighting!!!

  4. Baekhyun kok jahat siih??? Kasian kyungranya…
    Cepet di lanjut yya kakak…
    Terlanjur baper nih saya…
    Huwaaa 😥 😥 😥 😥 😥
    Salam kenal… saya reader baru… dan langsung jatuh love sm ff ini

  5. Kyungra minta kencan pertama dan terakhir kalinya. Trus nanti bakalan putusin baekhyun?! Biarin aja ntar baekhyun tau rasa gimana itu ‘patah hati’ 😏

  6. Jadi selama ini baekhyun gk bener” cinta sama kyungra waaah baekhyun jahat banget 😡 pokoknya aku pengen baekhyun nyesel senyesel nyesel nya karena udah nyakitin cinta tulus nya kyungra 😅 ditunggu kelanjutannya aja ya kaka author 😊

  7. Aku bacanya jadi ikut ikutan sakit hati! Eughh pengen aku bejek bejek tuh muka baek, chan, sehun! Ahh tapi mereka ganteng, kalo dibejek bejek nanti gak ganteng lagi hehe
    Yaudahlah kyungra sama kai aja, udah jelas kai perhatian, dari pada baek cuma ngemanfaatin kyungra

    1. tenang-tenang, cerita ini akan author usahakan happy ending. jadi Kyungra yang tersakiti akan bahagia.
      eiyy suami author jangan dibejek-bejek dong,. kasian wajah imutnya nanti ilang he he.
      gomawo ne untuk komentar panjangnya. see you next chapter dear^^

    1. halli hexa!
      nice to meet you^^.
      terimakasih sekali sudah meninggalkan jejak.
      mau Baekhyun nyesel dan nagis? ok author bikin sperti itu nanti. so, ikuti terus ceritanya ne^^

    1. ne, author pun patah hati pas nulis ini.Kyungra sebatang kara dipermainkan pula. Jong In jadi penyelamat^^. Endingnya sama siapa ya bagusnya??
      he he
      gomawo dear sudah mampir baca^^

    1. hallo^^.
      terimakasih sebelumnya sudah mampir baca juga meninggalkan komentar.
      author sebenernya gak niat bikin Baek jahat disini^^ .
      Baek anak baik ko^^.
      apa Kyungra sama Jong In aja?
      mungkin bagusnya gitu^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s