Rooftop Romance (Chapter 11) – Shaekiran

Rooftop Romance.jpg

Rooftop Romance

By: Shaekiran

 

Main Cast

Wendy (RV), Chanyeol(EXO)

Other Cast

Sehun, Baekhyun (EXO), Kim Saeron, Irene (RV), Taeil (NCT), Jinwoo (WINNER), and others.

Genres

Romance? Family? Frienship? AU?

Length Chapter | Rating PG-15

Disclaimer

Idenya cerita ini murni datang dari otak author yang otaknya rada senglek banyak (?). Maaf untuk idenya yang mungkin pasaran dan cast yang itu-itu aja. Nama cast disini hanya minjam dari nama-nama member boy band dan girl band korea. Happy reading!

Previous Chapter

Teaser 1 | Teaser 2 | Teaser 3 | Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 | Chapter 6 | Chapter 7 | Chapter 8 | Chapter 9 | Chapter 10 | [NOW] Chapter 11 |

“Kau bisa pulang sendiri kan?”

 

 

 

-Chapter 11-

 

 

Ap..appa.”

 

“Lama tidak bertemu Wendy-ah.”

 

 

 

Author POV

 

Wendy berdiri tegak, meski kini lututnya serasa lemas dan ingin tumbang saja. Iris coklatnya kini menatap lurus ke depan, sementara tangannya mulai gemetar dalam gengaman Chanyeol yang masih bingung dengan perubahan gadis itu.

 

Ap..appa.”, lirihnya pelan saat sadar kalau lelaki yang baru keluar dari mobil mewah itu adalah ayahnya sendiri, manusia yang paling ingin dia hindari sekarang.

 

“Lama tidak bertemu Wendy-ah.”, sapa lelaki bernama Son Michael itu. Dia tersenyum penuh arti, sementara Wendy hanya bisa tersenyum masam , penuh paksaan.

 

Wae? Kenapa appa di..sini?”, Tanya Wendy kini dengan nada tenang penuh selidik, sementara Chanyeol kini merasakan tangannya sedikit sakit karena Wendy kini menggengamnya semakin erat, menyembunyikan gemetar si gadis.

“Sudah jelas, aku ingin menemuimu. “, jawab Ayah Wendy singkat, padat dan jelas sambil memperhatikan gengaman tangan putrinya dengan sorang lelaki yang tidak dia kenal. “Park Chanyeol?”, batinnya kini sambil menatap Chanyeol yang kebingungan.

 

“Aku tidak mau pulang.”, kata Wendy cepat, sadar kalau ayahnya kini mulai memperhatikan Chanyeol. Michael maju beberapa langkah, membuat Wendy kini reflek memundurkan badannya. Melihat itu , Chanyeol mulai berspekulasi sendiri. Namja itu semakin mempererat tautan tangannya, menyemangati Wendy yang dia yakini tengah gundah gulana tak jelas.

 

Nugu? Siapa namja di sebelahmu, Wendy-ah?”, Tanya Michael pura-pura tak tau. Sudah jelas dia sudah tau siapa Chanyeol, lengkap terinci bahkan sampai ke latar belakang keluarga dan hobby lelaki itu yang suka mempermainkan perempuan.

 

Anyeonghaseyo ahjussi, Park Chanyeol imnida. Aku adalah…”

 

“Dia pacarku.”, potong Wendy cepat hingga membuat ayahnya membelalakkan mata. Tak disangka, jalanan yang tadinya sepi itu kini mulai dipadati manusia. Eomma Chanyeol dan Baekhyun kini berdiri di depan restoran tteokboki mereka dengan pandangan kaget sekaligus was-was. Wendy si penyewa rumah atap ternyata anak dari seorang Chaebol yang sangat terkenal, siapa yang tidak kaget? Sae Ron yang baru tiba di sana dengan alasan mau mengambil barangnya yang ketinggilan di rumah Chanyeol pun memasang ekspresi tidak berbeda jauh, kaget.

 

“Pacar?”, selidik Michael sambil memperhatikan Chanyeol sekali lagi. Sedetik kemudian Taeil datang sambil menyerahkan sebuah map coklat, seperti permintaan Michael sebelumnya pada bodyguard itu. Dia membuka mapnya cepat, kemudian menghela nafasnya pelan. “Dia sempurna.”, batinnya tanpa sedetik pun melepaskan tatapannya dari Chanyeol.

 

“Jadi karena dia kau menolak perjodohanmu dan lebih memilih tinggal di rumah atap daripada apertemen mewah yang sudah kusediakan, eoh?”, Tanya Michael lagi sambil maju beberapa langkah dengan Taeil yang mengekor tepat di belakangnya, sementara Bodyguard-nya yang lain tetap setia menunggu di samping mobil.

 

“Aku mencintainya appa!”, jawab Wendy lantang tanpa berkedip sedetik pun. Dia mengangkat gengaman tangannya dan Chanyeol. “Aku mencintainya.”, ulangnya sekali lagi. Michael menutup matanya sedetik, kemudian menatap mereka berdua dengan pandangan yang sulit diartikan.

 

Brumm..

 

Kini atensi semua mata di sana terarah ke sebuah motor sport merah yang tiba-tiba berhenti tepat di sebelah ayah Wendy. Jinwoo segera membuka helm-nya kemudian turun dari motor.

 

Appa, jangan lakukan ini.”, kata Jinwoo cepat sambil menatap Ayah tirinya itu penuh harap. Dia tau, apapun itu rencana Michael bukanlah rencana yang baik.

 

“Diamblah Jin, aku sedang berbicara dengan adikmu.”, Jinwoo lantas menghela nafasnya kasar. Dia menatap Chanyeol dan adiknya sebentar, lalu beralih ke gengaman tangan kedua manusia itu yang enggan terlepas. Sedetik kemudian dia mengacak-acak rambutnya tak jelas, frustasi.

 

“Jadi Wendy..kau mencintainya?”, Tanya Michael sambil melirik Jinwoo. Wendy terdiam, sementara ayahnya kini memasang senyum miring penuh kemenangan.

 

“Tentu saja, aku…aku….menyukainya.”, lirih Wendy pelan, tak selantang beberapa menit yang lalu. Mendengar itu Michael tertawa kecil, kemudian berkata dengan sarkatis. Pelan dan tenang, tapi penuh penekanan dan nada memerintah.“Buktikan.”

 

“Maaf sunbae.”, batin Wendy yang kini melepas genggaman tangannya lalu berdiri di depan Chanyeol sambil mengalungkan tangannya ke leher namja itu. Detik selanjutnya Wendy mulai menjinjit -hendak mencium Chanyeol- sebuah pembuktian pada ayahnya kalau dia menyukai lelaki itu.

 

Chanyeol membelalakkan matanya saat Wendy mulai berjinjit. Gadis itu memejamkan matanya , berusaha tenang sementara lututnya kini bergetar. Gadis itu menggigit bibir bawahnya, hanya sedetik, karena dia kini sudah berdiri tegak, tidak menjinjit lagi. Wendy menurunkan lengannya, kemudian menundukkan kepalanya . Dia tidak bisa, dia tidak bisa mencium Chanyeol, apalagi di depan banyak orang yang notabene berstatus sebagai keluarga mereka , terlebih Jinwoo hanya berjarak beberapa meter di belakangnya. Gadis itu menghela nafasnya kasar, kemudian menarik tangan Chanyeol tiba-tiba hingga es krim yang sudah lumer di tangan namja itu kini ikut terjatuh, seperti es krim kepunyaan Wendy.

 

“Ayo kabur.”, kata Wendy pelan seakan tau kalau namja disebelahnya itu membutuhkan penjelasan.

 

Wae?”, Tanya Chanyeol datar meski kakinya ikut berlari seperti gadis itu.

 

“Aku ….takut.”, aku Wendy dengan nada bergetar.

 

 

 

Chanyeol POV

 

“Aku ….takut.”, aku Wendy dengan nada bergetar. Sekarang tidak hanya tangan dan kaki gadis itu yang bergetar, tapi nada tenang yang sedari tadi dia tunjukkan pun kini hilang digantikan getaran lainnya. Aku menghela nafas kasar, lalu apa kabur adalah keputusan yang paling tepat?

 

“Aku tidak mau.”, kataku menolak sambil menghentikan langkahku hingga membuat gadis itu otomatis berhenti berlari. Dia menatapku tak percaya, seakan aku adalah Sasuke yang baru saja mengkhianati Naruto untuk kesekian kalinya.

 

“Perjanjian kita, kau harus menuruti semua perintahku.”, bisik Wendy sambil menarik-narik tanganku untuk berlari lagi karena aku bisa melihat sekumpulan pria kekar berjas hitam –yang kuyakini adalah bodyguard ayahnya Wendy- sedang berlari ke arah kami.

 

“Perjanjian kita, aku menjadi pacar pura-puramu, bukan cecunguk yang hanya bisa kabur.”, jawabku pelan penuh penekanan sambil menarik tangan Wendy berjalan ke arah sebaliknya. Wendy memberontak, berusaha melepaskan tanganku. Tidakkah dia bisa mempercayaiku saja? Bukannya malah membuatku nampak seperti bajingan yang lari ketakutan seperti sekarang.

 

“Tidakkah kau bisa mempercayaiku saja?”, tanyaku penuh harap. Wendy terdiam, menatapku penuh tanda tanya. Bukankah Sasuke si pengkhianat pun sebenarnya tidak mengkhianati Naruto, tetapi malah membantunya dari balik layar?

 

“Son Wendy, aku bukan bajingan.”, lanjutku kemudian sambil melemparkan sebuah tinju ke arah seorang bodyguard yang sudah sampai dan hendak menarik Wendy pergi. Enak saja, memangnya mereka tidak tau kalau harga diri Park Chanyeol setinggi Gunung Everest? Bahkan, jauh lebih tinggi lagi kalau mereka mau tau.

“Percayalah.”, kataku sekali lagi sambil melepaskan tangan Wendy. Gadis itu hanya bisa terdiam, setidaknya itu yang kulihat sebelum aku larut dengan aksi saling pukul atau tendang menendang dengan bodyguardbodyguard tolol itu. Sial, kenapa mereka kuat sekali?

 

Aku menghentikan aksiku saat sadar kalau aku sudah menang mutlak. Sekarang 10 pria kekar itu sudah terkapar di aspal. Aku hanya mendecakkan lidahku – merasakan sedikit rasa asin khas darah di mulut- sambil memegangi perutku, perih. Sepertinya mereka berhasil menghajarku tadi, bahkan mereka berhasil membuat ujung bibirku robek hingga menciptakan ludah asin yang sangat ku benci.

 

“Kau percaya padaku?”, tanyaku kini yang sudah berdiri tepat di depan Wendy, hanya berjarak sekitar setengah meter. Gadis itu diam, namun sedetik kemudian dia menganggukkan kepalanya kecil.

 

“Aku percaya.”,lirihnya sambil menatapku….bisa aku bilang kalau dia menatapku cemas?

 

Kajja.”, lanjutku sambil menarik tangan Wendy kembali ke arah yang seharusnya. Melarikan diri bukanlah pilihan yang tepat. Tidak akan pernah pernah tepat karena kabur hanya untuk seorang pengecut.

 

“Kau cukup kuat.”, sambut Taeil yang kini memasang kuda-kuda di depan ayah Wendy saat kami berdua tiba di tempat yang seharusnya. Dia menatapku tak suka, mungkin karena aku menambah pekerjaannya lagi?

 

“Cukup.”, kata singkat sang majikan sukses membuat Taeil langsung kembali ke tempatnya semula, di belakang Tuan Son. Aku tersenyum nanar saat mataku kini kembali bertatap langsung dengan mata tegas Ayah Wendy. Aish, ini benar-benar merepotkan.

 

Gwenchana?”, Tanya Jinwoo hyung khawatir, namun dia segera menunduk dan membuang muka saat Tuan Son menatapnya tajam. Huh, sepertinya orang tua ini berkuasa sekali.

 

“Jadi apa maumu?”, tanyanya kini –yang kuyakini pertanyaan padaku karena matanya jelas-jelas melotot ke arahku- sementara Wendy hanya berdiri di belakangku dengan sebelah tangan kami yang masih bertautan.

 

“Aku mencintai putri anda Tuan Son.”, jawabku lantang tanpa sedikitpun keraguan, hingga membuat lelaki yang seumuran ayahku itu menatapku dengan pandangan yang sulit dijelaskan.

 

“Aku tau aku pasti tidak sebanding dengan Wendy, tapi percayalah…..aku mencintainya dan aku akan menjaganya seperti menjaga diriku sendiri.”, lanjutku sambil melirik Wendy yang ikut terdiam mendengar kalimatku barusan. Aku menatap Wendy yang terpaku dalam diam, kemudian sedikit membungkuk. Ntah keberanian darimana, tapi yang pasti sedetik kemudian bibirku sudah menempel sempurna di bibir Wendy, menciumnya tanpa sedikitpun peduli dengan rasa perih karena kondisi bibirku yang robek.

 

 

 

Author POV

 

Wendy merebahkan badannya malas di atas kasur. Tak lama kemudian dia menyentuh bibirnya sendiri, sambil sesekali mengingat potongan kejadian tadi siang yang akibatnya membuat gadis itu mulai senyam-senyum sendiri. Dia masih ingat bagaimana Chanyeol menunduk kemudian menciumnya, tepat di depan ayah si gadis. Ntah kenapa Wendy merasa sangat bahagia, meski ciuman mereka tak semanis drama-drama karena nyatanya dia malah mencicipi rasa darah yang aneh.

 

“Haruskah aku menelfon dan menanyakan keadaannya?”, batin gadis itu kini sambil memandangi layar handphone berwarna silver di tangannya.

 

“Tidak, tidak…mungkin SMS selamat malam? Selamat tidur mungkin?”, batinnya lagi sambil membuka aplikasi chat. Wendy kemudian mulai mengetikkan kata-kata, mulai dari ‘Selamat tidur’, ‘selamat bermimpi indah’ , apa kau baik-baik saja?’ , ‘kenapa kau menciumku?’ , dan bahkan ‘aku merindukanmu’. Namun dia menghapus semua pesan yang belum dia kirim itu, lalu mencampakkan handphone-nya asal. Hatinya gundah.

 

“Ottokhe? Apa yang harus ku lakukan?”, batin gadis itu sambil memukul-mukul kepalanya.

 

“Son Wendy.” Wendy kemudian duduk dari tidurnya saat telinganya menangkap sebuah suara yang memanggil namanya. “Astaga, apakah sekarang telingaku juga berhalusinasi? Tidak, ini tidak boleh terjadi.”, batin gadis itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

 

“Son Wendy.”, teriaknya untuk kedua kalinya. Kali ini diikuti ketukan suara pintu, artinya Wendy sedang tidak berhalusinasi. Gadis itu kemudian berdiri lalu pergi ke arah pintu rumahnya. “Nugu? Apa mungki Chanyeol sunbae?”, batin Wendy setengah berharap meski suara itu tidaklah mirip dengan suara berat Chanyeol yang biasanya.

 

“Ah, ternyata kau sunbae.”, sapa Wendy kepada Baekhyun yang berdiri di depan rumahnya sambil memasukkan sebelah tangannya ke saku celana. Gadis itu kemudian menutup pintunya, lalu mempersilahkan Baekhyun duduk di meja lebar yang sering dia dan Chanyeol pakai untuk tiduran sambil menatap bintang.

 

“Tak usah, aku hanya sebentar.”, tolak Baekhyun halus dengan senyum cerah. Dia memperhatikan Wendy dari atas ke bawah, kemudian memeluk gadis itu tiba-tiba. Hanya sedetik, lalu langsung melepaskannya lagi.

 

Wawae?”, Tanya Wendy bingung diperlakukan demikian oleh hyung ‘pacar’-nya itu.

 

“Tidak, jangan salah paham. Itu hanya bentuk ucapan terimakasih karena kau merubah Chanyeol seperti semula.”, lanjut Baekhyun lagi.

 

“Maksud sunbae? “, Tanya Wendy bingung. Merubah Chanyeol?

 

“Dia kembali seperti semula, menghargai perempuan. Kau tau, aku masih tidak percaya kalau dia bisa berubah seperti semula, bukan playboy dengan jadwal kencan sejam lagi. Dia bahkan berkata kalau dia mencintaimu di depan appa-mu, bukankah itu tandanya dia serius?”, terang Baekhyun seakan mengerti kenapa Wendy bertanya.

 

Oh..”, balas Wendy singkat, “Andai kau tau kalau aku menyewa adikmu.”, lanjut Wendy dalam hati.

 

“Wendy , kau tidak curiga kenapa aku memanggilmu Wendy padahal kau memakai nama Koreamu disini?”, Tanya Baekhyun lagi. Wendy memutar ingatannya. Iya, Baekhyun pernah memanggilnya Wendy saat dia menyembunyikan Chanyeol yang sedang namja itu cari di rumahnya, saat Wendy dengan sangat memaksa meminta Chanyeol menjadi pacar pura-puranya.

 

“Dia sering mengingau tentangmu akhir-akhir ini, semenjak kau datang ke sini. ‘Son Wendy’, kira-kira begitu.”, terang Baekhyun lagi. Wendy tersenyum masam, pastinya Chanyeol sampai mengigaukan namanya karena kesal dengan sikap gadis itu.

 

“Kau tau, kalau dia mengigau nama seseorang, berarti orang itu orang yang penting untuknya.”, lanjut Baekhyun lagi menyakinkan Wendy.

 

“Maksud sunbae?”, Tanya Wendy bingung kemana sebenarnya arah pembicaraan Baekhyun yang berbelit-belit sejak tadi.

 

“Maksudku, kau adalah orang penting untuknya, jadi jangan pernah meninggalkannya atau sesekali mengkhianatinya. Dia terlalu sering dikhinati oleh orang yang dia sayangi.”, jelas Baekhyun dengan nada sedih, kini senyum cerah tidak lagi terukir di bibirnya.

 

“Tolong jangan khianati dia seperti aku.”, tambah Baekhyun sambil menghela nafasnya pelan. “Sudah seharusnya dia tau.”, batin namja itu sambil menggigit bibir bawahnya.

 

“Maksudnya? Mengkhianati bagaimana?”, lagi-lagi Wendy meminta penjelasan.

 

“Aku mengkhianatinya saat SMP, bahkan sampai sekarang. Aku merebut gadisnya, Sae Ron.” Terang Baekhyun kemudian sambil memalingkan wajahnya. Wendy terhenyak, jadi karena itu Chanyeol selalu memperhatikan Sae Ron? Seperti saat mereka berempat duduk semeja di kantin waktu itu.

 

“Padahal aku tau Sae Ron sangat berarti untuknya, tapi aku yang tiba-tiba masuk ke kehidupannya ini merebutnya begitu saja. Berpura-pura tidak tau perasaan Chanyeol yang sebenarnya lalu menjadi pacar Sae Ron, membuat Chanyeol kemudian berubah menjadi playboy dengan semua kesempurnaanya. Bukankah aku brengsek? Terlebih waktu itu aku sudah menjadi hyung-nya. Aku ini hyung yang jahat.”, lanjut Baekhyun masam.

 

“Jadi kumohon, jangan khianati dia seperti aku dan Sae Ron yang terlebih dulu mengkhianatinya. Appa dan eomma juga sangat senang saat tau Chanyeol sekarang pacaran denganmu dan berhenti menjadi playboy.” Wendy mengangguk kecil, semakin merasa bersalah sudah membohongi keluarga Chanyeol yang ternyata sangat berharap padanya. “Andai mereka tau”, batinnya sekali lagi.

 

“Satu lagi.”, ucap Baekhyun sambil menyerahkan sebuah surat undangan bertanda ‘untuk Park Chanyeol’ di depan covernya yang dominasi gambar bunga bertinta emas denan dasar putih.

 

“Dia tidak mengundang kami, hanya Chanyeol.”,terang Baekhyun saat menangkap wajah kebingungan di wajah pacar adiknya itu.

 

Nugu?”, Tanya Wendy bingung.

 

Eomma Chanyeol. Eomma-nya akan menikah besok.” Wendy semakin terhenyak, jadi ini undangan pernikahan ibu kandung Chanyeol?

 

“Kami sudah memaksanya untuk datang, tapi dia selalu menolak. Dia bilang dia membenci eomma-nya dan tidak mau datang. Wendy-ah, aku tidak tau apa masalah Chanyeol dan eomma-nya, tapi kumohon…bisakah kau membuatnya datang ke pernikahan itu besok? Dia selalu mengigau nama eomma-nya setiap malam, dia menyayangi eomma-nya lebih daripada apapun. Aku takut, dia akan menyesal karena tidak hadir di acara bahagia eomma-nya.” Jelas Baekhyun memohon, berharap kalau Wendy bisa merubah pemikiran Chanyeol yang keras kepala, Chanyeol yang kini duduk di sudut kamarnya sambil memeluk lututnya sendiri, setengah menangis.

 

“Park Chanyeol, percayalah…eomma tidak akan pernah meninggalkanmu.”

 

 

 

Chanyeol terbangun dari tidurnya . Dia melirik jam dinding yang bertengger di sebelah kasur tingkatnya dan Baekhyun. Pukul 08 pagi. Waktunya pergi bersiap-siap pergi ke Gereja karena ini hari minggu. Chanyeol menuruni tempat tidurnya yang ada di atas, tak perlu tangga karena dia langsung melompat hingga menimbulkan suara gedebum yang cukup keras.

 

“Kemana Baekhyun?”, batinnya saat sadar kasur hyung-nya ternyata sudah kosong. Tidak seperti biasanya. Chanyeol kemudian pergi menuju kamar mandi

 

Namchagiya! Aish, kau mengagetkanku!”, pekik Chanyeol kaget karena tiba-tiba Baekhyun muncul dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawahnya sementara dia membiarkan dadanya terekspos.

 

Wae? Cepat mandi sana. Ada Wendy di bawah.”, kata Baekhyun sambil menutup pintu kamar mandi dan meninggalkan Chanyeol yang kini memasang wajah cengo. “Wendy ada di bawah? Wae?”, batinnya tak percaya.

 

Chanyeol buru-buru masuk ke dalam kamar mandi, menggosok gigi super bersihnya hingga semakin cemerlang. Dia kemudian menghidupkan shower, lalu mulai mandi asal-asalan. 5 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi kemudian langsung mengganti pakaianya dengan pakaian casual -kemeja motif kotak-kotak biru muda dan sebuah celana jeans- lalu langsung turun ke bawah.

 

“Wendy, kenapa kau ada di sini?”, Tanya Chanyeol saat mendapati Wendy kini duduk di ruang makan sambil memakan roti tawar.

 

“Mengajakmu ke gereja sekalian numpang makan.”, terang Wendy sambil tetap asyik mengunyah. Chanyeol mendecakkan lidahnya, kemudian beralih duduk memakan sarapannya sendiri

 

Kajja.”, ajak Chanyeol kemudian setelah dia sendiri menyelesaikan sarapannya. Wendy kemudian berdiri, diikuti Baekhyun dan Nyonya Park yang juga sudah rapi.

 

“Kalian pergi berdua saja dengan motormu. Aku akan pergi dengan eomma naik motorku.”, titah Baekhyun kemudian setelah sebelumnya mengedipkan sebelah matanya pada Wendy. Dan Chanyeol dengan polosnya mengiyakan, tanpa sedikitpun menaruh rasa curiga pada hyung-nya itu.

 

 

 

Wendy dan Chanyeol keluar dari gereja setelah selesai melaksanakan ibadah seperti hari Minggu lainnya, dan lagi-lagi mereka mejadi pusat perhatian gadis di gereja itu karena Chanyeol yang biasanya dengan hyung dam eomma-nya –minus Tuan Park karena biasanya ayah Chanyeol lembur setiap malam Minggu di kantor polisi- kini malah membawa seorang gadis beribadah bersama pada Tuhan. Lagi-lagi Chanyeol tanpa sadar sudah menambah jumlah gadis yang patah hati karenanya.

 

“Hmm sunbae, bisa kau mengantarku ke suatu tempat?”, Tanya Wendy takut-takut. Chanyeol dengan semangatnya meng-iya-kan, justru ucapan Wendy barusan menambah semangatnya. Bagaimana tidak, dia hanya bisa menggunakan motor di Hari Minggu karena larangan Ayahnya, jadi dia harus memanfaatkan hari ini sebaik-baiknya kan? Jarang-jarang dia bisa berkeliling dengan motor yang jarang dia belai itu.

 

Kajja.”, ucap Chanyeol sambil menyodorkan helm merah pada Wendy dan tentunya gadis itu menyambutnya dengan gembira.

 

“Kau mau kemana?”, Tanya Chanyeol saat motornya sudah keluar dari daerah gereja dan kini melaju di atas aspal.

 

“Hwarang Park Building.” Chanyeol me-rem motornya cepat saat mendengar tujuan Wendy. Kemana katanya tadi?

 

“Untuk apa kau ke sana?”, Tanya Chanyeol mulai curiga. Wendy kemudia membuka helm-nya, kemudian menatap Chanyeol intens.

 

“Aku ingin membawamu ke resepsi pernikahan eomma-mu sunbae.”

 

Mwo? Apa hakmu!?”, bentak Chanyeol marah. Dia membuka helmnya kasar kemudian turun dari motor, yang membuat gadis itu mau tidak mau ikut turun.

 

Sunbae, jujur saja. Kau juga ingin pergi ke sana kan? Kau merindukan eomma-mu. Jangan menyiksa dirimu sendiri!”, bentak Wendy tak kalah keras. Dia kesal, kesal karena Chanyeol marah padanya padahal dia tau lelaki itu menginginkan itu juga.

 

“Kau tau apa? Memangnya kau siapaku, hah?” balas Chanyeol sengit. Wendy membelalakkan matanya tak percaya. “Memangnya kau siapa, hah?”, ulang gadis itu dalam hati.

 

“Aku memang bukan siapa-siapamu, MEMANG BUKAN SIAPA-SIAPAMU SUNBAE!“, emosi Wendy naik ke ubun-ubun, dia benci, benci semua rencananya hancur berantakan. Terlebih benci karena sadar kalau dia ternyata bukan siapa-siapa bagi Chanyeol.

 

“Son Wendy!”, bentak Chanyeol namun kini menurunkan sedikit nada bicaranya, mulai melunak.

 

“Aku tau sunbae, aku hanya penyewa rumah atap sekaligus penyewa statusmu! Aku tau, aku tidak seharusnya ikut campur dengan masalahmu. Tapi kau harus tau kalau aku juga ingin..”

 

“Cukup Son Wendy.”, potong Chanyeol cepat. Dia mengacak-acak rambutnya frustasi, kemudian memukul udara kosong. Kesal.

 

“Kau bisa pulang sendiri kan? Aku pergi.”, lanjut Chanyeol cepat sambil memakai helm-nya asal kemudian naik ke atas motor. Sedetik kemudian terdengar suara deru mesin motor, dan detik selanjutnya motor sport merah itu sudah melaju kencang di atas jalanan aspal, meninggalkan Wendy sendirian di pinggir jalan.

 

“Sadarlah Wen, kau bukan siapa-siapa. Memangnya apa hakmu jatuh cinta pada Chanyeol sunbae-eoh? Ingat Kau bukan siapa-siapa!,” batin Wendy sambil menendang aspal dengan marah. Dia kemudian berjongkok, membiarkan dress yang dia pakai kotor menyapu aspal.

 

“Seharusnya kau tidak jatuh cinta pada orang yang salah lagi Wen, seharusnya kau tidak mulai menyukai Chanyeol.” Batin Wendy pilu –antara kesal dan putus asa menahan tangis- sambil menatap motor yang kini mulai hilang dari pandangan matanya. Chanyeol yang kini menjauh dan ntah kapan berbalik menjemputnya.

 

 

-To Be Continued-

 

 

Curcolan Eki ^^

 

Ada yang merindukan Shaekiran dan epep abal-abal ini? (*/Plakkk/ kagak ada ki, jangan kepedean ente! -,-) Akhirnya Eki kembali dari pedalaman setelah hiatus selama beberapa minggu, xixixi…yuhhu…Eki comeback /PLAKK/❤

 

Dapat feelnya? Kalo nggak haha-in aja, Eki masih author receh soalnya, wkwkwk😀 Bingung dengan chapter ini? Wkwkwk, Kan udah Eki bilang, konfliknya banyak, kebukti kan kata-kata Eki? Jadi kalo bingung yah…mau dikata apa lagi, /PLAKKK/

 

Buat yang nugguin abang Sehun, eki mau minta maaf sebesar-besarnya karena di chapter ini kata Sehun pun kagak muncul, wkwkwk…😀

 

Wkwkwk, Eki juga mau bilang special thanks nih buat anak kamar sebelah, 23 ama 21 yang udah setia nemenin Eki ngetik di pedalaman meski Eki sebenernya gak minta ditemenin, dia sih kagak pernah baca nih epep, cuman berhubung dia pengen di notice (*cielah -,-) jadi Eki notice disini, Wakwaww😄 Sekarang gak cuma primata, Eki juga udah disebut penjelmaan pithecanthropus masa kini ama anak tikus, kan njirrr -,-

 

Ini Eki ngetiknya sambil kesel lho, pengen ngebanting si Inem (*nama laptop ane -,-/ Plakkk/abaikan/) , tapi sayang makanya gak jadi. Eki kesel soalnya diluar ribut banget, macem ada anak ayam yang ditilang ama emak kelinci gegara naik becak di daerah sungai hutan tropis. (*Lah? Abaikan saja maksudnya, Eki juga bingung, wkwkwk -,-)

 

Udah deh, makin aneh nih curcol eki. Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading buat readers hitam maupun putih eki (?)Salam hangat dari istrinya PARK CHANYEOL yang lagi ldr-an soalnya Bang Tiang lagi sibuk konser (*/PLAKK/ OPEN YOUR EYES EKI! ), Cintakuh padamuh, muach :*❤

 

55 thoughts on “Rooftop Romance (Chapter 11) – Shaekiran

  1. Ping-balik: Rooftop Romance (Chapter 14) – Shaekiran | EXO FanFiction Indonesia

  2. Ampe bawah yang di inget cuma sasuke menghianati naruto. -_- benar benar ente ki….
    Itu cunyul anak orang di telantarin…. wendy, wen, wenwen *asaasa*
    Pokoknya keep writing and fighting!

    • Soalnya begini” eki ini fansnya naruto ama sasuke /plakk/ 😂
      Cunyul oh Cunyul, karma lo yul kalo ninggalin anak orang di tengah jalan, karma.. /plakk/😂

      Thanks for reading, cintakuh padamuh kak..❤

  3. Chanyeol kau tega amat nelantarin anak orang… Jahat banget tau gk, yg kamu lakuin ke Wendy itu jahat. :v
    Tapi itu Michael saha? Emaknya? Ato bukan? Penyakit pikun lg kambuh deh 😅😅
    Sehun mana? Knp gk nongol? Ku kangen Sehun :v

    Ekii eki ku kangen dirimuh, setelah sekian lama/? Akhirnya ku bisa baca ff karena kemaren maren maren maren lah pokoknya wifi rumah rusak trs ku gk ngerti cara beli kuota jadi begitulah 😩😩
    Mau baca nextnya dulu~~

    • Chanyeol mah orangnya gitu, tegaan /plakkk/😄
      Kok jadi cem AADC kyung? wkwkwk /plakk/😄
      Michael itu nama bapaknya wendy ,wkwkwk , pikun? emang baru di chap ini di bilang nama bapaknya si wendy, wkwkwk😄
      Sehun lagi eki ajak kencan, /plakk/ OPEN YOUR EYES EKI!!/😄

      Jinjja? Rindu Eki? ah masa? /plakk/😄
      Duh, turut berduka atas wipinya chingu, wkwk /plakk/😄
      Monggo dibaca, eh..udah dibaca yaw? /plakk/😄

      Thanks for reading, cintakuh pdamuh❤

  4. Ki ki ekiiiiii, ini chanyeol ngapa mendadak bikin nyesek anak orang??? Kemaren kemaren minta jadi bintang. Terus nyatain perasaan di depan bapaknya. Ditambah cium pula. Ini malah ngebentak terus ngilang gitu aja. Bikin nyesek dan nyebelin. Pen dilempar helm rasanya tuh mas gapura komplek😐
    Semangaaaaatttttt {}
    -XOXO-

    • kenapa hayo? eki juga bingung, udah bikin baper anak orang sekarang ninggalin gitu aja, kan nyesek chingu,hiks :”)
      minta jadi bintang, nyatain perasaan langsung di depan camer, trus nyium pula, hiks, beneran pengen ngelempar chanyeol juga jadinya eki , hiks (bukanya lo yg buat alur ya ki? kok kesel sama epep sendiri? /au ah, gelap/ PLAKK/ XD)
      Tapi jangan dilempar deh bang gapura kompleknya, ntar gak bisa jadi main cast lagi gegara rawat inap di rumah sakit /plakk/😄
      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading😉
      Cintakuh padamuh❤

    • Mana ya? Belum muncul ke permukaan chingu, mianhae….:’)
      Eki lagi kesel sama sesuatu minggu lalu, jadi gak ngirim minggu ini /plakk/
      Nunggu yaw? Minggu depan ya next chapnya chingu, suer deh…XD

      Thanks for reading, ditunggu yaw next chapnya.😀 ^^
      cintakuh padamuh❤

  5. Ahelah chanyeol jago beladiri ngeremehin tu para bodyguard
    Bapaknya wendy ngomong2 ngapain dateng? Mw ngajak wendy balik kayaknya
    Dijodohin ama sehun

    Wendy udh mulai suka ama chanyeol, dan chanyeol lama pasti nyadarnya
    Kzl

    • Dia percaya diri sekaleh jadi manusia chingu, makanya ngeremehin. Yang penting menang yakan😄 /PLAKK/
      Ngapain hayoo? Bisa jadi sih mau maksa wendy balek atau maksa ngejodohin si wendy, itu masih rahasia perusahaan soalnya😄
      Iya, si wendy udah baper duluan sama peran, kesensem deh sama chanyeol. Tapi chanyeol mah pekanya lama, minta digampar pake bibir pan? (*plakkk/ OPEN YOUR EYES! XD)

      Thanks for reading chingu, ditunggu yaw next chapnya.😉 ^^
      Cintakuh padamuh❤

  6. Ekiiiiii ayo lanjutin aaaaaaa
    penasaran banget sama kelanjutan nyaaaaaa

    Eki please aku orang nya penasaran banget
    ditunggu sangat sangat kelanjutan ff ini
    fyi, aku shipper wenyeol garis keras makanya sampe gini wkwk

    ceritanya bagus banget aku sukaaaa
    ayooo lanjutin huhu

    btw mau nanya boleh??
    durasi maksimal buat nerusin chapter nya berapa hari/minggu ya?
    biar aku ga terlalu berharap banget
    soalnya sumpah ki aku nungguin banget chapter 12 sampe end hueeee keren ki kereeen

    thanks yaaaah❤

    • Pasti dilanjutin kog chingu😄
      Makasih banget rasa penasarannya buat epep abal” gaje ini😄❤

      Duh, shipper yaw? Pantesan. Eki juga gitu /PLAKK/
      Chingu penasaran yak? Sebenernya Aku juga penasaran gimana akhirnya cerita ini, hua…masih belum diketik sampek end sebenernya, tapi end-nya ntar udah kebayang kog. Tenang aja chingu, epep ini gak bakalan eki gantung kog. serius deh demi cintanya chanyeol (*PLAKK/ OPEN YOUR EYES EKI!/ XD)

      Boleh kog nanya" sama eki, wkwk..😀
      Durasi maksimal nya sih gak tentu chingu. Kadang kalo ide mentok atau ada urusan real life bisa jadi baru up setelah beberapa minggu (*macem chap 11 yg baru up setelah beberapa minggu dari chap 10nya). Atau kalo idenya biasa aja sih se-chap tiap minggu, nah..kalo udah kepalang janji terus idennya menggunung ditambah ada waktu buat ngetik, biasanya sih sampek 2 chap seminggu, wkwkwk 😄
      Chingu takut di-php-in Eki kah? Tenang aja, Eki usahain updatenya cepet kog.🙂

      Tungguin yaw chap 12 nya bahkan sampek end. Arasseo? (*ceritanya promosi XD)

      Thanks for reading. Cintakuh padamuh.❤

    • Waks, sehun cem aqua aja jadinya chingu /PLAKK/😄
      Sehunnya lagi kencan ama Eki di kuburan /PLAKK EGEN/ NGAREP LU KI/ OPEN YOUR EYES!/ ABAIKAN/

      Mungkin di next yaw chingu, wkwkw..
      Disini memang gak ada scene untuk sehun, nanti ada kog, banyak malah, tapi chapnya masih rahasia perusahaan😄

      Thanks for reading, ditunggu yaw next chapnya.😉 ^^
      Cintakuh padamuh❤

  7. Sik asikk si wendy uda mulai jatuh cinta yuhuuu~
    Tapi bang ceye malah gak peka uda gitu oaje ninggalin wendy segala ckckck:v

    • sik asik yakan, wendy betulan kesensem ama ceye😄
      Masalahnya bang ceye kagak peka chingu,ninggalin gitu aja, kan sakit hati dedek/ PLAKK/😄

      Thanks for reading, ditunggu yaw next chapnya.😉 ^^

      Cintakuh padamuh.<3

  8. Si jin langsung nunduk, yaelah segitu amat takutnya :’v takut dicoret dari kartu keluarga kali yeth?

    Btw, agak gimana gitu ama ni part
    Ada manis, asam, asin.. rame rasanya (?) Yaelah gue malah iklan :v

    • Iya, si jinwoo takut ama bokap, takut gak dianggap anak kali ya?, wkwkwk…
      agak gimana gimana maskudnya gimana nih kak na? Part ini memang rasa nano-nano sambalado, semua rasa ada,😄
      Duh, iklan😄

      Thanks for reading kak na, ditunggu yaw next chapnya.😉 ^^
      Cintakuh padamuh❤

      • Maksudnya..
        Manis : imajinasi fangirl jones gue berterbangan(?) Nge fly ama ceritanya #YaelahSegitunya :’v
        Asem : Ketika sadar gue hanya fangirl yang berharap bisa gantiin posisinya si Wendy e.e
        Asin : Ketika kiss scene gue tiba” inget si Yuan u.u

      • Deg, kok tiba” Eki jadi baper yak? Kok kak ana jujur amat? hikseu..:”)
        Emang manis pas nge-fly sendiri sama khayalan super imajinatif ala fangirl salah obat😄, asem pas sadar kalau ini hanya epep dan kita gak bisa gantiin posisi wendy disini😦, dan asin banget macem makan garem sekarung gegara inget si tante tukang mebel. Kalau eki mah lebih ikhlas sama wendy (*muda , cantik dan berbakat XD), daripada ceye sama tante” (*cover majalah dewasa pula, kan eki jadi ingin berkata kasar -,-)

        Pokonya cintakuh padamuh kak Na❤

  9. Di pedaleman sempat juga update, lah gue yang disini gak bisa update cuk :”( hiks..hiks.. kekuatan organisasi dan sekolah baru gitu yaa :”( sedih anee :”( btw ini sedang acara tangis-tangisan ya? Eki utang lo segera dilunasin -,-

    • Itu mah lo aja yg males, gue dong, curi-curi waktu ampe begadang trus besoknya tidur di kelas /PLAKKK/ (*ane disini juga ikut organisasi vroh, sekolah mana jadinya? yg biasa? Ikut apa? ane juga sedih, mending tetep smp aja :”( -,-)
      Iya, ini acara TANGIS-TANGISAN.❤
      Dasar RENTENIR, utang mulu luh -,-

      Thanks for reading garem, ditunggu yaw next chapnya.😉
      Cintakuh padamuh garem. ane rindu.❤

    • Gak peka kan, tegaan lagi, masa ditinggal gitu aja? Padahal wendy udah kesensem ama ceye, hikseu :”)
      kecewa bang, kecewa, wkwkwk😄
      Jangan bilang kalo epepnya juga mengecewakan? :”)

      Ditunggu yaw next chapnya, moga next chap ceye atau eki gak kecewain adek lagi, thanks for reading.😉 ^^

      Cintakuh padamuh❤

  10. Hahha Eki..
    Iya iya Ki aku mau jadi first coment..wkwkwk
    Blsnya jadi satu gppkan ya..kkk

    Iya.. Hihihi
    ihhh Eki tega, masa kencan dkuburan? + sudut ++ pedalaman lg..aduh bang nasib mu#gelengkpala
    Ki lo maruk ahh#pout.. Udah punya chanyeol jugaa, biar abang thehun buat aku aja ya (?)/Plakkk/apaini/abaikan..wkwkwk^^v

    Mana abang ceye nya?
    Sini aku mau tanya langsun#belum smpet nanya pingsan iya..hahaha
    Waduh masih rahasia perusahaan ya?..kkkk

    Iya tuh si chanyeol.,
    Waahhh andwaeee!!!.. Eki kan masih dbwah umur..wekekekek^^v

    Pastinya ada dong#sotoy
    Tpi mnurut ku entah siapa itu yg pasti ada🙂

    Oke.. Aku tunggu slalu., cheonma.
    Wakss..eki slalu bilang cinta(?)..wkwkwk^^v
    Sbenernya lo setia gx sih ki sma chanyeol???/apaannn/abaikan.hihihi^^v
    ❤❤

    • wkwk, first coment yaw😄 Thankyou <3, gpp kog jadi satu balesan.😀

      Itu gaya kencan eki, udah kuburan, sudut trus pedalaman pula , wkwk😄
      Eki emang selalu maruk , /PLAKK/
      Iya, ceye ama aku trus sehun ama kak ly (*PLAKK/ OPEN OUR EYES KAK! XD)

      Belum nanya malah pingsan duluan pas ketemu, pas banget noh reaksi fangirl ketemu bias :")
      masih rahasia😄

      Emang kenapa kalau eki masih dibawah umur kak? wkkwkw..XD /PLAKK/

      Kalo ada siapa hayo yg jemput? siapa hayoo? yg pasti bukan eki yakan /plakkk/

      aku mengumbar cinta, wkwkwk…cintakuh padamuh kak (*egen)❤

      Hmmm…eki sih setia ama ceye, setia amat malah, gak ngelirik yg lain tapi terus mantengin ceye😄😄 /PLAKKK/

      • Hihihi.. Iyaw..

        Ihh Ki kok gya kencanya gtu(?)
        Bwahahaha.. Eki kau juga ahh..kkk

        Haha bener tuh^^
        Uhmm knapa ya??? Gtw deh eki mikir aja sendiri (?).

        Gtelw siapa, iya bukan org ekinya lg sma ceye (??)..kkk

        Huahahaha Eki kamu itu ya.. Jdi bneran mau nyubit nih tangan ku udah gatel (?)

      • Eki anti mainstream, wkwkwk :v
        Kenapa yak? eki juga bingung kak ly😄
        Sekarang lagi sama ceye kog, dia lagi break bentar dari konser trus ketemuan sama eki /PLAKK/ OPEN YOUR EYES EKI! XD/
        Aku apa kak? Sini cubit, wkwkwk..XD

        Cintakuh padamuh lah kak ly❤

  11. loh wendy udah jatuh cinta aja…trus chanyeol kapan???
    chanyeol bakalan balik jemput wendy kan.. kann kasian cantik” ditinggal sendirian……

    • iya, si wendy udah kesensem, lah ceye kapan ke sensem sama eki (*PLAKK) sama wendy maskudnya😄
      Cantik” ditinggal di pinggir jalan, KAN KESIAN😄
      Hayoo, balik jemput gak ya? Mongo ditebak😄

      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^
      Cintakuh padamuh❤

    • Akhirnya chap 11 nongol juga chingu, yehet😄. makasih lo udah nunggu ff gaje ini, terhura eki :”)
      Baper kan? Orang eki aja baper pas ngetik, (*Plakk/ gak nanyak eki -,-)

      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^

      Cintakuh padamuh❤

  12. Hehe…. Keinget teaser ke tiga (sehun) kapan nongolnya….? Masih lama ya….

    Hehe…. Keren pas di dpan bapanya. Bapaknya dh anggap chanyeol sempurna masih aja mojokin. Kumaha pak kaji teh? Hihi….. Ditunggu nextnya….

    • Iya kan? Aku aja masih bertanya-tanya sehun kapan munculnya (*PLAKKK/ Lo author gak sih Eki? Masa cerita sendiri kagak tau? XD) Biasa chingu, authornya labil..idenya suka ganti-ganti, wkwkwk…XD

      Keren pan suami eki? (*PLAKK/ OPEN YOUR EYES EKI! XD)
      Chanyeol keren depan bapaknya wendy, wkwkwk…bapaknya minta dirukiyah nih chingu, udah sempura gitu masih aja dianggep kurang, kan njir bangsat -,-

      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^

      Cintakuh padamuh❤

      Betewe, ini yang biasanya koment pakek username pearl_maknun bukan? soalnya pic gravatarnya sama😄

  13. Chanyeol keren banget pas ada didepan ayahnya wendy😀
    Ahh tapi nyesek banget pas diakhir, rasanya chanyeol gk bertanggungjawab, ninggalin wendy dijalanan,, kasian kan wendynya..

    • Chanyeol mah gitu, kerennya gak nangggung, suami eki gitu lo /PLAKKK/ OPEN YOUR EYES EKI!/😄
      Emang nyesek kan bagian akhirnya? Chanyeol ninggalin wendy gitu aja, wendy kasihan, hikseu :”) ..aku aja baper pas ngetik (*gak nanyak ki -,-)

      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^

      Cintakuh padamuh❤

    • Selalu ditunggu kah? Maksudnya Wendy gimana nih? Wendy selalu ditunggu gitu chingu?😄

      Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^

      Cintakkuh padamuh❤

  14. Hehe.. Eki im coming.. Ehh tpi aku blum bca loh Ki coment dulu aja ya, gppkan?..hihi

    Akhirnya d up jga^^..
    Bcanya besok aja ya..
    Udah ngantuk soalnya..hihihi^^v

    • Ahh akhinya baca juga..kkk
      Nnggu waktu yg pas buat baca..hihihi

      Hwah hwah.. Abang thehun kau kmnakan Eki. Di ajak libur dlu hah? Duh pdahal udah nungguin ya walaupun nyempil dikit kan gpp gtu ya..wkwkwk

      Ihh chanyeol serius gx sih waktu dia ngomong sma appanya wendy?

      Heii heii heiiii chanyeol itu kasian wendy masa tega sih ninggalin wendy sendiri d pinggir jalan!! Kau pasti balik lg kan chan masa iya chan tega sama wendy iya kan..kan..kan#kedipkedip

      Itu wendy nanti ada yg nyamperinkan ya?
      Next ya Ki^^
      Dtunggu klanjutanya ya ^^

      • Akhirnya Baca juga ya kan?😄

        Abang thehun aku ajak kencan ke kuburan di sudut pedalaman kemaren, /PLAKK/ soalnya Sehun blm ada scene disini, jadi eki susah nyempil tuh suami kedua dimana /PLAKK/ OPEN YOUR EYES KI!/😄

        Kalo soal seriusnya monggo ditanya sama bang ceye langsung, masih rahasia perusahaan soalnya kak😄😄

        Chanyeol mah tega, jahat kamu bang, masa ninggalin wendy gitu aja di pinggir jalan yakan? Minta ditabok pakek bibir /PLAKKK/😄

        Ada yg nyamperin apa nggak ya? hayoo??? monggo ditebak😄

        Ditunggu yaw next chapnya, thanks for reading.😉 ^^

        Cintakuh padamuh kak❤

    • Pengen jadi first commentar ya kak? /PLAKKK/ PEDE BANGET LO KI!/😄
      Iya,akhirnya up, yehet…XD😄😀
      Kog besok? Gpp kog, udah malam juga soalnya, Eki aja baru balas sekarang yg notabene besoknya ,😄 wkwk…

      Cintakuh padamuh kak ly❤

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s