[EXOFFI FREELANCE] I’am Not Your Destiny – (Chapter 1)

Cover.jpg

[Chapter 1]

I’am Not Your Destiny

난 당신의 운명 아니에요

 

Author : Jung Ni Ra /aprilianira16@gmail.com

Genre : Romance, Sad and other

Length : Chapter

Main Cast :

– Jung Hye Rim (OC)

– D.O EXO

Additional cast :

– other member EXO (Chanyeol, Baekhyun, Lay, Suho, Chen, Xiumin, Kai, Sehun)

– Kim Rae Bin

– Park Hyu Ra

– Shin Ji Mi

 

Disclaimer :

Fanfic ini murni dari pemikiran saya, mohon maaf jika ada kemiripan tokoh dan sebagainya, hal itu murni tidak ada kesengajaan.

Dan mian jika readers sekalian menemukan typo, dan mohon coment ya karena ini ff pertama saya 🙂

Thanks for my friend nina dan qiran atas semua bantuannya 🙂

 

★******************************★

 

Hye Rim POV

“Hmm ini masih jam 5 pagikan? Kenapa berisik sekali?” Aku  mengambil jam yang ada disamping tempat tidur. Dan..

“Kya… Jam 7 pagi? Ahh ottoke??”. Hye Rim mengumpat, ia langsung pergi ke kamar mandi dengan tergesa – gesa. Aku masih terus saja mengutuki diriku sendiri

“Ah dasar jam tidak berguna apa kau tidak tau aku harus pergi ke kantor? Hah kenapa kau tidak membangunkanku?” ucapku kesal

Dengan secepat kilat aku bergegas berpakaian dan keluar kamar, menuruni anak tangga rumah tapi ketika berjalan aku merasakan ada sesuatu yang aneh..

“Hmm sepatu.. sepatu.. dia ada di kamar”. Aku pun kembali mengambil sepatu ya dan berlari ke kamar. Setelah mendapatkan sepatu aku  langsung berlari menuju meja makan.

Author POV

Appa nya hanya tersenyum melihat kelakuan putri pertamanya itu, dari kecil memang seperti itu, sangat ceroboh.

“Ya noona kenapa kau mengambil makanan ku?”.

Appanya yang tadi melamun tersadar akan teriakan itu.

“Hye Mi sudahlah kau bisa mengambil roti itu lagi” ucap appa Hye Rim

“Ya Hye Rim kau kenapa? apa kau telat bangun lagi? Kamu ini anak perempuan Hye Rim?” omel eommanya

” ne, ne aku berangkat dulu ya. Dahh adik kecil” jawab Hye Rim mencubit pipi Hye Mi sembari pergi

“Ya..” adiknya lagi – lagi membentak noonanya itu

 

Hye Rim POV

Aku  sangat terburu – buru, hingga tanpa sadar mengambil makanan apapun yang ada, namun tiba – tiba Hye Mi, adikku berteriak.

‘Ah dia ini sangat pelit’. Batinku

Tapi untunglah appa menasehati anak itu hingga suasana menjadi damai kembali. Tapi kemudian..

“Ya Hye Rim kau kenapa apa kau telat bangun lagi? Kamu ini anak perempuan Hye Rim?”. Suara siapa lagi kalau bukan eomaku. Aku  langsung mengambil tas dan pergi mengucap salam perpisahan manis pada Hye Mi, karena aku sadar kalau menjawab perkataan eoma maka akan ada perang dunia ke – 3. ㅋㅋㅋ

“Aish kenapa hari ini tidak ada taxi? Kenapa hari ini aku begitu sial? Ah pabo..” sudah hampir 20 menit aku berdiri di trotoar ini tapi tidak ada satu taxi pun. Sampai aku mulai pasrah, tiba – tiba aku melihat sebuah cahaya berwarna kuning menuju ke arahku. Tanpa sadar akupun tersenyum.

“Ah taksi..” aku pun langsung menaiki taksi tersebut

“ssi kenapa kau sangat lama? Aku sudah lelah menunggu mu?” ucap Hye Rim

“Ah mian nona, anda mau kemana” sapa ahjussi tersebut ramah

“Kyungsoo Company” Jawabku, aku menyandarkan tubuhku di kursi tersebut.

‘Ah ini sangat melelahkan, sudah kedua kalinya aku seperti ini pada minggu ini dan entah ke berapa kalinya di bulan ini. Apa aku akan terus hidup seperti ini’ batinnya

 

@Kyungsoo Company

Hye Rim berjalan dengan begitu cepat melewati semua koridor di kantornya. Ia sadar kini ia menjadi pusat perhatian di kantorya.

‘Ah kenapa orang itu, aku kan hanya telat 5 menit, itu pun gara – gara jam sialan itu’ umpatnya.

Ruangannya memang berada lumayan jauh dari lobi kantornya karena ada di lantai 3 dan seringkali Hye Rim  mengeluhkan hal tersebut.

‘Ah akhirnya..’ ucapnya tersenyum melihat sebuah pintu yang sangat familiar baginya.

Ceklek, ketika ia membuka pintu itu..

“Ohh ommo..” ia kaget melihat Kim Rae Bin sahabat sekaligus atasan sementaranya sudah ada didepan matanya.

“Telat lagi..” sindirnya

Hye Rim hanya menunduk.

“Makanya bangun pagi dong, masa kalah sama ayam, haha” ujar Baekhyun mengejek

Hye Rim yang mendengar itu langsung melotot ke arahnya.

“Ah apa sih Baekhyun, kau juga sering telat kebetulan saja hari ini kau lebih baik dari Hye Rim” ucap Lay

“Benar Lay hyung, dari catatanku Baekhyun hyung lebih sering telat karena dalam waktu satu bulan terakhir hyung telat selama 18 kali dari 20 hari kerja, maka presentasenya 95% hyung selalu telat datang ke kantor” papar Chen

“Wow daebak kau mencatat itu semua” ujar Hyu Ra kagum

“Ah kau ini..” Baekhyun kesal

“Sudahlah kalian sama saja, Hye Rim baiklah kali ini lagi kau kumaafkan” ujar Rae Bin penuh penekanan.

“Ah gomawo chingu ya” ujar Hye Rim memeluk Rae Bin

“Ah tidak usah seperti itu, kajja kita kerja, fighting semua” lanjut Rae Bin

” Fighting” dijawab serempak oleh semuanya.

Mereka semua bersahabat dan kebetulan mereka bekerja pada divisi yang sama, maka dari itu mereka sangat kompak.

Hye Rim pun langsung berjalan menuju kursinya yang ada di dekat Baekhyun.

“Hai miss telat” sapa Baekhyun

‘Ahh orang itu’ geramnya, tapi Hye Rim terlalu malas untuk melayani mahluk itu sekarang. Pekerjaanya sudah menumpuk sekarang.

 

KAI POV

‘Ah waktu ini kenapa lama sekali?’ gerutu ku sambil terus memutar – mutar sebuah bolpoin

Aku tersenyum memikirkan seorang gadis yang benar – benar mengubah duniaku, aku yang dulu adalah bad boy kini sangatlah berbeda karena yeoja itu.

#Flashback

Aku terhuyung – huyung melangkahkan kakiku, karena terlalu banyak soju yang aku minum,

‘ah baru kali ini ada yeoja yang berselingkuh dariku, padahal biasanya aku yang membuat mereka gila’.

“Dasar yeoja sialan” umpat Kai

Tiba – tiba aku melihat sebuah bayangan wanita mendekat, tapi tubuhku sudah tidak kuat dan akhirnya brukk.. Tubuhku jatuh ke tanah, yeoja itu pun langsung mendekat dan menolong ku

Disisa kesadaranku, aku menatap yeoja yang ada di hadapannya.

“Siapa namamu? Dimana rumahmu” tanya yeoja itu.

‘Mata yang indah dan sangat manis’ batin ku

“Ah namja pabo” gerutunya, ia terlihat kesal dan mencoba mencari dompetku, untuk mencari identitasku. Yeoja yang baik

Aku hanya tersenyum melihat itu semua, entahlah kenapa dia begitu manis dan menarik.

Tubuhku terasa bergerak, dan ternyata yeoja itu yang memapah tubuhku. Hingga sampai di apartemen, aku merasa tubuhku dilempar pada sesuatu yang empuk.

“Ah capek” umpat yeoja itu dan beranjak pergi

Aku yang tidak mau kehilangan dan sudah terpesona langsung memeluk yeoja itu, namun yeoja itu melawan.

“Saranghaja chaginya, would you marry me?” ucap ku spontan

Yeoja itu terus melawan bahkan ketika ada kesempatan ia menggigit lenganku yang memeluknya dan dengan cepat ia  segera berlari.

“Namja pabo, namja gila, namja mesum” umpatnya setelah berhasil kabur.

Aku meringis melihat tanganku, aku bertekad akan mencari yeoja itu dan memilikinya.

Namun takdir memang sangat bagus ternyata yeoja itu adalah rekan kerja sekantorku, ya  meskipun berbeda divisi denganku.

Ketika kedua kalinya melihat gadis itu di lobi, aku bermaksud menyapanya. Akhirnya ku beranikan diriku, aku  menepuk bahu yeoja itu. Yeoja itu terlihat bingung dan..

“Ya kau namja mesum kenapa kau ada disini kenapa kau malah mengikutiku” ucapnya sambil memukul – mukulkan tasnya ke tubuhku.

Yeoja itu lalu diam menyadari banyak orang yang melihatnya, ia segera berlari ke arah lift. Sebelum pintu lift tertutup aku sempat melihat ke arahnya dan memberikan senyuman termanis yang aku miliki. Yeoja itu hanya termenung sampai pintu lift tertutup.

‘Ah kau sangat menarik’ batin ku.

#flashback end

 

SEHUN POV

”Laporan ini harus ditandatangani oleh Kai”, ucap Sehun yang merupakan sekretaris dari Kai.

Sehun sudah lama bersahabat dengan Kai maka itu ia tahu semua tabiat Kai, namun entah kenapa akhir – akhir ini, sikapnya terlihat aneh, sering tersenyum sendiri dan sering menemui seorang yeoja di divisi ekonomi.

 

AUTHOR POV

Sehun membuka pintu ruangan Kai,  bermaksud untuk meminta tanda tangannya, namun apa yang Sehun lihat namja itu sedang mengajak sebuah pulpen tersenyum.

“Ya namja gila apa yang kau lakukan?  Itu adalah pulpen”,ternyata ucapannya itu membuat kaget namja tersebut.

“Aish kau ini, aku tahu lah.Cepat katakan apa yang membuat mu datang kesini?” omel Kai

“Ya kau galak sekali, kalau bukan karena dokumen ini aku tidak akan kesini” elak Sehun

“Ya sudah mana biar aku lihat dulu” ucap Kai sambil merebut dokumen tersebut.

‘Ah kau sangat menyebalkan’ batin Sehun. Ia membacanya begitu teliti membuat Sehun tertawa ketika melihat temannya itu sedang serius.

“Nih sudah” ucap Kai memberikan dokumen tersebut ke Sehun.

Sehun menerima dokumen tersebut dan langsung pergi.

“Ya Oh Sehun kenapa kau tidak mengucapkan apapun” omel Kai,  namun Sehun tetap cuek dan terus melanjutkan langkahnya.

“Ya oh Sehun,  apa kau tidak mendengarkan ku?” kali ini nada suaranya lebih tinggi dari sebelumnya.

Namun Sehun terus melangkah entahlah apa yang sedang dikatakan namja itu sekarang.

 

@Divisi Ekonomi

“Ah pekerjaan ini membuatku mual saja. Kapan kita akan istirahat?” ucap Baekhyun sambil mengacak – ngacak rambutnya

“Satu jam lagi hyung” ucap Chen

“Aigoo yang benar saja” lanjut Baekhyun

Hye Rim yang sedang membuat laporan merasa terganggu dengan tingkah Baekhyun

“Ya Baek kau bisa diam tidak? Suara mu itu sangatlah tidak enak didengar” ujar Hye Rim sambil melempar selembar kertas yang telah ia bentuk sedemikian rupa.

“Aww ya nenek sihir apa yang kau lakukan,  kau membuat kepala ku sakit,  kau harus bertanggung jawab” omel Baekhyun

“Sudahlah kalian tidak perlu seperti anak kecil” bentak Rae Bin

“Sudahlah, kaja kita selesaikan semua pekerjaan ini,  biar nanti lunchnya aku yang traktir” ucap Lay

“Ah sayang sekali Lay hyung nanti aku malah harus ke perusahaan Suho sajangnim” ucap Hyu Ra sedih

“Sudahlah Hyu Ra kan bisa kapan – kapan lagi. Chagi kau memang yang terbaik” ucap Rae Bin mengedipkan mata ke Lay.  Lay hanya tersenyum melihat reaksi genit yeojachingu nya itu.

“Ya apa yang kulihat kalian sangat menyebalkan” ujar Baekhyun

“Bilang saja kau iri” sela Hye Rim, kali ini Baekhyun yang melotot

 

#bel istirahat berbunyi

“Kajja kita ke kantin chaginya” ucap Rae Bin menggandeng tangan Lay

“kalian kalau mau aku traktir ikuti aku,  ne?” ucap Lay

Baekhyun dan Hye Rim tidak mempunyai pilihan lain,  mana ada rejeki yang bisa ditolak,  menurut pemikiran mereka ㅋㅋㅋ

Chen?  Oh tadi dia sudah janjian dengan yeojachingunya yang ada divisi produksi.

Mereka berempat duduk di bangku tempat biasa mereka makan Baekhyun dan Hye Rim terpaksa duduk berdampingan karena dua sejoli itu pasti tidak mau dipisahkan, apalagi Rae Bin, Hye Rim sudah sangat hapal sipatnya genitnya ketika ada Lay.

Akhirnya Baekhyun dan Hye Rim lebih memilih fokus pada makanannya daripada harus melihat pemandangan tidak mengenakan ini’.  Tapi tiba – tiba seorang namja ada sudah duduk didepannya..

“Ya namja mesum..”

 

★******************************★

 

Bagaimana ffnya kawan? Aku butuh komentar chingu ya untuk melanjutkan  ff ini 😉 karena ini yang pertama bagiku

Gomawo telah membaca 🙂

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] I’am Not Your Destiny – (Chapter 1)”

  1. Menarik ceritany,penasaran ni kok kyungsoonya blm nongol..? ap kyungsoi bakalan saingan sm jongin..?
    Next chap thor…

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s