[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 16)

DREAM - CHAPTER 8 (REVISI)

DREAM  –  CHAPTER 16

[BEAUTIFUL LIAR]

Author: Azalea
Cast : Bae Suzy (Miss A), Byun Baekhyun (EXO), Kim Myungsoo (Infinite)
Genre : Romance, Sadness.
Rating : +17
Length : Chapter
Disclaimer : Cerita ini murni dari otakku sendiri. Kalian juga bisa baca ff ku ini di wattpad. Nama id ku mongmongngi_b, dengan judul cerita DREAM. Jangan plagiat, ataupun me re-upload ff ini tanpa sepengetahuanku.

Credit poster by RAVENCLAW

Cerita Sebelumnya : CHAPTER 1 ( DREAM )  ->  CHAPTER 2 (REAL?)  ->  CHAPTER 3 (DEJA VOO)  ->  CHAPTER 4 (FATE) -> CHAPTER 5 (설레다 [ SEOLLEDA – BERDEBAR ])  – > CHAPTER 6 (LOCKVOGEL – PEMIKAT) -> CHAPTER 7 (SWEET MORNING) -> CHAPTER 8 (VERWIRRT) -> CHAPTER 9 (LÜGE – KEBOHONGAN) -> CHAPTER 10 (INSTINKT – INSTING) -> CHAPTER 11 (DINNER) -> CHAPTER 12 (BAEKHYUN STORY)  -> CHAPTER 13 (JEJU DO – JEJU ISLAND) -> CHAPTER 14 (GEHEIMNIS – RAHASIA) -> CHAPTER 15 (SUNRISE)

Setelah mereka lelah dengan main kejar-kejaran di pantai, Baekhyun dan Suzy pun kembali ke villa dengan pakaian yang basah kuyup. Mereka tidak hanya berlarian saja, tapi sampai saling membasahi tubuh mereka dengan dinginnya air laut di pagi hari.

Pada awalnya Baekhyun hanya iseng dengan mengangkat tubuh Suzy kemudian menjatuhkannya ke dalam air laut, tapi tidak lama kemudian, Suzy marah dan langsung mengejar Baekhyun untuk balas dendam. Pada akhirnya Baekhyun pun ikut basah seperti Suzy.

Dinginnya air laut tidak mereka rasakan karena perasaan bahagia yang membuncah di hati keduanya. Mereka tertawa bersama. Melupakan siapa sebenarnya mereka. Senyuman di bibir keduanya tidak pernah lepas sedikit pun hingga mereka sampai di villa Baekhyun.

“Aku akan menyiapkan air hangatnya.” Ucap Suzy begitu mereka sampai di dalam villa.

Eoh.” Jawab Baekhyun menyetujui.

Kemudian mereka berjalan ke arah yang berlawanan. Baekhyun berjalan menuju dapur untuk mengambil air karena dia merasakan haus yang amat sangat di kerongkongannya. Sedangkan Suzy, dia naik ke lantai 2, berjalan menuju kamar utama, lalu ke arah kamar mandinya.

Suzy menyalakan air untuk mengisi jacuzzi di kamar mandi itu dengan air hangat. Tidak lupa dia mencampurkan air tersebut dengan sebuah sabun yang memiliki wangi mawar. Wangi yang begitu di sukai Suzy dan Baekhyun.

“Airnya sudah siap?” tanya Baekhyun dari arah pintu masuk kamar mandi.

“Sedikit lagi.” Jawab Suzy saat melihat air di jacuzzi itu sudah terisi dua pertiganya.

Mendengar jawaban Suzy membuat Baekhyun melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam kamar mandi itu, dan Suzy hanya bisa memperhatikan gerakan Baekhyun itu tanpa melakukan apa-apa.

Setelah berada di dalam kamar mandi, Baekhyun langsung membuka hoody basah yang digunakannya di depan Suzy. Suzy yang melihat Baekhyun sudah membuka bajunya, hanya bisa membulatkan matanya tidak percaya. Jantungnya berdetak cepat dan entah kenapa dia merasa sangat malu saat ini, padahal dia sudah sering melihat Baekhyun dalam keadaan seperti itu sebelumnya.

“A-apa yang kau lakukan?” tanya Suzy gugup sambil menundukkan wajahnya agar tidak menatap Baekhyun langsung yang sudah berdiri di depan.

“Tentu saja mandi, sayang.” Jawab Baekhyun santai sambil tersenyum menyeringai dan menatap Suzy dalam.

Suzy yang merasakan tatapan Baekhyun, hanya bisa semakin menundukkan wajahnya untuk menyembunyikan rona merah di wajahnya.

“A-aku tahu, tapi aku kira…”

“Bersama bisa lebih menghemat waktu.” Ucap Baekhyun memotong perkataan Suzy. “Jarak dari villa ku ke hotelmu lumayan jauh dan banyak memakan waktu, aku tidak ingin membuat semua rekan kerjamu curiga karena kau tidak ada di kamar hotelmu.” Jelas Baekhyun sambil mengusap lembut pipi Suzy dan sedikit mengangkatnya agar pandangan mata mereka saling bertemu.

Baekhyun mengecup singkat bibir Suzy begitu lembut. Kemudian berbisik di telinga Suzy selembut mungkin.

“Lepaskan bajumu…” bisik Baekhyun. Suzy yang mendengarnya langsung menurutinya begitu saja, seakan-akan kata-kata yang dibisikkan Baekhyun itu adalah sebuah mantra.

“Kau sangat indah.” Bisik Baekhyun lagi memuji tubuh Suzy yang memang sangat indah. Semuanya begitu pas, tidak ada yang kurang sama sekali. Wajah Suzy semakin merona malu saat mendengar pujian Baekhyun pada tubuhnya.

Baekhyun menuntun Suzy naik ke jacuzzi itu untuk bergabung denganya. Kemudian mereka berdua berendam bersama di dalam jacuzzi yang telah diisi air oleh Suzy. Jacuzzi yang dimiliki Baekhyun memang cukup besar hingga bisa muat dua orang untuk berendam di dalamnya. Suzy mengambil posisi duduk di depan Baekhyun, membuat punggungnya menyentuh tubuh bagian depan Baekhyun.

Mereka berendam dalam keheningan, tidak ada yang berbicara selama beberapa menit. Baekhyun dan Suzy terlalu menikmati acara berendam berdua itu. Sesekali Baekhyun akan mengecup kepala Suzy, atau menggosok punggung Suzy yang memang ada di depannya.

Sebuah suara dering telepon memecahkan keheningan di antara mereka berdua. Baekhyun menatap Suzy sambil mengerutkan keningnya. Lewat tatapan matanya Baekhyun bertanya kepada Suzy, ‘siapa yang menghubungimu sepagi ini?’, dan Suzy menjawabnya dengan mengendikkan bahunya tanda dia juga tidak tahu siapa yang sudah menghubunginya sepagi ini.

Kemudian suara dering telepon pun berhenti. Namun, seakan tidak pantang menyerah, orang di seberang sana pun kembali menghubungi Suzy. Mau tidak mau Suzy pun mengambil handphonenya yang dia taruh di ujung jacuzzi ini bersebelah dengan handphone milik Baekhyun.

Suzy mengerutkan keningnya saat melihat layar handphonenya yang menunjukkan pada sebuah nama. Perasaan gugup pun Suzy rasakan saat dirinya kembali memastikan siapa yang menghubunginya.

~ Myungsoo Calling ~

Suzy takut Baekhyun akan marah jika dia mengangkat telepon dari Myungsoo, jadi pada akhirnya dia hanya menatap bingung handphone yang ada di genggamannya hingga handphone itu pun berhenti bersuara dan kembali menampakkan layar hitam.

Perasaan lega sedikit Suzy rasakan ketika panggilan Myungsoo terputus, tapi itu tidak berlangsung lama, karena ternyata Myungsoo masih belum menyerah juga. Suzy kembali menatap bingung handphonenya dan di sisi lain Suzy juga bisa merasakan Baekhyun sedang menatapnya tajam.

“Kenapa tidak jawab?” jawab Baekhyun dengan nada datarnya.

“A…” ucap Suzy menggantung karena bingung harus menjawab apa.

“Angkat saja. Siapa tahu itu telepon penting.”

“Tapi…”

“Memang siapa yang menghubungi sepagi ini hingga membuatmu bingung seperti itu?” tanya Baekhyun tidak sabaran karena ucapan Suzy yang kembali menggantung.

“Myungsoo…” Jawab Suzy berbisik seakan tidak yakin dengan jawabannya sendiri tapi masih bisa didengar oleh Baekhyun.

“Angkat!” ucap Baekhyun begitu dingin, walaupun Baekhyun tidak tahu siapa Myungsoo itu, tapi perkiraannya tertuju pada seorang pria yang menggenggam tangan Suzy tempo hari. Entah kenapa hatinya seakan panas saat Suzy menyebutkan nama pria itu.

“Tapi…”

“Angkat saja. Aku ingin tahu apa yang ingin dia bicarakan sepagi ini denganmu.” Jelas Baekhyun senormal mungkin walaupun itu tidak berhasil sama sekali.

“Kau yakin?” tanya Suzy memastikan jawaban Baekhyun.

“Hm…” jawab Baekhyun sambil menganggukkan kepalanya. Suzy menatap dalam Baekhyun untuk kembali memastikannya. Pada akhirnya Suzy menyerah dan menekan tombol hijau untuk mengangkat telepon Myungsoo yang ke empat kalinya.

Yeobosaeyo ~ ” ucap Suzy begitu telepon mereka terhubung.

“Akhirnya kau mengangkat juga telepon dariku. Kau kemana saja?” jawab seseorang di seberang sana yang tidak lain adalah Myungsoo.

“Aku tadi mandi.” Ucap Suzy sedikit dingin.

Baekhyun yang penasaran dengan percakapan Suzy dan Myungsoo pun, menarik Suzy untuk kembali berada di dalam dekapannya, dan hal itu membuat Suzy memekik kaget karena perlakuan Bakehyun padanya.

“Ahh…” pekiknya saat dirasakan punggungnya sedikit menabrak dada Baekhyun. Suzy langsung menolehkan wajahnya ke belakang untuk menatap Baekhyun, bertanya lewat tatapan mata tapi yang ada hanya Baekhyun sedang menyeringai ke arahnya.

“Kau kenapa? Apa telah terjadi sesuatu?” tanya Myungsoo sedikit panik saat dia mendengar suara pekikan Suzy dan Suzy yang langsung terdiam karenanya.

Gwaenchana. Tadi aku hanya tersandung kaki tempat tidur.” ucap Suzy bohong sambil menatap Baekhyun kesal. Baekhyun yang mendengar kebohongan Suzy hanya bisa tersenyum senang.

Tanpa Suzy duga Baekhyun mengecup singkat bibirnya dan membuat Suzy semakin membulatkan matanya akan perlakuan Baekhyun itu. Suzy tahu Baekhyun sedang cemburu pada dirinya, tapi tidak seharusnya dia menggodanya disaat Suzy sedang berbicara dengan Myungsoo.

“Kau yakin tidak apa-apa?” tanya Myungsoo lagi memastikan keadaan Suzy yang tidak bisa dilihatnya.

E-eoh.” Ucap Suzy sedikit gugup, dan Baekhyun semakin melebarkan senyumannya, jantung Suzy berdetak dengan sangat kencangnya saat melihat senyuman itu.

“Kapan kau pulang?” tanya Myungsoo lagi menyadarkan Suzy dari keterpesonaannya akan kharisma Baekhyun.

“Mungkin besok.” Jawab Suzy tidak yakin masih menatap Baekhyun.

“Kalau begitu tunda kepulanganmu, karena aku akan menyusulmu ke sana.” Ucap Myungsoo yang langsung membuat Suzy melepaskan kontak matanya dengan Baekhyun. Memang benar, selama Suzy berbicara dengan Myungsoo, mata Suzy tidak pernah lepas dari Baekhyun. Pikirannya memang tertuju pada Myungsoo tapi matanya hanya tertuju pada Baekhyun.

MWOO??” pekik Suzy begitu terkejut saat tahu Myungsoo akan ke Jeju.

“Aku akan ke Jeju untuk menyusulmu. Kupikir kita butuh liburan.” Jelas Myungsoo yang membuat Suzy diam seketika karena tidak tahu harus menjawab apa. Menolak pun Suzy tidak tahu harus mengatakan alasan apa, hingga pada akhirnya Suzy hanya terdiam seribu bahasa.

“Kau mendengarkanku?” tanya Myungsoo lagi saat Suzy tidak juga menjawabnya.

E-eoh.” Ucap Suzy bohong lagi, karena sebenarnya saat ini pikirannya sedang melayang-layang kemana-mana.

“Kalau begitu sampai jumpa besok.” Ucap Myungsoo begitu senang di seberang sana.

“Hm..” jawab Suzy singkat terpaksa menyetujui ucapan Myungsoo untuk liburan berdua saja.

“Oh iya, aku hampir lupa. Kau menginap di hotel apa?” tanya Myungsoo lagi.

“Entahlah. Aku lupa nama hotelnya. Nanti akan kuhubungi lagi.”jawab Suzy tidak sepenuhnya bohong.

“Baiklah. Aku tunggu kabar darimu.” Jawab Myungsoo sedikit lesu.

Eoh.” Balas Suzy.

Kemudian mereka terdiam. Seperti bingung mau berbicara apa lagi, hingga Suzy memecahkan keheningan itu untuk menutup telepon mereka. Baekhyun hanya terdiam dan menatap Suzy dalam sambil memperhatikan percakapan Suzy dan Myungsoo.

“Kalau begitu aku tutup teleponnya.” Jawab Suzy sedikit merasa bersalah dan juga gugup karena Baekhyun terus memperhatikannya. Entah dia merasa bersalah pada Myungsoo karena sudah bersikap dingin, atau merasa bersalah pada pria yang ada di hadapannya ini.

“Eoh. Baiklah.” Jawab Myungsoo sedikit kecewa karena mereka baru berbicara beberapa menit saja dan Suzy sudah mau memutuskannya.

“Sampai jumpa besok.” Ucap Suzy memecahkan suasana kaku yang tiba-tiba terjadi di antara mereka berdua.

Suzy-ya…” panggil Myungsoo saat dirasa Suzy sudah mau menutup sambungan telepon mereka.

“Hm…” jawab Suzy kembali singkat.

Saranghae.” Ucap Myungsoo yang membuat Suzy kembali dilanda perasaan bingung luar biasa. Suzy langsung menatap Baekhyun yang ada di depannya saat dia mendengar pernyataan Myungsoo padanya itu. Suzy ingin bilang jika dia juga mencintai Myungsoo walaupun itu sebuah kebohongan, tapi dikarenakan ada Baekhyun di depannya, lidahnya tiba-tiba kelu saat harus mengucapkan kata-kata itu pada Myungsoo.

Suzy tidak bisa berbohong jika dia mencintai Myungsoo di depan Baekhyun, karena Suzy takut Baekhyun akan salah paham. Membayangkan sebuah pertengkaran dengan Baekhyun membuat hatinya sesak, karena dia tidak ingin hal itu terjadi.

Hingga pada akhirnya Suzy hanya terdiam sambil menatap Baekhyun dalam, berharap Baekhyun dapat mengerti apa yang sedang dia rasakan saat ini bahwa pria yang dicintai Suzy adalah dirinya bukan Myungsoo.

Jeongmal Saranghae.” ulang Myungsoo lagi disaat dia tidak mendengar jawaban apapun dari Suzy.

Perasaan Suzy semakin kalut saat mendengar Myungsoo kembali mengungkapkan kata cinta padanya. Setetes air mata jatuh dari matanya karena merasa tidak mampu menjawab pernyataan Myungsoo itu disaat hatinya sudah menjadi milik orang lain.

Baekhyun yang melihat Suzy malah menangis pun, segera mendekatkan bibirnya pada pipi Suzy untuk menghapus air mata Suzy dengan ciumannya. Entah kenapa Baekhyun bisa merasakan apa yang dirasakan Suzy saat ini. Termasuk perasaan kalut dan bersalah Suzy pada Myungsoo.

Suzy dan Baekhyun pun kembali saling berpandangan. Baekhyun mengusap lembut pipi Suzy, mencoba untuk menenangkannya. Kemudian Baekhyun menggerakan mulutnya berbicara tanpa bersuara, ‘Saranghae’ ucapnya dan langsung dimengerti arti dari gerakan bibir itu oleh Suzy.

E-eoh. Nado.” Ucap Suzy sedikit terbata-bata, tersenyum sambil menangis bahagia menatap Baekhyun. Baekhyun ikut tersenyum bahagia karena dia sadar, jawaban yang diberikan Suzy bukan untuk pria di seberang sana, tapi untuk dirinya.

Tanpa Suzy duga, diseberang sana juga seseorang sedang tersenyum bahagia saat mendengar jawabannya itu, karena sambungan telepon mereka masih tersambung dan Suzy seakan melupakannya saat perasaan kalut menyelubunginya.

Myungsoo tidak tahu, jika jawaban yang diberikan Suzy itu bukan untuk dirinya, tapi untuk orang lain. Untuk orang yang sudah berani-beraninya mencuri hati Suzy disaat ikatan pernikahan tinggal di depan mata mereka. Dan orang yang mencurinya itu adalah Byun Baekhyun.

 

~ tbc ~

 

Akhirnya bisa lanjut DREAM juga, sebenarnya ini udah aku post di wattpad, tapi karena belum di post di exo ffi, maka sekarang aku post. Maafkan aku yg tidak bisa menepati janji untuk mempost chapter 16-18 sebelum bulan Ramadhan kemarin, hal itu dikarenakan kuota yg diberikan admin untuk mempost ff itu maksimal 2 chapter perminggunya dalam judul yg sama kalo ngga salah. Karena aku Cuma author freelance, jadi aku ngga bisa berbuat apa2 dg adanya peraturan itu. Udah di post sama admin aja aku udah beruntung banget, karena itu berarti mereka masih mau menerima ff ku untuk kalian baca. Untuk itu makasih banyak buat para admin yg telah membantu ku untuk mempost ff amburadul ini.

Maafkan aku bagi pembaca yg masih dibawah umur jika membaca ff ini. Sebelumnya udah aku peringatkan bahwa ff ini benar2 bergenre dewasa walaupun masih bersifat tersirat, tapi bagaimana pun kalo genrenya udah dewasa berarti memang dewasa. Kadang aku tuh susah buat nentuin genre buat ff ku sendiri. Semuanya pasti romance dan ratingnya pasti dewasa. Maafkan aku…terkadang aku mikir kok aku buat ff yg karakternya gitu2 terus ya? Apa kalian ngga bosen?? Ceweknya baik, cowoknya jahat, cowoknya orang kaya, ceweknya orang miskin. Konfliknya penghiatan dan orang ketiga, Apa kalian ngga bosen?? Aku aja yg bikin kadang ff buatanku tuh bosenin. Jadi mungkin setelah ff ini sama yg My Lady selesai, aku ngga tahu aku masih akan menulis atau tidak, walaupun draft ff selanjutnya udah aku pikirin tapi sayangnya masalahnya masih berputar di sekitaran itu, dan itu membuat aku berpikir bahwa aku termasuk author yg ngga kreatif.

Jadi malah curhat ya?? Makasih udah mau baca curhatan aku yg sedikit penting. Dianggap ngga penting juga ngga apa-apa.

See you next time…

Bye-bye :-*

Regards,

Azalea

22 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 16)”

  1. Huaaa gue nangis karna sedih kalut bingung dan entahlah gak bisa diungkapkan
    Disatu sisi aku kasian sama myungsoo, dia bener2 tulus mencintai suzy tpi mau bagaimana lagi suzy lebih mencintai baekhyun huaaaaa galauuuu 😥

  2. Yeaaaayyyyy finally di update! Nunggu banget sumpaahhhhh hehehe. Dan yaah seperti biasa. Mereka selalu manis. Emm tapi ini perasaan aku aja apa emang jadi pendek yah? Ah molla hehehe.
    lanjut baca chapter 17 deeh. Semangaatttt!
    -XOXO-

  3. Akhir nya lanjutanya muncul juga udah di tunggu”
    Makins seru aja cerita nya makin penasaran sma akhir nya moga aja suzy sma baekhyun…… lanjut thor

  4. Akhirnya dilanjut, aku nunggu banget ini ff ka, Omg!! Kasihan myungsoo dibohongin sma suzy, tapi ya suzy cintanya sma baekhyun mau diapain lagi 😁 hehehe..

    Next ka! Fighting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s