SPRINGFLAKES – Slice #5 — IRISH’s Story

irish-springflakes

   SPRINGFLAKES  

  EXO`s ??? & OC`s Chunhee 

   with EXO & iKON Members  

  adventure, slight!action, fantasy, romance, slice of life story rated by PG-17 served in chapterred length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

— release hurt with a truth —

Reading list:

〉〉   Slice #1Slice #2Slice #3Slice #4   〈〈

 Slice #5

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Prince’s Eyes…

“Aku tak punya teman, tak punya keluarga, semua orang hanya menurutiku karena aku pangeran. Untuk alasan itu, aku benci manusia. Karena mereka bisa bersikap seperti keluarga dan teman bagi semua orang disekitarnya.”

“Pangeran …”

“Ya Chunhee?”

“Ayo kita lakukan ritual itu.”

Aku tersentak mendengar ucapan Chunhee.

“Apa?”

“Jika memang itu bisa membantu, ayo kita lakukan.” ucapnya yakin.

Aku tersenyum samar. Dan mengulurkan tanganku, menunjuk ke arah pisau kecil yang ada disampingnya.

“Berikan pisaumu.”

“Untuk apa?”

Ppaliwa.”

Ia tak bicara apapun dan akhirnya memberikan pisau itu padaku. Dengan cepat aku menggoreskan pisau itu ditelapak tanganku. Darah berwarna merah samar bercampur dengan kilatan silver keluar dari tanganku. Chunhee tampak terkejut.

“Darah? Vampire bisa berdarah?” ucapnya.

Aku mengulurkan pisau itu.

“Kau berani melukai tanganmu?” tanyaku membuatnya mendengus pelan.

“Kau bercanda?” ucapnya sambil dengan yakin menggores telapak tangannya.

Darah segar segera keluar dari luka yang ada di lengannya, membuatku menahan diri agar taringku tidak keluar. Aku menarik tangannya, dan dengan tak mengerti ia hanya pasrah saat aku melakukannya.

Aku kemudian mempertemukan telapak tangan kami. Menyatukan darah. Itulah tujuan ritual ini. Tanpa sadar aku menggenggam tangan kanannya, dan memperhatikan reaksinya.

“Apa sakit?” tanyaku.

“Tidak. Tidak terasa apapun.” jawabnya sambil kemudian mengeratkan jemari kurusnya. Aku tersentak saat merasakan detakan jantung ditubuh yang seharusnya sudah mati ini. Dan ekspresi Chunhee, sangat tak bisa kuartikan.

“Aku tidak bernafas.” ucapnya terkejut.

Aku mengarahkan punggung tanganku ke dekat hidungnya, dan ia memang tak bernafas. Aku segera bergerak menyentuh pergelangan tangannya, tapi tak menemukan denyut nadinya.

Sementara degupan jantung ini masih terasa sangat nyata ditubuhku.

“Jantungku berdetak.” ucapku.

Chunhee terbelalak. Ia menggerakkan tangan kirinya menyentuh pergelangan tanganku. “Kau punya denyut nadi!” tangannya bergerak menyentuh pipiku, membuatku terkesiap.

“Dan kulitmu tidak dingin.” lanjutnya.

Aku memejamkan mataku saat dadaku terasa sangat sesak. Dan degupan jantung berisik itu hilang. Aku juga mendengar helaan nafas Chunhee.

“Aku bernafas lagi.” ucapnya, memperhatikan wajahku, ia kembali menyentuh pergelangan tangan dan pipiku.

“Kau juga tak punya denyut nadi lagi. Kulitmu juga dingin.” ucapnya.

Aku menggerakkan pergelangan tangan kiriku, dan sadar bahwa ditangan kami sudah tidak ada darah lagi. Saat melepaskan genggamanku pada Chunhee, aku hanya bisa melihat dua bekas luka goresan berwarna merah muda, dan saat kutarik tangan Chunhee, di telapak tangan kanannya ada luka serupa.

“Aku tidak pernah menyangka akan jadi seperti ini.” ucapku pelan.

“Apa yang terjadi setelah ini? Oh!” ia tiba-tiba saja tampak begitu terkejut.

“Ada apa?” tanyaku tak mengerti, sementara Chunhee masih menatapku dengan kedua mata membulat kaget. “Apa mungkin kau akan terluka kalau aku terluka?”

“Apa?”

Ia mencoba mencubit dirinya, tapi aku masih tak merasakan apapun.

“Tidak terjadi apapun.” ucapku.

Aku terkesiap saat ia mengambil pisau kecil itu dan bergerak menggores tangannya lagi. Membuatku refleks menahan tangannya.

“Kau bodoh? Kenapa mau melukai dirimu sendiri?”

“Lalu apa aku boleh melukaimu untuk membuktikannya?”

Aku mengerjap kaget.

“Kau gila? Bagaimanapun aku tetap pangeran disini.”

Ia tertawa pelan, tapi kemudian ujung pisau itu menggores lengannya, hanya menciptakan luka goresan kecil.

Tidak terjadi apapun.

“Kurasa tidak seperti yang kau harapkan.”

“Ah, baguslah kalau begitu. Aku tidak mau membayangkan kau terluka kalau aku terluka,” aku terdiam mendengar ucapannya.

“Apa maksudmu?”

“Aku tetap penjagamu bukan? Dan kalau aku terluka, bayangkan bagaimana sulitnya jika kau ikut terluka? Musuh-musuhmu mungkin akan tahu dan malah melukaiku untuk membuatmu terluka. Bukankah begitu?”

Aku mengerjap cepat.

“Ah, ya. Kau benar.”

Chunhee kemudian menghembuskan nafas panjang.

“Sebaiknya tidak ada yang tahu tentang ini, vampire lain mungkin tahu kelemahan ritual ini dan menggunakannya untuk menyerangmu.”

Aku terdiam menatapnya, entah mengapa, tak satupun kata yang terucap dari bibirnya terdengar sebagai kebohongan.

“Chunhee-ah, kau benar-benar akan melindungiku?”

Chunhee memandangku sejenak. Dan kemudian tersenyum.

“Siapapun vampire ketua yang menandaiku, aku akan mematuhi ucapannya, perintahnya, melindunginya, dan tak akan sekalipun membantahnya. Kesakitannya berarti adalah kesakitanku. Dan nyawanya jauh lebih berarti daripada nyawaku.”

Chunhee terhenti, masih dengan senyum yang sama, ia melanjutkan. “Aku tidak bisa mengingkari sumpah yang kuucapkan dengan sukarela, pangeran.”

Kali ini aku yang terdiam. Dan melihat kediamanku, Chunhee berdiri, bergerak mengambil pedangnya.

“Haruskah aku mengajarimu cara menggunakan pedang?”

“Apa?” aku tersentak mendengar ucapannya. Menggunakan pedang? Khususnya, pedang perak? Apa ia sedang menawariku untuk melukai diri sendiri?

“Jika mereka tahu kelemahanmu, mereka akan menyerangmu. Tapi jika kelemahanmu sudah bisa kau atasi, bagaimana mereka akan menyerangmu?” ucap Chunhee membuatku terdiam.

“Kau akan mengajariku?” tanyaku kemudian. Chunhee mendekatiku, membuatku menyernyit saat pedang itu juga mendekat.

“Peganglah ini, aku akan mengajarimu.” bisiknya dengan penuh keyakinan.

“Kau tidak lihat lingkar keperakan digagang pedang itu?” aku menolak.

Chunhee kemudian menggerakkan pedangnya, sekaligus membuatku berjengit menjauhinya. Ia akhirnya menghela nafas panjang.

“Kau benar. Aku akan membuatkanmu sebuah pedang. Pedang perak yang tak akan melukaimu.”

Lagi-lagi, aku terdiam mendengar ucapannya.

“Kau bisa membuatnya?”

Chunhee mengangguk.

“Tentu saja. Banyak hal yang aku bisa lakukan. Dan sementara aku membuat pedang itu untukmu, bagaimana kalau kita saling bercerita? Bukankah kita sudah saling mempercayai sekarang?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Chunhee’s Eyes…

Entah kenapa aku bisa bernafas lega setelah tahu ritual itu tak mengubah apapun selain membuat luka gores di tanganku. Dan melihat ekspresi pangeran itu membuatku tertawa geli karena ia tampak takut pada pedang perak itu.

“Aku mungkin harus membuatnya di tempat manusia. Apa ada tempat di istana ini yang tidak diketahui banyak orang? Kita harus membuat tempat persembunyian sendiri.” ucapku kemudian.

“Kau bisa menggunakan tempat ini.”

“Apa?”

“Tidak ada yang tahu tentang tempat ini. Dan ada pintu keluar disini yang berujung ditengah hutan.”

“Benarkah?”

“Tapi, apa kau akan meninggalkanku disini dan kembali ke tempat manusiamu?” ia bertanya dengan nada serius.

Entah mengapa, aku terkejut juga mendengar pertanyaannya. Ya, aku memang akan meninggalkannya. Mengapa ia harus mempertanyakan hal itu?

“Hanya sebentar. Aku janji aku pasti kembali.” ucapku akhirnya.

“Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu?” lagi-lagi pertanyaannya mengejutkanku.

Benar. Bagaimana jika terjadi sesuatu pada—tidak. Tunggu. Bagaimana jika hal sebaliknya justru terjadi? Bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi padanya?

“Kau mau ikut denganku?”

Ia menatapku tak mengerti.

“Apa maksudmu?” tanyanya.

Aku menghela nafas panjang. Membayangkan diriku berkeliaran di luar istana bukanlah hal yang menyeramkan. Sungguh. Aku sudah terbiasa menghadapi keadaan yang buruk, setidaknya mentalku sudah disiapkan untuk itu.

Tapi bagaimana dengannya? Ia adalah seorang pangeran, bagaimanapun, ia hidup untuk dilindungi. Meski ia beratus tahun lebih tua daripada aku, tetap saja, ia selalu dilindungi.

Dan pastinya ia tak pernah menghadapi keadaan yang membahayakan nyawanya, sendirian.

“Aku juga khawatir terjadi sesuatu padamu.”

Ia menatapku, tanpa bicara apapun. Sekon kemudian tarikan dan hembusan nafas panjang ia hembuskan.

“Aku tak yakin diluar akan aman.” ujarnya membuatku tergelak.

Mengapa sekarang ia terdengar seolah tidak mempercayaiku?

“Kau punya aku yang akan melindungimu. Apa lagi yang kau takutkan?” tanyaku masih membuatnya bergeming.

“Aku hanya tidak yakin jika—” ucapannya terhenti saat aku mencekal kedua tangannya. Sontak ia menatapku, tidak dengan penolakan yang harusnya ia berikan karena seorang sepertiku tengah menyentuhnya, tapi justru sarat akan pertanyaan.

“Percaya padaku, kau akan baik-baik saja bahkan saat kau ada ditempat manusia. Aku tidak akan biarkan apapun terjadi padamu, pangeran.”

Ia terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya menarik kedua lengannya terlepas dari genggamanku dan mengangguk.

“Baiklah.”

“Jadi, kita pergi sekarang?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Baekhyun’s Eyes…

Salah. Ini benar-benar salah. Aku tak seharusnya menyetujui keinginannya untuk membawaku keluar dari istana.

Tapi ia … tak bisa ditolak.

Dan disinilah aku sekarang. Berdiri kaku diantara manusia-manusia. Tanpa jubahku, tanpa mereka tahu bahwa aku seorang vampire.

“Siapa yang bersamamu Chunhee-ah?” seorang pemuda bertanya pada Chunhee, membuat Chunhee menatapku sejenak, dan memandang pemuda itu lagi.

“Menurutmu dia siapa, Hanbin-ah?” Chunhee balik bertanya, sepertinya gadis itu bingung untuk menyebutku seorang vampire, seorang pangeran dari istana ini, seorang yang sudah menandainya, atau mungkin ia akan berbohong pada orang-orang ini bahwa aku adalah seorang ma—

“Apa kau bertemu dengannya di luar istana ini Chunhee-ah? Dia berhasil kabur dari cekalan vampire kejam mana?”

Aku menoleh ke arah sumber suara. Tunggu, apa yang ia katakan? Vampire kejam? Tidakkah ia tahu dengan siapa ia sekarang bicara?

“Bukan begitu Chanwoo-ya.” ucap Chunhee, ia masih sibuk menimang-nimang lempengan besi, heran sekali kenapa ia repot-repot melakukannya sambil memandang ke arahku.

“Lalu?” dua pemuda bernama Hanbin dan Chanwoo itu menatapku bergiliran, memperhatikan penampilanku dari atas sampai bawah. Seolah mencari bukti bahwa aku adalah orang jahat.

Mengapa pula mereka melakukannya? Apa mereka menganggap semua vampire jahat? Cih. Keterlaluan.

Aku tersentak saat salah satu dari mereka bergerak mendekatiku, mengamati kedua mataku, tentu saja ia ingin memastikan bahwa aku adalah manusia.

“Bisa kulihat mulutmu? Kami harus pastikan kau benar-benar manusia.”

Oh ayolah, mereka bercanda? Bukankah warna silver di mataku saja sudah cukup jadi bukti bahwa aku bukan manusia?

“Jangan menyen—” ucapanku terhenti saat Chunhee tiba-tiba saja menarik kerah pakaian kedua orang itu, menyarangkan pukulan cukup keras di bagian belakang kepala masing-masing mereka sebelum mendelik kesal.

“Kau mau mati?”

Walaupun tinggi tubuh Chunhee tak sampai di bahu dua pemuda itu, tapi mereka tampak seolah tak ingin membantah Chunhee.

“Aku kan hanya ingin memastikan saja.” ucap pemuda bernama Chanwoo dengan merengut kesal. “Lagipula, kemana kau kemarin malam? Aku melihatmu mengendap-endap keluar dari rumah.” pemuda bernama Hanbin menambahkan.

Chunhee lagi-lagi menyarangkan tepukannya di kepala pemuda bernama Hanbin itu. Dan hal itu entah mengapa membuatku ingin tertawa geli. Chunhee adalah seorang wanita, dan melihatnya bisa bertindak seperti ini sungguh mengejutkan.

Maksudku, ia memang mengejutkan. Karena ia adalah seorang wanita yang kuat, tapi reaksi dua orang laki-laki—yang kuperkirakan bagaimanapun jauh lebih kuat daripada Chunhee—ini lah yang membuat Chunhee terlihat seolah ia adalah manusia paling kuat.

Mereka tak tahu saja jika Chunhee bisa tergeletak tak berdaya selama lebih dari tujuh hari karenaku.

“Pergi.” ucap Chunhee kemudian.

“Tidak bisa, kami berdua kan memang bertugas untuk mengawasi siapapun orang baru yang masuk ke daerah kita.”

“Kau benar-benar mau mati?” ucap Chunhee sarat akan nada kesal, ditariknya pedang dari pinggangnya sebelum ia mengarahkan ujung runcing benda tersebut ke arah dua pemuda tadi.

Tak hanya kedua pemuda itu yang terkejut, tapi aku juga. Beruntungnya aku berada di sisi yang dekat dengan Chunhee hingga aku tak harus menghadapi pedang tersebut di depan wajahku.

Salah satu pemuda itu akhirnya menghela nafas panjang, sementara satu lagi hanya memamerkan cengiran seolah pedang tersebut hanya sebuah candaan untuknya.

“Aku akan mengawasi kalian berdua dari luar.” pemuda yang tadi menghela nafas panjang berucap. Segera, mereka melangkah keluar tenda kecil tempatku dan Chunhee berada.

“Teman-temanmu?” tanyaku membuat Chunhee mengalihkan pandangannya ke arahku. “Ya, tapi sudah kuanggap mereka seperti saudaraku sendiri.” ucap Chunhee, di tangannya sekarang tampak selembar lempengan perak.

“Kau benar-benar akan membuatkanku pedang?” tanyaku dan dijawab anggukan yakin oleh Chunhee. “Ya, memangnya kenapa?”

Aku menggeleng pelan. “Gomawo, Chunhee-ah.”

Chunhee tersenyum samar, dan membungkus lempengan perak tebal itu dengan kain. Sebelum ia akhirnya menatapku.

“Keberatan jika kita berjalan-jalan diluar?”

“Kemana?” ucapku terkesiap.

Chunhee tertawa pelan. Sementara ia tampak menyembunyikan lempengan perak itu diantara tumpukan jerami yang ada disana.

“Mencari akar pohon, kajja.” tanpa seizinku, ia menarik tanganku dan membawaku keluar dari tenda.

Ada banyak hal yang Chunhee lakukan tanpa seizinku hari ini. Ia bahkan sudah membuatku berubah menjadi sosok asliku. Mengingat hal ini, entah mengapa, aku memang benar-benar bisa mempercayainya.

Aku tak bisa percaya pada siapapun, tidak terkecuali pada penjaga istana. Tapi bagaimana bisa aku begitu saja mempercayai Chunhee padahal aku hanya bertemu dengannya beberapa kali?

Hey! Kalian mau kemana?!”

Seharusnya dua orang—yang Chunhee sebut sudah seperti saudaranya sendiri—itu jadi prioritas instingku sekarang. Karena aku bahkan tak sadar sejak kapan mereka lagi-lagi menghalangi jalan kami.

Memang, mereka hanya bertanya kemana kami akan pergi. Tapi aku merasa seolah ia tengah berusaha mengawasiku, mereka mencurigaiku. Apa mereka benar-benar mengawasi kami diluar?

Aish, dua bocah ini benar-benar ingin mati.” gumam Chunhee, tangannya mengapit erat lenganku, seolah … melindungiku.

“Kau akan kemana?” salah satu dari mereka mengulang pertanyaannya saat mereka sudah tiba di hadapan kami.

“Bukan urusanmu.” Chunhee menyahut ketus.

“Chunhee-ah! Aku akan ikut denganmu.” ia—lagi-lagi—berucap, dengan penuh penekanan.

Benar dugaanku bukan? ia pasti tengah berusaha mengawasiku. Apa kediamanku terlihat mencurigakan di matanya?

“Aku tidak mengizinkanmu ikut.” ucap Chunhee menyahut singkat.

“Kenapa?” tanyanya, menatapku sejenak dari atas sampai bawah sebelum ia kembali menatap Chunhee.

“Apa kalian sudah makan?” tanya Chunhee.

Serempak, mereka berdua sama-sama menggeleng. Satu sikap manusia yang seringkali membuatku bertanya-tanya, bagaimana mereka bisa mengutarakan apa yang mereka pikirkan?

“Baiklah, aku akan mencarikan makanan untuk kalian.” ujar Chunhee, lengan rapuhnya bergerak menepuk lengan dua pemuda itu bergiliran sebelum jemarinya kembali mencengkram erat lenganku, membawaku menjauh.

Ugh, sudah berapa kali ia menyentuhku tanpa izin?

Aku sedikit heran saat dua orang itu membiarkan kami pergi dengan ekspresi kaku. Dan tatapanku akhirnya bersarang pada Chunhee.

“Apa ucapan itu sebuah kode?”

“Apa?” ia menatapku, menyernyit.

“Permintaanmu pada mereka.”

Chunhee mengangguk-angguk. “Kau peka juga rupanya. Ya, yang aku katakan pada mereka memang sebuah kode.” ujarnya menjelaskan.

“Lalu apa artinya?” tanyaku penasaran.

Chunhee menatapku sejenak.

“Kau ingin tahu?” tanyanya tak lantas kujawab. Aku hanya menatapnya, karena aku sangat tidak suka bicara berulang kali—apalagi bertanya.

“Aku katakan pada mereka aku akan mencari senjata.” Chunhee akhirnya berucap. Kurasa sedikit-banyak ia mudah mengerti tentang kebiasaanku.

“Untuk apa?” tanyaku lagi.

Apa Chunhee tengah menjelaskan pada mereka bahwa ia sedang mencarikan senjata untukku? Atau ia tengah berusaha menjelaskan tentang keadaanku pada mereka? Mana bisa aku memahami bahasa isyarat yang mereka ciptakan?

“Untuk membuat mereka pergi tentu saja. Apa lagi?” jawabannya kini membuatku menatap curiga.

“Benarkah?” tanyaku.

“Kau tidak percaya padaku, pangeran?” tanyanya sarat akan nada tidak terima.

Mendengarnya bicara seperti ini, setidaknya aku tahu ia tidak sedang berbohong padaku. Aku bisa mengerti Chunhee, ekspresinya akan menunjukkan bagaimana terlukanya ia ketika seseorang menuduhnya berbohong.

Aku akhirnya menggeleng pelan.

“Aku percaya padamu.” ujarku.

Kajja,” Chunhee akhirnya menarik lenganku untuk melangkah mengikutinya

Kami berjalan menyusuri hutan lebat, hanya berdua, dalam keheningan. Satu-satunya suara yang tercipta awalnya adalah suara rerumputan, dan berangsur-angsur, aku bisa mengenali degup jantung Chunhee.

Beberapa belas menit terakhir, berulang kali aku mendengar Chunhee berdecak pelan. Aku tak mengerti kenapa ia terus bersikap seperti itu, tapi decakannya mengganggu pendengaranku.

“Apa masalahmu?” ucapku akhirnya.

Chunhee memandangku, sebelum ia menghela nafas panjang.

“Kau membunuh banyak tanaman.”

“Apa?”

Chunhee mengarahkan jemari kurusnya ke belakang, dan membuatku melihat tanaman-tanaman yang layu karena langkahku.

Ah, benar. Manusia memang terkadang tidak mengenali keberadaan kami di antara mereka. Tapi alam memahaminya dengan lebih baik. Entah karena apa, tanaman selalu layu atau mati tiap kali bangsa kami menyentuhnya.

“Aku tidak bisa mencegah hal seperti itu.”

Chunhee lagi-lagi menghela nafas panjang.

“Sudahlah, kajja, bangsaku mungkin akan merasa aneh jika melihat tanaman mati, mereka mungkin akan mengikutinya.” ucap Chunhee sambil kemudian melanjutkan langkahnya.

Kini, langkahku yang terhenti.

“Lalu kau ingin aku melayang di udara?” tanyaku membuat Chunhee mengerjap cepat, terkejut. “Apa maksudmu?” tanyanya tidak mengerti.

Aku tak lantas menjawab. Kualihkan pandangan sebelum akhirnya kulanjutkan langkahku yang sempat terhenti.

“Kau sudah membuatku kesal hari ini, Lee Chunhee. Jangan sampai aku berkeinginan untuk menghukummu.”

“Apa? Hey! Apa salahku?”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

Chunhee terus diam di sepanjang perjalanan kami. Tampaknya, ia benar-benar enggan berbuat salah sehingga aku tak harus menghukumnya. Bisa kupahami, membantah sudah jadi kebiasaannya, karena ia tak suka diperintah.

Tapi aku suka memerintah. Dan aku tak suka dibantah. Jadi tiap kali aku berkomentar atau memerintahnya sepanjang perjalanan, Chunhee hanya melakukannya dalam diam.

Butuh satu jam bagi kami untuk sampai di bagian terdalam hutan, dimana hanya pepohonan tua besar yang jadi naungan kami, sementara Chunhee masih dengan usahanya menghindari hukuman dariku.

Kami sampai di pepohonan besar, dan Chunhee dengan cepat mengeluarkan pedangnya.

“Duduklah dulu, pangeran, aku akan menyelesaikannya dengan cepat.” ucap Chunhee sambil mulai memilih-milih akar yang tumbuh sampai ke atas tanah itu. Aku akhirnya duduk di salah satu batu besar disana. Dan memperhatikan Chunhee.

“Chunhee-ah,”

“Ya Pangeran?”

“Bekas luka apa yang ada di wajahmu?” tanyaku akhirnya.

Ia terhenti sejenak, tapi kemudian kembali melanjutkan aktifitasnya. “Apa aku tampak begitu mengerikan?” ia balik bertanya.

“Mengerikan? Apa maksudmu?”

Chunhee menatapku. “Kau tahu maksudku. Kau pasti tidak pernah melihat gadis lain dengan bekas luka seperti ini di wajah mereka. Aku juga tahu, semua gadis di koloni kecil kami merasa bersyukur karena setidaknya mereka tidak harus memiliki wajah yang hancur sepertiku.”

Penuturan Chunhee sekarang membuatku terdiam.

“Apa aku terlihat seolah menganggap wajahmu mengerikan?” tanyaku.

“Ekspresimu berkata seperti itu.” Chunhee menyahut.

Aku terdiam. Mungkinkah ia menyadarinya saat aku menyernyit tadi?

“Aku hanya penasaran. Tentang … bagaimana kau mendapatkan luka itu.” kataku akhirnya. Chunhee terdiam sejenak, masih sibuk dengan pedangnya sementara aku menunggu jawabannya.

“Song Yunhyeong.”

“Song Yunhyeong?” ulangku, terkejut mendengar nama yang begitu familiar dalam pendengaranku kini terucap dari bibir Chunhee.

“Kau mengenalnya?” tanya Chunhee.

“Ya, sangat mengenalnya.” aku menatap Chunhee sejenak. “Dia yang membuat luka di wajahmu?”

Chunhee mengangguk pelan.

“Ya, dia pemimpin pasukan yang sangat kuat bukan?” Chunhee tersenyum kecil, kembali, jemarinya bergerak dengan pedang di tangan. “Dia dulu satu-satunya saingan yang aku miliki. Sekarang juga tampaknya masih begitu.” sambung Chunhee.

“Saingan? Dia … masih manusia?” tanyaku tak percaya. “Bagaimana bisa ia melukaimu?” sambungku.

“Empat tahun lalu aku menemukannya bergabung bersama kelompok vampire, bukan sebagai vampire, atau pengabdi, tapi ia masih manusia. Dan saat itu aku begitu bodoh karena tidak sadar ia tengah berusaha membawaku ke kastil tempat ia bergabung.”

“Dan karena aku menolak ajakannya, ia melepas beberapa orang vampire untuk menyerangku. Aku tidak begitu ingat, tapi aku tahu seseorang mencakarku dan membuat luka mengerikan ini.”

Chunhee tertawa pelan. Dihempaskannya tubuh di atas batang pohon yang tumbang sebelum ia menatapku.

“Aku tak menyalahkan bangsamu, tapi aku menyalahkan Yunhyeong.” ujarnya, seolah tak ingin aku mengira bahwa ia tengah menyalahkan bangsaku atas luka permanen yang membekas di wajahnya.

“Aku akan membunuh mereka.” tiba-tiba saja bibirku berucap.

“Apa?”

Aku menghela nafas panjang. Membayangkan wajah puas keji manusia yang berhasil melukai Chunhee, mengingat bahwa sosok yang melukai Chunhee adalah sosok yang kukenal juga … rasanya aneh.

Aku tahu ia terluka karena tengah mempertahankan martabatnya sebagai seorang manusia. Mengingat bahwa Chunhee sebenarnya tak pernah ingin hidup di bawah tekanan seperti sekarang.

Dan ia bahkan sudah mengorbankan hidupnya, untukku, untuk melindungiku. Tidakkah aku jadi bagian jahat dari kehidupan klasiknya juga?

“Kupastikan aku akan membunuh mereka yang melukai wajahmu … dengan tanganku sendiri, Chunhee-ah.”

Chunhee terdiam. Cukup lama sampai sebuah senyum muncul di wajahnya.

“Kalau begitu kupastikan tak seorang pun bisa melukaimu selama aku masih hidup, pangeran.” ujarnya.

Lagi-lagi, ia berhasil mengucapkan kalimat yang terdengar tak masuk akal dalam pendengaranku, tapi sekaligus masuk akal.

Chunhee, seorang wanita, berjanji akan melindungiku dengan kehidupannya sementara aku hanya bisa menjanjikan beberapa kematian kecil sebagai imbalan. Bukankah tidak pantas?

Tidak. Harga ini cukup pantas. Mengingat bahwa aku tak akan berubah menjadi pemimpin vampire yang kejam yang mungkin bisa melukai manusia. Tidakkah Chunhee akan bahagia ketika bangsanya masih bertahan hidup?

Aku tak perlu memberi imbalan padanya, aku hanya perlu membuat manusia-manusia di istana kecilku merasa aman. Dengan begitu Chunhee akan merasa perjuangannya sekarang tak akan sia-sia.

“Kau tidak akan menyesal karena sudah mengabdi padaku.”

Chunhee menatapku, sejenak sebelum ia mengangguk yakin.

“Aku tak akan menyesal, pange—”

“Baekhyun.”

“Apa?”

“Namaku, Byun Baekhyun. Kau tak harus terus memanggilku dengan sebutan pangeran, aku jenuh mendengarnya.”

۩۞۩▬▬▬▬▬▬ε(• -̮ •)з To Be Continued ε(• -̮ •)з ▬▬▬▬▬▬▬۩۞۩

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

BUTUH PERJUANGAN KERAS BUAT MENENTUKAN NAMA SIAPA YANG BAKAL DISEBUT DI AKHIR CHAPTER INI.

Dan ya emang, waktu itu aku sudah bikin vote ya, tapi aku juga di sana sudah jelas bilang kalau: castnya sudah aku tentukan, apapun dan siapapun yang menang di vote gak akan berpengaruh sama cast yang aku gunakan.

Well, kupilih Baekhyun atas banyak pertimbangan. Diantaranya: satu, dia bias; dua, dia bias; tiga, dia bias; empat, Sehun sudah dapat jatah buat jadi main cast (lagi!) di satu fanfiksi hadiah yang akan muncul sekitar awal bulan depan; kelima, Sehun akhir-akhir ini terlalu bening, tapi keliatan bocah sekali (sekarang) sampe imej dia bener-bener maknae di mata aku yang terus memanggil ‘Sehunnie’ padahal aku bukan nuna-nuna pedopil; enam, BAEKHYUN DAN RAMBUT HITAMNYA ADALAH PERUSAK IMAN PERAWAN (KHUSUSNYA AKU DALAM HAL INI) DAN AKU MERASA DIRUGIKAN KARENA GAK BERKEDIP SAAT NGELIAT BAEKHYUN DENGAN RAMBUT ITEM ITU MENGURAS TENAGA JUGA GAK BAIK BUAT JANTUNG.

Sekian, maaf buat kalian yang berharap Sehun jadi main cast cerita ini. Aku enggak memaksa kalian untuk terus membaca cerita ini dan enggak juga mengusir kalian untuk enggak baca. Warm hug dariku dan terima kasih karena sudah mendukung Sehun, sayang sekali Sehun enggak menang dalam pilihan hati, maklum: fanfiksinya diketik secara personal, jadi nepotisme pasti menang.

PFT. KATA-KATA DI ATAS UDAH KAYAK WINNER SPEECH.

BTW, AKU RAJIN POSTING YA MINGGU INI. LOLOLOLOL. SEMOGA BISA TERUS RAJIN. PFT ~~

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

182 tanggapan untuk “SPRINGFLAKES – Slice #5 — IRISH’s Story”

  1. TERSERAH DEHH TERSERAH PADAMUUU KAK IRISH.. HEUUUU -____-
    Aku sih sempet kezelll knapa pake baekhyun lagi baekhyun lagi padahal dari chap awal aku udh bayanginnya si pangeran itu OH SEHOON kak rish plis apaakah dirimu tidak melihat ke MATURE.an dia skrg? dia udh Growing up jdi cowo hot nan melelehkan hati para perawan.
    oke segitu aja pendeskripsian ku tentang sehun saat ini dan oke i’m fine gpp kalo baekhyun yg main cast nya bicoz i’ll still love this what everrrrr

    1. XD BUAHAHAHAHHAHAHAHA AKHIRNYA ADA YANG PASRAH JUGA XD
      Enggak, akhir-akhir ini Sehun justru maknae-look banget XD wkwkwkwk

  2. tuh kannn.. Baek yg nongol ahahaha, berarti selama ini aku gak salah visual kak rish, jadi feelnya dapet gitu.. Baek and sehun memang cocok jadi ice prince, tapi kalo di ff ini cenderung ke baek, entahlah kok bisa ya? Apa karena faktor bias juga? Hahaha Kak aku mau berbagi imaginasi visual aku ya..
    Chunhee, aku bayangain kalo itu jun jihyun di film yg judulnya the last vampire, dengan baju hitam dan celana hitam yg melekat sempurna, juga rambutnya yg di gulung di belakang, dan juga cara tatapanya.. entah kenapa dapet visualnya jun jihyun padahal pan covernya bukan jun jihyun
    Prince, karena berhubung belom di ketahui castnya. Tapi berhubung aku adalah shiners jadi aku ngebayangin itu adalah baekhyun yg manly di mv monster dan beberapa foto di majalah W, tatapanya tegas and dingin. ini visual aku dri chap 1 kak rish

  3. tuh kannn.. Baek yg nongol ahahaha, berarti selama ini aku gak salah visual kak rish, jadi feelnya dapet gitu.. Baek and sehun memang cocok jadi ice prince, tapi kalo di ff ini cenderung ke baek, entahlah kok bisa ya? Apa karena faktor bias juga? Hahaha

    1. Iya baek is my bias forever.. Haha
      Aduh mian kak komenan yg diatas kan ada dua yg satunya abaikan ya kak, aku gak tau kenapa bisa di situ. Hehe..

  4. Setelah lama di tunggu di post juga ff ini aku setuju” aja kalau yg jdi prince nya baekhyun dan aku tunggu next chapter nya fighting!

  5. Akhirnya di post juga ff ini aku setuju” aja kalau yg jdi prince nya baekhyun dan aku tunggu next chapter nya fighting!

  6. BANG!
    ..kak irish! akhirnya instingku bener kau bakal milih siketua tjabeinternasional. gtau kenapa ya pas ngeliat fanfic ini dipost ak ingin menangos sambil melukin bekyun😭/digamparpens.
    mwehehhe maybe karna faktor bias utama kta sama kli yasicabe perusak iman perawan bocil:’)
    stay healthy ka! continue dat fanfic wkwkw

  7. akhirnya dipost jugak sama kak irishh yeayy! sebenernya W agak bingung di cuap2 yg kak irish kasih.. ternyata JENG JENG JENG JENG si sehun kagak jadi main cast ㅠ.ㅠ berasak sedih heuheuu.. tapi tetep nikmatin yang jadi main cast si baekhyun kkk~ pangeran manjaaa kkk~ ditunggu next chap kakk! fightung!

  8. karakter sang pangeran di sini cocok sama baekhyun-menurutku sih (pdhal dulu vote sehun). pangeran di sini karakternya agak bersahabat walaupun cm sama chunhee, lumayan ramah (utk ukuran pangeran vampire)-wakaupun cm sama chunhee doang. cocok lah sama baekhyun pokoknya. klop….

  9. Thor, chap selanjutnya kapan keluar??? Asli keren banget gak sabar nih menunggu kelanjutannya ?? 😓😰

  10. Ga sangka Byun cabe yg menang,,selalu dihatimu ya Rish,,huhuu aku cemburu, Sehun sabar ya boy! Aku sempet mikir gmn klo Kyungsoo ya,pertanyaanya,klo bukan Bias utama,apa susah ya dapet Feel yg pas biar bisa ciptain karya yg bagus ya Rish? habisnya kebanyakan karyamu maincastnya,byuncabe? Bukan ga suka,hany ingin tau,,
    – yaweyslah.lanjut yuk…

    1. bias memang selalu menang XD dihatiku dan difanfiksi XD wkwkkwk sehun nanti kebagian XD kyungsoo juga kebagian XD tenang aja XD

  11. Yeeaaahhhhh beneran baekhyun yg jadi main castnya hoahoahoa, dari awal juga udh ngebayangin baekhyun. Karatkernya cocok banget sama baekhyun..

    Aku padamu kak irish muaaahhhhhhh :*({})

    Tetep semangat yah kak irish ({})

  12. *salto**split**dancervhappiness* Subhanallah akhirnya post juga*sujudsyukur* 😂kangen ff nyaaaaaa huaa….huaaa seneng bangeet main cast nyaa baekhyun kuh terluvchu *kopral* ih aku pengen jadi chunhee bisa touch touch baekhyun/? bener si baekhyun bakal bunuh si ono noh siapa namanya lupa kepanjangan terlalu susah pokoknya dia lah ya :v bingung mau komen apa lagu ff nya terlalu bagus terlalu keren pokoknya sungguh terlalu *dancexid* :v maapkeun aku dari tadi cuma numpang jumpalitan doang hehehe…pas kemaren² komennya pake blog soalnya di laptop sekarang di hape soalnya selama beberapa minggu aku harus pisah sama laptop :”v *numpangcurhat*

    1. XD heheeeyy dance nya banyak sekali XD wkwkwkwkw padahal ini astral ya untung aja ada yang masih mau baca ceritanya, aku bersyukur XD wkwkwkwkw
      thanks karena udah jumpalitan di sini XD

  13. Hahahaha daebak akhirnya muncul juga nama byun baekhyun sebagai main cast di springflakes ini hahay.

    Akhirnya iriseu,, hoho caracternya emang cocok banget buat si baekhyun rish,, gegara baekhyun jadi pangeran vampir disini jadi keinget sama iresible love( bener gaksih tulisanya ??) deh,, bahagia deh pokoknya baekhyun main castnya

    Ganbatte iriseu

    1. XD buakakakaa iya pada akhirnya boncabay yang lolos dari list ini XD wkwkwkwwkwkkw aduh duh karakter di IL itu padahal hancur sekali XD

  14. YAH YAH KETIKA TULISAN INI TERPAMPANG ‘In Baekhyun’s Eyes’ REAKSI SAYA ADALAH KETAWA TERIAK GEBUKIN LANTAIIII/ketawa evil/ pas tau sehun menang vote kmrn, aku udah mulai berfikir kalau main cast princess eh prince maksudnya/gagal lawak/ itu sehun dan ternyataaaa dreng dreng drenng dummm prangg tsss baekhyun lahh yang menjadi main cast nyaaa!! btw kak, baekhyun cocoknya jadi princess loh’-‘ /abaikan/
    yeheyyyy berarti bias kita sama dongg yaaa dari 1-4 bhahahahahah /tos/ rambut item dia sangat menggoda seperti es campur sewaktu puasa dan opor ayam ditambah daging rendang pas lebaran wkwkwk
    aku selalu bayangin kalau chunhee itu pake baju yang kaya taeyeon di mv i yang warna putih gituu dehh ‘-‘ cocok aja kayanya wkwkwkwk walaupunsayatidaksangattidaksukadengadiamaaf ‘^’ NEXT LAHH NEXT NEXT TAK SABAR LAH AKU INI ><

    1. BUAHAHAHAHAHAHA JANGAN GEBUKIN AKU AJA ASALKAN, GAPAPA AKU MAH XD WKWKWKWKWKWKWKWKWKWK
      KETIKA JEBOLNYA KE BAEKHYUN TAUNYA JADI BKIN NGAKAK YA? XD

  15. YALORRDDD AKHIRNYA SETELAH SEKIAN CHAPTER TERLEWATI MUNCUL JUGA NAMA MAIN CAST NYA LOL DARI AWAL BACA EMANG UDAH BAYANGIN BAEKHYUN YANG JADI PANGERANNYA GEGARA DIA GAKBISA GUNAIN PEDANG WKWKWK UDAH KEREN PADAHAL JADI PANGERAN MALAH SEMPET2NYA DINISTAIN GAKBISA GUNAIN PEDANG SAMA IRISH :V

    IYAAAA BELAKANGAN INI JUGA GUE LIATNYA SI SEHUN SEMAKIN UNYUUU BENER2 AURA MAKNAENYA KELUAR LOL WKWKWK DULU2NYA KAN DIA SEMPET JADI MAKNAE RASA OPPA EHEMM GITU WKWKWK

    SEPERTI BIASA RISH KU SELALU SUKA SAMA FF MU MWEHEHEHE SEMOGA TERUS RAJIN UPDATE YEE RISH, INGET ISTIRAHAT JUGA. SEMOGA SEHAT TERUS YAAA❤

    1. YALORD, AKHIRNYA KEPSLOK EGEN … TEGA AMAT MPOK DARI KEMARIN BAGI BAGI KEPSLOK KE ANE …

      XD karena dia lemah gemulai jadi bayangin Cabe jadi main cast ya XD dia sesekali aku nistakan XD BUAKAKAKAKA IYA BENER MPOK, SEHUN SIH AURA MAKNAE, JADI ENGGA BISA BIKIN DIA BERPERAN JADI SEKSI GITU, GABISA, DIA COCOK JADI IMUT-IMUT GITU GA KUAT DEH HATI INI XD XD

  16. Wuahhh, akhirnya Byun Baekhyun yang jadi pangeran.
    Saat aku baca ‘In Baekhyun’s Eyes’
    Entah kenapa aku senyum-senyum sendiri, krna terlalu senang sampai jingkrak2 ama tepuk tangan.
    Gomawoo Rish ><
    memang sudah mentok banget di imajinasi si BONCABAI yang jadi prince-nya
    ff SPRINGFLAKES jadi ff yang paling aku tunggu updatenya…

  17. alhamdulillah, akhirnya baek yang jadi mc nya, huah, doaku terkabul 🙂 😀
    btw kek nya mereka nanti bisa jatuh cinta deh kalo deket2 an terus 😀
    yeayy, rajin posting 😀 bener2 bahagia banget 😀

    yapp, baek emang menggoda iman, dari dulu sampe sekarang nggak bisa dan nggak pernah berubah, malah semakin menggoda, apalagi dgn rambut itemnya 😀

    fighting 😀

    1. XD buahahaha bahagia ya kalo doa terkabul itu XD
      entahlah, aku minggu ini lgi semangat banget XD semoga sampe minggu depan bisa sesemangat ini buat posting XD

    2. aminn, semoga tetep semangat 😀

      btw kak, jangan buat sad ending kek di irresistible love ya, aku takut kalo ending nya ntar ternyata kek Baekhyun yg bohongin Heekyung, cuman bedanya aku takut ntar di ff ini Chunhee yg ganti bohongin Baekhyun selama ini

      semoga aja ntar happy ending, aminn 😀

      fighting 😀

  18. Baekhyun dan rambut hitamnya udah gausah dibahas
    Emang udh teruji klinis sebagai perusak kinerja sistem jiwa dan raga,hahahahhaha

    Btw dr awal baca ini aq baca semacam pangeran ama chunhee seperti jiwa yg tertukar
    Ini siapa cowok siapa cewek
    Berasa pangerannya kok cemen banget gt
    Ga ada rasa ingin menutupi kelemahan jd cengo gt ,apa2 bingung n takut, ini pangeran beneran kurang gaul*seketika dilempar*

    Dan pas tau kalau cast pangerannya adalah byunbaek
    Aq langsung jerit “pantas aja ini pangeran tiba2 mode lemah tak berdaya bak gadis lugu”

    Si chunhee jdnya berasa banget jd gadis gagah tangguh

    Kayanya pas ritual tadi ada sistem2 pangeran yg sedikit terganggu makanya jd rada polos sekarang,hahahahaha

    Ditunggu aja next chapnya irish

    1. BOLEH GAK AKU NGAKAK!? ABIS INI PENJELASAN TENTANG CABE DAN LEMAH GEMULAINYA DIA INI BIKIN NGAKAK XD XD
      MUNGKIN IYA, CABE MELEMAHKAN DIRI SEBAGAI CABE CABEAN DI SINI YANG BUTUH PERLINDUNGAN XD XD XD

    2. Greget banget aq tiba2 si pangeran yg tamvan yg suka ngisap2 darah org ampe pingsan berhari2 malah habis ritual malah berubah cem gadis lugu,hahahhaha

  19. No problem kak.. Lagian dari awal aku baca aku udah anggep baekhyun yg jadi pangerannya kok.. LOL.. btw jdi penasaran si baek bkal suka bneran gk yaa ama chunhee atau cuman sbatas pangeran dan pengawal aja.. . Aaa hanya dirimu kak yg tau.. 😆 😊

    1. XD buakakakakakaka aku bersyukur kalo ada yang beneran udah bayangin si cabe XD jadi berkurang sedikit rasa bersalahku XD

  20. “BAEKHYUN DAN
    RAMBUT HITAMNYA ADALAH PERUSAK IMAN
    PERAWAN (KHUSUSNYA AKU DALAM HAL INI)
    DAN AKU MERASA DIRUGIKAN KARENA GAK
    BERKEDIP SAAT NGELIAT BAEKHYUN DENGAN
    RAMBUT ITEM ITU MENGURAS TENAGA JUGA
    GAK BAIK BUAT JANTUNG.”

    iya setuju banget sama kak irish, rambut item baekhyun, tuh bener-bener menggoda iman ke perawanan…. Hahahaha

    sebenernya dari awal ff ini publis juga udah yakin bakalan bakhyun yang jadi main cast nya…. Secara iresisteble kan udah end, dan kajima yang sama-sama ngusung tema vampir main castnya sehun-luhan… Udah pasti ff yang ini baek… Kalo one and only pan robot, bukan vampir dan keturunanya/hahah/
    pokonya kak irish jjang… Keep writing ya kak, warm hug juga dari pembaca ffmu luv yu~

    1. SUDAH KUBILANG, DIA PERUSAK IMAN PERAWAN, GA BAIK BUAT KESEHATAN XD XD XD WKWKWKWKWK
      gitu ta XD apa aura auranya aura si cabe ya XD eeehhh prediksinya boleh juga itu XD wkwkwkwkwkk

  21. In Baekhyun’s Eyes..jeng jengg..wkwkwk
    Sudah ku duga kak Irish yg kpilih bkakalan baekhyun oppa..kkkk
    karena Rambutnya yg ganti warna item itu bikin org gx mau perpaling ya..hahaha

    Pdahal dri awal aku bayangin sehun oppa yg jdi main castnya..kkk
    Tpi gpp baekhyun oppa jga bias ku..hihihi
    Aku suka sma ceritanyaa^^
    Kak Irish Jjang^^

    Uhmm.. nanti hanbin sma jiwon nambah curiga gx ya sma baekhyun?
    udah ahh kakk sgini aja comenku 🙂
    Coz bingung mau ngomong apa..hihihi

    Next kakk dtunggu klanjutanya^^
    Fighting!!

    1. BUAHAHAHAHAHAHA IYA AKU SEMACAM PILIH KASIH YA GEGARA CABE BENING JADI KEGODA BUAT BALIKAN SAMA DIA XD XD XD WKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWK

      enaknya gimana, si jiwon dibikin tau apa engga XD enaknya chunhee sama baekhyun dipisahin apa engga? XD

    2. Hahahaha..
      Jangan kak jgn sampe jiwon tau^^

      Andwaaeee.. chunhee and baekhyun oppa jangan dipisahinn eonni#kedipkedip/dbalang^^v

  22. Akhirnya di lanjut jg ff Baekhyunnya.. duuh aku kangen bgt.. 🙂
    Baekhyun jadi pangeran? awwwawawaw … Irish.. Chunhee yg ini jadi ngingetin aku sama ff 3days tp namax lee sunhee.. aigoo kangenx sma ff itu .

    1. entahlah.. tp baekhyun yeoroum di 3D itu critanya keren bgt… aku suka bgt. apalagi baek sma heekyung di IL. duh coupleku semuaaaaa…. 🙂

  23. Sehun itu bias, baekhyun itu bias, chanyeol itu bias, hihhihi
    Jadi aku sih nggak masalah kalo salah satu dari mereka jadi cast nya.. hahaha
    Sehun yg jadi aku bersyukur.. chanyeol yg jadi aku jg bersyukur.. ehh baekhyun yg jadi aku juggaaaa bersyukur… hahahaa
    #marukkebanyakanbias
    yeyyyyy.. kakk rish akhirnya nggak galon lagi yha sama castnya .. akhirnya baekhyunn yg jadi.. yeeyyyyy salah satu bias aku.. yg awalnya aku nggak ngebiasin dia.. cuma gara2 baekhyun jadi humanoid aku jd pengen lebih tau ttg si mr.kaebssong.. yg akhirnya aku nyematin bias di namanya.. hahahaakk
    Iya baek.. kamu harus belajar perang yahh.. biar bisa ngelindungin aku.. ehh maksudnya chunhee..
    Bhaakkksss..
    Kutunggu slice selanjutnya… semangattttttttttt

    1. INTINYA: BIAS MANAPUN YANG PENTING JADI MAIN CAST MAH DEMEN AJA BACANYA XD
      ENAKNYA GITU YA kalau biasnya banyak, aku yang stuck sama Byun Baekhyun bisa apa ;3; semua cerita bawaannya bayangin Byun Baekhyun XD wkwwkkwkwk
      ALHAMDULILLAH, YA ALLAH AKU BERSYUKUR KARENA ADA YANG DEMEN SAMA BYUN BAEKHYUN AKIBAT FANFIKSI ONE AND ONLY XD XD XD

  24. Kok baekhyun? Lah aku malah ngebayangin si luhan? Tapi gak apa apa lah, baekhyun juga oke. Kak irish bener banget si baekhyun itu kalo rambutnya item bikin gakukunana… keep writing and fighting kak irish😊

  25. g msalah deh chas pangerannya cpa…baekhyun bagus jga…penasaran m crita akhinya d tunggu klanjutannya yh !!!

  26. Ohhh, CABE JADI PANGERAN? CABE? CABE?
    ya gak papa lah,, cocok aja kok…malah pernah sih ngebayangin si Baek jadi pangeran di chap sebelumnya…
    Ahh ciye cabe mau diajarin pake pedang, jadi manly bentar lagi.. tapi apalah dayaku selalu menganggap Baekhyun tetep cabe walaupun udah manly..
    .
    .
    Keep writing ya kak Irish!! cepetan di publish ya kak..
    XOXO

  27. Tuhhkan bener main castnya baekhyun! Dari awal udah yakin banget apalagi pas kak irish bikin vote antara baekhyun sm sehun bikin aku tambah percaya kalo baekhyun main castnya. Yuhuuuuu seneng dehh… Fighting kak irish!

  28. OHIYA~ KUTUUNGGU DAN BAKAL KUTAGIH HADIAH SEHUN DARIMU KAAAK~~ WKWKWK
    AMIIN RAJIN POST FF TP JUGA INGET ISTIRAHAT~ KESEHATAN ITU PENTING, KESEHATANMU ITULO KAK. wkwk

    1. HADIAH SEHUN JADI MAIN CAST DI TUNGGU SAJA, MASIH DALAM PROSES PENGEDITAN.

      EEEHH AKU LAGI SEMANGAT, MUMPUNG NIH AKU BAIK HATI SERING UPDATE, BIASANYA MALES /KEMUDIAN DIGAMPAR

  29. Akhirnya tau juga siapa yang jadi castnya yaitu baekhyun ^^. Sebenarnya pengennya sehun jadi pangeran. Tapi gak apa-apa deh.
    Ditunggu kelanjutannya kak ^^

  30. WAHAHAHAHAPFFT. IJININ YOON NGAKAK DULU KAK XD
    SUUMPAH PAS PRINCE’S EYE YOON BAYANGIN DIA SEHUUN, TERUS PAS UDAH BAEKHYUN’S EYE GANTI VISUALISASI WKWKWK RASANYA OTAK YOON KEK BANTING SETIR ABIS KASIH TANDA MAU BELOK KANAN TERNYATA BELOK KIRI WKWKWK /iini bukan dijalan yoon/
    YEELAAH~ YOON HARGAIN KEPUTUSAN KAK IRISH. EMANG BIAS ITU HARUUS DIUTAMAKAN WKWKWK
    KAN EMANG KALO BIAS ITU FEEL NYA BUAT KARAKTER SI DIA KAN KITA PPAHAM BETUL /cieelaah/sayangnya lu gak bisa dipahamin sama bias lu yoon/wkwk
    BTW, /lepas caplok/capek/ itu tadi kan waktu prince nya *masih sehun*dalam lamunan yoon* pas darrah-ketemu-darah tadi kek ikatan bekyun-hyerin di ff sebelah sama kek canyol-sarang dg cara dan hasil yg berbeda jadi bikin yoon mikir “waah kalo tuker2an darah gini kyk yg itu jadii yg belum kebagian tuker2an kan sehun” wkwk /dasar neraca ohauss/
    BTW LAGI, itu hanbin sama jiiwon galiat tanaman disekitar yg mati abis kena kentut bekyun/? appa mereka gatau kalo cuni udah jadi abdi/?
    BTW SATU LAGI, keburu kelupaan lagi. itu emang efeknya tuker2an darah cuman gitu doang kak? efek sampingnya dirahasiakan wkwk
    udah ah kebanyakan bikin kak irish males baca wkwk

    1. KUIJINKAN KAMU NGAKAK SAMPE GULUNG-GULUNG.
      WHY? PERTAMA, KARENA AKU JUGA NGAKAK BAYANGIN KAMU YANG TERBANTING.
      DUA, AKU LUPA MENGGANTI BAEKHYUN’S EYE ITU MENJADI PRINCE. ITU SEJUJURNYA TYPO. ZIYALAN, EFEK KEBURU-BURU POSTING YA GINI INI. T.T
      KETIGA, AKU BAHAGIA KARENA WALAUPUN KAMU PENGEN SEHUN JADI MAIN CAST TAPI KAMU MENDUKUNG THE POWER OF BIAS YANG MEMBUATKU JADI LABIL XD XD XD
      KEEMPAT, IZINKAN AKU NGAKAK NGEBAYANGIN SEHUN YANG BELUM DAPET SCENE BERDARAH-DARAH, HARUSKAH DI GIDARYEO DIA KUBIKIN BED-SCENE SAMA INJUNG? JAWAB YOON, JAWAB ~~
      KETUJUH, EFEK SAMPINGNYA MASIH DIRAHASIAKAN
      KEDELAPAN, ITU KAN SCENE MEREKA KETEMU MASIH DI ISTANA, NDAK ADA TANEMAN ~
      KESEMBILAN, AKU ENGGAK MALES BACANYA XD
      KESEPULUH, MAAF BALESANKU KEPSLOK SEMUA XD XD

    2. wkwk typo merusak kejutan kak irish. sebenernya mau dikasi tau sebelum tbc/? tp udah ketauan duluan wkwk sabar kak irish.
      yoon juga bahagia kalo kak irish bahagia wkwkwk
      OKE. YOON MAU KAK WKWK /digampar injung/sehun angkat tangan, dia setuju/di tatap injung dg deathglare nya/sehun aegyo/injung luluh/end. wkwk
      oiya yoon lupa kalo temen2nya dibawa ke dalem •-•”

    3. XD YA KAMPRETNYA BARU SADAR PAS ADA YANG KOMENTAR PERKARA BAEKHYUN’S EYES WKWKWKWK TAPI GAPAPA, UDAH KELANJUR JUGA MAU GIMANA XD XD XD

  31. akhirnya yaa.. setelah baca ber chapter” cast sesungguhnya muncul. .gk papa deh gk sehun, baekhyun cocok jg apa lg kalo liat foto dia monster ver. jadi feelnya dapet..
    berarti besok” main cast gk lg EXO ??? lg kan,, berasa aneh klo bayang”in dari 9 wajah yg jd cast…hahaha

    iyee tau yg lg rajin.. prokkkprookkprrroookkkk

    chuuu~~ XOXO

    1. XD buahahahahahaha iya akhirnya ya aku rajin ya, udah cepet update, main castnya jelas pula XD wkwkwkwkwkwk

      ENGGAK, INSYA ALLAH ENGGAK DI ??? GITU XD

  32. Akhir nya setelah sekian lama kak irish update springflakes lagi:)
    Aku akan menunggu kelanjutannya dengan sabar koq kak:D

  33. Yaahhh bukan sehun yaa..
    Tapi baekhyun juga cocok sih..
    Akhirnya ff ini update juga setelah berabad-abad menunggu *alay*
    Kak sekali” bikin ff yg main castnya sehun dong … Yang chapter gitu maunya hehe .. *abaikan*
    Seminggu ini bener” seneng banget kak irish update terus.. Semoga langgeng update rajinnya hehe
    Semwangatt yaa kak irish

    1. XD the power of bias mengalahkan semuanya nih XD wkwkwkwkwkwkwk sehun sudah adaaaa, udah bubar malah fanfiksi yang main castnya dia XD

      IYA AKU RAJIN UPDATE DAN AKU BANGGA XD

  34. awalnya kecewa pangerannya baekhyun 😂😂😂 trus nyoba ngebayangin balik kalo pangerannya sehun tp akhirnya ga bisa pasrah ttp nganggep pangerannya baekhyun 😂😂. Semangat ya. ditunggu kelanjutannya. dan…. semoga SAD ending hahahahaha *evil laugh*

    1. Yaelah kepotong -_- Rish cuma mau bilang, kenapa disini dirimu membuat Baekhii jadi ketjeh???? Tapi btw , anyway , busway(?) aku pengen izin baca Chapter2 sebelumnya karna jujur aku baru nemu FF mu yang ini Rish (setelah sekian lama bersemedi (⊙_☉) . Keep Writing ya Rish !! ditunggu kelanjutannya, semangat ( ˘ ³˘)♥

    2. XD BUAKAKAKAKAKAKAKAKAK BENTAR, INI KEPOTONG YAK? XD WKWKWKWKWK

      BACA AJA BCA XD AKU SENENG KALAU KAMU TAMBAH SESAT XD

  35. Dari awal sih udah mikir pasti baekhyun ini yg jd pangerannya .
    Secara irish biasnya baekhyun , hahaha
    Hampir lupa sama critanya ini ff , sampe ngulang chapter sebelumnya .
    Sekali” kai jg d adain d ff nya irish dong , syukur” jd main cast nya .
    Hahaha

  36. AKHIRNYA!!!! AKHIRNYA!!!! AKHIRNYA!!!!!!

    sekian lama aku menunggu *nyanyi
    sekian lama menunggu nih ff ampe lumutan, JENGGOTAN *EH kumisan(?) akhirnya di post juga /cukur jenggot cukur kumis/

    baekhyung lagi?? Tto??
    Wah wah wah
    the power of bias.

    Tadi sempet bingung. Mau nyentuh nih ff atau lanjut baca ff one and only. Tapi setelah bertapa *gayanya akhirnya kuputuskan baekhyun jadi pacarku *eh?? Maksudku kuputuskan untuk baca ff one and only ampe chap 17

    Next

  37. Pemeran utamanya si mamih baek…
    Awalnya aku kira hunie apa chanie..tapi ya..gak apa lah..melihat bias bahagia *sedikitajatapi

  38. Baehyunnnnn yeyyy alasan yang udah pasti ya kenapa milih si cabe karna dia bias wkwk

    Oke aku ga mau ngerasa seneng dulu karna mereka hanya mengatakan hal hal yg secara ga langsung romantis

    Aku yakin irish bakal bikin kejutan lagi di chapter chapter selanjutnya yg ga bakal bisa ditebak sama reader *soktaubangetsih* wkwk

    Ditunggu kelanjutannya ya irish
    Hwaiting^^

  39. past kak rish masih nulis prince’s pov ku berniat buat nyepam nama byeon cabay sampe kena block wp. lolㅡSAMPE ADA NAMA SICABE INTERNATIONAL DAN KU HAMPIR TERIAK 😂😂😂😂 .. betapa baiknya dirimu kak rish /sujud syukur/ ku pikir dia justru kalah vote krn ini udh lama ga update lho lalu kebiadabannya menyelamatkan segalanya. wkwkwk

    semangat nulisnya!💕🙆

  40. Akhirnyaa ketauan juga siapa castnya uda aku duga pasti baekhyun wkwwkwk walaupun harapan aku pengennya itu sehun tapi gapapa siapapun castnya aku tetap suka kok sama jalan ceritanya ditunggu yaa next chapternya semangat kak rishh!!

  41. Bang Baek jadi pampir disini 🎉
    ya dia cocok banget di sini, berasa dia banget gitu.
    ah dasar cabee, penggoda iman loh baek. setuju baek paling buat aku tergoda dengan rambut itemnya. lumayan gitu di kira kira rambut item baek mengurangi kecabeannya di mataku. apalagi kemaren CB Monster photoshotnya garang garang gitu, meleleh aku bang. kurang bang, tambah aja sekalian smirik di wajahmu, bakal ku gampar loh bang. hahah
    Yey minggu ini kak irish rajin pake banget.
    eh bentar ada KODE tuh.
    “Sehun sudah dapat jatah buat jadi main cast (lagi!) di satu fanfiksi hadiah yang akan muncul sekitar awal bulan depan” KODEE KODEE KODEE inikah yang namanya KODE?
    Mungkin kak irish kebawa sama CODE NAME LIV yang si SEHUN jadi ANAK KECIL yang kemaren habis NGE’GOMBAL jadi mikirnya dia maknae mulu, dia udah gede loh mba. tapi emang belakangan ini dia kenapa malah CUTE mulu MANLY nya kemana?

    1. AKHIRNYA JADI PAMPIR LAGI YA DIA SETELAH DI IL DIA JADI PAMPIR XD XD

      WKWKW SETUJU TIDAK SETUJU HARUS SETUJU, DIA UDAH TERLANJUR JADI MAIN CAST LOH MAU GIMANA XD WKWKWKKW

      BTW, IYA, DI PHOTOSHOOT DIA BNER-BENER LAKI, SIYALAN HATI AKU MELELEH DIBUATNYA XD XD KKWKWKWKW
      KODE.
      IYA.
      KODE.
      KODE.
      KODE.
      KODE.
      KODE KERAS.
      WKWKWKWKWKWKKW XD

    2. ngebayangin dia jadi PAMPIR MODELNYA PHOTOSHOOT MONSTER.. huwaa ngeri JANGAN DI BAYANGIN!! TAKUT NANTI HATINYA MELELEH KAYA ESKRIM. DIA NGEGODA IMAN BANGET, APALAGI YANG DI W MAGAZINE, SIALAN BENER KAU BANG!
      TERNYATA SI CABE KLO PHOTO SHOOT BISA KURANG AJAR JUGA YA. GOLOK MANA GOLOK??!!
      kodeee kodeee kodee… kak irish ketularan sehun yang sukanya ngasih kode neh.
      semoga rajin terus buat uploadnya ya mba.

    3. ASTAGFIRULLAH, JANGAN BAYANGIN ITU, NANTI AKU RELA DIGIGIT KALO CEM ITU PAMPIRNYA, YA ALLAH XD XD XD SIALAN BYUN BAEKHYUN BISA JADI LAKI BANGET YA XD XD

    4. kalo PAMPIRNYA MODELNYA KEK GITU AKU RELA DIGIGIT DAH.
      AAAH.. BAEK BENER-BENER MINTA DI CINCANG.
      BYUN BAEKHYUN SIALAAAN, TERNYATA LOH BISA JADI LAKI JUGA.
      JANGAN DI BAYANGIN MBA, TAPI KOK AKU MALAH KEBAYANG

    5. XD buahahahhaa iya ente mah kentara rela aja digigit sama pampir model oppa oppa gitu XD wkwkwkwkw astagfirullah kasian cabe dikata sialan XD

  42. Ya berharapnya sih gitu, berharap kak Irish rajinnya terus-terusan bin gangandet :v /SIAPALO/
    HAHA tapi terima ajalah dengan apa yang udah disuguhin, makasih kak 😀 Akhirnya si Prince dapet juga castnya, si cabe beneran. Alesannya klasik bnget buat jadiin dia Prince-nya, tiga alasannya adalah BIAS. PFT, benar-benar.
    Baekhyun yang gabisa main pedang, Lagi asik ngebayanginnya haha.
    Keep writing kak Irish 🙂

  43. baek menaang 👏🎉
    uuuuhhh oppadeul kalau rambut item menggoda semua hahaha
    maklumlah orang ganteng, mau gaya gimana juga ttp ganteng..
    kak Irish lagi rajiin, pertahankan! 😘
    ditunggu karya2 selanjutnya. .
    fighting 👊
    big love 💞💋

    1. XD IYA BENER, MREKA KALO RAMBUT ITEM UDAH JADI GODAAN IMAN NOMER SATU DI DUNIA YA XD
      WKWKWKWK
      THANKS A LOT UDAH MAMPIR ~

  44. akhirnya baekhyun hahahah. doa aku terkabul juga haha. dia emang penggoda iman rish. makin sini makin cekciiii 😍
    Aku tunggu chapter2 selanjutnya yaaa
    Semoga dewi rajin irish tetep melekat sm irish biar rajin posting hahaha 😂
    Keep fight 😚

    1. XD senangnya kalau cabe yang jadi main cast XD wkwkwkwk semakin ke sini dia semakin laki XD aku makin demen XD wkwkwkwkwk semoga aja aku tetep rajin ya XD

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s